kewenangan lurah

Click here to load reader

Post on 16-Aug-2015

232 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

6

TRANSCRIPT

KEWENANGAN PEMERINTAH DAERAH DALAMBIDANGPERTANAHAN DI ERA OTONOMI DAERAHA. Otonomi Daerah dan Desentralisasi1. Otonomi DaerahSesuai dengan amanat konstitusi Republik Indonesia, Pemerintah Daerahberwenang untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan Pemerintahan menurut asasdesentralisasi1, tugas pembantuan2, dan dekonsentrasi3sesuai dengan peraturanperundang-undangan. Pemberian otonomi luas kepada daerah diarahkan untukmempercepat terwuudn!a keseahteraan mas!arakat melalui peningkatan pela!anan,pemberda!aandanperansertamas!arakat. Disampingitumelalui otonomi luas,daerah diharapkan mampu meningkatkan da!a saing dengan memperhatikan prinsipdemokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaandankekhususansertapotensi dankeanekaragaman daerah dalam sistem "egara #esatuan Republik Indonesia. 1 Desentralisasi adalah pen!erahan wewenang Pemerintahan oleh Pemerintah kepada daerah otonom untuk mengatur dan mengurus urusan Pemerintahan dalam sistem "egara #esatuan Republik Indonesia. Pasal 1 a!at $%& 'ndang ( 'ndang "omor 32 )ahun 2**+2 )ugas pembantuan adalah penugasan dari Pemerintah kepada daerah dan,atau desa dari Pemerintah pro-insi kepada kabupaten,kota dan,atau desa serta dari Pemerintah kabupaten,kota kepada desa untuk melaksanakan tugas tertentu. Pasal 1 a!at $.& 'ndang ( 'ndang "omor 32 )ahun 2**+3 Dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang Pemerintahan oleh Pemerintah kepada /ubernur sebagai wakil Pemerintah dan,atau kepada instansi -ertikal di wila!ah tertentu. Pasal 1 a!at $0& 'ndang ( 'ndang "omor 32 )ahun 2**+1ili Romli mengemukakan, bahwa dalamkonsep otonomi daerah padahakikatn!a mengandungarti bahwa, adan!a kebebasandaerahuntukmengambilkeputusan, baik politik maupun administrati2, menurut prakarsa sendiri. 3leh karenaitukemandirian daerah suatu hal !ang penting, tidakbolehada inter-ensi dariPemerintah Pusat. #etidakmandirian daerah berarti ketergantungan daerah padaPemerintah Pusat.+#atakunci dari otonomi daerahadalah4kewenangan5. Seberapabesarkah4kewenangan5!angdimiliki olehdaerahdidalammenginisiati2kankebiaksanaan,mengimplementasikann!a, dan memobilisasi dukungan sumber da!a untukkepentingan implementasi. Dengan kewenangann!a maka daerah akan menadikreati2 untuk menciptakan kelebihan dan insenti2 kegiatan ekonomi danpembangunan daerah. Dengan kewenangan dan kreati2itas maka akan dapatmeningkatkan pendapatan keuangan daerah.6 #onsekuensi dari otonomi ini adalah, memungkinkandaerahbebas untukberimpro-isasi, mengekspresikan dan mengapresiasikan kemampuan dan potensi!ang dimiliki, mempun!ai kebebasan berpikir dan bertindak, sehingga bisa berkar!asesuai dengan kebebasan daerah masing-masing.74 1ili Romli, Potret... op. cit. hlm. %.5S!aukani 8R, 92an /a22ar, dan : R!aas Ras!id, Otonomi Daerah Dalam Rangka NegaraKesatuan, ;tk. ketiga ,,www.kmc.com )anggal 1. September 2**..:enurut S.8. Sarundaang, hakikat otonomi daerah ini adalah> % 1. 3tonomi adalahhakmengurusrumahtanggasendiri bagi suatudaerahotonom. 2. 3tonomi merupakansuatukebebasanmenalankanhakmengurus danmengatur rumah tangga sendiri, akan tetapi daerah tidak dapatmenalankanhakdanwewenangotonomin!a itudiluar batas wila!ahdaerahn!a. 3. 