edisi keenam 2015

of 14 /14

Author: redhianto-edwin-suryadharma

Post on 01-Nov-2015

105 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

EDISI keenam 2015

TRANSCRIPT

  • Diterbitkan oleh : PT PLN (Persero) Area Flores Bagian Barat

    Pelindung : Manager

    Ketua Redaksi: I Made Dhanu Wijaya

    Alamat Redaksi : Tlp. (0381) 22078 s/d 22080 Fax. (0381) [email protected] Eltari No.10 Ende Kode Pos : 86317

    Tim Local Coach OPI Area Flores Bagian Barat(SK Manajer PT PLN (Persero) Area Flores Bagian Barat No. 020.K/ AreaFBB/2015.)

    Koordinator Local Coach : Teguh Stiyawan MCL : Gede Dino Herryadi, Vincentius Rambo TS : Firmawan Jayusman, Hendra Marinta AditiaMI : Achmad Surendra, Billy SafiraSub Local CoachArea FBBMCL : Ifan Firmansyah, Yustinus HadielisonTS : I Made Dhanu WIjaya, Said Bin Mahfot BazherMI : Dwi Nur Rohman, Helmy ZulkarnainRayon BajawaMCL : Mukhammad Zia UlhaqTS : I Wayan PutraMI : Bob Wilson PalpialyRayon RutengMCL : Isce KustiawanTS : Nathanael PurbaMI : Winda Sri UtamiRayon Labuan BajoMCL : Indah RahmawatiTS : Very FernandoMI : Aloysius Joko

    KELAHIRAN PANCASILA

    1 Juni menjadi tanggal yang sangat penting, karena di situlah Pancasila telah lahir, dan inilah hari lahir dasar negara, pemersatu Sabang hingga Marauke. Tanggal 1 Juni sempat jadi perdebatan di era kepemimpinan Presiden Soeharto, atau di era rezim orde baru. Pasalnya, sikap pemerin-tah terhadap Pancasila ambigu.

    Pada tahun 1970, pemerintah orde baru melalui Kopkamtib melarang peringatan 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila.mKendati demikian, dalam perkembangan selanjutnya pemerin-tah orde baru justru mengembangkan Pancasila dengan memperkenalkan Eka Prasetya Panca Karsa, yang men-jadi materi dalam penataran P4 yang sifatnya wajib bagi semua instansi, baik pemerintah maupun swasta.

    Sejak masa pemerintahan orde baru, sejarah tentang rumusan-rumusan awal Pancasila didasarkan pada pen-elusuran sejarah oleh Nugroho Noto-susanto melalui buku Naskah Prokla-masi jang Otentik dan Rumusan Pancasila jang Otentik. Setelah refor-masi 1998, muncul banyak gugatan tentang hari lahir Pancasila yang se-benarnya. Setidaknya ada tiga tang-gal yang berkaitan dengan hari lahir Pancasila, yaitu tanggal 1 Juni 1945, tanggal 22 Juni 1945 dan tanggal 18 Agustus 1945.

    Dan akhirnya tanggal 1 Juni ditetap-kan sebagai hari lahir Pancasila. Kare-na pada tanggal tersebut kata Pancasila pertama kali diucapkan oleh Bung Karno yang saat itu belum diangkat menjadi Presiden pada saat mengucap-kan kata Pancasila pada sidang Badan Penyelidik Us-aha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUP-KI). Dan, pada tanggal 1 Juni tersebut, Bung Karno mengusulkan nama dasar negara Indonesia dengan nama Pancasila. Sebuah nama yang menurut Soekarno diperoleh dari seorang teman yang ahli bahasa, tanpa menyebut siapakah nama temannya yang tersebut.

