jambi independent | 09 agustus 2011

Click here to load reader

Post on 23-Mar-2016

344 views

Category:

Documents

17 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

epaper Jambi Independent

TRANSCRIPT

  • SelaSa, 09 aguStuS 2011 eCeRaN RP. 3.500,-

    Sumber: Bank Indonesia

    Kurs DollarMata Uang Kurs Jual Kurs Beli SGD 7,039.95 6,963.69USD 8,581.00 8,495.00

    DWI SETIYAWAN, Tuban

    Keluarga Haeny, Mantan Bupati Tuban, dan Kisah Istana Pribadinya (2-Habis)

    Butuh Tiga Tahun untuk Garap Jati SuperSelama sepuluh tahun

    menjabat bupati Tuban, pasangan Haeny Relawati

    Rini Widyastuti dan Ali Hasan tidak hanya

    menjadi simbol kekuasaan di Bumi

    Ronggolawe itu, namun juga simbol kekayaan.

    UNTUK saat ini, sangat mung-kin Haeny-Ali adalah pasangan terkaya di Tuban. Ketika daf-tar kekayaan Haeny ditem-pel di pengumuman kantor

    KPU Tuban pada 25 Januari lalu (saat pencalonan sebagai wakil bu pati), sebagian besar mata terbelalak melihatnya. Ke-kayaannya saja Rp 62,3 miliar.

    Angka tersebut jauh di atas

    rival-rivalnya. Kekayaan Fathul Huda, pengusaha sukses batu bara yang memenangi pilkada, hanya Rp 14,8 miliar dan USD 1.133. Angka kekayaan Haeny yang diumumkan bidang pen-

    cegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut belum seluruhnya. Tentu, masih ada aset atas nama suaminya yang jauh lebih besar.

    Salah satu aset dan usaha

    Ali yang menggurita adalah SPBU yang tersebar mulai Bulu (perbatasan Tuban-Rembang) hingga Banyuwangi. Itu belum seberapa. n

    Baca Butuh hal 2

    JAKARTA - Drama pelarian mantan Benda-hara Umum Partai Demokrat M. Na zaruddin berakhir juga. Dia ditangkap di kota yang terkenal sebagai lokasi syuting tele-

    novela, Cartagena, Ko-lombia setelah mening-galkan Indonesia sejak Mei 2011. Tersangka kasus suap wisma atlet Palembang Sea Games itu ditangkap polisi Kolombia Minggu dini hari, pukul 2 pagi atau sekitar

    pukul 14.00. Dia ditangkap mengenakan kaos hitam dan celana jins.

    Tadi malam waktu Indonesia, posisi terakhir Nazaruddin sudah berada di Bo-gota, ibukota Kolumbia. Sekarang berada dalam pengawasan Interpol dan petugas KBRI juga ada di sana, ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam di Jakarta semalam. n

    Dishub Siapkan 554 Bus Mudik Sopir Armada Lebaran Harus Lolos Cek Kesehatan

    Ditangkap saat Sahur di Cafe, Kota Cartagena, Kolombia

    Keluarga Nazaruddin

    Juga Harus Dilindungi

    Baca halaman

    Ceroboh Karena Paspor

    SEPERTI apa kota yang menjadi pelarian Nazaruddin itu? Cartagena adalah sebuah kota di Kolombia yang dikenal sebagai kota wisata atau biasa disebut Cartagena de Indias. Terletak di pesisir utara Kolombia dan disebut-sebut sebagai kota terbesar kelima di Kolombia. Saking indahnya, kota tersebut juga dikenal melalui aktivitas perfilmannya.

    Tidak sedikit telenovela yang ber-

    latar belakang kota tersebut. Tele-novela yang pernah menyapa pemir-sa di Indonesia diantaranya Luz Maria yang diperankan oleh Angie Cepeda. Kota tersebut menjadi fa-vorit pembuatan telenovela, karena bangunan bergaya abad 16 banyak ditemukan. Disana banyak bangu-nan kuno karena kota itu didirikan 1 Juni 1553. n

    Bebas Visa, Iklim Mirip Indonesia

    TERTANGKAPNYA M. Nazaruddin tidak lepas dari kecerobohannya dalam menggunakan paspor. Polisi Kolombia mencurigai paspor M. Syarifuddin yang dipegangnya selama kabur dari Indonesia. Setelah digelandang ke kantor polisi setempat, barulah diketahui jika pria tangkapan polisi Kolombia itu adalah buronan Interpol. n

    Baca Kota hal 8

    Kota Pantai,

    DWI SetIYaWaN/RaDaR BOJONegORO

    JaDI SOROtaN: Haeny Relawati dan keluarga (foto kanan). Haeny melewati bawah keranda sang suami.

