Jumat1 oke

Download Jumat1 oke

Post on 28-Sep-2015

222 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

eo lah

TRANSCRIPT

Jumat, 22 Maret 2013ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. S PRIMIPARA DENGAN POSTPARTUM FISIOLOGIS

BAB IPENDAHULUAN

1.1Latar BelakangMasa nifas (puerperium) merupakan masa kembalinya alat reproduksi (organ kandungan) wanita sejak bayi lahir dan plasenta keluar dari rahim sampai dengan enam minggu berikutnya. Bidan dalam melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu nifas untuk dapat memastikan ibu merasa nyaman dalam dukungan dalam proses adaptasi masa nifas. Seorang Bidan dapatmenilai atau mendeteksi keadaan ibu pada saat masa nifas dengan sering mengontrol perubahan-perubahan yang dialami oleh ibu. Hal ini penting karenan untuk deteksi dini adanya infeksi puerperium, karena jika terjadi infeksi puerperium maka akan menghambat proses involusi rahim serta dapat memperlambat masa nifas akibat adanya infeksi.Pengawasan dapat dilakukan secara berkolaborasi dengan petugas medis lainnya dalam menghadapi kasus infeksi puerperium yang menyebabkan komplikasi yang berat. Karena jika Bidan tidak dapat mendeteksi dini adanya ineksi puerperium, maka akibatnya bisa fatal yang dapat menyebabkan kematian ibu.1.2Tujuan Penulisan1.2.1TujuanUmumPenulis dapat menerapkan dan mengembangkan pola pikir secara ilmiah dalam menyusun laporan tentang perawatan masa nifas.1.2.2Tujuan Khusus1.Mahasiswa dapat menjelaskan tentang pengertian masa nifas.2.Mahasiswa dapat menjelaskan tentang pembagian masa nifas.3.Mahasiswa dapat menjelaskan tentang perubahan-perubahan fisiologis masa nifas.4.Mahasiswa dapat menjelaskan tentang psikologis postpartum.5.Mahasiswa dapat menjelaskan tentang kebijakan pemerintah dalam kunjungan masa nifas.1.3Metode Penulisan1.3.1Studi KepustakaanYaitu dengan membacaliteratur yang berkaitan dengantopik asuhan kebidanan pada masanifas.1.3.2Praktek LangsungYaitu dengan memberikan asuhan kebidanankepadaklien, melakukan pendekatan serta pelayanan kesehatan secara langsung.1.3.3Bimbingan dan KonsultasiDalam penyususnan asuhan kebidanan ini, penulis melakukan konsultasi dengan pembimbing ruangan dan pembimbing pendidikan.1.4Sistematika PenulisanDalam penyusunan Asuhan Kebidanan ini terdiri dari beberapa bab dan terdiri dari sub bab sistematikanya, adalah sebagai berikut :Bab IPendahuluanDalam bab ini penulis menjelaskan tentang latarbelakang, tujuan penulisan, metode penulisan, serta sistematika penulisan.Bab IITinjauan KepustakaanDalam bab ini penulis mengemukakan tentang konsep dasar masa nifas.Bab IIITinjauan KasusPada bab ini akan dilakukan Asuhan Kebidanan pada klien.Bab IVPenutupDalam bab ini penulis memberikan beberapa kesimpulan dan saran dalam hasil laporan kasus.Daftar Pustaka

BAB IILANDASAN TEORI

2.1Konsep Dasar Masa Nifas2.1.1Pengertian1.Postpartum adalah periode 6 minggu sejak bayi lahir sampai organ-organ reproduksi kembali ke keadaan normal sebelum hamil.(Bobak, 2004)2.Nifas adalah dimulai setelah placentalahirdan berakhirsetelahalat-alat kandungan kembali sepertikeadaansebelum hamil.(Maternal dan Neonatal)3.Nifas adalah masa pulihsetelahpartus selesai sampaialat-alat kandungan kembali sepertisebelum hamil lamanya6-8 minggu.(Sinopsi Obstetri)2.1.2Pembagian MasaNifas1.Puerperium diniYaitu dimana kepulihan ibu telah diperbolehkan berdiri dan berjalan dalam agama Islam, dianggap telah bersih dan boleh bekerja setelah 40 hari.2.Puerperium IntermedialYaitu kepulihan menyeluruh otot-otot alat genetalia yang lamanya 6-8 minggu.3.Remote PuerperiumYaitu waktu yang diperlukan untuk pulih dan sehat sempurna terutama bila selama hamil atau waktu persalinan mempunyai komplikasi, waktu untuk sehat sempurna bisa berminggu-minggu, bulanan atau tahunan.(Rustam Muchtar, 1998 : 115)

