Format Kisi-kisi 2010

Download Format Kisi-kisi 2010

Post on 17-Jul-2015

223 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>KISI-KISI SOALNama Sekolah Mata Pelajartan Kelas / SemesterNO STANDAR KOMPETENSI</p> <p>: MA USB Batam : KIMIA : XI / 1 (Ganjil )MATERI PEMBELAJARAN BAHAN KLS SEM INDIKATOR SOAL BENTUK I SOAL NO. SOAL</p> <p>Kurikulum Alokasi Waktu</p> <p>: KTSP : 120 Menit</p> <p>SOAL</p> <p>KUN CI</p> <p>KET</p> <p>1.</p> <p>Memahami struktur atom dan meramalkan sifat-sifat periodik unsur,struktur molekul dan sifat-sifat senyawa.</p> <p>Teori atom Bohr dan teori atom mekanika kuantum</p> <p>2/ I</p> <p>Siswa dapat menyebutkan penemu teori atom mekanika kuantum Siswa dapat menjelaskan tentang orbital</p> <p>PG</p> <p>1.</p> <p>2.</p> <p>Bilangan kuantum dan bentuk orbital</p> <p>Siswa dapat menentukan bilangan kuantum yang mana yang mengemukaka n</p> <p>3.</p> <p>Teori atom mekanika gelombang dikemukakan oleh a) Niels Bohr b) Werner Heisenberg c) Max Plank d) Erwin Schrodinger e) Louis de Broglie Pernyataan yang tepat untuk orbital adalah a) Kemampuan electron untuk bergerak mengelilingi inti b) Lintasan electron dalam mengelilingi inti c) Daerah dalam ruang disekitar inti atom,tempat peluang ditemukannya electron paling kecil d) Daerah dalam ruang disekitar inti atom,tempat peluang ditemukannya electron paling besar e) Orbital electron tiap kulit Diketahui empat bilangan kuantum utama sebagai berikut 1) Bilangan kuantum utama (n) 2) Bilangan kuantum Azimut (l) 3) Bilangan kuantum magnetic (m) 4) Bilangan kuantum spin (s) Kedudukan suatu orbital dalam suatu atom dikemukakan oleh bilangan kuantum</p> <p>A</p> <p>C1</p> <p>D</p> <p>C1</p> <p>E</p> <p>C2</p> <p>Tentang kedudukan suatu orbital dalam suatu atom</p> <p>a) b) c) d) e) 4.</p> <p>1 , 2, dan 3 1 , dan 3 2 dan 4 4 saja 1, 2, 3, dan 4 B C3</p> <p>Siswa dapat menentukan keempat bilangan kuantum suatu elektron pada sub kulit tertentu Siawa dapat menentukan jumlah elektron berdasarkan data subkulit</p> <p>Berikut adalah deret bilangan kuantum yang menyatakan kedudukan electron pada sub kulit 3d a) (n) = 3,(l) =3, (m) = 0, (s) = -1/2 b) (n) = 3,(l) =2, (m) = +1, (s) = -1/2 c) (n) = 3,(l) =1, (m) = +2, (s) = +1/2 d) (n) = 3,(l) =1, (m) = -2, (s) = -1/2 e) (n) = 3,(l) =0, (m) = -1, (s) = -1/2 Jumlah maksimum electron yang dapat berada pada subkulit 4d adalah a) 6 b) 10 c) 14 d) 18 e) 32 Electron terakhir dari atom X mempunyai harga n = 3, l = 2, m = +2, dan s = -1/2,maka nomor atom X adalah a) 16 b) 19 c) 21 d) 25 e) 30</p> <p>5.</p> <p>B</p> <p>C2</p> <p>Siswa dapat menghitung nomor atom suatu unsur berdasarkan data bilangan kuantum</p> <p>6.</p> <p>E</p> <p>C3</p> <p>Siswa dapat menuliskan konfigurasi elektron unsur dengan nomor atom tertentu</p> <p>7.</p> <p>Konfigurasi electron unsure yang bernomor atom 24 adalah</p> <p>B</p> <p>C2</p> <p>a) b) c) d) e)8.