kebijakan fiskal dan moneter

of 27/27

Post on 17-Jul-2016

66 views

Category:

Documents

46 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Materi kebijakan fiskal dan Moneter kelas xi

TRANSCRIPT

  • Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    KOMPETENSI DASARKemampuan memahami kebijakan pemerintah di bidang fiskal dan moneter, serta pengaruhnya terhadap perekonomian

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    FISKALKebijakan fiskal merupakan kebijakan pemerintah dibidang ekonomi yang bertujuan untuk mengatur pendapatan dan pengeluaran negara guna mencapai kestabilan ekonomi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan umum

    Kebijakan fiskal merupakan langkah-langkah pemerintah untuk membuat perubahan-perubahan dalam sistem pajak atau dalam pembelanjaannya dengan maksud untuk mengatasi masalah-masalah ekonomi yang dihadapi.

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    Fungsi Fungsi Pajak :

    Fungsi Buggeter (Sumber Utama Kas Negara)Pajak sangat diandalkan sebagai sumber utama penerimaan pemerintah yang berasal dari dalam negeri.Fungsi Alokasi (Sumber Pembiayaan Pembangunan)Pajak yang telah dihimpun negara dialokasikan untuk pembiayaan pembagunan disegala bidang.Fungsi Distribusi (Alat Pemerataan Pendapatan)Pajak yang telah diterima pemerintah digunakan untuk pembagunan disegala bidang sehingga diharapkan pembangunan dapat merata.Fungsi Regulasi (Alat Pengatur Kegiatan Ekonomi)Melalui pajak Pemerintah dapat mengatur kegiatan ekonomi, Melalui kebijakan fiskal, pemerintah dapat menetapkan pajak yang tinggi, misalnya untuk mengatasi tingkat inflasi.

    Lanjutkembali

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    Instrumen kebijakan fiskal ada 2 yaitu :1. Peraturan mengenai pajak2. Kebijakan pengeluaran negara

    Berdasakan kepada jenis-jenisnya, kebijakan fiskal dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu penstabil otomatik kebijakan fiskal diskresioner.

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    Penstabil Otomatik1. Tarif Pajak. Tarif pajak yang berlaku dalam pemungutan pajak adalah sebagai berikut:

    Tarif Pajak Proporsional.Tarif pajak proporsional adalah tarif pemungutan pajak menggunakan persentase (%) yang tetap (tidak berubah-ubah) berapapun jumlah yang digunakan sebagai dasar pemungutan pajak.

    Jumlah Kena Pajak%PajakBeban Pajak1.000.0002.000.0003.000.0004.000.0005.000.00010%10%10%10%10%100.000200.000300.000400.000500.000

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    Tarif Pajak Progresif. Tarif pajak progresif atau tarif pajak meningkat adalah tarif pemungutan pajak dengan persentase (%) yang meningkat.

    Tarif pajak Regresif. Tarif pajakregresif (menurun) adalah tarif pemungutan pajak dengan persentase (%) yang semakin kecil (menurun).

    Jumlah Kena Pajak%PajakBeban Pajak1.000.0002.000.0003.000.0004.000.0005.000.00010%11%12%13%14%100.000220.000360.000520.000700.000

    Jumlah Kena Pajak%PajakBeban Pajak1.000.0002.000.0003.000.0004.000.0005.000.00010%9%8%7%6%100.000180.000240.000280.000300.000

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    Tarif Pajak Tetap. Tarif pajak tetap adalah tarif pemungutan pajak yang tidak berdasarkan persentase tetapi berdasarkan nilai rupiah tertentu yang tidak berubah-ubah berapapun jumlah kena pajaknya. Yang termasuk ke dalam tarif pajak tetap antara lain bea materai cek, giro bilyet.