    Namun, Pancasila yang diusulkan oleh Soekarno saat itu, adalah cukup berbeda dengan Pancasila yang kita kenal saat ini. Perbedaan itu, terutama dalam hal susu-

    nan redaksi, sistematika, atau urutan sila-silanya. Per-hatikan, Pancasila yang diusulkan oleh Soekarno saat itu:1. Kebangsaan Indonesia

    2. Internasionalisme atau perikemanusiaan

    3. Mufakat atau demokrasi

    4. Kesejahteraan sosial

    5. Ketuhanan yang berkebudayaan

  • SEGERA TAMBAL KEBOCORAN ITUProses jual beli tenaga listrik dimulai den-gan membangkitkan tenaga listrik di pusat- pusat pembangkit listrik seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), PLT Diesel, PLT-Gas, PLTGas dan Uap, PLTPanas Bumi, dan PLTAir. Untuk yang skala kecil ada PLTBayu (angin), PLTSurya, PLTSampah, PLTBiomas dan lain-lain.

    Dari pusat pembangkit, listrik disalurkan ke Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi(GITET) atau Gardu Induk (GI). Kemudian dari GI disalurkan ke penyulang (feeder)20 kV, terus melalui trafo distribusi tegangan diturunkan dari 20 kV menjaditegangan rendah 220 Volt dan akhirnya dis-alurkan ke pelanggan.

    Setelah listrik diterima oleh pelanggan, PLN wajib mengukur berapa energi listrik yang dikonsumsi oleh pelanggan dan kemudi-

    an ditagihkan dalam bentuk rekening listrik. Pelanggan membayar rekening lis-trik melalui berbagai macam media seper-ti loket pembayaran rekening, auto debit, ATM dan diproses di infrastruktur rekening (billing) PLN seperti Payment Point Online Bank (PPOB), Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpadu (AP2T), dan Pengelolaan dan Pen-gawasan Arus Pendapatan Secara Terpusat (P2APST). Selanjutnya uang pembayaran rekening listrik masuk ke rekening kas PLN di bank-bank yang bekerja sama dengan PLN.

    Begitulah proses bisnis penjualan listrik PLN.

    Pertama, proses penyaluran energi lis-trik dari pembangkit sampai ke pelanggan.

    Kedua, proses pendapatan PLN yang dimulai dari pembacaan meter, penagihan dan pembayaran rekening listriknya, mele-wati beberapa tahapan proses, melibatkan beberapa pihak di luar PLN dan tentunya juga dengan menghadapi resiko di sepan-jang proses tadi.

    Pertanyaannya, apakah kita sudah yakin di sepanjang kedua proses tadi semua proses

    berjalan mulus, akurat dan tidak ada kebo-coran? Yakinkah kita bahwa di sepanjang proses penyaluran listrik tidak terjadi kebo-coran dalam bentuk susut energi atau loss-es yang berlebihan? Yakinkah kita bahwa dalam pembacaan meter kWh perhitungan rekening listrik sudah akurat? Yakinkah kita selama proses penagihan, pembayaran tagi-han rekening listrik sampai uang tagihan rekening listrik masuk ke kas PLN sebagai pendapatan PLN tidak ada kebocoran?

    Untuk meyakinkan kita bahwa kedua pros-es tadi menjamin pendapatan (revenue) PLN, maka perlu dilakukan langkah-langkah atau program yang menjamin pendapa-tan yang dalam istilah manajemen disebut Revenue Assurance atau disingkat Revass. Dalam program Revass ini kita memerangi kebocoran yang mungkin terjadi di sepan-jang kedua proses tadi.

    Salah satu hal yang gencar dilaksanakan di Area Flores Bagian Barat adalah den-gan melaksanakan penertiban penggunaan tenaga listrik secara berkelanjutan guna menambal kebocoran-kebocoran yang ter-jadi pada sialah satu sisi yang sangat pent-ing yang merupakan titik transaksi jual beli tenaga listrik.

