jambi independent | 29 september 2011

of 28/28
MUHAMMAD AMJAD, Bandung KAMIS, 29 SEPTEMBER 2011 ECERAN RP. 3.500,- EKONOMI FINARMAN WAPU, Jambi DOK/JAMBI INDEPENDENT Saya tidak terima dan saya tidak mau menandatangani berita acara penahanan. Kalau mau ditahan, kenapa tidak dari lima tahun lalu. Muchtar Muis, Mantan Wakil Bupati Muarojambi Baca Bangga hal 2 Muchtar Muis Ditahan Tolak Tandatangani Berita Acara Penahanan Deradjat Ginandjar, Pengidap HIV/AIDS yang Berprestasi Internasional lewat Sepak Bola Bangga Bisa Kalahkan Italia dan Belanda Bertahun-tahun menjadi pengidap HIV/AIDS tak membuat Deradjat Ginandjar Koesmayadi berputus asa. Dia tetap bersemangat melakoni hidupnya. Puncaknya, dia berhasil terpilih sebagai pemain terbaik di ajang Homeless World Cup 2011 di Paris, Prancis. MUHAMMAD AMJAD/JPNN SERASA MIMPI: Deradjat Ginan djar dan piala pemain terbaik yang dia peroleh. KEJATI Jambi akhirnya me- nahan mantan Wakil Bupati Muarojambi Muchtar Muis. Penahanan dilakukan setelah penyidik melakukan peme- riksaan sejak pukul 11.00 hingga pukul 15.30, kemarin (28/9). Proses penahanan berlangsung alot. Tersangka kasus dugaan korupsi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Unit 22 Sungaibahar, Muarojambi tahun 2004 tersebut menolak menandatangani berita acara penahanan. Meski menolak, sekitar pukul 16.50, penyidik tetap meng- eksekusi Muchtar Muis yang saat proyek PLTD berjalan menjabat Sekda Muarojambi. Dengan pengawalan ketat pe- tugas kejaksaan, Muchtar Muis digiring menuju mobil untuk dibawa ke lapas. Ungkapan kekecewaan atas proses penyidikan kasus senilai Rp 4,5 miliar terus terucap dari Muchtar Muis saat digiring petugas. n Baca Muchtar hal 2 Tempati Kamar 11 Blok D1 MUCHTAR Muis, terpidana kasus dugaan Korupsi Pem- bangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Unit 22 Sungaibahar, Muarojambi, sejak kemarin (28/9), mendekam di Lapas Kelas II A Jambi. Dia ditahan oleh penyidik Kejati Jambi se- telah menjalani pemeriksaan sekitar lima jam sejak pukul 11.00. n Baca Tempati hal 2 BRI Rombak Komisaris dan Direktur JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Sa- ham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank BRI Tbk menyetujui perubahan dewan komisaris dan direksi untuk memperkuat manajemen perusahaan akibat konsekuensi dari makin berkembangnya pertumbuhan perseroan. Direktur Utama PT Bank BRI Sofyan Basir kepada wartawan di Jakarta, kemarin (28/9), mengatakan, para pemegang saham me- nyetujui untuk mengangkat Gatot Mardi- wasisto sebagai direktur baru BRI. Konsekuensi dari perkembangan yang cepat itu, menurut dia adalah makin kom- pleks manajemen perusahaan sehingga dibutuhkan penambahan direktur dengan pembagian tugas pengelolaan perseroan yang makin fokus dan efisien. n Baca BRI hal 2 24 Jam Perjalanan Laos - Hanoi (24) Khawatir, Turis Jepang Coba Menyuap Imigrasi Laos Dari Laos, wartawan Jawa Pos (induk Jambi Independent) Bahari yang berhaji jalur darat lang- sung menuju Vietnam. Perjalanan dari Kota Vientiane, Laos, menuju Kota Hanoi di Vietnam ditempuh selama 24 jam dengan bus. SAYA tiba di Nam- pho, kota per- batasan antara Laos dan Vietnam, pukul 01.30. n Baca Khawatir hal 2 PENAMPILAN Ginan (panggilan akrab Ginandjar) sekilas tak me- yakinkan bahwa dia seorang atlet. Tingginya “hanya” 160 sentimeter, model rambut ala mohawk, dan badannya dipenuhi tato. Namun, Ginan berhasil mem- buktikan bahwa dia mampu mem- bawa harum nama bangsa di kancah internasional. Di ajang Homeless World Cup 2011 yang dihelat di Paris, Prancis, Agustus lalu, Ginan meraih predikat se- bagai pemain terbaik. Homeless World Cup 2011 ada- lah ajang sepak bola jalanan yang diikuti komunitas tunawisma. Pesertanya anggota komunitas yang kurang beruntung, seperti pecandu narkoba, penderita HIV/ AIDS, dan lain-lain. “Penghargaan ini adalah anugerah terbesar da- lam seumur hidup saya,” kata Ginan ketika ditemui Jawa Pos (induk Jambi Independent ) di Bandung, Senin (26/9) lalu. Dia tidak pernah menyangka bakal meraih prestasi dari lapa- ngan sepak bola setelah bertand- ing melawan negara-negara yang selama ini dikenal lebih kuat dari Indonesia. “Saya merasa tidak percaya dengan apa yang saya dapatkan ini. Bowo Nariwono Densus Yakin Hayat Dibantu Orang Solo Tangkap Hidup atau Mati JAKARTA - Hingga empat hari setelah peristiwa peleda- kan GBIS Kepunton Solo, tidak ada satupun anggota Densus 88 yang bisa san- tai, apalagi pulang ke ru- mah. Beban berat berada di pundak mereka. Sebab, Ka- polri Jenderal Timur Pradopo telah memerintahkan agar penindakan terhadap jarin- gan Hayat dilakukan dalam tempo secepatnya. n Baca Tangkap hal 5 Pungutan di Sekolah Dibatasi Kemendiknas Keluarkan 2 Permen Pembiayaan JAKARTA - Maraknya pun- gutan yang terjadi di sekolah maupun mahalnya biaya pendidikan di Per- guruan Tinggi Neg- eri (PTN) membuat Kementerian Pen- didikan Nasional (Kemendiknas) geram. Solusinya, pemerintah akan membatasi pung- utan yang dilakukan lembaga pendidikan melalui peraturan menteri (Permen). Menteri Pen- didikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan, akan ada dua Permen mengenai pembi- ayaan yang akan segera dikeluarkan. Pertama, Permen pembiayaan pen- didikan. n Mohammad Nuh DOK/JAMBI INDEPENDENT Baca Pungutan hal 2 FOTO: ROLANDA HASIBUAN, GRAFIS: DJATMIKO/JAMBI INDEPENDENT TAK BISA MENGELAK: Muchtar Muis di dalam mobil yang akan membawa- nya ke Lapas Jambi setelah menjalani pemeriksaan di Kejati Jambi, kemarin (28/9). Dia ditahan terkait kasus PLTD Unit 22 Sungaibahar, Muarojambi. MUHAMAD ALI/JPNN SIAGA BOM: Selebaran foto-foto bomber kelompok Cirebon, ditempel di pintu masuk area parkir Mega Kuningan, Jakarta.

Post on 07-Mar-2016

349 views

Category:

Documents

23 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

epaper Jambi Independent

TRANSCRIPT

  • MUHAMMAD AMJAD, Bandung

    KAMIS, 29 SepteMber 2011 eCerAN rp. 3.500,-

    ekonomi

    FINARMAN WAPU, Jambi

    doK/jAMbI INdepeNdeNt

    Saya tidak terima dan saya tidak mau

    menandatangani berita acara

    penahanan. Kalau mau ditahan, kenapa

    tidak dari lima tahun lalu.

    Muchtar Muis, Mantan Wakil Bupati Muarojambi

    Baca bangga hal 2

    Muchtar Muis DitahanTolak Tandatangani Berita Acara Penahanan

    Deradjat Ginandjar, Pengidap HIV/AIDS yang Berprestasi Internasional lewat Sepak Bola

    Bangga Bisa Kalahkan Italia dan BelandaBertahun-tahun menjadi

    pengidap HIV/AIDS tak membuat Deradjat

    Ginandjar Koesmayadi berputus asa. Dia tetap ber semangat melakoni

    hidupnya. Puncaknya, dia ber hasil terpilih sebagai pemain terbaik di ajang

    Homeless World Cup 2011 di Paris, Prancis.

    MUHAMMAd AMjAd/jpNN

    SerASA MIMpI: deradjat Ginandjar dan piala pemain terbaik yang dia peroleh.

    KEJATI Jambi akhirnya me-nahan mantan Wakil Bupati Muarojambi Muchtar Muis. Penahanan dilakukan setelah penyidik melakukan peme-riksaan sejak pukul 11.00 hingga pukul 15.30, kemarin (28/9). Proses penahanan berlangsung alot. Tersangka kasus dugaan korupsi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Unit 22 Sungaibahar, Muarojambi tahun 2004 tersebut menolak menandatangani berita acara penahanan.

    Meski menolak, sekitar pukul 16.50, penyidik tetap meng-eksekusi Muchtar Muis yang saat proyek PLTD berjalan menjabat Sekda Muarojambi.

    De ngan pengawalan ketat pe-tugas kejaksaan, Muchtar Muis di giring menuju mobil untuk dibawa ke lapas.

    Ungkapan kekecewaan atas proses penyidikan kasus senilai Rp 4,5 miliar terus terucap dari Muchtar Muis saat digiring petugas. n

    Baca Muchtar hal 2

    Tempati Kamar 11 Blok D1 MUcHTAR Muis, terpidana

    kasus dugaan Korupsi Pem-bangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Unit 22 Sungaibahar, Muarojambi, sejak kemarin (28/9), mendekam di Lapas Kelas II A Jambi. Dia ditahan oleh penyidik Kejati Jambi se-telah menjalani pemeriksaan sekitar lima jam sejak pukul 11.00. n

    Baca tempati hal 2

    BRI Rombak Komisaris dan Direktur

    JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Sa-ham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank BRI Tbk menyetujui perubahan dewan komisaris dan direksi untuk memperkuat manajemen perusahaan akibat konsekuensi dari makin berkembangnya pertumbuhan perseroan. Direktur Utama PT Bank BRI Sofyan Basir kepada wartawan di Jakarta, kemarin (28/9), mengatakan, para pemegang saham me-nyetujui untuk mengangkat Gatot Mardi-wasisto sebagai direktur baru BRI.

    Konsekuensi dari perkembangan yang cepat itu, menurut dia adalah makin kom-pleks manajemen perusahaan sehingga dibutuhkan penambahan direktur dengan pembagian tugas pengelolaan perseroan yang makin fokus dan efisien. n

    Baca brI hal 2

    24 Jam Perjalanan Laos - Hanoi (24)

    Khawatir, Turis Jepang Coba Menyuap Imigrasi Laos

    Dari Laos, wartawan Jawa Pos (induk Jambi Independent) Bahari yang berhaji jalur darat lang-sung menuju Vietnam. Perjalanan dari Kota Vientiane, Laos, menuju Kota Hanoi di Vietnam ditempuh selama 24 jam dengan bus.

    SAyA tiba di Nam-p h o , k o t a p e r -batasan antara Laos dan Vietnam, pukul 01.30. n

    Baca Khawatir hal 2

    PENAMPILAN Ginan (panggilan akrab Ginandjar) sekilas tak me-

    yakinkan bahwa dia seorang atlet. Tingginya hanya 160 sentimeter, model rambut ala mohawk, dan badannya dipenuhi tato.

    Namun, Ginan berhasil mem-buktikan bahwa dia mampu mem-

    bawa harum nama bangsa di kancah internasional. Di ajang Homeless World Cup 2011 yang dihelat di Paris, Prancis, Agustus lalu, Ginan meraih predikat se-bagai pemain terbaik.

    Homeless World Cup 2011 ada-lah ajang sepak bola jalanan yang diikuti komunitas tunawisma. Pesertanya anggota komunitas yang kurang beruntung, seperti pe candu narkoba, penderita HIV/AIDS, dan lain-lain. Penghargaan ini adalah anugerah terbesar da-lam seumur hidup saya, kata Ginan ketika ditemui Jawa Pos (induk Jambi Independent) di Bandung, Senin (26/9) lalu.

    Dia tidak pernah menyangka bakal meraih prestasi dari lapa-ngan sepak bola setelah bertand-ing melawan negara-negara yang selama ini dikenal lebih kuat dari Indonesia. Saya merasa tidak percaya dengan apa yang saya dapatkan ini.

    bowo Nariwono

    Densus Yakin HayatDibantu Orang Solo

    Tangkap Hidup atau Mati

    JAKARTA - Hingga empat hari setelah peristiwa peleda-kan GBIS Kepunton Solo, tidak ada satupun anggota Densus 88 yang bisa san -tai , apalagi pulang ke ru-mah. Beban berat berada di pundak mereka. Sebab, Ka-polri Jenderal Timur Pradopo telah memerintahkan agar penindakan terhadap jarin-gan Hayat dilakukan dalam tempo secepatnya. n

    Baca tangkap hal 5

    Pungutan di Sekolah DibatasiKemendiknas Keluarkan 2 Permen Pembiayaan

    JAKARTA - Maraknya pun-gutan yang terjadi di sekolah maupun m a h a l n y a b i a y a pendidikan di Per-guruan Tinggi Neg-eri (PTN) membuat Kementerian Pen-didikan Nasional ( K e m e n d i k n a s ) geram. Solusinya, pemerintah akan membatasi pung-utan yang dilakukan lembaga

    pendidikan melalui peraturan menteri (Permen).

    M e n t e r i P e n -didikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan, akan ada dua Permen mengenai pembi-ayaan yang akan segera dikeluarkan. Pertama, Permen pembiayaan pen-didikan. n

    Mohammad Nuh

    doK/jAMbI INdepeNdeNt

    Baca pungutan hal 2

    foto: rolANdA HASIbUAN, GrAfIS: djAtMIKo/jAMbI INdepeNdeNt

    tAK bISA MeNGelAK: Muchtar Muis di dalam mobil yang akan membawa-nya ke lapas jambi setelah menjalani pemeriksaan di Kejati jambi, kemarin (28/9). dia ditahan terkait kasus pltd Unit 22 Sungaibahar, Muarojambi.

