js ponsel cellular jasa service & kursus handphone

of 28/28
Js Ponsel Cellular Lampung Jasa Service & Kursus Handphone Jika anda ingin menjadi Seorang Teknisi Handphone dan memahami apapun yang ada di permasalahan handphone itu sendiri Js Ponsel Cellular Lampung Jasa Service & Kursus Handphone KURSUS TEKNISI PONSEL Handphone : Anda dapat mempelajari permasalahan di bawah ini bersama JS PONSEL CELLULAR LAMPUNG JASA SERVICE & KURSUS HANDPHONE DARI SEORANG TEKNISI PROFESIONAL NO #1 DI LAMPUNG & INDONESIA. System Kerja Handphone Pembagian Block Hardware HP Fungsi berbagai komponen HP termasuk IC (Integrated Circuit) Gejala kerusakan komponen HP Jenis –jenis Alat service hardware dan Software Berbagai Penyebab Kerusakan HP Uraian Ciri-Ciri, Akibat Kerusakan serta Langkah-Langkah Service HP Bongkar Pasang Cassing HP Schematic Diagram / Skema Jalur Cara Solder komponen

Post on 14-Apr-2017

178 views

Category:

Business

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • Js Ponsel Cellular Lampung Jasa Service &

    Kursus Handphone

    Jika anda ingin menjadi Seorang Teknisi Handphone dan memahami apapun yang ada di permasalahan

    handphone itu sendiri Js Ponsel Cellular Lampung Jasa Service & Kursus Handphone KURSUS TEKNISI

    PONSEL Handphone :

    Anda dapat mempelajari permasalahan di bawah ini bersama JS PONSEL CELLULAR LAMPUNG JASA SERVICE & KURSUS HANDPHONE DARI SEORANG TEKNISI PROFESIONAL NO #1 DI LAMPUNG & INDONESIA.

    System Kerja Handphone

    Pembagian Block Hardware HP

    Fungsi berbagai komponen HP termasuk IC (Integrated Circuit)

    Gejala kerusakan komponen HP

    Jenis jenis Alat service hardware dan Software Berbagai Penyebab Kerusakan HP

    Uraian Ciri-Ciri, Akibat Kerusakan serta Langkah-Langkah Service HP Bongkar Pasang Cassing HP Schematic Diagram / Skema Jalur Cara Solder komponen

    http://jsponselcellular.blogspot.co.id/2016/07/kursus-teknisi-ponsel.htmlhttp://jsponselcellular.blogspot.co.id/2016/07/kursus-teknisi-ponsel.htmlhttp://jsponselcellular.blogspot.co.id/

  • Service Manual Trik Jumper Upgrade Firmware

    Flashing Trik Pengecekan HP Mati Total / Matot dengan Power Supply Cek Tegangan HP misalnya untuk kerusakan HP Matot

    Bongkar Pasang IC/Reball Software tools Troubleshooting seperti: contact Retailer, No Charging, dll

    Menggunakan frequency Counter dan Oscilloscope Cara penggunaan Hot Blower Teknik Reblow dll

    NB : Ilmu Servis HP antara lain bisa anda dapatkan melalui JS PONSEL CELLULAR SILAHKAN LIHAT GOOGLE MAP UNTUK KELOKASI TUJUAN / JIKA ANDA INGIN KURSUS / SERVICE ONLINE ? SILAHKAN KIRIMKAN DATA ANDA MELAUI EMAIL DAN SMS / CALL HUB JS PONSEL CELLULAR JASA SERVICE & KURSUS HANDPHONE.

    NB : JIKA MELALUI DIGITAL MEDIA ANDA HARUS IKUTI PROSEDUR / TATA CARA KURSUS & SERVICE HANDPHONE DARI JS PONSEL CELLULAR

    TROUBLESHOOTING DAN FUNGSI KOMPONEN HANDPHONE : Berikut dibawah ini adalah beberapa buah komponen utama yang terdapat di dalam HandPhone beserta trouble shooting dan fungsinya:

    1. Antena Switch Fungsi : Sebagai pengolah dan penyempurna serta menyatukan tegangan signal RX dan

    http://jsponselcellular.blogspot.co.id/http://jsponselcellular.blogspot.co.id/http://jsponselcellular.blogspot.co.id/

  • signal TX.

    Trouble Shooting: o Tidak ada jaringan

    o Hanya keluar salah satu jaringan saja

    o Signal naik turun

    o Pada saat sinyal tampil hp langsung mati

    2. IC Audio (COBBA) Fungsi : Sebagai pengolah sinyal suara yang masuk dari IC RF, kemudian diperkuat dan

    diteruskan kepada speaker, memperkuat getaran suara yang telah diubah terlebih dahulu

    oleh mic menjadi getaran listrik kemudian diteruskan ke IC RF, menjalankan perintah

    dari CPU. Pada IC Audio juga terdapat PCM (Pulse Code Module) dan EEPROM yang

    berfungsi untuk membaca kode sinyal yang datang dari operator untuk disesuaikan

    dengan IMEI ponsel. Disamping itu juga berfungsi untuk menyimpan data-data yang

    bersifat permanen seperti imei, phone code, dsb.

    Trouble Shooting: o Contact Service

    o Blank hitam pada LCD

    o Signal naik turun

    o Sepiker dan Mic mati

    3. IC CPU Fungsi : CPU merupakan serangkaian komponen elektronika yang terintegrasi dan akan

    berfungsi sesuai dengan tugasnya masing-masing. Komponen ini mempunyai tugas yang

    sangat signifikan, karena komponen ini merupakan otak dan suatu ponsel. Dengan kata

    lain CPU adalah pusat dan sistem kerja ponsel.

    Trouble Shooting: o Mati total (Matot)

    o Tidak ada jaringan

    o Restart

    o Tiba-tiba hp mati sendiri

    o Contact Service

    o LCD blank

    4. IC Power (CCONT) Fungsi : Sebagai pensuplai tegangan arus listrik kepada masing-masing komponen sesuai

    dengan kebutuhannya.

    Trouble Shooting: o Mati total (Matot)

    o Insert simcard

    o Contact Service

    o Restart

    o Not charging

    o Blank hitam pada LCD

    5. IC UEM Fungsi : Sebagai pensuplai tegangan arus listrik kepada masing-masing komponen sesuai

    dengan kebutuhannya. Pada IC UEM ini merupakan gabungan dari IC Power, IC UI, IC

    Charging.

    Trouble Shooting:

  • o Mati total (Matot)

    o UPP Bad Respon 02

    o Error data 2 ( Tornado )

    o Contact retailer / contact service

    o Phone restic ( cek IMEI ??????? )

    6. IC Flash Fungsi : Komponen ini sebagai media penyimpanan data pada ponsel yang tidak

    permanen dalam kata lain dapat diubah atau ditambah dengan data-data yang berada pada

    komputer. Alat ini sama fungsinya dengan hard-disk pada komputer.

    Trouble Shooting: o Restart

    o Tiba-tiba hp mati sendiri

    o Contact Service

    o LCD blank

    o Mati total

    o Salah satu data hilang dati menu

    7. EEPROM (Electrically Erase Programable Read Only Memory) Fungsi : Sebagai tempat penyimpanan data pada ponsel yang dirancang tidak tergantung

    dengan adanya arus listrik dari ponsel tersebut, karena sudah ada battery khusus atau arus

    listrik yang telah dimilikinya, biasanya komponen ini menyimpan data pabrik seperti

    IMEI1, IMEI2, Security Code, Versi program dan tanggal pembuatan. Namun untuk

    ponsel merk Nokia keluaran terbaru data yang terdapat pada komponen ini tidak dapat

    diubah.

    Trouble Shooting: o Mati total (software )

    8. MCU (Master Control Unit) Fungsi : Data yang ada di dalam ponsel yang terletak berada pada IC Audio, data ini

    bersifat permanen atau sudah dari pabrik, seperti : versi program ponsel, IMEI, tahun

    pembuatan, dan phone code.

