kisi-kisi makalah

Download kisi-kisi makalah

If you can't read please download the document

Post on 24-Oct-2015

108 views

Category:

Documents

9 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Perbedaan Pembelahan Sel : Mitosis dengan MeiosisNeng Nurmalasari

10-2010-326F5O4 januari 2011PendahuluanJumlah sel dalam tubuh manusia diatur oleh pembelahan sel dan kematian sel. Semua sel manusia, kecuali sel testis dan ovarium, membelah untuk memperbanyak jumlahnya melalui proses mitosis, misalnya pada masa pertumbuhan, untuk memperbaiki kerusakan jaringan kulit, untuk menggantikan sel-sel tua atau mati. Kematian sel menurunkan jumlah sel dan ini terjadi melalui apoptosis atau nekrosis. Apoptosis menghilangkan sel yang tidak diinginkan sepanjang masa kehidupan dan proses ini penting terutama dalam perkembangan janin. Nekrosis adalah destruksi sel yang rusak disertai dengan proses inflamasi, misalnya pada gangren.Mitosis dan meiosis merupakan bagian dari siklus sel/ pembelahan sel dan hanya mencakup 5-10% dari siklus sel. Persentase waktu yang besar dalam siklus sel terjadi pada interfase. Interfase terdiri dari periode G1, S, dan G2. Pada periode G1 selain terjadi pembentukan senyawa-senyawa untuk replikasi DNA, juga terjadi replikasi organel sitoplasma sehingga sel tumbuh membesar, dan kemudian sel memasuki periode S yaitu fase terjadinya proses replikasi DNA. Setelah DNA bereplikasi, sel tumbuh (G2) mempersiapkan segala keperluan untuk pemisahan kromosom, dan selanjutnya diikuti oleh proses pembelahan inti (M) serta pembelahan sitoplasma (C). Selanjutnya sel hasil pembelahan memasuki pertumbuhan sel baru (G1).Istilah sel sendiri pertama kali diperkenalkan oleh seorang ilmuawan inggris bernama Robert hooke pada tahun 1665. Hasil pengamatan Robert hooke menunjukan adanya ruang-ruang kecil yang strukturnya mirip sarang lebah pada sayatan penampang gabus. Robert hooke menamai ruang-ruang kecil itu sel (dari bahasa yunani, yaitu cella atau cellula yang berarti ruang atau kamar yang kecil).Sebelum Robert hooke, seorang ilmuwan berkebangsaan belanda yang bernama Anthony Van Leeuwenhoek (1632-1723), merupakan orang yang pertama kali meneliti organisme mikroskopis pada tetesan air kolam menggunakan mikroskop sederhana. Organisme mikroskopis itu dinamakan animakula (animalcules). Pengetahuan tentang sel terus berkembang, bukan hanya mengungkapkan asal usul dan bentuk sel, tetapi juga komponen sel. Robert brown (1773-1858) menemukan inti di dalam sel tanaman anggrek yang selanjutnya diberi nama nucleus. Johannes E. Purkiye (1787-1858) memperkenalkan istilah protoplasma (dari bahasa yunani protos yang berarti pertama dan plasma yang berarti pembentukan). Tahun 1838, Mathias J. Scheiden (1804-1882), seorang ahli botani berkebangsaan jerman, menyatakan bahwa tubuh tumbuhan tersusun atas sel. Secara terpisah, pada tahun 1839, Theodore Schwann (1810-1882), seorang ahli zoology berkebangsaan jerman menyatakan bahwa tubuh hewan tersusun atas sel. Schwann kemudian mengusulkan dua asas yang dikenal sebagai teori sel sebagai berikut.1. Semua organisme terdiri atas sel2. Sel merupakan unit organisasi kehidupan. Sepuluh tahun kemudian, Rudolf Virchow (1821-1895) ilmuwan jerman yang mempelajari reproduksi sel, mengusulkan asas ketiga teori sel.3. Semua sel berasal dari sel yang telah ada sebelumnya (omnis cellula e cellula). Tambahan pula, Louis Pasteur (1822-1895) mengemukakan teori biogenesis. Yang menyatakan bahwa setiap makhluk hidup berasal dari makhluk hidup sebelumnya (omnum vivum e vivo).Berdasarkan penelitian-penelitian para ilmuwan tersebut dapat diambil keseimpulan bahwa sel merupakan kesatuan struktural, fungsional, dan herediter makhluk hidup.11. 