    MUHAMAd AlI/jpNN

    SIAGA boM: Selebaran foto-foto bomber kelompok Cirebon, ditempel di pintu masuk area parkir Mega Kuningan, jakarta.

  • Jambi IndependentKamis, 29 September 2011

    Bangga Bisa Kalahkan Italia dan Belanda -------------------------------dari hal 1Mengalahkan Italia, Irlan-

    dia, dan yang terhebat kami pernah mengalahkan juara dunia homeless, Skotlandia, katanya.

    Di perhelatan Homeless World Cup 2011 itu, Indo-nesia menjadi satu-satunya wakil Asia yang melangkah ke perempat final. Indonesia mengalahkan Italia, Den-mark, Belanda, dan Nigeria. Ginan sampai sekarang ka-dang masih merasa tidak percaya bahwa dirinya adalah peraih gelar pemain terbaik. Bukan hanya itu. Pria 31 ta-hun tersebut juga merasakan coaching clinic di Inggris yang dijalaninya seperti sebuah mimpi. Merasakan rumput stadion bagus di markas pe-serta di liga Inggris, bermain di sana, dan mewakili negara, itu semua masih seperti mim-pi, ceritanya.

    Lajang asli Bandung itu me-maparkan, gelar yang dia dapatkan tersebut bukan hanya karena permainan di atas lapangan. Dengan hanya mencetak empat gol, itu tentu sulit. Namun, kriteria lain yang membuatnya menjadi pemain terbaik adalah dirin-ya dianggap leader yang ber-main secara fair play. Artinya, dia dianggap bisa membang-kitkan semangat rekan-rekan di lapangan, memotivasi, dan membuat perubahan yang signifikan.

    Alhasil, timnya bisa mem-balikkan keadaan setelah tertinggal cukup jauh.

    Contohnya saal melawan Irlandia. Saat itu Indonesia tertinggal. Tapi, berkat se-mangat pantang menyerah dan mau berusaha bersama-sama dengan anggota tim,

    keputusasaan hilang. Indone-sia akhirnya berhasil memba-likkan keadaan dan menang dengan skor 7-6.

    Demikian juga saat melawan Skotlandia. Dari awalnya tert-inggal, skor bisa disamakan menjadi 8-8 dan akhirnya Indonesia menang lewat adu penalti. Ginan lantas mengi-sahkan penggalan hidupnya.

    Dia mulai tertarik pada sepak bola ketika bertekad ingin membuat perubahan dalam hidupnya. Saat itu pada 2003, tiga tahun set-elah dia divonis mengidap virus HIV, bersama empat temannya, Ginan mendirikan Rumah Cemara. Ini adalah sebuah komunitas yang men-jadi tempat berkumpul orang yang pernah hidup dengan narkoba. Juga mereka yang akhirnya terkena HIV/AIDS. Kami awalnya hanya men-jadi rumah berkumpul dan berbagi pengalaman bagi mereka yang pernah hidup dengan narkoba dan sampai ada yang terkena HIV. Tu-juannya, agar bisa menjalani hal yang positif, beber lulu-san ilmu pemerintahan Uni-versitas Padjadjaran (Unpad) tersebut.

    Ginan menjelaskan, sepak bola memang menjadi salah satu jalan yang membuat dirinya bisa kembali bahagia menjalani hidup meski telah positif mengidap HIV. Dia bisa menyalurkan kreativi-tasnya di tengah keterbatasan kondisi tubuh yang digerogoti virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh itu.

    Dia ingat betul bagaimana tubuhnya pernah berada da-lam kondisi terlemah semen-jak mengidap HIV. Saat itu,

    lanjut Ginan, kekebalan tu-buhnya hanya berada dalam angka 138. Jauh dari angka kekebalan tubuh (CD 4) ma-nusia normal yang berada di angka 450. Saya saat itu merasa hidup saya sudah tidak akan lama lagi. Tapi, setelah mendapatkan pera-watan dan meminum obat, kondisi saya bisa membaik, tutur anak kedua di antara enam bersaudara itu.

    Namun, Ginan menegas-kan, ada hal lain yang saat itu membuat dirinya merasa jauh lebih baik selain memi-num obat. Yakni, bisa ber-main sepak bola. Dia memi-lih bermain sepak bola. Dia bisa merasakan kesenangan dengan mamainkan kulit bundar bersama rekan-re-kan yang lain. Sebab, terang Ginan, HIV tidak akan bisa berkembang di dalam tubuh dengan cepat jika kondisi mental si penderita bagus. Virus tersebut akan lebih mudah berkembang dan me-lemahkan tubuh jika seorang penderita berada dalam kon-disi stres. Karena itu, ling-kungan cukup penting bagi para pengidap HIV. Semakin mereka bisa senang, maka mereka bisa semakin bertah-an. Tapi, tetap juga diimbangi dengan minum obat. Jadi, berimbang. Langkah medis dijalani, langkah nonmedis untuk melahirkan kesenan-gan batin juga dilakukan, beber lelaki kelahiran 13 Juli 1980 itu.

    Alhasil, dengan apa yang di-jalaninya tersebut, kekebalan tubuh atau (CD4) Ginan bisa terus meningkat dan bah-kan mendekati ukuran orang normal. Saat ini kekebalan-

    nya berada pada angka 428. Jangan berputus asa. Tetap bersemangat dan yakin masih bisa melahirkan hal yang positif bagi masyarakat. Itu menjadi kunci saya masih bisa seperti sekarang ini. Jan-gan pernah bersedih dan selalu bahagiakan hati, tu-turnya.

    Dengan berbagai program berkaitan dengan HIV/AIDS yang dijalankan, Rumah Cemara berhasil mendapat bantuan dana dari para pen-donor dalam maupun luar negeri. Mereka juga mendi-rikan pusat rehabilitasi para pecandu narkoba.

    Dengan menjadi semakin besar, Rumah Cemara mem-butuhkan staf pekerja. Se-bagian staf direkrut dari mer-eka yang pernah menghuni rehabilitasi Rumah Cemara. Mereka yang menjadi staf Rumah Cemara ini 80 persen adalah pengidap HIV dan beberapa lagi adalah mereka yang pernah kecanduan, beber Ginan.

    Dari prestasi sepak bolanya, Rumah Cemara juga baru saja mendapat hibah dana dari Australia untuk mengge-lar league of change. Sebuah kompetisi sepak bola bagi mereka yang hidup seper-ti Ginan agar bisa kembali bersemangat dan menemu-kan gairah untuk bertahan hidup, merasa bermanfaat bagi masyarakat.

    Karena itu, Ginan berharap agar orang yang mengalamai nasib buruk seperti dirinya tidak lantas mudah larut dan mudah putus asa. Dia ber-harap, mereka mau berjuang dan menemukan jalan untuk bisa bermanfaat. (*)

    STAMINA TERASA FIT,BERAKTIFITAS JADI SEMANGAT

    Indonesia kaya akan sumber daya hayati dan merupakan salah satu negara megabiodiversity terbesar di dunia. Hutan tropis yang sangat luas beserta keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya merupakan sumber daya alam yang tak ternilai harganya. Indonesia juga dikenal sebagai gudangnya tumbuhan obat (herbal) sehingga mendapat julukan live laboratory. Dengan racikan yang tepat, kini hadir Gentong Mas yang dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Sudar, warga Kec. Jelutung, Jambi merupakan salah seorang yang telah membuktikan manfaatnya.

    Karena sering bekerja di ruangan ber-AC dan jarang bergerak, ia kerap kali mengeluhkan staminanya sering menurun. Badan saya sering cepat

    lelah dan lemas sehingga mudah terserang flu dan pilek, ujar pria berusia 24 tahun tersebut.

    Pegawai swasta ini bersyukur, sekitar 1 tahun yang lalu, ia mulai minum Gentong Mas, Gentong Mas memang solusi yang tepat untuk mengatasi keluhan saya. Baru mengkonsumsi 1 minggu saja saya sudah merasakan manfaat-nya. Sekarang stamina saya terasa lebih fit, sudah jarang terserang flu, beraktifitas pun jadi semangat. Ungkap Sudar dengan bahagia.

    Stamina memang erat kaitan-nya dengan energi. Jika energi berkurang, maka stamina pun akan menjadi loyo. Stamina yang kuat akan menghindarkan dari ber-bagai penyakit dan meningkatkan

    produktifitas hidup.Karena telah merasakan manfaat-

    nya, ia pun kini tak segan-segan untuk membagi pengalamannya tersebut dengan orang lain, Semoga pengalaman saya yang mendapat kesehatan dengan cara yang alami ini dapat bermanfaat bagi yang lain. Harapnya. Gentong Mas merupakan minuman herbal dengan bahan utama Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti banyak manfaatnya.

    Gula Aren banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh dian-taranya seperti Riboflavin, Thiamin, Niacin, Ascorbic Acid, kalsium dan lain-lain. Riboflavin membantu pembentukan antibodi, membantu terbentuknya energi, memperbaiki

    kerusakan sel saat proses produksi energi, dan memperbaiki jaringan sistem pencernaan. Sementara Thi-amin berfungsi untuk memperkuat sistem saraf dan otot. Sedangkan ascorbic acid bermanfaat untuk memperkokoh tulang dan sendi, anti-rematik.

    Habbatussauda yang dikandung Gentong Mas dapat meningkatkan jumlah sel-sel T, yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Efektifitasnya hingga 72 % jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7 %. Dengan demikian meng-konsumsikan Habbatussauda dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Meski demikian, pola hidup sehat yaitu olahraga teratur, mengurangi rokok dan banyak minum air putih perlu dilakukan.

    Kini, semakin banyak masyarakat yang merasakan sendiri manfaat Gentong Mas, tingkat permintaan juga selalu meningkat secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com.

    Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi:

    Jambi : 081366971641 0741-7102944

    Batanghari : 08127469614Bangko : 085273917401Muarojambi : 082176501222Bungo : 085378933881Tanjabbar : 085266064889Kerinci : 081366375643Sarolangun : 085378334800

    Tempati Kamar 11 Blok D1 -----------------------dari hal 1

    Muchtar Muis Ditahan ----------------------------dari hal 1

    Di lapas, mantan Wakil Bupa-ti Muarojambi itu ditempatkan di kamar 11 Blok D1. Ruangan ini merupakan tempat semen-tara menjelang pengaturan kembali, ujar Kepala Lapas Jambi Bowo Nariwono melalui Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Roni ketika dihubungi Jambi Inde-pendent, tadi malam.

    Menurut Roni, Muchtar Muis menempati kamar den-gan kapasitas dua orang. Hanya saja, saat ini hanya dia yang me-nempati. Ruangan itu masih bersifat sementara karena akan diatur kembali. Besok (hari ini, red) akan dilihat perkemban-gan untuk menentukan kem-bali ruangan mana yang akan ditempati, ujarnya.

    Selain menyiapkan ruang tahanan, pihak lapas akan melakukan cek kesehatan dan psikologi Muchtar Muis. Ini diperlukan untuk mengeta-hui kesehatan fisik dan men-tal terpidana kasus dugaan korupsi senilai Rp 4,5 miliar ini. Pengecekan ini berlaku untuk semua tahanan baru, tandasnya. (ira)

    Saya tidak terima dan saya tidak mau menandatangani berita acara penahanan. Kalau mau ditahan, kenapa tidak dari lima tahun lalu, ujar Muchtar Muis ketika di-tanyai di Kejati Jambi Jalan A Yani, Telanaipura. Saya tidak pernah diperiksa sebagai sak-si, tiba-tiba status saya lang-sung sebagai tersangka dan sekarang ditahan, ujarnya dengan nada tinggi.

    Untuk diketahui, Muchtar Muis ditetapkan sebagai ter-sangka sejak 2007 lalu. Dia seakan tidak tersentuh, se-masa menjabat Wakil Bupati Muarojambi periode 2006-2011. Pemeriksaan Muchtar Muis ini sempat terganjal dengan alasan menunggu izin presiden. Sejak menyandang status tersangka baru pada Agustus 2011, pria yang maju pada Pemilukada Muaro-jambi 2011 itu diperiksa.

    Sementara, dua tersangka lain dalam kasus yang sama, yakni mantan Bupati Muaro-jambi Asad Syam dan pimpi-nan PT Cipta Pesona Usaha

    (CPU) Sudiro Lesmana se-laku rekanan, saat ini masih menjalani hukuman di Lapas Jambi. Satu tersangka lagi, Safaruddin, mantan Direktur BUMD Muarojambi bebas saat penyidikan berlangsung, setelah menang praperadilan melawan Kejati Jambi. Sam-pai sekarang, Safaruddin be-lum pernah diperiksa lagi.

    Ihsan Hasibuan, salah se-orang kuasa hukum Muchtar Muis mengatakan, penahan-an terhadap kliennya sebuah kejutan. Menurut dia, pihak kejaksaan tidak memberikan aba-aba soal penahanan terse-but. Dokter kejaksaan yang memeriksa kesehatan pun ragu, jika dilakukan penah-anan terhadap Muchtar Muis.

    Saat pemeriksaan berlang-sung, sekitar pukul 15.40, usai menjalankan salat Ashar, Muchtar Muis memang di-periksa oleh dokter kejaksaan sekitar 20 menit.

    Menurut Hasibuan, Muchtar Muis menderita sejumlah pe-nyakit yang masih memerlu-kan perawatan medis. Pena-

    hanan ini merupakan surprise. Saat ini, masih memerlukan pengobatan untuk penyakit yang dideritanya. Setidaknya tiga kali sebulan cek kadar gula karena sakit diabetes. Lalu dia juga mengidap mag, serta ginjal, ungkapnya usai penahanan dilakukan.

    Kasi Penkum Kejati Jambi Andi Ashari menjelaskan, un-tuk kepentingan penyidikan, penyidik diberikan kewenan-gan melakukan penahanan terhadap tersangka, sesuai Pasal 20 dan 21 KUHAP. Pe-nahanan terhadap tersangka yang diduga keras melakukan tindak pidana berdasarkan bukti yang cukup, dikhawat-irkan melarikan diri.

