kisi-kisi sejarah

Download kisi-kisi sejarah

Post on 16-Jul-2015

228 views

Category:

Documents

6 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>KISI-KISI KISISOAL UJIAN SEKOLAH T.P 2011/2012 MATA PELAJARAN SEJARAH</p> <p>disusun oleh :</p> <p>EKO SEPTIADYXII IPA 3</p> <p>SEKOLAH MENENGAH ATASNEGERI 9 PADANG</p> <p>2011/2012</p> <p>1. INDIKATOR 1 : PENGERTIAN SEJARAH MENURUT PARA AHLI a) Menurut "Bapak Sejarah" Herodotus, Sejarah ialah satu kajian untuk menceritakan suatu perputaran jatuh bangunnya seseorang tokoh, masyarakat dan peradaban. b) Mengikut definisi yang diberikan oleh Aristotle, Sejarah merupakan satu sistem yang meneliti suatu kejadian sejak awal dan tersusun dalam bentuk kronologi. Pada masa yang sama, menurut beliau juga Sejarah adalah peristiwa-peristiwa masa lalu yang mempunyai catatan, rekod-rekod atau bukti-bukti yang konkrit. c) Menurut R. G. Collingwood, Sejarah ialah sebuah bentuk penyelidikan tentang hal-hal yang telah dilakukan oleh manusia pada masa lampau. d) Patrick Gardiner menyatakan sejarah sebagai ilmu yang mempelajari apa yang telah diperbuat oleh manusia. e) Sejarah adalah ilmu pengetahuan dengan umumnya yang berhubungan dengan cerita bertarikh sebagai hasil penfsiran kejadian-kejadian dalam masyarakat manusia pada waktu yang telah lampau atau tanda-tanda yang lain. (Muhammad Yamin) 2. INDIKATOR 2 : SEJARAH SEBAGAI KISAH, ILMU, DAN SENI a. Sejarah Sebagai Peristiwa dan Kisah Sejarah dapat dipahami dari 2 aspek, yaitu : 1. Sejarah sebagai peristiwa atau realitas (Ihistoir realite) karena peristiwa sejarah atau kejadian sejarah itu benar-benaada dan terjadi pada masa lampau. 2. Sejarah sebagai kisah sejarah (Lhistoir recite). Dalam pengertian ini sejarah dipandang sebagai kisah dari peristiwa-peristiwa masa lampau. b. Sejarah Sebagai Ilmu dan Seni 1. Sejarah sebagai Ilmu Sejarah sebagai ilmu memiliki ciri-ciri sebagai berikut ; a. Empiris Empiris berasal dari bahasa Yunani empeiria yang berarti pengalaman. Sejarah sangat bergantung pada pengalaman manusia. Pengalaman tersebut direkam dalam dokumen dan peninggalan sejarah lainnya, kemudian diteliti oleh sejarawah untuk menemukan fakta. b. Memiliki Objek Kata Objek berasal dari Latin objectus artinya yang dihadapan, sasaran, tujuan. Objek yang dipelajari oleh sejarah sebagai ilmu adalah manusia dan masyarakat yang menekankanpda sudut pandang waktu.</p> <p>KISI-KISI SOAL UJIAN SEKOLAH MATA PELAJARAN SEJARAH TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SMA NEGERI 9 PADANG disusun oleh : Eko Septiady/ XII IPA 3</p> <p>c. Memiliki Teori Dalam bahasa Yunani theoria berarti renungan. Sama seperti ilmu sosia lainnya, sejarah mempunyai teori yang berisi kumpulan kaidah-kaidah pokok suatu ilmu, seperti: teori sosiologi, teori nasionalisme, teori konflik sosial, dsb. d. Memiliki Metode Methodos (Bahasa Yunani) berarti cara. Dalam rangka penelitian, sejarah mempunyai metodologi penelitian sendiri yang menjadi patokan-patokan tradisi ilmiah yang senantiasa dihayati. 