hasil revisi pedoman ppg

Download Hasil Revisi Pedoman Ppg

Post on 04-Jul-2015

219 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PEDOMAN PELAKSANAANPRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN

MATEMATIKA

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

2010

PEDOMAN PELAKSANAAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN MATEMATIKA

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS BENGKULU 2010

DAFTAR ISI DAFTAR ISI .............................................................................................................................. 1 c. Tugas dan Tanggung Jawab Peserta ............................................................................. 8 INSTRUMEN PENILAIAN PENAMPILAN PERSONAL DAN SOSIALError! Bookmark not defined. LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN GURU................................................................... 19 FO1 ................................................................................................................................... 14 FO2 ................................................................................................................................... 15 FO3 ................................................................................................................................... 17 FO4 ................................................................................................................................... 18 FO5 ..................................................................................... Error! Bookmark not defined. F06...................................................................................... Error! Bookmark not defined. F07...................................................................................... Error! Bookmark not defined. F8 ..................................................................................................................................... 22 F9 ..................................................................................................................................... 23

1

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada hakikatnya merupakan program pendidikan profesi yang bertujuan untuk membentuk kemampuan guru secara profesional. Guru profesional adalah guru yang memiliki kompetensi dan mampu bertugas serta memberikan layanan ahli yang mengacu pada standar kompetensi pendidik, seperti yang dinyatakan dalam PP 19 Tahun 2005 Pasal 28, UU Guru dan Dosen Nomor 14 Tahun 2005, serta Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007. Kompetensi guru dimaksud meliputi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Guru yang profesional wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. |Kualifikasi akademik guru adalah lulusan Strata 1 (S1) Kependidikan dan Non-kependidikan. Tugas utama guru profesional adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan matematika jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan menengah. Untuk menjadi guru yang profesional memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu, yang diperoleh melalui pendidikan profesi guru. Program PPG adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 kependidikan dan S1/D4 non kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik profesional. Program PPG dicapai melalui kegiatan pengemasan materi bidang studi untuk pembelajaran yang mendidik, dan pemantapan program pengalaman lapangan (PPL). Melalui pemantapan PPL PPG peserta dipersiapkan untuk memantapkan penguasaan berbagai

kompetensi yang harus dimiliki guru profesional. Dengan demikian, pelaksanaan PPL PPG perlu dilakukan dengan menerapkan prinsip berkelanjutan, terstruktur, dan relevan, sehingga program ini dapat menjadi wahana bagi peserta PPG untuk memperoleh kelayakan kompetensi sebagai guru yang profesional.

2

B.

Landasan Hukum 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen 3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan 4. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru 5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru 6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2009 tentang Program Pendidikan Profesi Guru Pra-Jabatan. 7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 Tahun 2010 tentang Program Pendidikan Profesi Guru Bagi Guru Dalam Jabatan. 8. Naskah Akademik Program PPG Pra-Jabatan 9. Panduan Penyelenggaraan Program PPG

C.

Tujuan Tujuan umum penyelenggaraan program PPL adalah agar peserta menjadi pendidik

profesional yang memiliki seperangkat pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dapat menunjang tercapainya penguasaan kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional secara utuh. Tujuan di atas dijabarkan sebagai berikut. 1. Melakukan pemantapan kemampuan profesional guru. 2. Mendemonstrasikan kompetensi dalam merencanakan, melaksanakan, dan menilai hasil pembelajaran. 3. Melakukan perbaikan pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik. 4. Mendalami karakteristik peserta didik dalam rangka memotivasi belajarnya. 5. Mengidentifikasi permasalahan pembelajaran di kelas dan mengatasi permasalahan pembelajaran tersebut secara individu maupun kelompok. 6. Menerapkan pembelajaran inovatif yang bertolak dari suatu permasalahan pembelajaran. 7. Menindaklanjuti hasil penilaian dengan melakukan pembimbingan dan pelatihan peserta didik. 8. Melakukan penelitian dan mengembangkan profesionalitas 3

BAB II PELAKSANAAN A. Sistem, Prosedur, dan Kegiatan PPL 1. Sistem PPL menerapkan pendekatan supervisi klinis dan tindakan reflektif dalam bentuk siklus dengan prinsip berkelanjutan, terstruktur, dan relevan dengan perangkat RPP. Penempatan peserta PPL di sekolah mitra dikoordinasikan oleh unit pelaksana PPL LPTK penyelenggara.

