File download

Download File download

Post on 11-Jul-2015

477 views

Category:

Documents

10 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<ul><li><p>UANG KULIAH TUNGGAL </p><p>Kementerian Pendidikan dan kebudayaan </p><p>27 Mei 2013 </p><p>Bahan Konferensi Pers </p><p>PERMENDIKBUD No. 55 Tahun 2013, Tanggal: 23 Mei 2013 </p></li><li><p>Daftar Isi </p><p>1 </p><p>2 </p><p>AMANAH UU No. 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI </p><p>RUMUS PERHITUNGAN BOPTN, BKT, dan UKT </p><p>2 </p><p>3 PENGARUH BOPTN PADA UKT </p><p>4 KESIMPULAN </p></li><li><p>1 </p><p>AMANAH UU No. 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI </p><p>Terkait Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri, Biaya Kuliah Tunggal, dan Uang Kuliah Tunggal </p><p>3 </p></li><li><p>Pasal 88 </p><p>(1) Pemerintah menetapkan standar satuan biaya operasional Pendidikan Tinggi secara periodik dengan mempertimbangkan: a. capaian Standar Nasional Pendidikan Tinggi; b. jenis Program Studi; dan c. indeks kemahalan wilayah. </p><p>(2) Standar satuan biaya operasional Pendidikan Tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menjadi dasar untuk mengalokasikan anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk PTN. </p><p>(3) Standar satuan biaya operasional sebagaimana dimaksud pada ayat (2) digunakan sebagai dasar oleh PTN untuk menetapkan biaya yang ditanggung oleh Mahasiswa. </p><p>(4) Biaya yang ditanggung oleh Mahasiswa sebagaimana maksud pada ayat (3) harus disesuaikan dengan kemampuan ekonomi Mahasiswa, orang tua Mahasiswa, atau pihak lain yang membiayainya. </p><p>(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai standar satuan biaya operasional Pendidikan Tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dalam Peraturan Menteri. 4 </p><p>Dasar Penyusunan Biaya Kuliah Tunggal </p><p>Dasar Penyusunan Uang Kuliah Tunggal </p><p>Dasar Penyusunan Permen </p></li><li><p>Dasar Penyusunan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri </p><p>Pasal 98 </p><p>(1) ... (2) ... (3) ... (4) ... (5) Pemerintah mengalokasikan dana bantuan </p><p>operasional PTN dari anggaran fungsi Pendidikan. (6) Pemerintah mengalokasikan paling sedikit 30% (tiga </p><p>puluh persen) dari dana sebagaimana dimaksud pada ayat (5) untuk dana Penelitian di PTN dan PTS. </p><p>(7) ... </p><p>5 </p></li><li><p>2 </p><p>RUMUS PERHITUNGAN </p><p>Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Biaya Kuliah Tunggal, dan Uang Kuliah Tunggal </p><p>6 </p></li><li><p>PRINSIP DASAR PEMBIAYAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI </p><p>7 </p><p>Penetapan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Biaya Kuliah Tunggal (BKT) , dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) menggunakan prinsip dasar sebagai berikut: .......uang kuliah yang ditanggung oleh mahasiswa diusahakan semakin lama semakin kecil dengan memperhatikan masyarakat yang tidak mampu (afirmasi), subsidi silang (yang kaya mensubsidi yang miskin), dan pengendalian biaya yang tepat......... Untuk