Etika profesi

Download Etika profesi

Post on 20-Nov-2014

136 views

Category:

Engineering

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Etika Profesi untuk Profesional IT

TRANSCRIPT

<ul><li> 1. Nurcahyani Dewi</li></ul><p> 2. Bab I.Tinjauan Umum Etika Pengertian Etika Etika, Filsafat dan Ilmu Pengetahuan Etika, Moral dan Ilmu Pengetahuan Pelanggaran Etika dan Kaitannya Dengan Hukum Berbagai Macam Etika Yang Berkembang DiIndonesia Etika dan Teknologi : Tantangan Masa Depan Soal Latihan 3. Bab II. Etika Komputer: Tinjauan Sejarah danPerkembangan2.1. Sejarah Etika Komputer2.2. Cakupan Etika Komputer2.3. Isu-Isu Pokok Etika Komputer2.4. Soal LatihanBab III. Pekerjaan, Profesi dan Profesional3.1. Manusia dan Kebutuhannya3.2. Pekerjaan dan Profesi3.3. Profesi dan Profesional3.4. Mengukur Profesionalisme3.5. Soal Latihan 4. Bab IV. Tinjauan Profesi di Bidang TI4.1. Gambaran Umum Pekerjaan Di Bidang TI4.2. Pekerjaan di Bidang TI Sebagai Sebuah Profesi4.3. Pekerjaan di Bidang TI Standard Pemerintah RI4.4. Standardisasi Profesi TI Menurut IPKIN dan SRIGPS-SEARCC4.5. Soal Latihan/Bahan DiskusiBab V. Menimbulkan Profesionalisme Pekerja TI5.1. Perlunya Peningkatan Profesionalitas5.2. Mempersiapkan SDM TI Sejak Dini5.3. Menjadi Profesional IT Dengan Sertifikasi5.4. Berbagai Jenis Sertifikasi Berorientasi Produk5.5. Berbagai Jenis Sertifikasi Berorientasi JenisPekerjaan5.6. Soal Latihan 5. Bab VI. Peran Organisasi dan Kode Etik Dalam SebuahProfesi6.1. Pembentukan Organisasi Profesi6.2. Fungsi Pokok Organisasi Profesi6.3. Organisasi Profesi Di Bidang TI Di Indonesia6.4. Kode Etik Profesi6.5. Tanggung Jawab Moral6.6. Soal LatihanBab VII. Cyber Ethics: Tinjauan Etika Di Dunia Maya7.1. Perkembangan Internet7.2. Karakteristik Dunia Maya7.3. Pentingnya Etika Di Dunia Maya7.4. Netiket: Contoh Etika Berinternet7.5. Pelanggaran Etika Berinternet 6. Bab VIII. Tinjauan Etika Bisnis Dalam TI8.1. Cakupan Etika Bisnis8.2. Prinsip-Prinsip Etika Bisnis8.3. Bisnis Dalam Bidang TI8.4. Tantangan Umum Bisnis Di Bidang TI8.5. E-Commerce: Era Baru Bisnis TI Dan Tantangannya8.6. Model Hukum Dan Perdagangan Elektronik8.7. Soal LatihanBab IX. UU Hak Cipta dan Perlindungan Program Komputer9.1. Tinjauan Umum UU Hak Cipta9.2. Perlindungan Hak Cipta Terhadap ProgramKomputer9.3. Pendaftaran Hak Cipta9.4. Maraknya Pelanggaran Hak Cipta9.5. Upaya Mengatasi Pelanggaran Hak Cipta9.6. Soal Latihan 7. Bab X. Berbagai Jenis Lisensi dan BerkembangnyaPerangkat Lunak Bebas10.1. Berbagai Jenis Lisensi Perangkat Lunak komputer10.2. Alasan Merebaknya Pemakaian Software OpenSource10.3. Pengertian dan Filosofi Perangkat Lunak Bebas10.4. Ketentuan Hak Cipta Dalam Perangkat LunakBebas10.5. Soal LatihanBab XI. Tinjauan Regulasi Kejahatan Di Internet11.1. Pengertian Cybercrime11.2. Karakteristik Cybercrime11.3. Berbagai Jenis Cybercrime Yang Berkembang11.4. Upaya Pencegahan Cybercrime11.5. Soal Latihan 8. Kegiatan Perkuliahan &amp; Penilaian:Kuliah (absensi kehadiran: 20%)Quis, Tugas Individu &amp; Presentasi (35%)UTS (20%)UAS (25%) 9. Definisi Etika:Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia etikaadalah :Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk,tentang hak dan kewajiban moral.Kumpulan asas / nilai yang berkenaan denganakhlakNilai mengenai yang benar dan salah yang dianutmasyarakatDari asal usul kata, Etika berasal dari bahasaYunani ethos yang berarti adab/ kebiasaanyang baik.Perkembangan etika studi tentang kebiasaanmanusia berdasarkan kesepakatan, menurutruang dan waktu yangberbeda, yang menggambarkan perangaimanusia dalam kehidupan pada umumnya. 