    Alasan lain, penyidik khawatir tersangka merusak atau meng-hilangkan barang bukti dan mengulangi tindak pidana. Ser-ta dikhawatirkan dapat mem-pengaruhi saksi-saksi. Selain itu, untuk mempercepat proses pemeriksaan terhadap ter-sangka, kata Andi menjelaskan alasan penahanan terhadap Muchtar Muis. (*)

    BRI Rombak Komisaris dan Direktur -----------dari hal 1Selain itu, juga disetujui

    pengunduran diri Soedarjono sebagai Wakil Komisaris Uta-ma PT BRI Tbk karena tidak mengurangi independensi dewan komisaris sebagai pengawas perseroan. Kom-posisi komisaris independen tersebut memenuhi keten-tuan Badan Pengelola Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) yang men-syaratkan sebuah perusahaan terbuka mempunyai komisa-ris independen minimal 30 persen.

    Selain itu, juga aturan Bank Indonesia (BI) yang mewajib-kan suatu bank untuk memi-liki komisaris independen minimal 50 persen dari to-tal jumlah anggota dewan komisaris.

    Ditanya mengenai pemi-lihan Gatot, Sofyan Basyir mengatakan, ini merupakan kebijakan pemegang saham, perseroan hanya mengikuti kebijakan tersebut. Dipi-lihnya Gatot diharapkan perseroan akan makin tum-buh lebih baik dalam meng-

    hadapi berbagai gejolak ekonomi dunia yang masih b e l u m p a s t i , u j a r n y a . Sementara itu, Seketaris PT BRI Tbk, Muhammad Ali mengatakan, Gatot Mardi-wasisto yang diangkat seba-gai direktur BRI saat ini be-lum memiliki bidang yang akan dikerjakan. Bidangnya masih belum ditetapkan karena para direksi harus melakukan rapat terlebih dahulu disesuaikan den-g a n k e m a m p u a n y a n g dimiliki. (ant)

    Khawatir, Turis Jepang Coba Menyuap Imigrasi Laos -----------------dari hal 1Karena dini hari, check point

    masih tutup. Di sana, ada deretan warung yang saat itu juga masih tutup. Informasi yang saya dapat, check point atau pintu perbatasan terse-but baru buka pukul 06.30.

    Selama menunggu lebih dari lima jam itu, saya me-lihat sebagian penumpang bus memilih turun dari ken-daraan. Ada yang sekadar menghirup hawa pegunun-gan yang sejuk, ada juga yang berjalan-jalan kecil. Ada pula yang keleleran tidur atau duduk di jalan-jalan perbatasan.

    Saya sendiri menggunakan waktu menunggu itu untuk tidur. Lumayan, mumpung mesin tidak panas karena dimatikan.

    Saya terbangun ketika jam menunjuk pukul 06.00. Saya melihat para penumpang yang memadati perbatasan kian banyak. Begitu juga, ken-daraan yang antre semakin banyak dan tampak mengu-lar. Warung yang mulai buka diserbu pembeli. Mereka ber-jualan nasi, mi, teh, kopi, sampai pisang goreng. Tapi, pengunjung muslim harus ekstra hati-hati karena dag-ing yang disajikan umumnya adalah daging babi.

    Pukul 07.00, pos imigrasi Laos mulai buka. Turis asing, termasuk saya, mulai antre di loket khusus turis. Sementara itu, warga Laos dan Myanmar umumnya diurus travel. Ja-dilah pengurus travel mem-bawa segepok paspor.

    Khusus turis asing, meski hanya dilayani seorang petu-

    gas, prosesnya terbilang ce-pat. Begitu ditumpuk, paspor langsung diproses. Saya me-lihat beberapa turis Jepang menyelipkan dua lembar seratusan dolar Amerika di paspor mereka. Ada turis Jepang lainnya yang menyi-sipkan satu lembar seratusan dolar Amerika. Tujuannya, menyuap petugas di imigrasi agar prosesnya dipermudah.

    Namun, ketika membuka paspor yang diselipi uang se-ratusan dolar tersebut, petugas imigrasi Laos itu mengem-balikan uang seratusan dolar Amerika tersebut kepada be-berapa turis Jepang itu. Saat memberikan uang tersebut, wajah si petugas imigrasi Laos tanpa ekspresi. Setelah uang diberikan, paspor yang sudah distempel juga diberikan. Tam-paknya, petugas di kantor imi-grasi Laos itu tak mau disuap.

    Sekitar 10 menit, urusan imigrasi Laos beres. Selan-jutnya, saya menuju pos imi-grasi Vietnam yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dengan melewati jembatan Tiang Tuang yang memisahkan Laos-Vietnam. Ratusan pelin-tas perbatasan beriringan berjalan kaki menuju pos imigrasi di kota perbatasan Dong Lai, Vietnam, dengan kondisi jalan naik turun.

    Begitu tiba di pos imigra-si Vietnam, semua barang bawaan dan tas penumpang diperiksa layaknya di bandara dengan mesin pemeriksa. Setelah urusan pemeriksaan barang bawaan beres, turis asing dilayani tiga petugas.

    Prosesnya cukup cepat. Tak

    lebih dari 10 menit. Hanya, beberapa petugas imigrasi tersebut meralat masa pem-berian visa saya karena salah tulis. Saat proses imigrasi, turis diwajibkan membayar sekitar USD 2. Seorang turis Amerika sempat memprotes petugas imigrasi. Uangnya untuk apa? tanya turis tersebut.

    Tampaknya, petugas imi-grasi tidak siap menjawab atau bahasa Inggris-nya pas-pasan. Jadi, dia tidak men-jawab. Sementara itu, si turis tersebut agak uring-uringan.

    Sebelum menuju bus yang menunggu di depan pos, beberapa tentara Myanmar kembali mengecek paspor untuk dicocokkan dengan pemiliknya. Salah seorang tentara itu sempat bertanya kepada saya, mengapa masa berlaku visa sedikit ada core-tan? Setelah dijelaskan itu dari petugas imigrasi, akh-irnya tidak ada masalah.

    Urusan imigrasi tuntas, pen-umpang masuk bus lagi. Se-lanjutnya, saya menuju Hanoi, ibu kota Vietnam. Pagi itu, ka-but menyelimuti pos imigrasi Vietnam di puncak bukit.

    Perlu diketahui, di sepa-njang perbatasan Laos dan Vietnam, sebenarnya ada tiga pos perbatasan atau border. Selain check point Nampho, Laos, dan Dong Lai, Vietnam, masih ada dua perbatasan lagi. Yakni, Border Anang Khoa-Tay Chan dan Border Dansauch-Loa Baa. Tapi, yang paling banyak dilintasi adalah Border Nampho-Dong Lai karena jaraknya paling dekat.

    Kembali ke Dong Lai, kota perbatasan di Vietnam, den-gan kondisi jalan menurun, berbukit, dan jurang men-ganga di sisi jalan, bus menin-ggalkan pos imigrasi Vietnam menuju Kota Hanoi.

    Beberapa kota yang dile-wati sebelum sampai Hanoi, antara lain, Dong Lai, Tai Son, Vind, Qunal Luu, Than Hoa, Ninh Binh, dan Phuly Hai Duong. Pemandangan sepanjang jalan beragam. Ada lahan pertanian, rumah warga yang sederhana, dere-tan pertokoan dan rumah penduduk, sampai bukit ka-pur, sungai, serta hamparan sawah. Semua tampak hijau.

    Pukul 18.30, bus yang kami tumpangi tiba di Hanoi. Be-rarti, saya telah menempuh perjalanan selama 24 jam, mulai Vientiane, Laos, menu-ju Hanoi, ibu kota Vietnam.

    Sebelum sampai di terminal Hanoi, seorang agen trav-el masuk dan menjelaskan bahwa dirinya menyediakan angkutan bus mini menuju Old Quarter. Yakni, semacam lokasi para backpacker di Ha-noi. Di sana, tersedia banyak hotel serta tempat pengina-pan murah. Tarif bus mini per orang, jika dikurskan dalam rupiah, sekitar Rp 30 ribu. Kalau naik taksi, ribet dan sopirnya tidak baik, ujar agen travel tersebut.

    Karena tidak terlalu mahal, para turis, termasuk saya, tidak berkeberatan. Soal tem-pat menginap, kami akan mencari hotel yang lebih layak guna menghilangkan penat di badan. (*)

    Pungutan di Sekolah Dibatasi -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- dari hal 1Peraturan ini untuk meng-

    hilangkan pungutan di jen-jang SD dan SMP. Ini ada pungutan di SD. Katanya tidak boleh mungut. Hasil survei menunjukkan, alasan kalau tidak ada pungutan dari mana kekurangan dana operasional, kata Nuh di Jakarta, kemarin (28/9).

    Berdasarkan hasil survei 2011 oleh BPKP, Itjen Kemendagri, dan Itjen Kemendiknas pada 1.289 sekolah, dengan rincian 675 SD, 414 SMP, 133 SMA, dan 67 SMK. Untuk jenjang SD, pungutan terbesar un-tuk seragam mencapai 46,7 persen. Kemudian, pungutan untuk LKS 14,2 persen. Sedan-gkan SMP tidak jauh berbeda. Seragam, LKS dan gedung menjadi terbesar. Seragam 49 persen. LKS 9,7 persen, dan gedung 9,2 persen.

    Untuk SMA, pungli serag-am 51,9 persen, gedung 30,1 persen, MOS 26,3 persen, ad-ministrasi pendaftaran 24,8 persen, buku atau LKS 12,8 persen, laboratorium 6 persen dan uang ujian 0,8 persen. Se-mentara di SMK seragam 67,2 persen, gedung 34,3 persen, MOS 31,3 persen, administrasi

    pendaftaran 34,3 persen, buku atau LKS 9 persen, ekstrakuli-kuler 14,9 persen, dan labora-torium 6 persen.

    Menurut mantan Menteri Komunikasi dan Informa-tika tersebut, kedua permen tersebut akan keluar awal Oktober ini. Untuk Permen pembiayaan pendidikan su-dah bisa diterapkan mulai 2012 mendatang. Karena, Bantuan Operasional Seko-lah (BOS) sudah dibulatkan menjadi 100 persen. Awalnya, dana sebesar tersebut hanya meng-cover 60 persen untuk SD dan 70 persen di SMP. Karenanya kami berani ke-luarkan Permen pelarangan pungutan di jenjang pen-didikan dasar (SD) dan SMP, tegas bapak satu anak ini.

    P e r a t u r a n k e d u a , l a n -jut mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya ini, menge-nai pembiayaan di PTN. Se-lama ini, banyak keluhan dari masyarakat yang menilai biaya masuk universitas sangat be-sar. Terutama untuk fakultas-fakultas favorit, seperti kedok-teran. Ada jurusan tertentu, misalnya Fakultas Kedokteran

    biayanya Rp 100-200 juta. San-gat besar. Nanti dengan Per-men ini ada batasan minimum sekolah maupun PTN untuk memungut kepada peserta didik, tegas Nuh.

    Dengan begitu, tambah pria asal Surabaya ini, sekolah maupun PTN tidak bisa asal memberikan biaya. Harus ada batasan. Tapi, pergu-ruan tinggi juga tetap diminta memperhatikan 20 persen mahasiswa dari kurang mam-pu sesuai PP 66/2010. Mer-eka tidak bisa naro Rp 30 juta, Rp 50 juta sembarangan. Kita kasih batasan tertinggi pun-gutan yang dibolehkan. Un-tuk PTN Permen ini berlaku sesuai tahun akademik 2012, yaitu September, katanya.

    Rp 200 Ribu Setiap Siswa Kemendiknas mematangkan

    rencana wajib belajar (Wajar) 12 tahun. Program tersebut, di antaranya didorong dengan pengucuran dana BOS tingkat SMA dan SMK sebesar Rp 200 ribu per siswa. Karena angga-ran terbatas, untuk sementara dana ini tidak dialokasikan dulu ke SMA dan SMK RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar

    Internasional).Agenda wajar 12 tahun ini

    dikomando oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Me-nengah (Ditjen Dikmen) Ke-mendiknas. Direncanakan, tahun depan program ini mulai dirintis. Dirjen Dikmen Kemendiknas Hamid Mu-hammad di Jakarta kemarin menegaskan, wajar 12 tahun ini berbeda dengan Wajardik-das (wajib belajar pendidi-kan dasar) sembilan tahun. Masyarakat perlu paham, Wajar 12 tahun ini bukan menghadirkan sekolah gra-tis, katanya. Dia menambah-kan, program Wajar 12 tahun adalah menyelenggarakan pendidikan menengah yang terjangkau. Hamid menu-turkan ada beberapa faktor yang bakal disiapkan sebelum program ini dijalankan.

    Persiapan pertama adalah pendanaan. Hamid menjelas-kan, pendidikan menengah bisa terjangkau jika disokong intervensi dana dari pemer-intah pusat. Untuk anggaran ini, digunakan istilah dana Bantuan Operasional Seko-lah Menengah (BOS-SM). BOS SM ini bakal dikucurkan

    untuk 6,7 juta siswa SMA dan SMK. Sebagai catatan, saat ini jumlah siswa SMA dan SMK berkisar 9 juta siswa.

    Hamid menuturkan, laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2011 menunjukkan jika biaya rata-rata siswa di tingkat SMA dan SMK sekitar Rp 2,3 juta per tahun. Namun, untuk tahun depan, Kemendiknas men-gusulkan besaran dana BOS SM ke DPR sebesar Rp 200 ribu per tahun. Tahun depan kami masih rintisan, jelas Hamid.

    Dia menuturkan, program ini tidak perlu dijalankan menunggu anggaran Rp 2 juta per siswa per tahun. Yang terpenting, lanjut Hamid, program ini harus jalan dulu. Dengan estimasi penerima sekitar 6,7 siswa, maka pro-gram dana BOS SM ini me-nelan biaya sebesar Rp 1,34 triliun.

    Untuk mekanisme pengu-curannya, Hamid menuturkan menggunakan model pen-cairan dana BOS sebelum peri-

    ode 2011. Yaitu, anggaran dari pemerintah pusat langsung ditransfer ke sekolah penerima dana BOS SM. Hamid menu-turkan, dengan mengguna-kan model ini bisa menekan potensi keterlambatan pen-gucuran ke sekolah. Kami tidak melibatkan pemerintah daerah, tutur Hamid.

    Hamid menjelaskan, dalam masa rintisan ini dana BOS SM tidak bisa meng-cover seratus persen siswa yang duduk di bangku SMA dan SMK. Dia menjelaskan, tahun depan siswa di SMA dan SMK RSBI tidak mendapatkan dana ini. Hamid memprioritaskan untuk siswa yang belajar di SMA dan SMK non-RSBI.