2.1.3Perubahan Fisiologis Masa Nifas1.Laktasi1)Laktasi adalah pembentukan air susu2)Periode sesudah kelahiran pada waktu itu susu terbentuk3)Faktor yang mempengaruhi prose pembentukan dan pengeluaran ASI adalah makanan ibu, ketenangan jiwa dan pikiran.4)Proses laktasiSelama kehamilan, hormon prolaktin ddan placenta meningkat tetapi ASI biasanya belum keluar karen masih dihambat oleh kadar estrogen yang tinggi. Pada hari ke-2 pasca persalinan, kadar estrogen dan progesteron turun ddrastis sehingga prolaktin lebih ddominan dan terjadi sekresi ASI. engan menyusukan lebih dini, terjaddi perangsangan puting susu, terbentuklah prolaktin sehingga ASI makin lancar.2.Involusi uterusInvolusi adalah pengembalian bentukuteruske bentuk semula. Adapun perubahan-perubahan dari proses involusi adalah sebagai berikut :1)UterusUterus berangsur-angsur menjadi kecil sampai kembali seperti sebelum hamil.Tabel Involusi uterus dan berat uterus menurut masa involusiInvolusiTinggi Fundus UteriBerat Uterus

Bayi lahirUri lahir1 minggu2 minggu6 minggu8 mingguSetinggi pusat2 jari dibawah pusatPertengahan pusat-simfisisTidak teraba diatas simpisisBertambah kecilSebesar normal1000 gram750 gram500 gram350 gram50 gram30 gram

(Rustam Muchtar, 1998 : 115)3.Tempat placentaPlacenta mengecil karena kontraksi ke cavum uteri dengan diameter 7,5 cm, sesudah 2 minggu menjadi 3,5 m dan pada minggu ke- menjadi 2,4 m dan akhirnya pulih.4.Servix dan VaginaSetelah partus, bentuk servix agak mengangga seperti corong berwarna merah kehitaman, konsistenya lunak, kadang terdapat perlukaan kecil. Setelah bayi lahir, tangan masih bisa masuk rongga rahim setelah 2 jam dapat dilalui 2-3 jari dan setelah 7 hari terbuka jari vagina yang sangat regang waktu persalinan lambat laun mencapai ukuran-ukuran normal. Pada minggu ke-3 postpartum, rugae mulai tampak kembali.5.LocheaAdalahcairan sekret yang berasal dari cavum uteri dan vagina dalam masa nifas.1)Lochea rubraBerisi darah segar dan sisa-sisa selaput ketuban, desidua, verniks kaseosa, lanugo dan meconeum selama1-3hari pasca persalinan.2)Lochea SanguinolentaBerwarna merah kuning, cairantidakberdarahlagipada hari ke-3pasca persalinan.3)Lochea SerosaBerwarna kuning, cairan tidak berdarah lagi pada hari ke 7-14 pasca persalinan.4)Lochea AlbaCairan putih selama 2 minggupasca persalinan.5)Lochea PurulentaTerjadi infeksi,keluar cairan seperti nanah berbau busuk.6.Luka PerineumLuka-luka jahitan/jalan lahir akan sembuh setelah 6-7 hari.

7.Ligamen-ligamenPada saat partus, ligamen meregang.Setelah bayi lahir,berangsur-angsurkembali pulih. Tidak jarang uterus jatuh ke belakang karenaligamenrotundum menjadi kendur. Apabila setelah melahirkan karena tekanan abddomen bertambah tinggi sehingga wanita tersebut dapat mengeluh kandungannya turun/terbalik.8.Eliminasi1)MiksiDinding vesika urinaria memperlihatkan oedema dan hyperemia, vesika urinaria dalam puerperium sensititi dan kapasitasnya bertambah sehingga vesika urinaria penuh/sesudah kencing masih tertinggal urine residual.2)DefekasiDeekasi normal berjalan berlangsung, hal ini disebabkan penurunan dari motilitas usus, kehilangan cairan. Deekasi kembali normal pada akhir minggu pertama sehubungan dengan pulihnya selera makan ibu dan peningkatan cairan.2.2PsikologisPostpartum1)Fasedependen (Taking In)1)1sampai2 hari2)Ibu telah fokus pada dirinya sendiri3)Ibu masih tergantung pada orang lain4)Ibu menceritakan pengalamannya2)FaseIndependen (Taking Hold)1)Terjadi pengeluaran fokus perhatian ibu2)Tertarik melakukan perawatan bayi3)Mudah diberi motivasi tentang perawatan bayi dan dirinya3)Fase Interddependen1)Kemandirian meningkat2)Mengenal bayi secara terpisah3)Penyesuaian hubungan keluarga

