epaper andalas epaper andalas edisi selasa 8 september 2015

of 16/16
Syamsul Anwar Divonis 17 Tahun andalas HARIAN L U G A S D A N C E R D A S L U G A S D A N C E R D A S Selasa, 8 September 2015 | No: 31797/Tahun X | E-Mail:[email protected] | Harga Eceran Rp2.500; Langganan+ongkos kirim Rp90.000; Luar Kota: Rp3.000 LANJUT KE HAL. 15 Syamsul Rahman alias Syamsul Anwar (46), penyiksa Cici, pembantu rumah tangga (PRT) di Medan hingga tewas, divonis 17 tahun penjara dan denda Rp125 juta dengan subsider 3 bulan kurungan, di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (7/9). Hujan Es Guyur Gayo Lues Unik Tapi Nyata LANJUT KE HAL. 15 SIKSA PRT HINGGA TEWAS KURS RUPIAH TERHADAP MATA UANG ASING SENIN, 7 SEPTEMBER 2015 Jual Jual Jual Jual Jual 9.923 2.249 15.960 21.729 1.845 Beli Beli Beli Beli Beli 9.819 2.227 15.798 21.507 1.827 Jual Jual Jual Jual Jual 119 3.325 10.045 14.305 Mata Uang Mata Uang Mata Uang Mata Uang Mata Uang JPY MYR SGD USD Beli 118 118 118 118 118 3.288 3.288 3.288 3.288 3.288 9.944 9.944 9.944 9.944 9.944 14.163 14.163 14.163 14.163 14.163 Sumber: BANK INDONESIA Mata Uang Mata Uang Mata Uang Mata Uang Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD HUJAN es mengguyur Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Senin (7/9) mulai pukul 15.10 WIB hingga 15.30 WIB. Sebagian mas- yarakat yang menyaksikan fenomena alam yang jarang terjadi itu, merasa ketakutan. Pasalnya, sudah sangat lama kota berjuluk Negeri Seribu Bukit ini tidak diguyur hujan es. Selain dilanda hujan es, Kota Blangkejeren, Dabun Gelang dan Blangpegayon juga andalas/nuar HUJAN ES – Inilah hujan es yang berhasil dikumpulkan warga Tetinggi Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Senin (7/9) sore. DIVONIS Syamsul Anwar (kiri) terdakwa kasus penga- niayaan PRT didampingi kuasa hukumnya, Iskandar Lubis, saat menjalani persidangan dengan agenda pembacaan vonis di PN Medan, Senin (7/9). andalas/hs poetra D alam amar putusan yang dibacakan majelis hakim diketuai Ahmad Shalihin, dijelaskan terdakwa Syamsul Anwar terbukti bersalah melanggar Pasal 2 Undang-undang No 21/2007 Medan-andalas Komisi E DPRD Sumut melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat pelayanan jemaah calon haji (calhaj) di Asrama Haji, Jalan AH Nasution Medan, Senin (7/9). Saat sidak ditemukan permasalahan, 44 jemaah calhaj belum juga diberangkatkan dan hanya dijanjikan akan diberangkatkan pada 17 September 2015. Masih Tertinggal di Asrama Haji 44 CALHAJ SUMUT MENANGIS Ketua Komisi E Efendi Pan- jaitan dan anggota langsung me- minta penjelasan Kepala UPT Asrama Haji Medan, Sutrisno terkait permasalahan krusial tersebut. Sutrisno menjelaskan, per- soalan ini terjadi karena banyak paspor tidak terbaca saat di- scaner dan setiap permasalahan terus dilakukan langkah-langkah solusi dan koordinasi dengan kedutaan sebagai pemasok data. Saat ditanya apakah sudah terbangun koordinasi? Sutrisno mengaku, sudah. Namun, per- soalan ini bukan hanya satu atau dua orang, tetapi banyak terjadi di seluruh embarkasi. Ditegaskannya, persoalan di Embarkasi Medan sudah selesai, tinggal berangkat dan menunggu provinsi lain yang kosong. Nanti di terakhir ada pesawat ‘Sapu Jagat’ yang memang dicadangkan untuk merintis calhaj yang belum berangkat dan paling lambat 17 September sudah berangkat andalas/ujung SIDAK – Komisi E DPRDSU Efendi Panjaitan didampingi Hj Meilizar Latif, Ari Wibowo, saat melakukan sidak ke Asrama Haji, Senin (7/9). Komisi E prihatin melihat kondisi calhaj yang belum ada kepastian kapan berangkat. Pengungsi Aceh Ancam Duduki Kantor BBTNGL KPK Periksa Ajib Shah 10 Jam Dicecar Transaksi di Balik Batalnya Interpelasi Gatot DIPERIKSA KPK – Ketua DPRD Sumut H Ajib Shah menjawab pertanyaan wartawan seusai dimintai keterangan selama 10 jam oleh penyidik di Gedung KPK, Jakarta, Senin (7/9) malam. Medan-andalas Ratusan pengungsi Aceh yang kini tinggal di Dusun V Aman Damai, Desa Harapan Maju, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, akan menduduki kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) di Jalan Selamat, Medan. Hal ini dilakukan warga yang tergabung dalam Petani Indonesia Pengungsi Aceh (PIPA) ini, agar pihak BBTNGL dapat membe- baskan rekan mereka Mastur Cs yang ditangkap pada 13 Juli 2015 lalu bersama truk pengangkut getah. "Kami akan menduduki kantor BBTNGL, agar rekan kami dibe- baskan. Kami akan di sana sampai tuntutan kami dipenuhi," kata Koordinator Aksi Mislan saat melakukan aksi unjukrasa di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (7/9). Menurut Mislan, tidak se- harusnya Mastur Cs ditahan. Ka- rena, karet yang diambil oleh ke- duanya adalah hasil tanaman warga. "Kami sudah lama mengelola tanaman karet di sana. Karena kami yang menanaminya," kata Mislan disambut teriakan massa. Mislan menilai, tindakan yang dilakukan BBTNGL telah mengarah kepada pelanggaran HAM. "Kami akan laporkan hal ini ke Komnas HAM," ungkapnya. Mislan juga mempertanyakan kenapa persidangan praperadilan yang diajukan Mastur Cs selalu diundur tanpa alasan yang jelas. "Kenapa persidangan rekan UNJUK RASA Ratusan warga yang ergabung dalam Petani Indonesia Pengungsi Aceh (PIPA) saat meng- gelar aksi di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (7/9). andalas/ist Jakarta-andalas Ketua DPRD Sumatera Uta- ra, H Ajib Shah diperiksa selama 10 jam oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Politisi Partai Golkar itu dicecar soal dugaan adanya transaksi di balik penggagalan interpelasi ter- hadap Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho. "Tadi saya diundang saja, cuma ngobrol-ngobrol banyak hal," kata Ajib seusai diperiksa di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (7/9). Informasi yang didapat dari internal KPK, Ketua DPRD Sumut itu dicecar soal dugaan transaksi di balik pembatalan rencana interpelasi terhadap Gubsu Gatot. Ajib tak membantah dicecar terkait interpelasi Gatot. "Ya pokoknya ngobrol-ngobrol banyak. Kalau soal interpelasi itu kan tidak jadi karena kehendak anggota. Tidak ada uang itu," jelasnya. Pemeriksaan Ketua DPRD Sumut ini merupakan hasil dari pengembangan penyidikan terha- dap Gatot Pujo Nugroho dalam kasus suap hakim PTUN Medan. Saat menggeledah kantor DPRD Sumut, KPK memang menyita sejumlah dokumen, termasuk dokumen soal interpelasi Gatot. Diketahui, DPRD Sumut me- mang sempat mewacanakan untuk menggulirkan interpelasi terhadap Gubernur Gatot. Namun, rencana interpelasi terkait kasus Bansos itu akhirnya kandas. Diduga, ada kongkalikong antara Gubernur Gatot dengan beberapa anggota DPRD untuk membatalkan interpelasi. KPK tengah mendalami, ada tidaknya transaksi di balik pembatalan interpelasi. Sidang Suryadharma Ali Bagi-bagi Kuota Haji untuk Amien Rais Hingga Megawati Jakarta-andalas Mantan Menteri Agama (Me- nag) Suryadharma Ali membe- narkan pernah memberikan ke- sempatan pada berbagai pihak untuk mengisi sisa kuota haji nasional. Sisa kuota itu, kata dia, dibagikan untuk mengurangi kerugian negara. Suryadharma mengatakan setiap tahun memang selalu ada sisa kuota yang tidak terserap sebesar 1-2 persen atau sejumlah dua ribu kursi. "Sisa kuota dise- babkan ada calon jemaah haji yang wafat, sakit keras, hamil, dan tidak mampu melunasi," kata Sur- yadharma dalam pembacaan eksepsinya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Senin (7/9). Pada 2012, kata Surya, se- jumlah lembaga negara kebagian sisa kuota haji itu. Dia menyebut sejumlah anggota DPR, Badan Pemeriksa Keuangan, TNI, Om- budsman, Kementerian, warta- wan, bahkan KPK juga mendapat sisa kuota haji. Selain itu, Surya mengatakan kuota haji juga diberikan pada Pas- pamres Wakil Presiden sebanyak 100 orang, kepada almarhum Taufiq Kiemas dan Megawati Soekarnoputri sebanyak 50 orang, Menteri Pertahanan Pur- nomo Yusgiantoro sebanyak 70 orang, untuk Amien Rais se- banyak sepuluh orang, ke Karni Ilyas dua orang, dan keluarga Suryadharma sendiri sebanyak LANJUT KE HAL. 15 LANJUT KE HAL. 15 LANJUT KE HAL. 15 LANJUT KE HAL. 15 Ketemu Donal Trump Setnov dan Fadli Zon Diusut MKD Jakarta-andalas Anggota Mahkamah Ke- hormatan DPR (MKD) dari Fraksi Partai Hanura Sari- fuddin Suding mengatakan, timnya segera mengusut ka- sus pertemuan belasan ang- gota Dewan dengan Donald Trump di New York. Mah- kamah akan mengusut agenda kunjungan Dewan lewat Sek- retariat Jenderal DPR. "Kami akan konfirmasi ke Sekretariat apakah ada agen- da pertemuan Novanto Cs dengan Trump dan adakah pelanggaran kode etik di sana," kata Sudding di Kom- pleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (7/9). Menurut Suding, Mah- kamah berhak melakukan penyelidikan meski tanpa aduan. Namun sejumlah ang- LANJUT KE HAL. 15 Kasus Terbakarnya Ruko Kos-kosan Akiong Tak Pernah Melapor ke Kepling Medan-andalas Kepala Lingkungan (Kep- ling) III Kelurahan Perintis Kecamatan Medan Timur, Herry, mengungkan, pemilik ruko berlantai 4 yang dijadi- kan kos-kosan yakni Akiong dan Merry tidak pernah me- lapor kepada dirinya. "Pemilik nggak pernah membuat laporan sama saya kalau kediamannya dijadikan kos-kosan. Saya pun tidak bisa kasih sanksi, karena pemilik mengatakan kalau yang nge- kos di rukonya masih ke- luarga dia," katanya Herry, Senin (7/9) siang. Seperti diberitakan anda- las, sebuah ruko berlantai 4 yang dijadikan kos-kosan di Komplek Kesawan Deli Jaya, LANJUT KE HAL. 15

Post on 23-Jul-2016

355 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Epaper andalas epaper andalas edisi selasa 8 september 2015

TRANSCRIPT

  • Syamsul AnwarDivonis 17 Tahun

    andalasHARIAN

    L U G A S D A N C E R D A SL U G A S D A N C E R D A SSelasa, 8 September 2015 | No: 31797/Tahun X | E-Mail:[email protected] | Harga Eceran Rp2.500; Langganan+ongkos kirim Rp90.000; Luar Kota: Rp3.000

    LANJUT KE HAL. 15

    Syamsul Rahman alias Syamsul Anwar (46), penyiksaCici, pembantu rumah tangga (PRT) di Medan hingga

    tewas, divonis 17 tahun penjara dan denda Rp125 jutadengan subsider 3 bulan kurungan, di Pengadilan Negeri

    (PN) Medan, Senin (7/9).

    Hujan EsGuyur Gayo Lues

    Unik Tapi Nyata

    LANJUT KE HAL. 15

    SIKSA PRT HINGGA TEWASKURS RUPIAH TERHADAP MATA UANG ASING

    SENIN, 7 SEPTEMBER 2015

    JualJualJualJualJual9.9232.249

    15.96021.729

    1.845

    BeliBeliBeliBeliBeli9.8192.227

    15.79821.507

    1.827

    JualJualJualJualJual119

    3.32510.04514.305

    Mata UangMata UangMata UangMata UangMata UangJPYMYRSGDUSD

    Beli118118118118118

    3.2883.2883.2883.2883.2889.9449.9449.9449.9449.944

    14.16314.16314.16314.16314.163Sumber: BANK INDONESIA

    Mata UangMata UangMata UangMata UangMata UangAUDCNYEURGBPHKD

    HUJAN es mengguyurKabupaten Gayo Lues,Provinsi Aceh, Senin (7/9)mulai pukul 15.10 WIB hingga15.30 WIB. Sebagian mas-yarakat yang menyaksikanfenomena alam yang jarangterjadi itu, merasa ketakutan.Pasalnya, sudah sangat lamakota berjuluk Negeri SeribuBukit ini tidak diguyur hujanes.

    Selain dilanda hujan es, KotaBlangkejeren, Dabun Gelangdan Blangpegayon juga

    andalas/nuarHUJAN ES Inilah hujan es yangberhasil dikumpulkan wargaTetinggi Kabupaten Gayo Lues,Provinsi Aceh, Senin (7/9) sore.

    DIVONIS Syamsul Anwar

    (kiri) terdakwakasus penga-niayaan PRT

    didampingi kuasahukumnya,

    Iskandar Lubis,saat menjalani

    persidangandengan agenda

    pembacaan vonisdi PN Medan,Senin (7/9).

    andalas/hs poetra Dalam amar putusanyang dibacakanmajelis hakimdiketuai AhmadShalihin, dijelaskan terdakwa

    Syamsul Anwar terbuktibersalah melanggar Pasal 2Undang-undang No 21/2007

    Medan-andalasKomisi E DPRD

    Sumut melakukaninspeksi mendadak(sidak) untuk melihatpelayanan jemaah calonhaji (calhaj) di AsramaHaji, Jalan AH NasutionMedan, Senin (7/9). Saatsidak ditemukanpermasalahan, 44jemaah calhaj belumjuga diberangkatkan danhanya dijanjikan akandiberangkatkan pada 17September 2015.

    Masih Tertinggal di Asrama Haji

    44 CALHAJ SUMUT MENANGIS

    Ketua Komisi E Efendi Pan-jaitan dan anggota langsung me-minta penjelasan Kepala UPTAsrama Haji Medan, Sutrisnoterkait permasalahan krusialtersebut.

    Sutrisno menjelaskan, per-soalan ini terjadi karena banyakpaspor tidak terbaca saat di-scaner dan setiap permasalahanterus dilakukan langkah-langkahsolusi dan koordinasi dengankedutaan sebagai pemasok data.

    Saat ditanya apakah sudahterbangun koordinasi? Sutrisnomengaku, sudah. Namun, per-soalan ini bukan hanya satu ataudua orang, tetapi banyak terjadidi seluruh embarkasi.

