ekonomi mikro & makro

Download Ekonomi Mikro & Makro

Post on 20-Jul-2015

158 views

Category:

Economy & Finance

6 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Slide 1

PEMAHAMAN TENTANG EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKROPermasalahan Ekonomi diIndonesia

Pertumbuhan EkonomiPertumbuhan ekonomi suatu negara merupakan salah satu indikasi yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan pembangunan negara tersebut. Pertumbuhan ekonomi dapat dilihat melalui tingkat produksi barang dan jasa yang dapat dihasilkan selama satu periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi negara berkembangseperti Indonesia sering terkendala masalah modal dan investasi. Indonesia masih bergantung pada modal dari investasi pihak asing untuk menunjang kegiatan ekonominya.Data dari BPS, pertumbuhan ekonomi hingga Juni 2014 sebesar 5,12%. KemiskinanKemiskinan merupakan keadaan masyarakat yang tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup meliputi makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan sebagai akibat berkurangnya pendapatan masyarakat secara riil. Masyarakat mengalami penurunan daya beli barang-barang kebutuhan pokok secara umum. Akibatnya, masyarakat tidak dapat hidup secara layak sehingga taraf hidupnya menurun.Data BPS bulan Maret 2014, persentase kemiskinan Indonesia berada pada tingkat 11,25%. Sebesar 28,28 juta, terjadi penurunan dari 28,60 juta orang.

PengangguranSecara umum pengangguran diartikan sebagai angkatan kerja yang tidak bekerja. Pengangguran merupakan rantai masalah yang dapat menimbulkan beberapa permasalahan pada suatu negara. Pengangguran disebabkan jumlah angkatan kerja yang tidak seimbang dengan jumlah lapangan kerja/kesempatan kerja. Akibatnya, banyak angkatan kerja yang tidak dapat terserap dalam lapangan pekerjaan sehingga menimbulkan pengangguran.Data BPS bulan Februari 2014, pengangguran sebanyak 7,15 juta turun dibanding bulan Agustus 2013 sebesar 7,39 juta jiwa.InflasiBerdasarkan data BPS, inflasi Indonesia pada tahun 2011 sebesar 3,79%. Data terakhir tahun 2014 sebesar 3,42%. Inflasi yang terjadi di Indonesia disebabkan tingginya permintaan agregat, sementara permintaan barang dan jasa tidak diimbangi dengan kemampuan produksi dan kenaikan biayaproduksi. Inflasi ditandai oleh kenaikan harga barang dan jasa secara keseluruhan. Hal ini akan menimbulkan penurunan daya beli masyarakat terhadap barang dan jasa. Inflasi berdampak pada lesunya kegiatan perekonomian, kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah, melemahnya nilai rupiah, dan ketidakstabilan perekonomian negara.Ketidakseimbangan Neraca PembayaranKegiatan ekspor dan impor merupakan bagian yang penting dari kegiatan perekonomian suatu negara. Impor yang terlalu berlebihan akan menyebabkan defisit dalam neraca pembayaran. Defisit ini akan menurunkan kegiatan ekonomi dalam negeri, harga valuta asing akan meningkat, dan menyebabkan harga barang impor bertambah mahal. Kegiatan ekonomi dalam negeri yang menurun akan mengurangi kegairahan pengusaha untuk melakukan penanaman modal dan membangun kegiatan usaha baru.

Perbedaan Ekonomi Mikro dengan Ekonomi MakroEkonomi MikroEkonomi MakroMenganalisis bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomianMenganalisis keseluruhan dalam permasalahan kegiatan perekonomian

Mempelajari ekonomi secara individu, misalnya perilaku konsumen dan produsenMempelajari perilaku masyarakat luas dalarn memenuhi kebutuhannya secara menyeluruh

Fokus pada perwujudan efisisensi dalam penggunaan sumber daya Fokus pada analisis tentang pengaruh kegiatan ekonomi terhadap perekonomian secara keseluruhan

Aspek analisisnya antara lain : tingkah laku produsen dan konsumen; interaksi di pasar barang dan pasar faktor produksi; elastisitas; permintaan, penawaran, dan keseimbangan pasar

Aspek analisisnya antara lain : pendapatan nasional, investasi, kesempatan kerja, inflasi, pertumbuhan ekonomi, pengangguran, neraca pembayaran, dan lain-lain8Tujuan dari Ekonomi MakroPemerintah dan masyarakat suatu negara menginginkan suatu keadaan perekonomian yang ideal, sehingga tujuan dari kebijakan makroekonomi antara lain : Keadaan perekonomian yang stabilTingkat inflasi yang rendahTingkat pendapatan nasional yang tinggiMencapai tingkat penggunaan tenaga kerja yang tinggiDistribusi pendapatan yang lebih merataMewujudkan kekukuhan neraca pembayaran dan kurs valas

Kebijakan-Kebijakan Pemerintah dalam Mengatasi Masalah EkonomiKebijakan FiskalMenghemat pengeluaran pemerintahMenaikkan tarif pajakKebijakan MoneterKebijakan penetapan persediaan kasKebijakan diskontoKebijakan operasi pasar terbukaKebijakan Segi PenawaranKebijakan PendapatanPerbedaan Teori Makro Klasik dan ModernTeori KlasikTeori ModernPenentu besarnya tabungan dan investasi adalah tingkat suku bunga

Besarnya tabungan yang dilakukan oleh rumah tangga bergantung pada tingkat pendapatanJumlah tabungan selalu sama dengan investasiJumlah tabungan tidak sama dengan investasiCara mengatasi pengangguran adalah dengan mengurangi tingkat upahPenurunan tingkat upah tidak dapat menciptakan penggunaan tenaga kerja secara penuhLanjutan....Teori KlasikTeori ModernBerlandaskan pada hukum Say, penawaran akan menciptakan permintaannya sendiriKeyness menganggap hukum Say sebuah kekeliruan, karena biasanya permintaan lebih kecil dari penawaranPemerintah tidak ikut campur tangan, peran pemerintah hanya pada masalah penegakan hukum, menjaga keamanan dan pembangunan infrastruktur.Sistem pasar bebas tidak akan dapat membuat penyesuaian-penyusuaian yang akan menciptakan kesempatan kerja penuh. Untuk mencapai keadaan itu diperlukan kebijakan-kebijakan pemerintah.TERIMA KASIH

Recommended

View more >