laporan ok

Click here to load reader

Post on 08-Dec-2014

38 views

Category:

Documents

9 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

KELOMPOK MAHASISWA

KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS RIAU GELOMBANG II TAHUN 2010DESA PULAU TENGAHKECAMATAN PANGEAN, KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

BAB I PENDAHULUAN

Desa Pulau Tengah merupakan desa yang terdapat di Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi.Dahulu desa ini termasuk kedalam daerah koto tinggi,namun terpecah oleh sebab yang tidak begitu jelas.Desa ini juga disebut sebagai desa tertua setelah desa Koto Tinggi.Sejarahnya dahulu terdapat sebuah pulau kecil ditengah-tengah perairan sehingga desa ini disebut desa Pulau Tengah.Berikut ini adalah nama beberapa orang yang pernah menjabat sebagai kepala desa Pulau tengah : Rustam {periode : 1999-2007} Suhaidiman {periode : 2007-sekarang} Dengan luas wilayah sekitar 304,75 ha, dengan batas wilayah sebelah timur berbatasan dengan Desa Pulau Kumpai,sebelah selatan berbatasan dengan Desa Koto Timggi, sedangkan sebelah barat berbatasan dengan Desa Pauh Angit dan sebelah Utara dibatasi oleh sungai kuantan.Desa pulau tengah merupakan desa yang terletak pada dataran rendah. Terletak sekitar 7 km dari pusat pemerintah Kecamatan Pangean ( Pasar Baru ), 30 km dari Ibu Kota Kabupaten (Teluk Kuantan) dan 224 km dari Ibu Kota Propinsi (Pekanbaru). Jumlah penduduk Pulau Tengah secara keseluruhan adalah 544 jiwa dengan rincian 267 orang laki-laki dan 277 orang perempuan, dengan jumlah Kepala Keluarga adalah 145 KK, didalamnya terdapat 53 KK miskin. Seluruhnya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI). Seluruh penduduk Desa Pulau Tengah menganut agama Islam. Jika ditinjau dari segi mata pencaharian yang ditekuni, penduduk Desa Pulau Tengah mayoritas bermata pencaharian sebagai petani karet. Profesi nelayan merupakan mata pencaharian hanya dilakukan oleh sebagian besar warga pada waktu-waktu tertentu.

KELOMPOK MAHASISWA

KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS RIAU GELOMBANG II TAHUN 2010DESA PULAU TENGAHKECAMATAN PANGEAN, KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

Pekerjaan Petani Pedagang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jumlah

Jumlah (Orang) 145 7 15 167

Dari segi pendidikan, penduduk Koto Kombu dapat diklasifikasikan menjadi: Pendidikan Buta Aksara Tidak Tamat SD Tamat SD SLTP SLTA Tamat akademi(D1-D3) Sarjana 27 171 193 89 33 9 2 JUMLAH(orang) KET 5,15% 32,63% 36,83% 16,98% 6,30% 1,72% 0,38%

Dengan adanya kegiatan Kukerta ini diharapkan dapat mengantarkan Desa Pulau Tengah menuju masyarakat yang madani, mandiri serta memilki kesadaran akan pentingnya pendidikan. Selain itu masyarakat juga tahu bagaimana cara menyikapi era globalisasi yang sedang kita hadapi. Adanya partisipasi Mahasiswa Kukerta dalam pembangunan sosial kemasyarakatan juga sangat diharapkan guna meningkatkan kesejahteraan Desa Pulau Tengah. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat juga diharapkan dapat teridentifikasi dengan cepat serta dapat terpecahkan / terselesaikan dengan baik. Kegiatan Kukerta ini juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk mendekatkan lembaga pendidikan tinggi (Universitas Riau) dengan masyarakat, sehingga terbina kerjasama dan hubungan baik antara keduanya, disamping hubungan dengan pihak pemerintah maupun swasta. Selain itu, relevansi kurikulum pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat dapat lebih ditingkatkan.

