fisika (ptk)

Download Fisika (PTK)

Post on 25-Nov-2015

240 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • MODUL

    PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU

    (PLPG)

    Workshop Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

    FISIKA

    Oleh :

    Dwi Teguh Rahardjo, S.Si, M.Si

    Drs. Supurwoko, M.Si

    PANITIA SERTIFIKASI GURU RAYON 113

    UNIVERSITAS SEBELAS MARET

    SURAKARTA

    2011

  • ii

    KATA PENGANTAR

    Puji dan syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT., atas rahmat dan karunia yang

    telah dilimpahkan kepada penulis, sehingga penyusunan modul ini dapat terlaksana dengan

    baik. Penulisan modul ini dapat terlaksana dengan baik berkat kerja keras penulis dan

    partisipasi dari berbagai pihak. Berkenaan dengan itu, penulis ingin mengucapkan terimakasih

    kepada:

    1. Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta yang sekaligus selaku Ketua Rayon Panitia Sertifikasi Guru Rayon 113 yang telah mempercayakan penulisan materi ini.

    2. Dekan FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta yang sekaligus selaku Wakil Ketua Panitia Sertifikasi Guru Rayon 113 yang telah mempercayakan penulisan materi ini.

    3. Rekan-rekan Panitia Sertifikasi Guru atas kebersamaannya sehingga dalam waktu singkat mampu menyiapkan berbagai hal berkenaan dengan penyiapan PLPG,

    khususnya penulisan modul.

    4. Semua pihak yang telah memberikan berbagai jenis bantuan

    Semoga segala bantuan dan pengorbanan yang telah diberikan menjadi amal baik dan

    dilimpahi rahmat oleh Allah SWT. Akhirnya, semoga modul ini dapat memberikan manfaat

    pada kita, khususnya bagi peserta pendidikan dan Latihan Profesi Guru dalam meningkatkan

    kompetensinya.

  • iii

    DAFTAR ISI

    HALAMAN JUDUL ................................................................................................ i

    KATA PENGANTAR ............................................................................................. ii

    DAFTAR ISI ......................................................................................................... iii

    BAB I VALIDITAS PENELITIAN TINDAKAN KELAS .................................... 1

    BAB II SISTEMATIKA PROPOSAL PTK .......................................................... 11

    BAB III CONTOH PENELITIAN TINDAKAN KELAS .................................... 24

    BAB IV BERLATIH MENYUSUN PROPOSAL PTK ....................................... 43

    BAB V RAMBU-RAMBU PENYUSUNAN LAPORAN PTK ........................... 46

    LAMPIRAN - LAMPIRAN .................................................................................. 50

  • 1

    BAB I

    VALIDITAS PENELITIAN TINDAKAN KELAS

    A. Pendahuluan

    Saudara adalah guru yang punya banyak pengalaman, baik manis maupun pahit dalam

    mengajar. Saudara pasti menginginkan siswayang selalu berhasil meraih prestasi terbaik. Namun,

    mungkin keinginan Saudara yang mulia tersebut lebih sering tidak tercapai karena berbagai alasan.

    Misalnya, mungkin Saudara sering menemukan siswa-siswa tidak bersemangat, kurang termotivasi,

    kurang percaya diri, kurang disiplin, Saudara sudah melakukan upaya untuk mengatasinya, tetapi

    mungkin hasilnya masih jauh dari yang Saudara inginkan.

    Mengapa tidak mencoba mengatasinya lewat suatu kegiatan penelitian tindakan? mungkin

    Saudara ingat pengalaman pahit ketika dulu meneliti untuk skripsi, karena harus mengembangkan

    instrumen yang berkali-kali direvisi atas saran dosen pembimbing, harus minta ijin ke sana ke sini,

    harus terjun ke lapangan menemui responden, kecewa karena angket tidak semua dikembalikan, harus

    menganalisis data dan tersandung masalah statistik, Singkatnya, kegiatan penelitian tidak mudah

    karena pertanggung jawaban teoretisnya cukup berat.

    Mengapa penelitian tindakan tidak sulit ? Karena jenis penelitian tindakan memang berbeda

    dengan jenis penelitian lain. Kalau jenis penelitian lain layaknya dilakukan oleh para ilmuwan di

    kampus atau lembaga penelitian, penelitian tindakan layaknya dilakukan oleh para praktisi, termasuk

    saudara sebagai guru. Kalau jenis penelitian lainnya untuk mengembangkan teori, penelitian tindakan

    ditujukan untuk meningkatkan praktik lapangan. Jadi penelitian tindakan adalah jenis penelitian yang

    cocok untuk para praktisi, termasuk guru.

    Persyaratan penelitian tindaan kelas (PTK) merupakan kegiatan tindakan perbaikan digarap

    secara sistemik untuk meningkatkan yang sudah ada bukan teoritik tetapi berpijak pada kondisi yang

    ada. PTK yang dilakukanan guru saat PLPG, harus memperlihatkan sebagai upaya untuk peningkatan

    mutu professional guru, sehingga bermakna sebagai bentuk untuk meningkatkan mutu pelayanan

    kegiatan belajar mengajar (KBM) pada siswa, jadi subjeknya harus siswa. Serta harus dilakukan

    sendiri oleh guru, bukan minta bantuan orang atau pihak lain.

