lap er mapper 5 image

Click here to load reader

Post on 01-Feb-2016

32 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

terminator laporan

TRANSCRIPT

1. PRINSIP TEORIPengindraan jauh adalah suatu ilmu, seni, dan teknik dalam usaha mengetahui benda, dan gejala dengan cara menganalisis objek dan arah tanpa adanya kontak langsung dengan benda, gejala, dan objek yang dikaji. ER Mapper adalah salah satu software (perangkat lunak) yang digunakan untuk mengolah data citra atau satelit. Masih banyak perangkat lunak yang lain yang juga dapat digunakan untuk mengolah data citra, diantaranya adalah Idrisi, Erdas Imagine, PCI dan lain-lain. Masing-masing perangkat lunak mempunyai keunggulan dan kelebihannya sendiri. ER Mapper dapat dijalankan pada workstation dengan sistem operasi UNIX dan komputer PCs (Personal Computers) dengan sistem operasi Windows 95 ke atas dan Windows NT.Penajaman kontras citra melalui histogram dapat dilakukan dengan dua macam cara yaitu perentangan kontras dan ekualisasi histogram. Perentangan kontras merupakan upaya mempertajam kenampakan citra dengan merentang nilai maksimmum dan nilai minimum citra. Kompresi citra justru sebaliknya dilakukan dengan memampatkan histogram yaitu menggeser nilai minimum ke nilai minimum baru yang lebih tinggi dan menggeser nilai maksimum ke nilai maksimum baru yang lebih rendah sehingga histogramnya menjadi lebih langsing. Berbeda halnya dengan perentangan kontras yang bersifat linier, ekualisasi histogram merupakan upaya penajaman secara non- linier yang menata kembali distribusi nilai piksel citra dalam bentuk histogram ke bentuk histogram yang baru, dimana dapat terjadi penggabungan beberapa nilai menjadi nilai baru dengan frekuensi kemunculan yang baru pula. Untuk penajaman citra sendiri meliputi semua operasi yang menghasilkan citra baru dengan kenampakan visual dan karakteristik visual yang berbeda . Citra baru disini maksudnya aadalah citra dengan kenampakan yang lebih bagus dibanding dengan citra aslinya. Penajaman citra (enhancement) dalam pengertiannya adalah proses mengubah nilai piksel secara sistematis sehingga menghasilkan efek kenampakan citra yang lebih ekspresif sesuai dengan kebutuhan pengguna. Meliputi semua operasi yang menghasilkan citra baru dengan kenampakan visual dan karakteristik spektral yang berbeda. Penajaman Kontras ini bertujuan untuk memperoleh kesan kontras yang lebih tinggi. Dengan mentransformasi seluruh nilai kecerahan maka hasilnya adalah berupa citra baru dengan nilai maksimum awal, dan nilai minimum baru lebih rendah dari nilai minimum awal dan jika dilihat secara visual hasilnya berupa citra baru yang variasi hitam putihnya lebih menonjol sehingga tampak lebih tajam dan memudahkan proses interpretasi. Kontras citra dapat dilakukan dengan merentangkan nilai kecerahan pikselnya. Citra asli biasanya memiliki panjang gelombang yang lebih sempit dari 0-255. Sehingga hasil citra baru memiliki histogram yang memiliki kurva lebih besar. Pemfilteran adalah cara untuk ekstraksi bagian data tertentu dari suatu himpunan data dengan menghilangkan bagian-bagian data yang tidak diinginkan. Filter dirancang untuk menyaring informasi spectral sehingga menghasilkan citra baru yang mempunyai variasi nilai spektral yang berbeda dengan citra asli. Terdapat dua jenis filtering, yaitu filter high pass dan filter low pass. 1. Filter high pass menghasilkan citra dengan variasi nilai kecerahan yang besar dari piksel ke piksel, sedangkan filter low pass justru sebaliknya, memiliki fungsi untuk menaikkan frekwensi sehingga batas satu bentuk dengan bentuk lainnya menjadi jelas. Tujuannya untuk menonjolkan perbedaan antara objek ataupun perbedaan nilai, kondisi ataupun sifat antar objek yang diwakili oleh nilai piksel. 2. Filter low pass adalah batas antara satu bentuk dengan bentuk lainnya menjadi kabur sehingga terkesan memiliki gradasi yang halus. Tujuannya untuk memperhalus kenampakan citra.Pemfiltreran (spasial filtering) sebenarnya merupakan kelompok operasi tersendiri, dan bukan hanya penajaman. Pemfilteran adalah suatu cara untuk mengekstraksi bagian data tertentu dari suatu himpunan data, dengan menghilangkan bagian-bagian data yang tidak diinginkan. Filter dalam pengolahan citra (secara khusus disebut filter digital) dirancang untuk menyaring informasispectral, sehingga menghasilkan citra baru yang mempunyai variasi nilai spektral yang berbeda dari citra asli. Ada bermacam-macam filter digital, tetapi dalam konteks penajaman citra terdapat dua macam filter utama : filter high pass dan filter low pass. Keduanya menghasilkan efek yang berlawanan. Filter high-pass menghasilkan citra dengan variasi nilai kecerahan yang besar dari piksel ke piksel, sedangkan filter low-pass justru berfungsi sebaliknya. Selain penajaman citra, masih ada transformasi lain yang sering digunakan untuk menghasilkan informasi baru. Transformasi ini dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu: a) transformasi yang dapat mempertajam informasi tertentu, namun sekaligus menghilangkan atau menekan informasi yang lain; dan b) transformasi yang meringkas informasi dengan cara mengurangi dimensionalitas data. Berbeda halnya dengan berbagai algoritma penajaman, transformasi khusus ini lebih banyak beroperasi pada domain spektral. Ciri lainnya ialah bahwa dalam banyak kasus, transformasi ini melibatkan beberapa saluran spektral sekaligus. Dasar utama pengembangan transformasi-transformasi ini adalah feature space. Pada feature space, dapat terlihat kecenderungan pengelompokan nilai spektral, yang mengindikasikan adanya pengelompokan obyek, terpisah satu sama lain ataupun membentuk fenomena tertentu. 2. TUJUAN PRAKTIKUM1. Mahasiswa memahami pentingnya melakukan image enhancement/ penajaman citra2. Mahasiswa mampu melakukan penajaman radiometrik3. Mahasiswa mampu melakukan penajaman spasial/ filter

