kuliah ddt

Download Kuliah DDT

Post on 14-Apr-2016

14 views

Category:

Documents

8 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kuliah, ddt

TRANSCRIPT

  • DASAR DASAR DIAGNOSTIK PATOLOGI KLINIK

  • DIAGNOSIS DITETAPKAN BERDASARKAN:ANAMNESISFISIK DIAGNOSTIK:PERIKSA DENGAR.PERIKSA RABAPERIKSA KETUK INSPEKSI, DLLPEMERIKSAAN PENUNJANGLABORATORIUMRADIOLOGIE.K.GENDOSKOPI, DLL

  • TES LABORATORIUM KLINIK

    HEMATOLOGIKIMIA KLINIKIMUNO SEROLOGIMIKROBIOLOGI/PARASITOLOGI

  • TUJUAN TES LABORATORIUM.

    MENENTUKAN PENYAKIT/DIAGNOSIS.MEMBANTU DIAGNOSISMEMANTAU JALANNYA PENYAKIT.MONITORIMG TERAPI.MENENTUKAN PROGNOSIS

  • TES-TES HEMATOLOGIFULL BLOOD COUNT(DARAH LENGKAP)RBC/ERITROSIT, WBC/LEKOSIT, HB, HCT, MCH, MCHC, MCV, PLT, DIFF WBC COUNT (PMN, LIMFOSIT, MONOSIT), ESR.BLOOD FILM (APUSAN DARAH)HEMOSTATIK TES: PT,APTT,TT,FIBRINOGEN,D-dimerRETICULOCYTE COUNTBM. ASPIRATION

  • TES-TES KIMIA KLINIK:TES FAAL HATI: GGT, ALT/SGPT, AST/SGOT, BILIRUBIN TOTAL, BIL. DIRECT/INDIRECT, ALKALI PHOSPHATASE, TOTAL PROTEIN, ALBUMIN, GLOBULINTES D.M.: GLUKOSE (PUASA,PP2 JAM,OGTT), HbA1c TES FAAL GINJAL: UREUM,KREATININ CLEARANCE UREUM,CREATININ TES ENZYM JANTUNG: CK, CKMB, MYOGLOBIN, LDH).TES PROTEIN JANTUNG: TROPONIN, HsCRP.LEMAK DARAH: TG, TOTAL CHOLESTEROL, HDL/LDL CHOLESTEROL, LIPOPROTEIN, APO A,B,C .ASAM URATELEKTROLIT,(K,Na,CL) MINERAL (Ca.Mg,P) DLL

  • Tes Urinalisis Rutin:pHSpecific GravityProteinSugarKetonesBloodLeukocyte EsteraseBilirubinUrobilinogenNitritesSediment (crystals, casts, WBCs, RBCs )

  • TES TES IMUNOSEROLOGITES INFEKSI VIRUS:VIRAL HEPATITIS A (Ig M,igG HAV)VIRAL HEPATITIS B (HbsAg .Anti HBS, HBeAg Anti HBe,HBV DNA)VIRAL HEPATITIS C(Anti HCV)Tes HIV, DHF, TORCH, DLL.TES INFEKSI BAKTERI (WIDAL, VDRL,TPHA, MYCODOT, DLL)TES INFEKSI PARASIT (ICT PLASMODIUM VIVAX, FALCIPARUM DLL)TES TES HORMONAL (TSH/sTSH, FT 4, DLL)TUMOR MARKER (CEA, AFP, PSA, CA 125, DLL)

  • TES-TES MIKROBIOLOGI/PARASITOLOGITES ISOLASI DAN IDENTIFIKASI (KULTUR, BIOKIMIA)TES MORFOLOGI MIKROSKOPIK (GRAM, ZIEHL NILSEN, NEISSER DLL)TES P.C.RBLOOD FILM THIN/THICK (MORFOLOGI PLASMODIUM, AMUBA, HELMINTHES, JAMUR DLLIMUNOLOGI/SEROLOGI

  • PERSIAPAN PENDERITA, PENGAMBILAN & PENGELOLAAN SAMPEL DARAHHAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN :PENGIRIM MENANYAKAN KESIAPAN PASIEN : PUASA/TIDAK,MAKANAN/MINUMAN,OBAT-OBATAN,AKTIVITAS FISIK.PENERIMA PASIEN MENANYAKAN KESIAPAN PASIENHAL-HAL YANG BELUM DIPAHAMI / DIPENUHI DIPERSIAPKAN ULANG.

