Laporan KPM L. Ulee Alue

Download Laporan KPM L. Ulee Alue

Post on 19-Jul-2015

107 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>BAB I PENDAHULUAN 1. Lokasi Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM). Pelaksanaan program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Regular Mandiri IAIN Ar-Raniry Angkatan II Gelombang ke III Tahun Akademik 2010/2011 ditempatkan di 4 Kecamatan se Kabupaten Aceh Besar. Adapun mengenai penentuan daerah yang ditetapkan sebagai lokasi pengabdian mahasiswa KPM Regular Mandiri IAIN AR-Raniry ditentukan oleh Wakil Gubenur dan Pimpinan IAIN AR-Raniry melalui konsultasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar setempat dalam wilayah Provinsi Aceh. Adapun 4 Kecamatan yang menjadi tempat pengabdian mahasiswa KPM Reguler Mandiri kali ini meliputi: Kecamatan Darul Kamal, Kecamatan Kuta Baro, Kecamatan Lhoknga, dan Kecamatan Mesjid Raya. Penempatan mahasiswa KPM Regular Mandiri salah satunya di Kecamatan Kuta Baro yaitu di Gampong Leupung Ulee Alue dalam kawasan Kemukiman Leupung 26, adalah sebanyak 5 orang, yang terdiri dari 2 orang laki-laki, dan 3 orang perempuan yang berasal dari Fakultas Syariah dan Fakultas Tarbiyah yang terdiri dari berbagai jurusan. Berikut nama-nama peserta KPM Regular Mandiri yang mengabdi di gampong Leupung Ulee Alue:1. 2. 3. 4.</p> <p>Arifuddin dari Fakultas Syariah Jurusan SMI Putra Hidayatullah dari Fakultas Tarbiyah Jurusan TEN Riza Rosita dari Fakultas Tarbiyah Jurusan TFS Dewi Agustini dari Fakultas Syariah Jurusan SMI</p> <p>1</p> <p>5.</p> <p>Laili Fitri dari Fakultas Tarbiyah Jurusan TPA</p> <p>A. Sejarah Gampong Leupung Ulee Alue Gampong Leupung Ulee Alue pada mulanya adalah satu Gampong dengan Gampong Leupung Mesjid, oleh Orang tua dan tokoh-tokoh Masyarakat terdahulu membuat pemekaran menjadi (2) dua Gampong yaitu Gampong Leupung Mesjid dan Gampong Leupung Ulee Alue. Hal ini disebabkan oleh lajunya pertumbuhan Penduduk yang makin meningkat, dan posisi Meunasah yang terletak bukan ditengah-tengah Gampong sehingga tidak mudah terjangkau oleh Masyarakat. Gampong Leupung Ulee Alue yang terdiri dari 3 (tiga) Dusun dan dipimpin oleh seorang Keuchik Gampong dan dibantu oleh seorang Sekretaris. Sistem Pemerintahan Gampong Leupung Ulee Alue berasaskan pada pola Adat/ kebudayaan dan peraturan formal yang sudah bersifat umum sejak zaman dahulu, sebelumnya Pemerintahan Gampong dipimpin oleh seorang Keuchik dan dibantu oleh dua orang karena pada zaman dahulu dalam Pemerintahan Gampong belum ada kepala dusun. Wakil Keuchik pada saat itu memiliki peran dan fungsi yang hampir sama seperti halnya Kepala Dusun pada saat itu. Keuchik Gampong mempunyai penasehat yaitu Kepala Mukim, satu orang Kepala Mukim membawahi beberapa Keuchik Gampong. Kepala mukim memiliki peranan yang sangat kuat dalam tatanan Pemerintah Gampong yaitu sebagai penasehat baik dalam penetapan sebuah kebijakan di tingkat pemerintah gampong dan dalam memutuskan sebuah putusan hukum adat. Tuha Peut menjadi bagian lembaga penasehat Gampong, Tuha peut sangat berperan dan berwenang dalam memberi pertimbangan terhadap pengambilan</p> <p>2</p> <p>keputusan-keputusan