ekosistem mangrove

Download Ekosistem mangrove

Post on 16-Aug-2015

65 views

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  1. 1. By. Kelompok VII
  2. 2. Defenisi Ekosistem Mangrove Fungsi dan Manfaat Ekosistem Mangrove Ciri-Ciri Ekosistem Mangrove Zonasi dan Syarat Pertumbuhan Hutan Mangrove Keanekaragaman flora pada Habitat Mangrove Keanekaragaman fauna pada Habitat Mangrove Penyebaran Hutan Mangrove Jenis perakaran Hutan Mangrove Gambar
  3. 3. Ekosistem Mangrove atau yang biasa disebut dengan Hutan Bakau adalah sebuah lingkungan dengan ciri khusus dimana lantai hutannya digenangi oleh air dimana salinitas juga fluktuasi permukaan air tersebut sangat dipengaruhi oleh pasang surut air laut.
  4. 4. Menumbuhkan Pulau Menjernihkan Air Mengawali Rantai Makanan Melindungi dan Memberi Nutrisi
  5. 5. Menjaga agar garis pantai tetap stabil. Melindungi pantai dan sungai dari bahaya erosi dan abrasi. Menahan badai/angin kencang dari laut. Menahan hasil proses penimbunan lumpur, sehingga memungkinkan terbentuknya lahan baru.
  6. 6. Tempat memijah dan berkembang biaknya ikan-ikan, kerang, kepiting dan udang. Tempat berlindung, bersarang dan berkembang biak dari burung dan satwa lain. Sumber plasma nutfah & sumber genetik. Merupakan habitat alami bagi berbagai jenis biota.
  7. 7. Penghasil kayu bakar, arang, bahan bangunan. Penghasil bahan baku industri. Tempat wisata, penelitian & pendidikan.
  8. 8. Jenis tanahnya berlumpur, berlempung atau berpasir dengan bahan-bahan yang berasal dari lumpur, pasir atau pecahan karang. Lahannya tergenang air laut secara berkala, baik setiap hari maupun hanya tergenang pada saat pasang purnama. Frekuensi genangan ini akan menentukan komposisi vegetasi ekosistem mangrove itu sendiri. Suhu udara dengan fluktuasi musiman tidak lebih dari 5C dan suhu rata-rata di bulan terdingin lebih dari 20C. Airnya payau dengan salinitas 2-22 ppt atau asin dengan salinitas mencapai 38 ppt.
  9. 9. Gelombang laut yang tidak terlalu besar. Memerlukan salinitas (kadar garam) yang tinggi karna merupakan pertemuan air laut dan air tawar. Terdapat endapan lumpur pada pesisir pantai, serta mempunyai daerah pasang surut yang lebar.
  10. 10. Zona Proksimal, adalah zona yang dekat dengan laut atau zona terdepan. Pada daerah ini biasa ditemukan jenis-jenis Rhizophora apiculata, Rhizopora mucronata dan Sonneratia alba.
  11. 11. Zona Midle, adalah zona yang terletak diantara laut dan darat atau zona pertengahan. Biasanya ditemukan jenis-jenis : Sonneratia caseolaris, Rhizophora alba, Bruguiera gymnorrhyza, Avecennia marina, Avecennia oficinalis dan Ceriops tagal.
  12. 12. Zona distal, adalah zona yang jauh dari laut atau terbelakang. Pada zona ini biasa ditemukan jenis-jenis Heriteria littoralis, Pongamia sp, Xylocorpus sp, Pandanus sp, dan Hibiscus tiliaceus.
  13. 13. Zona kering, pada zona ini zona ini salinitas airnya sangat rendah dan tanahnya keras serta kurang dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Daerah ini umumnya didominasi oleh tumbuhan nipa (Nypa fruticans).
  14. 14. Regnum : Plantae Divisi : Magnoliophyt a Kelas : Magnoliopsid a Ordo : Myrtales Famili : Rhizophorace ae Genus : Rhizophora
  15. 15. Kingdom : Plantae Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Ordo : Scrophulariales Famili : Acanthaceae Genus : Acanthus Spesies : Acanthus ebracteatus
  16. 16. Akar lutut (knee root), adalah akar yang muncul dari tanah kemudian melengkung ke bawah sehingga bentuknya menyerupai lutut. Bagian yang muncul diatas tanah lumpur berfungsi untuk pernapasan akar. Contohnya adalah pohon tancang (Bruguiera gmnorhyza)
  17. 17. Akar nafas (pneumatophore), adalah akar yang tumbuhnya tegak, muncul dari dalam tanah, pada kulitnya terdapat celah-celah kecil yang berguna untuk pernafasan. Contohnya adalah tumbuhan kayu api (Avisennia lithorale) yang merupakan jenis tumbuhan penyusun vegetasi bakau (mangrove).
  18. 18. Akar tunjang (still- root), adalah akar yang tumbuh dari diatas permukaan dan kemudian memasuki tanah, biasanya berfungsi untuk penunjang mekanis. Contohnya adalah tumbuhan pandan (Pandanus tectorius)
  19. 19. Akar banir/papan (buttress), adalah akar berbentuk seperti papan miring yang tumbuh pada bagian bawah batang dan berfungsi sebagai penunjang pohon. Contohnya adalah tumbuhan kenari (Canarium vulgare) family Burseraceae.

Recommended

View more >