hr maintenance

Click here to load reader

Post on 27-Jun-2015

321 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

TUGAS MATA KULIAHSEMINAR

Nama NPM

: Ghani Patriadi : 6109100028

PASCA SARJANA MAGISTER MANAJEMEN STIE KUSUMA NEGARA JAKARTA 2010

DAFTAR ISI DAFTAR ISI .............................................................................................................................. 1 I. PENDAHULUAN .............................................................................................................. 3 A.Latar Belakang Masalah ................................................................................................. 3 B.Ruang Lingkup ............................................................................................................... 5 C.Tujuan dan Manfaat Penulisan ....................................................................................... 5 D.Metode Penulisan ........................................................................................................... 5 II. LANDASAN TEORI ......................................................................................................... 6 A.Manajemen SDM............................................................................................................ 6 B.Pengertian Pemeliharaan SDM ....................................................................................... 8 C.Asas-asas Pemeliharaan SDM ........................................................................................ 9 D.Tujuan Pemeliharaan SDM .......................................................................................... 10 E.Metode Pemeliharaan SDM .......................................................................................... 10 III. PEMBAHASAN .............................................................................................................. 19 IV. PENUTUP ........................................................................................................................ 22 A.Kesimpulan ................................................................................................................... 22 B.Saran ............................................................................................................................. 22 DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................................. 24

I. A.

PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, menciptakan struktur baru,

yaitu struktur global. Struktur tersebut akan mengakibatkan semua bangsa di dunia termasuk Indonesia, mau tidak mau akan terlibat dalam suatu tatanan global yang cenderung sama, pola hubungan dan pergaulan yang sama khususnya dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, masyarakat dunia khususnya masyarakat Indonesia terus berubah sejalan dengan perkembangan teknologi, dari masyarakat pertanian ke masyarakat industri dan berlanjut ke masyarakat pasca industri yang serba teknologis. Pencapaian tujuan dalam bidang politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan cenderung akan semakin ditentukan oleh penguasaan teknologi dan informasi, akan tetapi kualitas sumber daya manusia (SDM) masih tetap yang utama. Sumberdaya manusia yang dimiliki perusahaan diyakini sebagai salah satu aset utama yang dapat digunakan sebagai modal dalam pencapaian keunggulan bersaing tersebut (Dessler, 2000 : 243). SDM merupakan salah satu faktor kunci dalam persaingan global, yakni bagaimana menciptakan SDM yang berkualitas dan memiliki keterampilan serta berdaya saing tinggi dalam persaingan global yang selama ini kita abaikan. Globalisasi yang sudah pasti dihadapi oleh bangsa Indonesia menuntut adanya efisiensi dan daya saing dalam dunia usaha. Michael E Porter (1994: 12) menegaskan pentingnya SDM dalam jumlah (kuantitas) yang cukup dan penguasaan pengetahuan dan teknologi yang berkualitas, merupakan salah satu faktor pendorong untuk jadi yang terunggul. Masalah sumberdaya manusia ini adalah persoalan seluruh bangsa dan negara Indonesia. Semua perusahaan yang bergerak di dunia bisnis, mempunyai tingkat kebutuhan yang sama di bidang sumberdaya manusia. Namun, pada kenyataannya menurut catatan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Depdiknas (Siti Khoiriyah, 2010) sebagian besar angkatan kerja (53%) tidak berpendidikan. Mereka yang berpendidikan dasar sebanyak 34%, berpendidikan menengah 11%, dan yang berpendidikan tinggi (universitas) hanya 2%. Masalah SDM inilah yang menyebabkan proses pembangunan yang berjalan selama ini kurang didukung oleh produktivitas tenaga kerja yang memadai. Kondisi tersebut harus menjadi dasar pemikiran perusahaan untuk memperoleh loyalitas dan bahkan mempertahankan SDM yang memiliki kualitas kerja. Seringkali turunnya loyalitas dan sikap kerja itu dikarenakan oleh upah yang mereka terima tidak sesuai dengan