Gampong, memantau kinerja dan kebijakan yang diambil oleh Keuchik. Imum Meunasah berperan mengorganisasikan kegiatan-kegiatan keagamaan. Juga sebagai penasehat Agama. Selama terbentuk Gampong telah mengalami beberapa kali pergantian kepemimpinan. Adapun kepemimpinan yang telah memimpin Gampong sampai dengan sekarang ini adalah sebagai berikut : Tabel I. Daftar Nama-Nama Pejabat Keuchik Gampong Leupung Ulee Alue NO1 2</p> <p>Pelaksanaan pembangunan di Gampong Leupung Ulee Alue sangat minim mulai TAHUN KEUCHIK KONDISI NARA PEMERINTAHAN SUMBERTidak Ingat 1940 s.d 1941 Abdullah Mahmud Muhammad Amin Zainum Siem stabil Stabil, adanya pemekaran batas-batas Gampong stabil Zainum Siem Zainum Siem</p> <p>3</p> <p>1941 s.d 1957</p> <p>Zainum Siem</p> <p>4</p> <p>1957 s.d 1973</p> <p>Muhammad Amin Abdullah Abidin Dahlan Usman</p> <p>5</p> <p>1973 s.d 1983</p> <p>Stabil dan adanya pembangunanpembangunan di Gampong Stabil dan Makmur</p> <p>Zainum Siem</p> <p>Zainum Siem</p> <p>6</p> <p>1989 s.d 2007</p> <p>7</p> <p>2007 s.d sekarang</p> <p>Mahyiddin Juned</p> <p>Stabil dan adanya pembangunanpembangunan di Gampong Stabil</p> <p>Zainum Siem</p> <p>Zainum Siem</p> <p>dari tahun 1973 sampai dengan sekarang, kalau pun ada hanya pembangunan dengan</p> <p>3</p> <p>skala sangat kecil dan itu pun berasal dari swadaya masyarakat. Untuk melihat tingkat pembangunan dapat dilihat dari tabel berikut ini : Tabel. 2. Tingkat Pembangunan Di Gampong Leupung Ulee Alue NO1</p> <p>TAHUNTidak Ingat</p> <p>PERISTIWAPembangunan Meunasah</p> <p>DAMPAKAdanya shalat Berjamaah, adanya tempat untuk musyawarah Gampong Adanya batas-batas Gampong dengan jelas</p> <p>NARA SUMBERZainum Siem</p> <p>KET 15 x 6 M</p> <p>2</p> <p>1940 s.d 1941</p> <p>3</p> <p>1941 s.d 1957</p> <p>4</p> <p>1957 s.d 1973</p> <p>5</p> <p>1973 s.d 1983</p> <p>6</p> <p>1989 s.d 2007</p> <p>Adanya jalan gampong untuk memudahkan warga dalam menempuhnya - Kebersihan lingkungan Gampong - Adanya saluran pembuangan limbah/kotoran Pembangunan Peningkatan meunasah baru pembanguna meunasah, adanya tempat untuk musyawarah gampong - Pembangun - Adanya jalan an jalan setapak disemua dusun - Pembangun - Untuk a kios mendapatkan kas Gampong Gampong - Pembangun - Tempat an tempat mengambil wudhu wudhu - Gotong - Kebersihan</p> <p>- Lanjutan pembangunana n meunasah - Pengukura n batas-batas Gampong - Gotong royong pembangunan jalan Gampong - Gotong royong missal - Pembangun an saluran/ drainase</p> <p>Zainum Siem</p> <p>15 x 6 M</p> <p>Zainum Siem</p> <p>1000 M</p> <p>Zainum Siem</p> <p>700 M</p> <p>Zainum Siem</p> <p>16 x 6 M</p> <p>Zainum Siem</p> <p>800 M</p> <p>4</p> <p>7</p> <p>2007 sekarang</p> <p>royong s.d Gotong royong</p> <p>Gampong Kebersihan Gampong</p> <p>Zainum Siem</p> <p>-</p> <p>1) Demografis Gampong Leupung Ulee Alue Gampong Leupung Ulee Alue termasuk dalam wilayah Kemukiman Leupung Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar dengan luas wilayah 16 Ha, secara administrasi dan geografis Gampong Berbatasan dengan : 1. Utara2. Selatan 3. Timur 4. Barat</p> <p>: Berbatasan dengan Gampong Lamreh Kec.Darussalam :Berbatasan dengan Gampong Leupung Masjid : Berbatasan dengan Gampong Leupung Masjid : Berbatasan dengan Gampong Lam Alu Raya</p> <p>2) Kondisi Geografis Banyak Curah Hujan Ketinggian tanah dari permukaan laut Suhu udara rata-rata Topografi : Sedang : 5 Meter : Sedang : Dataran Tinggi</p> <p>3) Orbitrasi ( Jarak dari Pemerintahan Gampong ) a). Jarak dengan pusat pemerintahan kecamatan b). Jarak dengan Ibu Kota Kabupaten c). Jarak dengan Ibu Kota Provinsi : 6 Km : 71 Km : 13 Km</p> <p>5</p> <p>4) Data Kondisi Penduduk Gampong :</p> <p>Dari Tahun ketahun jumlah Warga (penduduk) Gampong terus bertambah, seiring dengan adanya peningkatan angka kelahiran serta bertambahnya warga pendatang yang selanjutnya menetap di Gampong. Data-data Penduduk Gampong dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel. 3. Data-data Penduduk Gampong Leupung Ulee Alue DATA PENDUDUK L 152 RTM JIWA 158 KK 52 20 P 124 TOTAL 276 BALITA 73 LANSIA KK</p> <p>5) Data Kondisi Prasarana Gampong : Tabel. 4. Data Kondisi Prasarana Gampong Leupung Ulee Alue No. 1 2 3 4 JENIS Jalan Desa / Lorong Jalan Usaha tani Jalan Ke kebun (Produksi) Saluran Pembuang (rumah tangga) V/m 2000 M 300 M 200 M 1500 M KONDISI Kurang Baik Kurang Baik Kurang Baik Kurang Baik</p> <p>6</p> <p>5 6 7</p> <p>Saluran irigasi primer Saluran irigasi sekunder Saluran irigasi Tersier</p> <p>-</p> <p>-</p> <p>6) Data Kondisi Sarana dan Fasilitas Gampong : Tabel. 5. Data Kondisi Sarana dan Fasilitas Gampong Leupung Ulee AlueSARANA PENDIDIKAN DAN KESEHATANNo. JENIS JLH KOND.</p> <p>SARANA PELAYANAN PUBLIK DAN UMUMNo. JENIS JLH KOND.</p> <p>I 1 2 3 4 5 6 II 1 2 3 4 5 6 PAUD TK SD/MI SMP/MTs SMA/MA PERG. TINGGI KESEHATAN Polindes Posyandu Pustu Puskesmas RSU</p> <p>PENDIDIKAN -</p> <p>III 1 2 3 4 5 6 7 Kantor Aparatur Serba Guna Meunasah Mesjid Pasar MCK PKK</p> <p>GEDUNG 1 4 LAPANGAN Bola Volly Bulu Tangkis Tennis Baik Baik -</p> <p>1 -</p> <p>Baik -</p> <p>8 IV 1 2 3 4</p> <p>7</p> <p>7) Keadaan Sosial Gampong Leupung Ulee Alue</p> <p>Tatanan kehidupan masyarakat Gampong Leupung Ulee Alue sangat kental dengan sikap solidaritas sesama, dimana kegiatan-kegiatan yang berbaur sosial kemasyarakatan sangat berjalan dan di pelihara. Hal ini terjadi karena adanya ikatan emosional keagamaan yang sangat kuat antara sesama masyarakat. Dimana dalam agama islam memang sangat ditekankan untuk saling berkasih sayang, membantu meringankan beban saudaranya, dan dituntut pula untuk membina dan memelihara hubungan ukhuwah islamiah antar sesama. Atas landasan inilah sehingga tumbuhnya motivasi masyarakat untuk saling melakukan interaksi sosial dengan baik. Berikut merupakan jenis kegiatan sosial masyarakat dalam kehidupan hari: sehari-</p> <p>Tabel 6. Data Jenis Kegiatan Sosial Masyarakat Gampong Leupung Ulee Alue GOLONGAN Pemuda KEGIATAN SOSIAL Gotong Royong Melakukan takziah ke tempat orang meninggal dunia dan membantu penyelenggaraan jenazah Berkunjung ke tempat orang sakit Gotong Royong Pengajian Rutin (Wirid Yasin) Kelompok Marhaban Arisan Takziah ke tempat orang meninggal Berkunjung ke tempat orang sakit atau melahirkan</p> <p>Ibu-Ibu</p> <p>8</p> <p>Bapak-Bapak (Orang Tua)</p> <p> Kegiatan PKK Gotong Royong Bersama-sama