kom unitas

Download Kom Unitas

Post on 11-Mar-2016

1 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

komunitas

TRANSCRIPT

kasusj. Tipe keluargaKeluarga Tn S merupakan tipe keluarga inti (nuclear family) yaitu keluarga terdiri dari ayah, ibu dan 3 orang anak.k. Latar belakang keluargaSuku keluarga Tn S adalah suku Makassar, dimana keluarga tinggal dalam suatu lingkungan yang sifatnya heterogen artinya lingkungan tempat tinggal keluarga Tn S terdiri dari berbagai macam jenis pekerjaan, agama, suku dan budaya. Keluarga Tn S mengatakan apabila ada anggota keluarganya yang sakit keluarga membawanya ke Puskesmas atau rumah sakit.l. AgamaAgama yang dianut oleh keluarga Tn S adalah agama Islam, keluarga mengatakan tidak pernah mengikuti kegiatan keagamaan dan keluarga juga mengatakan tidak ada nilai-nilai agama yang dapat mempengaruhi kesehatannya.m. Status sosialYang mencari nafkah dalam keluarga adalah Tn S yang bekerja sebagai buruh harian yang berpenghasilan +Rp. 450.000 Rp. 500.000 perbulan. n. Rekreasi Kegiatan waktu luang keluarga adalah nonton TV bersama.

II. Riwayat Perkembangan Keluargaa. Tahap perkembangan keluarga Tn S saat iniKeluarga Tn S saat ini menghadapi tahap perkembangan anak usia sekolah. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi dan kendalanyaTahap memenuhi kebutuhan keluarga, membantu anak bersosialisasi dan tahap pengaturan penggunaan penghasilan keluarga.b. Riwayat kesehatan keluarga intiKeluarga Tn S terbentuk kurang lebih 16 tahun yang lalu dan telah dikaruniai oleh 3 orang anak, anggota keluarga Tn S yang mengalami gangguan kesehatan saat ini adalah An.Z yang menderita penyakit Infeksi saluran pernafasan atas (ISPA)c. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnyaKedua orang tua tidak pernah mengalami gangguan atau masalah kesehatan yang mengganggu aktivitas sehari hari. Dan tiap bulan An.Zmenderita penyakit ISPA dengan gejala seperti batuk,pilek, dan demam..

III. Lingkungana. Jenis bangunan rumah Tn S adalah semi permanen dengan luas bangunan 3 m x 4 m. Lantai rumah terbuat dari semen, status pemilikan rumah kontrakan, atap rumah seng, ventilasi rumah tidak ada, penerangan rumah menggunakan listrik.b. Kebersihan rumahRuang tamu dan kamar tidur nampak pakaian yang bergantungan, banyak sampah yang berserakan di ruang dapur, dapur nampak kurang bersih, keluarga mengatakan tidak mengetahui kondisi lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan.c. Pemakaian airSumber air yang digunakan oleh keluarga Tn S adalah air PAM dimana air PAM digunakan untuk keperluan sehari-hari, keadaan fisik air tidak berwarna, tidak berbau dan berasa.d. Pembuangan air limbah keluargaKeluarga mempunyai sarana pembuangan air limbah yang mengalir langsung ke selokan, dimana selokan tersebut banyak terdapat sampah plastik dan airnya tidak mengalir, keluarga mempunyai jamban jenis angsa latring yang berjarak + 3 meter dari air PAM.e. Pembuangan sampah terakhir keluargaSampah keluarga ditampung dikantong plastik lalu dibuang dibelakang rumah.dan kemudian di bakar.f. Kandang ternakKeluarga Tn S tidak mempunyai hewan ternak.g. Pencemaran lingkunganJenis pencemaran lingkungan yaitu pembuagan limbah rumah tangga langsung ke SPAL terbuka dengan keadaan airnya warna hitam dan berbau.IV. Struktur keluargaa. Pola komunikasiProses komunikasi dalam keluarga cukup baik dan terbuka. Penerimaan pesan baik, bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi adalah bahasa Makassar dan kadang-kadang menggunakan bahasa Indonesia.b. Struktur kekuatan keluargaPengambilan keputusan dalam keluarga yaitu Tn S selaku kepala keluarga.