  • PERSIAPAN PRA TES LABORATORIUM

    PASIEN DIBERITAHU SECARA JELAS :TES YANG PERLU PUASA DIPUASAKAN.TES SEWAKTU SAMPEL DIAMBIL KAPAN SAJA.TES POST PRANDIAL DIAMBIL SET. MAKANTES TUNDA PERLU PENGAWET / PENDINGINANTES TUNDA / PERLU KIRIM HRS JELAS PENANGANAN,TRANSPORTASI, PENYIMPANAN.BAHAN PENGGANGGU TES SEDPT MUNGKIN DIHINDARI.KETEPATAN WAKTU PENGAMBILAN SAMPEL PERLU DIPERHATIKANHASIL TDK SESUAI DIAGNOSIS KONSULTASI KAN DGN dr.LABORATORIUM

  • PENGIRIMAN SAMPEL DISERTAI SURAT PENGANTAR/FORMULIR PERMINTAAN MEMUAT :TGL, JAM PENGAMBILAN SAMPEL,IDENTITAS PASIEN ,IDENTITAS PENGIRIM, DIAGNOSIS/KET.KLINIK, OBAT-OBAT YANG TELAH DIBERIKAN, JENIS SAMPEL, LOKASI PENGAMBILAN SAMPEL, VOLUME SAMPEL,TES LAB YG DIMINTA, NAMA PENGAMBIL SAMPEL, TRANSPORT MEDIA/ PENGAWET YANG DIGUNAKAN

  • PENGAMBILAN SAMPEL SYARAT PERALATAN : BERSIH,KERING,TDK MENGANDUNG BHN KIMIA / DETERJEN, PENAMPUNG TDK MENGUBAH ZAT YG ADA DLM SAMPEL, MUDAH DICUCI,KHUSUS BIAKAN : ALAT STERIL. PENGAMBILAN SAMPEL INVASIF : HRS STERIL DAN SEKALI PAKAI.UNTUK WADAH PENAMPUNG : DARI GELAS/PLASTIK, TDK BOCOR/MEREMBES, TERTUTUP RAPAT/TUTUP BERULIR, BESAR SESUAI VOL.SAMPEL, BOTOL COKLAT SAMPEL YG MUDAH RUSAK OLEH SINAR MATAHARI.

  • WAKTU PENGAMBILAN :PAGI HARI ( JAM 7 9 ), KECUALI TES KHUSUS DISESUAIKAN PERJALANAN PENYAKIT / FLUKTUASI HARIAN.CONTOH: DEMAM TIFOID MGG I / II ( BIAKAN DARAH)MGG II / III ( BIAKAN URIN / TINJA )WIDAL MGG KE II / SESUDAHNYA.ENZIM-ENZIM JANTUNG SEGERA SET. SERANGAN / TES SERIAL.

  • PERSIAPAN SAMPEL

    PEMBUATAN SERUM : AMBIL VOL.DRH 3 X DARI SERUM YG DIBUTUHKAN, DIAMKAN 15-30 MENIT, BERIKAN BHN PEMISAH, SENTRIFUS 10 MENIT 3000 rpm.SERUM DIPISAHKAN DARI BEKUAN ANT 30-60 MENIT.PEMBUATAN PLASMA : DRH + ANTIKOAGULAN YG KERING, DISENTRIFUGASI, SECEPATNYA DIPISAHKAN DARI SEL-SEL DRH .KESALAHAN SAMPEL HEMOLISIS, LIPEMIK, DAN IKTERIK

  • PENGELOLAAN SAMPEL

    PENGIRIMAN SAMPEL : SAMPEL STABIL, PERHATIKAN : TRANSPORTASI YG CEPAT, TDK KENA SINAR MATAHARI LGS, KEMASAN SESUAI SYARAT KESELAMATAN KERJA, TULIS BHN INFEKSIUS/ BERBAHAYA. SUHU DINGIN/ES, PERLU BEKU GUNAKAN ES KERINGTRANSPORT MEDIA KUALITAS BAIK/RUSAKCIRI-CIRI RUSAK : VOL.SUSUT,MENGERING/ MENGKERUT, WARNA BERUBAH, KEKERUHAN