</p> <p>1S 2S 2P 3S 3P 4S 4P 1S2 2S2 2P6 3S2 3P6 3d5 1S2 2S2 2P6 3S2 3P6 4S1</p> <p>2</p> <p>2</p> <p>6</p> <p>2</p> <p>6</p> <p>2</p> <p>3</p> <p>1S2 2S2 2P6 3S2 3P6 4S1 4d5</p> <p>1S2 2S2 2P6 3S2 3P6 4d2 4P1</p> <p>Siswa dapat menentukan letak golongan dan peride unsur berdasarkan data konfigurasi elektron</p> <p>Konfigurasi electron 25X =1S2 2S2 2P6 3S2 3P6 4S2 3d5,,unsure tersebut terletak pada golongan dan periode a) I A dan 4 b) I B dan 4 c) VI A dan 4 d) VI B dan 4 e) VII B dan 4</p> <p>E</p> <p>C3</p> <p>Bentuk molekul</p> <p>Siswa dapat menghitung banyaknya pasangan elektron bebas pada atom pusat dalam suatu senyawa Siswa dapat meramalkan bentuk molekul suatu senyawa berdasarkan data elektron valensi atom</p> <p>9.</p> <p>Unsure 15P bersenyawa dengan 17Cl membentuk PCl3 .banyaknya pasangan elektron bebas pada atom pusat dalam senyawa PCl3 adalah a) 0 b) 1 c) 2 d) 3 e) 4 Bentuk molekul SF6,jika diketahui elektron valensi S = 6 adalah a) Tetrahedron b) Bidang empat c) Bipiramida trigonal d) Planar bentuk T</p> <p>B</p> <p>C3</p> <p>E 10.</p> <p>C3</p> <p>Siswa dapat menentukan bentuk hibridisasi molekul tertentu,</p> <p>11.</p> <p>Bentuk hibridisasi molekul CH4,jika jumlah elektron atom C = 6 dan H = 1 adalah a) sp</p> <p>C</p> <p>C3</p> <p>Gaya antar molekul</p> <p>Siswa dapat menyelidiki kekuatan gaya antar molekul pada molekul tertentu</p> <p>12.</p> <p>sp3 d2 Molekul-molekul berikut ini dapat membentuk gaya antar molekul.gaya antar molekul yang paling kuat adalah a) HF dan HCl b) HF dan HI</p> <p>b) c) d) e)</p> <p>sp2 sp3 sp3 d A C2</p> <p>c) HCl dan Cl2 d) HCl dan H2 e) H2 dan Cl213. Titik didih H2 O lebih besar dari pada titik didih H2 S.Hal ini disebabkan antarmolekul air membentuk ikatan a) Oksigen b) Hydrogen c) Polar d) Ion e) Kovalen Kedalam tabung reaksi dicampurkan Kristal NH4 Cl dan Kristal Ba(OH) 2 8H2 O, kemudian campuran diaduk.Setelah terjadi reaksi,ternyata tabung terasa dingin jika dipegang.Reaksi ini digolongkan a) Endoterm dan energy kalor berpindah dari system ke lingkungan b) Endoterm dan energy kalor berpindah dari lingkungan ke system c) Endoterm dan energy kalor tidak berpindah B C2</p> <p>Siswa dapat mendeskripsik an ikatan hydrogen antara dua senyawa yang berbeda unsur penyusunnya Memahami perubahan energi dalam reaksi kimia dan cara pengukurannya</p> <p>Hukum kekekalan energi</p> <p>Siswa dapat menyimpulkan jenis reaksi kimia yang terjadi pada suatu reaksi yang diberikan</p> <p>14.</p> <p>B</p> <p>C2</p> <p>Perubahan entalpi</p> <p>Siswa dapat menyelidiki jenis entalpi pada reaksi kimia yang diberikan</p> <p>15.</p> <p>Reaksi eksoterm dan endoterm</p> <p>Diketahui reaksi berikut C3 H6 (g) + 5 O2 (g) 3CO2 (g) + 4 H2 O (g) Perubahan entalpi dari reaksi diatas disebut a) Entalpi pembentukan CO2 b) Entalpi penguraian C3 H8 c) Entalpi pembentukan H2 O d) Entalpi pelarutan C3 H8 e) Entalpi pembakaran C3 H8 Untuk menguraikan 1 mol CaCO3 menjadi CaO dan CO2 diperlukan 178 Kj.Diagram tingkat energy yang sesuai dengan data tersebut adalah</p> <p>E</p> <p>C3</p> <p>Siswa dapat mengkorelasik an data entalpi penguraian dengan grafik yang diberikan</p> <p>16.</p> <p>C</p> <p>C4</p> <p>a) E</p> <p>CaCO3 H = - 178 kJ CaO + CO2</p> <p>b) E</p> <p>CaO + CO2 H = +178 kJ CaCO3</p> <p>c) E</p> <p>CaCO3 H = +178 kJ CaO + CO2</p> <p>d) E</p> <p>CaO + CO2 H = + 178 kJ CaO + CO2</p> <p>Perubahan entalpi</p> <p>Siswa dapat menentukan entalpi pembentukan suatu senyawa berdasarkan data</p> <p>17.