    Selain urusan biaya pen-didikan, program wajar 12 tahun ini harus ditunjang dengan infrastruktur sekolah yang memadai. Untuk ini, Kemendiknas mengagenda-kan pembangunan delapan ribu ruang kelas baru tahun depan. Dengan rata-rata satu

    kelas diisi 40 siswa, maka bisa menampung 320 siswa. Angka ini masih di bawah rata-rata penambahan siswa SMA dan SMK setiap tahun yang rata-rata 400 ribu siswa.

    Faktor selanjunya yang mendukung program wajar 12 tahun adalah ketersedi-aan tenaga pengajar. Hamid mengatakan, tenaga pen-gajar ini harus disiapkan dengan matang. Percuma akses belajar terbuka, tetapi pengajarnya tidak ada, tan-das Hamid.

    Namun, hingga saat ini dia masih belum merinci kebu-tuhan guru SMA dan SMK baru untuk menunjang pro-gram wajar 12 tahun. Yang pasti, Hamid mengatakan ketersediaan guru baru ini tidak terbendung dengan moratorium CPNS yang di-gerakkan pemerintah. Dia mengatakan jika moratorium itu dilakukan dengan pengec-ualian tenaga pendidik dan kesehatan. (jpnn)

  • Jambi Independent Kamis, 29 September 2011

    EKONOMI & KEUANGANlintas

    Sumber: Bank Indonesia

    Kurs DollarMata Uang Kurs Jual Kurs Beli

    USD 1.00 9,020.00 8,930.00

    SGD 1.00 7,014.00 6,938.62

    AUD 1.00 8,926.19 8,832.66

    EUR 1.00 12,252.77 12,127.83

    HKD 1.00 1,156.99 1,145.39

    JPY 100.00 11,789.31 11,667.10

    SEK 1.00 1,334.99 1,318.94

    Suku Bunga Deposito

    Nama BaNk 1 Bulan 3 Bulan 6 Bulan 12 Bulan

    BANK OCBC INDONESIA 0,00/0,00 0,00/0,00 0,00/0,00 0,00/0,00

    BANK MANDIRI 5,38/0,38 5,50/0,38 6,00/0,38 6,25/0,63

    BNI 46 5,63/0,38 5,63/0,38 6,00/0,38 6,25/0,38

    BRI 5,50/0,38 5,50/0,38 6,00/0,38 6,00/0,38

    BTN 5,75/0,05 5,75/0,05 6,00/0,05 6,25/0,05

    PT. BANK CIMB NIAGA Tbk 6,38/1,09 6,50/1,07 6,63/1,35 6,75/1,75

    BANK BUKOPIN 6,50/1,25 6,63/1,25 6,65/1,25 6,88/1,25

    BCA 5,63/0,30 5,75/0,30 5,88/0,30 6,00/0,38

    BANK DANAMON 6,25/1,50 6,38/1,50 6,63/1,50 6,63/1,50

    PT.BANK ICB BUMIPUTERA, Tbk 0,00/0,00 0,00/0,00 0,00/0,00 0,00/0,00

    BII 6,00/0,75 6,13/0,75 6,13/0,75 6,13/0,75

    BANK MEGA 5,75/0,50 5,75/0,50 5,75/0,50 5,25/0,50

    BANK PERMATA 6,50/1,38 6,50/0,75 5,75/0,75 5,75/0,75

    LIPPOBANK 0,00/0,00 0,00/0,00 0,00/0,00 0,00/0,00

    PT.BANK PUNDI INDONESIA Tbk 0,00/0,00 0,00/0,00 0,00/0,00 0,00/0,00

    PANIN BANK 6,50/1,00 6,50/1,25 6,50/1,50 6,50/1,75

    Sumber: Disbun Provinsi Jambi Update Hingga 05 Oktober 2011

    No Umur Harga/kg1 3 Tahun Rp 1,099.68/Kg

    2 4 Tahun Rp 1,232.35/Kg

    3 5 Tahun Rp 1,318.85/Kg

    4 6 Tahun Rp 1,364.88/Kg

    5 7 Tahun Rp 1,408.70/Kg

    6 8 Tahun Rp 1,456.28/Kg

    7 9 Tahun Rp 1,506.32/Kg

    8 10 Tahun Rp 1,553.91/Kg

    Belanja Modal Rendah karena Tanah dan Bangunan

    JAKARTA - Lambatnya pengadaan tanah dan gedung menjadi kontributor terbesar seretnya belanja modal pemerintah. Pemerintah masih menunggu ram-pungnya pembahasan RUU Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Publik untuk memperbaiki penyerapan anggaran modal.

    Persoalannya ada di (belanja untuk) tanah dan bangunan, kata Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu Agus Suprijanto di Kantor Kemenkeu, Jakarta, ke-marin (28/9).

    Hingga 23 Oktober, belanja modal pemerintah pusat mencapai Rp 41,0 triliun atau baru 29,1 persen dari target APBN Perubahan sebesar Rp 140,9 triliun. Se-cara umum belanja pemerintah pusat mencapai Rp 458,4 triliun atau 50,5 persen target.

    Agus mengatakan belanja modal untuk tanah dan bangunan di bawah rata-rata belanja modal. Untuk pengadaan tanah, baru mencapai 20,2 persen. Lalu, gedung atau bangunan baru 20,2 persen. Sedangkan untuk pembangunan jalan layang dan jembatan su-dah lumayan, yakni 40,5 persen.

    Untuk pembangunan irigasi, sudah terserap 46,9 persen. Sementara untuk pengadaan peralatan mesin terpakai 30 persen.

    Dia menambahkan, pemerintah terus berkonsen-trasi mengefektifkan belanja modal. Untuk belanja barang, kata Agus, sangat terkait dengan pembiayaan operasional sehari-hari.

    Kalau operasional kantor?berjalan saya rasa tidak kenapa-kenapa pe nyerapan rendah, itu malah efisiensi, kata Agus.

    Selain berharap rampungnya RUU Pengadaan Lahan, pemerintah juga berniat merevisi Perpres Pengadaan Barang dan Jasa. Peraturan Pengadaan Barang dan Jasa yang mungkin sudah waktunya untuk kita evaluasi agar proses pengadaan belanja modal ini ke depan bisa lebih cepat, katanya.

    Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Bam-bang P.S Brodjonegoro mengatakan APBN masih sur-plus sekitar Rp 72 triliun. Itu masih ditambah dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) Rp 138,7 triliun. Belanja negara memang rendah, ini concern kami, kata Bambang. (jpnn)

    BRI Rombak Komisaris dan Direktur

    Belum Tetapkan Alternatif Sumber Beras Impor

    Indeks Naik Lagi

    JAKARTA- Pemerintah belum menetapkan alternatif negara sumber impor beras. Seperti diketahui, Thailand mendadak menghentikan rencana ekspor beras sejumlah 300 ribu ton belum lama ini.

    Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan be-lum mendapat informasi resmi dari Thailand terkait kabar pem-batalan ekspor beras mereka. Kita belum mendapat peno-lakan resmi secara tertulis dari Thailand, jadi kita tunggu saja hasil dari pejabat pejabat pe-merintah yang sedang melaku-

    kan penjajakan tersebut, ka-tanya kemarin (28/9).

    Dikatakan, saat ini pejabat pemerintah terkait, yaitu Perum Bulog dan Dubes Indonesia un-tuk Thailand sedang melakukan penjajakan dan pembahasan lebih lanjut mengenai itu ter-masuk di antaranya negosiasi harga. Dia mengatakan, ada kontrak yang sudah disepakati dengan Thailand. Namun dia belum memastikan apakah kesepakatan itu akan dilanjut-kan atau tidak. Tunggu saja perkembangannya, ucap Mari.

    Oleh karena itu sejauh ini be-lum ada sinyal dari pemerintah untuk mengalihkan negara sumber impor beras. Kendati demikian, kata Mari, sudah memiliki alternatif negara pengimpor beras. Antara lain, Vietnam, India dan Pakistan.

    Ada banyak, mungkin juga Pakistan. Dan, India beberapa minggu yang lalu sudah men-gumumkan (rencana ekspor), mereka kan setiap tahun harus memutuskan boleh ekspor atau tidak. Nah mereka sudah putus-kan bisa ekspor. Rencananya, Menteri India akan datang 4 Ok-

    tober dan itu salah satu isu yang akan kita bahas, ucapnya.

    Ditemui sebelum mengi-kuti rapat di Kantor Presiden, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan tidak perlu ada kekhawatiran terhadap harga beras domestik akan naik jika ada pembatalan Thailand menjual berasnya. Pemerintah, kata dia, memiliki kebijakan da-lam melakukan stabilisasi harga pangan. Kita juga produsen beras. Bukan berarti produksi kita nggak cukup, jadi jangan terlalu khawatir, urainya.

    Masing-masing negara, lanjut Hatta, memiliki policy tersend-iri untuk menjaga harga beras pada tingkat petani. Termasuk dengan Indonesia. Supaya petani cukup mendapatkan tambahan. Kita juga ingin harga stabil, katanya.

    Hatta mengungkapkan, antara Indonesia dan Thailand memi-liki komitmen G to G terkait dengan kebutuhan beras. Nah sekarang, stok beras cukup tersedia di pasaran. Selain itu juga masih ada beras Vietnam dan India. Jadi jangan terlalu khawatir, ujar mantan Men-hub dan Mensesneg itu.

    Secara terpisah, Menteri Pertanian Suswono menilai kalau kontrak kerjasama im-por beras nanti dinyatakan batal bisa dimanfaatkan Bulog dengan menyerap produksi beras dalam negeri. Serta, berdampak positif bagi petani karena dapat menikmati ke-naikan harga. Ini kesempa-tan bagi Bulog tunjukan kerja kerasnya dengan jemput bola melalui satgas-satgasnya, ucapnya. (jpnn)

    Masih Berpotensi Fluktuatif

    JAKARTA - Indeks Harga Sa-ham Gabungan (IHSG) ke zona hijau lagi. Terjadi penguatan 39,228 poin (1,13 persen) ke level 3.513,166 dan Indeks LQ 45 ber-tambah 9,821 poin (1,62 persen) ke level 614,531 pada penutupan perdagangan kemarin.

    Dengan penguatan kemarin maka masih butuh tambahan kenaikan 5,14 persen lagi un-tuk setidaknya meraih level sama dengan start IHSG pada awal perdagangan tahun 2011 ini di level 3.703,51. Investor memanfaatkan momentum re-

    boundnya bursa regional untuk melakukan pembelian selektif pada saham bluechip yang sudah turun cukup dalam, kata Research Analyst PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, kemarin.

    Sementara hari ini, Purwoko memerkirakan indeks masih akan bergerak volatile. Perg-erakan bursa regionalsangat tergantung pergerakan bursa Eropa dan Dow Jones yang ditutup tadi pagi.Faktor eks-ternal seperti berita krisis utang Eropa masih akan membayangi pergerakan IHSG. Disisi lain, kami juga melihat investor asing mulai membukukannet buying setelah beberapa hari sebel-

    umnya mencatat net sell cukup besar berturut-turut, jelasnya. Indeks hari ini diperkirakan bergerak di kisaran support 3.435?dan resistance 3.560.

    Bersamaan dengan kenaikan IHSG, nilai tukar rupiah ter-hadap dolar Amerika Serikat (USD) di pasar jugamenguat di posisi Rp 8.890 per USD diband-ingkan penutupan perdagan-gan sebelumnya Rp 9.000 per dolar AS. Sementara Kurs ten-gah Bank Indonesia nilai tukar rupiah melemah ke level 8.975 dibandingkan sebelumnya 8.915 per USD.

    Frekuens i transaksi perda-gangan kemarin mencapai 150.154 kali pada volume 5,076

    miliar lembar saham senilai Rp 5,244 triliun. Sebanyak 105 saham naik, sisanya 136 saham turun, dan 72 saham stagnan. Arus dana asingper-lahan masuk lagi. Transaksi investor asing melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 252,288 miliar di seluruh pasar.

    Saham- saham yang naik signifikan (top gainers) di antaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.650 ke Rp 62.200, United Tractor (UNTR) naik Rp 850 ke Rp 21.950, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 650 ke Rp 16.100, dan Indo Tamban-graya (ITMG) naik Rp 600 ke Rp 40.500.

    Saham -saham yang turun cu-kup dalam (top losers) antara lain Tembaga Mulia (TBMS) turun Rp 800 ke Rp 7.200, Asa-himas (AMFG) turun Rp 550 ke Rp 7.650, Multibreeder (MBAI) turun Rp 400 ke Rp 15.400, dan Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 300 ke Rp 2.100.

    Bursa di Asia pada penutu-pan perdagangan kemarin; Indeks Komposit Shanghai turun 22,99 poin (0,95persen) ke level 2.392,06. Indeks Hang Seng turun 119,49 poin (0,66 persen) ke level 18.011,06. Indeks Nikkei 225 naik 5,70 poin (0,07 persen) ke level 8.615,65. Indeks Straits Times turun 28,63 poin (1,05 persen) ke level 2.697,28. (gen)

    JAKARTA- Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank BRI Tbk menyetujui perubahan dewan komisaris dan direksi untuk memperkuat managemen pe-rusahaan akibat konsekue-nsi dari makin berkembangnya pertumbuhan perseroan.

    Direktur Utama PT Bank BRI, Sofyan Basir kepada pers di Jakarta, Rabu mengatakan, para pemegang saham meny-etujui untuk mengangkat Gatot Mardiwasisto sebagai direktur baru BRI.

    Konsekuensi dari perkemban-

    gan yang cepat itu, menurut dia adalah makin kompleks mana-jemen perusahaan sehingga dibutuhkan penamba-han direktur dengan pembagian tugas pen-gelolaan perseroan yang makin fokus dan efisien, katanya.

    Selain itu ra-pat, lanjut dia juga menyetujui p e n g u n d u r a n diri Soedarjono sebagai Wakil Komisaris Utama PT BRI Tbk karena tidak mengurangi in-dependensi dewan komisaris

    sebagai pengawas perseroan.Komposisi komisaris inde-

    penden tersebut memenuhi ketentuan Badab Pengelola

    Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) yang mensyaratkan sebuah perusahaan

    terbuka mempu-nyai komisaris in-dependen mini-mal 30 persen.Selain itu juga

    aturan Bank Indonesia (BI)

    yang mewajibkan suatu bank untuk memiliki komisaris in-dependen minimal 50 persen dari total jumlah anggota dewan komisaris, tuturnya.

