kumpulan dosis obat

of 22 /22
nama dagang GliVeUil gXaikolaW dosis Dosis deZasa : liquid/s\rup, dosis secara oral 200 to 400 mg setiap 4 jam; dosis maksimum 2400 mg/hari Dosis anak-anak : 12 tahun keatas : liquid/s\rup, dosis secara oral 200 sampai 400 mg setiap 4 jam; dosis maksimum 2400 mg/hari. 6-12 tahun : liquid/s\rup, dosis secara oral 100 sampai 200 mg setiap 4 jam; dosis maksimum 1200 mg/hari. 2-6 tahun : liquid/s\rup, dosis secara oral 50 sampai 100 mg setiap 4 jam; dosis maksimum 600 mg/hari 2 tahun kebawah perlu pen\esuaian dosis secara individual, pada umumn\a digunakan dosis 25 sampai 50 mg secara oral setiap 4 jam; dosis maksimum 300 mg/hari. Cara pemberian : Secara oral : minum bersama dengan segelas penuh air, dapat digunakan bersamaan atau tidak bersama makanan indikasi Produksi sputum \ang tidak normal. Batuk. kontraindikasi Hipersensitivitas terhadap produk guaifenesin

Author: rizki-qko

Post on 19-Jan-2016

819 views

Category:

Documents


25 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ok

TRANSCRIPT

nama dagangGliVeUil gXaikolaWdosisDosis deZasa :liquid/s\rup, dosis secara oral 200 to 400 mg setiap 4 jam;dosis maksimum 2400 mg/hariDosis anak-anak :12 tahun keatas : liquid/s\rup, dosis secara oral 200sampai 400 mg setiap 4 jam; dosis maksimum 2400mg/hari.6-12 tahun : liquid/s\rup, dosis secara oral 100sampai 200 mg setiap 4 jam; dosis maksimum 1200mg/hari.2-6 tahun : liquid/s\rup, dosis secara oral 50 sampai100 mg setiap 4 jam; dosis maksimum 600 mg/hari2 tahun kebawah perlu pen\esuaian dosis secaraindividual, pada umumn\a digunakan dosis 25sampai 50 mg secara oral setiap 4 jam; dosismaksimum 300 mg/hari.Cara pemberian :Secara oral : minum bersama dengan segelas penuh air,dapat digunakan bersamaan atau tidak bersama makananindikasiProduksi sputum \ang tidak normal. Batuk.kontraindikasiHipersensitivitas terhadap produk guaifenesinefek sampingEfek samping \ang sering muncul adalah mual dan muntahinteraksiDengan Obat Lain : -Dengan Makanan : -mekanisme kerjaGG memiliki aktivitas sebagai ekspektoran denganmeningkatkan volume dan mengurangi kekentalan sputum\ang terdapat di trakhea dan bronki. Dapat meningkatkanreflek batuk dan memudahkan untuk membuang sputum.Akan tetapi bukti objektif masih sedikit.bentuk sediaanTablet, Larutan5/23/12 .::Medicatherap\::. - Gliseril Guaiakolat (Guaifenesin / GG)medicatherap\.com/inde[.php/content/printversion/192 2/2parameter monitoring1. Produktivitas batuk, konsistensi dan volume sputum.2. Tingkat keparahan batuk3. Efek samping (nausea, mengantuk).stabilitas