    Ditegaskannya, persoalan diEmbarkasi Medan sudah selesai,tinggal berangkat dan menungguprovinsi lain yang kosong. Nantidi terakhir ada pesawat SapuJagat yang memang dicadangkanuntuk merintis calhaj yang belumberangkat dan paling lambat 17September sudah berangkat

    andalas/ujungSIDAK Komisi E DPRDSU Efendi Panjaitan didampingi Hj Meilizar Latif, Ari Wibowo, saat melakukansidak ke Asrama Haji, Senin (7/9). Komisi E prihatin melihat kondisi calhaj yang belum ada kepastiankapan berangkat.

    Pengungsi Aceh AncamDuduki Kantor BBTNGL

    KPK Periksa Ajib Shah 10 Jam Dicecar Transaksi di Balik Batalnya Interpelasi Gatot

    DIPERIKSA KPK Ketua DPRD Sumut H Ajib Shah menjawab pertanyaan wartawan seusai dimintaiketerangan selama 10 jam oleh penyidik di Gedung KPK, Jakarta, Senin (7/9) malam.

    Medan-andalasRatusan pengungsi Aceh yang

    kini tinggal di Dusun V AmanDamai, Desa Harapan Maju,Kecamatan Sei Lepan, KabupatenLangkat, akan menduduki kantorBalai Besar Taman NasionalGunung Leuser (BBTNGL) diJalan Selamat, Medan.

    Hal ini dilakukan warga yangtergabung dalam Petani IndonesiaPengungsi Aceh (PIPA) ini, agarpihak BBTNGL dapat membe-baskan rekan mereka Mastur Csyang ditangkap pada 13 Juli 2015 lalu

    bersama truk pengangkut getah."Kami akan menduduki kantor

    BBTNGL, agar rekan kami dibe-baskan. Kami akan di sana sampaituntutan kami dipenuhi," kataKoordinator Aksi Mislan saatmelakukan aksi unjukrasa diPengadilan Negeri (PN) Medan,Senin (7/9).

    Menurut Mislan, tidak se-harusnya Mastur Cs ditahan. Ka-rena, karet yang diambil oleh ke-duanya adalah hasil tanamanwarga.

    "Kami sudah lama mengelola

    tanaman karet di sana. Karenakami yang menanaminya," kataMislan disambut teriakan massa.

    Mislan menilai, tindakan yangdilakukan BBTNGL telahmengarah kepada pelanggaranHAM. "Kami akan laporkan halini ke Komnas HAM," ungkapnya.

    Mislan juga mempertanyakankenapa persidangan praperadilanyang diajukan Mastur Cs selaludiundur tanpa alasan yang jelas.

    "Kenapa persidangan rekan

    UNJUK RASARatusanwarga yangergabungdalam PetaniIndonesiaPengungsiAceh (PIPA)saat meng-gelar aksi diPengadilanNegeri (PN)Medan, Senin(7/9).

    andalas/ist

    Jakarta-andalasKetua DPRD Sumatera Uta-

    ra, H Ajib Shah diperiksa selama10 jam oleh penyidik KomisiPemberantasan Korupsi (KPK).Politisi Partai Golkar itu dicecarsoal dugaan adanya transaksi dibalik penggagalan interpelasi ter-hadap Gubernur Sumatera Utara(Gubsu) Gatot Pujo Nugroho.

    "Tadi saya diundang saja, cumangobrol-ngobrol banyak hal," kataAjib seusai diperiksa di KPK, JalanHR Rasuna Said, Jakarta Selatan,Senin (7/9).

    Informasi yang didapat dariinternal KPK, Ketua DPRDSumut itu dicecar soal dugaantransaksi di balik pembatalanrencana interpelasi terhadapGubsu Gatot. Ajib tak membantahdicecar terkait interpelasi Gatot.

    "Ya pokoknya ngobrol-ngobrolbanyak. Kalau soal interpelasi itukan tidak jadi karena kehendakanggota. Tidak ada uang itu,"jelasnya.

    Pemeriksaan Ketua DPRD

    Sumut ini merupakan hasil daripengembangan penyidikan terha-dap Gatot Pujo Nugroho dalamkasus suap hakim PTUN Medan.Saat menggeledah kantor DPRDSumut, KPK memang menyitasejumlah dokumen, termasukdokumen soal interpelasi Gatot.

    Diketahui, DPRD Sumut me-mang sempat mewacanakan untukmenggulirkan interpelasi terhadap

    Gubernur Gatot. Namun, rencanainterpelasi terkait kasus Bansos ituakhirnya kandas.

    Diduga, ada kongkalikong antaraGubernur Gatot dengan beberapaanggota DPRD untuk membatalkaninterpelasi. KPK tengah mendalami,ada tidaknya transaksi di balikpembatalan interpelasi.

    Sidang Suryadharma AliBagi-bagi Kuota Haji

    untuk Amien RaisHingga Megawati

    Jakarta-andalasMantan Menteri Agama (Me-

    nag) Suryadharma Ali membe-narkan pernah memberikan ke-sempatan pada berbagai pihakuntuk mengisi sisa kuota hajinasional. Sisa kuota itu, kata dia,dibagikan untuk mengurangikerugian negara.

    Suryadharma mengatakansetiap tahun memang selalu adasisa kuota yang tidak terserapsebesar 1-2 persen atau sejumlahdua ribu kursi. "Sisa kuota dise-babkan ada calon jemaah haji yangwafat, sakit keras, hamil, dan tidakmampu melunasi," kata Sur-yadharma dalam pembacaaneksepsinya di Pengadilan TindakPidana Korupsi, Senin (7/9).

    Pada 2012, kata Surya, se-

    jumlah lembaga negara kebagiansisa kuota haji itu. Dia menyebutsejumlah anggota DPR, BadanPemeriksa Keuangan, TNI, Om-budsman, Kementerian, warta-wan, bahkan KPK juga mendapatsisa kuota haji.

    Selain itu, Surya mengatakankuota haji juga diberikan pada Pas-pamres Wakil Presiden sebanyak100 orang, kepada almarhumTaufiq Kiemas dan MegawatiSoekarnoputri sebanyak 50orang, Menteri Pertahanan Pur-nomo Yusgiantoro sebanyak 70orang, untuk Amien Rais se-banyak sepuluh orang, ke KarniIlyas dua orang, dan keluargaSuryadharma sendiri sebanyak

    LANJUT KE HAL. 15

    LANJUT KE HAL. 15

    LANJUT KE HAL. 15

    LANJUT KE HAL. 15

    Ketemu Donal TrumpSetnov dan Fadli Zon

    Diusut MKDJakarta-andalas

    Anggota Mahkamah Ke-hormatan DPR (MKD) dariFraksi Partai Hanura Sari-fuddin Suding mengatakan,timnya segera mengusut ka-sus pertemuan belasan ang-gota Dewan dengan DonaldTrump di New York. Mah-kamah akan mengusut agendakunjungan Dewan lewat Sek-retariat Jenderal DPR.

    "Kami akan konfirmasi ke

    Sekretariat apakah ada agen-da pertemuan Novanto Csdengan Trump dan adakahpelanggaran kode etik disana," kata Sudding di Kom-pleks Parlemen Senayan,Jakarta, Senin (7/9).

    Menurut Suding, Mah-kamah berhak melakukanpenyelidikan meski tanpaaduan. Namun sejumlah ang-

    LANJUT KE HAL. 15

    Kasus Terbakarnya Ruko Kos-kosanAkiong Tak PernahMelapor ke Kepling

    Medan-andalasKepala Lingkungan (Kep-

    ling) III Kelurahan PerintisKecamatan Medan Timur,Herry, mengungkan, pemilikruko berlantai 4 yang dijadi-kan kos-kosan yakni Akiongdan Merry tidak pernah me-lapor kepada dirinya.

    "Pemilik nggak pernahmembuat laporan sama sayakalau kediamannya dijadikan

    kos-kosan. Saya pun tidak bisakasih sanksi, karena pemilikmengatakan kalau yang nge-kos di rukonya masih ke-luarga dia," katanya Herry,Senin (7/9) siang.

    Seperti diberitakan anda-las, sebuah ruko berlantai 4yang dijadikan kos-kosan diKomplek Kesawan Deli Jaya,

    LANJUT KE HAL. 15

  • SAMBUNGANSelasa8 September 2015 harian andalas | Hal. 15

    DARI HALAMAN. 1

    SYAMSUL ANWAR DIVONIS 17 TAHUN .................................................................

    tentang Tindak Pidana Pembe-rantasan Perdagangan Orang joPasal 44 ayat (1) dan ayat (3)UU RI No23/2004 tentangPenghapusan Kekerasan DalamRumah Tangga jo Pasal 55 ayat(1) ke-1 KUHPidana.

    Hakim juga menilai,terdakwa Syamsul terbuktibersalah melanggar Pasal 181KUH Pidana jo Pasal 48 UU No21/2007 tentang PenghapusanKekerasan Dalam RumahTangga jo Pasal 55 ayat (1) ke-1KUHPidana.

    "Memutuskan, menghukumterdakwa Syamsul Rahman aliasSyamsul Anwar penjara selama17 tahun. Memerintahkan agarterdakwa tetap berada dalamtahanan," kata hakim saatmembacakan putusannya diruang Cakra I PN Medan.

    Bukan hanya itu, terdakwaSyamsul juga diperintahkan olehmajelis hakim agar memberikanuang sejumlah Rp25 juta kepadaahli waris Hermin alias Cici,

    PRT yang meninggal duniaakibat dianiaya oleh Syamsul Cs.

    Dalam putusannya, hakimjuga memerintahkan agar satuunit mobil Toyota Kijang InnovaBK 3240 AE milik Syamsuldisita sebagai barang bukti.

    Karena mobil tersebutdijadikan Syamsul sebagaikenderaan untuk membuangmayat Hermin alias Cici keTanah Karo.

    "Atas putusan ini, baikterdakwa maupun penuntutumum memiliki hak yang sama,menerima atau melakukanupaya hukum banding. Bagaima-na saudara terdakwa,? " tanyahakim.

    Syamsul pun dengan mantaplangsung menjawab bandingtanpa pikir panjang. "Sayamenyatakan banding, majelis,"jawabnya dengan cepat.

    Hakim pun kemudianmemberikan waktu selama 7hari kepada Syamsul untukmemberikan memoribandingnya. Sementara JaksaPenuntut Umum (JPU) Sindu

    Hutomo menyatakan pikir-pikir."Kami pikir-pikir dulu, majelis,"kata JPU dari Kejari Medan ini.

    Usai sidang Syamsullangsung diboyong petugasPengawal Tahanan (Waltah) keruang tahanan PN Medan.

    Syamsul yang mengenakankemeja merah bercelanatraining dan sepatu sport takmau berkomentar kepadawartawan soal putusan hakimtersebut. Dia hanya diam sajasambil berjalan menuju ruangtahanan.

    Sementara itu, IskandarLubis SH, kuasa hukumSyamsul mengatakan, vonisyang dijatuhkan oleh hakimtersebut sebagai bentuk balasdendam. Menurutnya, hakimtidak mempertimbangkan upayaperdamaian yang dilakukan olehkliennya dengan keluargaHermin alias Cici yangmeninggal.

    "Setidaknya perdamaian itukan meringankan hukuman.Tetapi apa yang kami dapat,hukumannya itu terlalu berat,

    jadi seperti balas dendam.Padahal pidana itu bukanhukuman balas dendam. Untukitu, kita banding," kata Iskandar.

    Vonis yang dijatuhkan olehmajelis hakim ini diketahui lebihringan dari tuntutan jaksa.Dimana sebelumnya, JPU SinduHutomo menuntut Syamsulagar dihukum 20 tahun penjara.

    Selain penjara, jaksa jugamenuntut agar terdakwamembayar pidana dendasebesar Rp120 juta subsider 6bulan kurungan.

    Bukan hanya itu, jaksa jugamenuntut agar terdakwaSyamsul Anwar membayarRp100 juta kepada ahli warisHermin alias Cici yang mening-gal dunia akibat penganiayaanyang dilakukannya.

    Jaksa juga menuntut agarterdakwa Syamsulmembayarkan upah korbanEndang Murdianingsih sebesarRp75 juta. Kepada Rukmiyanisebesar Rp75 juta, dan kepadaAnis Rahayu sebesar Rp75 juta.

    Sebelumnya, istri Syamsul,

    Bibi Randika, juga telah divonishakim selama 17 tahun penjaradalam kasus yang sama.Sedangkan Zainal Abidin aliasZahri, keponakan SyamsulAnwar, sudah divonis 14 tahunpenjara beberapa waktu lalu.

    Seperti diberitakansebelumnya, kasuspenganiayaan PRT itu mencuatsetelah polisi menggerebekrumah milik Syamsul di JalanBeo beberapa waktu lalu. Darisana, polisi mengamankan tigaorang PRT yang mengaku sudahdiperlakukan tidak manusiawidan tidak digaji selama bekerja.

    Belakangan terungkap, adapembantu yang dianiaya hinggatewas kemudian mayatnyadibuang. Polisi berhasilmenemukan makam dua PRTmasing-masing di KabupatenKaro dan kawasan MedanUtara.

    Selain itu, polisi jugamenemukan sejumlah tulangdan pakaian dalam perempuansetelah melakukan penggalian dirumah Syamsul. (IND)

    HUJAN ES GUYUR GAYO LUES ....

    dihantam angin kencang yangsempat membuat beberapajenis tanaman seperti pohonkemiri dan pisang di DesaPorang, tumbang.

    Hujan esnya terjadi di DesaTetinggi, Kecamatan Blangpe-gayon. Bahkan saat hujan tadi,suara petirnya juga snagat kerasdan dahsat. Masyarakat di sinimenyebut hujan es itu uah-uah,dan saat kejadian masyarakatsangat ketakutan, kata Dian,Senin (7/9) sore.

    Hujan es tidak menimpaksemua wilayah kecamatan diKabupaten Gayo Lues,melainkan hanya di beberapadesa saja yang daerahnya

    berdekatan dengan hutanpegunungan Leuser, seperti didaerah Tetinggi, Bur Bengkik,Bur Bener, dan Bur Cinta MajuKecamatan Blangpegayon.

    Sejauh ini belum didapatkabar ada masyarakat yangmenjadi korbn petir, hujan esdan angina kencang. Tapimendegar detuman petir yangsangat dahsyat tadi, kayaknyaada yang disambar petir, kataDia.

    Sejak petir keras itu terjadi,listrik di sebagian wilayah diKabupaten Gayo Lues jugamendadak padam. Hinggamenjelang petang kemarin,masyarakat masih was-wasmeningalkan rumah masing-masing. (NUAR)

    DARI HALAMAN. 1

    SETNOV DAN FADLI ZONDIUSUT MKD ......................................

    gota Dewan tetap melaporkanSetya Novanto (Setnov) ke Mah-kamah kemarin siang pukul 14.00WIB. Mereka antara lain RiekeDyah Pitaloka, Charles Honoris,Budiman Sudjatmiko, dan AdianNapitupulu dari Fraksi PDI Per-juangan. Selain itu, Maman Ima-nulhaq dari Fraksi Partai Kebang-kitan Bangsa (FPKB) dan AkbarFaisal dari Fraksi Partai NasDemturut mendukung pengaduan.

    Setelah laporan masuk, kataSuding, Mahkamah akan me-minta keterangan para pelapordan saksi. Terakhir, Mahkamahmendengarkan penjelasan daripihak terlapor.