    Baca Nazaruddin hal 2

    Baca Ceroboh hal 2

    Kapolda Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Lebaran, Awasi Modus-modus Kejahatan

    JAMBI - Kapolda Jambi Brigjen Pol Bambang Suparsono mem-inta warga meningkatkan kewas-padaan. Sebab, tingkat kerawanan terjadinya aksi kejahatan men jelang Lebaran ini diperkirakan akan me-ningkat. Warga diimbau menga-wasi modus-modus ke jahatan yang biasa dilakukan pelaku kriminal yang menghalalkan segala cara untuk meraih hasil.

    Berdasarkan data dari Polda Jambi, sejumlah aksi kejahatan akhir-akhir ini meningkat. n

    JAMBI - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi sudah menyiapkan armada untuk mudik Lebaran. Khusus ang-kutan darat, jumlah armada yang disiapkan tidak jauh beda dengan tahun lalu, yakni 554 unit bus. Selain itu, Dishub juga mengantisipasi lonjakan penumpang melalui jalur laut dan udara.

    Sudah dipersiapkan ar-mada untuk angkutan darat. N a m u n j u m l a h t e r s e b u t tidak berkumpul di hari yang sama. n

    Baca Dishub hal 2

    Nazaruddin Tertangkap,

    Anas Tenang 8

    Baca Kapolda hal 2 almansyah

    DOK/JamBI INDePeNDeNt

    m. Nazaruddin

    DOK/JamBI INDePeNDeNt

    eDDY JuNaeDY/JamBI INDePeNDeNt

    muDIK leBaRaN: aktivitas di terminal Simpang Rimbo. Jelang lebaran, Dishub menyiapkan 554 bus untuk mudik.

    KOta WISata: Kota Cartagena,

    sebuah kota di Kolombia

    yang dijadikan Nazaruddin

    sebagai tempat pelarian.

    Nazaruddin Terlena di Kota Telenovela

    gRafIS: DJatmIKO/JamBI INDePeNDeNt

  • Jambi IndependentSelasa, 09 Agustus 2011

    Butuh Tiga Tahun untuk Garap Jati Super ------------------------------dari hal 1Suaminya jauh lebih kaya,

    ujar salah seorang pengurus parpol di Tuban yang me-nyaksikan lembar pengumu-man yang ditandatangani Deputi Bidang Pencegahan KPK Cahya H. Harefa di KPU Tuban tersebut.

    Pengumuman daftar keka-yaan adalah persyaratan wajib bagi setiap calon kepala daer-ah dan wakil kepala daerah. Khusus untuk laporan keka-yaan Haeny, KPK memerlukan empat lembar kertas HVS un-tuk memuatnya. Berbeda dari calon lain yang hanya perlu satu-dua lembar kertas.

    Dalam laporan tersebut, cawabup yang diusung Par-tai Golkar itu memiliki harta tidak bergerak berupa 176 bidang tanah dan bangunan dengan total nilai Rp 52,4 mil-iar. Terbanyak, lahan tersebut berada di Tuban. Jumlah-nya 151 bidang. Selebihnya tersebar di sejumlah kota. Di antaranya, Magetan (9 bidang), Bojonegoro (3), Ma-lang (2), Banjarnegara (2), Klaten (2), dan Sukoharjo (2). Lima kavling masing-masing tersebar di lima kota di Sura-baya, Lamongan, Sleman, Pasuruan, dan Temanggung.