pen\impananSerbuk Guaifenesin cenderung menggumpal pada saatpenyimpanan.Simpan dalam wadah yang tertutup rapat.informasi pasienGunakan segelas air untuk membantu menelan Medicatherapy.com 201Gliseril Guaiakolat (Guaifenesin / GG) Deskripsi- Nama & Struktur Kimia : (2S)-3-(2-Hydroxyphenoxy) propane-1.2-diol - Sifat Fisikokimia : Serbuk berbentuk kristal berwarna putih atau sedikit berwarna abu-abu. Larut dalam air dengan perbandingan 1:60-70; larut dalam alkohol, kloroform, dan propilenglikol; serta sedikit larut dalam gliserol. - Keterangan : - Golongan/Kelas Terapi Obat Untuk Saluran Napas Nama Dagang - Allerin - Anacetine - Anakonidin - Andonex - Bestocol - Bisolvon Extra - Bodrexin - Bricasma Expectorant - Brolexan - Bronchitin - Bycolen - Calorex Syrup - Codipront Cum Expectorant - Cohistan Expectorant - Colfin - Collerin Expectorant - Combi Flu - Comtusi - Coredryl - Corexin - Cosyr - Decolsin - Dextral/Dextral Forte - Dextrosin - Fartolin Expectorant - Flucadex - Flutamol/Flutamol-P - Fluzep - Frigrip - Ikadryl DMP - Intunal - Intunal F - Kafsir - Konidin - Lapifed Expectorant - Lapisiv - Lasal Expectorant - Lodecon/Lodecon Forte - Mixadin - Neo Tusilan - Nufadipect - Nufadryl Expectorant - Oskadryl - Paratusin - Polaramine Expectorant - Poncolin - Ponflu Probat - Promedex - Protusif - Proventol Expectorant - Pyril - Rhinodin - Salbron/Salbron Expectorant - Salbuven Expectorant - Silabat - Silex - Solafluz - Stop Cold - Sudafed Expectorant - Supra Flu - Terasma Expectorant - Termorex Plus - Toplexil - Triadex - Triaminic Expectorant - Tusapres - Tuseran/Tuseran Forte - Tussigon - Valda - Ventolin Expectorant - Wood's Peppermint Expectorant - Ye & To (5,6) 1 / 6Gliseril Guaiakolat (Guaifenesin / GG)- Actifed Expectorant IndikasiProduksi sputum yang tidak normal. (2) Batuk. (3)Dosis, Cara Pemberian dan Lama PemberianDosis dewasa : liquid/syrup, dosis secara oral 200 to 400 mg setiap 4 jam; dosis maksimum 2400 mg/hariDosis anak-anak :12 tahun keatas : liquid/syrup, dosis secara oral 200 sampai 400 mg setiap 4 jam; dosis maksimum 2400 mg/hari.6-12 tahun : liquid/syrup, dosis secara oral 100 sampai 200 mg setiap 4 jam; dosis maksimum 1200 mg/hari.2-6 tahun : liquid/syrup, dosis secara oral 50 sampai 100 mg setiap 4 jam; dosis maksimum 600 mg/hari2 tahun kebawah perlu penyesuaian dosis secara individual, pada umumnya digunakan dosis 25 sampai 50 mg secara oral setiap 4 jam; dosis maksimum 300 mg/hari. (2)Cara pemberian :Secara oral : minum bersama dengan segelas penuh air, dapat digunakan bersamaan atau tidak