laporan dk mpk

Download Laporan DK MPK

Post on 21-Nov-2015

11 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

m,cv,n

TRANSCRIPT

PemicuDr. Andi adalah dokter di UPTD 24 jam daerah Batu Ampar Kubu Raya. Ketika dr. Andi jaga pada malam hari, seorang pasien wanita berusia 45 tahun dating dengan keluhan pusing dan nyeri di dada. Pertolongan pertama segera diberikan oleh dr. Andi, dan tenaga medis yang ada di puskesmas. Dari hasil pemeriksaan tanda vital diketahui TD: 170/100 mmHg, Frekuensi nadi : 90x/menit, Frekuensi nafas: 20x/menit, dan suhu: 36.5 C. Kerena keterbatasan alat yang ada di puskesmas dan beberapa diantaranya sedang rusak maka pasien dirujuk kerumah sakit terdekat.Klarifikasi dan definisi :1) Rujukan : Pelimpahan wewenang atau tanggung jawab atas masalah kesehatan dan kasus kasus penyakit yang dilakukan secara timbal balik baik secara vertikal maupun horizontal.Keywords:1) Puskesmas UPTD 24 Jam2) Pertolongan pertama di layanan primer3) Rujukan4) Keterbatasan alatRumusan MasalahBagaimana pertolongan pertama yang diberikan di layanan primer an bagaimana tata cara rujukan UPTD 24 jam?HipotesisPertolongan pertama pada keadaan gawat darurat dilayanan primer mempunyai prinsip : Mempertahankan hidup Membuat kondisi penderita stabil Mempercepat kesembuhan penderita Mencegah terjadinya kecacatanTata cara rujukan UPTD 24jam disesuaikan dengan peraturan mentri kesehatan RI no. 001 tahun 2012AnalisisMasalah

Program puskesmasUnit KerjaFasilitasKlasifikasiDefinisiPusing dan Nyeri dadaPuskesmas 24 Jam

Pertolongan pertama di layanan primer

RUJUKAN

Pertanyaan Pemicu1. Apa itu Puskesmas UPTD 24 jam?2. Bagaimana pertolongan pertama di layanan primer khususnya puskesmas?3. Apa itu rujukan?4. Apa perbedaan konseling dan rujukan?5. Bagaimana perbedaan wewenang dan tanggung jawab antara rujukan dan konseling?6. Bagaimana sistem rujukan ke layanan sekunder dan fasilitas apa saja yang disediakan?7. Pada kasus di daerah kecamatan, bagaimana serah terima sampai ke tempat rujukan?8. Studi kasus

PEMBAHASAN

1. Apa itu Puskesmas UPTD 24 jam?

a. Kedudukan

Unit Pelaksana Teknis Puskesmas yang selanjutnya disingkat UPT Puskesmas adalah UPT pada Dinas Keshatan Daerah yang selanjutnya disingkat UPTD Puskesmas.UPTD Puskesmas merupakan suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat disamping memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat diwilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok.UPTD Puskesmas Onembute adalah unit pelaksana teknis untuk menunjang operasional Dinas Kesehatan dalam bidang pelayanan kesehatan masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe. UPTD Puskesmas dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Dengan kata lain UPTD Puskesmas mempunyai wewenang dan tanggung jawab atas pemeliharaan kesehatan masyarakat dalam wilayah kerjanya.Wilayah kerja Puskesmas meliputi satu kecamatan atau sebagian dari kecamatan. Faktor kepadatan penduduk, luas daerah, keadaan geografik dan keadaan infrastruktur lainnya merupakan bahan pertimbangan dalam menentukan wilayah kerja Puskesmas.UPTD Puskesmas sebagai badan pelayanan kesehatan masyarakat memiliki kedudukan secara administratif dan kedudukan dalam hirarki pelayanan kesehatan. Kedudukan secara administratif yang berarti UPTD Puskesmas merupakan perangkat pemerintah daerah Kabupaten dan bertanggung jawab langsung baik teknis maupun administratif kepada Kepala Dinas kesehatan Kabupaten. Kedudukan dalam hirarki pelayanan kesehatan yang berarti UPTD Puskesmas berkedudukan pada tingkat fasilitas pelayanan kesehatan pertama sesuai dengan SKN.

b. FungsiUPTD Puskesmas mempunyai fungsi pelayanan kesehatan strata pertama, pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan dan penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, membina peran serta masyarakat diwilayah kerjanya dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk hidup sehat, memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu.Fungsi fungsi tersebut dilaksanakan dengan cara sebagai berikut : Merangsang masyarakat termasuk swasta untuk melaksanakan kegiatan dalam rangka menolong dirinya sendiri. Memberikan petunjuk kepada masyarakat tentang bagaimana menggali dan menggunakan sumberdaya yang ada secara efektif dan efisien. Memberi bantuan yang bersifat bimbingan teknis materi dan rujukan medis maupun rujukan kesehatan kepada masyarakat dengan ketentuan bantuan tersebut tidak menimbulkan ketergantungan. Memberi pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat. Bekerjasama dengan sektor-sektor yang bersangkutan dalam melaksanakan program Puskesmas.

UPTD Puskesmas memiliki fasilitas penunjang untuk dapat menjangkau pelayanan lebih merata dan meluas, oleh karena itu perlu adanya fasilitas:

Puskesmas pembantuPuskesmas Pembantu / Poskesdes adalah unit pelayanan kesehatan yang sederhana dan berfungsi menunjang dan membantu melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan UPTD Puskesmas dalam ruang lingkup wilayah yang lebih kecil.Puskesmas Pembantu / Poskesdes merupakan bagian integral dari Puskesmas dengan kata lain satu UPTD Puskesmas meliputi seluruh Puskesmas Pembantu / Poskesdes yang ada didalam wilayah kerjanya.

