jambi independent | 13 mei 2011

Click here to load reader

Post on 28-Mar-2016

324 views

Category:

Documents

24 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

epaper Jambi Independent

TRANSCRIPT

  • Ke Pesantren Al-Zaytun Bersama Menag ketika Gencar Dituduh Markas NII

    Ada Paspor untuk Keluar-Masuk hingga 500 Ribu Pohon Jati

    ECERAN RP. 3.500,-JumAt, 13 mEi 2011

    HILMI S. AGUNG PUTU, Indramayu

    HiLmi SEtiAWAN/JPNNKurs DollarMata Uang Kurs Jual Kurs Beli SGD 6,942.62 6,867.47USD 8,579.00 8,493.00

    Sumber: Bank Indonesia

    sementara itu...

    Baca Ada Paspor hal 2

    Pt PLN (PERSERO) WS2JBCABANG JAmBi

    Nomor : 28/Pem/JmB/2011tentang: PEmELiHARAAN Sutm 20 kV

    Sehubungan dengan adanya pekerjaan pemeliharaan SUTM 20 kV akan terjadi Pemadaman Listrik Pada:

    Hari Sabtu Tanggal 14 Mei 2011 dari pukul 08.00 s.d 16.00 WIB yang meliputi daerah: Puri Mayang, Kenali asam bawah, Villa Kenali, Bagang Pete, Villa gading, Arizona, Simpang mayang,

    Sipin, Sungai Sawang, Pattimura, STM Bawah/atas, Sijinjang, Paal II Kasang, dan sekitarnya.Bersama ini kami atas nama PT.PLN (Persero) W.S2JB Cabang Jambi memohon maaf kepada

    pelanggan kami atas ketidaknyamanannya.Demikian agar pelanggan PLN maklum dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

    Jambi, 13 Mei 2011

    HumasPT PLN (Persero) Cab Jambi

    Dituntut4 Tahun,Fauzi SiinTersenyum Wajib Bayar Uang Pengganti Rp 2,8 M

    Di Indonesia, mungkin hanya Pondok Pesantren Al-Zaytun di Indramayu,

    Jawa Barat, yang penjagaannya sangat ketat. Apalagi, ketika pondok itu di sebut-

    sebut sebagai markas NII (Negara Islam In-

    donesia) Komandemen Wilayah IX (KW IX).

    Kalaupun wartawan kemarin bisa masuk ke

    pondok tersebut, itu karena ikut rombongan

    menteri agama.

    KEMEGAHAN Mahad Al-Zaytun terlihat sejak belasan kilometer menjelang kom-pleks pesantren. Kubah Masjid

    Rahmatan Lil Alamin, masjid enam lantai yang mampu me-nampung 150 ribu jamaah itu, tampak menonjol di hamparan

    pesawahan.Ketika dilihat lebih dekat,

    r imbunnya pepohonan di bal ik pagar kompleks pe-

    santren seluas 1.200 hektare tersebut menghalangi panda-ngan langsung ke bangunan- bangunan di areal pondok.

    Tak sembarang orang bisa masuk kompleks pesantren. Kompleks seluas itu hanya memiliki satu pintu utama yang dijaga belasan petugas berseragam hitam-hitam. Dari pengalaman Jawa Pos (induk Jambi Independent), mungkin baru Al-Zaytun pesantren yang dijaga begitu ketat.

    Puluhan petugas lain berjaga di sekeliling pesantren. Tanpa ada perjanjian khusus dengan pe-ngurus pondok, kecil kemung-kinan orang luar bisa masuk.

    Para pengurus sangat selektif menerima tamu, terutama dari media. Minggu (8/5) lalu, Jawa Pos berupaya berkunjung ke pondok tanpa perjanjian. n

    Mahasiswa Kawal Korupsi Kakap Kejati Diminta Jangan Hanya Semangat di Awal Penyelidikan

    Sengketa Lahan Senyerang Sampai ke Senayan

    JAKARTA - Sengketa lahan antara petani dengan PT Wira Karya Sakti (WKS) sampai ke Senayan. Rabu (11/5) lalu, Ketua Persatuan Petani Jambi (PPJ) Aidil Putra mendatangi Komisi IV DPR RI untuk mengadukan permasalan ini. Dia didampingi Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jambi Bambang Bayu Suseno, dan Wakil Ketua Komisi II Rahmadi.