bersama makananFarmakologi 2 / 6Gliseril Guaiakolat (Guaifenesin / GG)Absorpsi: pada saluran cerna diabsorpsi dengan baikEkskresi: terjadi di ginjal dan dikeluarkan melalui urin. (1,2)T eliminasi ~ 1 jam. (4)Stabilitas PenyimpananSerbuk Guaifenesin cenderung menggumpal pada saat penyimpanan. (3) Simpan dalam wadah yang tertutup rapat. (1,3)KontraindikasiHipersensitivitas terhadap produk guaifenesin. (2)Efek SampingEfek samping yang sering muncul adalah mual dan muntah. (2)Interaksi- Dengan Obat Lain : - 3 / 6Gliseril Guaiakolat (Guaifenesin / GG) - Dengan Makanan : -Pengaruh- Terhadap Kehamilan : Termasuk dalam kategori C. (2) Tidak ada data mengenai penggunaan pada wanita hamil.- Terhadap Ibu Menyusui : Pengaruh terhadap bayi belum diketahui.2 Belum ada data yang adekuat. Pertimbangkan Risk dan benefit.- Terhadap Anak-anak : -- Terhadap Hasil Laboratorium : Kemungkinan dapat mempengaruhi warna pada determinasi 5-HIAA dan VMA. (4)Parameter Monitoring1. Produktivitas batuk, konsistensi dan volume sputum.2. Tingkat keparahan batuk3. Efek samping (nausea, mengantuk). (2) 4 / 6Gliseril Guaiakolat (Guaifenesin / GG)Bentuk SediaanKapsul, LarutanPeringatan1. Batuk yang disertai dengan produksi sputum yang terlalu banyak2. Guaifenesin yang digunakan bersama dengan dextromethorphan sebaiknya tidak digunakan pada pasien yang sedang mendapatkan terapi MAOI's3. Guaifenesin yang digunakan bersama dengan phenylpropanolamine sebaiknya digunakan dengan peringatan pada pasien hipertensi, kelainan jantung, diabetes atau peripheral vascular disease, prostatic hypertrophy dan glaucoma4. Batuk kronik atau batuk yang terjadi terus menerus akibat merokok, asma, bronkitis kronis, atau emfisema.2Kasus Temuan Dalam Keadaan Khusus-Informasi PasienGunakan segelas air untuk membantu menelan. (4)Mekanisme Aksi 5 / 6Gliseril Guaiakolat (Guaifenesin / GG)GG memiliki aktivitas sebagai ekspektoran dengan meningkatkan volume dan mengurangi kekentalan sputum yang terdapat di trakhea dan bronki. Dapat meningkatkan reflek batuk dan memudahkan untuk membuang sputum. Akan tetapi bukti objektif masih sedikit. (2)Monitoring Penggunaan ObatFrekuensi batuk yang terjadi. (2)Daftar PustakaMartindale 35th edition 2007MicromedexAHFS tahun 2006Drug Information Handbook InternationalISO volume 41 tahun 2006 p.MIMS 105th edition Annual Indonesia 2006/2007. AMBROXOLTablet/Sirup(Ambroxol/Ambroksol)Obat Generik :Ambroxol HCl / AmbroksolObat Bermerek :Ambril, Brommer 30, Bronchopront, Broncozol, Broxal, Epexol, Extropect, Interpec, Lapimuc, Limoxin, Molapect, Mucera,Mucopect, Mucos, Mucoxol, Mukinol, Nufanibrox, Roverton, Silopect, Sohopect, Sohopect