    Suding mengatakan Mah-kamah bisa menjatuhkan sanksijika pertemuan Setya Novantodan anggota DPR lainnya denganpengusaha bakal calon PresidenAmerika Serikat tersebut me-langgar Kode Etik Dewan. Perta-ma, Mahkamah bisa memberikanteguran tertulis. Kedua, Mahka-mah akan melarang penempatananggota tersebut dalam alatkelengkapan Dewan.

    "Terakhir, sanksi berat bisaberujung pemecatan. Nanti ter-gantung keputusan Mahkamah,"kata Anggota Komisi Hukum itu.

    Menurut Suding, Setnov danFadli diduga melanggar pasal tigaPeraturan DPR Nomor 1 Tahun2015 tentang kode etik. "Jelassekali pasal itu mengatakan ang-gota dewan harus menjaga inte-gritas baik di dalam maupun di luargedung DPR," ujarnya.

    Selain itu, tambahnya, Fadli danSetya dianggap melanggar sumpahjabatan saat dilantik sebagai ang-gota dewan. Dalam pertemuannyadengan Trump, Setya mengatakansiap melakukan hal-hal besar untukAmerika Serikat.

    "Padahal kita disumpah untukmengutamakan kepentingan bang-sa dan negara. Tapi mereka malahmau bekerja untuk Amerika," ujarpelapor Setya, Budiman Sudjat-miko, di depan pimpinan MKDsaat menyampaikan aduannya."Pimpinan, tolong diusut apakahini bisa masuk kategori mela-kukan dualisme loyalitas."

    Fadli Zon juga diduga mela-kukan pelanggaran etik laindengan mengancam akan menso-masi Imam besar New York

    PENGUNGSI ACEH ANCAMDUDUKI KANTOR BBTNGL ...........

    kami selalu diundur. Apakah adapermainan. Kami akan tetapmengawal persidangan rekankami, dan membawa massa lebihbanyak lagi," katanya.

    Dikatakan Mislan lagi, merekaselalu ditindas dan dihakimi olehoknum-oknum yang tidak ber-tanggung jawab.

    "Kami sudah menjadi korbandi Aceh pada Tahun 2000 lalu, dansekarang menjadi korban ke-kejaman BBTNGL. Apakah kamibelum layak merdeka di negarakami yang sekarang telahmerdeka 70 tahun. Kami jugaberhak hidup seperti masyarakatlainnya," jelasnya.

    Pantauan di lapangan, massamengawali aksinya dengan me-nyanyikan lagu Indonesia Raya.Kemudian salah seorang wargamembacakan puisi berjudul Jeri-tan Anak Negeri.

    Dalam aksi unjuk rasa iniwarga yang juga membawa span-duk dan mendapat pengawalanketat dari pihak kepolisian yangberjaga sekitar PN Medan. Me-reka juga menggelar doa bersamadi halaman PN Medan, JalanPengadilan Medan.

    Usai melakukan orasi, per-wakilan warga masuk ke ruangCakra VII PN Medan untukmengikuti sidang perdana pra-peradilan rekan mereka yangsebelumnya sempat ditunda.

    Dalam sidang perdana ini,kuasa hukum warga, EfraimSimanjuntak dari LBH Trisila

    Shamsi Ali. Fadli sebelumnyamengatakan status FacebookShamsi salah dan berpotensidimanfaatkan lawan politiknya."Yang itu kan juga termasuk daribagian peristiwa pertemuan itu.Akan kami usut juga," kata KetuaMKD Surahman Hidayat.

    Bila terbukti melanggar etikakedewanan, Setya dan Fadli akanmendapatkan sanksi tergantungtemuannya. Sanksi ringan berupateguran, sanksi sedang berupadicopot dari posisi pimpinan danalat kelengkapan dewan, dansanksi berat berupa pemecatan.

    Seperti diketahui, Ketua DPRSetya Novanto dan Wakil KetuaDPR Fadli Zon tampak hadirdalam pidato deklarasi DonaldTrump di Trump Center NewYork pekan lalu. Deklarasi terse-but merupakan rangkaian kampa-nye Trump untuk menjadi calonorang nomor satu di AmerikaSerikat.

    Fadli Zon mengaku kehadiran-nya bukan untuk mendukungkampanye Trump, melainkanpertemuan bisnis. Fadli mendu-kung investasi Trump di Indonesia.Selain Fadli dan Novanto, belasananggota lain juga berangkat ke NewYork menghadiri konferensiparlemen tingkat dunia. Pakarhukum tatanegara Refly Harunmengatakan, persoalan ini bisaselesai jika keduanya mau mintamaaf secara terbuka ke publik.

    "Yang namanya pejabat publikitu bisa saja dia melakukan keke-liruan, bisa saja melakukan kesa-lahan, dan mereka harus sensitifdengan perasaan publik. Kalausaya jadi Fadli Zon dan SetyaNovanto ya saya meminta maafkepada rakyat Indonesia dankemudian menjelaskan sebaik-baiknya kepada MKD," katanya,Senin (7/9).

    Refly menilai semestinyapimpinan DPR yang menghadirikonferensi pers Donald Trumptidak perlu mencari pembenaran."Tapi dengan gaya komunikasiberdebat menurut saya menun-jukkan perilaku yang menurutsaya kurang dewasa, apalagimengajak debat berbagai pihakkarena tidak produktif bagi pe-jabat publik," ujar Refly.

    "Ini kan ruang etika, perasaanpublik harus diperhatikan. Negaraini kan sedang krisis," kata Refly.

    (TP/DTC)

    membacakan nota gugatannya dihadapan majelis hakim NazarEfriandi.

    Menurut Efraim, penangkapankedua petani masing-masingMastur dan Kaharudin yangdilakukan BBNTGL tidak sah.Sebab, saat penangkapan berlang-sung, pihak BBNTGL tidak mem-bawa surat perintah penangkapansebagaimana mestinya.

    "Saat para pemohon (Masturdan Kadarudin) ditangkap, mere-ka sedang mengangkut hasil karetdari desanya. Mereka diborgoldan dipaksa masuk ke dalam mobillalu dibawa ke Kantor Kehutanandi Stabat. Apalagi, petugas yangmelakukan penangkapan itu samasekali tidak menunjukkan suratbukti penangkapan," ungkapEfraim.

    Ia menjelaskan, selain adanyakejanggalan dalam proses penang-kapan, ketika pemeriksaan punpara pemohon tidak didampingipenasihat hukum.

    Mendengar isi gugatan terse-but, kuasa hukum BBNTGL,Palber Turnip langsung menya-takan bahwa penangkapan paratersangka sudah sesuai prosedur.

    Pihak BBNTGL menyebutkedua warga Sei Lepan itu ditang-kap karena mencuri karet dikawasan Taman Nasional GunungLeuser.

    Usai mendengarkan pemba-caan gugatan dari termohon,majelis hakim PN Medan me-nunda sidang hingga Selasa hariini dengan agenda replik.

    (BS/DOH)

    44 CALHAJ SUMUT MENANGIS ............................................................................................

    semua. Paling lama 17 Septem-ber semua, katanya.

    Efendi Panjaitan menilai, tidakterlihat upaya yang baik daripenyelenggara haji EmbarkasiMedan. Dapat dilihat tidak adakoordinasi yang baik antara daerahdan pusat terkait pengelolaancalhaj. Bahkan, tidak ada upaya-upaya untuk menenteramkancalhaj yang tertinggal.

    "Kita mendengar sendiri calhajmenangis dan mengaku jenuhhanya menunggu dan terus me-nunggu. Sampai air mata merekaterkuras habis. Kondisi ini sangatmengecewakan semua pihak,khususnya Komisi E DPRDSumut, tegas Efendi.

    Menurutnya, ke depan KomisiE DPRD Sumut akan memanggilKakanwil Kemenag Sumut H

    Tohar Bayoangin untuk dimintaipenjelasan terkait permasalahanini. Bahkan, setiap hari akan adapengawasan terus untuk meman-tau perkembangan permasalahantersebut.

    Janjinya 17 September me-reka berangkat semua. Itu mak-simal. Tetapi, kita akan doronguntuk dipercepat sehingga calhajtertinggal ada kepastian untukberangkat. Bagaimana jika 17September tidak berangkat, apayang harus dilakukan? Itu harusada penjelasan riil dan solutif,kata Efendi.

    Sidak didampingi Wakil KetuaSyahrial Tambunan dan sejumlahanggota Komisi E, Hj MeilizarLatif, Ahmadan Harahap, SyamsulQadri Marpaung, Hj HidayahHerlina Gusti, Lidiana Lase, AriWibowo dan Inge Amelia Nasution.

    Kloter TerakhirSementara itu, jemaah calhaj

    kelompok terbang (Kloter) 17yang merupakan kloter terakhirEmbarkasi Medan dijadwalkantake off pada Selasa (8/9) pukul10.05 WIB. Kloter 17 merupakangabungan jemaah calhaj asalMedan 173 orang, Serdang Beda-gai 150 orang dan Tanjung Balai65 orang ditambah 5 petugas.Mereka telah masuk Asrama haji,Senin (7/9) pagi.

    Kepala Kantor KementerianAgama Kabupaten Serdang Beda-gai H David Saragih SAg, MMsangat beryukur kepada AllahSWT karena jamaah calhaj Kabu-paten Serdang Bedagai tidak adamengalami kendala berarti ter-masuk masalah visa.

    Kakankemenag Sergaimengatakan, Pemkab Sergaimemberikan bantuan kepada

    calhaj uang sebesar Rp 100 Riyalper calhaj ditambah handuk dankacu. Plh Bupati Sergai berpesankepada calhaj agar menjagakesehatan serta menjaga namabaik bangsa dan kembali men-dapat prdikat haji mabrur.

    Menurut rencana, kloter 17/MES berangkat ke Jeddah Selasa(hari ini) dari KNIA pukul 10.05WIB. Sebelumnya, sebanyak 393jemaah calhaj yang tergabungdalam kloter 16 Embarkasi Me-dan telah bertolak ke tanah suci,Senin (7/9) pagi.

    Plh Wali Kota Medan SyaifulBahri dalam sambutannya me-minta agar calhaj selalu menjagakesehatan dan menyerahkan dirikepada Allah SWT.

    "Laksanakanlah ibadah hajidengan ikhlas semata-mata meng-harap ridha Allah SWT sertakembali menjadi haji mabur,"

    ujarnya saat melepas kloter 16/MES di aula Madinatul Hujjaj,Senin (7/9) pagi.

    Pelepasan jemaah calon hajijuga dihadiri Asisten III PemkabTapanuli Selatan Drs H MarasautHarahap, Kabid PenerimaanJamaah Drs H Bahrum Saleh MA,Kakankemenag Tapsel Drs HSafaruddin Siregar dan pejabatlainnya.

    Jemaah kloter 16 berasal dariMedan 253 orang, Tapanuli Selatan105 orang, Padang Sidimpuan 14orang, Deli Serdang 7 orang, Madina1 orang, Asahan 2 orang, Langkat 3orang ditambah 8 petugas.

    Sampai keberangkatan kloter16 jemaah Sumut yang sudahberangkat ke tanah suci ber-jumlah 6.149 orang (92,15 per-sen) dan yang belum berangkatberjumlah 524 orang (7,85 per-sen). (UJ/YN)

    KPK PERIKSA AJIB SHAH 10 JAM ..................................................................................

    Gatot SantaiSementara itu, Gubsu non-

    aktif, Gatot Pujo Nugroho me-nanggapi santai pengembangankasusnya ini, meskipun ada ke-mungkinan dia akan kembalimenjadi tersangka untuk kasus

    enam orang.Meski demikian, Surya tak

    merasa pembagian kuota haji itusebagai sebuah kesalahan. "Tidakada satu pun calon jemaah hajiyang haknya dirampas dan ini tidakmenggunakan keuangan negara,"ucap dia.

    Surya yakin penggunaan sisakuota yang tak terserap itu sudahsesuai dengan Undang-UndangNomor 13 Tahun 2008 dan Pera-turan Dirjen PenyelenggaraanHaji dan Umrah Nomor D/741 Atentang Petunjuk Teknis Peng-gunaan Sisa Kuota Nasional.

    Selain itu, kata dia, KedutaanBesar Saudi Arabia memangmenyediakan sejumlah kuotakhusus yang bisa diakses oleh

    baru.Gatot yang kemarin (7/9) juga

    menjalani pemeriksaan terkaitkasus suap hakim PTUN Medanhanya tersenyum saat ditanya soalKPK yang mengembangkan ka-susnya. Politisi PKS itu tak maumenjawab sedikitpun saat ditanyasoal adanya dugaan bagi-bagi duit

    untuk menggagalkan prosesinterpelasi terhadap dirinya bebe-rapa waktu yang lalu.

    Sedangkan Evy Susanti, istrimuda Gubsu Gatot Pujo Nugroho,membenarkan bahwa suaminyapernah bercerita soal interpelasi.Namun, Evy tak tahu manuver apayang dilakukan Gatot untuk

    menggagalkan interpelasi diDPRD Sumut.

    "Interpelasi pernah cerita,pernah tahu saya," kata Evy usaimenjalani pemeriksaan di KPK,Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selat-an, Senin (7/9).

    Namun, Evy mengaku tak tahumenahu soal manuver yang dila-

    kukan sang suami hingga akhirnyainterpelasi dibatalkan. MenurutEvy, Gatot tak pernah berceritakelanjutan interpelasi.

    "Ya saya tidak tahu lagi, apalagisoal uang, tidak ada cerita lagi. Sayakan hari ini cuma diperiksa sebagaitersangka," jelas Evy yang kini mulaimau buka suara ini. (DTC/DOH)

    kementerian dan lembaga demimenjaga hubungan baik pemerin-tah Arab Saudi dengan Indonesia.

    Persidangan Surya di Penga-dilan Tipikor memasuki tahappembacaan eksepsi. Surya meno-lak dakwaan jaksa pada dirinya.Dalam dakwaan jaksa, Suryadisebut telah mendapt keun-tungaan sebesar Rp 1,8 miliar daripenyelenggaraan ibadah haji. Diajuga dituding mengutak-atik kuotahaji untuk diberikan pada orang-orang dekatnya.

    Surya juga mencurahkan isihatinya atas surat dakwaan JPUKPK. Suryadharma memprotesisi dakwaan yang menyebut diri-nya melakukan korupsi padapenyelenggaraan ibadah haji.

    "Penetapan saya sebagai ter-sangka korupsi dana haji 2012-

    2013 pada 22 Mei 2014 sungguhjadi tragedi kehidupan," katanya.

    Penetapan status tersangkayang disebut Suryadharma seba-gai "tragedi" ini membuat karir-nya hancur. Kehidupan keluarga,sambung Suryadharma, menjaditerganggu.

    "Saya dipermalukan martabatsaya sebagai ketua umum DPPPPP dan Menteri Agama, melun-cur ke bawah hingga ke bawah ga-ris nadir. Akibat itu, jabatan Me-nag saya tinggalkan. PPP pecahterkeping dua, karir politikhancur," tutur Suryadharma yangmemilih membacakan eksepsinyadengan posisi berdiri di ruangsidang.

    Suryadharma didakwa mela-kukan tindak pidana korupsi padapengurusan ibadah haji termasuk

    menyelewengkan dana opera-sional menteri (DOM) yang ber-sumber dari APBN. Suryadharmadidakwa memperkaya diri sebe-sar Rp 1,8 miliar dari DOM untukkepentingan pribadi.