    Trouble Shooting: o Mati total ( software )

    9. IC RAM Fungsi : Komponen ini pada dasarnya merupakan tempat penyimpanan data juga, tapi

    sifatnya hanya sementara, karena komponen ini cara kerjanya tergantung pada arus listrik

    yang terdapat dalam komponen tersebut. Jika ponsel dimatikan maka secara langsung

    data yang terdapat dalam komponen tersebut akan hilang dengan sendirinya. Komponen

    ini sangat berkaitan erat dengan aktifitas CPU. Semakin besar kapasitas dari RAM maka

    akan baik Dula kinerja dari CPU, tetapi jika RAM mengalami kerusakan maka CPU tidak

    bisa bekerja.

    10. IC Charging Fungsi : Komponen ini akan bekerja secara otomatis pada saat pengisian yang bekerja

    hanya untuk mengisi tegangan battery yang dikendalikan oleh CPU melalui IC

    Pengontrol.

    Trouble Shooting: o No charging

    o Nyedot batre

  • 11. IC UI Fungsi : Sebagai pengontrol data yang diperintahkan oleh IC CPU pada buzzer,vibrator,

    Led dan bersifat sebagai saklar otomatis dalam ponsel.

    Trouble Shooting: o Mati total

    o Tidak ada getar

    o Dering mati

    o Led mati

    12. IC PA Fungsi : Sebagai pengontrol tegangan sinyal TX serta penguat akhir sinyal yang akan

    dipancarkan melalui komponen switch antena yang terdapat pada ponsel.

    Trouble Shooting: o Sinyal keluar kemudian hilang

    o Tidak transmit

    o Mencari jaringan

    o Nyedot batre

    o Mati Total (Matot)

    13. IC RF (HAGAR) Fungsi : Sebagai pengontrol sinyal RX (masuk) dan TX (keluar), agar setiap bagian

    dapat bekerja dengan baik. Komponen ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu: IF, Mixer,

    Osilator, Detektor, Enkoder, Dekoder, AFC, Tone Frequency dan Squelch.

    Trouble Shooting: o Mencari jaringan

    o Keluar salah satu jaringan

    o Mati Total (Matot)

    o Restart

    o Blank Putih pada LCD

    14. IC VCO (Voltage Control Oscilator) Fungsi : Sebagai osilator/pembangkit frekuensi yang akan dikirim melalui bagian TX

    (pemancaran) dan frekuensi yang masuk melalui bagian RX (penerimaan) agar tetap

    sama dengan yang dipancarkan. Disamping itu piranti ini juga berfungsi sebagai pengatur

    tegangan pulsa dari RF Signal Processor.

    Trouble Shooting: o Hanya salah satu kartu yang bias digunakan

    o Mencari jaringan ( serching )

    o Sinyal keluar kemudian hilang

    15. LCD (Liquid Crystal Display) Fungsi : Sebagai alat yang akan menampilkan semua aktifitas dan ponsel, sebagai media

    komunikasi baca dan tulis pada ponsel.

    Trouble Shooting: o Blank

    o Tulisan terbalik/berantakan

    o Pecah

    16. Keypad Fungsi : Sebagai peralatan input yang memberikan perintah data kepada CPU ponsel

  • untuk diproses dan akan dikirimkan kepada komponen lain yang berkaitan dalam ponsel.

    Trouble Shooting: o Blank

    o Tulisan terbalik/berantakan

    o Pecah

    17. Battery Fungsi : sebagai sumber arus listrik yang diperlukan untuk memberikan arus listrik pada

    ponsel. Battery untuk ponsel ada beberapa macam, yaitu Nickel-Metal Hydrate (NiMH),

    Lithium-Ion (LiON), dan Lithium-PolyI RI- (LiPoly)

    Trouble Shooting: o Ngedrop

    o Pada saat melakukan panggilan, hp langsung mati

    o Lampu LCD berkedip kedip

    o Charging gagal

    CARA MENGATASI HandPhone MATI SENDIRI Problem: Pada kasus ini, ponsel kita tiba-tiba saja mati (auto power-off) tanpa kita ketahui .Prosedur perbaikan:

    Pertama kali kita uji terlebih dahulu battry kita apakah masih baik. Lepaskan battery yang lama, kita uji dengan menggunakan multitester, apabila dalam pengujian ternyata battery sudah rusak, maka gantilah dengan battery yang baru, tetapi bila battery masih baik, pasangkan kembali battery yang lama pada ponsel, lalu coba hidupkan ponsel.

    Periksalah juga konektor daripada battery, lihat apakah ada karat pada kuningan konektor battry yang juga bisa sebagai penghambat (isolator) Dari battery pada ponsel, juga uji tingkat kelenturan dari konektor batry tersebut dengan cara menekan-nekan konektor battery-nya, jika tingkat kelenturannya kita rasa sudah tidak normal atau rusak, maka kita perlu mengganti konektor battery ini. Sebab dengan konektor battery yang sudah tidak normal atau rusak maka posisi battery pada ponsel tidak terkunci dan sudah berubah-ubah saat kita membawa ponsel. Dengan posisi battery yang sudah berubah-ubah inilah yang mengakibatkan terputusnya koneksitas arus dari battery menuju ponsel yang mengakibatkan ponsel mati dengan sendirinya (auto power-off).

    Setelah kita uji battery dan konektornya tidak ada masalah pada keduanya, maka selanjutnya kita coba isi ulang (charge) battery pada ponsel, apabila indikator proses isi ulang (charge) battery tampil pada layar ponsel tetapi ponsel tetap tidak bisa dinyalakan, maka dengan pasti kita mengetahui penyebab dari ponsel tidak bisa dinyalakan tadi adalah karena gangguan dari IC PA-nya.

    Lepaskan IC PA pada ponsel anda, lalu coba ponsel anda dinyalakan kembali, ponsel anda pasti bisa nyala, maka supaya ponsel anda ada sinyalnya harus dipasangkan kembali IC PA yang baru.

    Namun bila saat kita isi ulang (battery) pada ponsel dan indikator proses isi ulang (charge) battery tidak tampil pada layar ponsel, juga waktu ponsel di nyalakan ponsel tidak mau nyala, maka kita perlu melakukan pemeriksaan dan pengujian lebih lanjut dengan menggunakan power supply (PS). Namun pada kasus tertentu ada juga kemungkinan terdapat timah yang jelek atau penyolderan yang kurang baik kaki-kaki IC PA pada PCB (koneksitas dari IC PA pada PCB terganggu atau terputus). Solusinya kita cabut IC PA pada PCB-nya terlebih dahulu, lalu

  • bersihkan timah-timah pada PCB dimana IC PA tersebut menempel dengan cairan pembersih IPA, rapikan kembali timah-timah pada kaki-kaki IC PA, pasang kembali IC PA yang lama, nyalakan ponsel, maka ponsel pasti nyala kembali.

    Selanjutnya kita memeriksa dan menguji ponsel dengan menggunakan power supply (PS), perlu diingat power supply yang akan kita gunakan untuk memeriksa dan menguji ponsel haruslah mempunyai skala ampere sebesar I ( satu) ampere atau 1000 (seribu) mili ampere, hal ini dimaksudkan supaya membaca hasil pemeriksaan dan pengujian lebih mudah dan jelas karena sensitifitas yang cukup dari power supply (PS) itu sendiri.

    Pasangkan kabel dari power supply (PS) ke konektor battery pada ponsel kita dengan urutan sebagai berikut : warna hitam kabel power supply ke kutub negatif konektor battery, warna hijau kabel power supply ke kutub BSI (Battery System Information) konektor battery, warna kuning kabel power supply ke kutub temperatur konektor battery, dan warna merah kabel power supply ke kutub positif konektor battery. Perlu diingat bahwa dalam menghubungkan antara ponsel dengan power supply diperlukan minimal 3 kabel

    Biasakan sebelum power supply dinyalakan, jangan lupa arahkan terlebih dahulu tegangan (volt) power supply pada 0 V, hal ini bertujuan untuk mencegah kelalaian kita memberikan tegangan (volt) yang terlalu besar pada ponsel yang hanya mengakibatkan ponsel kita bertambah parah kerusakannya

    Setelah itu barulah kita boleh mengarahkan tegangan (volt) pada power supply ke 3,6 V, disini karena kita memakai ponsel Nokia 3310 dimana tegangan yang dibutuhkan adalah 3,6 V, apabila ponsel yang anda periksa dan uji bukan Nokia 3310, maka perlu disesuaikan tegangan (volt) yang dibutuhkan ponsel, dengan toleransi hanyalah 0,5 V. lebih dari toleransi itu akan mengakibatkan ponsel anda rusak.