menjamin keakuratannya, maka setiap tahun kebijakan penetapan BOPTN, BKT, dan UKT akan dievaluasi dan diperbaiki disesuaikan dengan kondisi terkini </p></li><li><p>RUMUS PERHITUNGAN ALOKASI BOPTN TAHUN 2013 </p><p>TOTAL ALOKASI BOPTN </p><p>+ </p><p>+ </p><p>2 (PENDAPATAN KERJASAMA) + </p><p>PENDAPATAN S1 REG/DIPLOMA + </p><p>PENDAPATAN SPP LAIN-LAIN </p><p>ALOKASI DASAR [ % BIDIK MISI + 20 % ATAU 30 %* ] </p><p>PERGURUAN TINGGI NEGERI YANG </p><p>BARU/KECIL DIBERI TAMBAHAN ALOKASI BOPTN UNTUK LEBIH </p><p>MEMBERDAYAKAN </p><p>*) TERGANTUNG PADA JUMLAH PROGRAM STUDI YANG TERAKREDITASI 8 </p></li><li><p>CONTOH ALOKASI BOPTN TAHUN 2013 </p><p>1 UNIVERSITAS INDONESIA 226,790,370,292 </p><p>2 UNIVERSITAS TERBUKA 100,000,000,000 </p><p>3 UNIVERSITAS GADJAH MADA 170,137,806,596 </p><p>4 INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 176,875,631,564 </p><p>5 UNIVERSITAS PADJADJARAN 84,620,066,251 </p><p>6 UNIVERSITAS BRAWIJAYA 133,058,366,778 </p><p>7 UNIVERSITAS DIPONEGORO 54,251,744,121 </p><p>8 UNIVERSITAS AIRLANGGA 59,443,478,291 </p><p>9 INSTITUT PERTANIAN BOGOR 105,176,345,152 </p><p>10 UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 47,037,313,134 </p><p>11 UNIVERSITAS SRIWIJAYA 59,142,197,232 </p><p>12 UNIVERSITAS HASANUDDIN 61,596,173,222 </p><p>13 UNIVERSITAS NEGERI MALANG 56,942,258,562 </p><p>14 INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH </p><p>NOVEMBER</p><p>60,819,505,039 </p><p>15 UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 33,210,121,329 </p><p>16 UNIVERSITAS UDAYANA 31,302,668,755 </p><p>17 UNIVERSITAS SEBELAS MARET 42,202,751,403 </p><p>18 UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA 45,638,591,053 </p><p>19 UNIVERSITAS RIAU 31,032,302,050 </p><p>20 UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 32,163,822,120 </p><p>21 UNIVERSITAS NEGERI PADANG 24,757,089,448 </p><p>22 UNIVERSITAS ANDALAS 25,308,782,653 </p><p>23 UNIVERSITAS SYIAH KUALA 24,650,701,648 </p><p>24 UNIVERSITAS MULAWARMAN 25,182,813,684 </p><p>25 UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 25,900,739,669 </p><p>26 UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 27,422,861,560 </p><p>27 UNIVERSITAS JEMBER 25,459,561,727 </p><p>28 UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN 16,197,814,517 </p><p>NO NAMA SATKER TOTAL ALOKASI BOPTN 2013</p><p>9 </p></li><li><p>BOPTN PERGURUAN TINGGI (BESAR/KAYA DAN KECIL/BARU) </p><p>0%10%20%30%40%50%60%70%80%90%100%110%120%130%140%150%160%170%180%190%200%</p><p> - 100 200 300 400 500 600 700 800 900</p><p> 1,000 1,100 1,200 1,300</p><p>Bill</p><p>ion</p><p>s </p><p>BOPTN 2013 PNBP 2013 PROSEN</p><p>AFIRMATIF </p><p>Surplus BOPTN </p><p>Biaya Kuliah Tunggal (BKT) </p><p>BOPTN UKT </p><p>PROSENTASE BOPTN THD PNBP </p><p>10 </p></li><li><p>OC STANDAR SATUAN BOPT PRODI </p><p>IOC DOC STANDAR SATUAN BOPT PRODI </p><p>SPP+DLL SS-BOPT PRODI </p><p>(SS-BOPT PRODI) - RUTIN BIAYA KULIAH TUNGGAL PRODI (BKT) </p><p>UKT BOPTN </p><p>MODEL BIAYA KULIAH TUNGGAL (BKT) </p><p>NOC OC Unit Cost