    Suryadharma didakwa secarabersama-sama dengan Mukhlisin,Hasrul Azwar, Ermalena, danMulyanah, melakukan perbuatanmelawan hukum yaitu menunjukorang-orang tertentu yang tidakmemenuhi persyaratan menjadiPetugas Panitia PenyelenggaraIbadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

    Suryadharma juga meng-angkat Petugas PendampingAmirul Hajj yang tidak sesuaiketentuan.

    Suryadharma juga mengarah-kan Tim Penyewaan PerumahanJemaah Haji Indonesia di Arab

    Saudi untuk menunjuk penyediaperumahan jemaah haji Indonesiadi Arab Saudi tidak sesuai denganketentuan, dan memanfaatkan sisakuota haji nasional tidak berda-sarkan prinsip keadilan dan pro-porsionalitas.

    Akibat perbuatan Suryadhar-ma Cs, kerugian keuangan negaramencapai Rp 27.283.090.068 danSR 17.967.405.

    Perbuatan Suryadharma dian-cam pidana dalam Pasal 2 ayat 1atau Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999sebagaimana telah diubah denganUndang-Undang Nomor 20 Ta-hun 2001 tentang PemberantasanTindak Pidana Korupsi jo. Pasal55 ayat 1 ke-1 KUHP jo. Pasal 64ayat 1 KUHP.

    (TP/DTC)

    BAGI-BAGI KUOTA HAJI UNTUK AMIEN RAIS HINGGA MEGAWATI ...................................

    DARI HALAMAN. 1

    DARI HALAMAN. 1

    DARI HALAMAN. 1

    DARI HALAMAN. 1

    DARI HALAMAN. 1

    andalas/maguslimRuko kos-kosan kebakaran yang terbakar dan menewaskan duapenghuninya, telah dipasang garis polisi, Senin kemarin.

    Jalan HM Yamin Dalam, Keca-matan Medan Timur, ludes dilalapsi jago merah, Minggu (6/9) sekirapukul 19.00 WIB. Dua penghunikos, Erick Salim (29) dan EvaDamayanti (23) ditemukan tewastak bernyawa di lorong lantai 4.

    Menurut Kepling Herry, diatidak bisa mendata siapa-siapa sajapenghuni ruko milik pasangansuami istri Akiong dan Merry itu.

    Ruko ini sudah 4 tahun dibe-linya dan dalam dua tahun terakhirini dijadikan tempat kos," tambahHerry.

    Merry sendiri mengaku be-kerja sebagai tour gaet warganegara asing (WNA)." Istirnyabiasa menjadi pemandu wargaasing yang sedang jalan-jalan di

    Kota Medan. Sampai sekarangkulihat, kalau keluarga pasanganpasutri ini belum punya anak,"ungkap Herry.

    Terkait dengan perihal ter-bakarnya ruko berlantai 4 itu,Herry mengatakan, awal apiberasal dari lantai II. "Gak tauapakah karena gas atau korsletinglistrik, yang jelas asap pertamadatang berada di lantai II. Saatkejadian, kami juga lihat ada anakkos yang bernama Liliana yangselamat," katanya.

    Terpisah, Liliana yang cobadikonfrimasi melalui teleponselulernya menyatakan tidak inginkasus kebakaran ini dipublikasi-kan."Sudahlah bang, aku lagi sibukgak tau aku kenapa terbakar," katawanita keturunan Tionghoa inisingkat.

    Sedangkan pemilik ruko yangterbakar, Akiong mengaku tidakmengetaui dari mana asal api yangmembakar rukonya. "Saat keja-dian saya tidak di dalam. Kos initidak bebas keluar-masuk tamu.Di sini yang ngekos semuanyaanak baik-baik. Mereka pekerja,"katanya.

    Dia mengatakan, kedua kor-ban anak kos yang telah mening-gal dunia, yakni Erick Salim danEva Damayanti adalah pendudukPematang Siantar. "Keduanyaorang Siantar, tapi gak tau dimanaalamat lengkapnya," tutup Akiong.

    Amatan andalas, pihak Pus-labfor Polda Sumatera Utaradibantu Kanit Identifikasi PolrestaMedan masih meninjau lokasikebakaran guna mengumpulkansaksi-saksi. (ACO)

    AKIONG TAK PERNAH MELAPOR KE KEPLING ........................................................ DARI HALAMAN. 1

    Semua Guru di Indonesia Akan Ikut Ujian LagiJakarta andalas

    Sumarna Surapranata, DirekturJenderal Guru dan TenagaKependidikan (GTK), KementerianPendidikan dan Kebudayaan(Kemendikbud) menyatakan akanmelakukan pengujian terhadap seluruhguru untuk mengetahui kemampuanmereka, pada akhir November 2015.

    Nanti pada akhir November kitaakan menguji seluruh guru tanpa

    kecuali untuk dilakukan tes untukmengetahui guru bisa apa, tidak bisaapa, ujar Pranata saat acarapenjelasan tunjangan guru di kantorKemendikbud, Senin (7/9).

    Tujuan dilakukan pengujian ituuntuk memetakan sejauh manakemampuan guru. Selanjutnya akandilakukan pengembangan profesiberkelanjutan dalam bentuk diklatyang didasarkan pada tingkat

    kemampuan masing-masing guru.Teknis pelatihannya bisa dilakukantidak hanya melalui pertemuan tatapmuka, tetapi juga dengan mediaonline.

    Untuk itu, kata Pranata, sebelumujian, para guru akan diberikanpendidikan untuk meningkatkankompetensinya. "Sekarang ini rata-rata kompetensi guru sebesar 4,7,"kata Pranata. Pemerintah menar-

    getkan pada 2019 mendatang, rata-rata kompetensi guru naik menjadi8,0.

    Pranata mengungkapkankompetensi guru adalah tanggungjawab bersama. Peningkatankompetensi guru, bukan melulutugasnya pemerintah. Tugas sekolahada, yayasan ada, tugas pemerintahada, dan kewajiban individu, lanjutPranata. (TP)

  • Inkonsistensi HambatKelancaran Pembangunan

    E D I T O R I A L

    Selasa8 September 2015 harian andalas | Hal. 2MEDAN KITA

    PENERBITPT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara

    PEMBINADr Eggi Sudjana SH MSi

    PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSIIskandar ST

    WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJABH Baharuddin

    WAKIL PEMIMPIN REDAKSI IIMA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH

    PEMIMPIN PERUSAHAANAmiruddin

    REDAKTUR PELAKSANAGusliadi Ritonga

    SEKRETARIS REDAKSIDian Purnama Sari

    KOORDINATOR DAERAHAgus Salim Ujung

    REDAKTURHamdani Nasution, Asril Tanjung,

    Hermawan, M.SulaimanSTAF REDAKSI

    Yonan Febrian,Asiong, Robenson Sidabariba,Yunan Siregar,Irwan Ginting,

    Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu,Maguslim, Dedi Afrizal

    FOTOGRAPHERHs PoetraSIRKULASI

    SepthoPENASEHAT HUKUM

    Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum;A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH

    ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHAJalan T Amir Hamzah

    Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 MedanNOMOR REKENING

    BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin MendrofaNo. Rekening 3383-01-027966-53-5

    BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin MendrofaNo. Rekening 7865078382

    Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolomIklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom

    Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolomTELEPON

    (061) 8449800FAKSIMILE

    (061) 8462800EMAIL

    REDAKSI:[email protected]@gmail.com

    IKLAN: [email protected]

    CV. Grafika Sumatera.Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

    andalas

    WAKIL Presiden Jusuf Kalla (JK) menerima DewanPertimbangan Presiden (Wantimpres) di kantornya.JK dan Wantipmres membicarakan banyak hal ter-masuk soal kebijakan pemerintah.

    "Kami ingin jangan sampai permasalahan hu-kum atau inkonsistensi kebijakan pemerintahdalam koordinasi bisa menghambat pembangunanIndonesia,"kata Ketua Wantimpres Sri Adiningsihdi kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara,Jakarta Pusat, Senin (7/9).

    Sri Adingsih mengaku, pihaknya berdiskusi ba-nyak soal politik, ekonomi dan pertahanan keama-nan dan hukum. "Saat ini menjadi salah satu halmenjadi sorotan publik dan kami menyampaikanpada Wapres berbagai pandangan dan pendapatkami mengenai apa saja yang perlu dilakukanpemerintah,"terangnya.

    Terkait dengan inkonsistensi pemerintah terse-but, Sri Adiningsih benar adanya. Bahwa, inkonsis-tensi dalam aktualisasi kebijakan pemerintah, ke-rap menjadi faktor penghambat dalam mengopti-malkan kelancaraan pelaksanaan program pem-bangunan.

    Inkonsistensi dalam mengimplementasikan ke-bijakan itu, misalnya bisa dilihat dari sikap dan per-nyataan petinggi negeri ini, yang acapkali masihbertentangan dengan visi-misi yang pernah dikam-panyekan pada Pilpres lalu.

    Seperti, keinginan melakukan revolusi mentaldan pemberantasan korupsi. Diakui atau tidak,gembar-gembor Jokowi-JK akan melakukan revo-lusi mental, utamanya bagi jajaran pemerintahan,sejauh ini masih sebatas jargon belaka.

    Faktanya, bisa dilihat dari pola rekrutmen peja-bat yang dilakukan Presiden Jokowi dan jajaran-nya, yang sejauh ini masih lebih mengedepankanpertimbangan faktor like or dislike, kepentinganpolitik, serta keinginan melakukan balas budi.

    Di sisi lain dalam upaya melakukan optimalisasipemberantasan korupsi, pemerintah juga dinilaitidak konsisten. Banyak kalangan menilai, pergan-tian Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso kepadaKomjen Pol Anang Iskandar, terkait dengan kese-riusan Komjen Buwas dan anggotanya menelisikdugaan korupsi di Pelindo II.

    Upaya dan keinginan Kabareskrim Polri mem-bongkar kasus dugaan korupsi di tubuh Pelindo IIitu, mestinya didukung sepenuhnya pihak pemerin-tah, bukan malah melakukan intervensi, yang mem-buat Komjen Buwas harus dirotasi ke BNN.

    Jika pemerintah masih tetap mempertontonkaninkonsistensi dalam realisasi kebijakan terkait de-ngan berbagai hal, utamanya rekrutmen pejabat pe-merintahan dan pemberantasan korupsi, dipasti-kan hal itu akan menjadi faktor utama pengham-bat pembangunan.

    Selain menghambat laju program pembangunan,inkonsistensi pemerintah juga akan menyebabkanupaya menemukan solusi jitu mengatasi ancamankrisis ekonomi (terus melemahnya rupiah), akanmenemui jalan buntu...! (**)

    Medan-andalas

    Seiring masuknya musimpenghujan mulai Septemberini, Badan MeteorologiKlimatologi dan Geofisika(BKMG) Wilayah I Sumbagutmewanti-wanti ancamanpotensi banjir, tanah longsor,dan angin puting beliung disejumlah daerah di SumateraUtara (Sumut).

    Sumut Masuki Musim Penghujan BKMG: Sejumlah Daerah Berpotensi Banjir, Longsor, dan Puting Beliung

    Kecamatan Medan Petisah Rayakan HUT ke-24Syaiful Ajak Aparaturnya Bekerja Keras dan Cerdas

    Medan-andalas

    Para dokter muda di SumutPergerakan Dokter Indonesiamengadukan masalah ijazahmereka yang hingga kinimasih ditahan pihak Kemen-ristek Dikti kepada AnggotaKomisi X DPR RI Sofyan Tan.

    Menurut Roni Kurniawanselalu Koordinator Pergera-kan Dokter Indonesia, ijazahmereka ditahan karenamereka belum mengikuti UjiKompetensi MahasiswaProgram Profesi Dokter(UKMPPD), meski telahmenyelesaikan pendidikankedokteran.

    "Prinsipnya, kita akan bawamasalah penahanan ijazahdokter muda di Sumut ini keKomisi X DPR RI untukdibahas dan dicarikan solusi,"kata Sofyan Tan usai mene-rima aspirasi para doktermuda dan sejumlah rektor

    perguruan tinggi di Sumut, diRumah Aspirasi, kompleksCBD Polonia, Medan, Sabtu(5/9).

    Menurut Sofyan Tan, paradokter muda itu meminta agarKemeristek Dikti harusmembedakan ijazah dansertifikat. "Kalau mau bukapraktik baru diuji kompetensikarena sertifikat profesimerupakan pengakuan bagidokter untuk melakukanpraktik profesi," ucap SofyanTan mengutip tuntutan paradokter muda itu.

    Selain itu, sebut dia,menurut mahasiswa ijazah dansertifikat profesi itu adalahlembaran dan nilai berbedayang selama ini dianggapsama oleh pihak KemenristekDikti. Makanya mahasiswabersikeras menuntut ijazah-nya diberikan setelah merekamenyelesaikan program

    pendidikan kedokteran.Sofyan Tan mengatakan

    diri akan membawa aspirasi iniuntuk dibahas di Komisi XDPR RI. Pihaknya juga akanmengkaji UU No 20/2013tentang Pendidikan Kedok-teran sebagai dasar hukumUKMPPD yang realitanya dilapangan banyak dikritisimahasiswa kedokteran.

    Sebelumnya, Roni Kurnia-wan saat rapat dengarpendapat (RDP) denganKomisi E DPRD Sumutmenegaskan kekecewaanmereka kepada pihak kampusyang masih menahan ijazahmereka. Begitu juga terhadappihak Fakultas Kedokteranyang ikut menggiring paralulusan dokter mengikutiUKMPPD untuk mendapat-kan sertifikat profesi. Padahalsertifikat profesi merupakanpengakuan bagi dokter untuk

    melakukan praktik profesi."Seolah-olah semua lulusan

    dokter dipaksa untuk mem-buka praktik klinis. Padahalkenyataannya tidak semuaprofesi lulusan dokter

    bersentuhan langsungdengan pasien. Karena adajuga yang memilih bekerja dibelakang meja atau non-klinis," tandas Roni.

    (SIONG)

    Ijazah Ditahan, Dokter Muda Mengadu ke Sofyan Tan

    Medan-andalas

    Plh Wali Kota Medan SyaifulBahri Lubis mengajak seluruhjajaran aparatur KecamatanMedan Petisah untuk terusbekerja keras dan bekerja cer-das dalam memberikan pelaya-nan publik serta pembangunandi wilayahnya. Selain itu terusberbenah diri demi menghadir-kan lingkungan yang bersih,asri, sehat, dan aman serta nya-man bagi masyarakat.

    Demikian pesan Syaiful Bah-ri ketika memberikan sambutanpada acara perayaan HUT ke-24 Kecamatan Medan PetisahTahun 2015 di halaman KantorKecamatan Medan PetisahJalan Iskandar Muda, Medan,Senin (7/9).

    Menurut Syaiful, usia 24tahun dinilai masih sangatmuda. Sesuai usia tersebut, diaberharap Kecamatan MedanPetisah terus bergiat memberi-kan terobosan-terobosan baru.Di samping itu Syaiful inginadanya kesinambungan pro-gram yang dianggap positif daricamat-camat terdahulu.

    Dengan demikian, camatyang hari ini menjabat dapatmengukur hasilnya dan menjadibahan evaluasi serta proyeksike depan. Saya yakin jika kitamampu memberikan pelayananterbaik bagi seluruh masyara-

    kat. Harus diingat karena me-mang untuk itulah kita semuabekerja, kata Syaiful.