    PPJ menuntut pengembalian lebih dari 7.000 hektare lahan di kawasan Senyerang, Kabupaten Tanjab Barat, Jambi. Selain itu, PPJ juga mempertanyakan lahan seluas 41.779 hektare yang juga bersengketa de-ngan PT WKS dan RHM.

    Lahan yang dihuni oleh 14.536 kepala ke-luarga itu, tersebar di Kabupaten Tanjab Barat, Tanjab Timur, Tebo, Batanghari, dan Muaro-jambi. Areal itu, rencananya akan dibangun sebagai hutan tanaman rakyat (HTR). n

    Kepala Osama Bolong,Otaknya TercecerDua Legislator AS Minta Foto Jenazah Dipublikasikan

    WASHINGTON - Kepala bagian kiri Osama bin Laden, tepatnya mulai mata hingga menembus telinga, bolong. Ada maaf bagian otak yang ter cecer di sana. Semuanya disebabkan peluru yang di tembakkan dari

    jarak dekat, mungkin lewat mata dahulu, baru ke telinga atau sebaliknya.

    Itulah kondisi mengerikan Osama setelah tewas karena ditembak oleh pasukan Navy Seal Amerika Serikat di ke-diamannya di Abbottabad, Pakistan, pada 1 Mei lalu. Semuanya terekam dalam total 15 foto. n

    SUNGAIPENUH - Mantan Bupati Kerinci dua periode, Fauzi Siin, dituntut empat tahun penjara oleh jaksa pe-nuntut umum (JPU) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Sungaipenuh, kemarin (12/5). Menurut JPU, dia ter-bukti melakukan tindak pi-dana korupsi APBD Kerinci 2008 yang merugikan negara sebesar Rp 3,9 miliar. n

    JAMBI- Mahasiswa men desak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi tidak main-main menangani kasus korupsi. Mereka akan me ngawal penanganan kasus korupsi yang merugikan negara miliran rupiah. n

    VALENCIA - Berakhir sudah persaingan di Liga Primera Spanyol musim ini. Juara bertahan Barcelona akhirnya mengunci gelar ketiga be-

    runtun, kemarin dini hari (12/5) WIB. Itu me nyusul hasil seri 1-1 (1-1) saat melawan tuan rumah Le-vante di Stadion Ciutat de Valencia.

    Dengan tambahan satu angka tersebut, Barcelona mengumpulkan 92 poin. Raihan itu memang masih mungkin dikejar pesaing terdekat sekali-gus rival abadi mereka, Real Madrid, yang hanya terpaut selisih enam angka. Tepatnya jika Blaugrana, julukan Barcelona, kalah terus di dua laga sisa dan sebaliknya, Los Galacticos,

    sebutan Real Madrid, terus meraup tiga angka. n

    Kunci Gelar

    1-1BarcelonaLevante

    Baca mahasiswa hal 8

    Baca Kepala hal 2

    Baca Dituntut hal 2

    Baca halaman 13

    Diklaim Terbaik dalam

    Sejarah

    Baca Sengketa hal 2

    Baca Kunci hal 2

    Andi Ashari : Lambat Bukan Berarti Berhenti

    Baca halaman 8

    Fauzi Si'in

    DOK/JAmBi iNDEPENDENt

    tABAYuN: Suryadharma Ali (kiri) dan Panji Gumilang di Pondok Al-Zaytun, kemarin (12/5).

    DJAt-

    Osama bin Laden

    REutERS/ALBERt GEA Lionel messi

    JuARA: Para pemain Barcelona melakukan selebrasi karena menjadi juara pada Liga Spanyol setelah menahan imbang Levante.

    JOSE JORDAN/AFP PHOtO

    DOK/JAmBi iNDEPENDENt

    REutERS/HEiNO KALiS

  • Jambi IndependentJumat, 13 Mei 2011

    Ada Paspor untuk Keluar-Masuk hingga 500 Ribu Pohon Jati ------ dari hal 1Namun, seorang pengurus

    langsung menolak. Bersama Jawa Pos, sejumlah kru stasi-un televisi juga ditolak masuk meski sudah mengantongi izin. Itu karena pengurus pon-dok tiba-tiba membatalkan janji wawancara. Kesediaan wawancara itu hak pengurus. Kami hanya mengamankan, kata Nasokha A.R, salah se-orang petugas keamanan.