Forte, Transbroncho, Transmuco.KOMPOSISIAmbroxol TabletTiap tablet Ambroxol mengandung ambroksol hidroklorida 30 mg.Ambroxol EliksirTiap 5 ml (1 sendok takar) mengandung ambroksol hidroklorida 30 mg.Ambroxol SirupTiap 5 ml (1 sendok takar) mengandung ambroksol hidroklorida 15 mg.Ambroxol DropsTiap 1 ml mengandung ambroksol hidroklorida 15 mg.INDIKASIIndikasi pemberian ambroxol adalah penyakit saluran pernapasan akut dan kronis yang disertai sekresi bronkial yang abnormal, khususnya pada eksaserbasi dan bronkitis kronis, bronkitis asmatik, asma bronkial.KONTRAINDIKASIPasien dengan reaksi alergi atau hipersensitif terhadap ambroxol.DOSISTanyakan kepada dokter anda mengenai dosis dan aturan pakai Ambroxol.Dosis Ambroxol yang umum diberikan adalah : Dewasa : sehari 3 kali 1 tablet. Anak-anak 5 12 tahun : sehari 3 kali 1/2 tablet. Anak-anak 2 5 tahun : sehari 3 kali 7,5 mg. Anak-anak di bawah 2 tahun : sehari 2 kali 7,5 mg.Dosis dapat dikurangi menjadi 2 kali sehari, untuk pengobatan yang lama.Harus diminum sesudah makan.EFEK SAMPINGAmbroksol umumnya ditoleransi dengan baik. Efek samping yang ringan pada saluran pencernaan dilaporkan pada beberapa pasien. Reaksi alergi.PERINGATAN DAN PERHATIANPemakaian pada kehamilan trimester pertama tidak dianjurkan. Pemakaian selama menyusui keamanannya belum diketahui dengan pasti.INTERAKSI OBATKombinasi ambroksol dengan obat-obatan lain dimungkinkan, terutama yang berhubungan dengan sediaan yang digunakan sebagai obat standar untuk sindroma bronkitis (glikosida jantung, kortikosterid, bronkapasmolitik, diuretik dan antibiotik).KEMASANAmbroxol 30 mg Tablet, kotak 10 strip @ 10 tablet.Ambroxol Eliksir.Ambroxol Sirup.Ambroksol Drops. ANTIASMA & BRONKHODILATOR1. Golongan obat : ADRENEGIK SELEKTIF Beta-2SALBUTAMOLDosis : DEWASA- Dosis lazim th/ = 2-4 mg/x- Dosis max = 8 mg ANAK- Dosis lazim th/ = < 2 thn : 0,2 mg/kgBB (4x/hari)- 2-6 thn : 1-2 mg- 6-12 thn : 2 mgPemakaian :3 4 x / hariSediaan :Tab 2 mg, 4 mgTERBUTALIN (sulfat)Dosis : DEWASA- Dosis lazim th/ = 2,5 mg- Dosis max = 5 mg ANAK- Dosis lazim th/ = < 7 thn : 0,075 mg- 7 15 thn : 2,5 mgPemakaian :2 3 x / hariSediaan :BRASMATIC, Tab 2,5 mg , Syrup 1,5 mg/5 ml2. Golongan obat : XANTINAMINOFILINDosis : DEWASA- Dosis lazim th/ = 100-300 mg- Dosis max = 300-600 mg ANAK: Dosis lazim th/ = 5 mg/kgBBPemakaian :3- 4 x / hariSediaan :Inj 24 mg/ml amp 10 ml, Tab 200 mgTEOFILINDosis : DEWASA- Dosis lazim th/ = 130 150 mg- Dosis max = 500 mg ANAK- Dosis lazim th/ = < 1 