c. Struktur peranTn S sebagai kepala keluarga berperan sebagai mencari nafkah sedangkan Ny B sebagai pengasuh anak dan mensosialisasikan anak, serta sebagai ibu rumah tangga.d. Nilai dan norma keluargaTidak ada nilai-nilai keluarga yang dianut oleh keluarga yang dapat mempengaruhi kesehatan.V. Fungsi keluargaa. Fungsi afektif Keluarga cukup rukun dan perhatian dalam membina rumah tanggab. Fungsi biologisKeluarga selalu mengatakan makan makanan yang bergizi seperti tempe,telur, ikan dan sayur mayur .c. Fungsi perawatan kesehatanKeluarga selalu memperhatikan dan berupaya selekas mungkin mencari bantuan pelayanan kesehatan bila ada anggota keluarga yang mengalami gangguan kesehatan d. Fungsi sosialKeluarga selalu mengajarkan dan menanamkan sikap dan perilaku yang baik bagi anak-anaknyae. Fungsi ekonomiKepala keluarga yaitu Tn S bekerja sebagai buruh harian dalam mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluargaf. Fungsi reproduksiTn S berusia 35 tahun dan Ny B berusia 35 tahun merupakan usia produktif, saat ini Ny B menggunakan alat kontrasepsi suntik VI. Koping Keluargaa. Stres jangka panjang yang dihadapi keluarga adalah cemas dengan kondisi An.Z yang menderita penyakit Infeksi Saluran pernafasan atas dan masa depan anak-anaknya. Sedangkan stres jangka pendek yang dihadapi keluarga adalah keluarga tidak mempu mengenal dan merawat penyakit An.Zb. Usaha yang dilakukan oleh keluarga untuk menanggulangi stres yakni keluarga membawa An.Z ke Puskesmas.c. Batas kemampuan keluarga dalam menghadapi stres yakni keluarga masih dapat mengerti tentang masalah yang dihadapi dan terus berusaha agar masalah kesehatan dapat diatasi.

VII. Pengkajian Fisik Anggota Keluargaa. Riwayat kesehatan medis anggota keluarga1. Keluhan yang dirasakan anggota keluarga pada saat iniAn.Z menderita penyakit infeksi saluran pernafasan atas dengan gejala seperti deman, batuk, dan pilek yang dirasakan kurang lebih 5 hari yang lalu. Upaya yang dilakukan dalam mengatasi keluhan adalah dengan memeriksakan kesehatan anaknya ke puskesmas dan minum obat paracetamol dan istirahat yang cukupb. Keluarga berencanaNy B memakai alat kontrasepsi suntikan, Ny B mengatakan tidak ada keluhan.c. Pemeriksaan fisik pada anggota keluarga yang bermasalah (An.Z)1. Tanda-tanda vital An.Z2. TD : 90/60 mmHgN : 100x/iS : 38,5 0CP : 30x/i3. BB : 15kgTB : 98cm4. Kebersihan rambut dan kepala Rambut berwarna hitam, rambut pendek dan kulit kepala nampak bersih, frekuensi mencuci rambut 2 x seminggu, tidak ada nyeri tekan.5. Keadaan kulitWarna kulit kuning langsat , kulit nampak bersih .

6. Kesehatan mataKonjungtiva tidak anemis, simentris kiri dan kanan, pergerakan bola mata kanan dan kiri normal, sklera tidak ikterus.7. HidungTidak ada pernapasan cuping hidung, tidak ada epistaksis, tidak ada nyeri tekan dan ada sekret yang menghalangi penciuman.8. Telinga Simetris kiri dan kanan, tidak ada serumen yang menghalangi pendengaran, klien tidak ada gangguan pendengaran 9. Kebersihan gigi dan mulutGigi tampak bersih frekuensi mennggosok gigi 2 x /sehariBibir klien nampak lembab,tidak ada stomatitis,tidak ada gangguan menelan 10. Pemeriksaan thoraksa. JantungBunyi jantung S1 lup di dengarkan pada interkosta 2dan 3 dan bunyi jantung S2 dup terdengar pada interkosta 4dan 5 murni tidak ada suara tambahan.b. Dada/paruDada nampak simetris kiri dan kanan pergerakan mengikuti pola napas, frekuensi pernapasan 30x/i bunyi nafas ronchi