    Ditanya mengenai pemi-lihan Gatot, Sofyan Basyir mengatakan, ini merupakan kebijakan pemegang saham, perseroan hanya mengikuti kebijakan tersebut. Dipilihnya Gatot diharapkan perseroan akan makin tumbuh lebih baik dalam menghadapi berbagai

    gejolak ekonomi dunia yang masih belum pasti, ucapnya.

    Sementara itu, seketaris pe-rusahaan PT BRI Tbk, Muham-mad Ali mengatakan, Gatot Mardiwasisto yang diangkat sebagai direktur BRI saat ini be-lum memiliki bidang yang akan dikerjakan. Bidangnya masih belum ditetapkan karena para direksi harus melakukan rapat terlebih dahulu disesuaikan dengan kemampuan yang dimilikinya, katanya. (ANT)

    JaJakI NEGaRa PENGImPOR : aktifitas bongkar muat beras. Negara

    Indonesia segera mencari negara impor beras.

    DOkumEN/JamBI INDEPENDENt

  • dwy setyowati/jambi independent

    Kamis, 29 September 2011 Jambi Independent

    eddy djunaedy/jambi independent

    advertorialn

    rida efriani/jambi independent

    NONI FITRIANI,Jambi

    BlackBerry Center Promo BlackBerry Gemini 3G

    Pelayanan Memuaskan di Arena Motor

    Crazy Offers dan Paket Spesial di The Body Shop

    JAMBI - The Body Shop, satu brand image made in Ing-

    gris, memperkenalkan produk kosmetik hingga perawatan tubuh. Hadir sejak Juni lalu di Wiltop Trade Center (WTC) Batanghari.

    Untuk lebih mendekatkan diri terhadap konsumennya, The Body Shop memperkenalkan promo, Crazy Offers dan Paket Spesial dengan penawaran harga produk kos-metik dan perawatan tubuh yang relatif lebih terjangkau, dan tetap mengunggulkan kualitas produk. Untuk promo tersebut, kami menawarkan harga produk mulai Rp 99 ribu, ujar Accountibility The Body Shop, Tari.

    Produk-produk kosmetik dan perawatan tubuh yang diperkenalkan tersebut, mulai dari produk kosmetik untuk perawatan wajah, seperti lulur, body lotion, dan parfum tubuh, dan lainnya.

    Konsep penjualannya, diperkenalkan melalui outlet ter-buka yang dapat dikunjungi di Lantai Dasar WTC. Menurut Tari, konsep outlet The Body Shop tersebut merupakan konsep awal trial sales, agar konsumen dapat lebih dekat dan kenal terhadap brand image The Body Shop.

    Dikatakan Tari, The Body Shop memiliki keunggulan produk dari bahan dasar alami, tanpa bahan kimia. Se-hingga memiliki kualitas yang baik dan nyaman digunakan. Konsep yang diterapkan juga memanfaatkan hasil-hasil dari tumbuhan-tumbuhan alami yang diproduksi secara organik, dan tanpa bahan kimiawi.(dwy)

    layanan internet telkomsel flash selalu terdepan

    JAMBI Arena Motor meru-pakan salah satu sarana jual beli mobil bekas berkualitas di Kota Jambi. Jenis mobil yang ditawarkan di antaranya CRV, Jazz, Fortuner, Innova, Avanza, LGX, dan Triton. Selain membeli cash, Arena Motor juga melayani pembe-lian secara kredit.

    Sandi, Owner Arena Motor menjelaskan syarat untuk pembelian kredit relatif mu-dah. Cukup menyediakan fotokopi KK (Kartu Kelu-

    arga), fotokopi KTP suami/isteri, fotokopi rekening lis-trik dan foto kopi reke ning tabungan/slip gaji. Jika sudah memenuhi syarat, Anda sudah bisa membeli secara kredit di Arena Mo-tor, ujarnya.

    Arena Motor biasanya men-datangkan produkproduk mobil Jepang ini dari luar kota jika persediaan di show-room lagi kosong. Jika ada yang ingin menjual mobil, kami tetap akan menerima

    dengan syarat mobil dalam kondisi bagus, original dan lengkap dengan suratsurat-nya, ujar Sandi.

    Perusahaan yang memberi-kan pelayanan memuaskan ini berada di Jalan Prof. M Yamin No. 7 Simpang kawat. Di sini, jenis mobil yang pa-ling digemari konsumen ada-lah mobil Innova dan Avanza. Sebab, jenis mobil ini irit dan punya harga yang selalu sta-bil, serta mudah untuk dijual kembali, ujar Sandi.

    Arena Motor melayani pro-ses balik nama untuk mobil tersebut. Harga mobil be-kas yang ditawarkan juga tidak mahal karena harga bisa nego. Di Arena Motor, mobil yang disediakan selalu nampak seperti baru (mulus, tanpa gores dan mesin ba-gus) dan proses pembelian atau penjualan juga tidak berbelit-belit. Untuk jual-beli mobil dengan cara tukar tam-bah juga kami layani, tandas Sandi.(cr01)

    jambi Selain unggul dan tetap sebagai pilihan nomor satu untuk layanan telepon maupun SMS, Telkomsel juga selalu terdepan memberikan layanan data untuk akses internet dengan menggunakan Telkomsel Flash kepada seluruh pelanggan. Ke-unggulan ini disampaikan oleh seorang mitra Telkomsel, Multi Data Palembang (MDP). Menurut Erlan, Marketing MDP, dengan layanan data dan internet dari Telkomsel yang selalu terdepan tersebut, sangat mempengaruhi dalam peningkatan angka pen-jualan modem Telkomsel Flash yang didistribusikan ke berba-gai wilayah di Provinsi Jambi, sesuai dengan wilayah kerja dari MDP. Angka penjualan mo-dem Telkomsel Flash per bulan dapat mencapai ratusan unit terjual. Angka penjualan terse-but cenderung meningkat, ujar Erlan. Dia optimis, penjualan modem Telkomsel Flash akan terus tumbuh.

    Penjualan perdana Telkomsel Flash Se-Provinsi Jambi, ka-tanya, dapat mencapai 6.000-an unit. Sehingga menguasai pasar hingga 75 persen, ujar Erlan. Selain itu, layanan yang baik serta brand image yang familiar, turut mempengaruhi konsumen untuk memilih produk Telkomsel tersebut.

    Telkomsel telah menyiapkan Kota Jambi sebagai salah satu dari empat puluh kota besar di Indonesia sebagai kota Broad-band. Menurut Erlan, hal itu da-pat meyakinkan bagi konsumen untuk tetap memilih Telkomsel sebagai penyedia layanan data terbaik. Di antara konsumen juga banyak yang mengatakan

    keunggulan layanan dari Telkom-sel tersebut. Karena memang jaringan Telkomsel sangat luas, ujarnya.

    Telkomsel Flash dikenal se-bagai penyedia khusus untuk layanan data dan akses internet tanpa kabel (wireless). Ditujukan untuk seluruh pelanggan Simpati, Kartu Halo dan Kartu AS, dengan kecepatan download hingga 7,2 Mbps. Telkomsel Flash lebih mudah diaplikasi dimana dan kapan saja.

    Ada berbagai paket layanan data yang disediakan. Diantara-nya, Paket F ight atau Mid-Paket F ight atau Mid-night Flash nlimited yakni paket Internet nlimited Khusus untuk pengguna Simpati, Kartu AS, maupun Perdana Flash dengan bonus kuota (fair use) yang ha-nya dapat digunakan pada waktu tertentu (00.01 05.59) dengan

    masa aktif paket 30 hari. Pa-ket ini sangat cocok bagi yang gemar download, streaming, atau mereka yang suka aktivitas Internet di malam hari.

    Harga Paket Fun ight atau Midnight Flash nlimited ini terdi-ri dari 2 macam yakni Rp 25.000 untuk kuota 1 GB dengan kece-patan 2 Mbps dan Rp 50.000 un-tuk kuota 4 Gb dengan kecepa-tan 2 Mbps. Cara membeli paket Fun ight Atau Midnight Flash nlimited adalah Ketik *363# pilih Flash nlimited ke mudian Pilih Menu Fun ight atau mela-kukan Aktifasi paket mengguna-kan MB caranya ketik *363*25# untuk paket Rp 25.000 dan ak-tifasi paket menggunakan MB caranya ketik *363*52# untuk paket Rp. 50.000.

    Terpisah, Manager Telkomsel Branch Jambi, Warjito mema-hami kebutuhan komunikasi saat ini tidak lagi hanya sebatas voice dan SMS, namun lebih dari itu. Mobilitas pelanggan tentunya menjadi faktor mendasar bagi Telkomsel untuk menyediakan layanan data yang berkualitas agar pelanggan tetap dapat me-maksimalkan aktivitasnya hanya dari hp, maupun berbagai gadget yang mereka miliki tanpa ada kendala. Semua itu dapat me-reka lakukan dimana dan kapan saja saat mereka butuhkan. Da-lam memberikan kenyamanan pelanggan yang memanfaatkan layanan data Telkomsel Flash, Telkomsel telah menyiapkan jaringan berkualitas yang didu-kung lebih dari 44 ribu Base Transceiver Station (BTS) yang meng-cover sekitar 97 persen wilayah populasi Indonesia, tandasnya.(*/dwy)

    Harga Kompetitif, Banyak Hadiah Menarik

    hingga 32 GB.Melalui promo ini secara tidak

    langsung mengenalkan BlackBerry Center yang telah hadir di Jambi, sehingga mempermudah pelanggan melakukan klaim garansi. Black-Berry Center memberikan layanan yang maksimal kepada pelanggan dan masyarakat Jambi semua hal

    tentang BlackBerry. Kami mem-berikan full service kepada pelang-gan dan masyarakat Jambi. Mulai dari menjelaskan fitur-fitur Black-Berry, upgrade, hingga menyediakan berbagai aksesori BlackBerry, ujar Tommy kembali. Tidak hanya itu, bagi Anda yang menyukai angka cantik, di BlackBerry Center juga

    tersedia BlackBerry Gemini 8520 dengan pin cantik hanya dengan harga Rp 1.950.000.

    Bagi Anda yang tertarik dan ingin memiliki BlackBerry Gemini dengan segala hadiah menariknya, segera datang ke BlackBerry Center. Promo ini hanya tiga hari, stok terbatas, siapa cepat, dia yang dapat.(*)

    BlACkBeRRy Center selalu mem-berikan yang terbaik bagi pelang-gannya. Setelah melakukan promo pada pekan lalu, BlackBerry Center kembali memberikan promo yang tak kalah menariknya.

    Tommy LJ Sibuea, Marketing Manager BlackBerry Center Jambi mengatakan promo spesial dari BlackBerry Center kali ini adalah setiap pembelian BlackBerry Gemini 3G 9300 seharga Rp 2.499.000 akan mendapatkan banyak hadiah me-narik seperti free anti gores, free sarung kulit, free perdana XL, free unlimited 1 bulan serta free voucer upgrade senilai Rp 200 ribu. Promo ini berlaku hanya tiga hari, mulai Kamis (hari ini, Red), ujar Tommy kepada Jambi Independent, Selasa (27/9) lalu.

    BlackBerry Gemini 3G 9300 memi-liki empat pilihan warna, yakni chrome, gray, purple dan white. BlackBerry Gemini 9300 dengan jaringan 3G menjadikan akses lebih cepat. Kemampuan BlackBerry 3G 9300 dengan mengusung prosesor berkekuatan 624 MHz atau setara dengan prosesor yang digunakan BlackBerry 9700 Onyx. Fitur lain dari Curve 3G ini di antaranya, keypad full qwerty, optical trackpad, buil t - in GPS, Wi-Fi, kamera 2 megapiksel, dan mendukung kartu memori

    promo bb Gemini: blackberry Center yang terus memberikan promo untuk pelanggannya.

    alami: sejumlah produk di the body shop.

    muraH dan

    Cepat: mobil-mo-bil bekas

    yang dijual di arena

    motor.

    terdepan: modem dan kartu telkomsel flash.

    dwy setyowati/jambi independent

  • berita utama Kamis, 29 September 2011Jambi Independent

    Asap Hitam dan Putih di Puncak Marapi

    Siapkan Fatwa Haram Berjihad Propam Mabes Polri Periksa Pamen Polda

    Tangkap Hidup Atau Mati ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ dari hal 1Perintah Kapolri itu diper-

    kuat lagi dengan komando dari Kadensus 88 Mabes Polri agar semua anggota yang bergerak di lapangan dileng-kapi dengan senjata bera-munisi lengkap. Kita akan tangkap mereka hidup atau mati, kata seorang sum-ber Jawa Pos (induk Jambi Independent) di lapangan, kemarin (28/9).

    Prinsip penindakan terh-adap tersangka teroris tetap mengedepankan peringatan. Tapi, kalau mereka mela-wan, membahayakan petu-gas dan warga, kami diminta tidak takut untuk tegas (me-nembak), katanya. Saat ini ada empat buron utama yak-ni Yadi, Nanang Ndut, Beni Asri dan Heru Komarudin. Selain mereka kami yakini Hayat juga dibantu orang asli Solo, minimal untuk persia-pannya, tambahnya.

    Penindakan dengan peluru tajam sempat menjadi perde-batan panas antara Kom-nas HAM dan Polri terkait tewasnya Sigit Qurdowi di Solo Mei 2011 lalu. Saat itu, penggerebekan tim Densus juga menewaskan Nur Iman, pedagang angkringan.

    B a h k a n , K o m n a s H A M mengirim tim penyelidik ke lokasi terbunuhnya Sigit. Hasilnya, komisioner Kom-

    nas HAM Saharudin Daming menilai ada kelalaian prose-dur yang dilakukan Densus 88. Sejak kasus itu, ang-gota memang lebih hati-hati memegang dan membawa senjata. Tapi, setelah bom Solo ini, kita tidak akan ragu-ragu, ujarnya.