KELOMPOK MAHASISWA

KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS RIAU GELOMBANG II TAHUN 2010DESA PULAU TENGAHKECAMATAN PANGEAN, KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

BAB II KONDISI YANG ADA (DAS SEIN)Desa Pulau Tengah merupakan sebuah desa dengan penduduk yang mayoritas beragama islam , dan terdiri dari beberapa suku ,yaitu : Suku Palinag , Mandailing , Camin dan Suku Melayu. Desa ini termasuk desa yang cukup maju , sarana dan prasarana seperti jalan aspal yang cukup baik , tower jaringan telfon , MCK(mandi,cuci,kakus) serta penerangan listrik PLN telah memadai disini. Sehingga segala bentuk kegiatan masyarakat dapat berjalan lancar , hanya pasar saja yang terletak diluar desa dan hanya ada setiap hari jumat saja. Selain daripada itu, kondisi fisik desa sudah cukup memadai karena telah nomor rumah penduduk, nama-nama jalan, Kantor Kepala Desa dan bangunan pemerintahan desa lainnya, dan plank nama perangkat-perangkat desa serta plank nama ninik mamak telah ada, Pembagian desa juga telah jelas , yakni desa ini terdidi atas tiga dusun yang memiliki satu kepala dusun tiap dusunnya. Beberapa hal yang mungkin menjadi penghambat bagi perkembangan desa adalah masih rendahnya tingkat pendidikan masyarakat yang mengakibatkan pola pikir masyarakat yang kurang berkembang sehingga sulit menerima hal-hal baru yang dianggap tabu. Kurangnya kesadaran akan rasa kebersamaan dan persatuan antar sesama warga juga menyebabkan sulitnya upaya pembangunan desa yang bersifat

berkesinambungan.Hal itu juga berdampak pada minimnya prestasi desa dalam bidang olahraga , seperti kegiatan pacu jalur. Selain itu adanya beberapa perbedaan pendapat yang tidak tersalur dengan baik menyebabkan adanya kelompok kelompok warga yang pro-kontra terhadap kebijakan perangkat desa. Walaupun hal ini dianggap wajar namun cukup beakibat buruk bagi perkembangan desa. Permasalahan juga timbul terhadap upaya pembangunan sarana kesehatan bagi masyarakat. Hal ini bermula dari tidak tersedianya lahan sebagai tempat pembangunan. Sarana yang dibiayai oleh pemerintah kabupaten tidak dapat terlaksana karena desa tidak

KELOMPOK MAHASISWA

KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS RIAU GELOMBANG II TAHUN 2010DESA PULAU TENGAHKECAMATAN PANGEAN, KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

dapat menyediakan lahan kosong , oleh sebab warga tidak ada yang rela tanahnya diambil begitu saja , namun pihak pemerintah harus membeli terlebih dahulu. Sarana yang dianggap sebagian warga penting, yaitu pembangunan Balai Adat juga tidak tersedia. Balai ini merupakan tempat atau sarana pertemuan bagi warga desa dalam membahas permasalahan yang berhubungan dengan adat istiadat desa setempat. Pembangunan balai ini sedikit terhambat karena konsentrasi seluruh perangkat desa tertuju terhadap pengadaan jalur baru. Di desa Pulau Tengah telah memiliki wadah PKK dengan segenap pengurus yang telah memadai. Program-programnyapun telah terlaksana dengan baik, seperti diantaranya : 1. Yasinan Ibu-ibu PKK , kegiatan ini dilaksanakan setiap hari jumat yang melingkup pembacaan yasin dan silaturahmi antar \Ibu-Ibu. 2. BKMT (Badan Kontak Majelis taklim) , kegiatan ini setiap tanggal 4 tiap bulannya. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar Ibu-ibu PKK se-Kecamatan Pangean. 3. Arisan Ibu-ibu PKK , berisikan kegiatan ramah tamah , makan barsama dan ceramah agama , tergantung pada kelompok PKK yang mengadakannya.Acara ini dilaksanakan setiap bulannya seminngu setelah acara BMKT. 4. Posyandu Balita , dilaksanakan sebulan sekali yang bertujuan untuk menjaga gizi baliata di desa Pulau Tengah. 5. Posyandu Lansia , kegiatan ini bertujuan untuk pemeriksaan kesehatan bagi penduduk usia lanjut yang dilkukan tiap sebulan sekali. Di Desa Pulau Tengah hanya satu gedung sekolah, yaitu gedung sekolah dasar (SDN 013) untuk menunjang kegiatan belajar mengajar para murid, namun karena masih kurangnya kualitas sekolah tersebut para orang tua banyak yang menyekolahkan anaknya diluar desa , sehingga jumlah murid yang ada sangat sedikit. Sedangkan untuk sekolah lanjutan seperti SLTP dan SLTA masih bersekolah diluar desa karena didesa ini memang tidak terdapat gedung sekolah tersebut. Masih dalam segi pendidikan, di desa Pulau Tengah juga banyak terjadi kasus murid yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Hal