    Kena PajakBeban Pajak1.000.0002.000.0003.000.0004.000.0005.000.0006.0006.0006.0006.0006.000

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    Perbandingan Penerapan Berbagai Tarif Pajak

    No.Jml KenaProporsionalProgresifRegresifTetapPajak%Nilai Rp%Nilai Rp%Nilai RpNilai (Rp)11.000.00010100.00010100.00010100.0006.00022.000.00010200.00011220.0009180.0006.00033.000.00010300.00012360.0008240.0006.00044.000.00010400.00013520.0007280.0006.00055.000.00010500.00014700.0006300.0006.000

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    Asuransi PengangguranDi berbagai negara maju, para pekerja diharuskan untuk membayar sejumlah uang iuran tertentu yang dinamakan asuransi pengangguran atau asuransi jaminan sosial.Program asuransi pengangguran ini termasuk sebagai salah satu jenis penstabil otomatik karena program tersebut dapat mengurangi besarnya gerak naik turun pendapatan nasional yang berlaku dalam jangka panjang. Kebijakan Harga MinimumKebijakan harga minimum digunakan untuk menjamin agar ada kestabilan harga hasil petani dan terutama untuk menjaga agar pendapatan petani tidak mengalami penurunan ke tingkat yang sangat rendah sekali.

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    b.Pada waktu kemerosotan harga suatu barang pertanian adalah serius dan telah berada di bawah tingkat harga minimum yang ditetapkannya, pemerintah akan membeli barang pertanian itu pada harga minimum yang ditetapkannya. Disamping menstabilkan pendapatan para petani juga akan mengurangi besarnya gerak naik turun kegiatan ekonomi.c.Penstabil otomatik bukanlah kebijakan fiskal untuk mengatasi masalah makroekonomi yang utama (pengangguran, inflasi dan tingkat pertumbuhan ekonominyang lambat). Penstabil otomatik memiliki kemampuan yang terbatas dalam menciptakan kestabilan ekonomi yang selalu dicita-citakan oleh setiap masyarakat.

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    Kebijakan Fiskal DiskresionerKebijakan fiskal diskresioner merupakan langkah-langkah pemerintah untuk mengubah pengeluarannya atau pemungutan pajaknya dengan tujuan untuk :mengurangi gerak naik turun tingkat kegiatan ekonomi dari waktu ke waktu, menciptakan suatu tingkat kegiatan ekonomi yang mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja yang tinggi, tidak menghadapi masalah inflasi dan selalu mengalami pertumbuhan yang memuaskan.

    Terdapat dua macam alat yang digunakan oleh pemerintah untuk menjalankan kebijakan tersebut antara lain:membuat perubahan-perubahan atas pengeluarannyamembuat perubahan-perubahan atas pajak yang dipungutnya.

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    PERANAN KEBIJAKAN FISKALKebijakan fiskal memegang peranan penting dalam menstabilkan tingkat kegiatan ekonomi dan menciptakan tingkat kegiatan ekonomi ke arah yang dikehendaki. Terdapat tiga jenis sistem anggaran yang dapat diterapkan dalam kebijakan fiskal.Anggaran Surplus. Anggaran disebut surplus bila pemerimaan diperkirakan lebih besar daripada pengeluaran.Anggaran Defisit. Anggaran disebut defisit jika pengeluaran pemerintah diperkirakan lebih besar daripada pendapatan.Anggaran Seimbang atau Berimbang. Definisi anggaran berimbang yang umum diterapkan di dunia berdasarkan GFS dan NSA adalah keseimbangan antara penerimaan (tanpa pinjaman) dengan total pengeluaran.

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    Jenis-Jenis Pajak.Pajak menurut sifatnya1. Pajak Pusat- Pajak penghasilan- Pajak kekayaan- Pajak pertambahan nilai- Bea Materai- Pajak minyak bumi- Pajak ekpsor2. Pajak daerah- Pajak kendaraan bermotor- Pajak reklame- Pajak tontonan- Pajak radio- bea balik nama

    Lanjutkembali

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    Lanjutkembali

    No.Pajak LangsungPajak Tidak Langsung1.

    2.

    3.