melakukan fardhu kifayah apabila ada warga yang meninggal dunia Takziah ke tempat orang meninggal Berkunjung ke tempat orang sakit</p> <p>8) Keadaan Ekonomi Gampong Leupung Ulee Alue Demikian pula di sektor usaha ekonomi produktif. Warga Gampong Leupung Ulee Alue memiliki banyak sektor usaha ekonomi, misalnya, usaha warung kopi, usaha kue, lahan pertanian (sawah tanah hujan) dengan luas 16 Ha, tanaman keras (kelapa), dan lain-lain. Gampong Leupung Ulee Alue merupakan salah satu dari 47 Gampong yang ada dalam Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar yang terletak di sebelah Barat Pusat Kecamatan. Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian Petani, Pedagang, dan Peternak. Di samping sektor tersebut juga ada sektor lain seperti Tukang dan Buruh bangunan, kesemua itu merupakan sektor usaha dan penghasilan ekonomi masyarakat Gampong Leupung Ulee Alue. Secara keseluruhan kondisi social ekonomi Gampong Leupung Ulee Alue Kecamatan Kuta Baro dapat dilihat sbb: Tabel 7. Data Mata Pencaharian Warga Masyarakat Gampong Leupung Ulee AlueJUMLAH PENDUDUK DUSUN BAK LILIP LK PR 30 16 TOT AL 46 MATA PENCAHARIAN BURUH PNS TANI 32 1 PENSI SWA UNAN STA JML 1 5 35</p> <p>JML KK PETANI 20 29</p> <p>9</p> <p>TEUNGOH 49 38 MEUNASAH 73 70 TUHA TOTAL 152 124</p> <p>87 143 276</p> <p>21 32 73</p> <p>34 41 104</p> <p>36 68</p> <p>2 5 8</p> <p>1 2</p> <p>7 10 22</p> <p>43 56 134</p> <p>Usaha sampingan yang dijalankan oleh Masyarakat Gampong leupung Ulee Alue selain bertani adalah beternak dan bercocok tanan, akan tetapi hampir semua masyarakat Gampong Leupung Ulee Alue memelihara ternak dan unggas sebagai tambahan pendapatan keluarga dari hasil menjual telur ataupun unggas yang sudah tua. ( tidak produktif lagi)</p> <p>Table 8. Data jenis usaha ekonomi yang ada di Gampong Leupung Ulee Alue NO 1 2 3 4 5 Jenis Usaha Ekonomi Jualan Jualan Kopi Tukang Petani beternak hewan besar/kecil/unggas Jumlah 4 orang 6 orang 15 orang 104 orang 75 orang</p> <p>B. Kondisi Pemerintahan Gampong 1) Pembagian Wilayah Gampong Pemerintahan Gampong saat ini dipimpin oleh seorang Kepala (Keuchik) yang dijabat oleh Keuchik Mahyiddin yang memimpin sejak Tahun 2007, dalam menjalankan Pemerintahan Gampong Keuchik juga dibantu oleh Sekretaris Desa (Sekdes) dan</p> <p>10</p> <p>beberapa Kaur, yang terdiri dari Kaur Pemerintahan, kaur Pembangunan, Kaur Kesra. Keuchik juga dibantu oleh 3 (tiga) Orang Kepala Dusun yaitu Dusun Bak Lilip, Dusun Teungoh, dan Dusun Meunasah Tuha. Pemerintahan Gampong dalam menjalankan amanat yang diberikan oleh kecamatan maupun masyarakat Gampong selalu energi dan proaktif.</p> <p>2. Permasalahan di Lokasi KPM.</p> <p>Dari hasil pantauan mahasiswa KPM Reguler Mandiri yang berada di Gampong Leupung Ulee Alue mengenai masalah kondisi lingkungan selama 45 hari dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu:a. Kurang bersihnya keadaan di seputaran lingkungan Gampong tersebut. Hal ini</p> <p>terbukti selama kami mengabdi 45 hari di lokasi KPM yang tidak indah dipandang mata karena banyaknya sampah-sampah yang bertebaran dibadan maupun ditepi jalan, adanya kotoran-kotoran hewan yang bertebaran dipinggiran jalan setapak dan tidak adanya aktivitas gotong royong dari pihak masyarakat itu sendiri.b. Adanya selokan/parit tempat air pembuangan rumah tangga atau dipinggiran jalan</p> <p>yang tidak berfungsi sebagai mana mestinya. Hal ini diakibatnya adanya sampahsampah terdapat didalam selokan/parit itu sendiri dan adanya selokan/ parit yang sudah tertimbun dengan tanah tang menyebabkan selokan tersumbat.