jambi independent 07 desember 2009

Click here to load reader

Post on 07-Mar-2016

318 views

Category:

Documents

30 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

epaper Jambi Independent

TRANSCRIPT

  • sama sekali tak menyangka bahwa Fauzi akan mati dalam usia yang masih sangat muda.

    Dia temanku sejak di bangku SD, kata

    Muslim. Aku bertemu dia di Kantor Gu-bernur siang sebelum peristiwa itu. Waktu itu aku enggak merasa ada yang aneh pada dia, lanjutnya.

    senin, 07 desember 2009 eceran rp. 3.500,-

    di antara korban tewas dalam peristiwa kebakaran di pusat

    hiburan majestyk entertainment alias m city, medan, Jumat malam lalu (4/12), ada nama Fauziansyah

    Lubis. Pria 26 tahun itu adalah ajudan yang paling dekat dengan Gubernur Sumut Syamsul Arifin.

    saat melayat, sang Gubernur menangis di depan jenazah sambil

    ngomong sendiri.

    m aFFandi, Langkat

    Kisah Fauziansyah, Ajudan Gubernur Sumut yang Tewas di Pusat Hiburan M City

    Tugasnya Pegang Uang, Atasan Tak Tega Lihat Jenazah

    MATA Muslim berkaca-kaca. Pria 27 tahun itu adalah teman sepermainan Fauzi (panggilan akrab Fauziansyah Lubis). Dia

    Daerah Boleh Target Kelulusan 100 PersenJAKARTA - Mendiknas Moh Nuh mem-

    persilakan pemerintah daerah menarget tinggi kelulusan siswanya dalam ujian nasional (UN). Dengan catatan, upaya tersebut dilakukan dengan penuh kejujuran dan fair.

    Untuk itu Nuh me-minta agar persiapan UN 2010 dilakukan dengan baik. Gu-bernur, bupati, dan kepala dinas boleh mencanangkan target kelulusan 100 pers-en. Caranya untuk mencapai kelulusan itu sama dengan kita punya target ingin pergi haji. Tidak ada yang melarang, tapi yang tidak boleh itu jika pakai cara tidak

    benar, ujarnya kemarin (6/12). Karena itu, kata Nuh, menekankan nilai-nilai kejujuran dari level kepala dinas pendidikan hingga sekolah dinilai amat penting.

    Mendiknas meminta agar kepala daerah men-gawal pelaksanaan UN supaya dapat berjalan bersih dan jujur. n

    ujian nasional

    baca Tugasnya hal 7

    selebriti

    baca daerah hal 7

    Hanya, saat bertemu itu, cerita Muslim, Fauzi menitip salam kepada warga kampung halamannya. Waktu itu saya tak curiga. Setelah dia meninggal, baru terasa kalau titip salam itu adalah firasat. Rupanya dia mau pamit, tuturnya.

    Muslim menceritakan, selama hidupnya, Fauzi dikenal pintar dan kerap juara kelas saat duduk di bangku sekolah dasar (SD). Karena kepintarannya, dia akhirnya lulus dari STPDN dan menjadi ajudan bupati Langkat. Dia pintar. Mulai kelas 1 SD sampai kelas 6 selalu juara, bilangnya.

    Muslim mengatakan, terkadang dirinya mendengar pembicaraan orang bahwa Fauzi sedikti arogan. Mungkin karena jadi ajudan gubernur itu. Apalagi dia sebagai tukang pegang uangnya gubernur, ceritanya.

