jambi independent | 27 april 2011

of 28/28
mengkawatirkan. Dalam be- berapa pekan terakhir, hampir tiap hari jatuh korban jiwa di jalanan. Menurut data dari Polda Jambi, terhitung sejak Januari - April 2011 ini, tercatat sudah 116 korban orang tewas di jalanan akibat kecelakaan lalu lintas. “Korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas di Jambi bisa mencapai 50 orang per bulannya,” ujar Kapolda Jambi Brigjen Pol Bambang Suparsono. n ECERAN RP. 3.500,- RABU, 27 APRIL 2011 AGUNG PUTU ISKANDAR, Tangerang Baca Istri Sibuk hal 2 AGUNG PUTU ISKANDAR/JPNN Kurs Dollar Mata Uang Kurs Jual Kurs Beli SGD 7,016.18 6,940.99 USD 8,672.00 8,586.00 Sumber: Bank Indonesia Kasus Antasari Muncul Lagi, Keluarga Kian Kompak Mendampingi Istri Sibuk Balas Surat Dukungan, sang Putri Rela Cuti Setahun Nama Antasari Azhar, terpidana kasus pem- bunuhan yang saat ini menjalani hukuman 18 tahun penjara, kembali ramai diberitakan. Ini setelah muncul dugaan bahwa kasus yang men- jerat mantan ketua KPK itu direkayasa. Bagaimana keluarganya memberikan dukungan selama ini? JUMAT (22/4) siang itu Antasari menerima kunjungan dari aktivis Dewan Penyelamat Negara (Depan) di sebuah ruang pembesuk yang cukup lapang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang. Ruang se- luas separo lapangan futsal itu menampung belasan aktivis yang ikut nimbrung, seperti politikus Partai Gerindra Per- madi, Effendy Choirie, artis Pong Hardjatmo, mantan Aster KSAD Mayjen (pur) Saurip Kadi, dan politikus PKS Suripto. Para aktivis Depan mengorek berbagai informasi tentang kasus Antasari. Mereka juga mendoa- kan agar lelaki 58 tahun itu bisa secepatnya dibebaskan melalui permohonan peninjauan kem- bali (PK) yang segera diajukan. Mereka mendorong Antasa- ri agar mengungkap kasus- kasus mencurigakan yang di- duga menjadi alasan dirinya dijebloskan ke penjara. ’’Pak Antasari ini ibaratnya sudah bau tanah. Karena itu, ini waktu bagi Bapak untuk mengungkap semuanya,’’ kata Saurip Kadi. Penampilan Antasari tidak berubah. Berat badannya ter- lihat masih stabil. Kumisnya juga masih lebat. Tidak tampak tanda-tanda tertekan selama dia dipenjara. Bapak dua putri itu mengena- kan batik hijau dipadu jins biru gelap. ’’Bapak jelas sehat dong. Setiap hari kami besuk kok,’’ kata Ida Laksmiwati, sang istri, yang ditemui di antara pembesuk. n KOMPAK: Dari kiri, Andita Dianoctora, Antasari, Ida Laksmiwati, dan Ajeng Oktarifka. Terkait Jebloknya Hasil Evaluasi Kinerja dan Penyelenggaraan Pemerintahan Mendagri: Pemprov dan Pemda Lalai Untuk diketahui, rangking 29 itu hasil penilaian tahun 2009. Kalau 2010 baru diketahui di tahun 2011 ini. Tapi ke depan kita akan lakukan perbaikan sistem kinerja.” Hasan Basri Agus Gubernur Jambi HBA : Itu Penilaian Kinerja Tahun 2009 116 Nyawa Melayang di Jalanan Baca HBA: hal 2 Baca Mendagri: hal 8 Angka Kecelakaan Lalulintas Meningkat, Tiap Bulan 50 Orang Tewas JAMBI - Angkat kecelakaan lalulintas di Provinsi Jambi kian UJIAN NASIONAL Pulihkan Trauma, Kevin Jalani Terapi Psikis Merasa Tak Disakiti, Sering Minta Supaya Pelaku Tidak Dihukum MUARABULIAN- Sembilan hari disekap penculik membuat Kevin shok dan trauma. Meski secara fisik dia kelihatan sehat, namun psikisnya bocah kelas V SD itu diperkirakaan mengalami gangguan. Makanya, untuk memulihkan kondisinya, kemarin (26/4), Kevin dibawa ibu- nya dr Retno ke Kota Jambi untuk menjalani terapi psikis. Ketika dihubungi malam tadi, dr Retno mengatakan kondisi Kevin sudah mulai pulih. n JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan pe- merintah kabupaten/kota (Pemkab/Pemkot) di Jambi bisa bernafas lega. Meski dari hasil Evaluasi Kinerja dan Penyelenggaraan Pemerin- tah Daerah (EKPPD) berada di peringkat ‘bawah’, Ke- menterian Dalam Negeri (Ke- mendagri) tidak akan mem- beri sanksi. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Rey- donnyzar Moenoek, menga- takan pengumuman EKPPD tersebut hanya sebagai pe- doman tiap daerah saja. n GUBERNUR Jambi Hasan Basri Agus (HBA) berjanji akan memperbaiki kinerja dan pe- nyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Jambi. Dia akan menjadikan Hasil Evaluasi Kinerja dan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) yang menempatkan Pemprov Jambi pada peringkiat 29 dari 33 provinsi sebagai tongggak perubahan. Menurut HBA, EKPPD yang diumumkan Kemendagri pada hari Otonomi Daerah (Otda) di Bogor Senin lalu merupakan hasil penilaian kinerja tahun 2009 lalu —se- belum dia menjabat sebagai gubernur. n Baca Pulihkan hal 2 Pembocor Soal akan Dipidanakan JAKARTA - Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh, menegaskan bahwa sia- pa saja yang terbukti melakukan kecurangan dan membocorkan soal ujian Nasional (UN) akan ditindak tegas. Pelaku, kata dia, akan diproses secara pidana. Seperti di Goron- talo, menurut dia, para pelaku yang sudah terbukti melakukan kecurangan dengan membocorkan soal UN, telah ditindaklanjuti dan segera akan dipidanakan. “Siapa saja yang melakukan kecura- ngan atau kebocoran, harus ditindak. Oleh karena itu, mengenai kebocoran di Gorontalo, memang benar, dan harus ada ujian ulang,” tegasnya, ketika ditemui usai acara ASEAN Social Cultural Community (Soca) di Hotel Borobudur, Jakarta, ke- marin (26/4). n Baca halaman METRO JAMBI 5 Paket Jawaban UN Beredar Baca Pembocor hal 2 Baca 116 Nyawa hal 2 Kevin DOK/JAMBI INDEPENDENT GRAFIS: DJATMIKO/JAMBI INDEPENDENT JAKARTA - Kelompok Pepi Fernando diyakini sudah bergerak sejak awal 2010. Selama berbulan-bulan beroperasi, regu maut ini tentu membutuhkan dana operasi yang tidak sedikit. Tim penyidik Mabes Polri sedang berusaha mencari donaturnya. “Sementara ini, masih diduga patungan. Terutama yang paling besar dari Pepi. Tapi, kita sedang cari kalau ada pihak lain,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar kepada wartawan, kemarin (26/4). Bisnis Pepi di antaranya jasa percetakan, bisnis batu giok, dan rental mobil. “Kalau dari pengakuan sementara dananya dari sana,” katanya. Pepi juga pernah bekerja sebagai pembuat film dokumenter dan wartawan infotainment. n Polri Buru Donatur Kelompok Pepi Baca Polri Buru hal 8 18 LOKASI: Barang bukti bom buku yang me- ledak di Utan Kayu dan bom Serpong dipamerkan kemarin (26/4) di Kan- tor Puslabfor Mabes Polri, Jakarta. FOTO-FOTO: ARUNDONO/JPNN

Post on 08-Mar-2016

354 views

Category:

Documents

32 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

epaper Jambi Independent

TRANSCRIPT

  • mengkawatirkan. Dalam beberapa pekan terakhir, hampir tiap hari jatuh korban jiwa di jalanan. Menurut data dari Polda Jambi, terhitung sejak Januari April 2011 ini, tercatat sudah 116 korban orang tewas di jalanan

    akibat kecelakaan lalu lintas. Korban meninggal dunia akibat

    kecelakaan lalulintas di Jambi bisa mencapai 50 orang per bulannya, ujar Kapolda Jambi Brigjen Pol Bambang Suparsono. n

    ECERAN RP. 3.500,-RAbu, 27 APRil 2011

    AGUNG PUTU ISKANDAR, Tangerang

    Baca istri Sibuk hal 2

    AGuNG PuTu iSKANDAR/JPNN

    Kurs DollarMata Uang Kurs Jual Kurs Beli SGD 7,016.18 6,940.99USD 8,672.00 8,586.00

    Sumber: Bank Indonesia

    Kasus Antasari Muncul Lagi, Keluarga Kian Kompak Mendampingi

    Istri Sibuk Balas Surat Dukungan, sang Putri Rela Cuti SetahunNama Antasari Azhar, terpidana kasus pem

    bunuhan yang saat ini menjalani hukuman 18 tahun penjara, kembali

    ramai diberitakan. Ini setelah muncul dugaan

    bahwa kasus yang menjerat mantan ketua KPK

    itu direkayasa. Bagaimana keluarganya memberikan

    dukungan selama ini?

    J U M A T ( 2 2 / 4 ) s i a n g i t u Antasari menerima kunjungan dari aktivis Dewan Penyelamat Negara (Depan) di sebuah ruang

    pembesuk yang cukup lapang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang. Ruang seluas separo lapangan futsal itu menampung belasan aktivis

    yang ikut nimbrung, seperti politikus Partai Ge rindra Permadi, Effendy Choirie, artis Pong Hardjatmo, mantan Aster KSAD Mayjen (pur) Saurip Kadi,

    dan politikus PKS Suripto. Para aktivis Depan mengorek

    berbagai informasi tentang kasus Antasari. Mereka juga mendoakan agar lelaki 58 tahun itu bisa

    secepatnya dibebaskan melalui permohonan peninjauan kembali (PK) yang segera diajukan.

    Mereka mendorong Antasari agar mengungkap kasus kasus mencurigakan yang diduga menjadi alasan dirinya di jebloskan ke penjara. Pak Antasari ini ibaratnya sudah bau tanah. Karena itu, ini waktu bagi Bapak untuk mengungkap semuanya, kata Saurip Kadi.

    Penampilan Antasari tidak berubah. Berat badannya terlihat masih stabil. Kumisnya juga masih lebat. Tidak tampak tandatanda tertekan selama dia dipenjara.

    Bapak dua putri itu mengenakan batik hijau dipadu jins biru gelap. Bapak jelas sehat dong. Setiap hari kami besuk kok, kata Ida Laksmiwati, sang istri, yang ditemui di antara pembesuk. n

    KOMPAK: Dari kiri, Andita Dianoctora, Antasari, ida laksmiwati, dan Ajeng Oktarifka.

    Terkait Jebloknya Hasil Evaluasi Kinerja dan Penyelenggaraan Pemerintahan

    Mendagri:Pemprovdan Pemda Lalai

    Untuk diketahui, rangking 29 itu

    hasil penilaian tahun 2009. Kalau 2010 baru diketahui di

    tahun 2011 ini. Tapi ke depan kita akan lakukan perbaikan

    sistem kinerja.

    Hasan basri AgusGubernur Jambi

    HBA : Itu Penilaian Kinerja Tahun 2009

    116 Nyawa Melayang di Jalanan

    Baca HbA: hal 2

    Baca Mendagri: hal 8

    Angka Kecelakaan Lalulintas Meningkat, Tiap Bulan 50 Orang Tewas

    JAMBI Angkat kecelakaan lalulintas di Provinsi Jambi kian

    ujian nasional

    Pulihkan Trauma, Kevin Jalani Terapi Psikis Merasa Tak Disakiti,

    Sering Minta Supaya Pelaku

    Tidak Dihukum

    MUARABULIAN Sembilan hari disekap penculik membuat Kevin shok dan trauma. Meski secara fisik dia kelihatan sehat, namun psikisnya bocah kelas V SD itu diperkirakaan mengalami gangguan. Makanya, untuk memulihkan kondisinya,

    kemarin (26/4), Kevin dibawa ibunya dr Retno ke Kota Jambi untuk menjalani terapi psikis.

    Ketika dihubungi malam tadi, dr Retno mengatakan kondisi Kevin sudah mulai pulih. n

    JAKARTA Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan pemerintah kabupaten/kota (Pemkab/Pemkot) di Jambi bisa bernafas lega. Meski dari hasil Evaluasi Kinerja dan

    Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) berada di peringkat bawah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak akan memberi sanksi.

    Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Reydonnyzar Moenoek, mengatakan pengumuman EKPPD tersebut hanya sebagai pedoman tiap daerah saja. n

    GUBeRNUR Jambi Hasan Basri Agus (HBA) berjanji akan memperbaiki kinerja dan penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Jambi. Dia akan menjadikan Hasil Evaluasi Kinerja dan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) yang menempatkan Pemprov Jambi pada peringkiat 29 dari 33 provinsi sebagai tongggak perubahan.

    Menurut HBA, EKPPD yang diumumkan Kemendagri pada hari Otonomi Daerah (Otda) di Bogor Senin lalu merupakan hasil penilaian kinerja tahun 2009 lalu sebelum dia menjabat sebagai gubernur. n

    Baca Pulihkan hal 2

    Pembocor Soalakan Dipidanakan

    JAKARTA Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh, menegaskan bahwa siapa saja yang terbukti melakukan kecurangan dan membocorkan soal ujian Nasional (UN) akan ditindak tegas. Pelaku, kata dia, akan diproses secara pidana. Seperti di Gorontalo, menurut dia, para pelaku yang sudah terbukti melakukan kecurangan dengan membocorkan soal UN, telah ditindaklanjuti dan segera akan dipidanakan.

    Siapa saja yang melakukan kecurangan atau kebocoran, harus ditindak. Oleh karena itu, mengenai kebocoran di Go rontalo, memang benar, dan harus ada ujian ulang, tegasnya, ketika ditemui usai acara ASEAN Social Cultural Community (Soca) di Hotel Borobudur, Jakarta, kemarin (26/4). n

    Baca halaman MeTRO JAMBI

    5 Paket Jawaban UN Beredar

    Baca Pembocor hal 2

    Baca 116 Nyawa hal 2

    KevinDOK/JAMbi iNDEPENDENT

    GRAfiS: DJATMiKO/JAMbi iNDEPENDENT

    JAKARTA Kelompok Pepi Fernando diyakini sudah bergerak sejak awal 2010. Selama berbulanbulan beroperasi, regu maut ini tentu membutuhkan dana operasi yang tidak sedikit. Tim penyidik Mabes Polri sedang berusaha mencari donaturnya. Sementara ini, masih diduga patungan. Terutama yang paling besar dari Pepi. Tapi, kita sedang cari kalau ada pihak lain, kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Boy Rafli Amar kepada wartawan, kemarin (26/4).