    Harta bergerak (HB) bupati dua periode tersebut men-capai Rp 7,5 miliar. Harta tersebut berupa 34 mobil. Dua di antaranya termasuk kendaraan mewah. Yakni, Mercedes-Benz 2001 seharga Rp 1,2 miliar dan Hummer 2004 (Rp 1,4 miliar). HB lain-nya adalah sembilan ekor kuda tunggangan senilai Rp 25 juta, emas (Rp 50 juta), dan

    batu perhiasan (Rp 850 juta).Dari mana Haeny mendapat

    kekayaan sebanyak itu? Tentu, harta tersebut adalah pembe-rian suami dan penghasilan-nya selama sepuluh tahun menjabat bupati. Sebelum menjadi ketua DPRD Tuban pada 1999-2001, Haeny men-jabat direktur CV Ariesta se-lama 1998-1999. Setelah men-duduki jabatan politis, praktis dia melepas jabatan direktur tersebut hingga sekarang.

    Dengan harta berlimpah, wa-jar pasangan miliarder terse-but memiliki citarasa tinggi terhadap semua hal. Siswanto, orang yang dipercaya men-jadi pengawas pembangunan istana keluarga Haeny-Ali di Jalan Letda Soetjipto, men-gungkapkan, kayu jati yang di-gunakan untuk membangun tempat tinggal mantan pasan-gan penguasa Tuban tersebut secara khusus didatangkan dari wilayah Jatirogo, Tuban, dan Blora, Jateng. Jati dari dua daerah tersebut selama ini dikenal memiliki kualitas super. Jumlah pastinya, saya tidak tahu karena kayu-kayu tersebut datang bergelom-bang, jelas warga Jalan Pe-muda, Tuban, tersebut.

    Jati yang didatangkan dalam bentuk gelondongan itu, lanjut dia, kemudian digarap di kom-pleks hunian Haeny-Ali. Sebe-lum membangun rumah berikut semua fasilitas penunjangnya, pemilik rumah membangun pagar keliling pada 2004.

    Untuk menggarap kayu berkualitas super menjadi kusen, rumah kayu berben-tuk bangunan paseban, serta

    perabot, Ali memercayakan kepada tukang kayu yang ahli serta berpengalaman. Yak-ni, Warno dari UD Pratama Jatim Mas, Tuban. Desain gambarnya dibikin Trihan-to, arsitek Surabaya. Arsitek yang sama dipercaya untuk mendesain dan menggambar seluruh bangunan. Total pengerjaannya sekitar tiga tahun, ungkap Siswanto.

    Ali juga memiliki citarasa tinggi untuk mobil-mobil kuno koleksinya. Salah se-orang pengusaha konstruksi di Tuban yang pernah menja-di orang terdekatnya menya-takan, selama ini, wakil ketua DPD Partai Golkar Tuban tersebut tidak pernah secara khusus berburu mobil antik. Orang-orang yang menawari datang sendiri sambil mem-bawa mobil yang ditawarkan, kata pengusaha yang berke-beratan namanya ditulis itu.

    Dia menuturkan, pernah suatu ketika orang yang me-nawari membawa mobil yang tidak sesuai dengan harapan Ali. Orang tersebut disuruh membawa kembali mobil itu meski ditawarkan dengan harga yang sangat rendah.

    Selain perorangan, lanjut dia, Ali kerap ditawari mobil-mobil kuno milik instansi sipil atau militer. Salah satunya, Hum-mer bernomor militer 4227-00. Entah mengapa, meski sudah menjadi koleksi pribadi, mobil jelajah untuk medan tempur tersebut masih dibiarkan den-gan pelat militer.

    Pengusaha itu menambah-kan, meski memiliki puluhan mobil kuno, pria kelahiran

    26 Agustus 1954 tersebut tak pernah menaiki semuanya. Mungkin hanya belasan yang pernah dikemudikan. Se-mua dibiarkan dalam kondisi parkir di garasi, ujarnya.

    Di antara puluhan kend-araan kuno koleksinya, Ali paling senang mobil Hardtop berpelat S 99. Mobil keluaran 70-an tersebut sering terlihat dibawa pria kelahiran Palang, Tuban, tersebut.

    Untuk merawat mobil-mobil kunonya, Ali memercayakan kepada Totok, salah seorang staf pemkab setempat. Sejak koleksi mobil antik mantan bosnya menjadi sorotan pub-lik, tampaknya, Totok mulai menghindar. Ketika wartawan koran ini menghubungi no-mor ponselnya, istri Totok yang menerima meminta untuk menghubungi kembali sesaat kemudian. Namun, setelah tahu yang menelepon ada