inilah 5 keutamaan membaca alquran

Download Inilah 5 Keutamaan Membaca Alquran

Post on 25-Oct-2015

108 views

Category:

Documents

12 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Inilah 5 Keutamaan Membaca AlquranSenin, 23 Juli 2012, 15:34 WIB

Anak-anak membaca Alquran selama bulan suci Ramadhan dalam sebuah madrasah di Nairobi, Kenya, Sabtu (21/7). (Sayyid Azim/AP)

Alquran Al-Karim adalah pedoman hidup umat manusia, walaupun yang mengambil manfaat hanyalah orang-orang yang bertakwa (QS al-Baqarah [2]: 2). Begitu banyak hikmah dari memperbanyak membaca Alquran.

Pertama, mendapatkan pahala yang sangat banyak, di mana satu huruf di beri balasan dengan sepuluh kebajikan, sebagaimana diriwayatkan oleh Iman At-Tirmidzi dalam sebuah hadits Rasulullah SAW. Kita tahu bahwa seluruh Alquran, menurut sebuah literatur berjumlah 325.015 huruf, yang berarti satu kali khatam Alquran mendapatkan nilai pahala kebajikan kelipatan sepuluh, yakni 3.250.150.

Tentu untuk meraihnya, kita harus berusaha memperbanyak membaca Al-quran. Baik sebulan sekali, dua bulan sekali, atau bahkan tiga bulan sekali. Bahkan banyak di antara ulama Alquran yang mampu mengkhatamkan Al-quran setiap seminggu sekali.

Kedua, Allah SWT akan mengangkat derajat orang-orang selalu membaca Alquran, mempelajari isi kandungannya dan mengamalkannya dalam kehi-dupan sehari-hari.Sesungguhnya Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan Kitab Al-quran dan Allah merendahkan kaum yang lainnya (yang tidak mau mem-baca, mempelajari dan mengamalkan Alquran). (HR Bukhari).

Secara logika dapat kita pahami, mengapa orang-orang yang membaca dan mempelajari isi kandungan Alquran dan berusaha mengamalkannya diang-kat derajatnya oleh Allah SWT? Orang-orang yang membaca Alquran be-arti orang-orang yang selalu dekat dengan Allah, bahkan membaca Alquran merupakan bercakap-cakap dengan Allah SWT.

Ketiga, mendapatkan ketenangan jiwa atau hati yang sangat luar biasa, di mana setiap ayat Alquran yang dibacanya akan mendatangkan ketenangan dan ketentraman bagi para pembacanya. Sebagaimana diterangkan dalam surah Al-Isra [17] ayat 82, Alquran diturunkan Allah SWT untuk menjadi obat segala macam penyakit kejiwaan. Sehingga para pembaca Alquran, bahkan orang yang mendengarkan bacaannya men-dapat pula ketenangan jiwa.

Keempat, mendapatkan syafaat (pertolongan) pada hari Kiamat. Hal ini di jelaskan pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Muslim. Bacalah Alquran oleh kamu sekalian, karena bacaan Alquran yang dibaca ketika hidup di dunia ini, akan menjadi syafaat/penolong bagi para pembaca nya di hari Kiamat nanti.

Maka perbanyaklah membaca Alquran ketika nafas masih menyertai kita dan denyut jantung masih bergerak, karena bacaan Alquran akan menjadi syafaat/penolong bagi para pembacanya di hari Kiamat nanti, dikala manu-sia banyak yang sengsara dan menderita.

Kelima, akan terbebas dari aduan Rasulullah SAW pada hari Kiamat nanti, di mana ada beberapa manusia yang diadukan Rasulullah SAW pada hari Kiamat dihadapan Allah SWT.

Jadi, perbanyaklah membaca Alquran, luang waktu sisa-sisa kehidupan yang Allah berikan untuk memperdalam ajarannya. Jangan disia-siakan, karena Alquran akan mengantarkan kemudahan kita ketika menghadap Allah SWT (sakaratul maut).

Keutamaan Membaca AlQuran

Keutamaan Al-Quran yang terbesar adalah Al Quran merupakan kalam Allah Swt. Al-Quran adalah kitab yang diturunkan dengan penuh berkah. Al-Quran memberikan petunjuk manusia kepada jalan yang lurus. Tidak ada keburukan di dalamnya, oleh karena itu sebaik-baik manusia adalah mereka yang mempelajari Al-Quran dan menga-jarkannya. Rasulullah SAW bersabda, Sebaik-baik orang diantara kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkan-nya. (HR. Bukhori).

Al-Quran diturunkan untuk dibaca oleh setiap orang muslim, direnungkan dan dipahami makna, perintah dan larangannya, kemudian diamalkan. Sehingga ia akan menjadi hujjah baginya di hadapan Tuhannya dan pemberi syafaat baginya pada hari Kiamat.Allah telah menjamin bagi siapa yang membaca Al-Quran dan mengamalkan isi kandungannya tidak akan tersesat di dunia dan tidak celaka di akhirat, dengan firmanNya: . Barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. (Thaha:123)

Rasulullah Saw bersabda, Sebaik-baik kamu adalah orang yg mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya. (HR. Bukhari)

Rasulullah Saw selalu membaca Al-Quran. Beliau juga suka mendengarkan bacaan dari sahabatnya, khususnya sahabat Ibnu Masud. Beliau berlinang air matanya bila membaca dan mendengarkan bacaan Al-Quran, seperti yang dikisahkan dalam sebuah hadist dari Ibnu Masud:

Suatu ketika Rasulullah Saw meminta Ibnu Masud untuk membacakan Al-Quran. Ibnu Masud berkata: Ya Rasulullah, bagaimanakah saya mem-bacakan untuk-mu, padahal Al-Quran diturunkan kepadamu?. Dijawab nabi Saw: Saya ingin mendengar dari orang lain. Ibnu Masud berkata, Maka saya baca-kan surat An Nisa hingga sampai pada ayat Fa kaifa idzaa jina min kulli ummatin bisyahidin wajina bika ala haulai syahiida (Bagaimanakah jika Kami telah mendatangkan untuk setiap um-mat saksinya dan Kami jadikan engkau sebagai saksi atas semua ummat itu). Nabi bersabda, Cukuplah sampai di sini. Saya menoleh melihat nabi SAW sedang bercucuran air mata. {HR. Bukhari dan Muslim}.