KELOMPOK MAHASISWA

KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS RIAU GELOMBANG II TAHUN 2010DESA PULAU TENGAHKECAMATAN PANGEAN, KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

ini terjadi selain karena masih rendahnya kesadaran dari pihak oarng tua murid, juga dari diri murid tersebut yang terpengaruh faktor lingkungan. Dalam segi kesehatan masyarakat biasanya bergantung pada Puskesmas Kecamatan yang letaknya tidak jauh dari desa. Sebab didesa ini belum terdapat sarana kesehatan. Hanya ada beberapa bidan yang tinggal didesa tersebut. Desa Koto Kombu memiliki Satu kelompok Tani Keramba Ikan yang bernama Tampunik Jaya dimana dananya diperoleh dari bantuan pemerintah tingkat kabupaten dan mendapatkan kunjungan dari petugas dinas perikanan tingkat kecamatan yang memberikan bantuan informasi mengenai bibit maupun penyuluhan. Selain itu desa Pulau Tengah juga memiliki beberapa kelompok antara lain : Ombak Nyalo,Mawar Putih dan Kelompk tani Serba Usaha. Disamping itu, di desa Pulau Tengah juga memiliki sebuah jalur yang bernama OMBAK NYALO SIMUTU OLANG yang pendanaannya didapat dari iuran warga, sumbangan dari beberapa perusahaan yang ada dikecamatan Pangean serta bantuan dari Pemerintah Kabupaten. Dengan adanya jalur ini diharpkan mampu memperkokoh dan mempererat tali persaudaraan antara sesama warga desa Pulau Tengah serta menghilangkan perbedaan status sosial dan sebagainya.

KELOMPOK MAHASISWA

KULIAH KERJA NYATA UNIVERSITAS RIAU GELOMBANG II TAHUN 2010DESA PULAU TENGAHKECAMATAN PANGEAN, KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

BAB III KONDISI YANG DIINGINKAN (DAS SOLLEN) Dari gambaran desa yang ada dan dari observasi yang telah dilakukan, diharapkan adanya peningkatan pembangunan desa untuk membawa desa menuju perkembangan yang lebih maju dan kesejahteraan masyarakat yang makin meningkat. Selain itu pembangunan karakter masyarakat terutama pemuda dan pemudinya juga perlu dibina agar segala bentuk kegiatan desa dapat berjalan lancar. Hal ini sangat penting mengingat merekalah ujung tombak pembangunan desa. Program kerja yang kami susun sebagian besar mengarah pada bidang pendidikan dan kesehatan , karena memang hal tersebut masih minim didesa ini. Program-program yang kami jalankan juga lebih mengarah pada pemberian motivasi terhadap pentingnya pendidikan yang layak demi membangun karakteristik desa yang mandiri. Beberapa kegiatan juga kami tujukan terhadap penekanan tentang rasa cinta terhadap nusa dan