pekerjaannya, tidak cocoknya dengan gaya perilaku pemimpin, lingkungan kerja yang buruk dan sebagainya. Adapun sumber ketidakpuasan bisa bersifat material dan non material yang bersifat material antara lain: rendahnya upah yang diterima, fasilitas minimum. Sedangkan yang non material antara lain: penghargaan sebagai manusia, kebutuhan-kebutuhan yang berpartisipasi dan sebagainya. Oleh karena itu, perusahaan harus dapat mengetahui dan memahami benar apa yang menjadi hak-hak karyawan. Selain komunikasi yang lancar antara perusahaan dengan karyawan, perhatian yang diberikan perusahaan kepada hak-hak karyawan, dapat menjaga hubungan baik perusahaan dengan karyawan. Berangkat dari kesadaraan perusahaan akan pentingnya SDM, maka sudah sepatutnya perusahaan tidak mengesampingkan seluruh aspek yang berhubungan dengan HR maintenance (pemeliharaan SDM). Pemeliharaan atau maintenance merupakan tanggung jawab setiap pimpinan atau manajemen perusahaan. Pemeliharaan SDM yang disertai dengan ganjaran (reward system) akan berpengaruh terhadap jalannya organisasi. Tujuan utama dari pemeliharaan adalah untuk membuat individu yang ada dalam organisasi betah dan bertahan, serta dapat berperan secara optimal. SDM yang tidak terpelihara dan merasa tidak memperoleh ganjaran atau imbalan yang wajar, dapat mendorong pekerja tersebut keluar dari organisasi atau bekerja tidak optimal. Pemeliharaan SDM menurut Hasibuan (2000:176), adalah usaha mempertahankan dan atau meningkatkan kondisi fisik, mental, dan sikap karyawan, agar mereka tetap loyal dan bekerja produktif untuk menunjang tercapainya tujuan perusahaan. Pemeliharaan SDM pada dasarnya untuk memperhatikan dan mempertimbangkan secara seksama hakikat manusianya. Manusia memiliki persamaan disamping perbedaan, manusia mempunyai kepribadian, mempunyai rasa, karya, karsa dan cipta. Manusia mempunyai kepentingan, kebutuhan, Hal-hal

keinginan, kehendak dan kemampuan, dan manusia juga mempunyai harga diri.

tersebut di atas harus menjadi perhatian pimpinan dalam manajemen SDM. Pemeliharaan SDM perlu diimbangi dengan sistem ganjaran (reward system), baik yang berupa finansial, seperti gaji, tunjangan, maupun yang bersifat material seperti; fasilitas kendaraan, perubahan, pengobatan, dll dan juga berupa immaterial seperti ; kesempatan untuk pendidikan dan pelatihan, dan lain-lain. Pemeliharaan dengan sistem ganjaran ini diharapkan dapat membawa pengaruh terhadap tingkat prestasi dan produktifas kerja.

B.

Ruang Lingkup Ruang lingkup pembahasan mengenai Pemeliharaan SDM (HR Maintenance) dalam

makalah ini adalah sebagai berikut :

C.

Tujuan dan Manfaat Penulisan Tujuan dan manfaat penulisan makalah berjudul HR Maintenance Sebagai Salah Satu

Kunci Keberhasilan Perusahaan di Era Persaingan Global ini adalah : 1. Mempelajari mengenai apa yang dimaksud dengan HR Maintenance. 2. Mengetahu fungsi HR Maintenance di dalam keberhasilan sebuah perusahaan pada era persaingan global saat ini.

D.

Metode Penulisan Metode penulisan yang digunakan adalah metode studi pustaka.

II. A.

LANDASAN TEORI Manajemen SDM Membahas mengenai pemeliharaan SDM tidak mungkin terlepas dari ilmu manajemen

SDM, karena pemeliharaan SDM merupakan salah satu fungsi operasional dari manajemen SDM yang harus dijalankan guna mencapai maksud dan tujuan perusahaan. Simamora (2003:4) mengungkapkan bahwa manajemen sumber daya manusia (human resources management) adalah pendayagunaan, pengembangan, penilaian, pemberian balas jasa, dan pengelolaan individu anggota organisasi atau kelompok karyawan manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karir, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan, dan hubungan ketenagakerjaan yang baik. Manajemen adalah fungsi yang berhubungan dengan mewujudkan tertentu melalui kegiatan orang-orang. Hal ini berarti bahwa sumber daya manusia berperan penting dan dominan dalam manajemen. Manajemen memegang peranan penting dalam perusahaan. Maju tidaknya suatu perusahaan tergantung kepada manajemen yang ditetapkan pada perusahaan tersebut. Fungsi-fungsi manajemen pada perusahaan adalah segala sesuatu yang harus dijalankan guna mencapai maksud dan tujuan perusahaan. Menurut Hasibuan (2000; 22), Fungsi-fungsi manajemen dibedakan atas fungsi manajerial dan fungsi operasional. 1. Fungsi manajerial terdiri dari : a. Planning (perencanaan) berarti menetapkan terlebih dahulu apa yang akan dilakukan dan merupakan fungsi terpenting diantara semua fungsi manajemen. b. Organizing (pengorganisasian) dapat dikatakan sebagai proses penciptaan hubungan antara berbagai fungsi, personalia, dan faktor-faktor fisik agar semua pekerjaan yang dilakukan dapat bermanfaat serta terarah pada satu tujuan. Mengorganisasikan berarti membagi pekerjaan diantara para individu dan kelompok serta mengkoordinasikan aktifitas mereka, agar setiap individu dapat mengetahui secara jelas apa yang menjadi tugas sehingga mereka dapat beker