ABC per PRODI </p><p>DULU </p><p>RUTIN PEMERINTAH MASYARAKAT </p><p>SPP+DLL SS-BOPT PRODI </p><p>SEKARANG </p><p>RUTIN PEMERINTAH MASYARAKAT </p><p>BOPTN </p><p>BIAYA KULIAH TUNGGAL PRODI (BKT) UKT BOPTN 11 </p><p>NOC = Non-Operating Cost OC = Operating Cost DOC = Direct Operating Cost IOC = Indirect Operating Cost </p></li><li><p>RUMUS PERHITUNGAN BIAYA KULIAH TUNGGAL (BKT) </p><p>Keterangan: C= Rp 5,08 JT = BIAYA KULIAH TUNGGAL BASIS yang dihitung dari data yang ada di PTN K1 = indeks jenis program studi K2 = Indek mutu PT K3 = Indek kemahalan </p><p>BIAYA KULIAH TUNGGAL = f (K1, K2, K3) </p><p>= C x K1 x K2 x K3 </p><p>= 5,08 JT x K1 x K2 x K3 </p><p>12 </p></li><li><p>INDEK JENIS PROGRAM STUDI (K1) </p><p>GROUP DESCRIPTION OP. COST/SEM. * COST WEIGHT HEFCE WEIGHT </p><p> KEDOKTERAN KLINIK 21,206,668 4.18 4.00 </p><p>A SARJANA KEDOKTERAN 9,413,841 1.85 </p><p>B ENGINEERING AND TECHNOLOGY 8,961,490 1.76 1.70 </p><p>C SCIENCE 6,492,523 1.28 1.30 </p><p>D OTHERS 5,077,601 1.00 1.00 </p><p>F ART 7,754,329 1.53 (jml mhs kecil) </p><p>GP EDUCATION NON ENG 4,112,252 0.81 </p><p>GS EDUCATION ENG 4,224,367 0.83 </p><p>NOTE KEDOKTERAN KLINIK (3 SEM) 63,620,003 </p><p> SARJANA KEDOKTERAN (7 SEM) 65,896,885 </p><p> DOKTER PER SEMESTER 12,951,689 2.55 </p><p>PC POLYTECHNIC (COMMERCE) 4,173,602 0.82 </p><p>PE POLYTECHNIC (ENGINEERING) 5,122,756 1.01 </p><p>Hasil Perhitungan Berdasarkan Data di Perguruan Tinggi *per mahasiswa per semester </p><p>13 </p></li><li><p>INDEK MUTU PENDIDIKAN TINGGI (K2) </p><p>NILAI K2 PERGURUAN TINGGI </p><p>1,5 ITB </p><p>1,2 </p><p>UI </p><p>UGM </p><p>IPB </p><p>1 Perguruan Tinggi lainnya </p><p>14 </p><p>No. PERGURUAN TINGGI BKT1 INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 18,381,644.79</p><p>2 UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 4,951,954.68</p><p>3 UNIVERSITAS LAMPUNG 4,692,477.64</p><p>4 INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER 4,586,967.33</p><p>5 UNIVERSITAS TANJUNGPURA 8,814,445.35</p><p>6 UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN 2,259,599.32</p><p>7 UNIVERSITAS INDONESIA 11,039,200.50</p><p>8 UNIVERSITAS NEGERI MALANG 3,567,318.33</p><p>9 UNIVERSITAS TADULAKO 3,922,773.75</p><p>10 UNIVERSITAS GADJAH MADA 10,946,796.90</p><p>11 UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA 2,688,950.44</p><p>12 UNIVERSITAS BENGKULU 3,866,410.02</p><p>13 UNIVERSITAS NEGERI PADANG 8,253,744.51</p><p>PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO (PER MHSW PER SEMESTER)No. PERGURUAN TINGGI BKT</p><p>1 INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 18,556,002.66</p><p>2 UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 5,677,988.51</p><p>3 POLITEKNIK NEGERI BALI 4,021,283.40</p><p>4 UNIVERSITAS LAMPUNG 8,002,287.90</p><p>5 UNIVERSITAS LAMPUNG 4,711,086.26</p><p>6 INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER 6,274,157.76</p><p>7 UNIVERSITAS INDONESIA 11,039,200.50</p><p>8 UNIVERSITAS NEGERI MALANG 2,628,062.94</p><p>9 UNIVERSITAS TADULAKO 4,797,639.81</p><p>10 