10. Untuk membuat kita lebih sensitif dan mementingkanisu-isu etika sebelum kita harus menghadapi isu-isutersebut.Caranya adalah:Dengan mempelajari kasus-kasus penting yang pernahterjadi sehingga akan mengetahui situasi apa yangdihadapi dulu kemudian kita akan mengetahui apayang harus kita lakukan jika kasus serupa terjadi lagi.Kita akan mempelajari teknik menganalisis danmenyelesaikan masalah etika ketika masalah itutimbul.Otonomi Moral: kemampuan seseorang untuk berpikirkritis dan mandiri tentang isu-isu moral danmenerapkan pemikiran moral ini pada situasi yangtimbul dalam praktek karier profesional 11. MoralSony Keraf ( 1991 ) : moralitas adalah systemtentang bagaimana kita harus hidup denganbaik sebagai manusia.Frans Magnis Suseno ( 1987 ) : etika adalahsebuah ilmu dan bukan sebuah ajaran.Moralitas menekankan, inilah cara andamelakukan sesuatuEtika lebih kepada, mengapa untukmelakukan sesuatu itu harus menggunakancara tersebut ? 12. Etika &amp; MoralSecara etimologi etika dapat disamakandengan Moral. Moral berasal dari bahasa latinmos yang berarti adapt kebiasaan.Moral lebih kepada rasa dan karsa manusiadalam melakukan segala hal di kehidupannya.Jadi Moral lebih kepada dorongan untukmentaati etika. 13. Faktor yang Mempengaruhi Pelanggaran EtikaKebutuhan individuKorupsi alasan ekonomiTidak ada pedomanArea abu-abu, sehingga tak ada panduanPerilaku dan kebiasaan individuKebiasaan yang terakumulasi tak dikoreksiLingkungan tidak etisPengaruh dari komunitasPerilaku orang yang ditiruEfek primordialisme yang kebablasan 14. Sangsi Pelanggaran EtikaSanksi SosialSkala relative kecil, dipahami sebagaikesalahan yang dapat dimaafkan.Sanksi HukumSkala besar, merugikan hak pihak lain.Hukum pidana menempati prioritas utama,diikuti oleh hokum Perdata. 15. Etika &amp; TeknologiTeknologi adalah segala sesuatu yang diciptakanmanusia untuk memudahkan pekerjaannya.Kehadiran teknologi membuat manusiakehilangan beberapa sense of human yangalami.Cara orang berkomunikasi, by email or by surat,membawa perubahan signifikan, dalam sapaan /tutur kata.Orang berzakat dengan SMS, implikasi padasilaturahmi yang tertundaEmosi ( touch ) yang semakin tumpul karenajarak dan waktu semakin bias dalam teknologiinformasi. 16. Sejarah Etika KomputerEra 1940 1950-anDiawali dengan penelitian Norbert Wiener ( Prof. dari MIT )tentang komputasi pada meriam yang mampu menembak jatuhpesawat yang melintas di atasnya (PD II ).Ramalannya tentang komputasi moderen yang padadasarnya sama dengan system jaringan syaraf yang bisamelahirkan kebaikan sekaligus malapetaka.Era 1960-anUngkapan Donn Parker : that when people entered thecomputer center, they left their ethics at the door.Dalam contoh kasus pemrosesan data, spesialis computerbisa mengetahui data apa saja secara cepat.Era 1980-anKemunculan kejahatan computer ( virus, unauthorizedlogin, etc ).Studi berkembang menjadi suatu diskusi serius tentang masalahetika computer. Lahirlah buku Computer Ethics ( Johnson,1985 ).Era 1990-an sampai sekarangImplikasi pada bisnis yang semakin meluas akibat darikejahatan computer, membuat lahirnya forum-forum yangpeduli pada masalah tersebut.( ETHICOMP by Simon Rogerson, CEPE by Jeroe van Hoven etc ). 17. Isu-Isu Pokok Etika KomputerKejahatan KomputerKejahatan yang dilakukan dengan computersebagai basis teknologinya.Virus, spam, penyadapan, carding, Denial ofServices ( DoS ) / melumpuhkan targetCyber ethicsImplikasi dari INTERNET ( InterconectionNetworking ), memungkinkan pengguna ITsemakin meluas, tak terpetakan, takteridentifikasi dalam dunia anonymouse.Diperlukan adanya aturan tak tertulisNetiket, Emoticon.E-commerceOtomatisasi bisnis dengan internet danlayanannya, mengubah bisnis proses yang telahada dari transaksi konvensional kepada yangberbasis teknologi, melahirkan implikasinegative; bermacam kejahatan, penipuan,kerugian karena ke-anonymouse-an tadi. 18. Pelanggaran HAKIMasalah pengakuan hak atas kekayaanintelektual. Pembajakan, cracking, illegalsoftware dst.Tanggung jawab profesiSebagai bentuk tanggung jawab moral, perludiciptakan