3tonomi tidakbolehmencampuri hakmengatur danmengurus rumahtanggadaerahlainsesuai denganwewenangpangkal danurusan!angdiserahkan kepadan!a. dan, +. 3tonomi tidakmembawahi otonomi lain, hakmengatur danmengurusrumahtangga sendiri tidakmerupakansubordinasi hakmengatur danmengurus rumah tangga daerah lain. Di dalamotonomi hubungankewenanganantaraPusat danDaerah, tidakdapat dengan cara pembagian urusan pen!elenggaraan Pemerintahan atau caramenentukan urusan rumah tangga daerah. Penentuan ini akan mencerminkan suatubentukotonomi terbatasatauluas. Digolongkansebagai otonomi terbatasapabila>Pertama,urusan-urusan rumah tangga daerah ditentukan secara kategoris danpengembangann!adiatur dengancara-caratertentu.Kedua,apabilasuper-isi danpengawasan dilakukan sedemikian rupa, sehingga daerah otonom kehilangankemandirian untuk menentukan secara bebas mengatur dan mengurus rumah tanggadaerahn!a.Ketiga,sistemhubungan keuangan antara Pusat dan Daerah !angmenimbulkan hal-hal seperti keterbatasan kemampuan keuangan !ang akanmembatasi ruang gerak 3tonomi Daerah.0 7 S.8. Sarundaang, Arus Balik Kekuasaan Pusat ke Daerah, Pustaka Sinar 8arapan, ?akarta,2***, hlm. 3+.8 @agir :anan, Hubungan Antara Pusat dan Daerah Menurut D !"#$, ctk.pertama Sinar8arapan. ?akarta. hlm. 3%.SedangkanotonomiluasadalahsemuaurusanPemerintahanpadadasarn!amenadi urusan rumah tangga daerah, kecuali !ang di tentukan sebagai urusan Pusat.Dalam negara modern, apabila dikaitkan dengan paham negara keseahteraan,urusanPemerintahan tidak dapat dikenali umlahn!a..@egitu uga dengan prinsip otonomi!angdianut'ndang-'ndang"omor32 )ahun2**+tentangPemerintahanDaerahmen!ebutkan dalam penelasann!a angka $1& penelasan umum, bahwa> %Prinsip otonomi daerah menggunakan prinsip otonomi seluas&luasn'a dalam artidaerah diberikan ke(enangan mengurus dan mengatur semua urusan Pemerintahandi luar 'ang men)adi urusan Pemerintah 'ang ditetapkan dalam undang&undang ini.Daerah memiliki ke(enangan membuat kebi)akan daerah untuk memberi pela'anan,peningkatanperanserta, prakarsa, danpemberda'aanmas'arakat 'angbertu)uanpada peningkatan kese)ahteraan rak'at.*3tonomi daerah ika dilihat dari sudut wila!ahn!a, maka pen!elenggaraann!adi tentukaan dalambatas-batas wila!ahn!a !ang di tentukan Pemerintah Pusat.Dilihat dari subtansi $materi& pen!elenggaraandaerah, men!angkut tatanan!angberkaitan dengan cara pembagian wewenang, tugas dan tanggung awab untukmengatur dan mengurus urusan Pemerintahan antara Pusat dan Daerah.Dalamtataran !uridis, de2inisi otonomi daerah dapat ditemukan dalamberbagai peraturan perundang-undangan. 3tonomi daerah menurut 'ndang-'ndang"omor 6)ahun1.%+)entangPemerintahanDaerahadalahhak, wewenangdankewaibandaerahuntukmengatur danmengurus rumahtanggan!asendiri sesuaidenganperaturanperundang-undangan!angberlaku. Sedangkanmenurut 'ndang-'ndang "omor 22 )ahun 1..., 3tonomi daerah adalah kewenangan daerah otonom9 Ibiduntuk mengatur danmenguruskepentingan mas!arakatsetempatmenurutprakarsasendiri berdasarkan aspirasi mas!arakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Selanutn!a dalam'ndang-'ndang "omor 32 )ahun 2**+ tentangPemerintahan Daerah, dalam Pasal 1 9!at 6 mende2inisikan otonomi daerah sebagaihak, wewenang dan kewaiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiriurusan Pemerintahan dan kepentingan mas!arakat setempat sesuai dengan peraturanperundang-undangan. :enurut I. "!oman Sumar!adi otonomi daerah padahakikatn!a adalah>1*1. :engurus rumah tangga sendiri bagi suatu daerah otonom. 