    Bisnis Pepi di antaranya jasa percetakan, bisnis batu giok, dan rental mobil. Kalau dari pengakuan sementara dananya dari sana, katanya. Pepi juga pernah bekerja sebagai pembuat film dokumenter dan wartawan infotainment. n

    Polri Buru Donatur Kelompok Pepi

    Baca Polri buru hal 8

    18 lOKASi: barang bukti

    bom buku yang me-

    ledak di utan Kayu dan

    bom Serpong dipamerkan

    kemarin (26/4) di Kan-tor Puslabfor Mabes Polri,

    Jakarta. fOTO-fOTO: ARuNDONO/JPNN

  • Jambi IndependentRabu, 27 April 2011

    Istri Sibuk Balas Surat Dukungan, sang Putri Rela Cuti Setahun ------ dari hal 1Siang itu Ida ikut nimbrung

    bersama dua buah hati ha-sil pernikahannya dengan Antasari. Yakni, si sulung Andita Dianoctora Antasari Putri, 27, dan Ajeng Oktarifka Antasari Putri, 25. Dua pu-tri manis Antasari itu me-ngenakan kaus oblong ber-motif garis-garis horizontal. Adik kakak harus kompak dong, kata Andita lantas tersenyum.

    Setiap kali berkunjung, mere-ka selalu membawakan maka-nan kesukaan sang ayah. Yakni, ikan patin plus sambal tomat. Bapak punya syarat. Sambel itu harus saya bikin sendiri. Kalau Bapak tahu ini dibikinin orang lain, bisa marah dia. Makanya, tangan saya sampek kemeng harus nguleg terus, kata wanita kelahiran Malang ini lantas terkekeh.

    Hampir setiap hari tiga p e r e m p u a n i t u k o m p a k membesuk Antasari. Kadang Ida cuma datang berdua dengan Andita karena Ajeng masih ada kuliah S-2 eko-nomi di Universitas Trisakti. Kuliah dia di Australia su-dah selesai, sekarang tinggal menyelesaikan tugas akhir S-2 di Trisakti, kata Ida yang baru merayakan ulang tahun ke-55. Sedangkan Andita yang dokter itu ikut mendampingi jika tidak ada praktik.

    Perempuan berambut pan-jang ini bersyukur bahwa

    Antasari akhirnya dipindah-kan ke Lapas Tangerang. Ja-rak lapas tersebut dengan kediaman mereka di BSD Tangerang cukup dekat. Se-bab, sebelumnya mantan Ka-jari Jakarta Selatan ini harus meringkuk di Rutan Polda Metro Jaya. Baru tiga bulan saya di sini, kata Antasari.

    Antasari sempat berang saat hampir setahun harus meringkuk di Rutan Polda Metro Jaya. Padahal, dia mes-tinya dibawa ke lapas karena sudah berstatus terpidana. Apalagi, penjagaan di rutan sangat ketat. Orang-orang yang membesuk dirinya har-us diseleksi secara ketat.

    Itulah mengapa, beberapa pendukungnya baru bisa membesuk setelah dia di-pindahkan ke Lapas Tangerang. Selain aktivis Depan, adik Nas-rudin Zulkarnaen bernama Andi Syamsuddin sempat menjenguk dia pada Maret lalu. Selain itu, para dosen dan akademisi kolega Antasari sering datang.

    B e g i t u j u g a p e n g a c a r a Antasari, Maqdir Ismail. Dia semakin leluasa menyam-paikan kabar terbaru ten-tang kasus yang dialami lelaki kelahiran Bangka Belitung itu. Mungkin saya ditahan di Rutan Polda biar tidak bisa bersuara, katanya.

    Meski penjagaan ketat, saat masih di Rutan Polda Metro

    keluarga tak pernah absen menjenguk Antasari. Bahkan, Andita sampai rela tidak bek-erja setahun agar setiap hari bisa menemani ibunda ke ru-tan. Kalau nggak begini, kita nggak akan kuat menghadapi cobaan ini, kata Andita.

    Ida menuturkan, selain membawakan makanan, se-tiap kali membesuk dia se-lalu membawa segepok surat dukungan untuk suaminya. Surat-surat itu dikirim dari berbagai penjuru Nusantara.

    Ada juga yang dari WNI di luar negeri. Mereka me-ngungkapkan dukungannya untuk Antasari. Tiap kali su-rat itu disodorkan, Antasari selalu meminta Ida mem-balas surat-surat tersebut. Antasari merasa tersanjung karena ada orang-orang yang meluangkan waktu untuk menulis surat. Bapak tidak sampai hati kalau surat-surat itu dicuekin, katanya.

    Dalam seminggu, kata Ida, lebih dari seratus surat da-tang ke rumahnya. Selain itu, dukungan disampaikan lewat pesan pendek (SMS). Awalnya, anak kedua dari empat bersaudara ini mem-balas semua surat. Namun, karena terlalu banyak, dia membatasi maksimal seratus surat dia balas per minggu. Tagihan pulsa HP saya juga sampai membengkak gara-gara SMS, katanya.

    Selama menginap di hotel prodeo, kata Ida, Antasari berupaya untuk terus berbuat baik. Dia kerap menyantuni orang-orang tidak mampu di sekitarnya. Saat masih me-nempati sel narkoba di Ru-tan Polda Metro, misalnya. Antasari membiayai kuliah anak salah seorang penjaga kios rokok.

    Beberapa orang yang dia temui di rutan juga mendapat santunan. Bapak itu tidak tegaan. Kalau ada orang su-sah yang datang ke dia, selalu dikasih. Masih banyak lagi anak di Bangka sana yang juga dia santuni, ujarnya.

    Ida menuturkan, sejak dulu dirinya percaya bahwa sang suami adalah korban re-kayasa. Dia tidak percaya begitu saja bahwa suaminya membunuh Nasrudin hanya karena cinta segitiga de-ngan caddy Rani Juliani. Itu hanya motif yang dibuat-buat agar seolah-olah Antasari pu-nya alasan kuat untuk mem-bunuh Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran itu.

    Ida berharap publik tidak percaya begitu saja dengan kasus tersebut. Apalagi setelah Komisi Yudisial (KY) me nyebut bahwa hakim terindikasi mengabaikan sejumlah bukti di pengadilan. Sejak dulu saya yakin Bapak korban re-kayasa. Jauh sebelum temuan sekarang, katanya. (*)

    Pulihkan Trauma, Kevin Jalani Terapi Psikis --------------------------dari hal 1Dia mengaku sengaja mem-

    bawa Kevin ke Kota Jambi, kemarin untuk melakukan therapy psikis. Alham-dulillah dia baik-baik saja. Sekarang Kevin sudah bisa main-main dengan adiknya. Kondisinya sekarang sudah pulih, kata dr Retno via ponsel.

    Menurut dia, Kevin akan kembali aktif masuk ke seko-lah mulai hari Jumat, lusa. Ini merupakan permintaan Kevin saat ditanya kapan mau masuk sekolah. Dia bilang hanya mau masuk sekolah hari Jumat. Jadi masih bisa istirahat dua hari lagi jelang masuk sekolah, jelasnya.

    Informasi lain yang di-ungkapkan dr Retno adalah, Ke vin masih sering meminta agar penculiknya jangan dihu-kum. Karena, selama sembilan hari bersama mereka (pelaku), Kevin merasa tidak pernah disakiti. Sepertinya sudah ter-jalin hubungan batin dengan salah seorang penculik yang katanya baik sama dia. Tapi, kami akan serahkan ke pihak

    yang berwajib, katanya. Seperti diberitakan, setelah

    sembilan hari berada di ta-ngan para penculik, Kevin, anak dokter Retno dan Da-suki, warga Rengas Condong, Kabupaten Batanghari berha-sil diselamatkan. Dia dibebas-kan oleh warga bekerjasama dengan pihak kepolisian ketika dibawa penculik ke sekitar jembatan gantung di Jalan Gajahmada, Muara-bulian, Senin (25/4) siang.

    Dua pelaku penculikan ber-hasil dibekuk polisi. Sementa-ra satu pelaku lainnya masih buron. Pelaku yang ditangkap adalah IR dan Ucil, keduan-ya warga Muarabulian. Se-dangkan pelaku yang masih buron diketahui bernama Ade, warga Desa Kilangan, Kecamatan Bajubang.

    Salah seorang penculik, yakni Ucil ternyata bukan orang asing bagi Kevin dan keluarganya. Ucil pernah bekerja sebagai tukang ba-ngunan di rumah orangtua korban, dokter Retno. Selama ini, dia juga sering tinggal di

    rumah salah seorang warga yang bersebelahan rumah dengan kediaman korban.

    Hingga kemarin (26/4), pelaku yang masih buron belum berhasil ditangkap pol is i . P ihak kepol is ian terus melakukan penyi-siran untuk menemukan pelaku yang diketahui ber-nama Ade itu. Kita masih t e r u s m e l a k u k a n u p a y a pencarian, kata Kapol-res Batanghari AKBP Tjah-yono Saputro melalui Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Prasetiyo Adhi Wibowo, kemarin (26/4).

    Pantauan Jambi Indepen-dent di SD 112/1 Perum-nas, Muarabulian kemarin pagi, Kevin memang belum masuk sekolah. Kevin duduk di bangku deretan paling de-pan. Dan selama dia hilang, bangku tersebut ditempati re-kan sekelasnya supaya ruang kelas tidak terlihat janggal karena ada bangku kosong di barisan depan.

    Wali kelas V Unggul 112/1 Perumnas, Suparni, me-

    ngatakan mereka sangat senang mendengar kabar siswa mereka yang diculik sudah berkumpul bersama keluarga dengan selamat. Karena sejak Kevin hilang, mereka setiap hari meman-jatkan doa demi keselama-tan anak itu. Siswa dan guru sudah merencanakan men-jenguk ke rumah Kevin.

    Namun setelah dihubungi via telepon, pihak sekolah mendapat kabar bahwa Kevin sedang dibawa keluarganya ke Jambi. Kunjungan akhirnya dibatalkan.

    Menurut dia, selama ini Kevin termasuk anak yang baik dan ceria. Bahkan, da-lam prestasi di sekolah anak itu juga termasuk ke dalam angka sepuluh besar. Dan harapan mereka setelah selamat dari penculikan, Kevin kembali bisa sekolah dan pulih seperti sedia kala. Yang penting anaknya se-lamat dan bisa sekolah lagi. Mudah-mudahan dia juga bisa ceria seperti dulu lagi, ungkapnya. (lis)

    Memasuki usia pensiun, H.Ilyas Somad (79 th), warga jalan Tarmizi Kadir - Jambi, merasakan staminanya melemah. Hal de-mikian alamiah, sebab begitu me-masuki pensiun biasanya tubuh terkejut karena volume kegiatan yang menurun drastis, akibatnya pelbagai penyakit mudah datang ...saya sudah mengantisipasi masa pensiun dengan aktif dalam kegiatan olah-raga ringan dan sosial, ...namun ternyata tetap sulit menolak datangnya penyakit.. papar pensiunan kantor pajak ni mengawali perbincangan.

    tak hanya stamina turun, saya juga terkena diabetes yang mem-buat tubuh lemas tak berdaya...pernah kadar gula mencapai 350 mg/dl.. ujar Ilyas. selain itu nyeri dan bengkak dipersend-ian sangat mengganggu waktu tidur saya sambung Haji yang berwajah teduh ini menjelaskan penyakitnya.

    Sekitar dua bulan yang lalu, dirinya membaca koran yang memuat testimoni tentang Gen-tong Mas. Rasa ingin sembuh yang kuat dan percaya bahwa herbal aman dan tak memi-liki efek samping, membuat Ilyas segera membelinya. ....Alhamdulillah setelah sebulan rutin minum Gentong Mas, manfaatnya mulai terasa ......kadar gula kembali normal ke 169 mg/dl..... selain itu bengkak dan nyeri pada sendi berangsur-angsur reda sehingga tidur kembali nyenyak... ucap Ilyas bersyukur.

    Ilyas juga merasakan manfaat lainya berupa stamina yang semakin fit. .... rasa yang lezat dan manfaat Gentong Mas yang nyata membuat saya rutin minum tiap pagi dan sore.... tutur H Ilyas menutup perbincangan. Gentong Mas adalah suple-men kesehatan yang sangat aman dan sangat bermanfaat karena terbuat dari herbal alami pilihan. Bahan utama Gentong Mas adalah Gula Aren dan Ni-gella Sativa (Habbatussauda) yang terbukti bermanfaat bagi penderita diabetes asam urat dan lain-lain.

    Gentong Mas mengandung fiber, yang menormalisir gula darah, dan chromium yang mengatur metabolisme gula darah dan menambah kepekaan sel terhadap insulin. Selain itu glisemik indeks gula aren pada gentong mas yang sangat ren-dah, yaitu hanya 35 membuat Gentong Mas baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. Gen-

    tong Mas juga mengandung Niacin yang berfungsi mengkikis timbunan purin penyebab asam urat yang menumpuk di persend-ian kaki dan tangan. Gentong Mas juga mengandung Linoleic Acid, Ascorbic Acid yang mencegah radang (inflamasi) pada sendi dan tulang. Menurut Hidelbert Wagner, imunolog dari Jerman, mengatakan bahwa Nigella Sativa, yang menjadi bahan Gentong Mas, mengandung Omega memperkuat imunitas dan mampu memperbaiki sel pankreas yang rusak.

    Untuk hasil cepat dan mak-simal, dianjurkan untuk rutin berolah raga, mengurangi rokok dan makanan yang banyak men-gandung purin seperti jeroan.Gentong Mas dibuat dari Gula Aren dan Nigela Sativa pilihan yang diproses tanpa menggunakan ba-han kimia dan pengawet, sehingga aman dikonsumsi. Manfaat bagi kesehatan dan kelezatan ras-anya membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas.