  • Tahanan isolasi adalah tahanan yang terdapat diantara dua kawat saluran (kabel) yang di-isolasi satu sama lain atau tahanan antara satu kawat saluran dengan tanah (ground). Pengukuran tahanan isolasi digunakan untuk me-meriksa status isolasi rangkaian dan perlengkapan listrik, sebagai dasar pengendalian keselamatan. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur atau menguji tahanan isolasi suatu kabel adalah Meg-ger (MegaOhm). Secara prinsip mengger terdiri dari dua kumparan V dan C yang ditempatkan secara menyilang seperti terlihat pada gambar1 di bawah ini. Kumparan V merupakan besarnya arus yang mengalir adalah E/Rp dan kumparan C merupakan besarnya arus yang mengalir adalah E/Rx. Rx adalah tahanan yang akan diukur. Jarum dapat bergerak disebabkan oleh perbandingan dari kedua arus, yai-tu sebanding dengan Rp/Rx atau berbanding terba-lik terhadap tahanan yang akan diukur.

    Variasi tegangan tidak akan berpengaruh banyak terhadap harga pembacaan, karena hasilnya tidak ditentukan dari sumber tegangan arus searah. Sum-ber tegangan arus searah adalah sumber tegangan tinggi, yang dihasilkan dari pembangkit yang dipu-tar dengan tangan. Umumnya tegangannya adalah 100 V, 250 V, 500 V, 1000 V atau 2000 V. Sedangkan daerah pengukuran yang efektif adalah 0,02 sampai 20 MegaOhm dan 5 sampai 5.000 MegaOhm. Tetapi pada sekarang pengujian tahanan isolasi menggu-nakan sumber tegangan tinggi dari tegangan tetap sebesar 100 V sampai 1.000 V yang didapat dari bate-rai sebesar 8 V sampai 12 V dan disebut Megger den-gan baterai (lihat gambar 2). Alat ini membangkitkan tegangan tinggi lebih stabil dibanding dengan yang menggunakan generatar diputar dengan tangan.

    TIPS PENGUKURAN/PENGUJIAN TAHANAN ISOLASI DENGAN MENGGUNAKAN MEGGER (MEGA OHM) ANALOGOleh : Hendra Marinta Aditia

    A. Pengukuran Tahanan IsolasiPengukuran tahanan isolasi untuk perlengkapan listrik dapat menggunakan megger, yang mana pengoperasi-annya pada waktu perlengkapan rangkaian listrik tidak bekerja atau tidak dialiri arus listrik. Secara umum bahan isolasi yang digunakan sebagai pelindung dalam saluran listrik atau sebagai pengisolir bagian satu dengan bagian lainnya harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan. Harga tahanan isolasiantara dua saluran kawat pada peralatan listrik ditetap-

    kan paling sedikit adalah 1000 x harga tegangan kerjan-ya. Misal tegangan yang digunakan adalah 220 V, maka besarnya tahanan isolasi minimal sebesar : 1000 x 220 = 220.000 Ohm atau 220 KOhm. Ini berarti arus yang diizinkan di dalam tahanan isolasi 1 mA/V. Apabila ha-sil pengukuran nilai lebih rendah dari syarat minimum yang sudah ditentukan, maka saluran/kawat tersebut ku-rang baik dan tidak dibenarkan kalau digunakan. Waktu melakukan pengukuran tahanan isolasi gunakan tegan-gan arus searah (DC) sebesar 100 V atau lebih, hal ini dimaksudkan untuk dapat mengalirkan arus yang cukup

    besar dalam tahanan isolasi. Di samping untuk menen-tukan besarnya tahanan isolasi, nilai tegangan ukur yang tinggi juga untuk menentukan kekuatan bahan isolasi dari saluran yang akan digunakan. Walaupun bahan-ba-han isolasi yang digunakan cukup baik dan mempunyai tahanan isolasi yang tinggi, tetapi masih ada tempat-tem-pat yang lemah lapisan isolasinya, maka perlu dilakukan pengukuran.

  • C. Pengujian Tahanan Isolasi Pada Instalasi Listrik Jika kawat/kabel listrik terdiri dari dua kawat sal-uran misal kawat fasa (P) dan kawat netral (N), maka tahanan isolasinya adalah : (1) antara kawat fasa (P) dengan kawat netral (N),(2) antara kawat fasa (P) dengan tanah (G), (3) antara kawat netral (N) dengan tanah (G).