    Syaiful mengingatkan, pera-yaan hari ulang tahun tidak ha-nya mengandung unsur hura-hura namun di dalamnya terkan-dung sebuah keinsyafan me-ngenai sejauh mana penca-paian-pencapaian sudah terca-pai. Selain itu terkandung pulastrategi-strategi yang siap di-lakukan untuk lebih maju lagi kedepannya.

    Sebagai salah satu kecama-tan di inti kota, Syaiful mengakuMedan Petisah memiliki prob-

    lematika tersendiri dalam mem-benahinya. Namun dia meman-dang Medan Petisah dari tahunke tahun memberikan peruba-han yang sangat baik. Hal itutentunya tidak terlepas dariperanan camat dan seluruhjajarannya.

    Melalui momen perayaan ini,Syaiful minta kepada CamatMedan Petisah bersama selu-ruh jajaran lurah dan kepalalingkungan (kepling) terus be-kerja keras dan bekerja cerdasdalam memberikan pelayananpublik serta pembangunan diwilayahnya. Artinya, mereka

    harus ikhlas dalam melayanimasyarakat.

    "Pelayanan yang diberikanitu merupakan bagian dari ke-imanan kita kepada Allah SWT.Jangan mengharapkan pamrih,apalagi menghitung pekerjaandan pelayanan yang kita beri-kan dengan sejumlah materi.Bekerjalah dengan ikhlas danmengharapkan rido-Nya. InsyaAllah kita akan mendapatkanlebih dari apa yang kita ba-yangkan," pesannya.

    Selain pemotongan nasi tum-peng dan pelepasan balon, pe-rayaan juga ditandai dengan pe-

    resmian kawasan Kantor Keca-matan Medan Petisah sebagaiKawasan Tanpa Rokok (KTR).Dilanjutkan dengan peresmiandua gapura baru pintu masukdan keluar Kantor KecamatanMedan Petisah, pelantikan Pe-ngurus Forum Kota Sehat Keca-matan Medan Petisah sertapemberian bingkisan kepadasejumlah mantan Camat MedanPetisah

    Camat Medan Petisah Rah-mad Harahap mengatakan, tu-juan perayaan ini digelar untukmenjalin silaturahmi dan siner-gitas diantara unsur MuspikaMedan Petisah baik itu jajarankecamatan, polsek, koramilserta pengusaha, tokoh masya-rakat, tokoh agama, tokoh pe-muda untuk bersama-samamenjadikan Medan Petisahkecamatan terdepan sekaliguskecamatan metropolitan.

    Sebelum perayaan digelar,Rahmad juga mengungkapkanpihaknya telah melaksanakanserangkaian kegiatan sepertigotong royong massal denganmembersihkan sepanjang Su-ngai Putih. Kemudian mengge-lar bakti sosial berupa pengo-batan umum bekerja sama de-ngan sejumlah rumah sakit yangada di Kecamatan MedanPetisah.

    (BEN)

    MERESMIKAN -MERESMIKAN -MERESMIKAN -MERESMIKAN -MERESMIKAN -Plh Wali KotaMedan meres-mikan gapurabaru di pintumasuk dan keluarKantor Kecama-tan MedanPetisah JalanIskandar Muda,Senin (7/9).

    Sejumlah daerah di Sumut yangberpotensi terjadi banjir yakniMedan, sebagian Langkat, Deli Ser-dang, Asahan, Padang Sidimpuan,Mandailing Natal, dan Nias.

    "Penyebab banjir secara umumkarena curah hujan," kata Kabid Datadan Informasi BMKG Wilayah ISumatera Bagian Utara (Sumbagut)Sunardi melalui sambungan telepon,Senin (7/9).

    Namun, lanjut Sunardi, untuk kota

    besar seperti Medan potensi banjirtidak mutlak karena curah hujan.Bisa juga dipengaruhi aliran sungaiataupun drainase yang tidak bagus."Belum tentu hujan yang tidak lebatatau besar, tidak banjir," katanya.

    Selain banjir, sambungnya, jugadiperkirakan terjadi angin putingbeliung. "Puting beliung masih ada,walaupun sifatnya lokal seperti diMedan, Langkat, Sergai, Deli Ser-dang, Simalungun, dan Siantar,"sebutnya.

    Tidak hanya itu, BMKG jugamemperkirakan akan terjadi longsorpada musim hujan ini, seperti Asa-han di daerah Bandar Pulau, PulauRakyat, Dairi, Humbahas, Nias,Pakpak Bharat, Samosir, dan Tapa-nuli Utara.

    Untuk itu, Sunardi mengimbaukepada wilayah atau kota yangdiperkirakan banjir agar menjagalingkungan drainase atau member-sihkannya. Sedangkan untuk daerahSembahe atau wilayah Karo jelasSunardi, kemungkinan tidak terjadi

    air bah.Saat disinggung mengenai kabut

    asap akibat kebakaran lahan di Riaudan titik api di Sumut, Sunardi menga-takan sudah menipis dengan jarakpandang sudah mencapai 5 ribu meter.Titik api di Sumut ada 3 yaitu di Kabu-paten Karo, sementara di Riau 74 titikapi dan Sumbar 5 titik api, sebutnya.

    Sementara Sekretaris DinasKesehatan Kota Medan drg IrmaSuryani menuturkan, setelah musimpanas dan datangnya musim peng-hujan masyarakat agar menjagakebersihan lingkungan. "Inikan pan-caroba, dari panas ke hujan, yangsenang nyamuk karena telurnyabakal menetas," jelasnya.

    Maka ia menyarankan agar ma-syarakat melakukan pemberantasansarang nyamuk (PSN). "Pikiran ma-syarakat kalau ada nyamuk, di-fog-ging, ini yang salah. Harusnya PSN,"tukasnya. Dinkes Medan sendiri,sambungnya, dalam mengantisipasibanjir, telah memiliki tim yang siapturun bila diperlukan. (YN)

    ASPIRASI -ASPIRASI -ASPIRASI -ASPIRASI -ASPIRASI - Para dokter muda dan sejumlah rektor saat menyampaikan aspirasi-nya kepada Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan di Rumah Aspirasi, kompleks CBDPolonia, Medan, Sabtu (5/9).

    andalas/siong

    Medan-andalas

    Plt Gubsu HT Erry Nuradi mintapejabat terkait agar menghentikanpembangunan area parkir kenda-raan roda dua di halaman belakangKantor Gubsu, Jalan Diponegoro,Medan, kalau dalam proses penger-jaannya tidak benar.

    "Kalau memang proyek itu didugatidak benar dihentikan saja pemba-ngunannya," katanya kepada warta-wan di lantai 8 Kantor Gubsu, Senin(7/9), menanggapi soal tidak adanyaplang SIMB di lokasi proyek bernilaiRp5,8 miliar itu.

    Ditanya terkait nilai proyek terse-but yang mencapai Rp5,8 miiarlebih, Erry mengatakan kalau me-mang angka proyek itu dinilai tidakwajar, media juga perlu melakukansosial kontrol. "Apakah itu memangdari sisi teknisnya angka itu wajar,

    saya tidak bisa menyimpulkannya.Silakan kawan-kawan wartawan me-lakukan pengawasan dan memubli-kasikannya," pungkas Erry.

    Sementara itu, walaupun plang(IMB) tidak terpampang hinggaSenin (7/9), PT Hari Jadi Sukses se-laku kontraktor (pemenang tender)tetap melanjutkan pengerjaan pem-bangunan area parkir itu.

    Ketika ditanyakan kepada KepalaBiro Perlengkapan dan Aset Setda-provsu Syafruddin, Jumat (4/9) lalu me-ngaku, pihaknya belum mengantongiSurat IMB dari Pemko Medan. "SuratIMB sudah diurus ke Pemko Medan.Tapi sampai saat ini Pemko Medanbelum menerbitkannya," katanya.

    Syafruddin yang juga Ketua UnitLayanan Pengadaan (ULP) Pem-provsu ini mengatakan, sesama pe-merintah seharusnya tidak memer-

    lukan IMB untuk pembangunanlahan parkir tersebut. Apalagi posisi-nya berada di dalam area kantor.

    "Kan memang tidak perlu IMBkarena dalam ruangan atau kantor.Pun begitu kita tetap berkoordinasidengan Pemko Medan," sebutnya.

    Ditanya kenapa nilai pembangunanarea parkir mencapai Rp5,8 miliarlebih, padahal luasnya hanya 10 meterx 100 meter, Syafruddin mengatakanangka sebesar itu sudah sesuai spe-sifikasi bangunan yang direncanakan."Nantinya itu (tempat parkir) dibanguntiga lantai. Jadi total empat lantai samabasement. Bangunannya juga banyakdidominasi baja," bebernya.

    Tempat parkir tersebut akanmampu menampung 700 unit se-peda motor. Adapun sumber danapembangunan berasal dari APBD2015. (WAN)

    Pembangunan Area Parkir Kantor Gubsu Tak Dilengkapi SIMB

    Erry: Kalau Tak Benar, Dihentikan Saja!

    Medan-andalas

    Penerimaan bintara khusus penyidikpembantu saat ini memasuki tahap akhirpendaftaran. Selama proses seleksiberlangsung, panitia melibatkan pengawaseksternal. "Proses pendaftaran ditutupbesok (8/9). Pada proses seleksi nanti kitaakan melibatkan pengawas eksternal yangterdiri dari, perguruan tinggi negeri(PTN), pemerintah daerah (pemda),lembaga swadaya masyarakat (LSM), danpers," terang Kepala Biro Sumber DayaManusia (Karo SDM) Poldasu Kombes PolTabana Bangun, Senin (7/9).

    Kata dia, selama proses seleksi panitiamenerapkan prinsip bersih, transparan,akuntabel, dan humanis (Betah). "Prosesseleksi tidak dipungut biaya. Jadi masya-rakat diimbau supaya tidak terpengaruhdengan janji atau tawaran oknum yang bisameluluskan calon siswa," imbaunya.

    Sebelumnya, Polri memberi kesem-patan kepada putra-putri Warga NegaraIndonesia (WNI) untuk menjadi anggotaPolri melalui Seleksi dan PendidikanPembentukan Bintara Polri Khusus Penyi-dik Pembantu TA 2015.

    Persyaratan mendaftar minimal S1/sarjana dari program studi yang terakre-ditasi BAN-PT, dengan nilai rata-rata IPKminimal 2,50. Calon bintara wajib melam-pirkan tanda lulus/ijazah yang dilegalisasi/diketahui pembantu dekan bidang aka-demik.

    Dalam program pendidikan dan Pem-bentukan Bintara Khusus Penyidik Pem-bantu Polri TA 2015, dibutuhkan 450 or-ang untuk seluruh wilayah NKRI, terdiridari 400 pria dan 50 wanita. Pendidikandimulai pada 6 Oktober 2015 yang ber-langsung selama 7 bulan dengan masadinas surut 3 tahun.

    Pendaftaran dimulai sejak 13 Agustushingga 8 September 2015. Tata carapendaftaran dapat dilihat secara onlinemelalui website Polri: http://www.pene-rimaan.polri.go.id atau bisa langsungmendatangi ke Polresta setempat. (DA)

    Hari Ini PendaftaranSeleksi BintaraPenyidik Ditutup

  • harian andalas | Hal. 3MEDAN KITASelasa8 September 20158 Sekolah Negeri di Medan Tampung Siswa Sisipan

    Oknum DPRD Medan, PolisiHingga LSM Terlibat

    Medan-andalas

    Pengakuan adanyaketerlibatan oknum-oknum anggota DPRDKota Medan dalammenyisipkan siswa barudi sejumlah sekolahmenengah negeri di KotaMedan saat PenerimaanPeserta Didik Baru(PPDB) 2015 terusbermunculan.

    Selasa, 08 September 2015

    Medan-andalas

    Pemegang saham di PT Kawasan Industri Medan(KIM) yaitu Pemko Medan 10 persen, Pemprovsu30 persen, dan pemerintah pusat 60 persen dimintamembangun jembatan overpass (jalan penyebera-ngan di atas Tol Belmera) di KIM II. Overpass itumendesak dibangun karena semakin padatnya aruskeluar masuk kendaraan ke KIM II hingga KIM V.Apalagi selain dari overpass itu, tidak ada jaluralternatif keluar-masuk ke kawasan itu.

    Direktur Keuangan, SDM, dan Umum PT KIMRaden Ruli Adi mengatakan pihaknya sudah berkali-kali menyurati Pemprovsu supaya overpass TolBelmera di KIM II dibangun kembar untuk mengura-ngi kepadatan arus kendaraan yang setiap harinyamelintas di sana. Bahkan pihak DPRD Sumut punmendukung pembangunan overpass Tol Belmeradi KIM II untuk memperlancar arus kendaraanpengangkut barang keluar-masuk KIM II hingga V."Tetapi hingga kini belum ada tanggapan dariPemprovsu," ungkap Ruli baru-baru ini.

    Menurut Ruli, pembangunan overpass TolBelmera bukan tanggung jawab PT KIM atau PT JasaMarga Cabang Belmera, tetapi tanggung jawabPemprovsu. Ketika dikonfirmasi kepada SekdaprovsuHasban Ritonga, Jumat (4/9), melalui telepon selu-lernya Hasban mengatakan bahwa masalah pemba-ngunan overpass Tol Belmera di KIM II dibuat kembaryang lebih berwewenang adalah Pemko Medan.

    Diakuinya di PT KIM itu Pemprovsu adalahpemegang saham bersama Pemko Medan danpemerintah pusat. (DP)

    PT KIM Minta OverpassDibangun Kembar

    Kali ini, auditor muda Inspek-torat Pemko Medan Raja Ba-ngun yang mengungkap keter-libatan oknum anggota DPRDKota Medan itu. Kendati tidakmenyebut identitas oknum-ok-num legislator itu, Raja denganlantang menyebut ada siswatitipan oknum-oknum dewan dilima sekolah negeri yang bela-kangan diketahui membukakelas tambahan.

    Hal itu diungkapkannya me-nyikapi keterangan anggotaKomisi B DPRD Medan, Bes-ton Sinaga, saat menghadiri un-dangan Rapat Dengar Pendapat(RDP) dengan Komisi B DPRDMedan dan Dinas PendidikanKota Medan, Senin kemarin.

    "Apa yang bapak bilang itumemang benar. Memang adatitipan DPRD Medan kepadasekolah-sekolah tersebut. Bukan

    hanya DPRD, wartawan, LSM,dan polisi juga ada menitip,"terangnya menanggapi pernya-taan Anggota Komisi B DPRDMedan Beston Sinaga dalamrapat dengar pendapat (RDP)Komisi B dengan Dinas Pendi-dikan Kota Medan, Senin (7/9).

    Namun, pernyataan ini lang-sung direspon Wakil KetuaDPRD Medan Burhanuddin Si-tepu. Anda siapa, berbicaraatas nama pribadi atau institusi,"tanya Burhan dengan nadatinggi kepada Raja Bangun.Saya bicara atas nama insti-tusi," jawab Raja Bangun tegas.

    Mendengarkan pernyataanitu, Burhan langsung membukakacamata yang dikenakannyadan mempertanyakan kapasi-tas Raja Bangun memaparkanhasil temuan tersebut.

    Kan ada pimpinan Anda,kenapa bukan sekretaris in-spektorat yang berbicara. Seha-rusnya temuan seperti itu tidakdipaparkan dalam forum resmiseperti ini," ketus politisi asalDemokrat itu.

