konsep dasar dan kebijakan lembaga akreditasi mandiri - perguruan tinggi

Download KONSEP DASAR DAN KEBIJAKAN LEMBAGA AKREDITASI MANDIRI -  PERGURUAN TINGGI

Post on 02-Feb-2016

79 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

KONSEP DASAR DAN KEBIJAKAN LEMBAGA AKREDITASI MANDIRI - PERGURUAN TINGGI. M Budi Djatmiko Ketua Tim LAM-PT APTISI PUSAT. Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi (LAM-PT) ASOSIASI PERGURUAN TINGGI SWASTA INDONESIA Semarang , 4 September 201 3. AGENDA DAN DISKUSI SEMINAR. - PowerPoint PPT Presentation

TRANSCRIPT

  • *KONSEP DASAR DAN KEBIJAKAN LEMBAGA AKREDITASI MANDIRI - PERGURUAN TINGGILembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi (LAM-PT)ASOSIASI PERGURUAN TINGGI SWASTA INDONESIASemarang, 4 September 2013

    M Budi Djatmiko Ketua Tim LAM-PT APTISI PUSAT

  • *AGENDA DAN DISKUSI SEMINARGrand Desain Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan dan AkreditasiDasar Hukum LAM-PT : Peraturan dan PerundanganRencangan LAM PT di bandingkan dengan BAN-PTStandar dan Prosedur

  • *DISKRIMININASI VS KEADILANData statistik 2012Prodi di Indonesia 16.777PTN 93PTS 3.219Prodi PTN 4.721 Prodi PTS 12.056Prodi terakreditasi 8.638 prodiBelum akreditasi & kedaluarsa 8.139 prodi

  • RINGKASAN POSTUR APBNP 2012 DAN APBN 2013(miliar rupiah)

  • *DISKRIMINASI VS KEADILANData statistik 2012Rata-rata Anggaran PTN Rp. 15.jt/mahasiswa/semester; Diluar anggaran pembangunan kampus, gaji dosen dan karyawan;DIPA PTN +/- 62 Trilun/thBantuan Operasional untuk 93 PTN 2,7 Triliun;Bagaimana dengan PTS?

  • *Pekerjaan Rumah Kita & Peraturan Menteri KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional)Pendidikan Jarak JauhLAM Sertifikat Profesi dan KompetensiJenjang jabatan akademikPenerimaan mahasiswa PTNPendanaan dari pemerintah daerah kota & ProvinsiPemenuhan hak mahasiswa (26 P MENTRI & 6 P PEMERINTAH)

  • PERATURAN DAN KEBIJAKAN MENGENAI AKREDITASI DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN (sejak tahun 2003)

    Undang-undang No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan NasionalUndang-undang No. 14/2005 tentang Guru dan Dosen Peraturan Pemerintah No.19/2005 tentang Standar Nasional PendidikanRencana Strategis Depdiknas/Kemdiknas 2005-2009, 2010-2014 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 28/2005 tentang Badan Akreditasi Nasional - Perguruan TinggiPeraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 17/2009 tentang Perangkat Akreditasi Program Studi SarjanaKebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan TinggiPeraturan Pemerintah No. 17/2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan PendidikanPeraturan Pemerintah No. 66/2010 tentang Perubahan atas PP No. 17/2010Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 6/2010UU Pendidikan Tinggi No. 12 Th. 2012 (Diperkuat)*Kemudian Th. 2010 lahir BPSDM PK-PMP

  • *SIKLUS PENGELOLAAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKANFormulasi Kebijakan (Plan)Implementasi (Do)Monitoring dan Evaluasi (Check)Rekomendasi (Action)

  • *PERBAIKAN INTERNAL DAN PEMBINAANKEPUTUSANAKREDITASIEVALUASI EKSTERNAL/AKREDITASIdan seterusnyaPERBAIKANINTERNALEVALUASI-DIRICQI = Continuous Quality Improvement QMS = Quality Management Systembudaya mutu