    Tim pengejar jar ingan Hayat meyakini buruannya bersenjata dan berbahaya. Selain kemungkinan ada sen-jata api genggam yang masih dimiliki, kelompok ini juga diduga punya bom-bom pipa siap lempar. Mereka ini DPO sejak April, masih bisa mengelak, bahkan menge-bom lagi. Jadi, kita tak mau ambil risiko, katanya.

    Apakah ada deadline atau tenggat waktu untuk men-gungkap sisa-sisa jaringan Hayat? Ada, dalam sebulan kita harus buat laporan leng-kap, katanya.

    Menurut perwira ini, tim yakin kewaspadaan kelom-pok DPO ini sedang tinggi-tingginya. Karena itu, mereka pasti memasang telinga, dan mencari informasi darimana saja. Termasuk berita di ko-ran. So this is enough (cu-kup) ya, aku sudah ditegur pimpinan, katanya kepada Jawa Pos.

    Secara terpisah, perintah Presiden SBY untuk dilaku-

    kan investigasi internal di tubuh Polri pasca insiden bom, langsung ditindak-lanjuti petinggi korps baju cokelat itu. Kapolri Jenderal Timur Pradopo menyatakan, investigasi internal langsung dilakukan setelah perintah dari Presiden itu muncul. Sudah saya lakukan (inves-tigasi internal, red). Sudah dilaksanakan intelijen, kata Timur usai rapat tim penga-was kasus Bank Century di gedung parlemen, Jakarta, kemarin.

    Menurut Kapolri, sebe-narnya Kepolisian telah menerima kecurigaan akan adanya aksi bom bunuh diri, sebelum pelaksanaan ibadah di GBIS Kepunton berlang-sung. Informasi itu langsung ditindaklanjuti aparat setem-pat untuk menyusun rencana kegiatan. Polri setiap hari kan membuat rencana keg-iatan. Dan itu dilaksanakan pada saat itu, ujarnya.

    Terkait informasi bom bunuh diri, Timur menyata-kan sudah dikerahkan per-sonel kepolisian untuk di-lakukan pengamanan. Tidak hanya di GBIS Kepunton, se-jumlah aparat kepolisian dik-erahkan di sejumlah Gereja di wilayah Solo. Salah satu rencana kegiatan itu, men-empatkan dua petugas Polri.

    Kemudian dilakukan pe-meriksaan. Itu semua sudah dilaksanakan, jelasnya.

    Menurut Kapolri, dari pros-es ibadah hingga selesai, aparat kepolisian tidak me-nemukan adanya penyusup. Baru, saat ibadah di GBIS Kepunton usai, ternyata ter-jadi insiden yang menimbul-kan korban jiwa itu. Itu kan kejadian jam 10.55 (WIB). Itu memang pada saat itu (pelaku) masuk saat jemaah sedang keluar. Itu sebagai evaluasi (bagi Polri), tan-dasnya.

    Sementara itu, meledaknya bom di GBIS Solo memantik reaksi sekelompok orang untuk melakukan deradika-lisasi kelompok garis keras. Sasarannya tidak hanya dari organisasi keagamaan, geng jalanan juga digandeng un-tuk mengakhiri kekerasan dalam bentuk apapun. Ger-akan tersebut dituangkan dengan menandatangani kain kafan.

    Dalam deklarasi yang di-lakukan di Apartemen Park Royale, Jakarta itu dihadiri banyak pihak. Mulai Asosiasi Korban Bom Terorisme di Indonesia (Askobi), mantan Alumni Relawan Afganistan yang pernah melawan Rusia, mantan Jamaah Islamiyah, Geng Choker yang terlibat

    kerusuhan Ambon dan kel-ompok masyarakat lainya.

    Tanda tangan terasebut r e n c a n a n y a u n t u k m e -mecahkan rekor tanda tan-gan terpanjang. Mulai ke-marin, akan terus dilakukan penggalangan di beberapa tempat dengan puncaknya 12 Oktober nanti. Tanggal tersebut bertepatan dengan peringatan meledaknya bom Bali. Sekaligus untuk perin-gatan bom Bali, ujar salah seorang penggagas Demian Demantra.

    Ketua Askobi Wahyu Adiar-tono mengatakan, pihaknya bangga bisa mengajak para anggota eks Afghanistan un-tuk ikut menentang kekeras-an. Dia berharap, langkah para senior itu bisa diikuti oleh anggota garis keras lain-nya untuk tidak lagi radikal. Kami ingin yang mengajak masyarakat untuk ikut me-nentang kekerasan juga, katanya.

    Ahmad Jazuli, ketua forum eks Afganistan membenar-kan pihaknya mendukung langkah deradikalisasi itu. Dia mengatakan sudah cu-kup aksi kekerasan dengan teror terjadi di Indonesia. Sebanyak 293 eks Afgani-stan saat ini sudah mulai masuk masa deradikalisasi dan bisa dijamin tidak akan

    melakukan teror. Sejak awal kami tidak pernah ter-libat aksi. Tetapi, tetap kami minta komitmennya untuk mendukung deradikalisasi, ujarnya. Kesepakatan awal dari eks Afganistan itu adalah bahwa aksi teror tidak pernah dibenarkan dalam kaca mata Islam. Oleh sebab itu, dia menegaskan jika pelaku teror bukanlah seseorang yang be-ragama Islam secara benar.

    Eks pentolan JI, Nasir Ab-bas membenarkan hal itu. Sebagai sesama eks Afgani-stan, dia menegaskan teror tidak pernah dibenarkan dalam Islam. Tanda tangan di atas kain kafan itu sendiri sembagai simbol bahwa se-mua orang akan mati, na-mun jangan sampai mati sia-sia. Siapa yang menjamin pelaku bom masuk surga. Tidak ada, karena itu hak Allah untuk menentukan, ujarnya. Yang jelas, lanjut Nasir, Allah tidak membe-narkan hambanya berbuat kekerasan terhadap sesama. Apalagi, melukai warga sipil yang tidak bersenjata.

    Dia setuju adanya upaya deradikalisasi itu, sebab saat ini banyak kelompok-kelom-pok kecil baru yang dinilai lebih berbahaya. Mereka menyerang secara acak dan tidak memiliki target pasti.

    Apalagi, kemudahan men-gakses informasi juga mem-buat kelompok itu leluasa membuat bom. Bom yang meledak di Solo hanya butuh Rp 200 ribu, ujarnya.

    K e l o m p o k y a n g s i a p melakukan deradikalisasi tersebut juga akan melaku-kan upaya-upaya pencega-han penyebaran ideologi keras. Nasir menyatakan siap berdialog dengan siapapun yang memiliki konsep jihad dengan cara teror. Dengan dibukanya akses itu, dia ber-harap anak-anak muda tidak mudah masuk kelompok garis keras.

    Terkait ucapan Polri yang m e n y e b u t J A T d i b a l i k aksi bom, Nasir tidak mau berkomentar banyak. Yang jelas, dibubarkan atau tidak kelompok-kelompok Islam itu tidak akan berpengaruh banyak. Alasannya, setiap individu saat ini bisa mem-bentuk kelompok-kelompok baru dengan mudah. Ter-masuk membuat bom karena itu mudah, jelasnya.

    D i a l e b i h s u k a u n t u k melakukan deradikalisasi kepada para anggota kelom-pok-kelompok yang dianggap garis keras. Sehingga, kel-ompok yang ada tidak akan berbahaya meski memiliki banyak anggota. (jpnn)

    MUI Investigasi Konflik di Ambon

    JAKARTA - Pascakonflik di Ambon beberapa waktu lalu, muncul gelombang rencana jihad di kota yang dijuluki Ambon Manise itu. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mulai resah dengan gelombang jihad tersebut. Mereka menyiapkan fatwa haram berjihad di Ambon dan seluruh wilayah Indo-nesia lainnya. Untuk per-mulaan, MUI menginvesti-gasi konflik tersebut.

    Agenda investigasi konf-lik Ambon ini dipaparkan oleh Ketua MUI Amidhan di Jakarta, kemarin (28/9). A m i d h a n m e n j e l a s k a n , hasil investigasi itu digu-nakan untuk memperkuat landasan keluarnya fatwa

    haram berjihad di Indone-sia. Khususnya di Ambon.

    Mantan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam dan Haji Kementerian Agama (Keme-nag) itu menjelaskan, secara umum MUI sudah menge-luarkan larangan berjihad di tanah air. Berjihad itu boleh jika di wilayah perang atau darul harbi, katanya. Namun, saat ini kondisi di Indonesia masuk kategori darussalam atau negara yang damai. Dengan kondisi ini, ji-had dalam bentuk perang fisik di seluruh penjuru Indonesia sudah tidak dibenarkan lagi.

    Terkait agenda investigasi ini sendiri, Amidhan menu-turkan MUI akan menggali persoalan konflik di Ambon. Upaya ini, mereka lakukan dengan pendekatan sosial. Amidhan tidak mau inves-tigasi ini bakal memicu ge-

    jolak lagi di bumi Ambon. Dalam investigasi ini, MUI bakal memecahkan konflik Ambon terbaru kemarin benar-benar dipicu per-masalahan baru, ataukah sisa-sisa masalah lama yang disulut kembali.

    Amidhan menegaskan, sikap MUI yang menggelar investigasi ke Ambon ini bukan bentuk ketidakper-cayaan dengan pemerintah. Bukan berarti kami tidak trust ke pemerintah, ka-tanya. Namun, Amidhan mengatakan pemerintah lemah dalam mencegah konflik di Ambon. Dia men-gatakan, pemerintah men-gaku waspada tetapi tetap kecolongan juga.

    Selain resah dengan mun-culnya gerakan j ihad ke A m b o n , A m i d h a n m e n -gatakan MUI juga dibuat

    pusing oleh keberadaan orgranisasi masa (ormas) yang cenderung ekstrim kanan. Ormas ini masih menoleransi gerakan jihad dalam bentuk perang fisik melawan orang-orang di-luar Islam. Dalam forum resmi, ormas ini tidak mun-cul. Gerakannya di bawah tanah, katanya.

    Sikap MUI terhadap or-mas-ormas ini, tidak bisa bertindak tegas dalam ben-tuk penutupan atau pengh-entian aktivitas mereka. Amidhan menjelaskan, MUI tetap berupaya menggan-deng ormas-ormas garis keras ini untuk mencapai kesepakatan bersama. Kes-epakatan yang ingin direng-kuh ini adalah, komitmen jika aksi teror dengan ben-tuk bom bunuh diri atau aksi lainnya.(jpnn)

    Diduga Terkait Kasus Narkoba

    J A M B i T i m P r o p a m Mabes Polri melakukan pe-meriksaan terhadap sejum-lah personel Polda Jambi dan jajaran yang tersandung kasus narkoba. Informas-inya, empat perwira sem-pat diamankan pada Senin (26/9) lalu. Salah satunya berpangkat kompol.

    Hanya saja, siapa saja per-sonel yang diamankan itu tidak diketahui. Petinggi Pol-da Jambi terkesan tertutup terkait hal ini. Kedatangan

    mereka untuk supervisi atau pengawasan internal Polri, ujar Kabid Humas Polda Jambi AKBP Almansyah saat dikonfirmasi, kemarin (28/9). Supervisi itu, katanya, hal bi-asa dalam rangka perbaikan internal Polri.

    Almansyah membantah adanya kabar yang menye-butkan ada beberapa pers-onel Polda Jambi yang sem-pat ditahan terkait kasus narkoba. Sejauh ini tidak ada laporan yang masuk terkait kedatangan Propam Mabes Polri. Yang jelas keda-tangan mereka adalah dalam rangka pengawasan internal

    Polri, tegasnya, lagi.Pantauan Jambi Indepen-

    dent kemarin, terlihat perwira berpangkat kompol yang dis-ebut-sebut sempat diamank-an tim Propam Mabes Polri kembali mendatangi Polda Jambi sekitar pukul 11.00. Dia datang untuk menjalani pemeriksaan yang dilakukan tim Propam Mabes polri.

    Selang tiga jam kemudian, perwira ini keluar ruangan dan pulang melalui pintu be-lakang Polda Jambi. Dikon-firmasi, perwira ini enggan berkomentar. Dia langsung berlalu meninggalkan kejaran sejumlah wartawan.(can)

    Delapan Nyawa Melayang

    BUKiTTiNGGi - Gunung Marapi, kemarin (28/9), sekitar pukul 07.45, kembali menyemburkan asap hitam disertai abu vulkanik. Merapi yang berada di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam itu, menyemburkan asap hitam yang mengarah ke kawasan Kabupaten Ta-nahdatar, dan terlihat jelas dari Bukittinggi.

    Menurut Syahril St Marajo, warga Sungaipuar, Agam, asap hitam disertai abu vulkanik yang keluar dari kawah gunung Marapi itu tidak begitu lama. Asap hitam yang keluar hanya sekitar lima menit, setelah itu gunung mengeluarkan asap putih tebal. Asap putih keluar juga tidak terlalu lama, sekitar sepuluh me-

    nit, kemudian tidak terli-hat, katanya.

    Warga lainnya, Rahman, juga mengatakan, asap hi-tam disertai abu vulkanik juga telihat Selasa (27/9). Asap tersebut mengarah ke Tanahdatar. Namun asap yang keluar Selasa itu juga tidak lama, sekitar lima sampai sepuluh menit, ka-tanya. Gunung Marapi yang berada pada ket inggian 2.891 meter dari permukaan laut (dpl) itu mengalami peningkatan aktivitas sejak 3 Agustus 2011 lalu.

    Sebelumnya, aktivitas Marapi itu sempat mengeluarkan abu vulkanik berbau belerang ber-ketinggian 1.000 meter dan menjangkau sejumlah daerah di Sumatera Barat, seperti Agam, Tanahdatar, Padang-

    panjang dan Padangpariaman. Sejak itu, gunung Marapi hampir setiap hari mengeluar-kan asap hitam, jelasnya.

