kebijakan pengembangan profesi guru - fkip.unsri.ac.id 2016/8_ guru kelas paud  · kebijakan...

Download KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PROFESI GURU - fkip.unsri.ac.id 2016/8_ GURU KELAS PAUD  · Kebijakan Pengembangan…

Post on 19-Jul-2019

297 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PROFESI GURU

    Materi Pendidikan dan Latihan Profesi Guru

    Tahun 2012

    Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2012

  • Kebijakan Pengembangan Profesi Guru Badan PSDMPK-PMP i

    KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PROFESI GURU

    3 Jam Pelajaran

    Pengarah

    Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd

    Penanggung Jawab

    Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd

    Tim Penyusun

    Dra. Dian Mahsunah, M.Pd

    Dian Wahyuni, SH, M.Ed

    Drs. Arif Antono

    Dra. Santi Ambarukmi, M.Ed

    Editor

    Prof. Dr. Sudarwan Danim

    BAHAN AJAR PLPG

  • Kebijakan Pengembangan Profesi Guru Badan PSDMPK-PMP ii

    SAMBUTAN

    KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

    DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

    KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

    Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang

    Maha Esa, karena berkat rahmat dan karunia-Nya, penulisan bahan untuk mata ajar Kebijakan

    Pengembangan Profesi Guru dapat diselesaikan. Bahan ajar ini dikembangkan dari rambu-

    rambu struktur kurikulum Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG) tahun 2012.

    Kehadiran bahan ajar ini diharapkan menjadi penguat bagi peserta PLPG untuk memenuhi

    standar kompetensi lulusan yang telah dirumuskan.

    Substansi bahan ajar ini berkaitan dengan kebijakan pembinaan dan pengembangan

    profesi guru di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, khususnya tentang

    peningkatan kompetensi, penilaian kinerja, pengembangan karir, perlindungan dan

    penghargaan, serta etika profesi guru. Substansi sajian ini diharapkan dapat menginspirasi

    peserta PLPG untuk memahami secara lebih mendalam dan mengaplikasikan secara baik hal-

    hal yang berkaitan dengan kebijakan pengembangan profesi guru sebagaimana dimaksud.

    Kami menyadari sepenuhnya, bahwa pencapaian standar kompetensi lulusan bagi

    peserta PLPG merupakan salah satu prasyarat untuk mewujudkan guru yang profesional, yang

    mampu mengelola proses pembelajaran yang bermutu. Hal ini menjadi bagian integral dari

    upaya mentransformasi visi Badan Pengembangan SDMPK da PMP, yaitu terseleggaraya layanan prima untuk membentuk SDM pendidikan dan kebudayaan yang profesional dan

    berartabat serta pejaia utu pedidika yag terstadar ejadi realitas.

    Kami yakin dan percaya bahwa substansi bahan ajar ini sangat relevan bagi peserta

    PLPG untuk memahami dan kemudian mengaplikasi-kan aneka kebijakan dalam

    pengembangan profesi guru. Kami mengucap-kan terima kasih kepada semua pihak yang telah

    berpartisipasi dalam penyusunan bahan ajar ini. Mudah-mudahan kehadiran bahan ajar ini

    dapat mengoptimasi peserta PLPG untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran

    pada satuan pendidikan tempatnya menjalankan tugas-tugas profesional.

  • Kebijakan Pengembangan Profesi Guru Badan PSDMPK-PMP iii

    PENGANTAR

    KEPALA PUSAT PENGEMBANGAN PROFESI PENDIDIK

    BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN

    PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

    KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

    Sertifikasi guru merupakan amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan

    Dosen. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru mengharuskan bahwa guru

    profesional memiliki kualifikasi akademik sekurang-kurangnya S1 atau Diploma IV dan

    bersertifikat pendidik. Salah satu pola sertifikasi guru dalam jabatan adalah Pendidikan dan

    Pelatihan Profesi Guru (PLPG) yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang memiliki

    program pengadaan tenaga kependidikan yang terakreditasi dan ditetapkan oleh Pemerintah.

    Salah satu mata ajar dalam PLPG tahun 2012 adalah Kebijakan Pengembangan Profesi

    Guru. Bahan ajar ini ditulis dan dikembangkan bersama oleh Tim Pusat Pengembangan Profesi

    Pendidik dengan editor Prof. Dr. Sudarwan Danim dari rambu-rambu struktur kurikulum PLPG

    tahun 2012. Kehadiran bahan ajar ini diharapkan menjadi sumber belajar dan penguat bagi

    peserta PLPG untuk memenuhi standar kompetensi lulusan yang telah disepakati oleh

    pengembang sesuai dengan regulasi yang ada.

    Secara keseluruhan, substansi bahan ajar ini berkaitan dengan kebijakan pembinaan dan

    pengembangan profesi guru di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,

    khususnya tentang peningkatan kompetensi, penilaian kinerja, pengembangan karir,

    perlindungan dan penghargaan, serta etika profesi guru. Substansi sajian ini diharapkan dapat

    menginspirasi peserta PLPG untuk memahami secara lebih mendalam dan mengaplikasikan

    secara baik hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan pengembangan profesi guru sebagaimana

    dimaksud.