    Untuk informasi lebih lan-jut hubungi: 07417102944. Tersedia Di Apotek/Toko Obat Terdekat Di Kota Anda: Jambi 081366971641, Ba-tanghari 08127469614, Bangko 085273917401, Muarojambi 082176501222, Bungo 085378933881, Tanjab Barat 085266064889, Ker-inci 081366375643, Sarolan-gun 085378334800.P-IRT No. 812320501114 www.gentong-mas.com

    GULA DARAH NORMAL,HIDUP JADI SEHAT DAN NYAMAN

    Ilyas Somad

    Pembocor Soal akan Dipidanakan --------------dari hal 1Sanksi yang akan diberikan

    bagi pelaku kecurangan tidak akan main-main. Karena, kejadian ini dilakukan den-gan cara sengaja dan bahkan terkait dengan pembocoran rahasia negara. Maka harus masuk di wilayah kasus pi-dana. Apalagi (ini) dilakukan oleh oknum guru dan stake-holders dari pendidikan, lanjut Nuh.

    Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopem-ber (ITS) Surabaya ini men-gatakan, hukuman yang diberikan kepada para ok-num atau pelaku kecurangan UN itu, tidak hanya berlaku di Gorontalo saja. Melainkan juga berlaku untuk semua daerah. Menurutnya, begitu di ketahui dan dapat dipas-tikan telah melakukan ke-curangan, maka harus segera

    diberikan sanksi.S e m e n t a r a u n t u k p a r a

    peserta UN di Gorontalo, khususnya di Kabupaten Pohuwato yang ujiannya harus diulang, Nuh menilai hal tersebut sudah menjadi resiko yang harus diterima oleh seluruh peserta UN dan sekolah setempat. Itu salah satu resiko. Karena saat ini, siapa yang bisa memasti-kan kunci jawaban UN itu tidak beredar kemana-mana Tidak ada kan Maka dari itu, ini (mengulang ujian) kita ambil dari sisi yang paling aman, tukasnya.

    Lebih jauh, Mendiknas pun menambahkan, ka-sus kebocoran soal UN ini layaknya sebuah virus yang harus segera dicegah. Be-gitu ada yang dapat kunci jawaban, langsung tersebar

    di mana-mana. Oleh karena itu, meskipun masalah ini (adalah) ranahnya Pemda, tapi tetap harus diberikan sanksi keras. Paling tidak, jabatan kepsek harus di copot dan tidak bisa ditolerir, tan-das Nuh.

    Disinggung mengenai pe-laksanaan UN jenjang SMP, Nuh mengungkapkan bahwa sejauh ini masih berjalan dengan lancar, meskipun ada beberapa daerah yang terkena musibah banjir dan gempa bumi. Jika terkena musibah, memang tidak bisa di hindari. Tapi kami berikan solusi, yakni akan ada ujian susulan untuk para peserta UN yang terkena bencana alam itu. Teknisnya nanti akan disosialisasikan oleh Balit-bang dan BSNP. Jadi, jangan khawatir, ujarnya. (jpnn)

    116 Nyawa Melayang di Jalanan -----------------dari hal 1

    HBA : Itu Penilaian Kinerja Tahun 2009 -------------------------------------------------------------------------------------------------------- dari hal 1Untuk diketahui, rang-

    king 29 itu hasil penilaian tahun 2009. Kalau 2010 akan diketahui di tahun 2011 ini, katanya kepada wartawan kemarin.

    HBA tidak menepis ke-nyataan hasil eveluasi yang dirilis Kemendagri tersebut. Ke depan dia berharap per-ingkat Pemprov Jambi akan lebih baik. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah memperbaiki sistem kinerja pemerintah daerah.

    Selain itu, HBA juga akan rutin melakukan evalua-si ter hadap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Langkah ini bertujuan agar kinerja para aparatur pe-merintahan dapat terarah dan terukur. Yang pa ling penting adalah meenem-patkan aparatur mempu-nyai kompetensi dan visi misi yang jelas. Oleh sebab itu, kita membuat Key Per-formance Indicator (KPI). Supaya Jelas nampak apa indikator ke majuan lima tahun ke depan, terangnya.

    Langkah lain yang akan di-lakukan, menurut HBA adalah memilih pejabat yang memi-liki kompetensi. Masalah di pemerintahan yang menjadi perhatiannya adalah kom-petensi dan pimpinan SKPD, biro, badan, dan sebagainya.

    Segera Kumpulkan Kepala SKPD

    Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Syahrasaddin, juga

    menegaskan bahwa Pemprov berkomitmen meningkatkan Kinerja dan Penyelengga-raan Pemerintahan Daerah (KPPD). Menurut dia, sum-ber utama pemeringkatan EKPPD ini adalah hasil eva-luasi Laporan Penyeleng-garaan Pemerintahan Daer-ah (LPPD). Dimana LPPD dilaporkan oleh Pemprov Jambi kepada Presiden me-lalui Kemendagri.

    Dalam lingkup Pemprov Jambi, LPPD dikoordinir oleh Biro Pemerintahan Sekre-tariat Daerah Provinsi Jambi. Menurutnya, meskipun pe-meringkatan itu adalah hasil evaluasi tahun 2009, tapi itu bisa menjadi sesuatu yang sangat berharga untuk per-baikan tahun 2010 dan tahun ke depannya.

    Syahrasaddin mengakui masih banyak yang harus dibenahi dalam rangka men-ingkatkan kinerja Pemprov Jambi. Untuk itu, dalam waktu dekat ini dirinya akan memanggil seluruh kepala SKPD untuk diberikan pen-garahan khusus tentang urgensi peningkatan kin-erja dalam penyelenggaraan pemerintahan. Termasuk menyusun dan melengkapi data LPPD. Langkah ini sangat penting, sebagai upaya menekankan kes-eriusan seluruh SKPD da-lam menyusun LPPD, serta pembuatan SOP (Standard Operational Procedure) dan SPM (Standar Pelayanan

    Minimal) masing-masing SKPD, katanya. Menurut dia, menyusun LPPD den-gan data akurat merupakan bagian dari langkah dan up-aya meningkatkan kinerja Pemprov Jambi, dalam rang-ka mewujudkan visi Jambi EMAS (Ekonomi Maju, Aman, Adil, dan Sejahtera).

    Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Jambi, As-van Deswan mengatakan, Biro Pemerintahan bukan bertugas membuat data-data dalam LPPD, tetapi m e r a n g k u m d a t a - d a t a yang diberikan oleh tiap-tiap SKPD. Asvan Deswan mengungkapkan, kelema-h a n u t a m a d a l a m L P P D P e m p r o v J a m b i a d a l a h dalam hal administrasi . Padahal ini merupakan salah satu indikator dari 173 indika-tor penilaian KPPD.

    Selain itu, validitas data juga merupakan hal yang benar-benar harus diperhatikan. Cara pengisian data dalam LPPD akan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan de-ngan seluruh kepala SKPD dan staf, terangnya.

    Di bagian lain anggota Ko-misi I DPRD Provinsi Jam-bi, Yasir mengatakan, per-masalah di Pemprov Jambi ada beberapa segi. Yakni me-nyangkut kinerja, sisi pelayan-an, adminstrasi peme rintah dan program yang langsung menyentuh masyarakat. Se-mua uitu saling berkaitan. Kinerja SKPD selama ini

    belum menghasilkan out-put yang berarti. Seharusnya kinerja tersebut menghasil-kan output yang langsung me nyentuh masyarakat, katanya kepada Jambi In-dependent kemarin.

    Kemudian, menyangkut pelayanan publik, menurut Yasir, manajemen pelayanan yang diterapkan juga masih lemah. Besarnya dana yang dianggarkan untuk pelayanan publik selama ini juga be-lum mampu menyentuh per-masalah. Ditambah dengan administrasi pemerintahan yang berjalan selama ini lebih keopada Asal Bapak Senang (ABS). Ini juga berkaitan den-gan pengelolaan keuangan yang ada. Akhirnya juga tidak efektif dan efisien, tambah-nya.

    Dia mencontohkan lemah-nya pengelolaan keuangan ini terlihat dari temuan BPK atau inspektorat. Namun tidak ada tindakan tegas da-lam menindaklanjuti temuan itu.

    Masalah lainnya, kata Yasir, program-program peme-rintah belum ada yang me-nyentuh masyarkat. Sebe-narnya program tersebut menyentuh masyarakat, tapi dalam pelaksanaannya terjadi penyimpangan, katanya. Semua permasala-han itu saling berkaitan, tambahnya.

    Untuk perbaikan ke depan, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mem-

    punyai beberapa saran. Di antaranya, menyangkut lea-dership (kepemimpinan), perekrutan pejabat, program, dan eveluasi. Ini dimulai dari

    gubenur hingga pimpinan SKPD yang dipilih berdasar-kan kompetensi, bukan ada unsur ABS atau KKN. Kin-erja tiap SKPD harus terus

    dievaluasi dan diawasi oleh internal, yaitu inspektorat. Selain itu pengawasan dari DPRD dan masyarakat, ka-tanya. (pia)

    Hal tersebut disampai-kannya pada acara di acara rakernis Humas Polda Jambi, Rabu (20/4) lalu diruang Si-ginjai Polda Jambi.

    Tingginya angka kecelakaan lalulintas ini, menurut Ka-polda, disebabkan rendah-nya kepatuhan dan disiplin pengguna jalan berlalulin-tas. Kapolda menegaskan, dari jumlah kasus kece-lakaan tersebut, rata-rata didominasi pengendara roda dua. Penyebab uta-manya adalah human eror (kesalahan manusianya). Ini berdasarkan data di lapa-ngan dan keterangan saksi, ujarnya.

    Sebagian besar kecelakaan yang terjadi, kata dia, di-dahului oleh pelanggaran lalulintas. Kapolda mencon-tohkan, laju kendaraan tinggi, melanggar marka jalan dan memakan jalur lawan saat berkendara. Itu yang domi-nan menjadi penyebab ke-celakaan. Kami imbau kepada semua pengedara agar mema-tuhi peraturan lalu lintas un-tuk menghindari terjadinya kecelakaan, katanya.

    Kabid Humas Polda jambi AKBP Almansyah diruang kerjanya kemarin menjelas-kan, kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Wilayah hukum Polda Jambi sepan-jang tahun mengalami pen-ingkatan signifikan. Berdasar-kan data yang tercatat, pada tahun 2010, jumlah korban meninggal dunia akibat lakal-antas sebanyak 482 jiwa. Lalu,

    luka berat 584 orang dan luka ringan 481 orang.

    Sedangkan kerugian materi kasus lakalantas diperkirakan juga mengalami peningkatan. Tahun 2010 mencapai Rp 3,3 Miliar. Sementara itu, pada tahun 2011 ini, tiga bulan terakhir tercatat angka kema-tian akibat lakalantas men-capai 116 orang. Luka berat sebanyak 103 orang dan luka ringan 120 orang. Kemudian, kerugian materi mencapai Rp 953 juta.

    M e l i h a t s t a t i s t i k n y a , diperkirakan angka kema-tian akibat lakalantas ta-hun 2011 ini mengalami peningkatan,kata Alman-syah. Menurut dia, faktor utama penyebab lakalantas adalah, kelalaian manusia. Meski demikian dia juga tidak menampik keberadaan rambu-rambu lalu lintas bu-tuh penambahan, terutama pada jalur-jalur rawan ke-celakaan.

    Polisi sendiri ujarnya, sudah bertindak persuasif untuk mengantisipasi lakalantas, mulai dengan menempatkan personil di kawasan rawan lakalantas hingga penyuluhan kepada masyarakat, terutama bagi para pengguna jalan. Tapi toh kenyataanya, laka-lantas masih kerap terjadi. Ironisnya, sebagian besar kasus lakalantas melibatkan remaja atau pelajar dan jalan yang tidak mendukung, sep-erti jalan berlubang-lubang, katanya.

    Selain jalan, menurut Al-

    mansyah, faktor lain pe-nyebab lakalantas yaitu kela-laian pengendara itu yang ugal-ugalan. Penyebabnya kecelakaan ini tidak bisa dipungkiri gara-gara jalan yang banyak berlobang. Lalu kelalaian pengendara dan minimnya rambu-rambu lalulintas,ungkapnya.

    K a l a u d i l i h a t d a r i persentase angka kecelakaan itu, penyebabnya gara-gara jalan berlubang diperkira-kan mencapai 60 persen. Lalu kelalaian pengendara 30 persen dan faktor rambu-rambu lalulintas 10 persen, bebernya.

    Juru bicara Kapolda Jambi ini menyebut, mayoritas ka-sus lakalantas di wilayah hu-kum Polda Jambi yang men-gakibatkan ratusan korban jiwa itu adalah pengendara sepeda motor. Memang rata-rata korbanya itu peng-endara sepeda motor. Selain mereka sering ugal-ugalan juga dikerenakan mengela-kan lubang. Ada yang lang-sung ditabrak mobil, dan ada juga yang terjatuh akibat mengelakan lobang, pokok nya macam-macamlah, ucapnya.

    Almansyah berharap dengan banyaknya korban lakalantas di jalan raya ini, kedepannya ada upaya pemerintah bisa melakukan perbaikan jalan lintas dan jalan kabupaten. Sehingga dengan sendirinya angka kecelakaan lalulintas dijalan raya bisa diminimali-sir. (mui)

  • lintas

    EKONOMI & KEUANGANJambi Independent Rabu, 27 April 2011

    Sumber: Disbun Provinsi Jambi Update Hingga 5 Mei 2011

    No Umur Harga/kg1 3 Tahun Rp 1.163,43/kg2 4 Tahun Rp 1.302,37/kg3 5 Tahun Rp 1.390,71/kg4 6 Tahun Rp 1.439,33/kg5 7 Tahun Rp 1.484,91/kg6 8 Tahun Rp 1.535,93/kg7 9 Tahun Rp 1.591,07/kg8 10 Tahun Rp 1.642,09/kg

    Matik Naikkan

    Permintaan Aksesori

    ESDM Lepas Tangan

    Developer Janji Bangun KembaliSURABAYA - Satu lagi proyek bangunan mangkrak di

    Surabaya dijanjikan bakal dimulai pembangunannya. PT Assaland, pengembang dua menara bertingkat di jalan Ngagel nomor 123, Surabaya, memaparkan sebelum akhir tahun ini perusahaan akan membeberkan rencana terh-adap lahan seluas 2,6 hektar yang terbengkalai selama 15 tahunan itu.