    Ketua Komisi B Irsal Fikriyang menjadi pimpinan rapatjuga sempat menyenggak RajaBangun yang memberikan per-nyataan kontroversial tersebut.Jangan asal bicara, siapa yangsuruh Anda bicara," timpal Irsalkepada Raja.

    Padahal, Raja Bangun me-maparkan hasil temuan serta

    surat pernyataan yang dituliskepala sekolah yang melaku-kan penambahan kelas setelahdiberikan izin oleh Irsal Fikriselaku pimpinan rapat. Siapsalah ketua," kata Raja yang takingin memperkeruh suasanarapat yang mulai tegang.

    Anggota Komisi B AntonPanggabean mempertanyakanperbedaan data yang disampai-kan Inspektorat dan DisdikMedan soal temuan adanya sis-wa siluman di sejumlah sekolah.

    Pengakuan kepala dinassewaktu RDP terakhir, siswasiluman itu ada di delapan se-kolah. Kok, inspektorat hanyatemukan di lima sekolah saja,ada apa sebenarnya ini," tanyaAnton heran.

    Anton menyebutkan KepalaDisdik Medan Marasutan su-dah tidak pantas lagi mendu-duki jabatannya saat ini. Sebab,kekisruhan pada penerimaansiswa baru bukan hanya terjaditahun ini, tapi kejadian sepertiini selalu terulang.

    Anda orang lama di DisdikMedan, tapi kenapa kekacauanini selalu terulang. Kalau me-mang tidak sanggup mundursaja. Dari dulu kami minta datatidak pernah diberikan," tegas-nya kepada Marasutan yang tu-rut hadir dalam RDP itu.

    Menanggapi itu Marasutanmengaku sudah menyurati In-spektorat Pemko Medan me-

    ngenai adanya penambahansiswa baru. Sudah kita suratiinspektorat," aku Marasutan.

    Dia berkilah bahwa penam-bahan siswa baru dilakukanoleh internal kepala sekolahtanpa berkoordinasi denganpihak Disdik Medan. Sayatidak tahu, tiba-tiba ada penam-bahan," imbuhnya.

    Sementara Ketua PanitiaPPDB Ely Nur Rambe mema-parkan bahwa ada delapansekolah yang melakukan pe-nambahan siswa di luar kuotayang ditetapkan.

    Kata dia, SMAN 2 menam-bah 5 kelas, SMAN 3 menam-bah 2 kelas, SMAN 4 menam-bah 1 kelas, SMAN 5 menam-bah 2 kelas, SMAN 8 menam-bah 1 kelas, SMAN 13 menam-bah 2 kelas, SMAN 14 menam-bah 1 kelas, dan SMAN 15 me-nambah 1 Kelas.

    Terkait data yang diungkapEly itu, Anton mempertanya-kan status siswa siluman itu."Saya cuma minta ketegasan,apakah siswa siluman itu resmiatau tidak resmi," cetus Antonkepada Marasutan dan Ely.

    Marasutan mengaku sejauhini pihaknya sudah memprosesseluruh siswa baru yang ma-suk. Laporan terakhir dapodiksiswa sudah dimasukkan dantelah didaftarkan. Artinya se-mua siswa sudah legal," bilangMarasutan.

    Sebelumnya, anggota KomisiB, Beston Sinaga juga menga-kui ada ikut menitipkan sejum-lah siswa ke sekolah-sekolahnegeri. Pertanyaannya, ke-napa kita ribut. Kalau ributkarena tidak lolos titipan siswa,kan tidak cocok seperti itu.Saya juga ada datang ke seko-lah-sekolah, dan saya akui,"terangnya.

    Pernyataan ini disampaikanBeston menyikapi apa yangtelah dipaparkan Auditor MudaInspektorat Kota Medan RajaBangun yang menyebutkanada 5 sekolah yang menambahsiswa baru seperti SMAN 2menambah 80 siswa, SMAN 3menambah 55 siswa, SMAN 5menambah 80 siswa, SMAN 4menambah 41 siswa, danSMPN 1 menambah 64 siswa.

    Raja Bangun sendiri mem-berikan apresiasi atas apa yangdisampaikan Beston Sinaga.Menurut Raja, berdasarkanhasil pemeriksaan rutin inspek-torat penambahan siswa barudilakukan sejumlah sekolahkarena mendapat tekanan daribeberapa pihak seperti oknumanggota dewan, oknum LSM,oknum polisi, oknum kejaksaan,hingga oknum TNI.

    "Selama 20 tahun saya ber-tugas di inspektorat, belumpernah Disdik Medan mem-berikan data jumlah siswa baru,"bebernya. (THA)

    Sebelumnya, Ketua DPP KNPIMuhammad Rifai Darus saat mem-buka musda pada Senin sore menga-takan, musda ini merupakan lanju-tan dari musda yang digelar diPanyabungan, Februari lalu.

    DPP KNPI telah membentuk timnormalisasi dengan mengundangdua kandidat yang bersaing diMadina, yakni Jasrul Lubis danSugiat Santoso. Namun tidak dicapaikesepakatan penyatuan.

    Akhirnya, DPP membentukcaretaker DPD KNPI Sumut untukmenyelenggarakan musda lanjutan.Dan Musda ini merupakan langkahkita dalam mencegah perpecahan ditubuh KNPI Sumut. Apalagi putraSumut banyak menjadi PengurusDPP KNPI. Jadi perpecahan KNPISumut tidak boleh terjadi, karenaSumut menjadi barometer KNPI diIndonesia," ujar Rifai dalam musdayang juga dihadiri Sekjen SirajuddinAbdul Wahab, Ketua CaratakerAdheri Sitompul, dan sejumlah

    pengurus DPP lainnya.Rifai juga menyampaikan legali-

    tas DPP KNPI yang dipimpinnya takperlu diragukan karena telah men-dapatkan SK Menkumham dan SKT(Surat Keterangan Terdaftar) dariKemendagri.

    "Untuk itu, apalagi yang diragu-kan para pimpinan daerah. Khu-susnya Plt Gubsu, kita berharap PakErry Nuradi paham dan kembali kejalan shirotol mustaqim. Mungkin diasalah mendapatkan informasi ten-tang hal tersebut," ujar Rifai dalamacara yang turut dihadiri Plt Gubsudiwakili Asren Nasution itu.

    Ketua Panitia Musda KNPI SumutH Alimnur Nasution menyampaikan,sosok Ketua Umum DPP KNPI RifaiDarus yang kharismatik diyakiniakan mampu menyatukan dan me-nyelesaikan kekosongan di KNPISumut. "Diharapkan ke depan KNPISumut dapat membangun prestasidengan baik," ujar Alim NurNasution. (HAM)

    Medan-andalas

    Saat ini perkembangan duniapendidikan yang ditandai de-ngan informasi dan teknologiyang terus berkembang, harusbisa membuat seorang maha-siswa lebih giat dalam menuntutilmu. Mau tak mau, para gene-rasi muda harus memanfaatkanberbagai peluang yang ada, ter-masuk menimba ilmu di Kam-pus STBA-PIA yang mengelolajurusan Sastra Bahasa Manda-rin dan Bahasa Inggris.

    Motto bahwa mahasiswaadalah masa depan, harus dite-rapkan dalam hati sanubari paragenerasi muda untuk mengejarjendela dunia melalui pendidi-kan. Dengan demikian, paragenerasi muda akan semakintermotivasi untuk terus menim-ba ilmu untuk masa depan yanglebih baik. Bila kualitas dansumber daya manusia (SDM)sudah baik, tentu masa depanbangsa ini akan lebih baik dimasa yang akan datang, kataKetua STBA-PIA Prof Dr Ber-

    lin Sibarani MPd ketika memo-tivasi mahasiswa pada Pembe-kalan Awal Mahasiswa Baru(PAMB) di hall kampus ter-sebut, Minggu (6/9).

    Pengukuhan tersebut ditan-dai dengan pengolesan bedak

    kepada sejumlah perwakilanmahasiswa di atas panggungoleh Ketua STBA-PIA danselanjutnya diikuti oleh Puket1-4 dengan penaburan bungaserta penaburan bedak kepadaratusan mahasiswa lainnya

    yang duduk di lantai hall.PAMB tersebut turut disak-

    sikan jajaran fungsionaris ST-BA-PIA diantaranya Puket 1Sinar Anwar SS MTCSOL, Pu-ket 2 Drs Ec Sanjaya KusumahMM, Puket 3 Yenny Marlim SSMPd, Puket 4 Darmawan Wi-jaya SS MTCSOL, KoordinatorPEMA Joan Wijaya, Ketua danWakil Ketua Panitia Wendy danDella Tanzil serta Dosen SastraChina dan Sastra Inggris ST-BA-PIA dan undangan lainnya.

    Untuk itu, Berlin mengajakmahasiswa baru untuk belajardengan tekun dan manfaatkanberbagai peluang yang ada.

    Sebelumnya Ketua PanitiaWendy menjelaskan, bahwapembekalan Mahasiswa STBA-PIA tersebut merupakan pe-ngukuhan ke-8 sejak STBA-PIA berdiri tahun 2008. Selaindari Kota Medan, para maha-siswa juga berasal dari PulauJawa seperti Jakarta, Papua,Padang, Tanjung Balai, PekanBaru, Brastagi, dan Aceh.

    Kegiatan PAMB 2015 ST-BA-PIA berlangsung dua hari.Pada hari pertama perkuliahanditujukan kepada mahasiswabaru bertujuan untuk mengenaladministrasi dan perkuliahan diSTBA-PIA. Baik di bidangkegiatan kuliah ataupun kegia-tan tambahan, yang bertujuanuntuk meningkatkan kemam-puan akademis dan non-aka-demis (karakter, berpidato,berprestasi, berorganisasi, ke-giatan sosial ataupun beriba-dah). Sehingga lulusan STBA-PIA siap bekerja dan terjun kemasyarakat, ujar Wendy.

    Sedangkan hari kedua, tam-bah Wendy, bertujuan untukmeningkatkan solidaritas antar-mahasiswa. Kegiatan tersebut,berbentuk games koordinasiantarkelompok. Pada hari ke-dua juga diumumkan maha-siswa terbaik dalam tes ujiansaringan masuk sebelumnyadan memperoleh free pemba-ngunan dari 50-100 persen,papar Wendy. (RIL)

    Mahasiswa Angkatan ke-8 STBA-PIA Dikukuhkan

    SERSERSERSERSERTIFIKTIFIKTIFIKTIFIKTIFIKAAAAAT -T -T -T -T - Ketua STBA-PIA Berlin Sibarani menyerahkan sertifikat kepada salahseorang mahasiswa pada PAMB di hall kampus tersebut, Minggu (6/9).

    Medan-andalas

    Sugiat Santoso MSP terpilihsebagai Ketua DPD Komite NasionalPemuda Indonesia (KNPI) Suma-tera Utara (Sumut) periode 2015-2018 pada Musyawarah Daerah(Musda) XIII Pemuda/KNPI, di Ho-tel Garuda Plaza Medan, Senin (7/9) malam.

    Sugiat terpilih secara aklamasikarena tidak mendapat sainganpada musda lanjutan yang sebe-lumnya digelar di Panyabungan,Mandailing Natal (Madina) itu.Peserta yang terdiri dari 58 organi-sasi kemasyarakat pemuda (OKP)dan 27 DPD KNPI kabupaten/kotamemilih Sugiat secara aklamasi.

    Sugiat usai terpilih menyatakanterima kasih atas dukungan rekan-rekan juang yang memercayakandirinya menjadi Ketua KNPI Sumutperiode tiga tahun ke depan. "Inimerupakan kemenangan pemudaSumut," ujar kandidat doktor Pasca-sarjana USU ini.

    andalas/asril tanjung

    Medan-andalas

    Dualisme di tubuh Universitas Islam SumateraUtara (UISU) yang sebelumnya dikabarkan sudahberakhir, ternyata masih isapan jempol semata. Ma-lah, permasalahan semakin rumit sehingga menuntutketegasan Kementerian Riset Teknologi danPendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) untukmenyelesaikannya.

    Berlarut-larutnya masalah dualisme kepemimpinanUISU disampaikan Kepala Humas UISU Ahmad RizaSiregar, Senin (7/9). Dia meminta Menristek DiktiMuhammad Nasir menetapkan Yayasan UISU yangsah untuk mengakhiri polemik di tubuh institusitersebut. Kami meminta Menristek Dikti untukmenegaskan siapa BP-PTS (Badan Penyelenggaraan-Perguruan Tinggi Swasta) yang sah, apakah YayasanUISU Al Munawwarah ataukah yang lain, katanya.

    Ahmad Riza mengaku pihaknya siap menerimaapapun keputusan Kemenristek Dikti terkaitpersoalan di UISU lantaran pihaknya mengakusudah mengantongi berbagai pengesahan dariinstitusi terkait seperti Surat Keputusan MenteriHukum dan HAM RI Nomor: AHU-7642.AH.01.04Tahun 2013 tentang Pengesahan Yayasan tanggal23 Nopember 2013.

    Selain itu, ada pula Surat Direktur Hak Cipta,Desain Industri Sesain Tata Letak Sirkuit Terpadudan Rahasia Dagang Kementerian Hukum dan HAMRI Nomor HKI.2-01.04-11, tentang Perubahan NamaPemegang Hak Cipta terdaftar Nomor : 045334tertaggal 28 Februari 2014.

    Kami juga mengantongi surat Direktur Kemen-terian Hukum dan HAM RI Nomor HKI 4.01.05-3199/2014 tentang Pencatatan Perubahan namatertanggal 26 Mei 2014. Selain itu kami juga punyasurat Direktorat Jenderal Administrasi HukumUmum Kementerian Hukum dan HAM NomorAH.01.04.69 tentang Mohon Kebijakan PenegasanPenyelenggara Universitas Islam Sumatera Utaratertanggal 23 Desember 2014 dan surat DirekturMerek Kementerian Hukum dan HAM RI NomorHKI.4-HI.06.06.06-01/2015 tentang PenjelasanHukum Atas Merek Universitas Islam SumateraUtara tertanggal 7 Januari 2015, kata Riza.

    Untuk penyelesian dualisme tersebut, Ahmad Rizamengatakan, Komisi X DPR RI telah menggelar rapatdengar pendapat umum (RDPU) membahas permasa-lahan UISU tersebut pada 24 Agustus lalu yangdipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI M RidwanHisjam yang dihadiri 27 orang dari 53 anggota KomiteX DPR RI. Dari notulensi RDPU tersebut disimpulkanbawa Komisi X DPR RI akan mendorong MenristekDikti mengesahkan bahwa BP-PTS UISU yang sahadalah Yayasan UISU Al Munawwarah.

    Melalui dokumen yang dimiliki Yayasan UISU AlMunawwarah, Komisi X XPR RI telah melayangkansurat Nomor PW/12241/DPR RI/VIII kepadapimpinan DPR RI untuk mendesak Menristek Diktimengesahkan yayasan tersebut. Tidak itu saja, lewatsurat yang ditandatangani Wakil Ketua DPR RI FahriHamzah kepada Menristek Dikti dengan nomorPW/12605/DPRRI/VIII/2015 juga telah memintaMenristek Dikti menyelesaikan permasalahanpenyelenggaran pendidikan di UISU tersebut padasurat tanggal 31 Agustus tersebut. (HAM/REL)

    Kemenristek DiktiDidesak PutuskanYayasan UISU yang Sah

    Medan-andalas

    Ketua Komisi C DPRD Kota Medan SalmanAlfarisi menjadwalkan memanggil kembalipihak-pihak terkait untuk membahas persoalanportal J-City, di Jalan Karya Wisata, PangkalanMasyhur, Medan Johor.