    Petugas Badan Geologi P u s a t V u l k a n o l o g i d a n Mitigasi Bencana Geologi Bukittinggi, Warseno, men-gatakan bahwa pihaknya masih menetapkan Gunung Marapi dengan status was-pada level II. Dengan sta-tus itu, pihaknya melarang pendakian lebih dari tiga kilometer dari puncak. Kita terus memantau perkem-bangan gunung tersebut, namun tidak lagi menda-tangi lokasi, karena alat seismograf yang dipasang di daerah Batupalano dan Lasi, Agam, sudah bekerja maksimal, ujar Warseno, kemarin.(jpnn)

    Tradegi Kebakaran di KM Kirana IX

    SURABAYA - Jangan mudah panik menghadapi bencana. Justru kepanikan itulah yang membuat sulit melepaskan dari bahaya yang mengin-tai dalam bencana. Tragedi kebakaran di Kapal Motor (KM) Kirana IX di Pelabu-han Tanjung Perak, kemarin pagi (28/9), menjadi gamba-rannya. Delapan nyawa me-layang karena kepanikan itu. Selain itu, 55 orang terluka dan seorang masih hilang setelah terjun ke laut.

    Kebakaran di kapal tujuan Balikpapan itu sebenarnya tidak besar. Hanya membakar bagian kepala truk bernopol B 9231 TDA yang dikemudikan Faris Anwar, 38, yang ada di dek kapal. Kobaran api itu sempat mengepulkan asap ke bagian kapal lainnya. Meski ke-bakaran tidak besar, tapi kar-ena penumpang terlalu panik, mereka akhirnya berebut jalan untuk keluar dari kapal.

    Akibatnya, delapan orang meninggal. Dari delapan kor-ban meninggal itu ada yang tercatat sebagai pasangan suami-istri (pasutri). Pasutri tersebut adalah Sodik, 50, dan Juminah, 45, yang berasal dari Karang Pinang, Sampang, Ma-dura. Selain keduanya korban meninggal lainnya adalah Su-marni, 50 asal Jalan Cendana, Samarinda, Kalimantan Timur, Natuha, 60, dari Suemendan-gan Adem Awu, Pemakesan, dan Suminah, 54, yang berala-mat di Karang Lundo, Grobo-gan, Jawa Tengah.

    Dalam daftar korban men-inggal juga ada nama Sho-likah, 50 asal Karang Duren, Balong, Jember, dan Siti Ro-hanah, 28, yang tinggal di Karang Selang, Magelang. Satu jenazah lagi masih belum teridentifikasi. Jenis kelaminnya perempuan dan usianya sekitar 50 tahunan, kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Jayadi.

    Dari delapan korban men-inggal tersebut tidak satupun yang menutup mata karena mengalami luka bakar. Juga

    tidak ada yang meregang nyawa karena terjebur ke laut. Dari hasil visum, rata-rata korban meninggal kar-ena mati lemas. Hal itu ter-bukti dengan adanya bintik pendarahan di mata mayori-tas korban meninggal. Kon-disi itu dimungkinkan karena berdesak-desakan, ungkap Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUD Dr Soetomo Prof Soekry Erfan Kusuma.

    Di luar karena faktor lemas, ada satu korban meninggal yang teridentifikasi mengalami luka benturan benda keras. Namun, tim yang melakukan visum baik dari RSUD Dr So-etomo maupun dari Dokpol Polda Jatim tidak menyebut-kan namanya. Hanya ada satu yang mengalami ben-turan benda keras. Sebab, di hidung dan kuping menga-lami pendarahan, ujar Soekry. Pendarahan itu dimungkinan karena korban terinjak oleh sesama penumpang saat be-rebut turun dari kapal.

    Pengakuan para penumpang menguatkan hasil visum terse-but. Begitu mengetahui ada kebakaran, mereka memang langsung berebut menyela-matkan diri. Apalagi, kala itu ada pengumuman dari petugas kapal lewat megaphone. Tak ayal, orang-orang pun sibuk menyelamatkan diri. Memang suasana panik saat itu. Semua ingin menyelamatkan diri, tutur Abdul Arif, 25, salah satu penumpang selamat dengan wajah tegang saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Perak.

    Hal senada diakui Karjan. Pria asal Karang Lundo, Grobogan itu menuturkan kalau pagi itu dia dan pen-umpang lainnya langsung semburat keluar begitu men-dengar kabar ada kebakaran di kapal. Bahkan tidak sedikit yang sebelumnya bersama-sama di satu kamar dengan keluarganya langsung sem-burat melarikan diri. Mereka lantas berebut turut mela-lui dua pintu darurat. Kami tidak sempat memikirkan yang lain, sebab kami ingin buru-buru keluar dari kapal dan beruntung kapal belum di tengah laut, ungkap Karjan.

    Tragedi di KM Kirana IX itu memang terjadi ketika kapal masih bersandar di pelabuhan. Kapal baru dijadwalkan be-rangkat pukul 09.00. Tapi, para penumpang sudah mulai naik ke kapal sejak pukul 03.00. Ada sekitar 758 penumpang yang naik kapal tersebut.

    Kebakaran di kapal sendiri diketahui sekitar pukul 05.30. Api muncul dari kepala Truk Fuso nopol B 9231 TDA yang bermuatan Bawang Boom-bay yang berada di dek ka-pal bagian timur. Namun, kebakaran itu bisa dengan cepat dijinakkan oleh empat unit mobil PMK yang datang cepat ke lokasi.

    Semula muncul dugaan kebakaran di truk berwar-na kuning itu karena ada konsleting dari bagian truk. Namun dari hasil olah tem-pat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan adanya kardus yang diletakkan di atas mesin truk. Di dalam kardus itu berisikan kaleng parfum dan semacam cairan silicon, serta kepingan CD merk Maxell.

    Diduga kuat, dari kaleng it-ulah api pertama kali muncul lantaran terpengaruh kondisi mesin yang masih panas. Du-gaan itu menguat lantaran sempat ada bunyi ledakan seperti bunyi ledakan ka-leng sebelum api membesar. Hasil olah TKP, kami me-mang menemukan tumpu-kan kaleng. Tapi, apakah dari kaleng itu sumber apinya, kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari Tim Labfor Mabes Polri Cabang Sura-baya, sebut Jayadi.

    Perwira dengan dua melati di pundaknya itu menam-bahkan yang jelas olah TKP sudah dilakukan. Polisi juga sudah mengamankan be-berapa alat bukti. Salah sa-tunya truk yang terbakar. Kami juga sudah memeriksa sepuluh saksi. Diantaranya sopir truk, kernet (Aris Dian Permana, 19) truk, beberapa ABK, dan pihak ekpedisi (PT Pitmas Nuansa Persada Ja-karta, red), beber Jayadi.

    Namun, hingga saat ini, p i h a k n y a b e l u m b e r a n i

    meletus lagi: Kepulan asap tebal yang menyembur dari mulut kawah gunung marapi, dilihat dari Kantor BmKg Padangpanjang, kemarin (28/9). aktivitas merapi juga telah menyebabkan tidak ber-fungsinya sensor gempa yang ditempatkan di gunung tersebut.

    Yuwardi/Padang eKsPres

    m e n g a m b i l k e s i m p u l a n terkait penyebab kebakaran. Pun demikian juga terkait kemungkinan adanya pihak yang ditetapkan sebagai ter-sangka. Terlalu prematur kalau sudah menetapkan ter-sangka. Yang jelas kami terus melakukan pemeriksaan, ujar Jayadi.

    Dari peristiwa kemarin, korban ternyata mayoritas perempuan yang usianya antara 45 hingga 60 tahun. Data korban meninggal men-jadi contohnya. Dari dela-pan korban meninggal, tu-juh merupakan perempuan. Kedelapan jenazah itu sudah selesai di visum di ruang fo-rensik RSUD Dr Soetomo, kemarin sore.

    Beberapa saat setelah kon-disi di Pelabuhan Tanjung Perak bisa dikendalikan, para korban memang langsung dievakusi ke rumah sakit. Korban luka dilarikan ke Ru-mah Sakit Port Health Center (PHC) Tanjung Perak. Total ada 55 korban luka. Rincian-nya 12 harus rawat inap, 39 luka ringan, dan empat lain-nya dirawat intensif di ICU. Tidak ada yang mengalami luka bakar. Semua korban yang dirawat adalah korban yang terinjak-injak, terang Bernardus Harry Setiawan, Manajer Pemasaran dan Pengembangan RS PHC.

    Korban meninggal juga sempat dilarikan ke rumah sakit yang sama sebelum akhirnya dikirim ke RSUD Dr Soetomo. Kedelapan jenazah itu tiba di RSUD Dr Soetomo sekitar pukul 10.00. 15 menit kemudian visum dilakukan dan selesai pukul 15.00. Se-suai permintaan polisi, kami hanya melakukan visum luar. Hingga saat ini, baru dua jenazah yang sudah kami kembalikan ke keluarganya karena proses pemeriksaan-nya sudah komplit, papar Soekry. Dua jenazah yang sudah dibawa pulang itu ada-lah jenazah Suminah dan Sumarni.(jpnn)

  • PUBLIK INTERAKTIF

    Melalui rubrik ini, Anda bisa menyampaikan informasi tentang peristiwa atau data penting untuk dikembangkan menjadi sebuah

    berita. Atau, Anda juga bisa memberi masukan tentang berita-berita apa yang sebaiknya dimuat di Jambi Independent.

    Melalui rubrik ini pula, silakan kirim pertanyaan, keluh kesah, urun-pikir dan pendapat Anda atas semua masalah yang dihadapi, terutama

    terkait pelayanan umum (seperti ketertiban/keamanan, kebersihan/keindahan lingkungan, pengurusan izin di kantor-kantor pemerintah,

    PDAM, telepon, listrik dan sebagainya).

    Sampaikan semua aspirasi itu via email [email protected] Atau kirim langsung ke redaksi Jambi Independent, d/a: Gedung

    Graha Pena Jambi Independent, Jalan Jenderal Sudirman No.100, Thehok, Kota Jambi.

    OPINI

    Silakan kirim opini atau artikel Anda ke rubrik ini. Opini Andamesti ditulis maksimal 1.000 kata, atau maksimal tiga kertas kuarto

    dengan ketikan huruf Times New Roman ukuran 12 spasi 1.5.

    Kirim opini Anda ke email [email protected] Atau langsung ke redaksi Jambi Independent, d/a: Gedung Graha Pena Jambi

    Independent, Jalan Jenderal Sudirman No.100, Thehok, Kota Jambi. Sertakan opini Anda dengan data dan foto diri (maaf, kalau

    yang dikirim foto KTP tidak akan dimuat), dan nomor telepon/HP Anda yang bisa dihubungi.

    GRAFIS: JATmIKO/JAmBI INdEPENdENT

    Kamis, 29 September 2011 Jambi IndependentOPINI

    O l e h

    tom sapta atmaja*

    www.jambi-independent.co.id [email protected] n ECERAN: Rp. 3.500,-

    SIUPP: No.169/SK/Menpen/SIUPP/A, tanggal 26 April 1986Alamat Redaksi/Sirkulasi/Iklan:

    Graha Pena Jambi Jl. Jenderal Sudirman No 100 ThehokKota Jambi

    Telp Redaksi 0741 35272, Faks 0741 35267; Iklan/Pemasaran 0741 23330, 35265, Fax 0741 23740

    Perwakilan Jakarta: Graha Pena Jakarta.

    Perintis: H Syamsul Watir (alm), General Manager: Munawir, Dewan Redaksi: Ali Fauzi, Munawir, Paisal Kumar, M Surtan, Joni Rizal, Pemimpin Redaksi: Paisal Kumar, Redaktur Pelaksana: M. Surtan,Koordinator Liputan: Jumeidi Khairul, Redaktur: Darmanto Zebua, Alpadli Monas, Jumeidi, M. Surtan, Staf Redaksi: Fachrul Rozi, Finarman Wira Putra, Fitrili dia, Risza SB, Surya Elviza, Siti Masnidar, Copy Edi tor: Hendri Markus, Fotografer: Rolanda Hasibuan, Eddy Junaedy, Event Organizer: Safarudin Aris, Setiadi, Sekretaris Redaksi: Eniwati, Grafis/Ilustrator: Djatmiko, Wartawan di Daerah: Lukman Hakim (Tanjab Barat), Hengki Firmansyah(Tanjab Timur), Franciscus (Muarojambi), Usman Arvan (Tebo), Marihot Frandus (Bungo), Nova Diansyah (Merangin), Johan Iswadi (Sarola ngun), Herma Yulis (Batanghari). Bagian Pracetak: Adam Surata , Ishak, Asep Syaefudin. Bagian Iklan: Yusnaini M Naris (Koordinator), Etika Utama, N Permana (Desain), A Ridwan, Elenda, Bagian Pemasaran: Prawoto (Kabag), Sarjono, Hamsir, Erlisha, Neti K. Bagian Keuangan: Novita KS (Accoun ting), Megawati (Kasir), Bagian Umum & Personalia: Soleh Rofiki (Kabag), Rusanna Watir, Edi Erlani.Harga Langganan: Rp 90.000,- per bulan (dalam kota), Harga Eceran: Rp 3.500,- (Luar kota tambah ongkos kirim). Tarif Iklan Umum/Display Hitam Putih: Rp 33.000,- per mm kolom, Iklan Full Colour: Rp 43.000,- per mm kolom, Iklan Full Colour Halaman 1: Rp 92.000,- per mm kolom, Iklan Baris: Rp. 9.000 per baris. Nomor Rekening PT Jambi Independent Press; BNI Cabang Jambi No: 0069879445, BCA Cabang Jambi: 119.1327000, Danamon Cabang Jambi: 008251019, BII Cabang Jambi : 3564. Penerbit: PT Jambi Independent Press, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris : Ny Hj Miarni S Watir, Ny Hj Sri Nurbani Retno Watir, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: H Suparno Wonokromo, Direktur: Ali Fauzi, Pembina: Dulpiah. Perce takan: PT Jambi Press Intermedia. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

    p Wartawan Jambi Independent dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita p Wartawan Jambi Independent dibekali ID card/surat tugas yang selalu dikenakan saat bertugas

    Harian Pagi Jambi Independent

    www.jambi-independent.co.id [email protected] n ECERAN: Rp. 3.500,-

    SIUPP: No.169/SK/Menpen/SIUPP/A, tanggal 26 April 1986Alamat Redaksi/Sirkulasi/Iklan:

    Graha Pena Jambi Jl. Jenderal Sudirman No 100 ThehokKota Jambi

    Telp Redaksi 0741 35272, Faks 0741 35267; Iklan/Pemasaran 0741 23330, 35265, Fax 0741 23740

    Perwakilan Jakarta: Graha Pena Jakarta.