    Salah seorang warga menu-turkan, pascamaraknya berita penculikan dan tudingan Al-Zaytun sebagai markas NII KW IX, pengamanan diper-ketat. Hal itu pula yang dira-sakan Jawa Pos. Semua wali murid yang masuk pondok harus mengisi form khusus kunjungan yang bernama Lembar Izin Tinggal (LIT). Data keluarga ditulis sangat detail. Anak-anak juga harus dilaporkan. Seperti laki-laki berapa, cewek berapa, kata salah seorang wali murid.

    Pengunjung yang datang untuk menjenguk keluarga yang mondok pun tak bisa sembarang masuk. Selain memerlukan izin, hanya pen-gunjung yang menggunakan mobil yang diizinkan. Tu-juannya agar seorang petugas keamanan bisa ikut di dalam mobil dan menyertai pengun-jung berkeliling. Biar tidak tersesat, kelit Nasokha.

    Ketentuan serupa ternyata diterapkan bagi para santri dan mahasiswa yang 24 jam tinggal di kompleks pondok. Mereka juga tidak bisa sem-barangan keluar-masuk. Pe-gawai, karyawan, dan siswa Zaytun memiliki Buku Izin Tinggal (BIT) yang berfung-si sebagai paspor keluar masuk areal pondok. Bentuk buku bersampul merah itu pun mirip buku paspor den-gan ketebalan 40 halaman.

    Dalam BIT terdapat nama pemilik, foto, nomor induk, dan pekerjaan yang bersang-kutan. Halaman selebihnya kosong, yang digunakan un-tuk stempel petugas keaman-an. Setiap kali keluar akan ditulis di BIT dalam rangka apa keluar, berapa lama, dan ke mana tujuannya. Ini un-tuk mempermudah penga-wasan. Jadi, setiap aktivitas keluar-masuk bisa dipantau, terangnya.

    Bagi pengunjung nonang-gota, ada satu lagi prose-durnya; pemeriksaan bawaan dan meninggalkan kartu iden-titas pribadi. Mirip pemerik-saan imigrasi, semua barang bawaan pengunjung diper-iksa petugas keamanan.

    Tujuannya mencari barang-barang yang terlarang dibawa masuk ke areal pondok, sep-erti rokok. Rokok memang menjadi barang yang sangat terlarang dibawa masuk ke areal pondok, seperti ter-larangnya membawa narkoba ke bandara.

    Seluruh area pondok me-mang dinyatakan bebas asap rokok, dan seluruh petugas keamanan sangat disiplin menegakkan aturan tersebut, tak terkecuali bagi pengun-jung.

    Gagal masuk Minggu lalu, Jawa Pos kemarin sekitar pu-kul 10.00 berhasil berkunjung ke Al-Zaytun, karena bersama rombongan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA). Be-gitu rombongan masuk areal pondok, ribuan santri berba-ris mengapit jalan sejak pintu gerbang hingga kediaman Syaikh Al-Zaytun AS Panji Gumilang di bagian belakang kompleks. Sambil menyung-ging senyum, para santri itu melambailambaikan bendera merah putih kecil.

    Kediaman Syaikh Zaytun yang sekaligus kantor pen-gelola pondok cukup mewah. Lantai bangunan dua lantai itu ditutup keramik putih mengilap. Di bagian dalam, sebagian lantai ditutup kar-pet tebal. Kediaman Panji tersebut juga dihiasi aneka ukiran. Tidak ketinggalan foto presiden RI, mulai Soekarno hingga Susilo Bambang Yud-hoyono.

    Seusai sarapan, Panji Gumil-ang mengajak SDA berkelil-ing pesantren, termasuk ke areal penggilingan gabah milik pondok. Selain memiliki sawah dan peternakan sapi dan kambing sendiri, pondok memang memiliki penggil-ingan padi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi enam ribu santri dan ribuan pegawai setiap hari. Dalam sehari, beras yang dimasak sampai 3,5 ton. Kami juga masak tiga ekor

    sapi setiap hari, terangnya.Dari 1.200 hektare lahan

    yang dimiliki, hanya sekitar 200 hektare yang digunakan untuk sarana pendidikan. Si-sanya digunakan sebagai area pe