    Azhar Efendi Lubis (53), ayah Fauzi, menyebutkan bahwa anaknya adalah putra kebanggaannya. n

    Bando Merah Perempuan Desa

    Di saat bingung menentukan polesan untuk pe-rannya di film Ai Lop Yu Pul, Ria Irawan mendapatkan inspirasi dari seorang perempuan desa. Meski sebatas cameo, di film terse-but Ria tetap ingin tampil maksimal. Ria bercerita, pada hari pertama syut-ing yang berlokasi di sebuah desa di Lampung itu, dir-inya berjalan-jalan dengan wajah su-dah di-make-up . Saat itu saya lihat ada ibu-ibu dengan rambut panjangnya yang habis keramas. Dia memakai bando merah. Lalu saya bilang sama make-up artis kalau aku mau bando itu ada di kepalaku, cerita Ria. n

    Safrial Dekati Golkar, Madjid Garap Partai Gurem

    FahruL rozi, Jambi

    MesKi belum mendapat dukungan dari partai politik (parpol), Abdullah Hich dan Safrial belum mau menyerah. Keduanya ma-sih ngotot mengincar posisi calon gubernur (cagub) pada Pilgub Jambi 2010. Padahal, saat ini kans mereka untuk mendapat perahu sangat kecil. n

    Hich Jajaki Jalur independen

    JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yud-hoyono terus mengeluh. Kecurigaannya terhadap aktivitas demo Hari Antikorupsi 9 Desember nanti yang sesungguhnya merupakan gerakan politik, makin dipertegas. Pernyataan SBY itu kembali dinyatakan secara terbuka di hadapan kader Partai Demokrat di sela Rapat Pimpinan Nasional (Ra-pimnas) Ke-3 di Jakarta Convention Center (JCC) kemarin (6/12).

    Bahkan SBY menyebut gerakan politik tertentu itu tidak hanya bermaksud menggoyang pemerintah-annya semata, tapi juga ingin menurunkan dirinya dari kursi presiden.

    SBY mengungkapkan, penilaian tersebut meru-pakan hasil perenungan dan olah pikir dirinya atas situasi politik yang terjadi akhir-akhir ini. Saya di tengah malam berzikir, berdoa, bersama istri dan keluarga, mencari tahu ada apa dengan semua fitnah dan pembunuhan karakter seperti ini, ujar ketua Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut.

    Dia menyatakan, akal sehatnya menyatakan, perilaku politik sejumlah tokoh belakangan ini paling tidak untuk jangka pendek ingin mendiskreditkan dirinya. Ingin menggoyang dan kalau bisa men-jatuhkan SBY dan pemerintahan, katanya.

    Masih lewat perenungannya, SBY juga mengung-kapkan, ada pihak tertentu dalam jangka menengah dan panjang yang ingin membendung sukses Partai Demokrat pada Pemilu 2014 nanti. n

    sBY Kembali Ungkap

    Ketakutannya

    HATi kecil saya masih berharap mudah-mudahan ha-sil pemeriksaan investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas kasus Bank Century itu tidak seluruhnya benar. Sebab, kalau memang tidak ada yang salah, akibatnya akan sangat dramatis: kita bisa kehilangan menteri keuangan yang sangat kita banggakan. Seorang menteri, Sri Mulyani, yang reputasinya begitu hebat. Baik di dunia internasional maupun dalam mengendalikan keuangan negara. Secara internasional dia terpilih

    sebagai menteri keuangan terbaik di dunia dua tahun berturut-turut. Di dalam negeri dia dikenal sebagai menteri pertama yang berani mereformasi birokrasi

    di departemennya. Juga menteri yang sa-ngat ketat mengendalikan anggaran negara. Bahkan, dialah satu-satunya menteri yang berani minta berhenti ketika ada gelagat

    pemerintah akan membela seorang konglomerat yang dia anggap tidak seharusnya dibela. n

    Hati Kecil Saya untuk

    Sri Mulyani

    Kasus Percobaan Penyuapan Aparat

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maju-mundur memeriksa Anggodo Widjojo, adik buronan Direktur PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo. Anggodo semula diperiksa pekan lalu. Na-mun belakangan jadwal itu mundur karena lembaga superbodi itu membutuhkan ket-erangan sejumlah saksi tambahan.