    Perintis: H Syamsul Watir (alm), General Manager: Munawir, Pemimpin Perusahaan: L. Prawoto, Dewan Redaksi: Ali Fauzi, Munawir, Paisal Kumar, M Surtan, Joni Rizal, Pemimpin Redaksi: Paisal Kumar, Redaktur Pelak-sana: M. Surtan,Koordinator Liputan: Jumeidi Khairul, Redaktur: Darmanto Zebua, Alpadli Monas, Jumeidi, M. Surtan, Staf Redaksi: Fachrul Rozi, Finarman Wira Putra, Fitrili dia, Risza SB, Surya Elviza, Siti Masnidar, Copy Edi tor: Hendri Markus, Fotografer: Rolanda Hasibuan, Eddy Junaedy, Event Organizer: Safarudin Aris, Setiadi. Sekretaris Redaksi: Eniwati, Grafis/Ilustrator: Djatmiko, Wartawan di Daerah: Lukman Hakim (Tanjab Barat), Hengki Firmansyah(Tanjab Timur), Franciscus (Muarojambi), Usman Arfan (Tebo), Marihot Frandus (Bungo), Nova Diansyah (Merangin), Johan Iswadi (Sarola ngun), Herma Yulis (Batanghari). Bagian Pracetak: Adam Surata, Ishak, Asep Syaefudin. Bagian Iklan: Yusnaini M Naris (Koordinator), Etika Utama, N Permana (Desain), A Ridwan, Elenda. Bagian Pemasaran: L. Prawoto (Kabag), Sarjono, Hamsir, Erlisha, Neti K. Bagian Keuangan: Novita KS (Accoun ting), Megawati (Kasir), Bagian Umum & Personalia: Soleh Rofiki (Kabag), Rusanna Watir, Edi Erlani. Bagian IT/Teknisi: Yandi MardelisHarga Langganan: Rp 90.000,- per bulan (dalam kota), Harga Eceran: Rp 3.500,- (Luar kota tambah ongkos kirim). Tarif Iklan Umum/Display Hitam Putih: Rp 33.000,- per mm kolom, Iklan Full Colour: Rp 43.000,- per mm kolom, Iklan Full Colour Halaman 1: Rp 92.000,- per mm kolom, Iklan Baris: Rp. 9.000 per baris. Nomor Rekening PT Jambi Independent Press; BNI Cabang Jambi No: 0069879445, BCA Cabang Jambi: 119.1537781, Danamon Cabang Jambi: 008251019, Bank Mandiri Cabang Jambi : 1100000092236. Penerbit: PT Jambi Independent Press, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris : Ny Hj Miarni S Watir, Ny Hj Sri Nurbani Retno Watir, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: H Suparno Wonokromo, Direktur: Ali Fauzi, Pembina: Dulpiah. Perce takan: PT Jambi Press Intermedia. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

    p Wartawan Jambi Independent dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita p Wartawan Jambi Independent dibekali ID card/surat tugas yang selalu dikenakan saat bertugas

    Harian Pagi Jambi Independent

    terorisme dan sinergi Umat BeragamasERaNGaN ke Gereja Bethel Injil

    Sepenuh (GBIS) Solo, Minggu (25/9), adalah serangan ke tempat ibadah yang kedua setelah aksi bomber bunuh diri di masjid Polresta Cirebon saat salat Jumat pada 15 April lalu.

    Pada kedua serangan itu, dua bomber tewas di tempat. Kabarnya, serangan kali ini dilakukan bomber Solo yang juga anggota jaringan Cirebon (Jawa Pos, 26/9).

    Pascaserangan di Solo, berbagai kalangan, termasuk Menag Surya Dharma Ali, mengutuknya sebagai sesuatu yang biadab dan tidak bisa dimaafkan. Para tokoh lintas agama, khususnya di Solo, sudah bertekad dan berkomitmen bersatu menghadapi ancaman adu domba. Memang, NU, Muhammadiyah, KWI (Konferensi Waligereja Indonesia), atau ormas lintas agama perlu terus merapatkan barisan dan berjaga karena masih ada terorisme di sekitar kita.

    Apalagi kalau melihat pola perekrutan teroris yang lebih membidik usia muda, sebagaimana pelaku bom bunuh diri di GBIS Solo yang berumur sekitar 30 tahun. Harus ada sinergi banyak pihak, seperti dunia pendidikan dan institusi keluarga, untuk tidak lelah mengutuk terorisme dan berani mengatakan bahwa bom bunuh diri yang menyebabkan kerusakan bangunan serta korban nyawa adalah tindakan biadab dan sangat jahat.

    Yang dilakukan teroris itu adalah fakta bahwa agama yang disebut mulia, suci, bahkan baik, bisa dibajak oleh manusiamanusia yang tidak

    mulia, tidak suci, alias bejat serta jahat. Konyolnya, para teroris punya keyakinan bahwa pemahaman keagamaan mainstream yang dianut mayoritas justru keliru dan sesat.

    Karena itu, melawan terorisme bukan tanggung jawab satu pihak, seperti pemerintah, ormas agama, atau umat beragama tertentu. Ini tanggung jawab bersama. Kini kita perlu membentengi anakanak bangsa, khususnya para pemuda dan para remaja, agar tidak bisa dibujuk untuk mengikuti ajaranajaran yang sesungguhnya telah menodai agama dan kemanusiaan.

    Kritik sam HarrisKita memang makin prihatin bila

    merenungkan agama menjadi tertuduh, seolah terorisme lahir dari agama. Seperti diketahui, Sam Harris dalam The End of Faith mengkritik agama (apa pun) dengan keras. Menurut dia, pada dasarnya agama adalah buruk karena sifat destruktifnya yang ditunjukkan dengan banyaknya pembunuhan dan kekerasan atas nama agama. Meski ada kaum moderat dalam semua agama, menurut Sam Harris, hal tersebut tidak bisa menutupi citra buruk agama.

    Bagi Sam Harris, agama tetaplah sesuatu yang jahat. Meski kritik Sam Harris tidak benar, itu menjadi tantangan menarik bagi umat beragama. Kita ditantang untuk menunjukkan

    kebaikan agama yang kita anut, terlebih lewat perilaku atau hidup kita. Kita tahu, para teroris sudah menjungkirbalikkan nilainilai kebaikan ajaran mulia agama. Yang disebut buruk dalam agama, seperti membunuh, justru dianggap baik oleh para teroris.

    Bahkan, yang dilakukan pengebom bunuh diri di masjid Mapolresta Cirebon atau gereja di Solo dianggap menjalankan perintah Tuhan. Gelar pahlawan tersedia bagi para pengantin atau pelaku bom bunuh diri.

    Tetapi, sesungguhnya, adakah agama yang merestui atau menganjurkan melakukan kekerasan yang mengakibatkan kerusakan dan korban jiwa, terlebih warga sipil tak berdosa?

    Bukan musuhDaripada saling menyalahkan atau

    menuduh agama tertentu mendorong terorisme lebih baik kita bersamasama dengan siapa pun dan dari agama mana pun menunjukan kebaikan sebagaimana perintah Tuhan dalam Alquran atau Injil. Kebaikan itu, misalnya, tetap bisa ditunjukkan Haji Bambang yang tetap merawat para korban bom Bali I dan II sehingga dunia yang mengidap Islam fobia tahu bahwa Islam yang benar hanya mengajarkan kebaikan dan bukan terorisme.

    Ledakan bom Bali justru menjadi perekat kebersamaan antarumat beragama di Bali.

    Kebersamaan itulah yang kini harus merekatkan kita kembali,

    khususnya umat beragama. Harihari pascaserangan teroris ini menjadi momentum tepat bagi kita yang masih punya kehendak baik untuk menyadari bahwa musuh bersama kita saat ini bukan umat beragama lain, tetapi terorisme alias kejahatan yang telah menyebabkan kematian dan kesengsaraan.

    Kita punya tugas berat untuk mengajak saudarasaudara seagama kita yang punya pemikiran radikal untuk kembali menempuh jalan moderat. Sebab, sejarah sudah membuktikan bahwa ekstremitas atau radikalisme hanya mendorong terjadinya permusuhan dan kebencian.

    Kaum radikal harus terus disuguhi fakta bahwa masih sangat terbuka jalan untuk berbuat baik daripada menebar bom mematikan.

    Kita perlu bersinergi menghadapi terorisme lewat upaya deradikalisasi, yakni pengajaran moderat yang mempromosikan budaya cinta damai di kampus serta khotbah di masjid, gereja, atau media. Deradikalisasi itu menjadi tugas berat kita semua. Jangan lupa, polisi tidak akan mampu mencabut akar terorisme. Kekerasan dalam bentuk apa pun dan dilakukan siapa pun harus kita kutuk dan jauhi bersama.

    Tidak ada tempat bagi kekerasan, apalagi terorisme dalam agama, terlebih di negeri Pancasila ini.(*)

    *) Penulis adalah aktivis lintas agama, alumnus

    STFT Widya Sasana Malang dan Seminari St Vincent de Paul.

    Stop Pungli GurudUNIA pendidikan sudah seharusnya mengajarkan kejujuran.

    Jadi, terasa sangat aneh jika institusi mulia ini malah menyuburkan pungutan liar. Kasus pungli tunjangan profesi pendidik (TPP) yang kini ramai dikeluhkan para guru di berbagai daerah adalah salah satunya.

    Bagi guru, TPP adalah pengakuan atas capaian prestasi. Tunja-ngannya sendiri adalah tambahan pendapatan yang sangat berarti untuk memenuhi periuk nasi di rumah. Karena prasyarat dan proses pencairan TPP tidak mudah, awalnya guru menganggap wajar jika TPP-nya disunat oleh sekolah. Mereka sampai memelesetkan kepanjangan TPP sebagai tunjangan pejabat pemkot, tempat pungli pejabat, hingga tempat pengepul pungli.

    Pencairan TPP memang perlu pemberkasan yang membutuhkan tanda tangan kepala sekolah. Inilah yang membuat guru tidak ber-daya ketika TPP yang mereka terima tidak utuh. Apalagi pungli itu dibingkai dengan kata sumbangan sukarela. Anehnya, sumbangan itu dikoordinasi K3S (kelompok kerja kepala sekolah) yang menjadi lembaga resmi para kepala sekolah! Nominalnya ditentukan rata-rata Rp 100 ribu. Meski sukarela, praktiknya, yang tidak menyetor terus ditagih. Malah, ada yang datang langsung ke sekolah untuk meminta jatah sumbangan itu.

    Adalah para guru Surabaya yang mulai menyuarakan pemberonta-kan atas praktik pungli ini. Mereka jenuh dengan praktik-praktik tidak terpuji itu. Sebab, tidak hanya TPP yang menjadi objek pungli, tetapi juga setiap ada pencairan tunjangan fungsional lain, kenaikan gaji, bahkan pemberian gaji ke-13. Kemarahan guru memuncak ketika penarik sumbangan yang dikoordinasi K3S juga menyunat tunjangan makanan dan minuman (mamin) mereka.

    Tujuan protes para guru itu hanya satu: menghentikan pungli. Bukan hanya TPP, tetapi juga tunjangan-tunjangan lain. Ketika berbagai kasus pungli guru di Surabaya mencuat, praktik serupa di daerah-daerah lain pun ikut mencuat. Contohnya, pungli sertifikasi guru di Jember yang nilainya bahkan mencapai jutaan rupiah. Bahkan, salah seorang guru di sana terpaksa menginap di masjid polres. Dia takut karena akan dibunuh oleh rekannya sesama guru jika membongkar praktik tersebut.

    Selain di Jember, para guru di berbagai daerah pun mulai vokal menyuarakan pungli yang mereka alami. Termasuk pungli TPP guru di lingkungan Kementerian Agama di Gresik.

    Memang, dibutuhkan gerakan yang masif untuk melawan praktik yang sudah mentradisi itu. Pembersihan mungkin akan membawa korban berbagai kalangan. Mulai kepala sekolah, pengurus unit pelaksana teknis daerah bina pengelolaan sekolah (UPTD BPS), hingga pegawai dinas pendidikan (dispendik) di kabupaten/kota.

    Wajar jika guru mendesak pemerintah mengambil tindakan tegas. Yaitu, menjatuhkan sanksi kepada semua pihak yang terlibat. Sanksi yang tegas akan memberikan efek jera terhadap siapa pun yang melakukan praktik tidak terpuji itu. Selain itu, kepala daerah perlu mempertimbangkan masukan para guru agar gaji dan tunjangan bisa langsung disalurkan ke sekolah. Tidak perlu ngendon di UPTD BPS. Upaya itu akan memotong mata rantai penyaluran TPP sekaligus memperkecil praktik pungli.

    Yang juga tidak kalah penting adalah menggelorakan kembali se-mangat kejujuran di kalangan insan pendidikan. Bahkan, kejujuran itu pulalah yang menjadi target nomor satu Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dalam pembangunan karakter anak didik. Kalau guru saja tidak memahami dan mengalami makna kejujuran, mana mungkin mereka menanamkan benih karakter kejujuran pada anak didik.(*)

  • Jambi Independent Kamis, 29 September 2011

    marihot/jambi independent

    nasional

    lintas

    DPD I Partai Golkar Segera Temui DPP

    Muscab Ditunda, Panitia Sempat KecewaGiliran Madian Klaim Dukungan Parpol

    JAMBI Aksi saling klaim dukungan partai politik (par-pol) untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Merangin 2013 terus terjadi. Sebelumnya, Han-dayani yang mengklaim telah didukung tujuh parpol, kini giliran Madian Saswadi juga mengklaim telah didukung sebanyak tiga parpol.

    Kita sudah ada tiga parpol, ada PAN, PSI dan Hanura, sebutnya kepada sejumlah wartawan di Gedung DPRD Provinsi Jambi, baru-baru ini.

    Menurutnya, untuk syarat minimal maju pada perebutan kursi nomor satu di Merangin sudah mencukupi. Dimana untuk maju, kandidat harus mendapatkan dukungan mini-mal lima kursi di parlemen.

    Untuk syarat maju sudah lebih, PAN ada empat kursi, PSI satu kursi dan Hanura satu kursi. Kita juga sudah melaku-kan penjajakan beberapa parpol lainnya, sebut saja PKS dan Geri