kerangka acuan kerja pembinaan e-gov. tanjungsari/kak.pdf kerangka acuan kerja ini sebagai gambaran

Download KERANGKA ACUAN KERJA PEMBINAAN e-gov. tanjungsari/KAK.pdf Kerangka Acuan Kerja ini sebagai gambaran

Post on 06-Jan-2020

5 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • KERANGKA ACUAN KERJA

    PEMBINAAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA

    A. LATAR BELAKANG

    Pembangunan nasional merupakan perwujudan tujuan nasional bangsa Indonesia yang

    bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata baik materiil maupun

    spiritual berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Pembangunan nasional mencakup

    semua aspek kehidupan manusia yang dilakukan secara terarah, terpadu dan berkesinambungan

    serta menyeluruh. Agar pembangunan nasional sesuai dengan sasaran, maka pelaksanaannya dapat

    diarahkan kepada daerah untuk mengatur dan mengurus kegiatan pembangunannya sendiri.

    Dalam pelaksanaannya sejak dikeluarkannya Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999

    tentang Pemerintahan Daerah yang telah telah dirubah dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun

    2004 Tentang Pemerintahan Daerah, maka penyelenggaraan otonomi daerah dalam substansinya

    juga mengalami perubahan, namun pada esensinya tetap menggunakan prinsip otonomi seluas-

    luasnya dalam arti daerah diberikan kewenangan mengurus dan mengatur semua unsur

    pemerintahan di luar yang menjadi urusan Pemerintah Pusat dengan prinsip otonomi yang nyata

    dan bertanggung jawab. Daerah memiliki kewenangan membuat kebijakan daerah untuk memberi

    pelayanan, peningkatan peran serta, prakarsa dan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan pada

    peningkatan kesejahteraan rakyat.

    Implementasi kebijakan otonomi daerah tersebut mendorong terjadinya perubahan secara

    struktural, fungsional dan kultural dalam keseluruhan tatanan penyelenggaraan pemerintahan

    daerah. Salah satu perubahan yang sangat esensial adalah yang berkenaan dengan kedudukan,

    kewenangan, tugas dan fungsi Camat. Perubahan paradigmatik penyelenggaraan pemerintahan

    daerah tersebut, mengakibatkan pola distribusi kewenangan Camat menjadi sangat tergantung pada

    pendelegasian sebagian kewenangan pemerintahan dari Bupati untuk menangani sebagian urusan

    otonomi daerah dan penyelenggaraan pemerintahan umum, yang mempunyai implikasi langsung

    terhadap optimalisasi peran dan kinerja Camat dalam upaya pemenuhan pelayanan kepada

    masyarakat.

    Dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Kecamatan

    tidak lagi merupakan satuan wilayah kekuasaan pemerintahan, melainkan sebagai satuan wilayah

    kerja atau pelayanan. Camat memiliki kewenangan untuk membina penyelenggaraan pemerintahan

    desa. Yang dimaksud membina dalam ketentuan ini adalah dalam bentuk fasilitasi pembuatan

    peraturan desa dan terwujudnya administrasi tata kelola pemeritahan yang baik.

    B. DASAR HUKUM

    1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa

    2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;

  • 3. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-

    Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa;

    4. Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa;

    5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110 Tahun 2016 Tentang Badan

    Permusyawaratan Desa;

    6. Peraturan Daerah Gunungkidul Nomor 6 Tahun 2011 Tentang RT/RW;

    7. Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kepala Desa

    sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2017 Tentang

    perubahan atas Peraturan Daerah kabupaten Gunungkidul Nomor 5 Tahun 2015;

    8. Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 6 Tahun 2016 tentang Urusan

    Pemerintahan Daerah;

    9. Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 10 Tahun 2018 Tentang Anggaran

    Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2019;

    10. Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Pelimpahan sebagian

    Kewenangan Kepala Daerah Dalam Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan

    Pemerintahan Desa Kepada Camat;

    11. Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Pedoman Penyusunan

    Monografi Desa;

    12. Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 36 Tahun 2016 Tentang Susunan Organisasi Dan

    Tata Kerja Pemerintah Desa;

    13. Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 76 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan

    Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Kecamatan;

    14. Peraturan daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Lembaga

    Kemasyarakatan Desa;

    15. Peraturan Bupati Nomor 38 Tahun 2018 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Bupati

    Gunungkidul Nomor 26 Tahun 2015 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan daerah

    Kabupaten Gunungkidul Nomor 5 Tahun 2015 Tentang Kepala desa;

    16. Peratuiran Bupati Gunungkidul Nomor 61 tahun 2018 Tentang Pedoman Pengelolaan

    Keuangan Desa

    17. Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 72 tahun 2018 Tentang Penjabaran Anggaran

    Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2019;

    C. TUJUAN

    Tujuan Kegiatan Pembinaan penyelenggaraan Pemerintahan Desa adalah:

    1. Tersusunnya Siklus Tahunan Desa Tahun 2019 yang tepat waktu dan sesuai dengan

    peraturan yang berlaku.