ruang bagi komunitas yang akansaling menghormati. Misalnya IPKIN ( IkatanProfesi Komputer &amp; Informatika-1974 ) 19. Manusia &amp; KebutuhannyaAbdulkadir Muhammad ( 2001 )Mengklasifikasikan kebutuhan manusiasebagai berikut :Kebutuhan ekonomi ( material )Kebutuhan psikis ( non-materi )Kebutuhan biologis ( proses regenerasi )Kebutuhan pekerjaan ( kebutuhan akan statusdan derajat ) 20. Pekerjaan &amp; ProfesiThomas Aquinas seperti dikutip Sumaryono ( 1995) mengatakan bahwa wujud kerja memiliki tujuan:Pemenuhan kebutuhan hidupMengurangi tingkat pengangguran / kriminalitasMelayani sesamaProfesi merupakan bagian dari pekerjaan, namuntidak setiap pekerjaan adalah profesi.Seorang petugas staf administrasi bisa berasaldari berbagai latar ilmu, namun tidak demikianhalnya dengan Akuntan, Pengacara, Dokter yangmembutuhkan pendidikan khusus.Profesi merupakan suatu pekerjaan yangmengandalkan keterampilan dan keahlian khususyang tidak didapatkan pada pekerjaan-pekerjaansebelumnya.Profesi merupakan suatu pekerjaan yangmenuntut pengemban profesi tersebut untukterus memperbaharui keterampilannya sesuaiperkembangan ilmu pengetahuan &amp; teknologi. 21. Profesi ProfesionalBekerjalah dengan cintaJika engkau tidak dapat bekerja dengan cinta,Lebih baik engkau meninggalkannya..Dan mengambil tempat di depan pintu gerbangCandi-candi, meminta sedekah kepadamerekaYang bekerja dengan penuh suka dan cita( Kahlil Gibran ) 22. Seorang pelaku profesi harus memiliki sifat sifat berikut :Menguasai ilmu secara mendalam dibidangnyaMampu mengkonversi ilmu menjadiketerampilanMenjunjung tinggi etika dan integritas profesiProfesional adalah orang yang menjalankanprofesinya secara benar menurut nilai-nilainormal.Untuk menjadi orang yang professional,diperlukan : komitmen, tanggung jawab,kejujuran, sistematik berfikir, penguasaanmateri, menjadi bagian masyarakatprofessional. 23. Untuk dapat merumuskan mengenai ciri-ciri dankode etik yang dimiliki oleh seorangprofesionalisme bidang IT diperlukan beberapareferensi untuk mendukungnya. Diadopsi dariBuku Ajar Etika Profesi oleh R.Rizal Isnanto, ST,MM, MT, secara umum ada beberapa ciri atausifat yang selalu melekat pada profesi, yaitu :1. Adanya pengetahuan khusus, yang biasanyakeahlian dan keterampilan ini dimiliki berkatpendidikan, pelatihan dan pengalaman yangbertahun-tahun.2. Adanya kaidah dan standar moral yang sangattinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesimendasarkan kegiatannya pada kode etikprofesi.3. Mengabdi pada kepentingan masyarakat, artinyasetiap pelaksana profesi harus meletakkankepentingan pribadi di bawah kepentinganmasyarakat. 24. 4. Ada izin khusus untuk menjalankan suatuprofesi. Setiap profesi akan selalu berkaitandengan kepentingan masyarakat, dimananilai-nilai kemanusiaan berupa keselamatan,keamanan, kelangsungan hidup dansebagainya, maka untuk menjalankan suatuprofesi harus terlebih dahulu ada izin khusus.5. Kaum profesional biasanya menjadi anggotadari suatu profesi. 25. Sedangkan menurut Bagio Budiarjo dalam bukunyaKomputer dan Masyarakat ciri-ciri dari seorangprofesional adalah :1. Memiliki pengetahuan yang tinggi di bidangprofesinya2. Memiliki keterampilan yang tinggi di bidangprofesinya3. Memiliki pengetahuan yang luas tentang manusiadan masyarakat, budaya, seni, sejarah dankomunikasi4. Tanggap terhadap masalah klien, faham terhadapisu-isu etis serta tata nilai kilennya5. Mampu melakukan pendekatan multidispliner6. Mampu bekerja sama.7. Bekerja dibawah disiplin etika8. Mampu mengambil keputusan didasarkan kepadakode etik, bila dihadapkan pada situasi dimanapengambilan keputusan berakibat luas terhadapmasyarakat 26. Berdasarkan dua referensi diatas maka dapatdirumuskan bahwa ciri-ciri dan kode etik dariseorang profesionalisme bidang IT adalah :1. Memiliki pengetahuan dan keterampilan yangtinggi di bidang IT yang merupakankemempuan khusus yamg diperoleh berkatpendidikan, pelatihan dan pengalaman yangbertahun-tahun.2. Memiliki pengetahuan yang luas tentangmanusia dan masyarakat, budaya, seni,sejarah dan komunikasi. Serta mengabdipada kepentingan masyarakat, artinya setiappelaksana profesi harus meletakkankepentingan pribadi di bawah kepentinganmasyarakat. 