UNIVERSITAS GADJAH MADA 11,817,578.55</p><p>11 UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA 4,422,103.09</p><p>12 UNIVERSITAS BENGKULU 2,115,226.51</p><p>13 POLITEKNIK NEGERI MANADO 2,488,973.87</p><p>14 POLITEKNIK NEGERI MEDAN 5,706,111.33</p><p>15 POLITEKNIK NEGERI PADANG 3,501,637.11</p><p>PROGRAM STUDI TEKNIK MESIN (PER MHSW PER SEMESTER) </p><p>Indek K2 dicari dengan jalan membandingkan data riil biaya operasional program studi dari berbagai PTN. Dari pembandingan yang dilakukan tampak bahwa PTN-PTN tertentu mengelompok membentuk klaster yang ternyata juga mengindikasikan mutu PTN tersebut. Dibawah ini adalah contoh hasil pembandingan program studi teknik mesin dan teknik elektro. </p></li><li><p>NILAI K3 WILAYAH 1 WILAYAH 1 </p><p>1,1 WILAYAH 2 </p><p>1,3 WILAYAH 3 </p><p>INDEK KEMAHALAN (K3) </p><p>15 </p></li><li><p>CONTOH HASIL PERHITUNGAN BIAYA KULIAH TUNGGAL </p><p>NAMA FAKULTAS PROGRAM STUDI JENJANG BIAYA KULIAH </p><p>TUNGGAL EKONOMI AKUNTANSI S1 6,093,121 ILMU EKONOMI S1 6,093,121 ILMU EKONOMI ISLAM S1 6,093,121 MANAJEMEN S1 6,093,121 KEDOKTERAN PENDIDIKAN DOKTER S1 15,232,803 KEDOKTERAN GIGI PENDIDIKAN DOKTER GIGI S1 15,232,803 KESEHATAN MASYARAKAT KESEHATAN MASYARAKAT S1 10,723,893 STUDI GIZI S1 10,723,893 MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM </p><p>BIOLOGI S1 7,799,195 </p><p> FARMASI S1 15,232,803 TEKNIK ARSITEKTUR S1 10,723,893 ARSITEKTUR INTERIOR S1 10,723,893 TEKNIK ELEKTRO S1 10,723,893 TEKNIK INDUSTRI S1 10,723,893 TEKNIK KIMIA S1 10,723,893 TEKNIK KOMPUTER S1 10,723,893 TEKNIK LINGKUNGAN S1 10,723,893 TEKNIK MESIN S1 10,723,893 TEKNIK METALURGI DAN MATERIAL S1 10,723,893 TEKNIK PERKAPALAN S1 10,723,893 TEKNIK SIPIL S1 10,723,893 TEKNOLOGI BIOPROSES S1 10,723,893 </p><p>UNIVERSITAS INDONESIA </p><p>16 </p></li><li><p>CONTOH HASIL PERHITUNGAN BIAYA KULIAH TUNGGAL </p><p>INSTITUT PERTANIAN BOGOR </p><p>NAMA FAKULTAS PROGRAM STUDI JENJANG BIAYA KULIAH </p><p>TUNGGAL </p><p>EKOLOGI MANUSIA GIZI MASYARAKAT S1 10,723,000 </p><p>EKOLOGI MANUSIA (TIDAK TERMASUK PRODI GIZI MASYARAKAT) </p><p>- S1 6,093,000 </p><p>EKONOMI DAN MANAJEMEN - S1 6,093,000 </p><p>KEDOKTERAN HEWAN - S1 6,093,000 </p><p>KEHUTANAN - S1 6,093,000 </p><p>MATEMATIKAN DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM - S1 7,799,000 </p><p>PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN - S1 6,093,000 </p><p>PERTANIAN - S1 6,093,000 </p><p>PETERNAKAN - S1 6,093,000 </p><p>TEKNOLOGI PERTANIAN - S1 6,093,000 </p><p>17 </p></li><li><p>(SS-BOPT PRODI) - RUTIN BIAYA KULIAH TUNGGAL PRODI (BKT) </p><p>UKT BOPTN </p><p>Biaya Kuliah Tunggal (BKT) </p><p>BOPTN UKT </p><p>UKT mahasiswa kaya </p><p>UKT mahasiswa miskin </p><p>UKT MAHASISWA PADA PROGRAM STUDI </p><p>UKT rata-rata </p><p>18 </p></li><li><p>3 </p><p>PENGARUH BOPTN PADA UKT </p><p>19 </p></li><li><p>BOPTN </p><p>Biaya yang dibayar mahasiswa akan mudah dikendalikan jika dikumpulkan jadi satu menjadi UKT dan </p><p>Adanya BOPTN membuat total biaya yang dibayar oleh mahasiswa akan turun (UKT) </p><p>PENGARUH