3. ALAT DAN BAHAN

1. Seperangkat komputer yang terinstal software ERMapper2. Citra satelit3. Alat tulis

4 . PROSEDUR KERJA4.1 Menampilkan gambar histogram1) Pada menu ermapper klick edit algorithm kemudian akan muncul algorithm not yet saved2) Kemudian klick load dataset3) Buka folder example, lalu shared data dan pilih file dengan nama spot_pan.ers kemudian klick oke4) Kemudian pada surface tabe yang terdapat pada algorithm, klick surface5) Lalu ubah color tablenya menjadi greyscale

4.2 Merubah garis histogram secara manual1) Pada menu ermapper klick edit transform limits 2) Kemudian aktifkan grid dengan mencentang grid yang disediakan3) Diatur kontras dari citra dan sesuaikan hingga didapat penajaman yang sesuai4) Tarik garis pada sumbu y aksis minimum keatas senilai 405) Kemudian tarik garis pada sumbu y aksis maksimum senilai 200 maka akan didapatkan citra yang lebih jelas6) Klick Create default linear transform untuk mengembalikan ke citra pada keadaan awal

4.3 Merubah garis histogram secara otomatis1) Gunakan data citra spot_pan.ers2) Pada menu ermapper klick edit transform limits 3) Pada menu transform, klick Create autoclip transform amati perubahan yang terjadi pada citra4) Pada menu transform, klick Histogram equalize amati perubahan yang terjadi pada citra5) Pada menu transform, klick Gaussian equalize amati perubahan yang terjadi pada citra6) Pada menu transform, klick Create level-slice transform amati perubahan yang terjadi pada citra7) Pada menu transform, klick Create default logarithmic transform amati perubahan yang terjadi pada citra8) Pada menu transform, klick Create default exponential transform amati perubahan yang terjadi pada citra

5. HASIL PENGAMATANHasilKeterangan

1. Menampilkan histogram citra

Menampilkan histogram pada citra dengan edit transform limit.

Nilai pada data dilihat dengan mengarahkan kursor pada histogram.

Terdapat coordinate grid.

2. Menggunakan linear transforms

Bagian kiri atas menambahkan kecerahan pada citra.

Bagian kanan bawah menambahkan kegelapan pada citra.

Symbol berbentuk garis miring diagonal (create default linear transform) mengembalikan pada korrdinat semula.

3. Highlighting features

Gambar 1 : Memaksimumkan kontras pada aera laut.

Gambar 2 : Memaksimumkan kontras pada area daratan.

4. Memodifikasi data dan menampilkan range

Limits to actual menampilkan koordinat semula pada citra.

Color table diubah menjadi rainbow, menampilkan citra dengan kontras dan warna berbeda.

5. Menggunakan pilihan tranformasi otomatis

Default linear transformAutoclip transformLevel-slice transformHistogram matchHistogram equalizeGaussian equalizeDefault logarithmic transformDefault exponential transformDisplay histogram only

6. Bekerja dengan transformasi gabungan

Menggabungkan transformasi pada menu edit pada jendela histogram.

7. Menggunakan contrast streching otomatis

Contrast stretching secara otomatis dapat diterapkan dengan mengklik tombol (Refresh image with 99% clip on limits).