thn : 65 75 mg- 6 -12 thn : 65 -150 mgPemakaian :3 4x / hariSediaan : AMILEXSyrup 130 mg/15 ml, Tab 150 mg,NITRASMAKapTab 150 mgMUKOLITIK3. Golongan obat :MUKOLITIKBROMHEKSINDosis : DEWASA: Dosis lazim th/ = 4-8 mg ANAK: unknownPemakaian :3 x / hariSediaan : BRONEXTab 8 mg,BISOLVONInj 2mg/ml, Eliksir 4 mg/5 ml, Kapsul 8 mg, Syrup 10mg/5 mlASETILSISTEINDosis : DEWASA: Dosis lazim th/ = 200 mg ANAK: Dosis lazim th/ = 100 mgPemakaian :3 x / hariSediaan : FluimucilGranula 200 mg/kantong, Kapsul 200 mg, Tablet Eff. 600 mg,Fluimucil PediatricGranula 100 mg /kantongKARBOSISTEINDosis : DEWASA: Dosis lazim th/ = 750 mg ANAK- Dosis lazim th/ = 2 5 thn : 62,5 125 mg (4x)- 6 12 thn : 250 mgPemakaian :3 4 x / hariSediaan : MUCOTABSyrup 250 mg / 5 ml, Tab 375 mg, MUCOPRONTSyrup 300 mg / 5 ml,MUCICLARSyrup 100 mg / 5 mlAMBROKSOLDosis : DEWASA: Dosis lazim th/ = 15 30 mg ANAK: unknownPemakaian :3 x / hariSediaan :Syrup 15 mg/ml, Tab 30 mg,MUCOSSyrup 30 mg/mlANALGETIK ANTIPIRETIK4. Golongan obat :PARA AMINO FENOLPARACETAMOLDosis : DEWASA- Dosis lazim th/ = 500 1000 mg- Dosis max = 4000 mg/hari ANAK- 3 bln 1 thn : 60 120 mg- 1 5 thn : 120 250 mg- 6 12 thn : 250 500 mg(maksimum 4 dosis / 24 jam)Pemakaian :4 x / hari ( tiap 4-6 jam /hari )Sediaan :Tab 500 mg, Syrup 120 / 5 ml5. Golongan obat :SALISILAT (p.c)ASETOSAL / ASPIRINDosis : DEWASA- Dosis lazim th/ = 300 900 mg- Dosis max = 4 gram / hari ANAK: kontraindikasi: REYE SYNDROMEPemakaian :4 x / hari (tiap 4-6 jam /hari )Sediaan :Tab 100 mg, 500 mg6. Golongan obat :AINS (p.c)IBUPROFENDosis : DEWASAANTI INFLAMASI- Dosis lazim th/ = 1,2 1,8 g/hari- Dosis max = 2,4 gram / hari (terbagi dlm 3 4 dosis)ANALGETIK- Dosis lazim th/ = 0,6 1,2 g / hari (terbagi dlm 3 4 dosis) ANAK: 20 40 mg/kgBB/hari (dosis terbagi) JUVENIL ARTHRITIS( TIDAK DIANJURKAN Untuk ANAK BB < 7 kg )Pemakaian :3 4 x / hariSediaan :Tab 200 mg, 400 mgFENOPROFENDosis : DEWASA- Dosis lazim th/ = 200 600 mg- Dosis max = 3 gram / hari ANAK: Tidak bolehPemakaian : 3 4 x / hariSediaan : NALFONKapsul 300 mg, KapTab Ss. 600 mgNATRIUM DIKLOFENAKDosis : DEWASA- Dosis lazim th/ = 75 150 mg/hari- Dosis max = 150 mg / hari ANAK- 1-12 tahun,JUVENIL ARTHRITS,p.o / p.rect,- 1 3 mg/kgBB/hari (dalam dosis terbagi)Pemakaian :2 3 x / hariSediaan :Tab 25 mg, 50 mgINDOMETASINDosis : DEWASA: 50 200 mg/hari (dalam dosis terbagi) ANAK: Tidak dianjurkanPemakaian :2 4 x / hariSediaan :Kapsul 25 mgANTIHISTAMIN7. Golongan obat :ANTI HISTAMIN (AH-1)KLORFENIRAMIN MALEAT ( CTM )Dosis : DEWASA- Dosis lazim th/ = 4 mg- Dosis max = 24 mg/hari ANAK- < 1 thn : tidak dianjurkan- 1 2 thn : 1 mg 2 x/hari- 2 5 thn : 1 mg tiap 4 6 jam, Dosis max = 6 mg/hari- 6 12 thn : 2 mg tiap 4 6 jam, Dosis max = 12 mg/hariPemakaian :4 x / hari ( realtif, tergantung kebutuhan)Sediaan :Tab 4 mgDIFENHIDRAMIN KLORIDADosis : DEWASA: 25 50 mg ANAK: 5 mg/kgBB/hariPemakaian :3 x / hariSediaan :Inj 10 mg/ml, Syrup 12,5 mg/5 mlDEKSKLORFENIRAMIN MALEATDosis : DEWASA: 2 mg ANAK- 2 6 thn : 0,5 mg- 6 12 thn : 1 mgPemakaian :3 4 x / hariSediaan : POLARAMINETab 2 mg, Syrup 2 mg/5 ml8. Golongan obat :ANTI HISTAMIN (AH-1) NON SEDATIFLORATADINDosis : DEWASA: 10 mg / hari ANAK- 2-12 thn (dibawah 30 kg) : 5 mg/hari- Lebih dari 30 kg : 10 mg/hariPemakaian :1 x / hariSediaan :Tab 10 mg,CLARITINTab 10 mg,Syrup 5 mg/5 mlASTEMIZOLDosis : DEWASA: 10 mg/hari ANAK: 6 12 thn : 5 mg/hariPemakaian :1 x / hariSediaan : PROALERTSyrup 5 mg/5 ml, Tab 10 mgTERFENADINDosis : DEWASA: 60 120 mg / hari ANAK- 3 6 thn : 15 mg 2x / hari- 6 12 thn : 30 mg 2x / hariPemakaian :1 2 x / hariSediaan : NADANETab 60 mg, Tab Forte 120 mg, Suspensi 30 mg / 5 ml9. Golongan obat :ANTI HISTAMIN (AH-2)SIMETIDINDosis : DEWASA- Dosis lazim th/ = 400 800 mg (2x)- Dosis max = 2,4 g / hari ANAK: > 1 thn : 25 30 mg/kgBB/hariPemakaian :2 x / hariSediaan :Tab 200 mgRANITIDINDosis : DEWASA: 150 300 mg (2x) ANAK: 2 4 mg/kgBB/hari (2x), Max 300 mg/hariPemakaian :2 x / hariSediaan :Tab 150 mg,ZANTADINTab 300 mgFAMOTIDINDosis : DEWASA: 20 40 mg ANAK: Tidak DianjurkanPemakaian :1 x / hari (sebelum tidur malam)Sediaan :Tab 20mg. 40 mgANTIBIOTIKA10. Golongan obat :MAKROLIDERITROMISINDosis : DEWASA- Dosis lazim th/ = 250 500 mg (tiap 6 jam) ATAU- 500 1000 mg (tiap 12 jam)- Dosis max = 4 g/ hari ANAK- Dosisi lazim th/ = < 2 thn : 125 mg (tiap 6 jam)- 2-8 thn : 250 mg (tiap 6 jam)- > 8 Thn : sama dgn Dosis DewasaPemakaian : 2 4 x / hariSediaan :Kapsul 250 mg. 500 mg, Syrup 200 mg / 5 mlKLARITROMISINDosis : DEWASA- 250 mg tiap 12 jam ( selama 7 hari )- 500 mg tiap 12 jam ( selama 14 hari ) Inf BERAT ANAK- BB < 8 kg : 7,5 mg 2x/hari- 8 11 kg (1-2 thn) : 62,5 mg 2x/hari- 12 19 kg (3 6 thn) : 125 mg 2x/hari- 20 29 kg (7 9 thn) : 187,5 mg 2x/hari- 30 40 kg (10 12 thn) : 250 mg 2x/hariPemakaian :2 x / hariSediaan : ABBOTICKapTab 250 mg, 500 mg,Dry Syrup 125 mg/ 5 mlAZITROMISINDosis : DEWASA: 500 mg 1 x / hari, (selama 3 hari) ANAK- > 6 bulan : 10 mg/kgBB, 1x / hari ( u/ 3 hari )- BB 26 35 kg : 300 mg, 1x / hari ( u/ 3 hari )- BB 36 45 kg : 400 mg, 1x / hari ( u/ 3 hari )Pemakaian : 1x / hariSediaan : ZITHROMAXKapTab 250 mg, 500 mg,Inj 276 mg/vial, Dry Syrup 600 mg/15 ml, 900 