    Saat ponsel dalam keadaan mati (off), lalu tekan tombol 'on' pada ponsel untuk menyalakan ponsel. Lihatlah jarum ampere pada power supply pada saat tombol 'on' pada ponsel ditekan, jika jarum ampere diam saja tidak bergerak berarti problem terletak pada hardwarenya ponsel. Untuk problem hardware perlu dilakukan pemeriksaan dan pengujian dari modul 'on/off sampai pada battery ponsel itu sendiri.

    Lihatlah jarum ampere pada power supply pada saat tombol 'on' pada ponsel ditekan, jika jarum ampere naik sekitar 50 mili ampere berarti problem terletak pada software ponsel. Yang perlu kita lakukan adalah ponsel tersebut diprogram ulang (flash) sesuai dengan jenis dan versi ponsel saat ini atau kita bisa melakukan proses upgrade versi software ponsel kita ke versi software yang lebih tinggi dari versi sebelumnya.

    Nyalakan ponsel, ponsel pasti nyala.

    CARA MENGATASI HANDPHONE MATI KARENA IC CPU Problem: Ponsel akan mati total. Ponsel hang. keypad pada ponsel tidak berfungsi. LCD pada ponsel tidak berfungsi. Ponsel tidak ada sinyal ( N o Signal). Prosedur perbaikan:

    Kita gunakan power supply, saat ponsel anda masih dalam keadaan mati (off) maka lihatlah jarum ampere pada power supply akan naik 100 mili ampere

    Kita perlu memeriksa apakah IC CPU pada ponsel kita masih dalam kondisi yang baik, jika ternyata IC CPU masih dalam kondisi baik maka kita hanya perlu memanasi IC

    CPU tersebut dengan menggunakan blower saja, namun apabila IC CPU pada ponsel

    kita ternyata sudah rusak, maka kita perlu mengganti IC CPU dengan yang baru.

    Sebelum kita melakukan pergantian IC CPU, kita terlebih dahulu harus mempunyai lem

    anti panas dan cairan penghancur lem anti panas, sebab IC CPU ini dilindungi oleh lem

  • anti panas, setelah kita menghancurkan lem anti panas, baru kita memanasi (blower) IC

    CPU yang lama supaya bisa dilepas untuk diganti dengan IC CPU yang baru

    Coba nyalakan ponsel anda kembali, maka ponsel anda pasti nyala

    CARA MENGATASI HANDPHONE MATOT KENA AIR Problem: Dengan tanpa sengaja ponsel kita terkena air atau terendam air lalu ponsel kita MATI, saat kita mencoba untuk menyalakan kembali ponsel kita tetapi ponsel kita tidak mau nyala sama sekali. Prosedur perbaikan:

    Kita tidak boleh langsung menggunakan POWER SUPPLY dalam memeriksa dan menguji ponsel. Sebab mempunyai resiko hubungan pendek antar komponen ataupun modul dalam ponsel dengan mediator air tersebut sebagai penghantar

    Namun ponsel terlebih dahulu harus dikeringkan dari segala air yang masuk ke dalam ponsel, bisa dengan cara-cara sebagai berikut : ponsel dibongkar lalu dijemur, ponsel diblower dengan terlebih dahulu diberi cairan pembersih IPA , ponsel divakum dalam alat vakum dengan diberi cairan pembersih IPA lebih dulu, atau bisa juga digunakan butiran silika untuk menyerap air yang ada pada ponsel

    Setelah ponsel dipastikan telah kering sungguh dari segala cairan, maka harulah kita boleh menggunakan power supply untuk mengetahui jenis kerusakan pada ponsel kita

    Pada ponsel yang terkena air ataupun terendam air, biasanya terjadi kerusakan pada aksesoris ponselnya

    Namun jika jarum ampere pada power supply naik 50 mili ampere saat tombol 'on' kita tekan, berarti jenis kerusakan terletak pada SOFWARENYA ponsel. Kita lakukan program ulang (flash) pada ponsel sesuai dengan jenis dan versi ponsel anda saat ini atau kita bisa melakukan proses UPGRADE versi software ke versi software yang lebih tinggi dari versi ponsel anda sebelumnya

    Nyalakan ponsel anda kembali, ponsel pasti nyala

    CARA MENGATASI HANDPHONE MATI SAAT TELPON Problem : Pada saat kita melakukan panggilan dengan ponsel kita, maka tiba-tiba ponsel kita mati. Prosedur perbaikan :

    Gunakan POWER SUPPLY, saat ponsel anda masih dalam keadaan mati (off) maka lihatlah jarum ampere pada power supply tidak akan bergerak.

    Namun saat kita menyalakan ponsel kita dan melakukan panggilan dengan ponsel kita, maka kita akan lihat jarum ampere akan menunjukkan angka diatas 400 mili ampere, sedangkan angka normal pada saat ponsel melakukan panggilan adalah dibawah angka 400 mili ampere.

    Lakukan pergantian pada IC PA dengan IC PA yang baru. Setelah itu kita lakukan pemeriksaan dan pengujian ulang pada ponsel scperti yang diatas,

    apabila sekarang hasil atau jarum ampere berada dibawah nilai 400 mili ampere, maka ponsel sudah dalam keadaan baik.

    Nyalakan ponsel, maka ponsel akan berfungsi baik kembali.

  • LANGKAH-LANGAH MENGATASI HANDPHONE MATI KARENA JATUH Problem : Tanpa sengaja ponsel kita terjatuh, karena ponsel terjatuh maka ponsel mati, setelah itu kita coba nyalakan kembali ponsel kita tetapi ponsel tidak mau nyala kembali alias mati total Prosedur perbaikan :

    Kita tidak boleh langsung memeriksa dan menguji ponsel dengan power supply, hal ini dimaksudkan untuk mencegah hubungan pendek antar komponen ataupun modul dalam ponsel. Sebab kemungkinan besar setelah ponsel terjatuh maka letak daripada komponen ataupun modul dalam ponsel berubah dan tidak pada tempatnya, inilah yang dikuatirkan bisa menyebabkan hubungan pendek antar komponen ataupun modul dalam ponsel.

    Jadi terlebih dahulu ponsel tersebut harus dibongkar, dipanasi (diblower), kemudian kita reposisi kembali letak atau posisi dari tiap-tiap komponen ataupun modul yang berubah letaknya sebagai akibat dari ponsel yang terjatuh tadi.

    Setelah kita membongkar, memanasi, dan mereposisi semua letak komponen ataupun modul pada tempatnya maka barulah kita boleh menggunakan power supply untuk memeriksa dan menguji ponsel kita apakah kerusakan terletak pada softwarenya atau hardwarenya.

    Kemungkinan besar komponen yang rusak sebagai akibat dari ponsel yang terjatuh tadi adalah IC PA atau IC Power.

    Namun jika jarum skala ampere pada power supply naik sekitar 50 mili ampere saat tombol 'on' pada ponsel ditekan, berarti kerusakan terletak pada softwarenya ponsel. Kita lakukan program ulang (flash) pada ponsel sesuai dengan jenis dan versi ponsel anda saat ini atau kita bisa melakukan proses upgrade versi software ke versi software yang lebih tinggi dari versi ponsel anda sebelumnya.

    Coba nyalakan ponsel anda kembali, ponsel anda pasti nyala.