    4.Pajak yang dipungut berdasarkan surat ketetapan pajak (Kohir)

    Dipungut setahun sekali

    Tidak dilimpahkan kepada orang lain

    Contohnya PPh, PBB, dan pajak sejenis.Tidak memiliki surat keterangan pajak (Kohir)

    Dipungut setiap terjadi transaksi

    Bisa dilimpahkan kepada orang lain

    Contohnya, pajak penjualan, PPN, BBN, dan pajak sejenis.

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    Pajak menurut instansi pemungutnya

    Pajak Pusat, yaitu pajak yang dipungut langsung oleh pemerintah pusat (Direktorat Jenderal Pajak)- Pajak penghasilan - Pajak kekayaan - Pajak pertambahan nilai - Bea Materai - Pajak minyak bumi - Pajak ekpsor

    Pajak Daerah, pajak yang wewenang pemungutan-nya oleh pemerintah daerah tingkat I dan II- Pajak kendaraan bermotor - Pajak reklame - Pajak tontonan - Pajak radio - bea balik nama

    Lanjutkembali

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    Pajak menurut Objek Pajaknya

    Objek Pajak kejadian, contoh: bea masuk dan bea keluar

    Objek Pajak Perbuatan, contoh: PPN dan BBN

    Objek Pajak Keadaan, contoh: PPh dan PBB;

    Objek Pajak Pemakaian, contoh: bea materai dan cukai.Lanjutkembali

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    M a t e r i :Pajak menurut Subjek Pajaknya

    Pajak perseorangan yaitu pajak yang dikenakan pada perseorangan.

    Pajak badan usaha yaitu pajak yang dikenakan pada badan usaha

    Lanjutkembali

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    M a t e r i :Pajak menurut Asalnya Pajak luar negeri, yaitu pajak yang dipungut terhadap orang-orang asing yang memiliki penghasilan di Indonesia. Misalnya orang jepang yang mendirikan pabrik perakitan mobil di Indonesia.

    Pajak dalam negeri, yaitu pajak yang dipungut kepada setiap warga negara yang tinggal di Indonesia.

    Lanjutkembali

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    KEBIJAKAN MONETERKebijakan moneter merupakan kebijakan

    pemerintah dibidang keuangan dalam hal mengatur jumlah uang yang beredar

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    Instrumen Kebijakan MoneterKebijakan Diskonto (Politik Diskonto). Kebijakan Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation). Kebijakan Rasio Kas (Cadangan Minimum). Pengawasan Kredit secara Selektif. Persuasi Moral.

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    a. Kebijakan Diskonto merupakan kebijakan pemerintah dibidang keuangan dengan cara menaikkan dan menurunkan tingkat suku bunga

    b. Kebijakan Operasi Pasar Terbuka adalah Kebijakan pemerintah menjual ataupun membeli obligasi ke pasar bebas dengan tujuan mengendalikan jumlah uang yang beredar.

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    c. Kebijakan Rasio Kas merupakan Kebijakan Pemerintah dengan cara mengubah cadangan kas minimum.

    Pengawasan Kredit merupakan kebijakan ini bertujuan agar Bank yang memberikan kredit dan melakukan investasi harus sesuai dengan yang diinginkan pemerintah

    Kebijakan persuasi moral adalah kebijakan dengan meminta atau menghimbau bank untuk selalu mempertimbangkan kondisi makro ekonomi maupun kondisi mikro masing-masing bank dalam menyusun rencana ekspansi kredit yang realistis.

  • Dewan MoneterSebagai salah satu kebijakan ekonomi makro, pada dasarnya kebijakan moneter merupakan kebijakan pemerintah di bidang keuangan dalam hat mengatur jumlah uang yang beredar dan tingkat suku bunga, yang bertujuan untuk menjaga kestabilan nilai rupiah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    TUJUAN KEBIJAKAN MONETERMenjaga Stabilitas Ekonomi. Menciptakan Kesempatan Kerja Kestabilan Harga

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter

    Dewan Moneter di IndonesiaMenteri Keuangan (sebagai Ketua).Menteri Perdagangan dan Industri (sebagai Anggota).Gubernur Bank Indonesia (sebagai Anggota).

    Kompetensi DasarFiskalPajakMoneter