    Kami menyadari sepenuhnya, bahwa pencapaian standar kompetensi lulusan bagi

    peserta PLPG merupakan prasyarat untuk mewujudkan guru yang profesional, yang mampu

    mengelola proses pembelajaran yang bermutu. Kami yakin dan percaya bahwa substansi

    bahan ajar ini sangat relevan bagi peserta PLPG untuk memahami dan kemudian

    mengaplikasikan aneka kebijakan dalam pengembangan profesi guru.

    Akhirnya, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi

    dalam penyusunan bahan ajar ini. Mudah-mudahan kehadiran bahan ajar ini dapat

    mengoptimasi peserta PLPG untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran di

    sekolahnya.

  • Kebijakan Pengembangan Profesi Guru Badan PSDMPK-PMP iv

    DAFTAR ISI

    Hal.

    SAMBUTAN ii

    PENGANTAR iii

    DAFTAR ISI iv

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang 1

    B. Standar Kompetensi 2

    C. Deskripsi Bahan Ajar 2

    D. Langkah-langkah Pembelajaran 3

    BAB I KEBIJAKAN UMUM PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN GURU 4

    A. Latar Belakang 4

    B. Empat Tahap Mewujudkan Guru Profesional 6

    C. Alur Pengembangan Profesi dan Karir 8

    D. Kebijakan Pembinaan dan Pengembangan 10

    E. Kebijakan Pemerataan Guru 12

    BAB II PENINGKATAN KOMPETENSI 16

    A. Esensi Peningkatan Kompetensi 16

    B. Prinsip-Prinsip Peningkatan Kompetensi dan Karir 17

    C. Jenis Program 19

    D. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan 20

    E. Uji Kompetensi 27

    Latihan dan Renungan 31

    BAB III PENILAIAN KINERJA 32

    A. Latar Belakang 32

    B. Pengertian 32

    C. Persyaratan 34

    D. Prinsip-prinsip Pelaksanaan 34

    E. Aspek yang Dinilai 35

    F. Prosedur Pelaksanaan 36

    G. Konversi Nilai Hasil PK Guru ke Angka Kredit 40

    H. Penilai PK Guru 42

    I. Sanksi 43

    J. Tugas dan Tanggung Jawab 43

    Latihan dan Renungan 45

    BAB IV PENGEMBANGAN KARIR 46

    A. Ranah Pengembangan Guru 46

    B. Ranah Pengembangan Karir 48

    C. Kenaikan Pangkat 52

    Latihan dan Renungan 55

  • Kebijakan Pengembangan Profesi Guru Badan PSDMPK-PMP v

    BAB V PERLINDUNGAN DAN PENGHARGAAN 56

    A. Pengantar 56

    B. Definisi 57

    C. Perlindungan Atas Hak-hak Guru 58

    D. Jenis-jenis Upaya Perlindungan Hukum bagi Guru 61

    E. Asas Pelaksanaan 64

    F. Penghargaan dan Kesejahteraan 64

    G. Tunjangan Guru 71

    Latihan dan Renungan 75

    BAB VI ETIKA PROFESI 76

    A. Profesi Guru sebagai Panggilan Jiwa 76

    B. Definisi 78

    C. Guru dan Keanggotaan Organisasi Profesi 78

    D. Esensi Kode Etik dan Etika Profesi 79

    E. Rumusan Kode Etik Guru Indonesia 80

    F. Pelanggaran dan Sanksi 85

    Latihan dan Renungan 86

    REFLEKSI AKHIR 87

    ACUAN 91

  • Kebijakan Pengembangan Profesi Guru Badan PSDMPK-PMP 1

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang

    Pada peradaban bangsa mana pun, termasuk Indonesia, profesi guru bermakna strategis karena

    penyandangnya mengemban tugas sejati bagi proses kemanusiaan, pemanusiaan, pencerdasan,

    pembudayaan, dan pembangun karakter bangsa. Makna strategis guru sekaligus meniscayakan

    pengakuan guru sebagai profesi. Lahirnya Undang-undang (UU) No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan

    Dosen, merupakan bentuk nyata pengakuan atas profesi guru dengan segala dimensinya. Di dalam

    UU No. 14 Tahun 2005 ini disebutkan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama

    mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik

    pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

    Sebagai implikasi dari UU No. 14 Tahun 2005, guru harus menjalani proses sertifikasi untuk

    mendapatkan Sertifikat Pendidik. Guru yang diangkat sejak diundangkannya UU ini, menempuh

    program sertifikasi guru dalam jabatan, yang diharapkan bisa tuntas sampai dengan tahun 2015.

    Pada spektrum yang lebih luas, pengakuan atas profesi guru secara lateral memunculkan

    banyak gagasan. Pertama, diperlukan ekstrakapasitas untuk menyediakan guru yang profesional

    sejati dalam jumlah yang cukup, sehingga peserta didik yang memasuki bangku sekolah tidak

    terjebak pada ngarai kesia-siaan akibat layanan pendidikan dan pembelajaran yang buruk.

    Kedua, regulasi yang implementasinya taat asas dalam penempatan dan penugasan guru agar

    tidak terjadi diskriminasi akses layanan pendidikan bagi mereka yang berada pada titik-titik terluar

    wilayah negara, di tempat-tempat yang sulit dijangkau karena keterisolasian, dan di daerah-daerah

    yang penuh konflik.

    Ketiga, komitmen guru untuk m

Recommended

View more >