    CARA MENGATASI HANDPHONE CONTACK SERVICE Kesalahan pada ponsel seperti ini berarti bahwa software ponsel dapat berjalan normal, dan karena itu kemampuan dari IC Power (CCONT) dapat bekerja. Fungsi selfttest berjalan ketika power dinyalakan dan software dijalankan dari flash. Jika ada selfttest yang gagal, teks "Contact Service" akan ditampilkan di LCD. Kesalahan pada umumnya :

    Checksum MCU ROM gagal, coba lakukan program ulang (flash) ponsel anda. Jika ponsel anda masih tidak benar setelah di program ulang (flash), solder mesin dan coba untuk update software ponsel anda sekali lagi

    Interface CCONT gagal, kemungkinan besar disebabkan CCONT rusak atau penyolderannya yang rusak atau kurang baik. Kesalahan hampir pasti disebabkan oleh MAD atau PCB (jalurnya) yang rusak.

    Paralel/serial COBBA gagal, kemungkinan disebabkan oleh IC COBBA rusak atau penyolderannya yang rusak atau kurang baik. Coba gantilah COBBA. Jika masih gagal, kesalahan disebabkan karena MAD atau PCB (jalurnya) rusak.

    Cek software

    CARA MENGATASI HANDPHONE TAK BERDERING

  • Komponen BUZZER yang berfungsi mengeluarkan bunyi ringtone. Jadi apabila ponsel tidak bisa mengeluarkan bunyi ringtone, maka kita perlu melakukan pengetesan pada komponen BUZZER beserta jalurnya terputus atau tidak. Untuk melakukan pengetesan kita bisa melakukan :

    Letakkan kabel-kabel multitester manual dengan skala xl pada kutubkutub positif dan negatif dari komponen BUZZER, tetapi cukup letakkan kabel multitester pada kaki komponen BUZZER satu saja, sedangkan yang satunya lagi diketuk-ketukan pada kaki komponen BUZZER yang lainnya. Apabila terdapat suara berarti komponen BUZZER baik

    Selanjutnya kita bisa melanjutkan pengetesan pada jalurnya komponen BUZZER Gunakan skala x 1k pada multitester manual untuk mengetes jalur komponen BUZZER,

    hubungkan kabel-kabel multitester dengan interface komponen BUZZER, bila ada jarum multitester bergerak berarti jalur dalam keadaan baik. Sebaliknya bila jarum multitester tidak bergerak maka kita bisa melakukan sistem jumper langsung dari IC Pengontrol (IC UI) menuju komponen BUZZER untuk mengatasi jalur yang terputus tadi. Periksa dan ujilah juga apakah jalur positif (+) dari battery menuju BUZZER dalam keadaan baik, jika terputus maka lakukan sistem jumper pada jalur yang ierputus tadi. Segera setelah kita melakukan jumper maka ponsel berfungsi kembali mengeluarkan bunyi ringtone

    Jika komponen maupun jalur BUZZER keduanya sudah dalam keadaan baik, tetapi ponsel tetap tidak bisa mengeluarkan bunyi ringtone, maka coba periksa dan uji apakah IC Pengontrol (IC UI) masih baik, jika ternyata IC Pengontrol (IC UI) masih baik maka cukup panasi saja IC Pengontrol (IC UI) dengan menggunakan blower secara hati-hati.

    Jika IC UI anda yang lama sudah rusak, maka gantilah IC UI ponsel anda dengan yang baru

    Ponsel anda bisa mengeluarkan ringtone kembali

    CARA MENGATASI HANDPHONE TIDAK BISA CAS NOT CHARGING

    Ada beberapa kemungkinan kerusakannya: Kerusakan terjadi pada alat isi ulang (charger) battery itu sendiri, cobalah alat charger anda pada ponsel lain yang sejenis untuk mengetahui rusak atau tidak. Battery pada ponsel anda sudah rusak juga bisa sehingga battery tidak mampu lagi diisi ulang. Periksalah apakah konektor pengisian ulang battery pada ponsel anda masih baik. Kemudian kita baru melakukan pemeriksaan dan pengujian pada ponsel itu sendiri.

    Jika pada layar ponsel anda muncul pesan "Not Charging" atau ponsel melakukan proses isi ulang (charging) tetapi indikator isi ulang berjalan tanpa mengisi battery atau melakukan proses isi ulang (charging) tetapi indikator isi ulang diam saja maka bisa dipastikan IC Charge-nya yang rusak. Gantilah dengan IC Charge yang baru

    Ponsel sudah selesai diisi ulang (battery full), tetapi indikator isi ulang tetap jalan terus, maka IC Power-nya yang rusak. Gantilah dengan IC Power yang baru

    Ponsel sedang tidak dalam keadaan diisi ulang (charge), tetapi indikator isi ulang jalan terus, maka software (SW) yang rusak. Lakukan program ulang (flash) pada ponsel dengan versi yang sama.

  • Ponsel setiap akan dilakukan proses isi ulang (charge) selalu mati, maka IC Charge atau IC Power yang rusak. Lakukan pemeriksaan dan pengujian lebih lanjut pada ponsel untuk menentukan apakah IC Charge atau IC Power yang rusak lalu gantilah IC Charge atau IC Power yang rusak tersebut.

    Setelah mengisi ulang (charge) ponsel dengan charger, ada kebocoran listrik sebelum tombol power-on ditekan, ketika anda menekan tombol power-on, ponsel tidak menyala. Penyebab masalah itu adalah kebocoran listrik pada kapasitas power suplai. Sasarannya tetap IC Power, IC UI, IC PA yang terhubung dengan tegangan batteryt VBATT, unit-unit yang sering rusak dan dapat memunculkan permasalahan adalah IC Power, IC UI. Karena IC Power merupakan BGA, yaitu IC yang terintegrasi, maka metode yang biasanya dilakukan adalah melepaskan IC UI, kemudian mengisi ulang ( charge) kembali ponsel, perhatikan apakah ada kobocoran listrik. Jika tidak, berarti IC UI rusak; jika ada, berarti IC Power yang rusak. Permasalahan selesai, setelah dilakukan penggantian IC tersebut di atas.

    Kita mengisi ulang (charge) ponsel, kemudian tekan tombol ON, tetapi ponsel tidak menyala, tidak ada arus listrik yang masuk ke ponsel. Jika demikian maka lakukan pengukuran pada R224, jika kedua ujungnya tidak mempunyai tegangan VBAT 3,2 V, berarti IC Power rusak atau ada penyolderan yang kurang baik pada IC power. Gantilah IC Power yang rusak atau lakukan penyolderan ulang pada IC Power

    Cobalah dengan cara flash ulang ponsel anda

    CARA PERBAIKI LAMPU Handphone LCD MATI Ponsel yang tidak ada nyala lampu ataupun lampu led tidak menyala, maka terlebih dahulu kita perlu melakukan pemeriksaan dan pengujian pada komponen LED beserta jalurnya terputus atau tidak. Untuk melakukan pengetesan kita bisa melakukan :

    Kita gunakan multitester manual dengan skala xl pada kaki-kaki LED, tetapi dengan kutub yang terbalik dengan kabel-kabel dari multitester kita, atrtinya : kabel merah multitester dihubungkan dengan kutub negatif dari LED dan kabel hitam multitester dihubungkan dengan kutub positif dari LED

    Setelah dihubungkan dengan multitester, apabila komponen LED dalam keadaan baik, maka LED akan langsung menyala, bila komponen LED anda rusak, maka komponen LED tidak bisa menyala sehingga anda perlu mengganti LED anda yang rusak dengan yang baru

    Jika semua LED yang ada pada PCB ponsel anda sudah menyala semua saat anda periksa dan uji dengan menggunakan multitester namun saat ponsel anda dinyalakan tetapi lampu LED tetap tidak mau menyala maka periksalah apakah jalur positif (+) dari battery menuju lampu LED masih baik, jika jalurnya terputus lakukan sistem jumper pada jalur yang terputus tersebut Setelah itu kita periksa apakah jalur dari IC Pengontrol (IC UI) menuju lampu LED juga masih baik, jika jalur ini terputus maka lakukan sistem jumper pada jalur yang terputus tadi