2. Sejarah sebagai Seni Sejarah sebagai seni, memerlukan : a. Instuisi Sejarawan memerlukan instuisi atau ilham, yaitu pemahaman langsung dan insting selama masa penelitian berlangsung. Dalam hal ini cara kerja sejarawan sama dengan seniman. b. Imajinasi Dalam melakukan pekerjaannya seorang sejarawan harus dapat membayangkan apa yang sebenarnya terjadi, apa yang sedang terjadi, dan apa yang terjadi seudah itu. Contohnya : Sejarah Sagaranten, harus membayangkan keadaan geografis kota Sagaranten. c. Emosi Dalam penulisan sejarah harus ada keterlibatan emosi, dalam hal ini penulis sejarah harus mempunyai empati yang tinggi (empatheia = perasaan) untuk menyatukan perasaan dengan objeknya, seolah-olah mengalami sendiri. d. Gaya Bahasa Dalam penulisan sejarah gaya bahasa yang digunakan harus lugas atau tidak berbelit-belit, sehingga kisah sejarah akan mudah dipahami oleh pembaca. Sejarah sebagai seni memiliki kelemahan-kelemahan sebagai berikut : a. Berkurangnya Ketetapan dan Objektivitas b. Accuracy (ketepatan) dan objektivitas sangat diperlukan dalam penulisan sejarah. Penulisan sejarah berdasarkan fakta, sedangkan seni merupakan hasil imajinasi. c. Penulisan Sejarah akan Terbatas Penulisan sejarah yang terlalu dekat dengan seni akan terbatas kepada objek-objek yang dapat dideskripsikan . Penulisan sejarah akan penuh dengan gambaran tentang perang dan biografi yang penuh sanjungan.</p> <p>KISI-KISI SOAL UJIAN SEKOLAH MATA PELAJARAN SEJARAH TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SMA NEGERI 9 PADANG disusun oleh : Eko Septiady/ XII IPA 3</p> <p>3. INDIKATOR 3 : SUMBER DAN FAKTA SEJARAH a. Sumber Sejarah Sumber tertulis, sumber tertulis adalah segala keterangan dalam bentuk laporan tertulis yang memuat fakta-fakta sejarah secara jelas. sumber uini dapat ditemukan pada batu, kayu, kertas, dinding gua. Sumber lisan, sumber lisan adalah segala keterangan yang dituturkan oleh pelaku atau saksi peristiwa yangterjadi di masa lalu. sumber ini merupakan sumber pertama yang digunakan manusia dalam mewariskan suatu peristiwa sejarah namun kadar kebenaran nya sangat terbatas karena terntung pada kesan, ingatan, dan tafsiran si pencerita. Sumber benda, Sumber benda adalah segala keterangan yang dapat diperoleh dari benda-benda peninggalan budaya atau lazim dinamakan benda-benda purbakala atau kuno. sumber ini dapat ditemukan pada benda-benda yang terbuat dari batu, logam, kayu, tanah. Sumber sejarah dapat juga dibedakan menjadi: Sumber Primer, sumber primer adalah kesaksian dari seorang saksi yang melihat peristiwa bersejarah dengan mata kepala sendiri atau saksi denganmenggunakan panca indera lain atau dengan alat mekanis yang hadir pada peristiwa itu (saksi pandangan mata, misalnya kamera, mesin ketik, alat tulis, kertas. sumber primer haruslah sezaman dengan peristiwa yang dikisahkan. Sumber Sekunder, sumber sekunder adalah kesaksian dari siapa pun yangbukan merupakan saksi pandangan mata, yaitu seseorang yang tidak hadir pada peristiwa yang dikisahkan . misalnya hasil liputan koran dapat menjadi sumber sekunder karena koran tidak hadir langsung pada suatu peristiwa. peliputnya (wartawan) yang hadir pada