    Ciri-Ciri Penelitian Tindakan Kelas (PTK) :

    a) Merupakan kegiatan yang dirancang guru untuk meningkatkan mutu Kegiatan Belajar Mengajar.

    b) Terjadi minimum dua siklus sebagai eksperimen berkesinambungan.

    c) Siswa diberi pedoman yang jelas agar dapat mengikuti tahapan tiap siklus sehingga ada unjuk kerja

    siswa sesuai pedoman tertulis yang diberikan oleh guru.

    d) Ada penelusuran terhadap proses, dengan pedoman pengamatan.

    e) Ada evaluasi terhadap hasil dengan instrumen yang relevan.

    f) Keberhasilan tindakan dilakukan dalam bentuk refleksi, melibatkan siswa yang dikenai tindakan

  • 2

    g) Hasil refleksi harus terlihat dalam perencanaan siklus berikutnya

    h) Bukan tindakan untuk materi tetapi mencobakan cara, pendekatan atau metode

    i) Jika menyebut topik, harus yang sifatnya luas, berulang

    Prinsip perencanaan harus SMART, sebagai akronim dari : Specific-Managable-Acceptable-

    Realistic-Time-bound, khusus, dapat di-laksanakan, dapat diterima, terdukung sumber daya, ada

    batasan waktu.

    B. Definisi PTK

    Penelitian tindakan merupakan intervensi praktik dunia nyata yang ditujukan untuk

    meningkatkan situasi praktis. Penelitian tindakan yang dilakukan oleh guru ditujukan untuk

    meningkatkan situasi pem-belajaran yang menjadi tanggung jawabnya, maka disebut penelitian

    tindakan kelas atau PTK.

    Apakah kegiatan penelitian tindakan kelas (PTK) tidak akan mengganggu proses

    pembelajaran? Ttidak, karena justru PTK dilakukan dalam proses pembelajaran yang alami di kelas

    sesuai dengan jadwal.

    Apakah penelitian tindakan kelas (PTK) bersifat situasional, kontekstual, berskala kecil,

    terlokalisasi, dan secara langsung gayut atau relevan dengan situasi nyata dalam dunia kerja? Benar.

    Apakah subyek dalam PTK termasuk murid-murid Saudara? Benar.

    Apakah boleh bekerja sama dengan guru lain untuk menjaga kualitas PTK ? Benar. Saudara

    dapat melibatkan guru lain yang mengajar bidang pelajaran yang sama, yang akan berfungsi sebagai

    kolaborator Saudara.

    Karena situasi kelas sangat dinamis maka peneliti dituntut untuk adaptif dan fleksibel agar

    kegiatan PTK selaras dengan situasi yang ada, tetapi tetap mampu menjaga agar proses mengarah pada

    tercapainya perbaikan. Sehingga dituntut komitmen untuk berpartisipasi dan kerdijasama dari semua

    orang yang terlibat, yang mampu melakukan evaluasi diri secara berkesinambungan sehingga

    betapapun kecilnya perbaikan demi perbaikan dapat diraih. Tindakan dilaksanakan secara terencana,

    hasilnya direkam dan dianalisis dari waktu ke waktu sebagai dasar kebijakan dalam melakukan

    modifikasi.

    C. Syarat Keberhasilan PTK

    Agar hasil penelitian tindakan kelas berhasil maka , tim peneliti ialah saudara dan kolaborator

    serta murid-murid harus

    1. Komitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan komitmen yang terwujud dalam

    keterlibatan mereka dalam seluruh kegiatan PTK secara proporsional. Keterlibatan akan mungkin

    terwujud jika ada peran dan maksud yang jelas dalam melakukan intervensi tindakan.

    2. Bertanggung jawab pada peningkatan yang akan dicapai.

  • 3

    3. Bertindak berdasarkan pada pengetahun, baik pengetahu an secara konseptual dari tinjauan

    pustaka teoretis, maupun pengetahuan secara teknis prosedural, yang diperoleh lewat refleksi kritis

    dan di-padukan dengan pengalaman orang lain dari tinjauan pustaka hasil penelitian tindakan,

    berdasarkan nilai yang diyakini kebenarannya. Refleksi kritis dapat dilakukan dengan baik jika

    didukung oleh keterbukaan dan kejujuran terhadap diri sendiri, khususnya kejujuran mengakui

    kelemahan dan atau kekurangan diri.

    4. Tindakan perbaikan dilakukan atas dasar komitmen kuat dan keyakinan bahwa situasi dapat

    diubah ke arah perbaikan.

    5. Penelitian tindakan melibatkan pengajuan pertanyaan agar dapat melakukan perubahan melalui

    tindakan yang disadari dalam konteks yang ada dengan seluruh kerumitannya.

    6. Secara sistematik agar mengetahui dengan mudah arah dan jenis perbaikan, yang semuanya

    berkenaan dengan pemahaman yang lebih baik terkadap praktik dan pemahaman tentang kriteria

    sebagai ukuran perbaikan..

    7. Perlu dibuat deskripsi otentik objektif bukan penjelasan tentang tindakan yang dilaksanakan dalam

    riwayat faktual, perekaman video and audio, riwayat subjektif yang diambil dari buku harian dan

    refleksi dan observasi pribadi, dan riwayat fiksional.

    8. Perlu memberi penjelasan tentang tindakan berdasarkan deskripsi autentik yang mencakup

    a) Identifikasi makna yang mungkin diperoleh melalui wawasan teoretik yang relevan, pengaitan

    dengan penelitian lain misal didukung atau ditolak lewat tinjauan pustaka.