2.3Kebijakan Pemerintah dalam Kunjungan NifasKunjunganWaktuTujuan

I6-8 jam PP1.Mencegah perdarahan masa nifas karena atonia uteri2.Mendeteksi dan merawat penyebab lain perdarahan berlanjut3.Memberikan konseling pada ibu/salah satu anggota keluarga bagaimana mencegah perdarahan masa nifas karena atonia uteri.4.Pemberian ASI awal.5.Melakukan hubungan antara ibu dan BBL6.Menjaga bayi tetap hangat antara ibu dan BBL.7.Menjaga bayi tetap sehat dengan cara mencegah hipotermi. Jika petugas persalianan, ia harus tinggal dengan ibu dan BBL untuk 2 jam pertama setelah kelahiran atau sampai ibu dan bayi dalam keadaan stabil.

II6 hari PP1.Memastikan involusi uterus berjalan normal : uterus berkontraksi, fundus dibawah umbilicus, tidak ada perdarahan abnormal, tidak ada bau.2.Menilai adanya tanda-tanda demam, infeksi/perdarahan abnormal.3.Memastikan ibu mendapatkan cukup makanan, cairan, dan istirahat.4.Memastikan ibu mendapat menyusui dengan baik, merawat tali pusat, menjaga bayi tetap hangat, merawat bayi sehari-hari.

III2 mggu PP1.Sama sepertihari PP.

IV6 mggu PP1.Menanyakan pada ibu penyulit-penyulit yang dialami ibu/bayi.2.Memberikan konseling KB secara dini.

BAB IIITINJAUAN KASUSASUHAN KEBIDANANPADA NY. S PRIMIPARA DENGAN POST PARTUM FISIOLOGISDI BPSSRI TAWANG SAPTO HASTUTI, AMD.KEBSEMOLOWARUELOK G/31, SURABAYA

Pengkajian tanggal:12Agustus2012Jam:17.30 WIBNo. Register:08/12

I.PENGKAJIANA.Data Subyektif1.IdentitasNama Istri:Ny. SNamaSuami:Ny. S

Umur:25tahunUmur:26 tahun

Suku/Bangsa:Jawa/IndonesiaSuku/Bangsa:Jawa/Indonesia

Agama:IslamAgama:Islam

Pendidikan:SMAPendidikan:SMP

Pekerjaan:IRTPekerjaan:Swasta

Alamat:Semolowaru SelatanI/22 ATelf.:-

Keluhan Utama: Ibu mengatakan perutnya terasa mulas dan nyeri pada luka jahitan2.Riwayat Obstetri1.Riwayat MenstruasiMenarche: 13 tahunDismenorhoe :TidakSiklus: 28 hariFlour Albus: ada sedikit jikaLama Haid: 5-7 hariterlalu capekBanyak Darah: Ganti pembalutSifat Darah: Warna merah, encer2-3 kali/seharibau anyir

2.Riwayatpersalinan sekarangNoUmurAnakUsiaKehamilanJenisPersalinanTempatPersalinanKomplikasiPenolongBayiNifas

IbuBayiL/PPB/BBKeadaanKeadaanLaktasi

11 hari38 mingguSpt BBPS Sri Tawang Sapto HastutiTAATAABidanL50 cm

3300 grBaikBaikYa

3.Riwayat KBIbu belum pernah memakai alat dan obat kontrasepsi KB4.Riwayat Penyakita.Riwayat penyakit sekarangIbu mengatakan tidak pernah menderita penyakit kronis (Jantung, Hipertensi), penyakit menurun (DM, Asma), dan menular (TBC, HIV/AIDS, dan Hepatitis B).b.Riwa