    Pada saat melakukan pengukuran tahan-an isolasi antara fasa (P) dan netral (N), hal pokok yang perlu diperhatikan adalah memutus atau membuka semua alat pemakai arus yang terpasang secara paralel pada saluran tersebut, seper-ti lampu-lampu, m o t o r m o t o r, voltmeter, dan s e b a g a i n -ya. Sebali-knya semua alat pemu-tus seperti : kontak, pen-yambung-pen-yambung, dan sebagainya yang tersambung se-cara seri harus di-tutup. Di samping digunakan untuk men-getahui keadaan tahanan isolasi, juga untuk mengetahui kebenaran sambungan yang ada pada instalasi. Jika ter-jadi sambungan yang salah atau hubung singkat dapat segera diketahui dan diperbaiki.

    Gambar 7 dan 8 di bawah ini mencontohkan pengujian tahanan isolasi pada instalasi listrik bangunan baru. Se-dangkan untuk pengujian tahanan isolasi antara jarin-gan instalasi dengan tanah/ground (G), hal pokok yang perlu diperhatikan adalah memasang semua alat pe-makai arus yang terpasang secara paralel pada saluran tersebut, seperti lampu-lampu, motormotor, voltmeter,

    dan sebagainya. Semua alat pemutus seperti : kontak, penyambung-penyambung, dan se-

    bagainya yang tersambung se-cara seri harus ditutup.

    B. Prosedur Pengujian Tahanan IsolasiSebelum menggunakan alat pengujian tahanan isolasi perlu dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:

    1. Melakukan pengecekan kondisi batere megger dengan menghubungkan colokan oranye ke line dan B check (lihat gambar 2). Baterai masih dalam kondisi baik, jika jarum menunjuk pada tanda huruf B di per-aga megger (lihat gambar 3)

    2. Meter siap digunakan, dengan menghubungkan colokan oranye ke lubang line dan colokan hitam ke lubang earth (lihat gambar 3).

    3. Yakinkan bahwa kawat/kabel yang akan diukur tahanan isolasinya tidak terhubung dengan sumber tegangan (tidak berarus).

    4. Hubungkan colokan oranye dan colokan hitam dengan ujung-ujung kawat/kabel yang akan diukur tahanan isolasinya, kemudian tekan tombol pengaktif megger dan baca penunjukkan jarum (lihat gambar 4).

    Gambar 1. Konstruksi Megger menggunakan baterai

    Gambar 2 Pengecekan kondisi bateray megger

    Gambar 3Bateray dalam kondisi masih baik

    Seperti yang ditunjukkan pada gambar 1, bagian-bagian external megger ini dijelaskan sebagai berikut:(1) Jarum penunjuk(2) Kaca, difungsikan untuk mengeliminir kesalahan parallax dalam pembacaan.(3) Skala(4) Check baterai(5) Tombol pengaktif meter(6) Lubang line untuk colok oranye dan lubang earth untuk colok hitam(7) Probe meter dengan penjepit(8) Probe meter runcing, juga sebagai pencolok pengecekan beterai.

    Gambar 4. Megger siap digunakan

    Gam

    bar 5. Mengukur/m

    enguji tahanan isoasi kabel

    Gambar 6. Pengujian tahanan isolasi antara fasa (P) dengan netral (N)

    Gambar 7. Pengujian tahanan isolasi antara fasa (P) dengan tanah (G)

    Gambar 8. Pengujian tahanan isolasi antara netral (N) dengan tanah (G)

    Gambar 9. Pengujian tahanan isolasi antara instalasi dengan tanah (G)

  • AWASI APA YANG KITA PUNYAA.M.R

    Arief Wahyudi //Asman Transaksi Energi

    Automatic Meter Reading

    Dengan keunggulan-keungguna sebagai berikut :1.Menekan biaya operasional2.Pencatatan meter lebih akurat sekaligus dapat mem-berikan nilai tambah3.Proses penerbitan rekening lebih cepat (hasil pemba-caan diolah sistem Billing secara otomatis)4.Upaya peningkatan mutu pelayanan melalui infor-masi data penggunaan energi listrik secara langsung yang dikonsumsi oleh pelanggan dalam bentuk record.