    Dalam pertemuan yang memberikan tanggapan atas pemberitaan bangunan mangkrak di Surabaya, Project Manager PT Assaland Harimurti mengatakan pihaknya akan melanjutkan pengembangan proyek apartemen yang dimulai lebih dari satu dekade lalu itu. Dalam waktu dekat kami akan menyelesaikan tahap pengujian struktur dan perencanaan berkaitan dengan pengembangan area terse-but, ungkapnya kemarin pada media. Langkah awal untuk menunjukkan keseriusan mereka terhadap proyek tersebut adalah menurunkan satu tower crane yang menghadap jalan secepat mungkin. Diharapkan pada Mei 2011, saya sudah menerima hasil tes struktur bangunan. Sambil menunggu, kami juga akan membuka kantor proyek dan marketing di lokasi tersebut.

    Sayangnya Harimurti belum mau membeberkan rencana investasi yang bakal ditanamkan di sana. Mereka masih dalam tahap konsultasi dengan pemerintah terkait dengan perizinan proyek. Yang jelas dia menekankan bahwa pemilik perusahaan berusaha memanfaatkan momentum pertum-buhan industri properti terutama segmen hunian vertikal di Indonesia.

    Prospek investasi yang belum tergarap di daerah sekitar sana menjadi pertimbangan dari perusahaan developer lokal yang melakukan akuisisi kepemilikan lahan dari pemilik yang lama.

    Harapannya, dua menara tersebut tetap akan dijadikan area komersial dan hunian. Satu tower tetap akan berop-erasi menjadi apartemen dengan segmen menegah atas, katanya.

    Data yang didapat dari BCI Asia Construction Information Indonesia menunjukkan bahwa proyek tersebut bernama Adistana Apartment. Yang sempat mengalami beberapa kali pengembangan ulang oleh beberapa perusahaan. Catatan terakhir BCI Asia Construction Information menunjukkan re-development Adistana Apartment di Raya Ngagel Sura-baya dilakukan pada Juli 2005.

    Rencana pembangunan lanjutan dua blok apartemen 28 lantai dengan luas bangunan 90.000 meter persegi pada awalnya meliputi mekanikal dan elektrikal, interior serta pe-nyempurnaan struktur bangunan. Namun tak ada perkiraan resmi biaya konstruksi resmi. Sementara BCI memperkira-kan kebutuhan investasi bisa mencapai Rp 100 miliar atau setara USD 10,87 juta. (jpnn)

    S U R A B A Y A - Sepeda motor tidak hanya diang-gap sebagai moda tran-sportasi darat di tanah air. Ken daraan roda dua itu sudah termasuk da-lam gaya hidup. Karena itu, industri aksesori pun makin berkembang di tanah air. Salah satunya, boks motor.

    Dulu hanya anggota komunitas atau klub mo-tor yang menggunakan

    boks. Sekarang, per-mintaan boks dari

    m a s y a r a k a t u m u m s u -

    dah banyak, kata Akbar, Manager Operasional Mo-tomart Surabaya, distribu-tor aksesoris bermerek Givi di Indonesia Timur.

    Akbar menyebut kompo-sisi pembeli boks sudah seimbang 50:50 antara anggota klub motor dan umum. Padahal, aksesori dari Italia ini membidik segmen menengah. Harga termurah bagasi motor adalah Rp 500 ribu-an. Untuk boks motor Mo-tomart Surabaya memiliki sekitar 50 varian.

    Menurut Akbar kondisi itu

    didorong makin banyaknya jenis motor otomatis atau matik yang banyak diguna-kan kalangan wanita. Dua tahun lalu, 70 persen pem-beli boks dari komunitas, tuturnya.

    Meski demikian, kontri-busi sepeda motor sport masih tinggi yak-ni, 50 persen. Se-

    mentara, skuter otomatis mencapai 30 persen. Si-sanya, moge (motor gede), cetusnya.

    Akbar menambahkan pertumbuhan penjualan bagasi motor ini signifi-kan sejak 2008, berkisar

    30 persen. Tahun ini, mereka menarget-kan growth sampai 40 persen. Seka-rang, penjualan rata-

    rata mencapai 40 unit perhari,

    pungkasnya. (jpnn)

    Soal Pengalihan Saham West Madura

    JAKARTA-Kisruh pengalihan saham blok migas West Madura Offshore belum juga usai. Kali ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) justru lepas tangan, dengan mengatakan semua hal terkait pen-galihan saham merujuk pada reko-mendasi BPMIGAS (Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi).

    Staf Ahli Menteri Bidang Investasi dan Produksi Kementerian ESDM Kardaya Warnika mengatakan, dalam hal pengalihan participating interest atau saham, kontraktor dapat men-galihkan saham setelah mendapat persetujuan Menteri ESDM berdasar-kan pertimbangan BPMIGAS. Seh-ingga, dalam masalah ini, BPMIGAS memegang peranan penting untuk melakukan evaluasi dan memberikan pertimbangan atau rekomendasi, ujarnya kemarin (26/4).

    Sebagaimana diketahui, Blok West Madura ditandatangani pada 7 Mei

    Harapan. Demikian pula CNOOC yang menjual 12 persen sahamnya kepada Pure Link Investment Ltd.

    Penjualan saham di saat menjelang berakhirnya kontrak ini sudah dis-etujui oleh BPMIGAS. Hal tersebut memicu kecaman dari banyak pihak yang menuding langkah tersebut merupakan akal-akalan untuk mem-perpanjang kontrak Kodeco dan CNOOC. Padahal, Pertamina seba-gai BUMN sudah menyatakan siap mengelola 100 persen saham West Madura usai terminasi kontrak Mei mendatang.

    Namun, dalam surat BPMIGAS peri-hal Persetujuan Pengalihan Interest di Wilayah Kerja West Madura kepada Kodeco pada 31 Maret 2011 lalu, dis-ebutkan dengan jelas bahwa persetu-juan BPMIGAS tersebut dikeluarkan setelah adanya persetujuan Dirjen Migas atas nama Menteri ESDM.

    Sementara itu, terkait nasib kon-trak West Madura, apakah akan diperpanjang kepada kontrak-tor lama atau diberikan kepada Pertamina, Kardaya menyebut, Kementerian ESDM dalam posisi

    menunggu rekomendasi BPMIGAS. Jadi, keputusan Blok West Madura masih menunggu hasil evaluasi BPMIGAS, katanya.

    Menurut Kardaya, Kementerian ESDM selalu berupaya agar perusa-haan nasional, khususnya Pertamina sebagai BUMN yang 100 persen sa-hamnya milik negara dapat lebih berperan. Kementerian ESDM terus mendukung upaya-upaya Pertamina sesuai dengan kemampuannya untuk terlibat didalam kegiatan perminya-kan di Indonesia, terangnya.

    Sebelumnya, Menteri ESDM Dar-win Z. Saleh memberikan sinyal untuk memperpanjang kontrak kepada kontraktor lama, namun memberikan porsi kepemilikan saham yang lebih besar kepada Pertamina. Kira-kira 60 persen, ujarnya. Namun, Pertamina sudah menyatakan keinginannya untuk mengelola 100 persen saham West Madura dan menjadi operator. Bah-kan, manajemen Pertamina juga sudah menyatakan kesiapan dan kesanggupan untuk menggenjot produksi West Madura.(jpnn)

    1981 dengan porsi kepemilikan sa-ham Pertamina 50 persen, Kodeco 25 persen, dan CNOOC?25 persen. Namun, menjelang kontrak blok ini berakhir pada Mei 2011 mendatang, Kodeco menjual 12,5 persen saha-mnya kepada PT Sinergindo Citra

    Darwin Z. Saleh

  • Rabu, 27 April 2011

    PUSAT PENGOBATAN TRADISIONAL

    HindustanSPESIALIS SyAwAT DAN mATA TANPA

    OPERASI UNTUk UmUm

    Bapak Tabib G S PunjabiHp: 0812 7858 099

    Praktek setiap hari hari pukul 08.00 wib sampai 21.00 wib Hari Libur Tetap Buka

    JL. Hos Cokroaminoto No 32 Psr keluarga + 100 meter dari Tugu Juang Siping ke arah Simpang kawat Jambi. Izin Depkes 735/1993

    Ramuan kami diracik oleh pakar Tabib langsung dari Gunung Himalaya Hidustan Menyembuhkan:Syawat - Lemah Syawat -Cepat Keluar - Impoten -Tidah Punya Keturunan - Perbesar Zakar - Ambieyen -Asma -Asam Urat - Kencing ManisMata - Memerah - Katarak - Rabun Jauh - Rabun Dekat - Slinder - Min Plus - Berlemak - Berair - Mudah PerihRamuan kami tiada duanya, pertama dan paling mujarap di Indonesia. Sudah ribuan pasien berhasil disembuhkan. Bagi anda yang mempunyai keluhan soal syawat dan mata segera konsultasikan kepada kami. Percayalah tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan jika Anda mau berobat.Keharmonisan rumah tangga yang paling penting dalam hidup.

    Ramuan kami alami tanpa efek samping, cukup satu kali berobat dijamin sembuh untuk selamanya, kami bisa berikan garansi untuk itu.

  • Endra-PahrulIngin Menang TerhormatLarang TimnyaLakukan Money Politik

    SAROLANGUN- Kedewasan berpolitik pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1, H Cek Endra-Pahrul Rozi (Endra-Pahrul) patut mendapat acungan jempol. Menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Sarolangun besok (28/4), dengan tegas H Cek Endra-Pahrul Rozi, menyampaikan keinginanya untuk menang secara terhormat. Dia melarang seluruh anggota timnya untuk melakukan money politik untuk menarik simpati dan dukungan masyarakat yang masih gamang untuk menentukan pilihan.

    Dihubungi via telepon, kemarin (25/4), H Cek Endra, mengatakan, perebutan kursi bupati dan wakil bupati melalu jalur pemilukada langsung merupakan sistem demokrasi terbaik untuk menjaring calon pemimpin yang benar-benar diinginkan oleh rakyat. Merebut simpati pemilih harus dengan cara-cara yang terhormat. Ini di ke depankan demi menjaga marwah dari demokrasi dan kewibawaan pemimpin yang terpilih. Bagi saya dan Pak Pahrul, tidak ada kamus menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan, ujarnya.

    Dengan tegas Cek Endra, selaku salah satu calon yang akan ikut bertarung, melarang seluruh anggota timnya untuk melakukan cara-cara tidak terpuji demi meraih suara pemilih. Saya minta jangan ada tim yang melakukan interpensi dalam bentuk apapun kepada pemilih, biarkan rakyat memilih dengan hati nuraninnya, kata Cek Endra.

    Dirinya, juga meminta agar tim sukses yang telah terbentuk mentaati jadwal kampanye. Yaitu pada massa tenang ini jangan ada lagi kampanye baik terbuka maupun terselubung. Yang harus dilakukan oleh tim adalah konsolidasi saksi-saksi, baik ditingkat TPS, PPK, maupun kabupaten, sedangkan untuk masalah money politik itu hukumnya haram, kata Cek Endra lagi.

    Sementara itu, Pahrul Rozi juga dengan tegas mengingatkan agar tim sukses fokus untuk persiapan saksi-saksi, bukan melakukan hal-hal yang melanggar aturan kampanye. Kita ingin pesta demokrasi Sarolangun tidak dinodai dengan politik uang, ujarnya.

    Terpisah, Dedi Irawan, pentolan tim sukses Endra-Pahrul, mengakui jika kandidat yang mereka usung sangat tidak simpati dengan politik uang. Dari dulu, Pak Cek Endra bersama Pak Pah-rul, berulang-ulang kali mengingatkan kami agar jangan sampai terjebak politik uang, ujarnya.

    Dedi juga mengatakan, sejak masa sosialisasi dulu hingga masa kampanye pihaknya tidak ingin sama sekali bersentuhan dengan poli-tik kotor membeli suara pemilih dengan uang. Apalagi di masa minggu tenang ini, kita tidak berani melanggar arakan kandidat, ujarnya.

    Menurut Dedi, sudah selayaknya jika dirinya bersama tim pe-menangan Endra-Pahrul, menjaga komitmen dan konsistensi prinsip yang dimiliki oleh duet Endra-Pahrul. Karena yakin akan sifat tulus dan niatan baik dari pak Cek Endra dan Pahrul itulah, maka kita telah berjuang mati-matian untuk memenangkanya, pungkas Dedi. (amu)

    Pasangan EssaBerebut Suara dengan Pahrul Rozi di TPS 8

    SAROLANGUN- Pertarun-gan empat pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun, akan diten-tukan besok (28/4). Ketua Pokja Pemuktahiran Data Pemilih KPUD Sarolangun mengatakan tidak semua kandidat bisa mengguna-kan hak suaranya. Pasal-nya, kartu tanda penduduk (KTP) kandidat berdomisili di luar Sarolangun, seh-ingga tidak terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Sarolangun. Diantaranya pasangan nomor urut 4, N a s r i U m a r - S o l a h u d i n (Nusa), keduanya tidak bisa memilih. Hal yang sama terjadi dengan calon bupati nomor urut 3, Asad Isma. Calon bupati pasan-gan Maryadi Sarif ini tidak bisa memberikan hak pi-lihnya karena sebab yang sama. Sedangkan Maryadi Sarif memilih di TPS 2 Ke-lurahan Aur Gading, Keca-

    matan Sarolangun. Sementara itu, di TPS 8,

    Kelurahan Sarkam, Keca-matan Sarolangun, pasan-gan nomor urut 2, Essa (Evi Suhirman-Sardini) akan berebut suara di TPS terse-but dengan Pahrul Rozi. Sedangkan, H Cek Endra, pasangan calon bupati nomor urut 1, akan men-coblos di TPS 2 Kelurahan Pasar, Sarolangun.

    Ahyar, mengatakan, bagi c a l o n b u p a t i a t a u p u n calon wakil bupati yang tidak bisa memberikan hak suara bukan dikarenakan adanya diskriminasi antar pasangan kandidat. Mer-eka tidak terdaftar pada DPT, disebabkan domisil-inya selama ini memang di Kota Jambi, terangnya.

    Sementara itu, hingga kemarin panitia pengawas pemilukada maupun Polres Sarolangun menyebutkan basis kandidat dan letak geografis bisa memicu ke-curangan, meskipun hal itu belum tentu terjadi.

    Ketua Panwas Pemilu-kada Sarolangun, M Fisol, kepada Jambi Independent,

    via telepon mengatakan, berdasarkan indikator yang ada maka ada sejumlah kriteria yang membuat TPS di petakan dalam kategori rawan. Yaitu, mulai dari le-tak geografis yang terpen-cil susah ditempuh sampai basis kandidat pasangan calob bupati dan wakil bu-pati.