  • PENYIMPANAN SAMPEL : STABILITAS. FAKTOR YG BERPENGARUH: KONTAMINASI KUMAN/ BHN KIMIA, METAB. SEL-SEL HIDUP, SUHU, PAPARAN SINAR MATAHARI, PENGUAPAN. TES TERTUNDA < 24 JAM : SIMPAN SAMPEL SUHU 0-8 0 C / LEMARI ES.>24 JAM : SIMPAN PD SUHU 20 0 C / DIBERI PENGAWET, SIMPAN DLM BENTUK SERUM/LISAT.

  • Prinsip Dasar tes DiagnostikTes diagnostik Ideal bisa menjawab :Hasil tes (+) bagi setiap orang dgn penyakitHasil tes ( - ) bagi setiap orang tanpa penyakitKegunaan Praktis:Tes harus dapat disesuaikan dgn manfaat klinikStudi Observasi terdiri dari :- Hasil tes yang dapat meramalkan berlangsungan penyakit- Hasil tes yang dikeluarkan bisa menyatakan ada atau tidak adanya penyakit

  • Sensitivitas : Benar atau palsu Spesifisitas : Benar atau palsuPrevalensi : Jumlah yang sakit dibagi jumlah populasi yang diteliti Nilai prediksi : dapat meramalkan perjalanan penyakitLikelihood ratio : Perbandingan antara populasi dengan penyakit dan populasi tanpa penyakitcutoff points : Batas antara nilai positif dan negatif

    Istilah yang penting untuk tes diagnostik

  • Tes Diagnostik struktur Umum : tabel lipat 2Sensitivity, specificity, predictive values, likelihood ratios, ROC

    Kelompok Yang sakitKelompok sehatHasil TesPositifPositif BenarAPositif palsuBHasil Tes NegatifNegatif palsu

    CNegatif benar

    D

  • Tes diagnostik bermakna bila :Telah diakui keabsahannyaMampu secara tepat membedakan seseorang yang menderita penyakit dgn orang tanpa penyakitDapat diaplikasikan untuk seorang penderita secara spesifik

  • SpesifitasBila suatu tes dapat memastikan suatu penyakit secara spesifikFaktor yang mempengaruhi :- Obat-obatan- Faktor hormonal- Umur- Sex- dll

  • SensitivitasKemampuan suatu tes untuk memisahkan kelompok yang mempunyai penyakit dengan kelompok sehatFaktor yang mempengaruhi :- Teknik pembuatan reagensia- Metode yang digunakan- dll

  • Nilai Normal :Nilai rujuk normal bukan berarti nilai normal untuk suatu populasi tertentuUntuk menentukan nilai Normal suatu populasi membutuhkan penelitian nilai normal pada sejumlah orang yang sehat (tanpa penyakit) pada populasi tersebut

  • Ukuran yang digunakan pada berbagai macam pengukuran di laboratoriumWeightKilogram (kg)2,2 lbGram (g)453 g = 1 lbMilligram (mg) = 1/1000 of a gMicrogram (g) = 1/1000 of a mgNanogram (ng) = 1/1000 of a gPicogram (pg) = 1/1000 of a ngFemtogram (fg) = 1/1000 of a pgVolumeLiter (L)= 1000 ml (or 1000 cc)1.05 qtDeciliter (dL) = 100 ml or 1/10 of a LMilliliter (mL) = 1 ml or 1/1000 0f a L

  • Importance (3)Odds = ratio of two probabilities Odds = p/1-p Probability = odds/1+odds

    Likelihood ratio (+) :Prop (+) result in people with the diseaseProp (+) result in people w/out the disease

    Pretest Odds X LR = Posttest Odds

  • Pretest probability

    Likelihood ratio

    Posttest probability

  • Kegunaan 5 tahapan hasil tes diagnostik

  • TERIMA KASIH