    Jika komponen maupun jalur LED keduanya sudah dalam keadaan baik, tetapi ponsel tetap tidak nyala lampu LED, maka coba periksa dan uji apakah IC Pengontrol (IC UI)

  • masih baik, jika ternyata IC Pengontrol (IC UI) masih baik maka cukup panasi saja IC Pengontrol (IC UI) dengan menggunakan blower secara hati-hati

    Apabila ternyata IC UI anda yang lama sudah rusak, maka anda perlu mengganti IC UI ponsel anda dengan yang baru

    Nyalakan ponsel anda, maka ponsel anda ada nyala lampu LED kembali

    CARA MENGATASI HANDPHONE BOROS BATTERY Kita lihat dari daya tahan (life time) dan waktu standby maupun waktu percakapan, kita bisa memeriksa dan menguji pada ponsel dengan menggunakan POWER SUPPLY dengan langkah sebagai berikut :

    Saat ponsel anda masih dalam keadaan mati (off) inilah ponsel sudah mengambil arus pada BATTERY, ini terbukti dengan jarum ampere pada power supply menunjukkan angka 100 mili ampere. Keadaan seperti ini yang menyebabkan battery ponsel boros, sebab ponsel terus menerus mengambil arus dari battery meski ponsel telah mati.

    Sekarang lepaskan IC PA terlebih dahulu. Lakukan kembali tes ulang seperti yang diatas, lihat jarum ampere apabila diam, maka

    bisa dipastikan IC PA-nya rusak. Ganti IC PA dengan yang baru, lakukan kembali tes ulang seperti yang diatas, lihat

    jarum ampere, jarum ampere harus tetap diam. Battery anda sudah tidak boros lagi.

    CARA MENGATASI HANDPHONE TIDAK ADA SINYAL

    Problem : Saat kita memasukkan SIM CARD lalu menyalakan ponsel, maka tidak ada sinyal ataupun jaringan yang muncul pada LCD ponsel. Prosedur perbaikan :

    Periksalah terlebih dahulu komponen antena dan konektor antena, pastikan terhubung dengan baik. Apalagi bila ponsel anda merupakan ponsel dengan antena dalam, berhubungan dengan PCB atau mainboard melalui dua pointer kontak yang elastis, jika kedua pointer kontak ini mengalami kontak yang jelek, masalah yang muncul adalah tidak adanya jaringan (no network) dan penerimaan sinyal yang jelek bahkan sinyal hilang (no signal). Khususnya dengan mesin yang terbentur atau jatuh ke dalam air, kontak yang jelek dan oksidasi akan terjadi pada pointer kontak. Saklar antena adalah satu-satunya jalan untuk rnenerima dan mengirim sinyal, jika rusak atau penyolderan pin-nya rusak, akan muncul masalah tidak adanya network atau transmisi

    Selanjutnya kita mencoba mencari jaringan pada ponsel dengan metode manual, jika dengan metode manual ini gagal dalam mencari jaringan, jadi kita bisa pastikan ada masalah dalam IC RF (HAGAR), gantilah IC RF (HAGAR) ini maka masalah akan selesai

    Jaringan dapat dicari dengan metode manual tetapi kadang-kadang gagal, bahkan tidak dapat terhubung juga dengan jaringan. Gejala ini disebabkan masalah IC RF (HAGAR), IC AUDIO (COBBA). Jika modul COBBA menampakkan adanya kesalahan, kemungkinan besar memang disebabkan oleh penyolderan BGA-nya dan unit-unit di sekitarnya yang

  • buruk, atau kekurangan arus, sedangkan kebanyakan masalah HAGAR dikarenakan unit-unitnya buruk

    Jika mencari jaringan dengan metode manual pada ponsel kita hanya mendapatkan 1 (satu) operator/penyedia jasa layanan selular saja, maka ada masalah dengan IC VCO, gantilah IC VCO ini maka masalah akan selesai

    Apabila tidak ada masalah dengan metode manual, periksalah jalur arus dari battery ke IC PA, jika tidak ada masalah dengan jalur selanjutnya kita periksa apakah komponen IC PA berfungsi dengan baik. Kita bisa gunakan multitester untuk menguji IC PA, jika ternyata IC PA tidak berfungsi dengan baik, kita ganti IC PA ini maka masalah akan selesai

    Setelah pengujian dan perbaikan pada hardware kita lakukan tetapi sinyal tetap tidak ada/hilang, maka kita beranjak pada sofwarenya. Kita flash ponsel sesuai dengan jenis ponsel dan versi software ponsel sebelumnya ataupun dengan versi software yang lebih baru ( upgrade)

    CARA MENGATASI SINYAL HANDPHONE TAK STABIL cara memperbaiki :

    Periksa apakah ponsel bisa digunakan untuk mencari jaringan dengan cara manual. Jika ponsel tidak bisa mencari jaringan secara manual, maka IC RF (HAGAR) rusak, gantilah IC RF (HAGAR).

    Periksa juga apakah jalur ke IC PA tidak terputus. Apabila sebaliknya ponsel bisa mencari jaringan dengan cara manual, maka IC PA yang

    rusak, gantilah IC PA. Setelah hardware dari ponsel sudah diuji dan diperbaiki namun masalah tetap muncul,

    kita perlu memprogram ulang/flash ulang software ponsel sesuai dengan jenis dan versi ponsel atau dengan versi yang lebih baru dari versi software ponsel sebelumnya.

    Nyalakan ponsel anda, maka ponsel anda akan berfungsi dengan normal kembali.

    CARA MENGATASI SINYAL/TRIK JUMPER Masalah sinyal yang tidak setabil terkadang bisa memusingkan kita tatkala sedang membutuhkan fungsi ponsel untuk melakukan panggilan yang terhitung penting. Masalah sinyal sebenarnya disebabkan oleh 2 hal yakni, kualitas sinyal dari BTS operator yang lemah dan kondisi ponsel itu sendiri yang memang memiliki masalah di dalamnya. Jika pancaran sinyal BTS memang tidak memiliki masalah sama sekali maka bisa dipastikan, masalah yang terjadi disebabkan oleh ponsel.Ponsel yang bermasalah dengan sinyal juga memiliki 2 kemungkinan. Masalah yang bersalah dari sofware atau hardware. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan perbaikan software dengan tuning signal. Jika setelah melakukan tuning signal masih saja meiliki masalah, maka langkah terakhir adalah melakukan pergantian pada komponen switch antena, IC RF, PA, Audio dan masih banyak lagi yang berhubungan dengan lemahnya sinyal ponsel.Switch antena yang lemah, bukan berarti harus dilakukan pergantian. Jika memang dana yang dimiliki sangat terbatas, maka kita bisa melakukan jumper switch antena tanpa harus mengganti IC PA.

  • Peralatan yang harus dipersiapkan terlebih dahulu adalah :

    1. Solder berikut timah 0,3 mm 2. Cairan Flux 3. Kabel jumper 0,3 mm

    Langkah-langkah yang harus dilakukan :

    Lepaskan casing ponsel sampai tinggal PCB/Board Ponsel Siapkan kabel jumper untuk disambung pada titik yang sesuai pada gambar, tepatnya di IC PA Pada gambar diatas, kami melakukan jumper pada ponsel 33XX Setelah melakukan jumper, satukan kembali bagian-bagian ponsel seperti semula. Ponsel sudah bisa digunakan dengan tangkapan sinyal yang lebih baik.

    Trick jumper switch antena ini akan berpengaruh pada kemampuan ponsel dual band menjadi satu band saja, yakni 900 MHz. Trick ini sangat berguna untuk menyiasati keterbatasan dana. Jika memang tidak ingin kehilangan kemampuan ponsel dual band menjadi satu band saja, maka alternatifnya adalah melakukan pergantian IC PA dengan yang baru.