    Hal itu untuk menindaklanjuti permintaanpengelola parkir J-City yang datang ke DPRDMedan, Senin (7/9). Humas Secure Parking J-City, Gunawan, meminta DPRD Medanmengundang kembali pihaknya bersama SKPDterkait dan juga masyarakat yang resahdengan portal J-City.

    "Ini suratnya tidak sampai ke kami. Surat inijatuh kepada pihak manajemen J-City. Bukankami selaku yang mengurusi perpakiran.Makanya kami berharap diundang kembaliuntuk membahas persoalan ini," ujar Gunawan.

    Kepada Salman Alfarisi didampingi WakilKetua Komisi C Golfried Effendi Lubis,Gunawan sambil menunjukan surat undangandari Komisi C yang mereka akui tidak merekaterima, mengatakan, sebelum memasang por-tal pihaknya telah mensosialisasikannyakepada masyarakat sekitar kompleks J-Citydan tidak ada yang merasa keberatan.

    "Kita juga mau tahu warga yang mana yangmengadukan ini. Masyarakat J-City tidak kamitarik retribusi. Begitu juga masyarakat yangmelintas. Kami menarik retribusi jika pakir di atas10 menit," ujar Gunawan yang mengaku pihak-nya ada mengantongi izin dari Dishub Medan.

    Terkait hal ini, agar duduk persoalannyajelas, Komisi C kembali mengagendakan RDPdan memanggil pihak-pihak terkait. "Kita akanmengundang kembali agar semuanya jelas.Namun yang ingin saya sampaikan bahwapersoalan ini muncul karena adanya laporandari masyarakat. Dan persoalan portal parkiritu memang menyalahi aturan tetapi biar lebihjelasnya biar pihak terkait saja yang menjelas-kannya," bilangnya.

    Pada RDP sebelumnya, Kamis (3/9), KomisiC bersama BPPT, dishub, dispenda, satpol PP,dan warga yang mengadu sepakat mereko-mendasi agar portal parkir J-City dibongkarkarena melanggar aturan dan meresahkanwarga. (THA)

    Sugiat Santoso Pimpin KNPI Sumut Komisi C Jadwal UlangRDP Soal Portal J-City

  • Selasa8 September 2015 harian andalas | Hal. 4HUKUM & KRIMINAL

    DPRD: Cabut Izin Diskotek New Zone

    terpaksa membawa kedua cucunyadari kediaman orang tuanya dariTanah Karo, guna memintaperlindungan hukum di Kota Binjai.

    "Kami terpaksa membawa merekaagar tidak dianiaya lagi samabapaknya," tutur Nuriah.

    Memang sebelumnya, sempatkasus penganiayaan ini dilaporkan kePolsek Tanah Karo. Sayang, pelakuyang sudah berulangkali melakukanperbuatan tidak juga sadar danterlepas dari jerat hukum.

    "Sudah sempat kami laporkan.Tapi, gak pernah diamankan dia,"terangnya. Hingga akhirnyakekerasan kembali menimpa keduaboca ini. Tidak ingin terjadi hal yangtidak diinginkan. Keluarga mengambilkedua bocah ini dan membawanya keBinjai.

    "Karena terus dianiaya, jadinyakami mengambilnya dari kediamanpelaku. Kami berharap mendapatkanperlindungan hukum untuk keduacucu saya," sebut Nuriah.

    Sang nenek juga menyebutkan,sejak almarhumah Harianti,meninggal dunia sekitar 8 tahun lalu.Kedua kakak berdik ini memangdiasuh oleh ayahnya Agung Demawanyang menikah lagi dengan Rida. Kasusini sendiri masih ditangani pihakPolres Binjai, dengan memintaketerangan saksi-saksi. (DED)

    KAKAK beradik, Indah dan Dini(bukan nama sebenarnya), tanpakbingung ketika beberapa pegawainegeri sipil (PNS), serta awak mediamengerubunginya.

    Rasa trauma dan takut yangteramat dalam masih mendera bocahberusia 5 dan 4 asal Desa TigaDerket, Kecamatan Sunggal,Kabupaten Karo ini.

    Sesekali kedua bocah ini menangisdan memeluk sang nenek yang terusmendekap mereka sembarimeneteskan airmata.

    "Nenek, nenek, nenek," serukedua bocah ini ketika menyambangihalaman perkantoran Pemko Binjai,Senin (7/9) siang.

    Tanpak jelas sekujur tubuh keduabocah ini mengalami luka lembam.Mulai dari mata, tangan dan kakimembiru. Dibeberapa tubuh jugaterdapat luka sulutan api rokok yangtanpak hitam dan mulai mengering.

    "Bapak yang pukul," cetus keduabocah ini lugu ketika ditanya siapayang membuat mereka mengalamiluka.

    Rasa trauma yang teramat dalammenimpa kedua bocah ini sedikitmelegah. Senyum dan candatawakeduanya juga terlihat ketikabeberapa pegawai memberikanjajanan. "Ini, dimakan dan minum duluairnya," ujar pegawai.

    Dengan senyum manis, keduanyamenerima bungkusan plastik berisijajanan. Merekapun tampak senangdan saling menunjukan jajanan yangdibelikan kepada satu sama lain.

    "Nek, lihat ini, enak nek," celotehkeduanya sembari menunjukanjajanan kepada sang nenek.

    Setelah senyum keceriaan tampakdi wajah kedua bocah manis ini.Beberapa menit kemudian personelUnit Perlindungan Perempuan danAnak (UPPA) Satreskrim PolresBinjai datang dan mengajak merekaguna membuat laporan.

    Nuriah (56), selaku nenek yangterus mendampingi cucunya mengaku

    Dua Bocah KorbanPenganiayaan Ayah Kandung

    Cari Perlindungan Hukum

    terhadap peristiwa pidana yang terjadidi tempatnya. Artinya, apabila adaditemukan pengunjung yang terbuktimengkonsumsi narkoba saat dirazia,pemilik juga harus ikut diperiksa.

    "Disbudpar jangan hanya jadi jurubicara pengusaha tempat hiburan.Mereka harus benar-benar melakukanpengawasan dan pembinaan. Kalau adayang terbukti menyalahi izin, harusberani mencabut izinnya. Disbudparharus bersama-sama dengan aparatterkait melakukan pengawasan danpenindakan terhadap tempat hiburanyang menyalah," bilangnya.

    Sebelumnya, BNNP Sumut mera-zia tempat hiburan Diskotek NewZone. Dari tempat tersebut, petugasmengamankan 140 pengunjung terdiridari 112 pria dan 28 orang wanita yangterbukti mengonsumsi narkoba.

    Selain mengamankan pengunjungyang positif menggunakan narkoba,petugas juga berhasil mengamankansejumlah pil ekstasi dan sabu-sabu dilantai bar Diskotek New Zone yangdiduga dibuang oleh pemiliknya ketikamengetahui adanya razia. (THA)

    Menanggapi hal ini, Ketua KomisiC DPRD Kota Medan Salman Alfarisimeminta razia tersebut terus digelarsecara rutin. Pasalnya, dia mendugahampir seluruh tempat hiburan di KotaMedan menjadi lokasi transaksinarkoba.

    "(Razia) harus terus dilakukan.Sebab, banyak informasi yang kitaperoleh, bahwa tempat hiburan malamtersebut malah menyediakan narkoba

    kepada pengunjung. Memang untukmengungkap itu, memerlukan kerjakeras dan siasat tertentu," ujarnyakepada wartawan, Senin (7/9).

    Dikatakan Salman, untuk membe-rikan efek jera sekaligus mengan-tisipasi penyalahgunaan narkoba,seluruh tempat hiburan yang terbuktiada pengunjungnya yang kedapatanmengkonsumsi narkoba harus dicabutizinnya.

    "Memang, bukan tidak mungkinmereka menggunakannya di luartempat hiburan tersebut. Namun,pemilik juga harus memperketatpengawasan terhadap pengunjung agarterhindar dari efek negatif. Tempathiburan yang terbukti ada pengunjungyang kedapatan mengonsumsi narkobaharus dicabut izinnya. Kalau pemilikmau mengurus izin baru, harus adapernyataan dan penerapan SOP penga-wasan baik dari disbudpar maupunkepolisian. Juga harus dilakukanpengawasan secara ketat," tegas Salman.

    Pemilik tempat hiburan, sambungpenasihat Fraksi PKS DPRD KotaMedan itu, harus bertanggung jawab

    Medan-andalasPetugas Badan

    Narkotika Nasional (BNN)Provinsi Sumatera Utaradibantu aparat kepolisiandan satpol PP terusmerazia tempat hiburan diKota Medan. Yangteranyar, razia dilakukandi Diskotek New Zone,Jalan Wajir dan berhasilmengamankan 140pengunjung yang terbuktimengonsumsi narkoba.

    mobil tersebut."Mobil itu langsung kabur mening-

    galkan korban," sebut Daniel.Jenazah korban kemudian dibawa ke

    RSUP H Adam Malik. Sedangkansepeda motornya dibawa ke MapolsekDelitua. Kini, pihak kepolisian tengahmenyelidiki mobil dan supir yang telahditabrak korban.

    Peristiwa sempat membuat arus lalulintas di Jalan AH Nasution macethingga beberapa saat. (DA)

    Medan-andalasKecelakaan lalu lintas (laka lantas)

    merenggut korban nyawa terjadi diJalan AH Nasution, Medan Johor, Senin(7/9) siang.

    Korban yang tercatat sebagai maha-siswa itu bernama Budi PermanaMunthe (21) warga Kecamatan Delitua,Kabupaten Deli Serdang menabrakmobil yang mendadak ngerem.

    "Korban menabrak mobil dari bela-kang. Sekarang kita sedang menyelidiki

    mobil itu," kata Kapolsek Delitua AKPDaniel Marunduri SiK kepada wartawa.

    Menurut Daniel, saat itu korbanmelaju dari Jalan Tritura mengarah keJalan AH Nasution dalam kecepatansedang. Di sekitar RS Mitra Sejati,korban berniat mendahului mobil didepannya.

    Namun, mobil tersebut mendadakngerem hingga membuat korban takmampu mengendalikan sepeda motor-nya. Korban menabrak bagian belakang

    Tabrak Mobil dari Belakang

    Mahasiswa PengendaraSepeda Motor Tewas

    dan berhasil menangkap tersangka BAalias Buana (28) warga Dusun VII DesaSimpang Empat, Kecamatan SimpangEmpat, Kabupaten Asahan.

    Tersangka Buana disergap polisi disalah satu rumah kos di kawasan JalanJenderal Sudirman Km-VI, KelurahanSijambi, Kecamatan Datuk Bandar. (AS)

    Tanjung Balai-andalasPersonel Satres Narkoba Polres

    Tanjung Balai menggerebek tiga pelakunarkoba di Lantai II Rumah SusunSederhana dan Sewa (Rusunawa)Kelurahan Sei Raj, Kecamatan SeiTualang Kota Tanjung Balai.

    Kasatres Narkoba Polres TanjungBalai, AKP Deddi Zunaidy Harahap SEketika dikonfirmasi, Senin (7/9) menga-takan, ketiga tersangka diamankan ketikahendak mengkonsumsi sabu-sabu.

    "Dari penangkapan ini kami sitabarang bukti satu plastik palstik keciltransparan berisikan serbuk putihdiduga sabu-sabu dengan berat kotor0,54 gram, dan seperangkat alat nyabu,"kata Deddi.

    Dikatakan Deddi, ketika tersangkayang hingga kemarin masih dalamproses pemeriksaan tersebut, MI aliasIrsyat (38) warga Pasar Baru Linku-ngan IV, Kelurahan Pasar Baru, Keca-matan ST-Raso, HS alias Tomo (21)warga Dusun I Desa Air Genting,Kecamatan Air Batu, dan MFK alias

    Ipan alias Codot (19) warga Dusun IV,Desa Sipaku Area, Kecamatan Sim-pang Empat, Kabupaten Asahan.

    Dalam pemeriksaan tersangkaIrsyat mengaku memperoleh sabu-sabu dari Buana. Setelah menerimaketerangan dari tersangka, polisilangsung melakukan pengembangan

    Polisi Gerebek Tiga Pelaku Narkoba di Rusunawa

    andalas/adisastra

    PERIKSA PERIKSA PERIKSA PERIKSA PERIKSA - Kasatres Narkoba Polres Tanjung Balai AKP Deddi Z Harahap bersama penyidiknyaBrigadir Supangat tengah memeriksa tersangka.

    KORBAN PENGANIAYAAN AYAH - Inilah salahseorang bocah yang diduga menjadi korbanpenganiayaan ayah kandungnya.

    "Bukan apa, kita takutkan nanti hilangbarang bukti," sebut Frido.

    Sebelumnya, Subdit III/TipikorDitreskrimsus Poldasu, memanggilKetua Koperasi TKBM, MocktarAhmad, Sekretaris Koperasi Zulkifli danBendahara Koperasi R Tampubolon.

    Mereka diketahui menjabat sebagaipengurus koperasi TKBM sejak tahun2001-2004 lalu. Kasus itu terkuak,setelah salah satu anggota KoperasiPrimer TKBM, Batu Bandar Purbamengadukan dugaan korupsi bantuanKemenpera, pembangunan perumahanPrimer Koperasi TKBM senilai Rp9miliar ke Poldasu. (DA)

    Medan-andalasSubdit III/Tindak Pidana Korupsi

    (Tipikor) Ditreskrimsus Poldasu seper-tinya 'menutup rapat' proses penye-lidikan dugaan korupsi Primer KoperasiTenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM),bantuan Kemenpera sebesar Rp9 miliar.

    Semula, untuk pengusutan kasustersebut penyidik Subdit III/Tipikorberencana memanggil Jamsostek dansalah satu pegawai bank, namun tidakdilakukan.

    "Nggak ada kita memanggil Jam-sostek, nggak ada kaitannya itu," kataKasubdit III/Tipikor DitreskrimsusPoldasu, AKBP Frido Situmorang,

    Senin (7/9) sore.Ditanyai lebih jauh, Frido pun tak

    mau sesumbar mengenai siapa yangbakalan dipanggil pihaknya. Lagi-lagi diaberasalan, kasus itu masih dalampenyelidikan.

    "Inikan masih dilidik, nanti saja akankita kabari ke media. Yang jelas dalamminggu-minggu ini akan kita panggil,"ujar Frido, merahasiakan oknum yangakan dipanggil. Dia berasalan pelitnyadalam memberikan keterangan perihalpengusutan dugaan korupsi itu, karenadikhawatirkan pihak-pihak yang terlibatdalam kasus itu akan menghilangkanbarang bukti.

    Poldasu Terkesan Tertutup Soal KasusPrimkop TKBM

  • Selasa8 September 2015 harian andalas | Hal. 5HUKUM & KRIMINALLagi, Dua Begal Dibedil Polisi

    Medan-andalasKeberhasilan Polresta Medan dan Polsek

    Medan Baru dalam mengungkap danmenangkap pelaku begal Redaktur HarianSinar Indonesia Baru (SIB), Dona EsterHutagalung (37), mendapat apresiasi daripenanggungjawab Harian SIB, Drs VictorSiahaan SH.