</p> <p>Entalpi pembentukan AgNO3 = -23 kkal/mol.Pernyataan ini dapat ditulis sebagai a) Ag+ (aq) + NO3 (aq) AgNO3 (s) H = -23 kkal b) 2Ag(s) + N2(g) + 3O2(g) 2AgNO3(s) H = -23 kkal c) Ag2 O(s) + N2 O(g) 2AgNO3(s) H = -23 kkal d) 2Ag(s) + N2(g) +3 O2(g) 2AgNO3 (s) H = -46 kkal e) Ag2 O (s) + N2 O5 (g) 2AgNO3(s) H = +46 kkal Apabila 50 ml larutan NaOH 1 M direaksikan dengan 50 ml larutan HCl 1 M didalam calorimeter menunjukkan kenaikan suhu sebesar 6,5 0C.Jika kalor jenis = 4,18 j/g oC dan massa jenis larutan = 1 gram/ml,maka H untuk reaksi tersebut adalah a) +27,17 kj b) -27,17 kj c) +2,717 kj d) -2,717 kj e) +0,2717 kj Bunyi hukum Hess,untuk menghitung H reaksi adalah a) Perubahan entalpi suatu reaksi tergantung pada jalannya reaksi b) Perubahan entalpi suatu reaksi tidak tergantung pada keadaan awal dan akhir c) Perubahan entalpi suatu reaksi tidak tergantung pada jalannya reaksi tetapi tergantung pada keadaan awal dan akhir d) Perubahan entalpi suatu reaksi tergantung pada keadaan awal dan akhir e) Perubahan entalpi suatu reaksi tidak tergantung pada jalannya reaksi tetapi tergantung pada keadaan awal dan akhir</p> <p>D</p> <p>C2</p> <p>Kalorimeter</p> <p>Siswa dapat menerapkan rumus calorimeter berdasarkan data yang diberikan</p> <p>18.</p> <p>D</p> <p>C3</p> <p>Hukum Hess</p> <p>Siswa dapat menyebutkan bunyi hukum Hess</p> <p>19.</p> <p>E</p> <p>C1</p> <p>Siswa dapat mengenalisis diagram yang diberikan</p> <p>20.</p> <p>Siswa dapat menerapkan hukum Hess d alam menentukan entalpi suatu reaksi kimia</p> <p>21.</p> <p>Energi ikatan ratarata</p> <p>Siswa dapat menjelaskan energy ikatan rata-rata</p> <p>22.</p> <p>Perhatikan diagram berikut 2S + 3O2 H=-790kj 2SO3 H= -593kj 2SO2 + O2 H= x Dari diagram tersebut diatas, harga X adalah a) 197 k j b) +197 kj c) 1.383 kj d) + 1.383 kj e) 1.970 kj Diketahui : C +2S CS2 H = +27,55kkal C + O2 CO2 H = -94,05 kkal S + O2 SO2 H = -70,90 kkal 0 Hc dari CS2 + 3O2 CO2 + 2SO2 adalah a) +263,4 kkal/mol b) +208,3 kkal/mol c) +26,34 kkal/mol d) -208,3 kkal/mol e) -263,4 kkal/mol Energy ikatan rata-rata adalah a) Energy yang diperlukan untuk memutuskan salah satu ikatan dalam senyawa dalam wujud gas b) Energy ikatan yang diperlukan untuk memutuskan ikatan 1 mol senyawa dalam wujud gas menjadi atomatomnya dalam wujud gas c) Energy rata-rata untuk memutuskan ikatan d) Energy yang diperlukan untuk memutuskan setiap ikatan</p> <p>B</p> <p>C3</p> <p>E</p> <p>C3</p> <p>B</p> <p>C1</p> <p>e) Energy yang diperlukan untuk memutuskan semuaikatan dalam senyawa 23.</p> <p>Jika energi ikatan rata-rata dari : - C= C = 146 kkal/mol - C-C = 83 kkal/mol</p> <p>Siswa dapat menentukan perubahan entalpi berdasarkan data harga energy ikatan</p> <p>- C - H = 99 kkal/ mol - H-Cl = 103 kkal/mol - C - Cl = 79 kkal/mol Maka perubahan entalpi pada adisi etena dengan asam klorida menurut persamaan : H2C = CH2 + HCl CH3 CH2 Cl adalah sebesar.............. a. -510 kkal b. -72,8 kkal c. -12 kkal d. 12 kkal e. 510 kkal24. Sebanyak 45 gram C6 H12 O6 dilarutkan dalam air hingga volumenya menjadi 250 ml.Jika Ar H = 1, C = 12, dan O = 16 maka molaritas larutan tersebut adalah a) 0,1 M b) 0,25 M c) 0,5 M d) 1 M e) 2 M Massa NaCl (Ar Na = 23 dan Cl = 35,5 ) yang terkandung dalam 200cm 3 larutan NaCl 0,1 M adalah a) 1,17 gram b) 5,85 gram c) 11,70 gram d) 17,55 gram e) 33,40 gram Pengertian laju reaksi yang kurang tepat untuk reaksi: A+B C adalah a) Penambahan konsentrasi C tiap satuan waktu b) Penambahan konsentrasi A dan B tiap satuan waktu c) Pengurangan konsentrasi A tiap satuan waktu d) Pengurangan konsentrasi B tiap satuan waktu e) Pengurangan konsentrasi A dan B tiap satuan waktu Hal berikut dapat dilakukan untuk mempercepat reaksi</p> <p>C</p> <p>C3</p> <p>3.