    Untuk criteria rawan dari sisi geografis, M Fisol, memetakan bahwa sejumlah desa di Desa Sepintun dan Batang Asai termasuk dalam kategori ini. Se-dangkan daerah yang raw-an kecurangan dipetakan berada pada daerah basis kandidat. Namun, ini si-fatnya hanya pemetaan untuk diantisipasi, bukan karena adannya indikasi, kata M Fisol.

    Menurut M Fisol, basis kandidat seperti Desa Man-diangin dan Desa Berkun adalah basisnya Endra-Pahrul, Lubuk Resam dan Lubuk Kepayang untuk pasangan Evi Suhirman, Sarkam dan Lidung untuk

    Asad Isma dan Maryadi Syarif, serta Ladang Pan-jang dan Lubuk Resam un-tuk Nasri Umar-Solahudin. Kita sudah menginfor-masikan pemetaan ini ke Panwascam, namun sekali lagi ini hanya pemetaan, kalau indikasi belum kita temukan, tegasnya.

    Hal yang senada juga dis-ampaikan oleh Kasat Intel Polres Sarolangun, AKP.

    Masroni. Disebutkan-nya, nantinya pada

    daerah basis kan-d i d a t d a n T P S yang jauh secara g e o g r a f i s a k a n

    ada perhatian khusus. Ini dilakukan demi kebai-kan Pilkada Sarolangun, jangan sampai ada ke -curangan, yang bisa meng-ganggu pelaksanaannya, katanya.

    Dari data KPUD Saro-langun, di Desa Mandi-angin ada tiga TPS dan Desa Berkun ada 3 TPS. Selajuntnya di Desa Lubuk Resam 4 TPS, Lubuk Ke-payang 4 TPS, Sarkam 8 TPS, Lidung 3 TPS, dan Desa Ladang Panjang 6

    TPS. Sementara itu daerah Kecamatan Pauh dalam yang terkageori rawan kar-ena geografis yakni Desa Kasang Melintang 4 TPS, Pangkalan Bulian 2 TPS, Lubuk Napal 3 TPS, Sepin-tun 4 TPS, Lamban Sigatal 2 TPS, Seko Besar 2 TPS, Taman bandung 2 TPS, Danau Serdang 2 TPS. Ke-mudian daerah Batang Asai yang masuk kategori rawan karena geografis meliputi Bhatin Pengambang 2 TPS, Sungai Keradak 2 TPS, Sim-pang Narso 2 TPS, Paniban Baru 1 TPS dan Bukit Sulah I TPS.

    Masih dari Data KPUD Sarolangun, dari 141 desa yang ada di Sarolangun, maka total TPS yang ter-bentuk sebanyak 540 TPS. Sementara itu dari apel gabungan pengamanan Pilkada beberapa waktu lalu, Polres Sarolangun akan menerjunkan 372 personil, TNI sebanyak 60 orang, serta akan dibantu 1080 orang petugas Linmas dari Kantor Kesbangpolin-mas Kabupaten Sarolan-gun. (amu)

    Jambi Independent Rabu, 27 April 2011

    dOk/jAMbI INdEPENdENT

    sarolangun

    Penyakit lambung bisa menimpa siapa saja. Mulai dari remaja, orang dewasa, hingga manula. Banyak faktor menyebabkan seseorang terkena penyakit lambung dan salah satu faktor penyebabnya adalah makan tidak teratur.

    Sebenarnya bukan karena makan yang tidak teratur saja yang bisa menyebabkan naiknya asam lambung yang memicu terjadinya penyakit maag.Disamping itu pemicu lainnya yang sekarang semakin banyak ditemui khususnya di masyarakat perkotaan adalah karena stress berkepanjangan.

    Itulah yang di alami oleh Ibu Siti Maryam yang telah berumur 42 tahun. Siti Maryam bekerja sebagai tukang Lulur yang menuntut stamina prima ketika bekerja. Saat bekerja serangan sakit lambung datang tidak terduga, rasa perih yang tidak tertolong membuat Ibu Siti Maryam berhenti sejenak ketika bekerja. Hal ini dialami oleh Siti Maryam selama kurang lebih 5 tahun silam.

    Saat Siti Maryam bekerja dan bertemu dengan Pelanggannya, pelanggannya pun menganjurkan untuk mencoba minum Qashmir 3 kali sehari. Baru minum satu minggu sakit lambungyan pun mulai hilang. Terima kasih Qashmir, selama saya minum Qashmir rasa nyeri di lambung mulai hilang dan Alhamdulliah sekarang pun rasanya nyerinya sudah hilang, dan saya bisa berkatifitas dengan normal ,tegasnya.

    Bukan sakit lambung saja yang di alami oleh Ibu Siti Maryam, Kram-kram dan kesemutan di Tangan membuat aktifitas luluran menjadi terganggu juga. kram adalah hal yang sering terjadi di antara orang yang sehat, khususnya selama atau setelah olahraga yang keras. Orang tua dan setengah baya biasanya mengalami kram setelah olahraga ringan atau selama istirahat. Beberapa orang mengalami kram kaki selama tidur. Kram yang menyakitkan ini biasanya mempengaruhi otot betis dan kaki, menyebabkan kaki dan jari kaki menekuk ke dalam.

    Kram kemungkinan disebabkan oleh tidak tercukupinya aliran darah menuju otot. Misalnya, mereka bisa terjadi setelah makan, ketika aliran darah terutama yang menuju saluran pencernaan dibandingkan yang menuju otot. Kadar elektrolit yang rendah pada darah, seperti potas-sium, bisa juga menyebabkan kram. Kadar potassium yang rendah bisa dihasilkan dari penggunaan beberapa diuretik atau dari dehidrasi. Sering pula terjadi rusaknya saraf tersebut karena gangguan pada

    pembuluh darah (misalnya pada penderita diabetes), konsumsi minuman beralkohol, merokok. Selain itu, kekurangan nutrisi, khususnya vitamin-vitamin neurotro-pik juga mengambil peran cukup penting yang tidak boleh diabaikan. Bagaimana solusinya pencegahannya? Jawabannya adalah dengan mencukupi kebutuhan vitamin-vitamin neurotropik, konsumsilah vitamin B1, B6 dan B12. Vitamin ini penting untuk menjaga kesehatan jaringan saraf.

    Vitamin B1 misalnya, penting untuk metabolisme karbohidrat, serta penyediaan energi untuk saraf. Sedangkan vitamin B6 untuk metabolisme protein dan memelihara fungsi normal saraf. Sementara B12 pent-ing untuk sintesa asam nukleat dan menjaga integritas

    jaringan saraf. Untuk mengatasi nyeri, kombinasikan dengan analgesik yang berfungsi sebagai anti radang.

    Keseluruhan vitamin yang di butuhkan untuk penyembuhan Kram dan Kesemutan tadi sudah lengkap di dalam Obat Herbal Qashmir. Untuk menghindari kesan dari Testimonial ini di rekayasa kami akan tampilakn alamat lengkap dan no HP dari ibu Siti Maryam Alamat : Lrg Parya RT.30 No. 53 Kel. Tambak Sari Jambi Selatan HP: 085266093619

    DAPATKAN QASHMIR di seluruh apotek, toko jamu, toko obat, minimarket, supermarket dan warung-warung terdekat. UNTUK PEME-SANAN DAN INFORMASI. Hery HP: 085224150772.

    QASMIR YANG MUJARAB

    JAMBI: APOTIK AUFA FARMA, APOTIK BIOFARMA, APOTIK TALANG BANJAR, APOTIK ANDALAN, APOTIK CHANDRA, APOTIK K.D.A, APOTIK MERANTI, APOTIK I.G.R, APOTIK TIARA ANDEL, APOTIK NURSYIFA, APOTIK ASIA, APOTIK ROTARI, APOTIK ANNISA FARMA, APOTIK M.D, APOTIK MAYANG MEDIKA, APOTIK PRIMA, APOTIK AL CHEMY 1, APOTIK FAMILY, APOTIK KITA, APOTIK TELANAI, APOTIK MANDIRI, APOTIK PAMMASE, APOTIK HIDAYAH, APOTIK KUNINGAN, APOTIK DUA BERSAUDARA, APOTIK JELUTUNG, APOTIK AKITA SARI, APOTIK HIDUP SEHAT, APOTIK BINTANG, APOTIK AL KAUSAR, APOTIK SERUMPUN, APOTIK BINTANG SEMESTA, APOTIK SEHAT, APOTIK ANDA, APOTIK MURNI , APOTIK PENDAWA, APOTIK KARDIKA, APOTIK ENAM SEMBILAN, APOTIK ASA, APOTIK SIPIN, APOTIK TRIGUNA FARMA, APOTIK SEJAHTERA BERSAMA, APOTIK MERANTI, APOTIK KARTIKA, Toko Obat EDI, Toko Obat SARANA SEHAT. MUARA BULIAN : APOTIK MURAH, APOTIK KARYA PATEN, APOTIK CIPRIMA, APOTIK BAROKAH, Toko Obat TAUFIK, Toko Obat ANUGERAH. MUARA BUNGO : APOTIK CAHAYA SEHAT, APOTIK SARI, APOTIK SARI ANDA, APOTIK MANDIRI JAYA, Toko Obat BUNDA, Toko Obat ANGGREK, Toko Obat BERKAH, Toko Obat CEMPAKA, Toko Obat MUSTIKA FARMA, Toko Obat SAHARA FARMA, Toko Obat ALAMANDA, Toko Obat SUMBER SEGAR. TUNGKAL: APOTIK MANJUR, APOTIK WARAS, APOTIK SEHAT, Toko Obat JUWITA FARMA Batang Lumut, Toko Obat AKHIN, Toko Obat AFIAT, Toko Obat RESTU. SENGETI: APOTIK FORTUNA FARMA, APOTIK RAHMA, Toko Obat SAIFUL. SAROLANGUN: APOTIK MARANATHA, APOTIK KASIH BUNDA Singkut, APOTIK YUNITHA Singkut, APOTIK AMANDA FARMA, APOTIK BUNDA FARMA, Toko Obat FIRDAUS Singkut, Toko Obat MIAMI, APOTIK MENTARI, Toko Obat EFDE. TEBO: APOTIK BERKAH BUNDA Sungai Rembai, APOTIK BERKAH Sungai Rembai, APOTIK KELUARGA SEHAT. RIMBO BUJANG: Toko Obat KOKO, Toko Obat VINA, Toko Obat SENTRAL FARMA, Toko Obat DIAN MITRI, Toko Obat LIAN, Toko Obat ERA Sungai Bengkal. BANGKO: APOTIK MARANATHA Hitam Ulu, APOTIK DEWI MERANGIN, APOTIK HIDAYAH, APOTIK JAYA HUSADA, Toko Obat RUSDI, Toko Obat ANTARA, Toko Obat RESTU BUNDA, Toko Obat AURA SHIFA, Toko Obat GIZI FARMA, Toko Obat SEHAT, Toko Obat PRIMA, Toko Obat MEDIKA FARMA, Toko Obat KARUNIA MARGOYOSO, Toko Obat HERI R. PANJANG, Toko Obat KARUNIA R. PANJANG, Toko Obat SEMOGA JAYA 1,Toko Obat SEMOGA JAYA 2, Toko Obat YUS MARGOYOSO, MUARO JAMBI Toko Obat SULIN (Sungai Bahar) Toko OBAT HIKMA JAYAY Dan seluruh apotik serta toko obat terdekat di kota Anda.

    APOTIk dAN TOkO ObAT YANG MENjUAL QASHMIR :

    USIR SAkIT LAMbUNG dENGAN MINUM QASHMIR

    Gula Aren & Habbatasauda INSTAN

    SITI MARYAM

    Sekda DisebutMenangkan AJB-ArdinalKerahkan PNS,Sidang MK Hari Pertama

    GUGAtAN Ahmadi Zubir-Mushar Ashari terhadap hasil Pemilihan Umum Ke-pala Daerah (Pemilukada) Putaran kedua kemarin (26/4) mulai disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam sidang kema-rin, Pejabat Provinsi Jambi dan Kota Sungaipenuh di-sebut oleh pihak pemohon Ahmadi-Mushar, terlibat dalam memenangkan pa-sangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sung-aipanuh, Prof DR A Syafri Jaya Bakri-Ardinal Salim.

    Dalam Pemilukada pu-taran kedua Kota Sungai-penuh, kita sampaikan ke MK telah terjadi pergera-

    kan yang dilakukan Pem-prov Jambi dan Pemkot Sungaipenuh yang ter-struktur dan masif, terang Saaduddin, tim Ahmadi Zubir-Mushar A s h a r i , k e -marin (26/4) melalui tel-epon seluler-nya.

    D a l a m s i -dang di de-pan majelis Hakim MK, tim Advodkasi Ahmadi-Mushar menyampaikan nama-nama pejabat pro-vinsi dan Kota Sungai-penuh dalam memenang-kan AJB-Ardinal. Nama-nama pejabat itu adalah Sekda Kota Sungai Penuh, A r f e n s a S a l a m , K e p a l a BKD Maihadi, Asisten I I K a b u p a t e n K e r i n c i Hartono, serta pejabat eselon II lainnya.

    Sedangkan, untuk pe-jabat Provinsi Jambi, adalah Staff Ahli Guber-nur Jambi, Ir Netres Lut-

    fi, Dahnil Miftah, Hasvia Hasyimi, Novizon, serta Zulhelmi Joher. Kita me-Kita me-nyampaikan itu, karena mereka turun langsung

    k e m a s y a r a k a t , s a t u h a r i s e -belum pemili-han. Kami su-dah sampaikan bukti itu ke Ma-je l is Hakim, terangnya.

    Selain pejabat Pemprov dan Pemkot. Pihaknya juga menyebutkan adanya ke-terlibatan pihak Kepolisian dan Panwaslu. Sebab, kata dia, dalam pelaksanaan Pemilukada, dua lembaga itu membiarkan terjadinya kecurangan.

    Kepol is ian ki ta sam -

    paikan persoalan mem-biarkan terjadinya kecu-rangan di lapangan. Se-dangkan, Panwaslu juga sama, karena Panwaslu diam dalam menyikapi berbagai kecurangan dan pengaduan dari kandidat kami tidak diteruskan, tegasnya.