    CARA MENGATASI MMC TIDAK TERBACA

    1. System Error MMC bisa tidak terbaca oleh ponsel disebabkan karena system pada MMC mengalami

    kerusakan atau error. Hal ini biasa terjadi terlebih pada MMC yang kurang mutu

    kualitasnya, sebab sekarang terdapat banyak produksi atau merk MMC.

    Solusi: Ambil MMC dari ponsel, lalu pakai perangkat Card Reader untuk melakukan beberapa

    langkah praktis, pertama setelah card reader sudah terkoneksi dengan komputer, kita

    mengcopy dulu data-data yang diperlukan kedalam komputer. Setelah itu kita memformat

    MMC dengan langkah klic kanan lalu format. Setelah selesai format dapat kita isi

    kembali data yang tadi tersimpan pada folder komputer.

    2. MMC terkunci Sering kendala MMC tidak bisa terbaca karena kita lupa password yang telah kita

    masukkan.

    3. Versi ponsel tidak kompatibel Ada ponsel yang justru sudah di upgrade dengan versi lebih tinggi malah tidak mampu

    membaca MMC. Tapi pada versi yang lebih rendah justru bisa membaca. Mengapa ini

    bisa terjadi ? Hal ini bisa saja terjadi karena belum tentu modul atau hardware ponsel

    yang di upgrade tersebut mendukung untuk versi yang lebih tinggi, atau kompatibel. Jadi

    dengan modul atau mesin ponsel yang lama lalu kita memberikan versi tertinggi belum

    tentu akan semakin membuat ponsel tersebut semakin baik, sebab tentu banyak

    komponen yang telah mengalami perubahan dalam kapasitas atau ditambah lagi

    komponen pendukung.

    Solusi: Lalukan penurunan versi atau downgrade

  • 4. Faktor Virus Virus bisa menyebabkan MMC tidak terbaca. Berbagai macam virus akan terus

    bermunculan dan ini juga akan menyerang MMC sehingga tidak berfungsi normal lagi.

    Solusi: Beri ponsel anda aplikasi anti virus. Tentu saja harus selalu mengikuti perkembangan

    yang lebih update, sehingga anti virus yang kita miliki tidak ketinggalan bagi versi

    maupun kecanggihannya untuk memberantas virus.

    5. Ponsel rusak Trouble pada ponsel bisa juga menyebabkan MMC tidak terbaca. Hal ini bisa disebabkan

    system ponsel atau pengarusan ke bagian koneksi MMC tidak berjalan normal.

    Solusi: Lakukan pengecekan pada bagian pengarusan dengan peralatan multi tester digital, dan

    check apakah arus volt sudah sesuai dengan standar yang diminimalkan untuk mengalir.

    Bila tidak arus maka bisa dilakukan penjumperan untuk jalur yang putus, atau R

    (tahanan) yang putus atau lemah.

    CARA ANALISA PONSEL MATOT MENGGUNAKAN POWER SUPPLY

    Beberapa fungsi power supply :

    1. Sebagai alat charge

    2. Sebagai alat kejut bateray

    3. Sebagai pengganti tegangan voltage

    4. Sebagai analisa kerusakan ponsel.

    Jenis warna dan fungsi kabel power supply :

    1. Kabel merah / kutub positif (+)

    Untuk menghubungkan kabel (+) power supply ke konektor baterai (+).

    2. Kabel hitam / kutub negative (-)

    Untuk menghubungkan kabel (-) power supply ke konektor baterai (-).

    3. Kabel hijau / biru

    Berfungsi untuk pengecekan jalur btem (bateray temperature)

    4. Kabel kuning

    Berfungsi untuk pengecekan jalur BSI (bateray system information)

    Display jarum pada power supply :

    1. Display jarum Voltage ( V )

  • Display jarum voltage ini akan bergerak dari kiri ke kanan yang besaran voltagenya

    berkisar antara 0 s/d 15 volt yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan voltage yang

    kita inginkan. Untuk ponsel, besaran voltage yang digunakan berkisar 3,6 ~ 5 Volt,

    disarankan tidak menyetel voltage untuk ponsel lebih dari 5 volt, karena dapat merusak

    komponen didalam ponsel terutama CPU yang besaran voltagenya hanya 5 volt.

    2. Display jarum Ampere ( A )

    Untuk contoh power supply diatas, display jarum menunjukkan angka 0 ~ 1.0 Amper

    dan bila di jadikan kedalam satuan mili Amper (mA), power supply tersebut akan

    mempunyai nilai 0 ~ 1000 mA. Dengan demikian, 2.0 Amper = 200 mA, 4.0 Amper =

    400 mA 1.0 Amper = 1000 mili Amper.

    Sedangkan untuk garis-garis (strip) di bawah 2.0 atau di atas 2.0 memiliki nilai satuan

    mili Amper sebesar 20 mA.

    Jarum Amper ini akan bergerak, pada saat konektor bateray ponsel dihubungkan

    dengan kabel (+) dan (-) power supply.

    Pergerakan arus normal ponsel

    Yang dimaksud dengan pergerakan arus normal ponsel adalah pergerakan arus yang

    mesti terlihat saat pertama kali kabel (+) dan (-) power supply dihubungkan dengan (+)

    (-) konektor baterai.

    Dibawah ini pergerakan arus normal ponsel yang dapat dikelompokkan berdasarkan

    jenisnya sbb :

    1. DCT3, BB5, Sony Errickson, LG, Samsung, Siemen dan China

    Pergerakan arusnya adalah 0 mA , artinya, pada saat kabel power supply

    dihubungkan dengan konektor baterai, jarum Ampere power supply tidak bergerak atau

    diam.

    2. DCT4

    Pergerakan arusnya adalah 0 ~ 20 ~ 0 mA, artinya pada saat kabel power suppy

    dihubungkan dengan konektor bateray, jarum Ampere power supply bergerak dari 0 ke

    20 dan kembali ke 0 mA.

    3. WD2 dan BB5+

    Pergerakan arusnya adalah 0 ~ 40 ~ 50 ~ 0 mA.

    4. Motorola

  • Pergerakan arusnya adalah 0 ~ 40 ~ 0 mA

    5. BB Bold 9000

    Pergerakan arusnya adalah 0 ~ 200 ~ 140 ~ 80 ~ 50 mA

    6. BB selain Bold 9000

    Pergerakan arusnya adalah 0 ~ 60 ~ 80 ~ 50 mA

    Golongan ponsel Nokia berdasarkan generasinya :

    1. DCT3 : Layar monocrome, Suara monophonic.

    2. DCT4 : Layar berwarna / monocrome, Suara polyphonic, System operasi Java.

    3. WD2 : Layar berwarna, Suara baik, System operasi Symbian.

    4. BB5 : Layar berwarna, Suara mendekati sempurna.

    Setelah beberapa penjelasan singkat tentang power supply, pergerakan arus ponsel

    normal dan penggolongan ponsel Nokia berdasarkan generasinya, kemudian mari kita

    lanjutkan pembahasan Ponsel Mati Total dibawah ini.

    Berdasarkan penyebabnya, ponsel mati total dapat dibagi menjadi 3.

    1. Mati total karena masuk air,

    2. Mati total karena terjatuh dan

    3. Mati total sendiri.

    Untuk point 2 dan 3, cara analisa dan perbaikannya bisa saling berhubungan dan untuk

    itu kita bahas terlebih dahulu dengan menganalisa konsumsi arus ponsel mati total.

    Dibawah ini saya gambarkan secara singkat konsumsi arus ponsel untuk kasus mati

    total.

  • Dari gambar diatas, jika dibelah menjadi 2 bagian yaitu bagian KIRI (arus ponsel

    sebelum IC power bekerja) dan bagian KANAN (arus ponsel setelah IC power bekerja).

    Penjelasan gambar :

    Yang dimaksud dengan arus ponsel sebelum IC power bekerja (lihat block 1 dan 3)

    adalah kondisi dimana arus ponsel sebelum memasuki IC power bekerja (sebelum

    saklar on / off ditekan)

    Sedangkan yang dimaksud dengan arus ponsel setelah IC power bekerja (lihat block 2

    dan 4) adalah kondisi dimana arus ponsele setelah memasuki IC power (setelah saklar

    on / off ditekan).