    Juru Bicara KPK Johan Budi SP memasti-kan Anggodo akan mendatangi pemeriksaan pekan ini. n

    KPK Ragu Periksa

    Anggodo Jelang Terbitnya Keppres Pengaktifan Kembali

    JAKARTA - Presiden SBY memanggil Chandra Marta Hamzah dan Bibit Samad Rianto ke Istana di hari libur kemarin (6/12). Pertemuan yang berlangsung tertutup itu ditengarai membicarakan keppres yang akan mengaktifkan kembali keduanya se-bagai pimpinan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Denny Indrayana membenarkan adanya pertemuan itu. Beliau memberitahukan bahwa keppres pengaktifan kembali (di KPK) sudah ditandatangani, kata Denny ketika dihubungi tadi malam.

    Dalam pertemuan itu, lanjut Denny, Presiden mengucapkan selamat kepada Chandra dan Bibit yang akan memulai lagi tugas di lembaga antikorupsi itu.

    Presiden Panggil Chandra-Bibit

    tuntaskan centurybay ismoyo/aFP PhoTo

    massa hizbut Tahrir indonesia melakukan aksi unjuk rasa di bundaran hotel indonesia, Jakarta, kemarin (6/12). mereka menuntut penunatasan kasus bank century.

    rePro dok keLuarGa/sumuT PosBERPERAN PENTING: Fauziansyah (kanan) dan Gubernur Sumut Syamsul Arifin.

    Catatandahlan iskan

    bibit samad rianto chandra m hamzah

    Menurutnya, Presiden meluangkan waktu untuk bertemu Chandra dan Bibit. Guna menegaskan perlunya Chandra dan Bibit serta KPK terus membantu beliau dalam perjuangan memberantas korupsi, ujar lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu. n

    ria irawan

    anggodo Widjojo

    dJaTmiko/Jambi indePendenT

    baca bando hal 2

    moh nuh

    baca kPk hal 2 baca Presiden hal 2

    baca hich hal 2

    baca sby hal 2 baca hati hal 2

  • senin, 07 desember 2009 Jambi Independent

    Caranya dengan menghan-curkan reputasi dan nama baik partainya di muka rakyat. Itulah yang saya dapatkan dari renungan dan olah pikir saya, mengapa ada serangan, fitnah yang begitu kejam melampaui batasnya dan harus terjadi pada partai kita, ujar SBY, disambut tepuk tangan kader Demokrat.

    Salah satu pintu merusak nama baik Demokrat, lanjut SBY, adalah isu yang menyebut partai berlambang mercy itu menerima aliran dana dari Bank Century. Isu miring itu tepat digulirkan saat partainya sedang memper-ingati sewindu berdiri sejak 10 Desember 2001 lalu. Musibah dan cobaan ini harus saya katakan seperti halilintar di siang hari, ketika cuaca terang-benderang, katanya.

    Di hadapan kader Partai De-mokrat yang menghadiri Rapim-nas Ke-3, Yudhoyono kembali menyatakan bantahannya. Dia dan Demokrat tidak pernah menerima aliran dana Bank Century. Yang kita tahu, Allah tahu, yang sejarah tahu, tidak satu rupiah pun jika tidak halal harus menjadi bagian dari pendanaan perjuangan partai, kata SBY, kembali disambut gemuruh tepuk tangan kader Demokrat.

    Sebelumnya, sempat beredar kabar, sebagian aliran dana Century juga masuk ke kantong orang-orang terdekat SBY, di antaranya putra bungsunya Edhie Baskoro, Hatta Rajasa, trio Mal-larangeng (Andi Mallarangeng, Choel Mallarangeng, dan Rizal Mallarangeng), serta pengusaha Siti Hartati Murdaya.

    Karena yakin tidak menerima sedikitpun aliran dana Century, Presiden yang sedang menjalank-an periode kedua kepemimpinan-nya itu mengajak agar seluruh kader Demokrat tidak tinggal diam. Relakah kita? Akankah dibiarkan kehormatan kita diin-jak? Akankah kita biarkan masa depan dihancurkan sekarang ini? tanya SBY disambut seruan tidak mereka yang hadir.

    Meski demikian, mantan Men-kopolhukam saat Presiden Mega-wati itu berpesan kepada kad-ernya agar tidak membalas fitnah dan pembunuhan karakter