27. 3. Adanya kaidah dan standar moral yangsangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelakuprofesi mendasarkan kegiatannya pada kodeetik profesi. Sehingga mampu mengambilkeputusan didasarkan kepada kode etik, biladihadapkan pada situasi dimanapengambilan keputusan berakibat luasterhadap masyarakat.4. Mampu melakukan pendekatanmultidispliner, mampu bekerja sama danbekerja dibawah disiplin etika. 28. Profesionalisme adalah komitmen para profesionalterhadap profesinya.Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kebanggaandirinya sebagai tenaga profesional, usaha terus-menerusuntuk mengembangkan kemampuanprofesional.Tuntutan atas profesionalisme, sebagai suatu faham dankonsep idealisme profesional, sering dijadikan tuntutanterhadap keberadaan pegawai di lingkungan birokrasipemerintahan.Namun pemahaman akan profesionalisme itu sendirimasih belum jelas dan belum ada standar penilaiannya.Sebutan profesionalisme itu sendiri berasal dari kataprofesi. Jadi berbicara tentang profesionalisme tentumengacu pada pengertian profesi, sebagai suatupekerjaan.Dalam suatu pekerjaan yang bersifat profesionaldipergunakan teknik serta prosedur yang bertumpupada landasan intelektual, yang secara sengaja harusdipelajari dan kemudian secara langsung dapatdiabadikan bagi kemaslahatan orang lain. 29. TI merupakan teknologi yang selalu berkembang baiksecara revolusioner maupiun yang bersifat evolusioner.Hal itu mengakibatkan bahwa pekerjaan di bidang TImenjadi suatu pekerjaan dimana pelakunya harus terusmengembangkan ilmunya untuk mengikutiperkembangan TI tersebut.Artinya, seseorang yang sudah sampai level ahli di satubidang pada saat ini, bisa ketinggalan pada bidang yangsama di masa depan jika tidak mengikuti perkembanganyang ada.Terdapat sejumlah faktor dominan dalam mempersoalkanprofesionalisme di kalangan pegawai. Pertama, kapasitasintelektual pegawai yang relevan dengan jenis dan sifatpekerjaannya. Kapasitas intelektual ini tentu berhubungandengan jenis dan tingkat pendidikan yang menjadikarakteristik pengetahuan dan keahlian seseorang dalambekerja. Kedua, standar kerja yang sekurang-kurangnyamencakup prosedur, tata cara dan hasil akhir pekerjaan.ketiga, standar moral dan etika dalam melaksanakanpekerjaan tersebut. Hal ketiga inilah yang sulitdirumuskan dan dinyatakan secara utuh, karena prosesaktualisasinya tidak hanya ditentukan oleh sifat danwatak seseorang, tetapi 30. Syarat profesinalisme yang harus dimiliki olehpekerja TI:1. dasar ilmu yang kuat dalam bidangnya sebagaibagian dari masyarakat teknologi dan masyarakatilmu pengetahuan abad 21.2. penguasaan kiat-kiat profesi yang dilakukanberdasarkan riset dan praktis, bukan hanyamerupakan teori atau konsep.3. Pengembangan kemampuan profesionalberkesinambungan 31. Penyebab rendahnya profesionalisme pekerja TI:Masih banyak pekerja TI yang tidak menekuniprofesinya secara totalbelum adanya konsep yang jelas dan terdefinisitentang norma dan etika profesi pekerja di bidangTIMasih belum ada organisasi profesional yangmenangani para profesional di bidang TI 32. Alasan pentingnya sertifikasi profesionalisme di bidang TI:Bahwa untuk menuju pada level yang diharapkan, pekerjaandi bidang TI membutuhkan expertisebahwa profesi di bidang TI, dapat dikatakan merupakanprofesi yang menjual jasa dan bisnis jasa bersifatkepercayaan.Manfaat adanya sertifikasi profesionalisme:ikut berperan dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebihprofesionalpenga...</p>