  • DEFINISI MUTU PENDIDIKANPENDIDIKAN BERMUTU ADALAH PENDIDIKAN YANG MAMPU MELAMPAUI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN BELUM MENCAPAI SNP/STANDARMEMENUHI SNP/ MANDIRIMELAMPAUI SNP/ SP-BISP-BERKEUNGGULAN LOKAL

  • PENETAPAN STANDAR @SNP disusun oleh BSNP dan ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Nasional. @SNP mencakup: 1. Standar Isi2. Standar Proses 3. Standar Kompetensi Lulusan4. Standar Pendidik dan Tendik5. Standar Sarana dan Prasarana6. Standar Pengelolaan7. Standar Pembiayaan8. Standar Penilaian @SNPT adalah SNP ditambah Standar Penelitian dan Standar Pengabdian kepada Masyarakat @Menjadi acuan penetapan standar pada seluruh satuan pendidikan yang dijabarkan ke dalam komponen dan indikator.

  • PEMENUHAN STANDARPemenuhan standar dilaksanakan berdasarkan peta mutu pendidikan. Peta ini dikembangkan dari evaluasi diri satuan pendidikan yang telah direviu oleh Tim Audit Mutu Internal Data dikelola dalam sistem informasi mutu pendidikan oleh Badan PSDMPK-PMP melalui PPMP di tingkat Pusat dan LPMP di tingkat Provinsi. Peta mutu menjadi dasar pengembangan rencana kerja yang dilakukan oleh pembina, penyelenggara, serta pelaksana satuan pendidikan.

  • PENGUKURAN PENCAPAIAN STANDARProses pemenuhan standar diukur tingkat ketercapaiannya untuk melihat keefektivan pelaksanaan. Pengukuran pencapaian standar dilakukan secara:internal oleh Tim Evaluasi Mutu Internal, eksternal oleh BAN atau Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) yang mendapat pengakuan Menteri Pendidikan Nasional, dan penilaian hasil belajar

  • PENGEMBANGAN STANDARHasil pengukuran dianalisis sebagai pijakan pengembangan standar. Pengembangan tersebut berupa rumusan koreksi atas komponen dan indikator SNP/SNPT. Rumusan koreksi digunakan oleh BSNP untuk melakukan pengembangan standar.

  • PERUBAHAN AKREDITASI DAN PENJAMINAN MUTU SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL (sejak tahun 2003)Dari akreditasi sukarela menjadi wajibDari akreditasi program studi menjadi akreditasi program studi dan perguruan tinggiDari badan penjaminan mutu internal sukarela menjadi wajib Dari badan akreditasi tunggal menjadi majemuk*

  • *Akreditasi adalah kegiatan penilaian kelayakan program dalam satuan pendidikan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.UU No. 20/2003 Sistem Pendidikan NasionalPasal 1 ayat 22PENJAMINAN MUTU

    Internal EVALUASI DIRIEksternal AKREDITASI a formal, published statement regarding the quality of an institution or a program, following a cyclical evaluation based on agreed standards (CRE, 2001). a process of external quality review used by higher education to scrutinize colleges, universities and higher education programs for quality assurance and quality improvement (CHEA, 2000).accountability a window into higher education institution(Peril & Promise, WB 2000)

  • *Dapat mengetahui kinerja tiap dosen karyawan di PT melalui instrumen evaluasi mandiri internal dan evaluasi eksternal : promisi, rotasi & demosi.Dapat mengukur apresiasi pada pimpinan PT dan ka prodi, semakin tinggi nilai akreditasi semikin dapat diapresiasi lebih baik.Sebagai Key Performance Indicators dalam menilai kemajuan lembaga (PT/PRODI)KPI atau instrumen LAM dapat dikaitkan dengan pengajian dosen, karyawan dan pimpinanMenjadi patok duga keberhasilan antar Prodi atau antar PT

  • * ELEMEN STANDAR LAM-PT

    No.Standar1Standar Isi2Standar Proses3Standar Kompetensi Lulusan4Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan5Ketersediaan Sarana dan Prasarana Pendidikan6Pengelolaan Program Studi7Standar Pembiayaan8Standar Penilaian9Standar Penelitian10Standar Pengabdian Kepada Masyarakat