Gambar 1 : RGB_741.algVegetasi berwarna hijau, pedesaan magenta.

Gambar 2 : Landsat_TM.ersCoastal area

6. PEMBAHASANPada pratikum kali ini yaitu tentang penajaman citra dengan menggunakan er mapper, untuk melakukan penajaman citra harus diakukan sesuai dengan prosedur yang telah di tentukan, tujuan penajaman ini untuk menamba kontras pada photo citra satelit agar dapat di perjelas ataupun di samar kan.Langakah pertama yaitu menampilkan citra dengan histrogram. Untuk menampilkan citra dengan histogram, yang perlu dilakukan adalah dengan menginput data melalui load dataset. Citra yang digunakan pada praktikum kali ini adalah SPOT_Pan.ers. Setelah diinput, warna citra dibuat menjadi putih abu-abu dengan mengubah color table menjadi grayscale. Citra dibuat hitam putih untuk memudahkan dalam mengidentifikasi dengan penajaman citra. Lalu, untuk memunculkan histogram, dengan mengklik symbol edit transform limit. Histogram akan muncul dalam grafik yang merupakan nilai distribusi frekuensi relatif. . Nilai pada histrogram menunjukkan koordinat, dimana setiap pixel pada citra mememiliki suatu titik koordinat pada wilayah tersebut. Pada jendela histogram juga terdapat grid yang dapat diaktifkan dan dinon-aktifkan. Ketika diaktifkan, akan muncul kotak-kotak pada grafik, yang akan mempermudah dalam penentuan titik x dan y.Untuk memudahkan dalam identifikasi, dapat mengkombinasikan pengaturan kecerahan dan kegelapan untuk mengatur kontras pada citra. seperti untuk membedakan area daratan dan area lautan. Untuk memaksimumkan kontras area lautan, dilakukan dengan menarik titik pada garis bagian bawah ke arah bawah dan menarik titik pada garis bagian atas ke arah atas. Warna pada area lautan akan merubah menjadi gelap, sementara daratan menjadi terang. Untuk memaksimumkan kontras area daratan dapat dilakukan hal sebaliknya, sehingga warna lautan menjadi terang, sementara daratan menjadi gelap.Kolom yang terdapat pada bagian sebelah kanan jendela histogram, merupakan tombol-tombol yang dapat memberikan pengaturan kontras dan koordinat pada citra secara otomatis. Ada sembilan tombol, yaitu Default linear transform, Autoclip transform, Level-slice transform, Histogram match, Histogram equalize, Gaussian equalize, Default logarithmic transform, Default exponential transform, dan Display histogram only. Masing-masing tombol tersebut memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda. Pada kolom tersebut juga tersedia tombol untuk mengembalikan pengaturan kontras pada pengaturan sebelumnya.Pada jendela histogram, tidak hanya dapat membuat satu transformasi, namun juga dapat menggabungkan lebih dari satu transformasi pada satu citra. Pada bagian kanan jendela histrogam, terdapat menu edit, yang kemudian terdapat enam sub. Untuk menambahkan transformasi yang baru, dapat dipilih Insert new transform, grafik yang baru akan ditampilkan. Sementara untuk menghapus transformasi, dapat dipilih Delete this transform. 7. KESIMPULAN

1) Image enhancement atau penajaman citra sangat penting dilakukan karena dengan melakukan penajaman citra kita dapat mengetahui informasi-informasi yang berkaitan dengan objek pada citra dengan lebih jelas dan akurat2) Praktikan mampu melakukan penajaman radiometric baik secara manual maupun secara otomatis3) Praktikan mampu melakukan penajaman spasial atau filter dengan cara memposisikan garis kurva hingga didapat citra yang jelas. 8. DAFTAR BACAANhttp://marinecomunity.blogspot.co.id/2011/03/bahan-untuk-er-mapper.htmlhttp://c-fishcommunity.blogspot.co.id/2012/05/apa-itu-er-mapper.html https://www.scribd.com/doc/227366884/Laporan-Praktikum-Penginderaan-Jauh

LAPORANPRAKTIKUM PENGINDERAAN JAUH

Praktikum ke:5

Judul Praktikum :Image Enhancement

Hari/Tanggal:Selasa, 27 Oktober 2015

TempatPraktikum:Laboratorium Survey TanahdanEvaluasiLahan

Kelas:Teknik Geologi

Kelompok:

Disusun oleh :

1. Rahmat Akbar (F1D214003)2. Esa Habi Nugraha (F1D214028)

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGIJURUSAN TEKNIK KEBUMIANFAKULTAS SAIN DAN TEKNOLOGIUNIVERSITAS JAMBISEMESTER GANJIL 2015/2016

LEMBAR PENGESAHAN

1. Rahmat AkbarF1D214003

2. Esa Habi NugrahaF1D214028

Dosen/AsistenPraktikum

(Dedy Antony, S.P., M.Si)