BOPTN TERHADAP BIAYA PENDIDIKAN TINGGI YANG DITANGGUNG MAHASISWA </p><p>20 </p></li><li><p>NAMA FAKULTAS PROGRAM STUDI JENJANG BIAYA KULIAH </p><p>TUNGGAL </p><p>UANG KULIAH TUNGGAL </p><p> KELOMPOK I KELOMPOK II KELOMPOK III KELOMPOK IV KELOMPOK V </p><p> KEDOKTERAN PENDIDIKAN DOKTER S1 </p><p>15,232,803 </p><p>500,000 </p><p>1,000,000 7,250,000 </p><p> 10,875,000 </p><p> 14,500,000 </p><p>Fakultas Program Studi Tarif </p><p> SPP SPI SPP Lain </p><p> KEDOKTERAN PENDIDIKAN DOKTER 2,150,000 75.000.000* 900,000 * rata-rata </p><p>Rata-rata sampai selesai mahasiswa membayar Rp. 105.500.000 </p><p>Rata-rata sampai selesai mahasiswa membayar Rp. 98,625,000 Ada 5 % mahasiswa sampai selesai membayar Rp. 5,000,000 Ada 5% mahasiswa sampai selesai membayar Rp. 10,000,000 </p><p>SISTEM YANG SEKARANG </p><p>SISTEM UKT </p><p>FAKULTAS KEDOKTERAN UGM </p><p>21 </p></li><li><p>Rata-rata sampai selesai mahasiswa membayar Rp. 107.000.000 </p><p>Rata-rata sampai selesai mahasiswa membayar Rp. 30,562,500 Ada 5 % mahasiswa sampai selesai membayar Rp. 5,000,000 Ada 5% mahasiswa sampai selesai membayar Rp. 10,000,000 </p><p>SISTEM YANG SEKARANG </p><p>SISTEM UKT </p><p>NAMA FAKULTAS PROGRAM </p><p>STUDI </p><p> BIAYA KULIAH </p><p>TUNGGAL </p><p>UANG KULIAH TUNGGAL </p><p> KELOMPOK I KELOMPOK II KELOMPOK III KELOMPOK IV KELOMPOK V KELOMPOK VI </p><p>KEDOKTERAN PENDIDIKAN DOKTER </p><p> 15,232,000 </p><p> 0 - 500.000 501.000 - 1.000.000 </p><p> 1.000.001 - 2.000.000 </p><p> 2.000.001 - 3.000.000 </p><p> 3.000.001 - 4.000.000 </p><p> 4.000.001 - 7.500.000 </p><p>FAKULTAS PROGRAM STUDI TARIF </p><p>SPP SPI SPP LAIN </p><p> KEDOKTERAN PENDIDIKAN DOKTER 7,500,000 25,000,000 700,000 </p><p>FAKULTAS KEDOKTERAN UI </p><p>22 </p></li><li><p>Rata-rata sampai selesai mahasiswa membayar Rp. 46,700,000 </p><p>Rata-rata sampai selesai mahasiswa membayar Rp. 28,600,000 Ada 5 % mahasiswa sampai selesai membayar Rp. 4,000,000 Ada 5% mahasiswa sampai selesai membayar Rp. 8,000,000 </p><p>SISTEM YANG SEKARANG </p><p>SISTEM UKT </p><p>FAKULTAS PROGRAM STUDI TARIF </p><p> SPP SPI SPP LAIN </p><p>FTSP T. Sipil Angk. 2012/2013 2,500,000 7,500,000 2,400,000 </p><p>NAMA FAKULTAS PROGRAM </p><p>STUDI JENJANG </p><p> BIAYA KULIAH TUNGGAL </p><p>UANG KULIAH TUNGGAL </p><p> KELOMPOK I KELOMPOK II KELOMPOK III KELOMPOK IV KELOMPOK V KELOMPOK VI KELOMPOK VII </p><p>TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN </p><p>TEKNIK SIPIL S1 8,936,576 500,000 1,000,000 2,500,000 4,000,000 5,000,000 6,000,000 7,500,000 </p><p>FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN ITS </p><p>23 </p></li><li><p>Rata-rata sampai selesai mahasiswa membayar Rp. 45,611,000 </p><p>Rata-rata sampai selesai mahasiswa membayar Rp. 43,800,000 Ada 5 % mahasiswa sampai selesai membayar Rp. 4,000,000 Ada 5% mahasiswa sampai selesai membayar Rp. 8,000,000 </p><p>SISTEM YANG SEKARANG </p><p>SISTEM UKT </p><p>NAMA FAKULTAS PROGRAM </p><p>STUDI UANG KULIAH TUNGGAL </p><p> KELOMPOK I KELOMPOK II KELOMPOK III KELOMPOK IV KE...</p></li></ul>