    Masih dari gambar diatas jika dipotong menjadi 2 bagian yaitu potongan 1 (power

    supply) dan potongan 2 (tekan saklar).

    Penjelasan gambar :

    Yang dimaksud pada potongan 1 (power supply) adalah kondisi dimana saat ponsel

    dihubungkan dengan power supply, namun saklar on / off belum ditekan (lihat block 1

    dan 3).

    Sedangkan potongan 2 (tekan saklar) adalah kondisi dimana setelah ponsel

    dihubungkan dengan power supply dan kemudian saklar ditekan (lihat block 2 dan 4).

    Langsung saja kita eksekusi :

  • I. Short bagian KIRI (sebelum IC power bekerja) pada POTONGAN 1 (sebelum tekan

    saklar) yang terdiri dari :

    (Gambar komponen yang berhubungan langsung dengan short KIRI sebelum Tekan

    Saklar)

    1. Short Total

    Kondisi dimana ponsel setelah dihubungkan dengan power supply dengan memberika

    tegangan sebesar 3.6 ~ 5 volt dan sebelum tekan saklar on / off, jarum Amper power

    supply langsung menjunjukkan 1000 mA sambil bergerak turun-naik dan biasanya

    power supply akan berbunyi, walaupun saklar belum ditekan. Jika voltage power supply

    kita turunkan menjadi 1 volt pun, biasanya jarum Amper akan menunjukkan nilai mA

    yang tidak wajar. Short seperti ini biasanya disebut dengan short total atau short full.

    Pemeriksaan :

    Coba cek jalur / blok IC PA, IC Power, IC Audio, IC Bluetooth dan IC Charging dengan

    mengangangkat resistor yang menjadi penghubung ke blok-blok diatas. Jika saat

    pengangkatan resistor penghubung tersebut short hilang, maka cari resistor, capasitor

    atau IC yang bermasalah di dalam satu blok tersebut. Angkat dan ganti.

    Namun, ada baiknya cek terlebih dahulu plug-in dan kaleng-kaleng penutup IC,

    biasanya ada plug-in atau kaleng penutup IC yang menyentuh PWB sehingga

    menyebabkan short total.

    2. Short 20 mA

  • Kondisi dimana ponsel setelah dihubungkan dengan power supply dengan memberikan

    tegangan sebesar 3.6 ~ 5 volt dan sebelum tekan saklar on / off, jarum pada Amper

    power supply menunjukkan 20 mA. Mati total seperti ini, biasa disebut dengan short

    vbat atau short di jalur vbat.

    Pemeriksaan :

    Cek semua kapasitor vbat di IC PA, IC Power, IC Audio, IC Bluetooth dan IC Charging.

    Jika menemukan kapasitor vbat yang nilai resistansinya menyimpang atau kedua sisi

    kapasitor vbat tersebut nge-ground, angkat dan ganti.

    3. Short > 400 mA

    Kondisi dimana ponsel setelah dihubungkan dengan power supply dengan memberikan

    tegangan sebesar 3.6 ~ 5 volt dan sebelum tekan saklar on / off, jarum pada Amper

    power supply menunjukkan > 400 mA. Mati total seperti ini, 90% biasa short IC PA atau

    short di jalur IC PA.

    Pemeriksaan :

    Setelah ponsel dihubungkan dengan power supply dan diberikan tegangan 3.6 ~ 5 volt,

    cari komponen yang panas pada komponen-komponen IC PA, IC Power, IC Audio, IC

    Bluetooth dan IC Charging. Jika ditemukan IC yang panas, coba cek pada jalur tersebut

    seperti kapasitor, resistor, driver maupun IC itu sediri. Solusinya, angkat dan ganti.

    I. Short bagian KIRI (sebelum IC power bekerja) pada POTONGAN 1 (sebelum tekan

    saklar)

    Kondisi dimana ponsel setelah dihubungkan dengan power supply dengan memberikan

    tegangan sebesar 3.6 ~ 5 volt kemudian saklar on/off ditekan, jarum pada Amper power

    supply menunjukkan nilai 0 mA (nol mA). Ini merupakan kondisi dimana, tegangan

    tidak dapat masuk ke IC Power.

    Pemeriksaan :

    - Bersihkan dan ganti switch on/off

    Bersihkan switch on/off dengan cairan tiner, kemudian coba nyalakan ponsel. Jika

    switch on/off rusak, ganti

    - Cek tegangan switch on/off

    Tegangan yang dibutuhkan switch on/off adalah sebesar 3.7 volt, jika tegangan tersebut

    kurang atau hilang, lakukan pengecekan jalur switch on/off.

  • - Cek jalur switch on/off

    Setelah langkah diatas tapi ponsel masih belum nyala, coba cek jalur switch on/off yang menuju IC power. Lakukan pergantian komponen-komponen yang rusak. Lakukan jumper antar komponen di jalur switch on/off bila jalur tersebut putus.

    Cek konektor bateray

    Lakukan charging tanpa bateray, kemudian cek tegangan di konektor bateray di kaki

    konektor. Jika pada saat pengecasan kaki-kaki konektor tidak mengeluarkan tegangan

    sebesar 3.7 ~ 5 volt, cek konektor bateray tersebut, jika rusak lakukan penggantian.

    - Cek jalur konektor bateray

    Jika dalam proses charging kemudian switch on/off ditekan tetapi ponsel masih belum

    menyala, ada kemungkinan jalur konektor bateray ada yang putus. Lakukan jumper bila

    jalur tersebut terputus.

    - IC power mermasalah

    Bila semua pengecekan dan hasilnya bagus, berarti IC power bermasalah. Goyang IC

    power dengan panas blower, bila perlu lakukan penggantian.

    I. Short bagian KANAN (setelah IC power bekerja) pada POTONGAN 2 (setelah tekan

    saklar)

    1. Short > 400 mA

    Untuk short > 400 mA ada kemungkinan ponsel tetap hidup, namun ada beberapa

    kemungkinan yang terjadi diantaranya :

    a. Boros Bateray

    b. Korslet

  • c. Makan Bateray

    Namun penanganan untuk ketiga kasus tersebut diatas adalah sama.

    Ciri-ciri short ini biasanya IC power panas, namun belum tentu IC power

    bermasalah/rusak. Biasanya ada kemungkinan IC PA, IC R3, emif & IC CPU

    bermasalah (praduga awal).

    Pemeriksaan :

    - Tentukan jalur korslet

    Pada VIO dijalur IC yang diduga short, gunakan AVOMeter dengan testprobe hitam (-)

    diletakkan di ground dan testprobe merah (+) di kapasitor VIO tujuan. Jika kedua kutub

    kapasitor VIO berbunyi, maka di jalur IC tersebut short.

    - Cari komponen yang panas

    Tentukan komponen yang short dengan suntik tegangan kemudian cari komponen yang

    panas. Setel power supplay dengan setelan 1.8 volt (ukuran maksimal VIO = 1.8 volt).

    Kabel hitam (-) power supply di ground PWB dan kabel merah (+) di kapasitor tujuan

    dijalur yang rusak (untuk mempermudah pencarian, kabel merah power supply menjepit

    kabel testprobe AVOMeter). Setelah ditemukan komponen yang panas penggantian.

    - Tegangan SleepX (hanya untuk HP UEM)

    Nilai tegangan pada VIO haruslah 1.8 volt, jika nilai VIO kurang atau lebih, berarti

    tegangan kontrol (SleepX) bermasalah.

    Jika demikian, CPU yang bermasalah (tetapi cek terlebih dahulu Osilator 26 mHz Rfclk.Trick angkat CPU, sebelum angkat IC CPU, angkat terlebih dahulu IC flash.

  • 1. Arus software

    Yang dimaksud dengan arus software adalah saat power supply dihubungkan dengan

    ponsel yang terjadi arus normal. Tetapi saat saklar on/off ditekan, jarum Amper

    bergerak pada nilai tertentu tetapi bergetar atau diam (bergerak turun-naik dikisaran

    nilai tersebut).