</p> <p>11</p> <p>c. Kurang bersihnya tempat pembuangan air dari WC umum Gampong tersebut. Yang menimbulkan aroma yang kurang sedap ketika kita melewati WC umum tersebut. Selain permasalahan kondisi lingkungan Gampong yang kurang bersih, disini kami kami juga melihat sebuah masalah terhadap pendidikan anak-anak di Gampong tersebut. Ini merupakan sebuah masalah yang bisa kita anggap penting. Karena anak-anak itulah yang akan menjadi penerus di Gampong Leupung Ulee Alue dimasa yang akan datang. Pendidikan yang ada di tengah masyarakat Gampong Leupung Ulee Alue ada dua macam pendidikan, yaitu pendidikan formal dan pendidikan informal. Pendidikan formal meliputi pendidikan yang berada di lembaga pemerintahan contohnya (SD, SMP, dan SMU) sedangkan pendidikan informal meliputi Taman Pendidikan Anak (TPA), Bimbingan belajar (LES), dan lain-lain. Dari pemantauan dan pengalaman mahasiswa KPM Regular Mandiri selama 45 hari di Gampong Leupung Ulee Alue maka bisa dikatakan bahwa kondisi TPA dan Bimbingan belajar (LES) masyarakat Leupung Ulee Alue harus lebih diperhatikan lagi, hal ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya: a Adanya anak-anak yang belum mengerti cara baca Al-Quran dengan baik dan</p> <p>benar berdasarkan Tajwid. Hal ini terbukti pada saat kami ikut mengajar bersama Tengku Imum Meunasah Gampong tersebut. Bahkan ada lagi yang belum bisa mengucapkan/melafazdkan huruf hijaiyah yang baik dan benar.</p> <p>12</p> <p>b</p> <p>Adanya anak-anak yang belum bisa mengucapkan bacaan dalam shalat dan tidak</p> <p>mengetahui gerakan-gerakan dalam shalat.c</p> <p>Terdapatnya 2 tempat pengajian anak-anak, yang mana TPA yang pertama</p> <p>adalah tempat pengajian anak-anak laki-laki yang bertempat di Meunasah Gampong itu sendiri. Sedangkan anak-anak perempuannya mengaji di Gampong Sebelah yakni Gampong Leupung Mesjid. Yang mana waktu mengajinya setiap hari sehabis Magrib sampai habis Isya. Sedangkan TPA yang kedua adalah milik pribadi orang Gampong tersebut. Yang mana waktu mengajinya pada siang hari dari hari Senin s/d hari Jumat. Hal ini menyebabkan sulitnya kami mengajar anak-anak tersebut sekaligus. Karena pihak Gampong mengharapkan kami mengajar mengaji di Meunasah Gampong karena kekurangan tim pengajar. Sedangkan di TPA pribadi tersebut sudah memiliki tim pengajar walaupun bisa dikatakan masih kurangnya tim pengajar. Sehingga kami hanya mengajar di Meunasah Gampong. d Kurangnya dana dari Gampong guna membiayai tim pengajar untuk TPA.</p> <p>3. Metode Pendekatan Adapun metode yang digunakan dalam pemecahan masalah ini yaitu: deskriptif analisis. Deskriptif analisis merupakan suatu metode yang menggambarkan, menganalisa dan memecahkan masalah yang berkenaan dengan permasalahan yang ada...</p>