kerangka acuan kerja (kak).doc

Download KERANGKA ACUAN KERJA (KAK).doc

Post on 07-Jul-2016

379 views

Category:

Documents

21 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Jasa Konsultansi (Consulting Services) Prakual

BAB IV. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)Uraian Pendahuluan41. PENDAHULUAN A. U M U M

a. Setiap pelaksanaan konstruksi fisik bangunan gedung negara yang dilakukan oleh kontraktor pelaksana harus mendapatkan pengawasan secara teknis di lapangan, agar rencana teknis yang telah disiapkan dan digunakan sebagai dasar pelaksanaan konstruksi dapat berlangsung tepat mutu, tepat waktu, tepat biaya, dan tertib administrasinya.

b. Pelaksanaanpengawasanlapanganharusdilakukanoleh

penyediajasakonstruksipemberijasapengawasanyang kompenten,dandilakukansecara penuhwaktudengan menempatkan tenaga-tenaga ahli pengawasan di lapangan sesuai kebutuhan dan kompleksitas pekerjaan.

c. Konsultanpengawasbertujuansecaraumummengawasi

pekerjaan konstruksi dari segi masukan, proses dan produk kegiatan.

d. Kinerja pengawasan lapangan sangat ditentukan oleh kualitas komitmendanintensitaspengawasan,sertayangsecara menyeluruh dapat melakukan kegiatannya berdasarkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang telah disepakati.

B. LATAR BELAKANG

1. Program Penyelenggaraan Penataan Bangunan dan Lingkungan di Kawasan StrategisDaerah Provinsi dan Lintas Daerah Kabupaten/Kota merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung

pencapaiansasaranpembangunannasional umumnya

dan

daerah

khususnya,yang

pelaksanaan pengawasannya dilaksanakan oleh Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruangdan

Permukiman ProvinsiSumatera Barat.Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sumatera Barat yang merupakan pemegang wewenang dan tanggung jawab dalam pembinaan sarana dan prasarana Infrastruktur Daerah,

salah

satu

kegiatannya

adalahmelaksanakan pengawasan

terhadap

kegiatan-kegiatan

Pelaksanaan Pembangunan Gedung atau Infrastruktur lainnya yang ada di provinsi sesuai dengan kondisi dan alokasi dana yang telah

disediakan.

4 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan.

2. Pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah merupakan bagian kegiatan Bidang Penataan Bangunan dan Lingkungan Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sumatera Barat.

3. Pemegang mata anggaran adalah Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat yang dalam hal ini adalah Rumah Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sumatera Barat.

4. UntukPenyelenggaraanSatuanKerjatermaksud,dibentuk Organisasi Pengelola Satuan Kerja berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sumatera Barat tahun 2016

5. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menunjuk Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pengawasan Bangunan Gedung untuk mengatur dan mengendalikan pelaksanaan jasa konsultansi, sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja ini. PPTK Pengawasan Bangunan Gedung akan bertanggung jawab atas koordinasi pelaksanaan tugas pelayanan/pengawasan,termasuksistempembayaranatas pelayanan jasa konsultansi ini secara keseluruhan.

2. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud pengadaan penyedia jasa konsultasi pekerjaan pengawasan teknis ini, adalah untuk :

1) Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan petunjuk bagi konsultan pengawas yang memuat masukan, azas, kriteria, proses dan keluaran yang harus dipenuhi dan diperhatikan serta diinterprestasikan ke dalam pelaksanaan tugas pengawasan.

2) MembantuPPTKdidalammelakukanpengawasanteknis terhadapkegiatan pekerjaan

konstruksi dilapangan

yang dilaksanakan oleh penyedia jasa konstruksi (kontraktor), baik dari segi jumlah maupun dari segi kualifikasinya.

3) Meminimalkan kendala-kendala teknis yang sering dihadapi oleh

penyedia jasa konstruksi di lapangan dalam menerapkan desain yang memenuhi persyaratan spesifikasinya.

4) Memberi kepastian dan jaminan kepada pengguna jasa bahwa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia jasa konstruksi (kontraktor) sesuai dengan spesifikasi dan persyaratan teknis yang tercantum dalam dokumen kontrak.

5) Dengan penugasan ini diharapkan konsultan Pengawasdapat

melaksanakantanggungjawabnyadenganbaikuntuk menghasilkan keluaran yang memenuhi sesuai KAK ini.

Tujuan dari pengadaan penyedia jasa konsultasi pekerjaan pengawasan teknis ini, adalah : Mengendalikan pelaksanaan pekerjaan di lapangan untukmendapatkanhasilpekerjaankonstruksiyangmemenuhi persyaratan yang tercantum di dalam spesifikasi (tepat mutu), dan dilaksanakan secara tepat biaya serta tepat waktu.

3. S A S A R A N

Sasaran utama dari pekerjaan ini adalah membantu Kuasa Pengguna Anggaran dalam pelaksanaan Paket Pengawasan Bangunan Gedung agar tercapainyahasilpekerjaanpembangunangedungdalam pelaksanaannya efektif dan efisien sehingga dapat memenuhi kuantitas dan persyaratan kualitas/mutu yang ditetapkan dalam spesifikasi dan dokumen Kontrak.