    Sementara itu, termo-hon KPU Kota Sungaipe-nuh membenarkan bahwa kemarin sidang gugatan Pemilukada Kota Sungai-penuh mulai digelar. Da-lam sidang itu, pemohon menyampaikan gugatan adanya kecurangan di Pe-milukada Kota Sungaipe-nuh.

    Dari yang saya tang-kap gugatan yang diaju-

    kan pemohon. Mereka, m e n y e b u t k a n a d a n y a keterl ibatan aparat Pe-merintah Daerah, Kea-manan dan Panwaslu, terangnya.

    Menyikapi adanya tudu-han tersebut, besok (hari ini,red) pihaknya selaku termohon akan menyam-paikan jawaban-jawaban. Namun, sayangnya apa jawaban yang akan disiap-kannya di depan Majelis Hakim MK urung disebut-kannya.

    Kita sudah ada jawa-bannya. Jawaban itu tidak bisa dibeberkan sekarang. Kita lihat saja besok (hari ini,red) apa jawaban yang akan kami sampaikan, terangnya. (*)

    FANDA YOSephtA,Sungaipenuh

    Nasri-Solahudin dan Asad tak Mencoblos

    POLITIk SANTUN : H Cek Endra dan Pahrul Rozi saat kampanye.

  • Untuk Pembelian AksesorisTabung Gas Elpiji

    MUARABUNGO - Penyaluran 55 ribu tabung gas dalam program konversi gas di Bungo, ternyata belum diiringi dengan dieler resmi untuk aksesoris. Sehingga ini akan mengk h a w a t i r k a n banyak pihak, m a s y a r a k a t menggunakan aksesoris yang tidak berlabel SNI asli.

    Sebab sejauh ini, kata Asisten II Setda Bungo Tommy Usman, belum ada dealer resmi aksesoris yang ditunjuk sebagai referensi bagi masyarakat pengguna untuk mengganti asksesoris yang rusak. Kita belum lihat diller resmi di Muarabungo ini, ungkapnya, kemarin (26/4).

    Dikatakan Tommy, sesuai dengan janji awal, akan ada dealer resmi aksesoris, untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat mendapatkan aksesoris yang berlabel SNI yang asli. Janjinya nanti akan ada

    dealer resmi, sebutnya.Sebab menurutnya, sesuai

    hasil rapat di tingkat Provinsi Jambi , Pertamina akan menunjuk langsung dealer resmi, sebagai penyalur aksesoris, agar barang yang dipakai oleh masyarakat be

    narbenar asli.S e b a b k a l a u

    t i d a k , l a n j u t T o m m y a k a n sangat berbahaya, dan bisa s a j a nanti ini a k a n m e n j a d i musibah baru bagi masyarakat Bungo sebagai pemakai. Tommy juga menjanjikan, akan segera

    melakukan penagihan ke Pertamina, apabila pendistribusian program konversi gas ini telah selesai disalurkan.

    Ditambahkannya lagi , diperkirakan akhir April ini semua penyaluran tabung gas disalurkan, dan pihaknya akan melaporkan perangkat tabung gas yang tidak layak disalurkan dan diminta distributor untuk mengganti.

    SNI yang asli itu adalah yang diketok bukan yang d i t e m p e l p a d a t a b u n g . Tabung juga harus yang tebal,dan yang tipis akan kembali untuk diganti, tandasnya. (mar)

    Jambi IndependentRabu, 27 April 2011

    muarabungo

    sarolangun

    JOhAN iswAdi, Sarolangun

    Polres Merangin...............................0746-21036Polres Kerinci.................................0748-323656Polres Bungo...................................0747-22110

    RS. Abundjani Bangko......................0749-21459UGD RS. Abundjani Bangko..........................118UGD RS. Mayjend HA Thalib.............0748-21118UGD RSUD Bungo.....................118/0747-21314

    Damkar Kerinci................................0748-21113

    ist/jambi independent

    nalim berharap prestasi Un merangin meningkat

    10 Titik Longsor di BatangasaiAkses Jalan Putus Total

    sETELAh diguyur hujan dan banjir, kini wilayah paling ujung Kabupaten Sarolangun, yakni Kecamatan Batangasai mengalami longsor yang sangat parah. Sedikitnya tercatat sepuluh titik terjadinya longsor di Kecamatan Batangasai. Akibat longsor itu, akses jalan putus total.

    Menurut pengakuan Sumarno, anggota DPRD Kabupaten Sarolangun pada saat peninjauan langsung ke lokasi, longsor terjadi seba nyak dua tahap, dimana pada Senin dini hari, yang mana terdapat dua titik di sekitar Gunung Raya, namun saat itu jalan masih bisa dilalui. Yang parah sekitar pukul 20.00 malam tadi (kemarin malam), dimana terjadi longsor di delapan titik lagi, ujarnya, kemarin (26/4).

    Disebutkannya, sepuluh titik tersebut, yakni di ruas jalan Batangasai antara Desa Sungai Salak menuju Desa Pekan Gedang. Akibatnya akses penduduk 19 desa yang berada diseberang Desa Pekan Gedang (Gerabak) sebagai ibu kota kecamatan untuk menuju keluar terputus total, karena hanya ini jalan satusatunya yang bisa dilewati oleh masyarakat untuk menuju ke

    Sarolangun, ungkapnya.Sementara, Surya Darma

    didampingi oleh Adi, Staf Binamarga Dinas PU Sarolangun yang terjun langsung ke lapangan, mengatakan pihaknya sudah melakukan upayaupaya untuk segera membuka akses jalan tersebut, namun karena timbunan longsornya sangat parah maka kemungkinan besar perbaikan akan memakan waktu satu minggu.

    Kita sudah terjunkan alat berat, namun karena titik longsornya banyak, dan sebagian sangat parah, maka kita tidak jamin akses jalan akan terbuka dalam satu atau dua hari ini, katanya.

    Dan bahkan, dirinya juga mengakui dimana longsor tersebut terjadi sangat parah. Pasalnya, salah satu terdapat titik longsor lebar mencapai enam meter de ngan kedalaman hingga tujuh belas meter. Ini pasti sangat memakan waktu, apalagi lokasi yang akan diperbaiki merupakan area perbukitan, sambungnya lagi.

    Banjir Mulai surut

    Banjir besar yang melanda empat kecamatan di Kabupaten Sarolangun tidak berlangsung lama. Namun masyarakat harus terus waspada sebab aliran air menuju kebagian hilir, jika hujan deras kembali melanda bisa saja akan menyebabkan banjir yang lebih besar lagi.

    Muhammad S, masyarakat Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun, mengakui air berangsur menyusut, bahkan jalan lintas Batangasai yang berada di Desa Pulau Pandan yang sehari sebelumnya sempat tergenang sekitar satu kilometer, sudah bisa dilalui.

    Saat ini jalan sudah bisa dilewati, namun sisa lumpur masih membuat jalan licin dan membuat pengendara harus berhatihati, ujarnya.

    Kepala Kantor Kesbangpolinmas Sarolangun Sarbaini, mengakui dimana beberapa kecamatan yang terendam banjir sudah mulai menyusut. Akan tetapi, di Kecamatan

    Pelawan masih bertahan puluhan rumah yang terendam air dikarenakan aliaran air belum tuntas melewati kecamatan ini.

    Sedangkan pantauan di Kecamatan Sarolangun, masyarakat bersiaga, sebab aliran air dari sungai Batang Limun tepat berada di Kota Sarolangun. Namun ketinggian air hanya berkisar 2030 cetimeter saja, hanya sebagian kecil rumah yang berada dibantaran sungai yang masih terendam.

    Kita minta masyarakat waspada, jika memang tidak memungkinkan ada baiknya mengungsi ke tempat yang lebih aman, harap Sarbaini.

    Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Iskandar, mengatakan bantuan logistik untuk Kecamatan Limun masih tersedia. Namun, karena kondisi mulai membaik dan masyarakat sudah kembali ke rumahnya masingmasing, maka dapur umum tidak lagi difungsikan, sebutnya.

    Namun, dia mengatakan sejumlah petugas dan beberapa taruna siaga bencana (Tagana) masih berada dilokasi, menunggu untuk kembali ditarik sampai kondisi benarbenar aman. Paling jika tidak ada banjir susulan, besok (hari ini) akan kita tarik, sebutnya. (*)

    banGKO Tak hanya pelak-sanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat yang di-pantau secara lang-sung pelaksanaan-ya, tak kalah penting orang nomor satu di Merangin ini, turut melakukan peman-tauan pada pelak-sanaan UN setingkat SMP sederajat yang sudah berlangsung selama hari belakan-gan ini.

    Sejauh ini, hasil pemantauan UN baik tingkat SMP sederajat maupun UN tingkat SMA sederajat yang sudah lebih dulu berjalan, ber-langsung tertib lancar dan aman, tanpa kendala sedikitpun, un-gkap Bupati Merangin Nalim, kemarin (26/4).

    Dikatakan Nalim, tak hanya berharap pelaksanaan UN di Merangin berlangsung tertib dan

    lancar, lebih dari itu suami Sukmajaya Nalim ini, berharap agar tingkat kelulu-san UN di Merangin bisa mengalami ke-naikan dari tahun sebelumnya. Na-mun dibalik semua itu, saya juga ber-harap nilai tertinggi UN di Merangin juga mengalami pening-katan dari tahun

    sebelumnya, kata Nalim.Dilain pihak, Nalim juga ber-

    harap kepada para pelajar Mer-angin, baik yang akan mening-galkan bangku SMP, menuju SMA, maupun pelajar SMA yang akan meninggalkan bangku

    sekolahnya menuju bangku kuliah, untuk dapat menahan diri bahkan jika perlu, bisa menghilangkan tradisi buruk yang kerap tergam-bar dari aksi corat-coret saat pe-ngumuman hasil UN diumumkan secara serentak.

    Saya berharap kepada selu-ruh Kepala Sekolah yang ada di Merangin, dapat memberikan himbauan kepada seluruh anak didiknya untuk tidak melakukan aksi corat-coret saat dinyatakan lolos dalam pelaksanaan UN. Itu harapan saya, katanya.

    Hal yang bijak lanjutnya, baju yang tidak dipakai tersebut, sebaiknya dikumpulkan yang kemudian disum-bangkan keberbagai panti asuhan yang ada di Merangin. Dari pada yang masih bagus di corat-coret, baiknya disumbangkan saja kepada panti asuhan yang ada di Merangin, harap Nalim. (ctr)

    Bungo Belum Punya diler Resmi

    Siswa SD Hanyut Ditemukan TewassUNGAiPENUh Setelah

    dua hari dilakukan proses pencarian, akhirnya Wawan Setiawan (11), siswa SDN Semumu, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci yang hanyut di Sungai Batang Merao sejak hari Minggu (24/4) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

    Korban Senin malam (25/4)

    pukul 23.00 sekitar 10 KM dari lokasi kejadian, atau tepatnya di Sungai Batang Merao Desa Tanjung, Kecamatan Hamparan Rawang, Kabupaten Kerinci.

    Camat Depati Tujuh Efendi, mengatakan mengaku telah ditemukan korban hanyut tersebut. Menurutnya, Usai ditemukan, kor

    ban langsung dishalatkan di Masjid Tanjung. Kemudian, warga Tanjung meyerahkan jasad korban ke warga Koto Payang.

    Setelah warga Tanjung menyerahkan jasad korban. Korban dibawa memakai ambulan dirumah duka. Selasa pagi, korban langsung dimakamkan, terangnya. (fyo)

    88 Koperasi Tak Berfungsi sAAT ini banyak koperasi yang ada di Sarolangun mati

    suri atau tidak berfungsi. Tercatat sebanyak 88 unit, sementara sisanya masih berkembang guna mensejahterakan anggotanya.

    Kepala Bidang Koperasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sarolangun Syamsurijal, mengatakan kebanyakan koperasi yang tidak beraktivitas tersebut disebabkan tidak memiliki badan hukum yang lengkap.

    Faktor lain yang menyebabkan kami tidak bisa berbuat banyak dalam membantu tumbuhkembangan perkoperasian. Hal ini berakibat ketiadaan kendaraan operasional yang bisa digunakan untuk melakukan pemantauan secara berkelanjutan, ujarnya, kemarin (26/4).

    Meski tidak secara tegas menerangkan, diluar pengembangan koperasi yang tidak lagi melakukan aktivitas akibat ketiadaan surat menyurat resmi pembentukan koperasi pasca pemekaran kabupaten.

    Mengingat besarnya peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi anggota yang tergabung dalam sebuah koperasi, pihaknya berupaya mempertahankan seluruh koperasi yang masih berjalan untuk terus berkembang, ujarnya.

    Guna mendorong tumbuhkembang koperasi secara cepat, dia mengimbau setiap pengurus koperasi agar tidak terpaku pada satu bidang saja, tapi setiap koperasi harus mampu membuat terobosan terkait setiap usaha yang bisa dilaksanakan melalui wadah koperasi. Sebab hal itu bisa menambah pundipundi uang yang menjadi keuntungan sebuah koperasi, tandasnya. (amu)

    Kontribusi PdAM Untuk PAd Minim

    PANiTiA Khusus (Pansus) PAD DPRD Bungo terus melakukan upayaupaya dalam rangka untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu upaya yakni dengan memanggil enam SKPD prioritas ketiga dari SKPD yang lain diantaranya adalah PDAM, Disnakertrans, Kesbangpol, kantor Lingkungan Hidup, Disbudparpora dan Dukcapil.

    Dari enam SKPD tersebut, salah satu yang menjadi target potensial yang dinilai Pansus PAD adalah PDAM. Meski sudah lama berdiri, PDAM Bungo dinilai belum memberikan kontribusi terhadap PAD.

    Ketua Pansus PAD Ahmad Fauzan, mengatakan hingga sekarang PDAM tidak mendapatkan untung dari 6.400 jumlah pelanggannya. Pada tahun 2010, dari 6.400 sambungan tersebut, PDAM baru menghasilkan sebesar Rp 5,1 miliar, sebutnya, kemarin (26/4).

    Setiap tahunnya, hasil yang didapatkan oleh PDAM Bungo hanya cukup membayar semua operasional, gaji karyawan serta keperluan lainnya, sehingga sektor ini belum bisa meningkatkan PAD Bungo.

    Kita hanya terima laporan dari pihak PDAM adalah uang dari hasil tersebut hanya dapat menutupi semua keperluan operasional dan gaji karyawan, paparnya.