2. Prosedur dan Kegiatan Prosedur dan kegiatan PPL dapat dilakukan dengan salah satu dari dua alternatif, yaitu: pola blok dan nonblok. Prosedur dan kegiatan PPL PPG untuk peserta yang berasal dari S1 bidang ilmu dan S1 Kependidikan bidang ilmu dalam bentuk siklus dengan pola nonblok yang dilaksanakan sebagai berikut.

Kampus

Sekolah

......n .....n PPL RPP 4 WS RPP 4 PPL RPP 3 WS RPP 3 PPL RPP 2 WS RPP 2 PPL RPP 1 WS RPP 1

4

Pelaksanaan PPL dengan pola nonblok seperti bagan di atas dijabarkan sebagai berikut. a. Observasi dan orientasi di sekolah mitra. b. Workshop RPP mata pelajaran di kampus c. Praktik mengajar RPP di sekolah d. Refleksi Praktik Mengajar RPP e. Kegiatan b, c dan d berulang untuk RPP selanjutnya f. Ujian praktik mengajar dilaksanakan sebanyak tiga kali meliputi 3

rumpun/kelompok bidang mata pelajaran dan diberi kesempatan ujian ulang satu kali jika tidak lulus. Kegiatan PPL peserta lulusan S1 dilaksanakan dalam satu semester dengan sistem paruh waktu. Rangkaian pelaksanaan workshop SSP dan PPL PPG untuk peserta yang berasal dari S1 kependidikan dengan pola blok dapat digambarkan sebagai berikut.

PPL

Satu semester WORKSHOP SSP

Prosedur dan kegiatan PPL dengan sistem blok dilaksanakan satu semester pada semester kedua tahun akademik PPG sesudah semester pertama mereka menyelesaikan workshop SSP yang menghasilkan perangkat RPP sesuai dengan kalender akademik sekolah mitra. Rangkaian pelaksanaan workshop SSP dan PPL PPG untuk peserta yang berasal dari S1 Kependidikan dan non kependidikan dengan pola blok dapat digambarkan sebagai berikut. 5

PPL SEMESTER II

WORKSHOP SSP SEMESTER I

Pelaksanaan PPL dengan pola blok dan nonblok dilaksanakan dengan kegiatan sebagai berikut. a. Observasi dan orientasi di sekolah mitra. b. Praktik mengajar terbimbing c. Praktik mengajar mandiri. d. Ujian praktik mengajar dilaksanakan sebanyak tiga kali di kelas 1, 2 dan 3 pada masing-masing rumpun mata pelajaran , dan diberi kesempatan ujian ulang satu kali jika tidak lulus.

B.

Pembimbingan 1. Persyaratan, Tugas, dan Tanggung Jawab Dosen pembimbing a. Persyaratan Dosen pembmbing 1) Dosen tetap yang memiliki kualifikasi akademik minimal Strata 2 (S2) yang relevan (minimal salah satu jenjang pendidikannya bidang Kependidikan atau telah mengikuti pelatihan kependidikan misalnya (PEKERTI, AA, PPL, dbs). 2) Diutamakan yang telah lulus program sertifikasi dosen. 3) Telah mengikuti pelatihan dosen pembimbing PPL PPG yang dilaksanakan oleh LPTK penyelenggara PPG. 4) Memliki masa kerja sekurang-kurangnya 5 tahun (di LPTK) dengan jabatan fungsional Lektor. 6

5) Memiliki komitmen yang tinggi diwujudkan dengan menandatangani pernyataan kesediaan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pembimbing. b. Tugas dan Tanggung Jawab Dosen pembimbing 1) Membimbing dan menilai peserta bidang studi yang mendidik PPL PPG, baik ketika workshop pembelajaran (Subject Specifict Pedagogy), kegiatan peer

teaching/micro teaching, maupun ketika pelaksanaan PPL di sekolah mitra. 2) Bertanggungjawab terhadap semua aktivitas akademik peserta selama masa PPL PPG 3) Membimbing peserta PPL PPG dengan jumlah peserta yang dibimbing paling banyak 3 orang. Penentuan jumlah dosen pembmbing diatur oleh Unit PPL LPTK penyelenggara berkoordinasi dengan jurusan dan/atau program studi. 4) Menghadiri kegiatan workshop, peer teaching/micro teaching dan PPL PPG minimal 80% . 2. Persyaratan, Tugas dan Tanggung Jawab Guru Pamong a. Persyaratan Guru Pamong 1) Guru tetap yang memegang kelas dan memiliki kualifikasi akademik minimal Strata 1 (S1) Kependidikan yang relevan. 2) Diutamakan yang