Kegiatan yang dilaksanakan adalah Pengawasan Bangunan Gedung

Paket I yang terdiri dari Pengawasan :

a. Pembangunan Gedung ESDM Provinsi Sumatera Barat (Lanjutan)

b. Pembangunan Gedung Pemberdayaan Wanita dan KB (Lanjutan)

c. Pembangunan Gedung Bundo Kanduang

d. Lanjutan Pembangunan Convention Hall Sumatera

4. NAMA DAN ORGANISASI KUASA PENGGUNA ANGGARAN

PengunaJasa adalah

:DinasPrasaranaJalan,TataRuangdan

Permukiman Prov. Sumatera Barat

Nama KPA:Ir. Ridha S. Putra, M.Sc, Eng

Alamat:Jalan Taman Siswa No. 1 Padang

5. SUMBER PENDANAAN

A. BIAYA PENGAWASAN

1) Untuk pelaksanaan pekerjaan Pengawasan Bangunan Gedung Paket I ini diperlukan biaya kurang lebih Rp.335.000.000 (Tiga Ratus Tiga Puluh Lima Juta Rupiah) dan mengikuti pedoman dalamPeraturanMenteriPekerjaanUmumNomor:45

/KPTS/M/2007tanggal 27 Desember 2007 tentang Pedoman

Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara yaitu :

a. Untuk pekerjaan standar berlaku maksimum sesuai yang tercantum dalam tabel A1, tabel B1 dan tabel D.

b. Bila terdapat pekerjaan non standar, maka dihitung secara

orang bulan dan biaya langsung yang dapat diganti, sesuai dengan ketentuan billing rate yang berlaku,

c. Pengaturan komponen pembiayaan pada butir a dan b diatas adalah dipisahkan antara bangunan standard dan non standard dan harus terbaca dalam suatu rekapitulasi akhir yang menyebut angka dan huruf.

d. Besarnya biaya konsultan pengawas merupakan biaya tetap

dan pasti,

e. Ketentuan pembiayaan lebih lanjut mengikuti surat perjanjian pekerjaan pengawasan yang dibuat oleh kepala satuan kerja dan Konsultan Pengawas.

2) Biaya pekerjaan Pengawasan dan tata cara pembayaran diatur secara kontraktual meliputi komponen sebagai berikut :

a. Honorarium tenaga ahli dan tenaga penunjang. b. Materi dan pengandaan laporan.

c. Pembelian bahan dan ATK.

d. Pembelian dan atau sewa peralatan. e. Sewa kendaraan

f.Biaya komunikasi dan Respondensi g. Jasa dan Overheed Pengawasan,

h. Pajak dan iyuran daerah lainnya.

3) Pembayaran biaya konsultan Pengawas adalah berdasarkan prestasi kemajuan pekerjaan pengawasan.

B. SUMBER BIAYA

Sumber dana dari keseluruhan pekerjaan Pengawasan dibebankan pada :

DPA:Bidang Penataan Bangunan dan Lingkungan Dinas

Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Permukiman tahun anggaran 2016

Nomor : 1.03.1.03.01.34.26.5.2

6. LINGKUP, LOKASI KEGIATAN, DATA DAN FASILITAS PENUNJANG.

A. LINGKUP KEGIATAN

Lingkup kegiatan adalah Pengawasan Pembangunan Gedung dengan gambaran sebagai berikut :

a. Pembangunan Gedung ESDM Provinsi Sumatera Barat (Lanjutan) yang telah dimulai pembangunannya pada tahun 2015 namun masih sampai dengan pekerjaan pondasi tiang pancang. Untuk pekerjaanlanjutannyapadatahunanggaran2016,maka pekerjaan pembangunan akan terdiri dari Lanjutan pekerjaan pondasi, dan pekerjaan struktur yang akan dilaksanakan selama 5 (Lima) Bulan.

b. Pembangunan Gedung Pemberdayaan Wanita dan KB (Lanjutan), yang telah dimulai pembangunannya pada tahun 2015 namun hanya sampai pada pekerjaan pondasi tiang pancang. Untuk pekerjaan lanjutannya di tahun 2016 akan terdiri dari lanjutan pekerjaanpondasi,danpekerjaanstrukturyangakan dilaksanakan selama 3 (Tiga) Bulan.

c. Pembangunan Gedung Bundo Kanduang, merupakan pekerjaan

pembangunan gedung yang baru dimulai pada tahun anggaran

2016 dan terdiri dari pekerjaan pondasi dan pekerjaan struktur yang akan dilaksanakan selama 3 (Tiga) Bulan.

d. Lanjutan Pembangunan Convention Hall Sumatera, yang telah dimulai pembangunannya pada tahun 2015 namun hanya sampai pada pekerjaan pematangan lahan. Untuk lanjutan pekerjaan di tahun anggaran 2016 akan terdiri dari pekerjaan pondasi,strukturdanpekerjaanarsitekturalyangakan dilaksanakan selama 7 (Tujuh) Bulan.

B. LOKASI KEGIATAN

Lokasi kegiatan : Kota Padang

C. DATA LOKASI/ INFORMASI

1) Untukmelaksanakantugasnyakonsultanpengawasharus mencari sendiri informasi yang dibutuhkan selain dari informasi yang diberikan oleh kepala Satuan Kerja termasuk melalui Kerangka Acuan Kerja ini.

2) Konsultan pengawas harus memeriksa kebenaran informasi yang digunakan dalam pelaksanaan tugasnya, baik yang berasal dari kepala Satuan kerja maupun yang dicari sendiri, Kesalahan Pengawasan/kelalaian pekerjaan sebagai akibat dari kesalahan informasi menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari konsultan Pengawas.

3) Informasi pengawasan antara lain :

a. Dokumen pelaksanaan yaitu :

(i) Gambar-gambar pelaksanaan

Recommended

View more >