    2. Meningkatkan SDM Pengelola Keuangan Desa.

    3. Terisinya Jabatan Kepala desa dan Perangkat Desa sesuai dengan Peraturan yang berlaku.

    4. Tersedianya Data Tanah Kas Desa dengan baik.

    5. Terciptanya upaya Kerjasama Antar Desa di wilayah Kecamatan Ngawen

    6. Tersusunnya data Monografi Desa yang tepat waktu dan sesuai dengan Peraturan yang

    berlaku.

    7. Terwujudnya Tata kelola wilayah Perkotaan di setiap Desa

  • D. WAKTU PELAKSANAAN

    Kegiatan Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dilaksanakan dalam waktu 1 tahun

    (Januari 2019 s/d Desember 2019).

    E. LOKASI PELAKSANAAN

    Lokasi Kegiatan Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa adalah di Kecamatan

    Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul

    F. TAHAPAN PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PIHAK TERKAIT

    No.

    Waktu

    Pelaksanaan

    Sub-Aktivitas

    Pihak Terkait

    Jumlah

    Orang

    Terlibat

    Ket.

    1. Januari 2019 Bimtek Pengelolaan

    Keuangan Desa

    - Tim

    - Pemerintah Desa

    165 orang

    2. Februari

    2019

    Rakor Penyusunan

    Pertanggungjawaban dan

    LPPDesa Tahun 2018

    - Tim

    - Pemerintah Desa

    45 orang

    3. Maret 2019 Sosialisasi produk hukum

    Desa

    - Tim

    - Pemerintah Desa

    40 orang

    4 April 2019 - Monitoring APBDesa

    Triwulan I

    - Penguatan Kapasitas

    Lembaga Desa

    - Tim

    - Tim

    - DP3AKBPM&D Kab.

    GK

    9 orang

    60 0rang

    5 Mei 2019 Penguatan Kapasitas

    Lembaga Kemasyarakatan

    Desa

    - Tim

    - DP3AKBPM&D Kab.

    GK

    80 orang

    6 Juni 2019 Rakor Penyusunan

    Monografi Semester 1

    - Tim

    - Pemerintah Desa

    15 orang

    7 Juli 2019 - Monitoring APBDesa

    Triwulan II

    - Fasilitasi persiapan

    Pengisian Perades

    - Tim Kecamatan

    - Tim Kecamatan

    9 orang

    9 orang

    8 Agustus

    2019

    - Rakor Penyusunan

    RKPDesa

    - Penguatan Kapasitas

    Perades

    - Tim Kecamatan

    - Tim Kecamatan

    - DP3AKBPM&D

    Kab.Gunungkidul

    30 orang

    80 orang

  • No.

    Waktu

    Pelaksanaan

    Sub-Aktivitas

    Pihak Terkait

    Jumlah

    Orang

    Terlibat

    Ket.

    9 September

    2019

    - Rakor Penyusunan

    RAPBDesa Perubahan

    - Tim Kecamatan 9 orang

    10 Oktober

    2019 - Monitoring APBDesa

    Triwulan IV

    - Fasilitasi Pendataan

    Tanah Kas

    - Tim Kecamatan

    - Tim Kecamatan

    - Pemerintah Desa

    9 orang

    30 Orang

    11 Nopember

    2019

    Koordinasi Pemanfaatan

    tata Ruang Wilayah

    Tim Kecamatan

    Dispertaru GK

    62 orang

    12 Desember

    2019

    - Rakor Penyusunan

    RAPBDesa 2020

    - Rakor Pengisian

    Perades

    - Penyusunan Monografi

    semester II

    - Tim Kecamatan

    - Tim Kecamatan

    - Pemerintah Desa

    Tim Kecamatan

    73 orang

    30 orang

    15 orang

    G. KELUARAN (OUTPUT)

    Keluaran dari Kegiatan Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa adalah sebagai

    berikut:

    1. Tahap I (Januari s.d. Maret)

     Dokumen Pelaksanaan Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa

     Laporan Hasil Fasilitasi Penyusunan Pertanggungjawaban APBDesa dan LPPDesa

    2. Tahap II (April s.d. Juni)

     Laporan Monitoring APBDesa Triwulan I

     Laporan Pelaksanaan Penguatan Kapasitas Lembaga Desa dan Lembaga

    Kemasyarakatan Desa

     Arsip Monografi Desa Semester I

    3. Tahap III (Juli s.d. September)

     Laporan Monitoring APBDesa Triwulan II

     Laporan Pemilihan Kepala Desa dan Pengisian Perangkat Desa

     Laporan P