1.Sel2Sel adalah unit kehidupan struktural dan fungsional terkecil dari tubuh. Sebagian besar reaksi kimia untuk mempertahankan kehidupan berlangsung dalam sel. Sel dan zat intraseluler membentuk keseluruhan jaringan tubuh.Jumlah sel ada triliunan jumlah sel dalam tubuh manusia sebagai contoh jumlah total sel darah merah dalam tubuh manusia dengan ukuran tubuh rata-rata adalah 25 triliun.Bentuk sel :1. Bentuk dasar dari sel yang diisolasikan adalah bulat seperti sel darah, sel lemak, dan sel telur.2. Bentuk sferikal dasar biasanya berubah karena spesialisasi sel berdasarkan fungsinya. Contoh, sebuah sel saraf berbentuk seperti bintang dengan prosesus yang panjang dengan sel otot polos berbentuk seperti spindel.3. Penggepengan sel terjadi karena kontak dengan permukaan.Ukuran sel Sel tubuh manusia adalah sel mikroskopik yang berdiameter sekitar 10 mikron dan 30 mikron.Fungsi sel dalam semua sel adalah sama yaitu :1. Sel mempertahankan suatu barler yang selektif (membran plasma) diantara sitoplasma dan lingkungan ekstraseluler. Semua zat yang masuk atau keluar harus melalui barrier. Derivatif membran plasma yang melalui serangkaian pembungkus kompleks. Membagi interior sel dan membentuknya menjadi banyak kompartemen untuk aktivitas spesifik.2. Sel yang berisi materi heredritas membawa instruksi dalam bentuk kode untuk proses sintesis sebagian besar komponen selular. Materi heredritas ini sebelumnya di gandakan melalui reproduksi sel, sehingga setiap sel baru membawa satu set penuh instruksi.3. Sel melakukan aktivitas metabolik, yang dikatalis reaksi kimia sehingga terjadi proses sintesis dan penguraian molekul organik.Komponen SelBadan sel memiliki empat bagian dasar; membran plasma (plasmmalema membran sel), sitoplasma yang merupakan potoplasma sel; sebagai organel sitoplasma, yaitu struktur tetap yang melakukan fungsi metabolik spesifik; dan nukleus tempat materi genetik berada.1. Membran plasma selMemisahkan bagian interior sel dari lingkungan ekstraselular. Model cairan mozaik adalah konsep terbaru mengenai membran.Struktur membran plasma tersusun atas lapisan ganda molekul lipid dengan beberapa protein globular yang tertanam di dalamnya. Tebal lapisan ini sekitar 6 sampai 10 nm.1. Fospilipid merupakan lipid yang sering ditemukan dalam membran. Lipid lainnya adalah kolesterol dan glikolipid. Yang merupakan gabungan dari karbohidrat dan lipid.2. Protein dibagi atas dua integral polifer.Protein integral membentuk mayoritas protein membran. Molekul ini menembus dan tertanam dalam lapisan ganda, terikat pada lapisan nonpolar.Protein polifer terikat longgar pada permukaan membran dan dapat dengan mudah terlepas dari membran tersebut. Fungsinya tidak begitu diketahui seperti fungsi pritein integral. Protein ini kemungkinan terlibat dalam struktur dan perubahan bentuk membran saat perubahan atau pergerakan sel.1. Karbohidrat juga berkaitan dengan molekul lipid atau protein. Glikolipid atau glikoprotein yang dihasilkan dipercaya dapat memberikan sisi pengenal permukaan untuk interaksi antar sel, antara lain mempertahankan sel-sel darah