</p> <p>Memahami kinetika reaksi,kesetimb angan kimia dan faktor-faktor yang mempengaruhin ya,serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri</p> <p>Konsentrasi larutan</p> <p>Siswa dapat menghitung konsentrasi suatu larutan berdasarkan data</p> <p>D</p> <p>C3</p> <p>Siswa dapat menghitung massa zat dalam suatu larutan</p> <p>25.</p> <p>A</p> <p>C3</p> <p>Laju reaksi</p> <p>Siswa dapat menjelaskan pengertian laju reaksi</p> <p>26.</p> <p>B</p> <p>C1</p> <p>Siswa dapat</p> <p>mengidentifika si hal-hal yang dapat mempercepat laju reaksi</p> <p>27.</p> <p>,kecuali a) Memperkecil konsentrasi pereaksi b) Menambah mol pereaksi c) Memperluas permukaan bidang sentuh d) Menaikkan suhu reaksi e) Menambah katalis Dari reaksi C + D E,diperoleh data sebagai berikut [C]M [D]M V [ M.dt-1] 0,1 0,1 1 0,2 0,1 2 0,1 0,2 4 Dari data tersebut harga k adalah a) 105 b) 104 c) 103 d) 102 e) 10</p> <p>A</p> <p>C1</p> <p>Siswa dapat menyatakan tetapan laju reaksi yang tepat berdasarkan tahap-tahap reaksi</p> <p>28.</p> <p>C</p> <p>C3</p> <p>Factor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi</p> <p>Siswa dapat mendeskripsik an pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi</p> <p>29.</p> <p>Semakin tinggi konsentrasi zat-zat pereaksi,semakin cepat reaksi berlangsung.Karena semakin tinggi konsentrasi a) Semakin rendah energy pengaktifan reaksi b) Semakin besar energy yang dihasilkan partikel c) Semakin cepat gerakan antar partikel d) Makin pendek jarak antarpartikel e) Semakin banyak kemungkinan partikel bertabrakan</p> <p>B</p> <p>C2</p> <p>Siswa dapat mendeskripsik an pengaruh luas bidang sentuh terhadap laju reaksi</p> <p>30.</p> <p>Kesetimbangan kimia</p> <p>Siswa dapat menjelaskan reaksi kesetimbanga n</p> <p>31.</p> <p>C Data hasil percobaan untuk reaksi A + B zat hasil adalah sebagai berikut. No Bentuk Zat A Konsentrasi Suhu 0C Waktu(det) [B] M 1. Serbuk 0,1 25 200 2. Larutan 0,1 25 300 3. Kepingan 0,1 25 300 4. Larutan 0,2 25 150 5. Larutan 0,1 35 150 Pada percobaan 1 dan 3 laju reaksi dipengaruhi oleh faktor... a) konsentrasi b) suhu c) luas permukaan d) katalis e) jenis zat Suatu reaksi mencapai kesetimbangan apabila... A a) laju reaksi pada kedua arah sama besar b) reaksi telah berhenti c) salah satu pereaksi telah habis d) massa zat hasil reaksi sama dengan massa zat pereaksi e) jumlah mol zat-zat pereaksi dan hasil sama Pada reaksi N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g), jika jumlah gas N2 ditambah,maka... a) reaksi kesetimbangan bergeser kearah N2 dan H2 b) reaksi kesetimbangan bergeser kearah NH3 c) reaksi kesetimbangan tetap B</p> <p>C2</p> <p>C1</p> <p>32. Siswa dapat mendeskripsik an pergeseran kesetimbanga n</p> <p>C2</p> <p>Mengetahui Kepala MA USB</p> <p>Batam, November 2010 Guru