Sahabat Rasulullah Saw juga selalu membaca Al-Quran. Ketika mereka me nemukan ayat yang berkaitan dengan azab Allah, mereka membacanya ber-ulang-ulang hingga berlinang air mata. Abu Bakar ra, jika beliau menjadi imam ketika sholat, maka akan terdengar isakan tangis beliau. Suatu ketika seorang sahabat ingin ke pasar mendapati Asma binti Abu Bakar membaca salah satu ayat diulang-ulang sambil menangis. Ketika sahabat tersebut kem bali dari pasar, ia masih membaca ayat yang sama sambil menangis. Itulah sikap Rasulullah Saw dan para sahabatnya ketika membaca Al-Quran. Kita sebagai ummat dan sebagai generasi penerusnya berusaha untuk bersikap seperti yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw dan para sahabatnya ketika membaca Al-Quran.

Berikut beberapa Keutamaan membaca Al Quran Menurut Beberapa Ayat Suci Sl Quran dan Hadits Shahih :

1. Firman Allah Swt: Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. (An-Nahl: 89)2. Firman Allah Swt: Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menun-juki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (Al-Maidah: 15-16).3. Firman Allah Swt: Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi ouang-orang yang beriman. (Yunus: 57).4. Sabda Rasulullah Saw: Bacalah Al-Quran, karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafa at bagi pembacanya. (HR. Muslim dari Abu Umamah).5. Dari An-Nawwas bin Saman ra. katanya: Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda: Didatangkan pada hari Kiamat Al-Quran dan para pem bacanya yang mereka itu dahulu mengamal kannya di dunia, dengan di dahului oleh surat Al Baqarah dan Ali Imran yang membela pembaca kedua surat ini. (HR, Muslim).6. Dari Utsman bin Affan ra, katanya: Rasulullah Saw bersabda: Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkan nya. (HR. Al-Bukhari)7. Dari Ibnu Masud ra, katanya: Rasulullah Saw bersabda: Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf; tetapi alif satu huruf; lam satu huruf dan mim satu huruf. (HR. At-Tirmidzi, katanya: hadits hasan shahih).8. Dari Abdullah bin Amr bin Al Ash ra, bahwa Nabi Saw bersabda: Dikatakan kepada pembaca Al-Quran: Bacalah, naiklah dan bacalah dengan pelan sebagaimana yang telah kamu lakukan di dunia, karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang kamu baca. (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi dengan mengatakan: hadits hasan shahih).9. Dari Aisyah ra, katanya: Nabi Saw bersabda: Orang yang mem-baca Al-Quran dengan mahir adalah bersama para malaikat yang mulia lagi taat, sedangkan orang yang membaca Al-Quran dengan tergagap dan susah membacanya baginya dua pahala. (Hadits Muttafaq Alaih). Dua pahala, yakni pahala membaca dan pahala susah payahnya.10. Dari Ibnu Umar ra, Nabi Saw bersabda: Tidak boleh hasad (iri) kecuali dalam dua perkara, yaitu: orang yang dikaruniai Allah Al-Quran lalu diamalkannya pada waktu malam dan siang, dan orang yang dikaruniai Allah harta lalu diinfakkannya pada waktu malam dan siang. (Hadits Muttafaq Alaih). Yang dimaksud hasad di sini yaitu mengharapkan seperti apa yang dimiliki orang lain. (Lihat kitab Riyadhus Shaalihiin, hlm. 467-469).11. Rasulullah Saw bersabda, Sesungguhnya Allah mempunyai 2 ahli di antara manusia. Sahabat bertanya, Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?. Beliau menjawab, Ahli Al-Quran adalah ahli Allah, dan orang-Nya khusus. (HR Ahmad dan Ibnu Majah).12. Dalam hadist yang lain, Rasulullah SAW bersabda: Dikatakan kepada orang yang berteman dengan Al-Quran, Bacalah dan bacalah sekali lagi serta bacalah dengan tartil, seperti yang di-lakukan di dunia, kare-na manzilah-mu terletak di akhir ayat yang engkau baca. (HR Tirmidzi)13. Rasulullah Saw bersabda, Sesungguhnya Al-Quran bertemu pembaca nya pada hari kiamat saat kuburannya dikuak, dalam rupa seorang laki laki yang pucat. Dia (Al-Qura) bertanya, apakah engkau mengenal-ku? Dia menjawab, aku tidak mengenalmu!. Al-Quran berkata, Aku adalah temanmu, Al-Quran, yang membuatmu kehausan pada siang hari yang panas dan membuatmu terjaga pada malam hari. Sesungguhnya pedagang itu mengharapkan hasil dagangannya, dan se-sungguhnya pada hari ini aku adalah milikmu dari hasil seluruh per-daganganmu, lalu dia memberikan hak milik orang itu Al-Quran den