    Selain untuk pelanggan pemasangan AMR ini juga dapat dilakukan pada hulu bisnis PLN yaitu di Feeder/Penyulang sehingga dengan adanya AMR sebagai me-ter pembanding guna mengawasi serta mengontrol se-cara tepat dan akurat energi listrik yang disalurkan ke masyarakat.

  • Diklat yang di laksanakan pada hari Senin 8 Juni 2015 s/d Jumat 12 Juni dengan peserta dari bidang transaksi energi & pelayanan pelanggan seluruh Rayon di Area Flores Bagian Barat dengan Tujuan :1. Memperkenalkan sistem AP2T, yang sudah terinte-grasi menjadi one stop service2. Memahami sistem AP2T 3. Meningkatkan performansi layanan kepada mas-yarakat melalui pemahaman yang menyeluruh.

    Sehingga setelah mengikuti pelajaran ini pegawai yang telah mengikuti pembelajaran ini mampu memaha-mi dan menjelaskan bisnis proses AP2T sebagai pen-dukung percepatan pelaporan manajemen dan pelapo-ran keuangan perusahaan.

    Kegiatan diklat ini di mulai dengan pengenalan awal AP2T yang kemudian dilakukan pembuatan User melalui Form Permohonan User PU-03 yang akan di-gunakan sebagai kunci unutu masuk ke sisitem. Den-gan di buatnya user tersebut maka peserta diklat dapat melakukan login ke AP2T untuk mengenal lebih jauh fungsi dari fitur-fitur yang ada serta untuk proses prak-tek sehingga mempermudah peserta diklat dalam pros-es pemahaman.

    Diklat AP2T berbasis Kinerja

    Alamat AP2T Jawa Bali dan Luar Jawa Bali : http://10.68.35.8/ap2t

    EIS AP2T : http://10.68.35.11/eisWeb Clear Tamper :

    http://202.162.220.9/weblpbctPB/PD/PESTA Online :

    http://www.pln.co.id/pbpdData Center P2APST :

    https://p2apst.pln.co.id/dacen

    MANFAAT SECARA LANGSUNG

    -Proses Bisnis Pelayanan Pelanggan menjadi standard dan terpusat-Efisiensi Biaya operasional-Mendukung revenue protection-Mempercepat proses pembuatan laporan TUL (+/- 5 hari)-Memperoleh akses informasi dari unit-unit bisnis terkait secara real time

    METAMORFOSA AP2T

    MANFAAT SECARA TIDAK LANGSUNG

    -Merealisasikan sistem pelayanan lintas batas-Kepastian layanan lebih terukur -PLN lebih fokus pelayanan dan bidang ketenagalistrikan-Pengawasan proses bisnis yang lebih baik-Penyediaan laporan dan informasi pen-dukung pengambilan keputusan yang lebih baik

  • BELATI MUDA FLORES BANGKITKegiatan mengasah kemampuan dan insting pegawai muda di lingkungan Area Flores Bagian Barat senantiasa dilaksanakan guna meningkatkan kemampuan, pengalaman serta kinerja.Kegiatan lapangan yang secara rutin ini dilaksanakan melibatkan generasi muda PLN baik dari bidang pembangkit, jaringan dan pe-layanan pelanggan serta transaksi energi. Efektifitas kegiatan ini sangatlah baik untuk meningkatkan kemampuan serta pengalaman bagi pegawai muda di lingkungan Area Flores Bagian Barat, kegia-tan yang dilaksanakan selama dua hari ini dimulai pada hari Kamis 21 Mei 2015 bertempat di Sub Rayon Wolowaru (SR Wolowaru adalah merupakan sub rayon yang berada langsung di bawah Area Flores Bagian Barat). Kegiatan diawali den-gan Briefing yang diberikan oleh Manajer Area beserta asman yang juga turut mendampingi. Pembelajaran merupakan harapan yang ingin dicapai oleh manajemen, da-lam hal ini bagi pegawai yang sebelumnya tidak atau belum memahami semua