Puskesmas kelilingPuskesmas Keliling merupakan unit pelayanan kesehatan keliling yang dilengkapi dengan kendaraan roda empat atau perahu bermotor dan peralatan kesehatan, peralatan komunikasi serta sejumlah tenaga yang berasal Puskesmas.Puskesmas Keliling berfungsi untuk menunjuag dan membantu melaksanakan kegiatan kegiatan UPTD Puskesmas dalam wilayah kerjanya yang belum terjangkau oleh pelayanan kesehatan. Bidan DesaPada tiap desa yang belum ada fasilitas pelayanan kesehatannya akan ditempatkan seorang bidan yang bertempat tinggal di desa tersebut dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala UPTD Puskesmas.Tugas utama bidan tersebut adalah membina peran serta masyarakat melalui pembinaan Posyandu dan pembinaan pimpinan kelompok persepuluhan / dasawisma, disamping memberi pelayanan langsung di Posyandu dan pertolongan persalinan dirumah-rumah.

c. Tugas PuskesmasUntuk melaksanakan fungsi fungsi tersebut di atas, UPTD Puskesmas mempunyai tugas : mengumpulkan, mengolah data dan informasi, menginventarisasi permasalahan serta melaksanakan pemecahan permasalahan yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan masyarakat; merencanakan, melaksanakan, mengendalikan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan Puskesmas; menyiapkan bahan kebijakan, bimbingan dan pembinaan serta petunjuk teknis sesuai bidang tugasnya; melaksanakan upaya kesehatan masyarakat; melaksanakan upaya kesehatan perorangan; melaksanakan pelayanan upaya kesehatan/ kesejahteraan ibu dan anak, Keluarga Berencana, perbaikan gizi, perawatan kesehatan masyarakat, pencegahan dan pemberantasan penyakit, pembinaan kesehatan lingkungan, penyuluhan kesehatan masyarakat, usaha kesehatan sekolah, kesehatan olah raga, pengobatan termasuk pelayanan darurat karena kecelakaan, kesehatan gigi dan mulut, laboratorium sederhana, upaya kesehatan kerja, kesehatan usia lanjut, upaya kesehatan jiwa, kesehatan mata dan kesehatan khusus lainnya serta pembinaan pengobatan tradisional; melaksanakan pembinaan upaya kesehatan, peran serta masyarakat, koordinasi semua upaya kesehatan, sarana pelayanan kesehatan, pelaksanaan rujukan medik, pembantuan sarana dan pembinaan teknis kepada Puskesmas Pembantu, unit pelayanan kesehatan swasta serta kader pembangunan kesehatan; melaksanakan pengembangan upaya kesehatan dalam hal pengembangan kader pembangunan di bidang kesehatan dan pengembangan kegiatan swadaya masyarakat di wilayah kerjanya; melaksanakan pencatatan dan pelaporan dalam rangka sistem informasi kesehatan; melaksanakan ketatausahaan dan urusan rumah tangga UPT; melaksanakan analisis dan pengembangan kinerja UPTD; melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

2. Bagaimana pertolongan pertama di layanan primer khususnya puskesma?Cakupan Pelayanan Gawat Darurat Level 1 yang harus diberikan di Puskesmas menurut Kepmenkes Nomor : 828/MENKES/SK/IX/2008).Gawat darurat level 1 adalah tempat pelayanan gawat darurat yang memiliki Dokter Umum on site 24 jam dengan kualifikasi GELS dan/atau ATLS + ACLS, serta memiliki alat trasportasi dan komunikasi.On site adalah berada di tempat.GELS adalah General Emergency Life Support.ATLS adalah Advance Trauma Life Support. ACLS adalah Advance Cardiac Life Support.

3. Rujukana. DefinisiSistem Rujukan pelayanan kesehatan merupakan penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang mengatur pelimpahan tugas dan tanggung jawab pelayanan kesehatan secara timbal balik baik vertikal maupun horizontal.

b. KlasifikasiBerdasarkan tingkatan : Rujukan HorizontalRujukan horizontal merupakan rujukan antar pelayanan kesehatan dalam satu tingkatan. Rujukan VertikalRujukan vertikal merupakan rujukan antar pelayanan kesehatan yang berbeda tingkatan. Rujukan vertikal dapat dilakukan dari tingkatan pelayanan yang lebih rendah ke tingkatan pelayanan yang lebih tinggi atau sebaliknya.

Berdasarkan tata hubungan : Rujukan Internal adalah rujukan horizontal yang terjadi antar unit pelayanan di dalam institusi tersebut. Misalnya dari jejaring puskesmas (puskesmas pembantu) ke puskesmas induk. Rujukan Eksternal adalah rujukan yang terjadi antar unit-unit dalam jenjang pelayanan kesehatan, baik horizontal (dari puskesmas rawat jalan ke puskesmas rawat inap) maupun vertikal (dari puskesmas ke rumah sakit umum daerah).

Berdasarkan Lingkup Layanan : Rujukan Medik adalah rujukan pelayanan yang terutama meliputi upaya penyembuhan (kuratif) dan pemulihan (rehabilitatif). Misalnya, merujuk pasien puskesmas dengan penyakit kronis (jantung koroner, hipertensi, diabetes mellitus) ke rumah sakit umum daerah. Jenis rujukan medik: Transfer of patient. Konsultasi penderita untuk keperluan diagnostik, pengobatan, tindakan operatif dan lain-lain. Transfer of specimen. Pengiriman bahan untuk pemeriksaan laboratorium yang lebih