peristiwa itu terjadi. b. Fakta Sejarah Fakta Sejarah adalah data yang terseleksi yang berasal dari berbagai sumber sejarah. dalam fakta sejarah terdapat beberapa unsur, yaitu: Fakta Mental, Fakta Mental adalahkondisi yang dapat menggambarkan kemungkinan suasaana alam, pikiran, pandangan hidup, pendidikan, status sosial, perasaan, dan sikap yang mendasari penciptaan suatu benda. misalnya pembuatan pembuatan nekara perunggu. Fakta Sosial, Fakta Sosial adalah kondisi yang dapat menggambarkan tentang keadaan sosial di sekitar tokoh pencipta benda, seperti suasana zaman, keadaan lingkungan, dan sistem kemasyarakatannya. berdasarkan hasil penemuan benda-benda sejarah , seorang sejarawan dapat memperkirakan fakta sosialnya.</p> <p>KISI-KISI SOAL UJIAN SEKOLAH MATA PELAJARAN SEJARAH TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SMA NEGERI 9 PADANG disusun oleh : Eko Septiady/ XII IPA 3</p> <p>4. INDIKATOR 4 : PRINSIP DASAR PENELITIAN SEJARAH a. Pemilihan Topik b. Pengumpulan Sumber Sumber terbagi tiga macam, yaitu : sumber tertulis (dokumen), sumber tidak tertulis (artefak), dan sumber lisan c. Verifikasi, merupakan salah satu tahap penelitian sejarah yang bermaksud meenguji keabsahan sumber sejarah yang kita kumpulkan. d. Verifikasi dilakukan dalam dua tahap, yaitu : - Autentisitas (keaslian sumber) - Kredibilitas (kebisaan dipercayai) e. Interpretasi, disebut juga penafsiran. Dilakukan dalam dua tahap, yaitu : - Analisis yaitu menguraikan - Sintesis yaitu menyatukan f. Penulisan. 5. INDIKATOR 5 : MASYARAKAT PRA AKSARA DALAM MEWARISKAN MASA LALUNYA Proses pewarisan masa lalu pada zaman aksara terjadi secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena mereka belum mengenal tulisan, kejadian itu tidak disa didokumentasikan 6. INDIKATOR 6 : PEMBAGIAN ZAMAN BERDASARKAN GEOLOGI Menurut Ilmu Falak terjadinya bumi telah berlangsung sekitar 2.500 juta tahun yang lalu dan terbagi atas beberapa jaman antara lain : a. Zaman Arkaikum / Azoikum Pada jaman ini keadaan bumi masih sangat panas dan belum ada tanda-tanda kehidupan. b. Zaman Palaeozoikum / Primer Pada masa ini sudah ada kehidupan yang ditandai dengan munculnya binatang kecil, amphibi dan reptil. c. Zaman Mesosoikum Pada masa ini muncul binatang reptil besar seperti Dinosaurus, Atlantosaurus dsb. d. Zaman Neozoikum / Kainozoikum atau disebut juga jaman hidup baru. Jaman ini terbagi atas dua bagian yaitu : Jaman Tersier Pada jaman ini binatang reptil sudah mulai lenyap dan berkembang binatang menyusui. Jaman Kuarter, terbagi atas dua yaitu : 1) Jaman Dilluvium/jaman Es/Interglasial. Pada masa ini Eropa Utara, Asia Utara dan Amerika Utara tertutup oleh es yang sangat luas. Bagian Barat Indonesia menyatu dengan Asia sedangkan bagian Timur menyatu dengan Australia.KISI-KISI SOAL UJIAN SEKOLAH MATA PELAJARAN SEJARAH TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SMA NEGERI 9 PADANG disusun oleh : Eko Septiady/ XII IPA 3</p> <p>2) Jaman Alluvium / Holosen Pada jaman inilah berkembangnya kehidupan manusia jenis Homo Sapiens seperti manusia sekarang ini. 7. INDIKATOR 7 : PENINGGALAN ZAMAN MEGALITHIKUM Megalit berasal dari kata dalam bahasa Yunani megas berarti besar, dan lithos berarti batu. Kebudayaan Megalitikum bukanlah suatu zaman yang berkembang tersendiri, melainkan suatu hasil budaya yang timbul pada zaman Neolitikum dan berkembang pesat pada zaman logam. Setiap bangunan yang diciptakan oleh masyarakat tentu memiliki fungsi. Contohnya hasil kebudayaan zaman megalitikum misalnya kapak persegi, kapak lonjong, Menhir , Dolmen, Kubur batu, Waruga, Sarkofagus dan Punden Berundak. Namun selain contoh hasil kebudayaan besar zaman megalitikum di atas, terdapat juga kebudayaan zaman megalitikum yang lain pula seperti batu bundar dan batu balok . 8. INDIKATOR 8 : SISTEM KEPERCAYAAN AWAL MASYARAKAT INDONESIA a. Kepercayaan bersifat Animisme Animisme merupakan kepercayaan masyarakat pada suatu benda yang memilki ruh atau jiwa.Awal munculnya di dasari oleh pengalaman dari masyarakat.Misal,pada daerah terdapat batu besar.Masyarakat yang lewat disamping batu mendengar orang minta tolong,memanggil-manggil,dll.Peristiwa it uterus berkembang dan masyarakat percaya bahwa batu besar itu punya jiwa atau ruh. Disamping itu,muncul kepercayaan terhadap benda pusaka yang dipandang punya jiwa atau ruh,sehingga benda tsb dianggap dapat memberi petunjuktentang berbagai hal. Kepercayaan ini masih berkembang hingga sekarang.Bahkan tidak hanya masyarakat desa melainkan masyarakat kota.Selain itu benda-benda yang dipercaya punya roh yaitu, bangunan gedung tua, candi, pohon besar, dsb. b. Kepercayaan bersifat Dinamisme Kepercayaan ini memilki perkembangan yang tidak jauh berbeda dari Animisme. Dinamisme merupakan kepercayaan bahwa tiap benda punya kekuatan gaib.Sejak berkembang kepercayaan terhadap nenek moyang pada masa bercocok tanam, maka kepercayaan bersifat dinamisme. Kepercayaan ini didasari pengalaman dari masyarakat bersangkutan. c. Kepercayaan bersifat Monomisme Kepercayaan ini adalah kepercayaan terhadap Tuhan YME. Kepercayaan ini muncul berdasar pengalaman dari masyarakat. Manusia percaya bahwa Tuhan YME adalah pencipta alam semesta beserta isinya.Jadi manusia wajib melestarikan alam semesta untuk memenuhi kebutuhan hidupnya atau menjaga keseimbangan alam semesta agar menjadi tumpuan hidup manusia.Bukan untuk merusaknya.</p> <p>KISI-KISI SOAL UJIAN SEKOLAH MATA PELAJARAN SEJARAH TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SMA NEGERI 9 PADANG disusun oleh : Eko Septiady/ XII IPA 3</p> <p>9. INDIKATOR 9 : PERKEMBANGAN KEHIDUPAN MASYARAKAT BERCOCOK TANAM DI INDONESIA a. Masa berburu dan mengumpulkan makanan Pada masa ini secara fisik manusia masih terbatas usahanya dalam menghadapi kondisi alam. Tingkat berpikir manusia yang masih rendah menyebabkan hidupnya berpindahpindah tempat dan menggantungkan hidupnya kepada alam dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan. b. Masa bercocok tanam Pada masa ini kemampuan berpikir manusia mulai berkembang. Sehingga timbul upaya menyiapkan persediaan bahan makanan yang cukup dalam suatu masa tertentu. Dalam upaya tersebut maka manusia bercocok tanam dan tidak lagi tergantung kepada alam. c. Masa perundagian Pada masa ini masyarakat sudah mengenal teknik-teknik pengolahan logam. Pengolahan logam memerlukan suatu tempat serta keahlian khusus. Tempat untuk mengolah logam dikenal dengan nama perundagian dan orang yang ahli mengerjakannya dikenal dengan sebutan Undagi. 