    bidang terutama pada kegiatan ini adalah bidang pelayanan pelanggan dan tran-saksi energi. Kegiatan ini bertitik fokus pada kegiatan tagging meter prabayar serta pemutusan pelanggan yang telah menunggak.Tidak hanya memberikan pengalaman baru serta ilmu yang baru namun kegia-tan ini juga memberikan tantangan bagi para peserta berupa target dalam proses kegiatan tersebut, seperti memberikan jumlah meter yang harus ditagging serta jumlah pelanggan yang harus ditagih.

    Bagi Manajemen generasi muda ini adalah ujung tombak bagi kesuksesan unit ini, mereka merupakan belati muda yang tajam sera kuat, sehingga untuk terus mempertajam kemampuan mereka maka perlu dilakukan pelatihan serta pene-mpaan secara berkelanjutan dengan kegiatan-kegiatan seperti ini.

  • TIM .A Komando : Bapak Herson E.E Alomoy Anggota TIM : - Pramono - Billy Safira - Prasetyo Jatikusumo - Ivan - Said Misi : -Tagging Prabayar - Pemutusan - P2TL

    TIM .B Komando : Bapak Arief Wahyudi Anggota TIM : - Dhanu Wijaya - Hendra Marinta - Satriyo Nugroho - Helmi Z Misi : -Tagging Prabayar - Pemutusan - P2TL

  • Pengecekan dan tagging meter Prabayar yang belum/tidak melakukan pembelian to-ken lebih dari 3 bulan. Disini pegawai yang belum pernah melakukan tagging diberikan kesempatan untuk mecoba melakukan tag-ging melalui aplikasi yang teah diinstal pada Smatphone

    1

    1

    2

    3

    Pengecekan meter yang tidak melakukan pembelian token lebih dari 3 bulan dan kondisi dilapangan adalah meter tersebut sebelumnya digunakan untuk kegiatan us-aha namun setelah beberapa bulan kegiatan tersebut berhenti dan tempat kegiatan terse-but terbengkalai.

    2

    Pengecekan meter beserta tagging meter pra-bayar di rumah dinas Koramil Wolowaru.

    Pengecekan gardu /PHB yang dilakukan pada be-ban puncak malam ini bertujuan untuk meng-etahui beban pada mas-ing-masing jurusan/fasa.

    Dengan hasil pengukuran ini dapat dianalisa tentang keseimbangan dari pem-bagian beban pada gardu sitribusi tersebut.

    Jika terjadi ketidak seim-bangan pebebanan maka secara teknis akan dapat mengakibatkan terjadinya loss-es.

    Disaming itu dengan dilaku-kannya praktek secara langsung ini dapat memberikan pengalaman bagi rekan-rekan yang belum per-nah melakukan kegiatan pengukuran beban gardu, sehingga jika dikemudian hari melakukan penguku-ran serupa maka secara pengetahuan rekan-rekan sudah memiliki dasar dan pemahaman tentang pembacaan beban gardu.

    3

  • MUNGKIN KAMI TAK SELALU DAPAT BERTATAP MUKA DAN SELALU BERCENGKRAMA

    MUNGKIN ESOK ATAU LUSA KAMI AKAN TERPISAH OLEH JARAK

    DAN WAKTU

    NAMUN KAMI YAKIN KAMI SELALU MENJADI KELUARGA

    KARENA

    PLN ADALAH RUMAH KAMI

    BY : DHANU WIJAYA

  • Juni adalah bulan keenam tahun da-

    lam Kalender Gre-gorius. Kata ini diam-

    bil dari Bahasa Belanda yang mengambil dari ba-

    hasa Latin dewi Juno, sakti atau istri daripada dewa Jupiter. Bulan ini memiliki 30 hari.