mg/22,5 ml11. Golongan obat :KUINOLONSIPROFLOKSASINDosis : DEWASA- ISPA: 250 750 mg- ISK: 250 500 mg- (untuk kasus akut: 250 mg 2x/hari, slm 3 hari) ANAK: TIDAK DIANJURKANPemakaian :2x / hariSediaan :Tab 250 mg, 500 mgASAM NALIDIKSATDosis : DEWASA- 1 g tiap 6 jam (selama 7 hari)- Infeksi kronis : 500 mg tiap 6 jam ANAK- > 3 bulan, 50 mg/kgBB/hari- jangka panjang : 30 mg/kgBB/hariPemakaian :2 x/ hariSediaan :Tab Se. 500 mg12. Golongan obat :TETRASIKLINTETRASIKLINDosis : DEWASA: 250 500 mg tiap 6 jam ANAK: Tidak Dianjurkan !Pemakaian :2 x / hariSediaan :Kapsul 250 mg, 500 mgDOKSISIKLINDosis : DEWASA- 100-200 mg- Acne : 50 mg/hari selama 6-12 minggu ANAK: Tidak Dianjurkan !Pemakaian :1 x / hariSediaan :Kapsul 100 mgOKSITETRASIKLINDosis : DEWASA: 250 500 mg tiap 6 jam ANAK: Tidak Dianjurkan !Pemakaian :2x / hariSediaan :Inj 50 mg/vial, Salep Mata 1%,Salep 3% @ tube 5 gr13. Golongan obat :PENISILIN (a.c)AMPISILINDosis : DEWASA- 250 1000 mg tiap 6 jam- ISK: 500 mg tiap 8 jam ANAK: Setengah Dosis DewasaPemakaian :3-4 x / hariSediaan :KapTab 250 mg, 500 mg, Dry Syrup 125 mg/5 ml, 250 mg/ 5 ml, Serbuk Inj.500 mg/vial, 1000 mg/ vialAMOKSISILINDosis : DEWASA: 250 500 mg tiap 8 jam ANAK: < 10 tahun : 125 250 mg tiap 8 jamPemakaian :3 x / hariSediaan :Kapsul 250 mg, KapTab 500 mg,Dry Syrup 125 mg/5 ml, 250 mg/ 5 mlFENOKSIMETIL PENISILIN ( Penc-V)Dosis : DEWASA: 500 750 mg tiap 6 jam ANAK- < 1 thn : 62,5 mg- 1 5 thn : 125 mg- 6 12 thn : 250 mgPemakaian :4 x / hari (tiap 6 jam)Sediaan :Tab 250 mg. 500 mg14. Golongan obat :SULFONAMID-TRIMETOPRIMKOTRIMOKSAZOLDosis : DEWASA- Dosis lazim th/ = 960 mg tiap 12 jam- Dosis Max = 1,44 g tiap 12 jam ANAK- Dibawah 2 tahun & ibu hamil TIDAK dianjurkan- 6 12 tahun 480 mg- 6 bulan 5 thn : 240 mg- 6 minggu 5 bulan : 120 mgPemakaian :2x / hari (tiap 12 jam)Sediaan :Suspensi 240 mg/5ml fl = 60 ml,Tab 480 mg, 120 mg15. Golongan obat :KLORAMFENIKOLKLORAMFENIKOLDosis : DEWASA- 500 mg- 50 mg/kgBB/hari ANAK: 50 100 mg/kgBB/ hariPemakaian :4 x / hariSediaan :Kapsul 250 mg, Suspensi 125 mg/5 ml (60 ml)TIAMFENIKOLDosis : DEWASA: 1 g/kgBB/hari bagi 4 dosis ANAK: 25 mg/kgBB/ hari bagi 4 dosisPemakaian :4 x / hariSediaan :Kapsul 250 mg, 500 mgAMUBISID16. Golongan obat :METRONIDAZOLMETRONIDAZOLDosis : DEWASA: 800 mg tiap 8 jam selama 5 hari ANAK- 1 3 thn : 200 mg tiap 8 jam- 3 7 thn : 200 mg tiap 6 jam- 7 10 thn : 200 400 tiap 8 jamPemakaian :3 4 x / hariSediaan :Tab 250 mg, 500 mgTINIDAZOLDosis : DEWASA: 2 g/ hari selama 2-3 hari ANAK: 50-60 mg/kgBB/hari selama 3 hariPemakaian : ###Sediaan : FLATIN,Tab 500 mg