8ak tersebutbersumber dari wewenang pangkal dan urusan-urusan Pemerintah $pusat&!ang diserahkan kepada daerah. Istilah sendiri dalam hak mengatur danmengurus rumah tangga merupakan inti keotonomian suatu daerahApenetapankebiaksanaansendiri, pelaksanansendiri, serta pembia!aandan pertanggungawaban daerah sendiri, maka hak itu dikembalikankepada pihak !ang memberi, dan berubah kembali menadi urusanPemerintah $pusat&. 2. Dalam kebebasan menalankan hak mengurus dan mengatur rumah tanggasendiri, daerah tidak dapat menalankan hak dan wewenang otonomin!aitu diluar batas wila!ah daerahn!a.3. Daerah tidak boleh mencampuri hak mengatur dan mengurus rumahtanggadaerahlainsesuai denganwewenangpangkal danurusan!angdiserahkan kepadan!a. Dari beberapa konsep di atas, otonomi daerah elas menunuk padakemandiriandaerah, di manadaerahdiberikankewenanganuntukmengatur danmengurusrumahtanggan!asendiri tanpaataumengupa!akanseminimal mungkin10 I. "!oman Sumar!adi, +,ekti,itas -mplementasi Kebi)akan Otonomi Daerah, ;itra 'tama, ?akarta, 2**6, hlm. 3..adan!a campur tangan atau inter-ensi pihak lain atau Pemerintah Pusat danPemerintah dibawahn!a $Pemerintah Pro-insi&. Dalam'ndang ('ndang"omor 32)ahun2**+)entang PemerintahanDaerahdisebutkanbahwaprinsipotonomi daerahmenggunakanprinsipotonomiseluas-luasn!a dan prinsip otonomi !ang n!ata dan bertanggung awab, !angdimaksud denganotonomiseluas-luasn!adalamartidaerah diberikankewenanganmengurusdanmengatursemuaurusanPemerintahandiluar!angmenadi urusanPemerintah. Prinsip otonomi !ang n!ata adalah suatu prinsip bahwa urusanPemerintahan dilaksanakan berdasarkan tugas, wewenang, dan kewaiban !angsen!atan!atelahadadanberpotensi untuktumbuh, hidupdanberkembangsesuaidengan potensi dan kekhasan daerah. 3tonomi !ang bertanggung awab adalahotonomi !angdalampen!elenggaraann!aharusbenar-benarsealandengantuuandanmaksudpemberianotonomi, !akni memberda!aandaerahdanmeningkatkankeseahteraan.11:enurut 8ari Sabarno, melalui otonomi daerah !ang luas, n!ata, danbertanggung awab tersebut, negara $Pemerintah Pusat& memberikan peranan kepadadaerah untukmengaktualisasikandirin!a dalamprinsip Pemerintahan!ang baiksesuai dengan situasi dan kondisi daerah.12 111ili Romli, Potret... op. cit, hlm. 22.12 8ari Sabarno, Memandu Otonomi Daerah Men)aga Kesatuan Bangsa, ctk.pertama. Penerbit Sinar /ra2ika, ?akarta, 2**%, hlm. 1.#onsekuensi dari otonomi ini adalah, memungkinkandaerahbebas untukberimpro-isasi, mengekspresikan dan mengapresiasikan kemampuan dan potensi!ang dimiliki, mempun!ai kebebasan berpikir dan bertindak, sehingga bisa berkar!asesuai dengan kebebasan daerah masing-masing.133tonomi daerah merupakan wuud kehidupan demokrasi dalam kontekspen!elenggraan negara kesatuan $eenheidstaat&. 3tonomi daerah merupakan wadahkehidupandemokrasi. Rak!at melalui parawakil mereka$DPRD&, turut sertadalampen!elenggaraan Pemerintahan, berdasarkan otonomi daerah !ang dibangun dalamsistem Pemerintahan desentralisasi. Rak!at mengatur rumah tangga mereka sendiri dalamrangka pen!elenggaraan otonomi daerah. SuatunegarakesatuanbarumerupakanwuudPemerintahandemokrasitatkalaotonomi daerah dialankan secara e2ekti2 guna pemberda!aan kemaslahatan rak!at,mencakupi kewenangan.el,(etge/ing$Perda-Perda& !angmengakomodirkepentinganrak!at ban!akdanpen!elenggaraanPemerintahan$.el,bestuur

View more