Laporan 2-AC-kompresor Multi Atw Wobble Piston

Download Laporan 2-AC-kompresor Multi Atw Wobble Piston

Post on 01-Feb-2016

246 views

Category:

Documents

6 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

monggo

TRANSCRIPT

<p>LAPORAN PRAKTIKUM KOMPRESSOR MULTI PISTON</p> <p>DISUSUN OLEH :</p> <p>Akbar Sudrajat (13509134013)Zainal Arifin (13509134014)Arif Widananto (13509134015)Niko Peprianto (13509134016)</p> <p>JURUSAN TEKNIK OTOMOTIFFAKULTAS TEKNIKUNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA2015A. Judul Praktikum : Kompresor multi pistonB. Kompetensi :Memperbaiki dan merawat kompresor multi piston.C. Dasar TeoriKompresor multi piston ini mempunyai 6 buah piston dan dengan jarak antar piston 600. Gerakan putar dari shaft kompresor dirubah menjadi gerakan bolak-balik piston oleh drive dan wooble plate. Selama bekerja wooble plate dipandu oleh Guide ball. Kompresor ini mempunyai beberapa keuntungan, antara lain:1. Kapasitas kompresor secara otomatis berubah menurut kebutuhan beban pendingin.2. Pengaturan kapasitas yang bervariasi juga mengurangi kejutan yang disebabkan oleh ON-OFF-nya magnetik clutch.</p> <p>D. Data Praktikum Gambar Komponen Utama</p> <p>Gambar 1. Unit Kompresor</p> <p>Gambar 2. Ruang alur refrigerant</p> <p>Gambar 3. Drive plate</p> <p>Gambar 4. Piston dan Wobble</p> <p>Gambar 5. Silinder piston</p> <p>Gambar 6. Main control valve dan sub control valve</p> <p> Kondisi Komponen1. Piston kompresor, kondisinya masih baik2. Drive plate, kondisinya berkarat3. Wobble plate, kondisinya masih baik4. Main control valve, kondisinya sudah tergores5. Discharge valve, kondisinya masih baik6. Suction valve, kondisinya masih baik7. Ruang saluran refrigerant, kondisinya baik8. Silinder piston, kondisinya baik</p> <p>E. Analisis dan Pembahasan Fungsi komponen utama :1. Piston kompresor berfungsi untuk menghisap dan menekan refrigerant kedalam kompresor.2. Drive plate berfungsi mengendalikan atau mengalirkan masuk dan keluarnya refrigerant.3. Wobble plate berfungsi sebagai dudukan dimana batang piston ditanam.4. Main control valve berfungsi sebagai katup kontrol utama kompresor untuk mengatur banyaknya refrigerant.5. Ruang saluran refrigerant berfungsi sebagai aliran refrigerant untuk dihisap dan ditekan.6. Silinder piston berfungsi sebagai tempat piston menghisap dan mengompresikan refrigerant. Analisis kondisi komponen1. Piston kompresor dan blok silinder piston kondisinya masih baik ,cara menjaga agar kondisinya tetap terjaga yaitu dengan memberi pelumasan yang cukup jangan sampai pelumasan kurang.2. Katup suction dan discharge kondisinya masih baik ,cara menjaga agar komponen tetap terjaga dengan baik yaitu dengan merawat jangan sampai terkena air karena bisa korosif.3. Drive plate kondisinya sudah berkarat, yaitu disebabkan karena sering terkena air sehingga menyebabkan komponen tersebut berkarat dan cara agar tidak berkarat yaitu jangan sampai terkena air secara terus-menerus dan jika sudah berkarat harus di amplas.4. Wobble plate kondisinya masih baik, agar kondisinya tetap terjaga yaitu dengan merawat jangan sampai mengalami keretakan ataupun kekocakan.5. Main control valve kondisinya sudah tergore, disebabkan karena bergoresan dengan benda lain yang menyebabkan goresan pada valve tersebut ,agar tidak terkena goresan ketika membuka harus hati hati dan jika sudah tergores cukup dibiarkan saja karena tidak begitu berpengaruh terhadap kerja kompresor tersebut.6. Ruang saluran refrigerant kondisinya masih baik, agar tetap terpelihara ketika membuka komponen tersebut harus hati-hati.</p> <p> Cara kerja kompresor multi pistonSecara umum cara kerja kompresor tipe multi piston adalah sebagai berikut:a.Langkah hisap Saat piston bergerak turun, discharge valve pada posisi menutup sedangkan suction valve membuka akibat kevakuman yang sangat besar di atas piston sehingga refrigerant dapat masuk yang sebelumnya ditampung di ruangan bertekanan rendah pada kompresor.b.Langkah tekan Saat piston bergerak naik gas refrigerant di dalam silinder ditekan keluar melalui discharge valve kemudian keluar ke ruangan bertekanan tinggi pada kompresor selanjutnya baru dialirkan ke kondensor. Pada saat yang sama suction valve tertutup akibat dari tekanan yang tinggi tersebut.Pada saat bekerja normal sebenarnya piston juga bekerja sesuai dengan beban yang diterimanya agar kapasitas yang dibutuhkan dapat tercukupi. Berikut ini adalah cara kerja piston dengan kapasitas yang bervariasi:Pressure control valve mengatur pressure di dalam ruang crank kompresor (Pc) menurut perubahan tekanan sisi hisap (Ps) (perubahan beban dingin). Perubahan inner pressure (Pc) mengatur sudut putar dari drive plate dan merubah panjang langkah piston seperti yang dijelaskan sebagai berikut: Beroperasi dengan kapasitas sebagianTekanan suction(Ps) berkurang dan spring bagian bawah pada main control valve menyesuaikan jumlah gaya-gaya seperti tekanan hisap (Ps) dan spring di sisi atas untuk membuka katup. Hal ini akan membuat tekanan discharge (Pd) diteruskan ke dalam kompresor. Selanjutnya inner pressure yang lebih tinggi (Pc) menyesuaikan tekanan suction yang rendah (Ps) menggerakkan piston yang dibawah ke kanan dan menambah sudut () dari drive plate. Sebagai hasilnya langkah piston berkurang dan kapasitas kompresor sesuai dengan kebutuhan.</p> <p> Bekerja dengan kapasitas penuh pada beban pendingin maksimum. Tekanan suction (Ps) bertambah sehingga menekan diafragma ke bawah, valve tertutup. Hal ini menyebabkan tekanan inner pressure rendah. Selanjutnya tekanan suction yang tinggi (Ps) menyesuaikan tekanan inner pressure untuk menggerakkan piston yang dibawah ke kiri, sehingga sudut kemiringan () drive plate berkurang sebagai hasilnya langkah piston bertambah, yang mengakibatkan kompresor bekerja pada kapasitas penuh.</p> <p>F.KesimpulanSetelah kami melaksanakan praktikum dapat disimpulan dari data yang kami dapat saat praktikum, kami dapat memperbaiki, dan menganalisis komponen-komponen kompresor multi piston. Kami juga mengerti bagaimana cara merawat komponen-komponen yang ada di kompresor multi piston. dari kondisi fisik secara utuh komponen-komponen kompresor multi piston masih baik, namun sudah tidak berfungsi lagi, ada beberapa komponen yang sudah rusak.</p> <p>G.Daftar Pustakahttp://motordanmobil.blogspot.com/2011/12/mengenal-komponen-utama-ac-mobil.htmlService Division. 2001. Daihatsu Training Center . Jakarta.</p> <p>H.Lampiran</p>