    Untuk mengatasi stagnan yang dialami PDAM yang belum menyumbangkan PAD tersebut, Pansus PAD akan bersamasama dengan pihak PDAM untuk mengupayakan hasil dari kerja pihak PDAM selama.

    Salah satu upaya yang akan dilakukan tersebut adalah dengan mensubsidi PDAM dengan target tahun 2011 hingga 2015 sebanyak 12.000 sambungan. Namun upaya tersebut kata ketua Pansus, membutuhkan biaya yang sangat besar, sekitar Rp 200 miliar.

    Jika sudah mencapai 12.000 sambungan, maka dipastikan PAD dari sektor PDAM baru dapat ditingkatkan, pungkasnya. (mar)

    pUtUs tOtaL : salah satu titik ruas jalan yang terkena

    longsor, foto bawah. para petugas sedang melaku-

    kan evakuasi warga di-mana lokasi terkena longsor. Warga minta agar pemerintah segera untuk bertindak cepat mengatasi longsor tersebut.

    tommy Usman

    nalim

  • Hermayulis/jambi independent

    lukman Hakim/jambi independent

    Rabu, 27 April 2011Jambi Independent

    muarojambi

    muarabuLiaN

    Polres Muaro Jambi...............0741-582449Penjagaan Polres Tanjab Barat......110/112

    RS. Daud Arif Kuala Tungkal....0742-21118

    Damkar Kuala Tungkal.............0742-21113

    Ruas Jalan Sungai Buluh Macet Total

    Dana Jamkesmasda MeningkatDana alokasi untuk jaminan kesehatan warga miskin

    (Jamkesmasda), yang dikucurkan pemerintah Muarojambi 2011 ini mengalami peningkatakan dibanding tahun lalu. Jika tahun lalu dana Jamkesmasda hanya mencapai Rp 900 juta, di tahun ini, alokasi dana jamkesmasda senilai Rp 1,017 miliar. Ada peningkatan. Yang dulunya hanya Rp 900 juta menjadi Rp 1 M, kata Ketua DPRD Muarojambi, Syahidan Alfajri, Kemarin. Disampaikan Syahidan, Dari total dana Jamkesmasda yang disetujui dewan tersebut, Rp 792.000.000 khusus untuk biaya pengobatan keluarga miskin. Sisanya, senilai Rp 225 juta dialokasikan untuk dana pendamping pasien. Pendamping pasien selama dirawat di rumah sakit dibiayai pemerintah dengan nilai Rp 50 ribu dalam satu hari. Penjaga pasien yang dibiayai hanya satu orang saja. Lebih dari satu tidak dibiayai, katanya.

    Dana pendamping sebanyak Rp 225 juta, ditargetkan Pemerintah Muarojambi untuk membiayai 4.500 orang penjaga pasien di Muarojambi. Di luar 4.500 orang terse-but, pemerintah tidak memberikan dana pendamping.

    Dikatakan Syahidan, Pemerintah Muarojambi sudah patut mempertimbangkan untuk memberi asuransi kepada seluruh penduduknya. Bagaimanapun, hak orang miskin dan orang kaya harus sama-sama diperjuangkan melalui dana APBD.

    Di Jimbrana Provinsi Bali, Seluruh penduduknya menda-pat asuransi kesehatan melalui APBD. Hal-hal seperti ini perlu dicontoh, katanya. Dana untuk asuransi kesehatan bagi seluruh penduduk Muarojambi dikatakan tidak ba-nyak. Sebab, asuransi kesehatan untuk satu orang hanya butuh dana Rp 50 ribu. Jika dikalikan penduduk Muaro-jambi sebanyak 310 ribu jiwa, dana yang harus dialokasi-kan dari APBD hanya Rp 15 M. Dengan dana Rp 15 M, kesehatan seluruh warga kita terjamin, katanya.

    Diakui Syahidan, wacana memberikan asuransi kesehatan bagi seluruh penduduk Muarojambi telah pernah disam-paikannya ke pihak eksekutif. Hanya saja, pihak eksekutif belum memberikan respon yang positif. Wacana ini sa-ngat baik diwujudkan, mengingat hak seluruh penduduk Muarojambi sama, tandasnya. (fes)

    bupati usman ermulanserahkan dana

    santunan kematian

    Pemda Pastikan Kenaikan Gaji Dibayar awaL Mei

    SeKReTaRiS Daerah (Sekda) Kabupaten Muarojambi, H Syaifuddin Anang, memastikan realisasi pembayaran kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sebesar 15 persen akan dilaksanan awal Mei mendatang. Mekanisme pem bayaran kenaikan gaji untuk 7.200 PNS Muarojambi

    nantinya akan dirapel terhitung sejak Januari lalu. Awal Mei sudah kami cairkan dan tidak ada masalah lagi, kata Syapuddin Anang, Via Ponselnya, kemarin.

    Sesuai aturan yang berlaku, 15 persen kenaikan gaji dari gaji pokok pegawai tersebut tidak dibenarkan adanya pemotongan. Sebab, kenai-kan gaji sudah merupakan hak PNS. Itu sudah hak mereka, tidak boleh ada pemotongan, tegasnya.

    Sebelumnya, Kabag Keuangan Setda Kabupaten Muarojambi, M Yasin mengatakan, proses pencairan kenaikan gaji pengawai tidak bisa dilak-sanakan awal April lalu. Persoalan itu disebabkan entri data di Pemda Muarojambi sudah berlangsung setiap tanggal 10. Sementara, surat edaran kementrian keuangan yang menjadi landasan pencairan baru sampai ke Muarojambi di atas tanggal sepuluh april. (fes)

    Dana Santunan Kematian

    Alokasi : 2011 Rp 1 Miliar Untuk 1000 JiwaRp 1 Juta Per Jiwa

    Persyaratan:

    1. Melampirkan kutipan Akte kelahiran dari Dinas kependudukan dan catatan sipil.

    2. Foto kopi KTP almarhum/almarhumah yang dilegalisir oleh Kades/Lurah.

    3 Kartu Keluarga (KK), yang mencantumkan nama almarhum/almarhumah.

    4. Foto kopi ahli waris dan surat keterangan ahli waris yang dikeluarkan oleh Kades/Lurah.

    kualatunGkal- Salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah memberikan santunan uang duka sebesar Rp 1 juta bagi setiap warganya yang ditimpa musibah kematian. Dana santu-nan ini diserahkan kepada ahli waris yang ditinggalkan. Untuk penyerahan santunan kematian perdana dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tanjung Jabung Barat Usman Ermulan kepada para ahli waris di ruang Pola Kantor Bupati kemarin (26/4). Menurut Usman Ermulan, program ini merupakan salah satu wujud dari kepedu-lian pemerintah dan janji politik yang disampaikannya bersama Katamso pada saat kampanye terdahulu.

    Dengan demikian siapapun diantara penduduk resmi kita yang ditimpa musibah kema-tian akan kita santuni, semoga santunan ini dapat membantu para keluarga yang ditinggalkan, ujarnya kemarin. Usman Ermu-lan menjelaskan, pada tahun ini Pemkab menganggarkan dana untuk santunan kematian sebesar

    Rp 1 miliar. Dana tersebut dipe-runtukkan bagi 1000 jiwa yang meninggal terhitung tanggal 2 Maret 2011 lalu. Sebetulnya kita ingin membantu lebih banyak, na-mun karena keterbatasan hukum dalam penggunaan keuangan daerah, maka yang bisa kita bantu adalah mereka yang meninggal terhitung 2 Maret 2011, disesuai-kan dengan pengesahan APBD oleh DPRD, jelas Usman.

    Hal senada juga diungkapkan Kabag Sosial dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tanjab Barat, M Said. Menurutnya, sesuai Perbup nomor 7 dan SK Bupati nomor 190 tahun 2011, mekanisme pen-cairan dana santunan kematian dapat dilakukan ahli waris den-gan persyaratan melampirkan kutipan akte kelahiran dari Dinas kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil), melampirkan foto kopi KTP almarhum/almarhumah yang dilegalisir oleh Kades/Lurah.

    Kemudian melampirkan Kar-tu Keluarga (KK), yang men-cantumkan nama almarhum/almarhumah. Lalu, melampir-kan fotokopi ahli waris dan surat

    keterangan ahli waris yang dike-luarkan oleh kades/lurah. Kalau misalnya semua persyaratan itu sudah dilengkapi, Insya Allah dana santunan kematian ini bisa kita cairkan, terangnya diamini Kabag Humas Setda Tanjab Ba-rat, M Yahni. Said menambahkan bagi masyarakat yang belum jelas mengenai prosedur pen-cairan dana santunan dapat men-ghubungi pihak terkait seperti, kades/lurah, Dinas Dukcapil atau Bagian sosial dan kesejahteraan rakyat Tanjab Barat. (aki)

    advertorial

    Warga Tolak Penggalian Batu Bara

    Ratusan Kendaraan Terjebak AntreanPanjang

    RaTuSan kendaraan ke-marin terjebak antrean pan-jang di Jalan Lintas Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muarabulian, kemarin (26/4). Mayoritas kendaraan yang terjebak adalah kendaraan pengangkut batubara, tron-ton pengangkut CPO, dan kendaraan bertonase besar lainnya. Kemacetan yang ter-jadi sejak sebelum Simpang Ness hingga Desa Talang Bukit tersebut diperkirakan mencapai 5 kilometer.

    Informasi yang berha-sil didapat menyebutkan, kemacetan di ruas jalan tersebut sudah berlangsung sejak dinihari kemarin. Sejak malam daerah itu diguyur hujan deras. Akibatnya, ruas jalan yang selama ini rusak dan berlubang kembali bec-ek dan digenangi lumpur. Kondisi itu diperparah pula karena setiap hari jalan itu selalu dilintasi kendaraan bertonase besar seperti pengangkut batubara mau-pun kendaraan pengangkut CPO.

    Menurut informasi, kemac-etan terjadi karena ada kendaraan batubara yang terperosok dan tidak bisa keluar dari lubang jalan. Kondisi itu mengakibatkan ratusan kendaraan terje-bak antrean panjang. Guna mengatasi kemacetan itu, jajaran Polantas Batanghari turun ke lokasi dan melaku-kan pengaturan lalu lintas. Setelah kendaraan yang ter-perosok berhasil dikeluar-kan, laju kendaraan sedikit

    30 ekor unggas Mati Mendadak

    Sri Rejeki : Bukan Flu Burung

    K u a L a T u n G K a L - S e -banyak 30 ekor unggas mi-lik kelompok tunas muda yang berada di Desa Teluk Sialang, Parit Cegat, mati

    mendadak. Diduga ayam ini teserang Penyakit SNOT dan CRD. Penyakit SNOT dan CRD adalah penyakit yang berjenis menganggu pernapasan terhadap hewan unggas, yang disebabkan faktor iklim cuaca yang tidak stabil.

    Kepala Dinas Peternakan Riskan Irawan, melalui Kabid Keswan Sri Rejeki membe-narkan bahwa ada laporan yang telah diterima dari kel-ompok Tunas Muda, Desa

    Teluk Sialang, tentang hewan unggas peliharaan berjenis ayam kampung banyak yang mati. Dengan adanya lapo-ran tersebut, kita langsung turun ke lokasi untuk meng-kroscek jenis penyakit apa yang menyerang hewan un-ggas miliki kelompok tunas muda tersebut, ujarnya.

    Setelah dilakukan pemer-iksaan dengan teliti ternyata kata Sri Rejeki ditemukan pe-nyakit yang menyerang ayam milik kelompok tersebut.

    Penyakit pernafasan yang di sebut penyakit (SNOT dan CRD) bukan penyakit flu burung, karena setelah kita kroscek tidak ada ditemukan tanda-tanda penyakit flu bu-rung, jelasnya.

    Dia juga mengatakan ge-jala penyakit yang meny-erang hewan unggas ayam milik kelompok tunas muda akibat dari faktor iklim alam yang tidak stabil. Sehingga menimbulkan kondisi tanah sekitar lokasi kandang men-

    jadi lembab serta kotoran hewan yang terbawa angin. Akibatnya, menimbulkan sistem pernapasan hewan tersebut terganggu.

    Selain itu juga pihaknya te-lah melakukan pencegahan penyebaran penyakit den-gan memberikan vaksin dan vitamin terhadap hewan un-ggas yang lainnya. Kita te-lah memberikan vaksin agar mencegah adanya terjadinya kematian unggas kembali, tukasnya. (aki)

    Khawatir Jalan Rusak

    SunGaiBaHaR- Meksipun potensi batu bara yang ada di Kawasan Sungai Bahar baru bisa diambil belasan tahun ke depan, namun se-jak saat ini penawaran dari berbagai pengusaha telah mulai datang.

    Tetapi warga Sungai Bahar bersikeras untuk tidak men-jual lahan mereka.

    Karena menurut warga, jika daerah Sungai Bahar di jadikan pertambangan batu bara maka jalan dari

    Sungai Bahar menuju ke-luar tentu tidak akan mulus lagi. Kalau memang dijual tentu dengan harga yang sangat tinggi sekali, jelas Budi, warga Unit 22 kemarin (26/4).

    Dijelaskannya, penawaran pengusaha batu bara un-tuk membeli lahan terse-but telah berlangsung lama. Hingga saat ini sudah ada penawaran dari pengusaha yang akan membeli lahan warga tersebut. Meskipun kawasan yang memiliki po-tensi tidak begitu luas.

    Dari hasil survey beberapa pengusaha batu bara be-

    berapa waktu lalu, di Ka-wasan Sungai Bahar ter-dapat beberapa titik batu bara. Diantaranya di unit 22, Tanjung Lebar dan Unit 13. Namun, batu bara ditempat tersebut masih merupakan batu bara muda yang baru bisa diambil belasan tahun kemudian.

    Titik-titik batu bara terse-but letaknya berada di perkebunan sawit milik war-ga. Adapula beberapa yang ada di sekitar perumahan penduduk, seperti di unit 13 dan Tanjung Lebar. Oleh sebab itu warga yang telah puluhan tahun mendiami

    kawasan tersebut enggan untuk menjual lahan mer-eka.

    Di setiap desa, luas ka-wasan yang memiliki po-tensi batu bara pun cukup beragam. Ada yang menca-pai luas 2 hektar hingga 5 hektar dan tersebar diberba-gai titik. Rata-rata kawasan yang memiliki potensi batu bara memiliki kualitas tanah yang kurang subur. Tetapi ada juga yang mencapai 10 hektar.