    Adapun ciri-ciri arus software tersebut adalah (nilai arus pada jarum Amper) :

    - Arus > 10 mA (untuk type ponsel DCT3, DCT4 dan WD2)

    - Arus > 50 mA (untuk type ponsel BB5)

    - Arus > 60 mA (untuk type ponsel BB selain bold)

    - Arus > 200 mA (untuk type ponsel BB bold)

    - Biasanya Syarat Kerja CPU (SKC) telah lengkap

    (untuk SKC, akan dijelaskan lebih lanjut)

    Perbaikan :

    Lakukan software ulang.

    2. Arus hardware

    Yang dimaksud dengan arus hardware adalah saat power supply dihubungkan dengan

    ponsel yang terjadi arus normal. Tetapi saat saklar on/off ditekan, jarum Amper

    bergerak pada nilai tertentu tetapi bergetar atau diam (bergerak turun-naik dikisaran

    nilai tersebut).

    Adapun ciri-ciri arus software tersebut adalah (nilai arus pada jarum Amper) :

    - Arus < 10 mA (untuk type ponsel DCT3, DCT4 dan WD2)

    - Arus < 50 mA (untuk type ponsel BB5)

    - Arus < 60 mA (untuk type ponsel BB selain bold)

    - Arus < 200 mA (untuk type ponsel BB bold)

    - Biasanya Syarat Kerja CPU (SKC) ada yang hilang

  • (untuk SKC, akan dijelaskan lebih lanjut)

    Perbaikan :

    Lakukan pengecekkan SKC pada ponsel tersebut. Jika ada yang hilang, lakukan teknik

    jumper pada tegangan kerja yang sama.

    Syarat Kerja CPU (CPU)

    Syarat kerja CPU adalah tegangan yang harus ada dan lengkap dalam sebuah ponsel,

    sebagai syarat untuk ponsel bisa menyala.

    Adapun syarat-syarat tegangan yang mesti ada dalam sebuah ponsel dapat

    dikategorikan berdasarkan generasinya sbb :

    Tegangan Kerja Ponsel DCT3

    1. Tegangan VBB : 2.8 volt

    2. Tegangan Vcore : 1.8 volt

    3. Tegangan Vcp : 4.8 volt

    4. Tegangan Vxo : 2.8 volt

    5. Tegangan Vcoba : 2.8 volt

    6. Tegangan Vref : 1.5 volt

    7. Tegangan Purx : 1.8 volt

    8. SleepClck : 32 kHz

    9. RfClck : 26 mHz

    Tegangan Kerja Ponsel DCT4

    1. Tegangan Vio : 1.8 volt

    2. Tegangan Vcore : 1.8 volt

    3. Tegangan R3 : 2.8 volt

    4. Tegangan Vana : 2.8 volt

    5. Tegangan Vflash : 2.8 volt

    6. Tegangan Purx : 1.8 volt

    7. SleepClck : 32 kHz

    8. RfClck : 26 mHz

    Tegangan Kerja Ponsel BB5

    1. Tegangan Vio : 1.8 volt

    2. Tegangan Vcore : 1.8 volt

  • 3. Tegangan Vdram : 1.8 volt

    4. Tegangan Vr1 : 2.5 volt

    5. Tegangan Vdd Ape : 1.8 volt

    6. Tegangan Vana : 2.8 volt

    7. Tegangan Vref : 1.33 volt

    8. Tegangan Vcorea : 1.4 volt

    9. Tegangan PurX : 1.8 volt

    10. SleepClck : 32 kHz

    11. RfClck : 26 mHz

    Contoh titik ukur (tegangan kerja/SKC) pada ponsel Nokia N70

    Jenis Kerusakan Komponen Handphone

    ANTENA

    Masalah pada Antena adalah tedak dapat sinyal, yang disebabkan konektor Antena yang tidak melekat dengan baik pada PCB, hal tersebut biasanya terjadi setelah penggantian Cassing. Kondisi antena yang tidak baik akan berakibat kerusakan pada Bagian Transmitte yaitu IC PA, dengan tidak stabilnya kinerja IC PA melakukan Transmitte terus menerus karena kondisi konektor Antena yang tidak melekat dengan baik sehingga IC PA bekerja melebihi kemampuannya yang berakibat lemahnya IC PA.

    IC RF PROCESSOR

    Masalah pada IC hagar yang ditimbulkan adalah hilangnya sinyal, saat dilakukan pilihan

  • jaringan manual pada Ponsel, tetapi tidak dapat mendeteksi Provider satupun. Dapat juga menyebabkan Pesawat Telepon Selular mati total

    IC PA (POWER AMPLIFIER )

    Masalah yang Timbul pada IC PA adalah :

    Mati Total, karena terjadi Short pada IC PA Batteray Drop saat panggilan Hilang sinyal, No Access, Tidak ada jaringan. Tidak dapat melakukan panggilan darurat/ 112 Sinyal ada, tetapi tidak dapat melakukan panggilan

    VCO (Voltage Control Oscilator )

    Masalah yang timbul karena kerusakan pada VCO adalah pada saat manual tidak dapat mendeteksi seluruh Provider yang ada, sedangkan jaringan operator baik, atau hanya mendeteksi satu Provider saja. Dan juga bisa menyebabkan mati total pada Pesawat Telepon Selular

    IC AUDIO

    Masalah yang timbul pada kerusakan IC Audio adalah

    Speaker dan Microphone tidak berfungsi, sedangkan kondisi Loudspeaker, Microphone dan juga jalur dalam keadaan baik. Contact Service karena IMEI tidak terbaca oleh perangkat Telepon Selular Tidak ada Sinyal

    LOUD SPEAKER

    Masalah yang timbul pada Loudspeaker adalah tidak dapat mendengar lawan bicara. Atau tidak adanya suara yang keluar dari Pesawat Telepon Selular pada bagian speaker

    MICROPHONE

    Masalah yang timbul pada Microphone adalah lawan bicara tidak dapat mendengar suara kita.

    BATTRY

  • Masalah yang ditimbulkan oleh battery adalah

    a. Ponsel mati b. Batteray tidak dapat di isi ulang c. Batteray Drop

    IC CHARGING

    Masalah yang ditimbulkan oleh kerusakan IC Charging adalah

    a. Tidak dapat mengisi ulang b. Batteray bengkak c. Mati total karena terjadi sort atau korslet

    IC POWER SUPPLY ( IC REGULATOR )

    Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC Power adalah

    a. Mati Total b. Insert Sim Card c. Not Charging d. Not Signal

    SLOT SIM CARD

    Masalah yang timbul karena kerusakan SLOT SIM CARD adalah

    a. Insert Sim Card

    IC CPU ( CENTRAL PROCESSING UNIT )

    Masalah yang ditimbulkan dari kerusakan IC CPU adalah

    a. Mati Total b. Hang c. Keypad tidak berfungsi d. LCD tidak berfungsi e. Not Signal

    LCD (Liquit Cell Display)

  • Masalah yang timbul karena kerusakan LCD adalah

    a. Tidak ada tampilan pada Layar b. Layar bergaris c. Layar Buram

    IC RAM (RAMDOM ACCESS MEMORY )

    Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC RAM adalah

    a. Mati total b. Terjadi Hang

    IC FLASH

    Masalah yang timbul karena kerusakan pada IC FLASH adalah

    a. Ada sebagian menu tidak dapat dibuka b. Tidak bisa diprogram ulang c. Mati total d. Hang

    KEYPAD

    Masalah yang timbul karena kerusakan pada KEYPAD adalah

    a. Salah satu Keypad tidak berfungsi b. Seluruh keypad tidak berfungsi

    IC INTERFACE

    Masalah yang ditimbulkan karena kerusakan pada IC Interface adalah

    a. Vibrator, Lampu Led dan Buzzer tidak berfungsi b. Hang c. Mati total jika terjadi korsleting