Mata Pelajaran</p> <p>Mulyanto,S.Ag. NIP.19770725 2005011006</p> <p>Rosmawati, S. Pd</p> <p>KISI-KISI SOALNama Sekolah : MA USB Batam Mata Pelajartan : KIMIA Kelas / Semester : X / 1 (Ganjil ) No Standar kompetensi Materi pembelajaran 1. Memahami struktur atom berdasarkan teori atom Bohr, sifat-sifat unsur,massa atom relatif,dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari keteraturannya,melalui pemahaman konfigurasi elektron Perkembangan teori atom Kurikulum Alokasi Waktu Tahun Bentuk No soal soal objektif 1. : KTSP : 120 Menit : 2011/2012 soal</p> <p>Bahan kelas / smtr X/1</p> <p>Indikator soal Siswa mengetahui perkembangan teori atom</p> <p>kunci B</p> <p>ket C1</p> <p>Reaksi kimia merupakan pemisahan, penggabungan atau penyusunan kembali atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Teori ini dikemukakan olah a. Thomson b. Dalton c. Niels Bohr d. Rutherford e. Max Planck Kelemahan model atom Rutehrford adalah a. Tidak dapat menerangkan alasan electron tidak jatuh kedalam inti b. Atom merupakan bola berongga yang terdiri atas proton c. Electron bergerak mengitari inti dengan menyerap energy d. Tidak dapat menggambarkan letak dan lintasan electron e. Jarak electron dengan inti terlalu jauh sehingga tidak ada gaya grafitasi</p> <p>Siswa mengetahui kelemahan dari salah satu teori atom</p> <p>2.</p> <p>A</p> <p>C1</p> <p>Siswa mengetahui partikel penyususn inti</p> <p>3.</p> <p>Siswa dapat menentukan jumlah proton,elektron dan neutron suatu unsur berdasarkan notasi unsur</p> <p>4.</p> <p>Siswa dapat menentukan nomor suatu unsur atom berdasarkan data</p> <p>5.</p> <p>Siswa dapat menentukan jumlah maksimum yang boleh ditempati elektron pada setiap kulit elektron</p> <p>6.</p> <p>Siswa dapat menuliskan konfigurasi elektron suatu unsur</p> <p>7.</p> <p>Partikel penyusun inti atom adalah a. Proton b. Neutron c. Neutron dan electron d. Proton dan neutron e. Proton, electron dan neutron Atom unsur aluminium dengan notasi 27Al13 terdiri dari a. 13 proton, 14 elektron, 27 neuton b. 13 proton, 13 elektron, 27 netron c. 13 proton, 13 elektron, 14 nutron d. 14 ptoron, 14 elektron, 13 neutron e. 27 proton, 27 elektron, 14 neutron Diketahui ion X3+ mempunyai 10 elektron dan 14 neutron. Nomor atom X adalah a. 7 b. 10 c. 13 d. 14 e. 27 Jumlah elektron maksimum yang terdapat pada kulit M yaitu a. 32 b. 18 c. 10 d. 8 e. 2 Konfigurasi yang tepat untuk unsure bernomor atom 38 yaitu a. 2 8 18 8 2 b. 2 8 18 10 c. 2 8 18 9 1 d. 2 8 8 18 2</p> <p>D</p> <p>C1</p> <p>C</p> <p>C2</p> <p>C</p> <p>C3</p> <p>A</p> <p>C2</p> <p>A</p> <p>C3</p> <p>Siswa dapat menunjukkan elektron valensi suatu unsur</p> <p>8.</p> <p>Siswa dapat menunjukkan elektron valensi suatu unsur</p> <p>9.</p> <p>e. 2 8 18 2 8 Diantara unsur berikut yang memiliki elektron valensi terbanyak adalah a. 5P b. 7Q c. 9R d. 11S e. 15T Diantara unsur-unsur: 20A, 16B, 14C, 10D, 6E, pasangan unsure yang memiliki elektron valensi sama adalah a. A dan C b. A dan D c. B dan C d. B dan E e. C dan E Dari unsur-unsur dibawah ini : 40 A20, 12B6, 16C8, 24D12, 15E7 Pasangan unsur yang mempunyai jumlah kulit sama adalah a. A dan B b. A dan D c. B dan C d. C dan D e. D dan E Kelompok atom yang merupakan isotop...</p>