    Di samping itu, warga juga jika menjual lahan mereka untuk pertambangan, maka belum tentu bisa memi-

    liki lahan lagi. Sebab saat ini untuk mencari lahan baik lahan sawit ataupun lahan kosong untuk perkebunan sudah sangat sulit sekali. Pokoknya kami sepakat untuk tidak menjual lahan kami untuk pertambagan batu bara, tandas warga itu lagi. Harga yang dita-warkan warga pun cukup mengejutkan agar tak ada yang membeli lahan mer-eka. Yaitu mulai dari RP 500 juta hingga mencapai Rp 600 juta per hektar lahan mer-eka. Sehingga benar-benar tak ada penawaran yang cocok. (iis)

    demi sedikit mulai lancar.D a r i p a n t a u a n J a m b i

    I n d e p e n d e n t d i l a p a n -gan kemarin pagi, setelah kendaraan yang pertama berhasil dikeluarkan, be-b e r a p a k e n d a r a a n l a i n yang melintas kembali ter-jebak. Hal itu membuat ruas jalan kembali macet hingga menimbulkan antrean pan-jang. Kemacetan baru be-rakhir sekitar pukul 11.00, setelah hujan berhenti dan lumpur di jalan yang rusak mulai mengering. Macetnya dari tadi malam. Baru-baru ini sudah dua kali mobil terbalik di sini. Sekarang lah macet lagi, kata Abdul Sa-mad, salah seorang warga.

    Samsul, salah seorang

    warga lainnya mengatakan, kerusakan di ruas jalan terse-but diperparah pula karena banyaknya kendaraan ba-tubara setiap hari yang me-lintas di jalur tersebut. Dia sangat menyayangkan hal itu, karena belakangan ruas jalan itu seringkali menga-lami kemacetan seperti yang terjadi kemarin.

    Kendaraan batubara inilah yang bikin jalan rusak begini. Coba lihat muatannya seban-yak itu, bagaimana dak han-cur jalan dibuatnyo, kata Samsul sambil menunjuk salah satu truk batubara yang teronggok di bahu jalan. Namun, sejumlah su-pir batubara tak mau dis-alahkan. Mereka berdalih

    masih melewati ruas jalan itu karena kondisi jalan di Bajubang lebih parah dari kondisi jalan tersebut. Jika tetap melewati jalan Ba-jubang, mereka khawatir tidak bisa melintas apalagi saat musim hujan seperti sekarang.

    Kami mau cari makan juga. Kalau jalan Bajubang kondisinya lebih parah. Ba-gaimana kami mau lewat? kata salah seorang supir truk batubara. Kapolres Ba-tanghari AKBP Tjahyono S a p u t r o m e l a l u i K a s a t L a n t a s P o l r e s B a t a n g -hari AKP Arif Irawan saat ditemui di lokasi kemacetan mengatakan, kemacetan tersebut disebabkan kon-

    disi jalan rusak di Desa Sungai Buluh. Dan ke -betulan kemarin ada ken-daraan yang terperosok, sehingga arus lalu lintas sempat mengalami kemac-etan cukup panjang.

    Kondisi jalan di sini se-dang rusak parah. Tadi ada kendaraan yang hampir ter-balik di sini, katanya. Untuk mengatasi kemacetan, kata dia, pihaknya bekerja keras mengatur arus lalu lintas. Selain juga mengupayakan penimbunan pada lubang jalan yang mengalami keru-sakan tersebut. Hujan juga menjadi salah satu penyebab kemacetan. Karena jalan yang rusak kembali berlum-pur, ungkap Arif. (*)

    HeRMa yuLiS,Muarabulian

    Mahdan gantikan SinwanMaHDan, kemarin (26/4) resmi dilantik sebagai ang-gota DPRD Batanghari menggantikan Sinwan yang saat ini menjabat sebagai wakil bupati (wabup) Batang-hari. Mahdan, kader Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), yang tak lain adalah saudara sepupu Sinwan dilantik pada sidang paripurna istimewa DPRD di gedung DPRD Batanghari, kemarin pagi. Pelantikan Mahdan dipimpin wakil ketua DPRD Batanghari, Yunninta Asmara. Saya merasa sangat bahagia dilantik sebagai PAW Pak Sinwan hari ini, ungkap Mahdan saat ditemui usai pelan-tikan. Mahdan berharap, setelah resmi dilantik sebagai ang-gota DPRD Batanghari, ke depan dia bisa berbuat lebih banyak demi kemaslahatan masyarakat di Kabupaten Batanghari.

    Dia mengatakan siap berkiprah bersama anggota de-wan lainnya demi kemajuan Kabupaten Batanghari. Untuk mewujudkan itu, dia juga siap beradaptasi dengan lingkungan kerjanya yang baru di DPRD Batanghari.

    Saya dan teman-teman yang sudah lebih dulu duduk di sini akan bersama-sama bekerja untuk cita-cita Batanghari. Namun saya sekarang harus menyesuaikan diri dulu, karena ini baru pertama kalinya bagi saya menjadi anggota dewan. Suasana di sini adalah suasana baru bagi saya, ujarnya.

    Dia menambahkan, ketika bekerja sebagai anggota dewan nanti, dia akan lebih memfokuskan diri pada beberapa hal yang selama ini sering menjadi keluhan masyarakat di Kabupaten Batanghari. Antara lain adalah mengenai persoalan infrastruktur jalan dan jembatan yang tersebar di sejumlah wilayah. (lis)

    syaifuddin anang

    maCet laGi : sebuah truk terjebak di tengah lumpur di lubang jalan sungai buluh kemarin. Hujan lebat memperburuk kondisi jalan.

    peduli: usman ermulan meny-erahkan bantuan rp 1 juta secara simbolis kemarin.

  • Jambi IndependentRabu, 27 April 2011 nasional

    Polri Buru Donatur Kelompok Pepi -----------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 1

    Mendagri: Pemprov dan Pemda Lalai -----------------------------------dari hal 1Penilaian ini sesuai den-

    gan PP Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Dengan diumum-kan peringkat tersebut di-harapkan bisa menjadi cam-buk bagi teman-teman di daerah (pemprov dan pem-da) untuk bisa meningkatkan prestasi mereka, katanya kemarin (26/4). Menurut-nya, ada 173 indikator pe-nilaian terhadap daerah. Di antaranya tingkat ketepatan saat penyampaian Rancan-gan Pendapatan Anggaran Belanja Daerah (RAPBD), termasuk transparansinya. Kemudian ada juga penilaian terhadap kantor Pelayanan Terpadu Satu Atap.

    Reydonnyzar Moenoek menjelaskan, evaluasi kin-erja penyelenggaran pemer-intah daerah adalah proses pengumpulan dan analisis data secara sistematis terh-adap kinerja penyelenggara pemerintah daerah. Sistem yang digunakan adalah den-gan pengukuran kinerja.

    Jadi, lanjut dia, secara umum daerah diminta untuk mengisi lembaran formu-

    lir. Ada banyak yang diisi, katanya. Menurut dia, pe-nyebab daerah peringkat-nya jeblok bisa jadi karena lalai dalam mengisi semua kolom formulir yang diberi-kan. Akibatnya, isi berkas itu sifatnya tidak informatif bagi masyarakat. Ini yang membuat penilaian turun, katanya.

    Dia mencontohkan, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bisa mendapat peringkat nomor satu, karena mereka mengisi semua kolom dengan baik dan sangat informatif. Me-mang, Sulut belum memiliki kantor Pelayanan Terpadu Satu Atap, yang membuat ada pengurangan nilai, namun pengisian kolom yang sangat informatif membuat provinsi itu mendapat peringkat tera-tas. Bisa juga, disebabkan ketidakmengertian mengisi kolom-kolom yang ada, atau mereka hanya asal mengisi, katanya. Padahal menurut Reydonnyzar, daerah wajib berkoordinasi dengan pusat untuk pengisian kolom terse-but. Hanya beberapa daerah saja yang aktif berkomunikasi ke kita, ujarnya.

    Ke depan, dia berharap tiap daerah bisa lebih jeli mengisi kolom yang diberikan, se-hingga sifatnya bisa lebih informatif.

    Seperti diberitakan, dari hasil Evaluasi Kinerja dan Penyelenggaran Pemerin-tahan Daerah (EKPPD) yang dirilis Kemendagri, Senin lalu, tak ada satupun pemda di Jambi, termasuk pemprov yang masuk 10 besar. Bahkan 20 besar pun tidak.

    Dari 33 provinsi yang di-evaluasi, Pemprov Jambi be-rada di urutan ke-29 dengan skor 2,0592 dan status kinerja tinggi. Khusus untuk wilayah Sumatera, peringkat Jambi masih kalah dari Bengkulu yang berada di urutan 27.

    Posisi pemprov Jambi hanya berada di atas NAD dengan skor 1,9782. Lalu, Papua den-gan skor 1,9168, Sulawesi Barat yang memiliki skor 1,4648 dan di nomor buncit Sulawesi Ten-gah dengan skor 1,0531. Empat provinsi di bawah Jambi, se-mua status kinerjanya sedang.

    Lalu, dari 343 pemerintah ka-bupaten yang dievaluasi, han-ya Muarojambi yang masuk dalam rangking 100 besar.

    Muarojambi di urutan 97 den-gan skor 2,4813. Sementara kabupaten lainnya berada di urutan 100-an ke atas. Pemda Tebo peringkat 105 dengan skor 2,4594, Merangin pering-kat 146 dengan skor 2,3740, dan Sarolangun peringkat 148 dengan skor 2,3702.

    Selanjutnya, Batanghari peringkat 161 dengan skor 2,3467, Bungo peringkat 200 dengan skor 2,2633, Tanjab Timur peringkat 299 dengan skor 1,7876, Kerinci peringkat 304 dengan skor 1,7178, dan Tanjab Barat peringkat 317 dengan skor 1,6306. Dari se-luruh pemda di Provinsi Jam-bi, hanya Kerinci, Tanjabtim, dan Tanjabbar yang status kinerjanya sedang, bersama 67 pemkab lainnya.

    Untuk Pemkot, dari 86 yang dievaluasi, Kota Jambi berada di peringkat 65 dengan skor 2,3493. Sedangkan untuk peringkat penyelenggaraan pemerintah daerah otonom hasil pemekaran dari 1999-2009, untuk kabupaten; Mua-rojambi di urutan ke 8, Tan-jabtim urutan 16, Sarolangun urutan 61, dan Tebo urutan 75. (rib)

    Sejumlah warga di sekitar kediaman mertua Pepi di perumahan Harapan Indah, Bekasi mengaku sering me-lihat tamu-tamu bermobil mewah masuk ke rumah Pepi. Namun, tamu itu tidak pernah keluar sebelum mobil masuk ke pelataran.

    Sumber Jawa Pos (induk Jambi Independent) di ke-polisian menjelaskan, untuk mengurai pendanaan kelom-pok Pepi cukup rumit. Angka yang diperoleh berdasar pen-gakuan Pepi, sekitar Rp 100 juta. Ini agak susah, sebab tidak ada donator tunggal per proyek (bom). Tapi modelnya itu iuran, katanya.

    Beberapa tersangka yang ditangkap mengaku tidak tahu menahu dengan ren-cana pengeboman. Mereka membantu Pepi semata-mata karena Pepi adalah bosnya. Tapi, bisa saja ini bohong,

    katanya. Dilihat dari tingkat pendidi-

    kan para tersangka, rata-rata lulusan SMA. Artinya, mereka terdidik dan paham apa yang dilakukan. Bukan karena ikut-ikutan, tambahnya.

    Selain mencari donator, polisi juga mengembangkan penyidikan ke tokoh-tokoh yang pernah mendidik Pepi dan mengubahnya menjadi radikal. Di antaranya, dengan menelusuri jejak buku-buku yang ditemukan di rumah mertua Pepi. Beberapa buku yang ditemukan di rumah mertua Pepi sudah disita dan sedang dianalisa, kata Boy Rafli Amar. Buku-buku yang disita itu antara lain; Konsepsi Negara Demokrasi Indonesia, Sepak Terjang KW 9 Abu Toto Menyelewengkan NII Pasca Kartosoewiryo, Mega Proyek Kedua Alqaida, Prinsip Jihad Dr Abdullah Azzam, Peng-

    getar Iman di Medan Jihad, 53 Tahun Aceh Merdeka di bawah Pemerintahan Ratu, Membina Angkatan Mujahidin dan Jihad dan Khas Kelompok yang Di-janjikan.

    Judul buku ini adalah buku-buku yang menjadi bacaan Pepi. Dan bukan buku yang akan dijadikan bom buku. Yang saya omongin ini buku betulan, katanya. Sementara buku yang akan dijadikan bom buku dibuat oleh ter-sangka berinisial F. Yang namanya F itu yang buat. Dia yang buat cover buku sebagai casing bom, katanya.

    Pepi Kader Tiga PerakitKualitas Pepi Fernando di

    bidang teror meneror me-mang masih baru. Tapi, Pepi mampu belajar dengan cepat cara merangkai bom. Walau belum pernah sekalipun per-gi ke medan jihad nyata,

    Pepi bisa menciptakan bom buku dan bom pipa.

    Dari hasil pemeriksaan se-mentara, ada empat orang kader perakit kelompok Pepi. Yakni, Pepi, Jakow, Ferdian, dan Faisal. Mereka bersama-sama merakit, semua belajar sendiri, pengakuan semen-tara seperti itu, kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Boy Rafli Amar. Pepi, Jakow, dan Ferdian di-tangkap bersamaan di Aceh, Kamis (21/4). Sementara Faisal ditangkap di Kramat Jati, Jakarta Timur, di hari yang sama. Mereka ini bisa menggunakan pipa dan ko-rek gas. Itu ciri khas mereka, kata mantan Kanit Negosiasi Densus 88 Mabes Polri ini. Berdasar pengakuan, mereka tidak pernah berguru pada instruktur. Tapi, ini mirip dengan rangkaian bom JW Marriot (2009), hanya lebih

    Ibas Lamar Aliya Rajasa, Keamanan DiperketatJAKARTA - Putra kedua

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Eddy Baskoro alias Ibas, Selasa (26/4) malam melamar Aliya Rajasa, putri Menko Pereko-

    nomian Hatta Rajasa. Kedia-man pribadi Hatta di peru-mahan Executive Golf Jakarta Selatan pun mulai ramai.

    Lamaran Ibas ini kian mera-maikan romansa pernika-

    han anak pejabat. Informasi yang berhasil dihimpun, ren-cananya Presiden SBY akan bertandang ke rumah Hatta, meski Selasa (26/4) siang SBY sendiir