    "Kami salut dengan Pak Kapolresta MedanKombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SiKMHum, dan Kapolsek Medan Baru KompolRonny Nicolas Sidabutar SH SiK MH.Karena atensi beliau kasus perampokan ataubegal redaktur kami dapat terungkap," kataVictor, Senin (17/9).

    Pernyataan tersebut disampaikan Victorbersamaan dengan kedatangan KapolrestaMedan didampingi Kapolsek Medan Baru,Kasat Intelkan Kompol Rama S Putra, danKanit Reskrim Medan Baru Iptu AdhiPutranto Utomo ke Kantor Harian SIB, Senin(17/9).

    Kedatangan orang nomor satu di strukturorganisasi Polresta Medan ke Kantor SIBuntuk menunjukkan atau menyerahkanhandphone BlackBerry milik Donna EsterHutagalung yang dirampok para pelaku begaldi Jalan Pattimura, Medan, Minggu (9/8)? dinihari.

    Barang bukti BlackBerry tersebut disitadari kedua tersangka HS (23) dan MRAL (25)yang diringkus personel Reskrim PolsekMedan Baru dari kawasan Bengkalis Riau danMedan, Jumat (4/9) lalu.

    Dalam kesempatan itu, Kapolresta MedanKombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SiKMHum mengatakan bahwa pihaknya tetapkonsisten untuk menindak tegas setiap pelakutindak kejahatan jalanan termasuk jambretdan perampokan/begal.

    "Kita tetap bertindak tegas terhadap

    setiap pelaku tindak kejahatan, termasukpelaku-pelaku jambret dan perampokan/begal," katanya.

    Hal itu dibuktikan dengan hampir setiaphari Polresta Medan dan jajaran meringkusdan mengungkap dua sampai tiga pelakujambret/rampok atau begal. Bahkan beberapapelaku terpaksa ditembak karena berusahamelakukan perlawanan.

    Sementara itu, Donna Ester Hutagalungselaku korban perampokan juga meng-ucapkan terima kasih kepada KapolrestaMedan dan Kapolsek Medan Baru yang telahberhasil menangkap pelaku begal yangmerampoknya.

    "Semoga Polresta Medan dibawah ke-pemimpinan Pak Mardiaz semakin sukses lagidalam memelihara keamanan dan ketertibanmasyarakat (kamtibmas), menegakkanhukum, dan memberikan perlindungan,pengayoman, serta pelayanan kepada ma-syarakat," kata Donna. (HER)

    Medan-andalasKepolisian Resor Kota

    (Polresta) Medankembali melakukantindakan tegas(penembakan) terhadappara pelaku pencuriandengan kekerasan(curas) atau begal yangmeresahkan warga KotaMedan dan Sekitarnya.

    Setelah pembegal RedakturHarian SIB, Dona Ester Hutaga-lung (37), kini giliran dua begal sadisperampas kalung emas wanita tuayang 'dihadiai' timah panas olehpersonel Pidum Polresta Medan.

    Kedua badit jalanan berinisial SDalias Surgem (29) warga JalanMenteng VII Gang Kenanga, danBS alias Budi (23) warga JalanMenteng VII Gang Buntu, Keca-matan Medan Denai itu dibedil aliasditembak lantaran melakukan per-lawanan saat akan ditangkap.

    "Aksi kedua tersangka ini ter-golong sadis. Mereka merampokkalung emas yang dipakai seorangwanita berusia 74 tahun, BetniNurhaida Br Nababan," kataKasatreskrim Polresta MedanKompol Aldi Subartono SH SiKMH dalam keterangan persnya,Senin (7/9).

    Menurut Aldi, aksi pembegalankedua tersangka dilakukan pada,Rabu (2/9) sekira pukul 17.30 WIBdi belakang Indomaret kawasanJalan Menteng VII, Kelurahan Men-teng, Kecamatan Medan Denai.

    "Saat itu korban yang menge-nakan kalung sedang berjalan kakidi sekitar TKP. Melihat itu, ter-sangka yang mengendarai sepedamotor langsung merampas kalungemas korban lalu kabur ke arah JalanSeksama," ujar Aldi.

    Setelah kejadian, korban yang

    tinggal di Jalan Tuba IV, KelurahanTegal Sari Mandala II, KecamatanMedan Denai itu melapor ke PolsekMedan Area. Laporan pengaduankorban tertuang di nomor LP/1131/K/IX/2015/SPKT Sektor Area.

    Setelah menerima laporan pe-ngaduan korban, sejumlah personelReskrim Polsek Medan Area danPersonel Pidum Polresta Medanlangsung melakukan penyelidikan.

    Hasilnya, personel Pidum Pol-resta Medan dibawah pimpinanKasatreskrimnya Kompol AldiSubartono SH SiK MH yang mela-kukan penyelidikan berhasil meng-indentifikasi identitas kedua pelakudan.

    Sepekan kemudian, kedua pe-laku yang identitasnya telah dike-tahui berhasil ditangkap personel

    Pidum Polresta Medan di lokasiberbeda.

    "Tersangka Budi kami tangkap dikawasan Jalan Menteng VII, Kelu-rahan Menteng, Kecamatan MedanDenai, Senin (7/9/2015) sekirapukul 06.00 WIB.

    Sedangkan tersangka Surgemkami tangkap di Jalan Jermal XVtanah garapan Desa Kramat Indah,Kecamatan Medan Denai, dua jamsetelah tersangka Budi ditangkap,"papar Aldi.

    Dalam penangkapan itu, sam-bung Aldi, pihaknya terpaksamenembak kaki kedua tersangkakarena melakukan perlawanan saatakan ditangkap.

    Dari kedua tersangka disitabarang bukti sepeda motor HondaSupra X BK 6208 KP yang digu-

    nakan kedua tersangka untuk me-rampok korban.

    Disinggung barang bukti kalungemas korban yang dirampok keduatersangka, Aldi yang mewakiliKapolrestanya Kombes Pol MardiazKusin Dwihananto SiK MHummenyebutkan bahwa kalung emastersebut telah dijual kedua ter-sangka.

    "Kalung emas yang dirampok itutelah dijual kedua tersangka sehargaRp1.600.000 kepada tukang emaspinggir jalan SM Raja, Medan.

    Uang hasil penjualan emas hasilkejahatan itu mereka bagi dua. Ter-sangka Budi mendapat bagianRp700.000, sedangkan tersangkaSurgem Rp600.000. Sisanya Rp-300.000 habis dibelanjakan," terangAldi. (HER)

    BEGAL DITEMBAK BEGAL DITEMBAK BEGAL DITEMBAK BEGAL DITEMBAK BEGAL DITEMBAK - Kasatreskrim Polresta Medan Kompol Aldi Subartono SH SiK MH (kanan) saat menyaksikan anggotanyamemboyong kedua pelaku begal yang ditembak dalam satu penyergapan, Senin (7/9) pagi.

    Tangkap Pelaku Begal Redaktur SIB

    Kinerja Kapolresta Medan dan KapolsekMedan Baru Diapresiasi

    Medan-andalasJenazah empat TKI asal Suma-

    tera Utara yang tewas tenggelamdi perairan Selat Malaka tiba diTerminal Kargo Bandara Inter-nasional Kualanamu, Senin (7/9)sekira pukul 14.45 WIB.

    Kedatangan jenazah empat TKItersebut ikut disambut PelaksanaTugas Gubernur Sumut HT ErryNuradi, Kepala Dinas TenagaKerja Sumut Bukit Tambunan,Asisten 2 Pemkab DeliserdangSyafrullah, dan pejabat BP3TKISumut.

    Dalam penyambutan dan pem-berangkatan jenazah tersebut kerumah duka, Erry Nuradi me-nyampaikan rasa duka yang men-dalam atas musibah yang terjadi.

    Pihaknya berharap keluargayang ditinggalkan dapat tabah danmenerima musibah yang meru-pakan ketentuan dari Yang MahaKuasa.

    "Innalillahi wainna ilaihi roijun.Segala sesuatu yang berasal dariAllah, tentu akan kembali ke Allah.Sesuatu yang bernyawa, pasti akanmati. Semoga keluarga tetap tabah

    dan sabar, mudah-mudahan inimenjadi pelajaran," katanya.

    Menurut Erry, pihaknya akanmemperketat pengawasan diperairan seperti Pelabuhan diTanjungbalai agar tidak diman-faatkan untuk kegiatan yang mem-bahayakan atau melanggar hukum.

    Pihaknya berharap masyarakatyang akan berpergian atau bekerjadi luar negeri dapat menggunakandokumen resmi dan tidak lagimenggunakan jalur "pelabuhantikus" karena akan membahayakankeselamatan jiwa.Medan-andalas

    Wakil Kepala Kejaksaan TinggiSumatera Utara (Wakajatisu) AmirYanto SH MM MH dipromosikanmenjabat Kepala Pusat PeneranganHukum (Kapuspenkum) KejaksaanAgung RI. Jabatan lamanya kinidipercayakan kepada Baginda PolinLumbangaol SH MM MH. Acarasertijab digelar di Aula Sasana CiptaKertha, Kejatisu, Medan, Senin (7/9).

    Mutasi juga terjadi di KejariPematang Siantar dan Kejari Sidika-lang. Aswas Kejati KalimantanSelatan M Masril SH MHum ditem-patkan sebagai Kajari PematangSiantar. Sedangkan Johny WilliamPardede SH MH yang semula bertu-gas sebagai Kajari Brebes, JawaTengah, menjadi Kajari Sidikalangmenggantikan Pendi Sijabat SH MHyang kini bertugas sebagai KajariTimika.

    Humas Kejatisu Candra Purnamadi ruang kerjannya di Kejatisu,mengatakan mutasi dan promositersebut berdasarkan implementasidan Keputusan Presiden Nomor 53/M Tahun 2014 tanggal 22 April 2014,serta, sebagai suatu yang wajar daridinamika organisasi yang harusdiselenggarakan secara terusmenerus. (IND)

    Jenazah TKI Tewas TenggelamTiba di Kualanamu

    Medan-andalasSekawanan pencuri menggasak 1100 US

    Dollar, dan Rp30 juta dari rumah salahseorang asuransi Sinar Mas di Jalan MentengVII, Lorong Sehati, Kelurahan Menteng,Kecamatan Medan Denai, Senin (7/9).

    Selain uang dollar dan rupiah, pelaku yangdiperkirahkan lebih dari dua orang itu jugamenggondol cincin, serta kalung emasseberat 20 gram dan 2 BPKB sepeda motormilik korbannya, Feri Antonius Hutabarat(32).

    Informasi diperoleh di Mapolsek MedanArea, Senin (7/9) siang menyebutkan,peristiwa pencurian di rumahnya itu barudiketahui, Minggu (6/9) sekitar pukul 19.00WIB.

    Saat itu kondisi melihat pintu pagar yangterlihat dalam keadaan rusak saat korbanpulang spontan membuatnya curiga danlangsung memeriksa beberapa ruangan yangada di dalam rumah.

    Meskipun para pelaku tidak merusak pinturumah milik korban, namun para pelakuberhasil masuk ke beberapa ruangan yangada untuk menggasak barang berharga yangdisimpan korban.

    Kecurigaan korban semakin menjadiketika melihat kondisi rumah sudahberantakan, bahkan brankas berisi barang-barang berharga berupa uang Rp30 juta serta1100 US Dollar dan perhiasan emas seberat20 gram yang disimpan di dalam kamarnya

    dibobol para pelaku bersama sejumlahbarang berharga lain seperti 2 BPKB sepedamotor bernopol BK 4179 IC dan BK 4698CU mililiknya.

    "Kami sekeluarga pergi dari jam 10 pagi,pas pulang sekitar jam 7 malam ku tengokpagar kami rusak tapi pintu depan nggak adarusak. Pas diperiksa ke dalam udahberantakan semuanya.

    Sudah curiga kami liat kondisi rumahberserak, rupanya memang brankas di kamarudah dibobol. Isinya ada uang Rp 30 juta, uangdolar ada 1.100 US $, perhiasan kalung emasada 20 gram, BPKB sepeda motor dua. Inilahmakanya mau dilaporkan ke polisi," sebutkorban.

    Terpisah saat dikonfirmasi sejumlahwartawan, Kanit Reskrim ?Polsek MedanArea, Iptu Sehat Tarigan menyebutkanbahwa pihaknya masih menyelidiki peristiwapencurian yang dilaporkan korban.

    Iptu Sehat menjelaskan bahwa pihaknyasudah melakukan cek tempat kejadianperkara untuk mencari mengidentifikasi parapelaku yang beraksi.

    "Laporannya sudah diterima, korban masihmemberikan keterangannya kepada penyidik.Anggota juga sudah cek TKP untukmengidentifikasi kejadian itu. Kerugian yangdialami korban sementara dari hasil ke-terangan yang disampaikannya mencapairatusan juta rupiah," tandas Iptu Sehat. (ACO/HER)

    Pencuri Gasak1100 US Dollar

    PAPARKAN - Kapolresta Medan Kombes Pol MardiazKusin Dwihananto SiK MHum, dan Kapolsek MedanBaru Kompol Ronny Nicolas Sidabutar SH SiK MHsaat memaparkan penangkapan pelaku begalRedaktur SIB.

    Medan-andalasBadan Koordinasi Himpunan

    Mahasiswa Islam (Badko HMI)Sumut mengapresiasi langkahKPK membongkar suap APBDSumut TA 2013, 2014, 2015, dansuap interplasi yang diduga meli-batkan oknum-oknum anggotaDPRD Sumut.

    "Ini merupakan langkah yangsangat baik untuk menciptakanProvinsi Sumatera Utara yangbersih dari tindak pindana korupsiagar pembangunan Sumaterautara bisa berjalan dengan baik.Apalagi kita ketahui sekarangkondisi APBD Sumut sedangmengalami defisit," kata KetuaBadko HMI Sumut Anggia Ra-madhan Harahap dalam siaranpersnya, Senin (6/9).

    Menurutnya gagalnya interplasijilid 1, 2, 3 oleh DPRD Sumutmembuat Badko HMI Sumut danmasyarakat Sumut sangat kecewa.Padahal interplasi merupakanbagian dari hak bertanya anggotaDPRD Sumut kepada gubernur

    terkait persoalan yang terjadi diSumut.

    "Harusnya ini (interplasi) ajanguntuk mengevaluasi dan me-nyelesaikan persoalan yg terjadidi Sumut, bukan menjadi ajangtransaksional," sesalnya.

    "Kemudian juga pengesahanAPBD Sumut TA 2014 yang kitaketahui cukup lama baru disahkanoleh DPRD Sumut, ini tidakmasuk akal bagi kita, kenapa terlalulama disahkan, harusnya No-vember 2013 sudah disahkan R-APBD 2014 tapi awal tahun 2014baru disahkan. Ternyata ketika kitalihat di lapangan diduga adatransaksional yang terjadi supayaAPBD bisa disahkan," ungkapnyalagi.

    Akibatnya hak rakyat untukmenikmati hasil pembangunandipermainkan oleh eksekutif danlegislatif.

    Belum lagi fee dari setiapkegiatan proyek di Sumut yangdiduga diminta oleh eksekutifdan legislatif namun sangat sulit

    pembuktiannya secara kasatmata.

    "Dari awal Badko HMI Sumutmembuka kasus korupsi di Sumut,kita menduga korupsi ini dilakukansecara berjemaah oleh eksekutifdan legislatif. Sangat di luar logikakita apa yg terjadi dengan kondisiAPBD Sumut kita pada saat tahun2013, 2014, kita defisit sekitarlebih kurang Rp3 tri