merah agar tetap terpisah atau memungkinkan penggabungan sel-sel yang sama untuk membentuk sebuah jaringan.Fungsi membran plasma. Selain sisi fungsi reseftor dan komunikasi sel yang dijelaskan diatas, membran plasma juga berfungsi sebagai suatu barler permeabel yang selektif untuk mengatur zat ke dalam dan keluar sel.1. Komponen sitoplasma1. Organeladalah komponen tetap sitoplasma. Sebagian besar organel dibungkus oleh semacam membrane yang mirip dengan membran plasma. Membrane tersebut memisahkan organel dari lingkungan sitoplasma disekitarnya dan memungkinkan pembentukan kompartemen untuk aktivitas metaboliknya.- Mitokondriaditemnukan hampir semua sel, tetapi tidak ditemukan dalam sel darah merah. Jumlah dalam sel berhubungan dengan konsumsi energy sel.Struktur mitokondria tampak seperti batang atau filamen yang bergerak konstan dalam sel hidup. Setiap mitokondria terdiri dari membran terluar yang halus dan membran terdalamnya yang membentuk lipatan yang disebut krista. Krista menonjol menyerupai rak kedalam mitokondria dan menambah bidang permukaan membran bagian dalam. Ruang antar krista dipenuhi matriks yang berisi protein, DNA, RNA, dan ribosom.Fungsimitokondria sebagai pembangkit tenaga sel karena fungsi terpentingnya adalah memproduksi energy dalam bentuk ATP. Energy tersebut dihasilkan dari penguraian nutrient seperti glukosa, asam amino, dan asam lemak. Enzim yang dibutuhkan untuk melepas energy secara kimia terlokalisasi dalam matriks mitokondria dan partikel kecil pada Krista.-Ribosommemiliki struktur granula kecil berwarna hitam (berdiameter 25 nm). Yang tersusun dari RNA ribosomal dan hampir 80 jenis protein. Ribosom ditemukan sebagai granula individual atau dalam kelompok disebut poliribosom. Ribosom bisa bebas dalam sitoplasma (ribosom bebas) atau melekat pada membrane reticulum endoplasma.Fungsiribosom merupakan tempat sintesis protein; ribosom bebas terlibat dalam sintesis protein untuk dipakai oleh sel itu sendiri. Misalnya dalam pembaharuan enzim dan membrane. Ribosom berikatan merupakan tempat berlangsungnya sintesis protein yang merupakan produk sekretori yang akan dikeluarkan sel.-Retikulum endosplasmatersusun dari jaringan-jaringan rongga (sisterna) datar dari lapisan membran, yang menyambung membran plasma dan membran nuklear. Ada dua jenis retikulum endoplasma : retikulum endoplasma kasar (granular), yang membrannya memiliki ribosom. Dalam sel mengandung kedua jenis retikulum endoplasma tersebut. Retikulum endoplasma kasar bersambungan retikulum endoplasma halus.Fungsiretikulum endoplasmamerupakan tempat utama sintesis produk sel dan juga berperan dalam transpor dan penyimpanannya. Retikulum endoplasma kasar menononjol dalam ssel yang khusus untuk sekresi protein seperti enzim pencernaan. Retikulum endoplasma halus banyak terdapat dalam sel beberapa kelenjar endoktrin yang menyintesis hormon dan dalam sel hati, tempat retikulum endoplasma terlibat dalam sintesis lipid dan kolestrol serta pemecahan glikogen. Pada sel otot, retikulum endoplasma halus disebut retikulum sarkoplasma dan turut berperan dalam proses kontraksi.-Aparatus golgiada dalam sebagian besar sel, tetapi paling banyak dibentuk dan dipelajari dalam sel glandular. Apparatus golgi tersusun atas 6 sampai 7 kantong dasar yang terikat membran, atau sistena masing-masing bentuknya agak melekuk. Kantong tersebut tersusun seperti mangkuk terbalik. Perm