10. INDIKATOR 10 : PENYEBARAN BANGSA MELAYU DAN DEUTRO MELAYU DI INDONESIA Sebelum bangsa Melayu Austronesia masuk ke Indonesia, wilayah Indonesia sudah ada suku Weddid dan Negrito. Kedua suku tersebut berasal dari daerah Tonkin. Dari Tonkin kemudian menyebar ke Hindia Belanda, Indonesia, hingga pulau-pulau di Samudera Pasifik. a. Bangsa Melayu Tua (Proto Melayu) Bangsa Melayu Tua (Proto Melayu) adalah rumpun bangsa Austronesia yang datang kali pertama di Indonesia sekitar 2000 tahun SM. Kedatangan bangsa Austronesia dari daratan Yunan menuju Indonesia menempuh dua jalur berikut: 1. Jalur Utara dan Timur - Melalui Teluk Tonkin menuju Taiwan (Formosa), Filipina, Sulawesi, dan Maluku dengan membawa kebudayaan kapak lonjong. - Persebaran periode Proto Melayu ini membawa kebudayaan batu baru/Neolithikum. 2. Jalur Barat dan Selatan - Melalui Semenanjung Malaka, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan Nusa Tenggara dengan membawa kebudayaan kapak persegi. b. Bangsa Melayu Muda (Deutro Melayu) Bangsa Melayu Muda (Deutro Melayu) adalah rumpun bangsa Austronesia yang datang di Indonesia pada gelombang kedua terjadi pada sekitar 500 tahun SM. Bangsa Melayu Muda datang ke Indonesia melalui jalur barat, yakni berangkat dari Yunan, Teluk Tonkin, Vietnam, Thailand, Semenanjung Malaka, dan kemudian menyeberangi Selat Malaka hingga sampai di Kepulauan Indonesia.</p> <p>KISI-KISI SOAL UJIAN SEKOLAH MATA PELAJARAN SEJARAH TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SMA NEGERI 9 PADANG disusun oleh : Eko Septiady/ XII IPA 3</p> <p>11. INDIKATOR 11 : TEORI TENTANG MASUK DAN BERKEMBANGNYA AGAMA HINDU BUDHA DI INDONESIA a. Teori Brahmana Teori ini mengatakan bahwa agama Hindu yang masuk ke Indonesia di bawa oleh para Brahmana. Brahmana merupakan kasta tertinggi dalam ajaran Hindu. Kasta Brahman merupakan satu-satunya kasta yang boleh mempelajari Kitab Weda. b. Teori Ksatria Teori ini mengatakan bahwa agama Hindu yang masuk ke Indonesia di bawa oleh kaum Ksatria melalui penaklukan wilayah (ekspansi). Ksatria merupakan kasta kedua setelah Brahmana, yang terdiri dari prajurit perang. c. Teori Waisya Teori ini mengatakan bahwa agama Hindu yang masuk ke Indonesia di bawa oleh para pedagang yang melalui Indonesia dan kemudian mengajarkan ajaran agama Hindu ke penduduk setempat. Waisa merupakan kasta ketiga, yang terdiri dari para pedagang. d. Teori Arus Balik Teori ini mengatakan bahwa agama Hindu yang masuk ke Indonesia dibawa oleh para pelajar (orang Indonesia) yang belajar atau mendalami agama Hindu di India kemudian setelah mereka menempuh pendidikan, lalu mereka pulang dan mengajarkan (menyebarluaskan) ajaran Hindu kepada penduduk setempat 12. INDIKATOR 12 : KERAJAAN HINDU BUDA DI INDONESIA a. Kerajaan Kutai...</p>