11. Pemeriksaan abdomenTidak ada nyeri tekan, perut tidak kembung12. Struktur dan bentuk tulang belakang normal, tidak ada kelainan bentuk tulang belakang seperti lordosis, kiposis, dan skoliosis13. ekstremitas atas dapat berfungsi dengan baik,tidak ada oedema pada tangan, sedangkan ekstremitas bawah juga dapat berfungsi dengan baik,klien mampu berjalan,tadak ada oedema(pembengkakan) pada kaki dan lutut.

ANALISA DATANoDataMasalah KesehatanMasalah Keperawatan

1

2.

DS :- Ibu An. Z mengatakan anaknya demam sejak 5 hari yang lalu- Ibu klien mengatakan anaknya batuk-batuk dan suka menangis- Ibu An.Z mengatakan anaknya pilekDO :- Klien nampak rewel- badan An.Z teraba panas-nampak ada pengeluaran sekret cairtanda-tanda vital TD : 90/60 mmHgN : 100x/i P:30x/iS : 38,5 oC

DS:- Keluarga mengatakan tidak mengerti tentag syarat syarat rumah sehatDO:- jenis SPAL terbuka - selokan kotor - Ventilasi tidak ada - Rumah nampak kotor- nampak ruang dapur kotor dan perabotan tidak tertata dengan rapi

ISPA pada An.Zkeluarga Tn.S

Sanitasi lingkungan yang tidak memenuhi syarat pada keluarga Tn.S1. Hipertermia pada An.Z keluarga Tn.Sberhubungan dengan :Ketidak mampuan keluarga mengenal masalah ISPA

2. ResikoTerjadinya berbagai macam penyakit menular (DHF, Diare dan Thypoid) pada keluarga Tn. S berhubungan dengan ketidak mampuan keluarga mengenal sanitasi lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan.

SKALA PRIORIHTAS MASALAHDx. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) pada An.Z keluarga Tn. S b/d ketidak mampuan keluarga mengenal masalah No.KriteriaPerhitunganSkor

1.

2.

3.

4.Sifat masalah Tidak / kurang sehatKemungkinan masalah dapat diubah MudahPotencial masalah umntuk cegah Tinggi Menonjolnya masalahMadalah besar harus segera ditangani3/3 x 1

2/2 x 2

3/3 x 1

2/2 x 11

2

1

1

Total5

Dx. Resiko terjadinya berbagai macam penyakit menular (DHF, Diare dan Thypoid) pada keluarga Tn. S b/d sanitasi lingkungan yang tidak memenuhi syarat kesehatan No.KriteriaPerhitunganSkor

1.

2.

3.

4.Sifat masalah Ancaman kesehatanKemungkinan masalah dapat diubah MudahPotencial masalah untuk cegah TinggiMenonjolnya masalah Masalah besar harus ditangani2/3 x 1

2/2 x 2

3/3 x 1

2/2 x 12/2

2

1

1

Total3 2/3

PRIORITAS MASALAHBerdasarkan hasil pembahasan diatas :Maka urutan prioritas masalah :1. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) pada An.Z keluarga Tn. S b/d ketadak mampuan keluarga mengenal masalah ISPA skor (5).2. Resiko terjadinya berbagai macam penyakit menular (DHF, Diare dan Thypoid) pada keluarga Tn. S b/d sanitasi lingkungan yang tidak memenuhi syarat kesehatan skor (3 2/3).

RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN

NoMasalah KesehatanDiagnosa KeperawatanTujuanKriteriaStandarRencana tindakanRasional

UmumKhusus

12 3456789

1.

2.

ISPA pada An. Z Keluarga Tn. S

Sanitasi lingkungan pada