  • 1. DARI AKREDITASI SUKARELA MENJADI WAJIB(1)Akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.Akreditasi terhadap program dan satuan pendidikan dilakukan oleh Pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang sebagai bentuk akuntabilitas publik.*UU No. 20/2003 Sistem Pendidikan NasionalPasal 60 ayat 1 dan 2

  • 1. DARI AKREDITASI SUKARELA MENJADI WAJIB(2)Ijazah diberikan kepada peserta didik sebagai pengakuan terhadap prestasi belajar dan/atau penyelesaian suatu jenjang pendidikan setelah lulus ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi.Sertifikat kompetensi diberikan oleh penyelenggara pendidikan dan lembaga pelatihan kepada peserta didik dan warga masyarakat sebagai pengakuan terhadap kompetensi untuk melakukan pekerjaan tertentu setelah lulus uji kompetensi yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan yang terakreditasi atau lembaga sertifikasi.*UU No. 20/2003 Sistem Pendidikan NasionalPasal 61 ayat 2 dan 3

  • 2. DARI AKREDITASI PROGRAM STUDI MENJADI AKREDITASI PROGRAM STUDI DAN PERGURUAN TINGGIAkreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.*UU No. 20/2003 Sistem Pendidikan NasionalPasal 60 ayat 1Pemerintah melakukan akreditasi pada setiap jenjang dan satuan pendidikan untuk menentukan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan.PP No. 19/2005 Standar Nasional PendidikanPasal 86 ayat 1

  • 3. DARI PENJAMINAN MUTU INTERNALSUKARELA MENJADI WAJIBSetiap satuan pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan.*PP No. 19/2005 Standar Nasional Pendidikan Pasal 91UU RI Pendidikan Tinggi No. 12/2012 BAB III Pasal 53 Sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi sebagaimana dimaksud dalam pasal 51 ayat (2) terdiri atas :a. Sistem penjaminan mutu internal yang dikembangkan oleh PTb. sistem penjaminan mutu eksternal yang dilakukan melalui akreditasi

  • 4. DARI BADAN AKREDITASI TUNGGALMENJADI MAJEMUKAkreditasi terhadap program dan satuan pendidikan dilakukan oleh Pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang sebagai bentuk akuntabilitas publik.*UU No. 20/2003 Sistem Pendidikan NasionalPasal 60 ayat 2Kewenangan akreditasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat pula dilakukan oleh lembaga mandiri yang diberi kewenangan oleh Pemerintah untuk melakukan akreditasi.PP No. 19/2005 Standar Nasional PendidikanPasal 86 ayat 2

  • 4. DARI BADAN AKREDITASI TUNGGALMENJADI MAJEMUK, Tercantum dalam UU-RI No. 12/2012 BAB III PENJAMINAN MUTU Bagian ketiga AKREDITASISistem penjaminan mutu pendidikan tinggi sebagaimana dimaksud dalam pasal 51 ayat (2) terdiri atas :a. Sistem penjaminan mutu internal yang dikembangkan oleh PTb. sistem penjaminan mutu eksternal yang dilakukan melalui akreditasi

    *Bab III Pasal 53 Bab III Pasal 55(5) Akreditasi program studi sebagai bentuk akuntabilitas publik dilakukan oleh lembaga akreditasi mandiri

  • *LAM-1LAM-2LAM-3LAM-4LAM = Lembaga Akreditasi MandiriLAM-nContoh: LAM Bidang Kesehatan - HPEQ Project (Kemdiknas Kemkes) LAM Bidang Teknik - akan diajukan dengan hibah luar negeriBAN-PT (akreditasi institusi dan penjamin mutu LAM)Kerjasama BAN-PT denganasosiasi profesi dan asosiasi institusi pendidikan

  • *Terdiri minimal dari 6 rumpun ilmu sesuai dg UU PT 12/12, Pasal 10 :AgamaHomanioraSosialAlamFormalTerapanCatatan : Lihat di penjelasan uu PT 12/12 pasal 10 & dimungkinkan pengembangan sesuai dengan cabang ilmu

  • *

  • *

Recommended

View more >