    1 JUNI1945 - Pancasila dikemukakan pertama ka-linya oleh Soekarno dalam pidato Lahirnya Pancasila di sidang Dokuritsu Junbi Cosakai sebagai Dasar Negara Indonesia.2009 - Air France Penerbangan 447 jatuh di kawasan Samudra Atlantik; 228 orang tewas.

    2 JUNI1979 - Paus Yohanes Paulus II mengunjungi tanah kelahirannya, Polandia, menjadi Paus pertama yang berkunjung ke sebuah negara komunis.

    3 JUNI1482 - Sri Baduga Maharaja dinobatkan se-bagai Raja Pajajaran, selanjutnya diperingati sebagai hari jadi Kota Bogor, Jawa Barat.1947 - Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang merupakan penggabungan TRI dengan mili-si-milisi rakyat Indonesia, diresmikan Presiden Soekarno.

    5 JUNIHari Lingkungan Sedunia; Hari Ayah dan Hari Konstitusi di Denmark

    6 JUNI1975 - Regu bulutangkis putri Indonesia; Ther-esia Widiastuti, Imelda Wigoena, Utami Dewi,

    Tati Soemirah, Minarni Soedaryanto dan Regina Masli berhasil merebut Piala Uber un-tuk pertama kalinya setelah mengalahkan Jepang dengan skor 5-2.

    11 JUNI1860 - Residen Belanda F.N. Nieuwenhuijzen mengumumkan penghapusan kerajaan di seluruh Kalimantan termasuk pemerintahan Kesultanan Banjar. Pemerintahan Hindia Be-landa mencabut dukungan kepada Tamjid-ullah II sebagai Sultan Banjar, memicu gera-kan perlawanan terhadap Belanda.

    21 JUNI1970 - Brasil menjuarai Piala Dunia FIFA 1970, kemenangan ke-3 kalinya, sehingga berhak memiliki Piala Jules Rimet untuk selama-la-manya.2006 - Bulan baru Pluto yang ditemukan se-cara resmi dinamai Nix dan Hydra.2009 - Greenland menyatakan pemerintahan sendiri.

    24 JUNIKelahiran St. John Pembaptis (Kristen); Hari Roh Kudus (Kristen Timur, 2013); Hari Pertem-puran Carabobo di Venezuela (1821); Hari Li-bur Nasional/Hari Saint-Jean-Baptiste di Que-bec, Kanada

    25 JUNI2009 - Penyanyi pop legendaris asal Amerika Serikat, Michael Jackson, meninggal dunia di usia 50 tahun akibat gagal jantung.1938 - Kongres Bahasa Indonesia diadakan di Surakarta, Jawa Tengah, mendiskusikan ke-mungkinan penggunaan bahasa di semua aspek kehidupan bangsa.

    H A R I B E R S

    E J A R

    A H

    B U

    L A

    N

    JUNI

    SERBA - SERBI

    (Sumber id.wikipedia.org)

    TIPS

    SIMPEL HEMAT

    ENERGIPENERANGAN RUMAH

    1. Memilih jenis lampu yang tepat dan ukuran sesuai dengan kebutuhan.2. Manfaatkan cahaya alami yang optimal.3. Menggunakan lampu hemat energi, misalnya lampu TL/Neon atau compac fluorescence.4. Menggunakan ballast elektronik dan memasang kondensator pada jenis lampu TL/Neon.5. Menghidupkan lampu hanya pada saat diperlukan saja, dan matikan lampu bila tidak diperlukan lagi.6. Warna dinding, lantai dan langit-langit yang terang sangat membantu dalam meningkatkan efisien-si lampu penerangan.7. Memasang lampu penerangan sesuai/sedekat mungkin dengan obyek yang diterangi.8. Mengatur perabotan rumah agar tidak menghalangi cahaya lampu penerangan.9. Membersihkan gelas lampu apabila kotor/berdebu agar tidak menghalangi cahaya lampu.10. Hindari lampu pijar11. Gunakan lampu-lampu taman pada tempat dan waktu yang sangat diperlukan saja.

    Jadi mari kita perhatikan dari hal yang kecil namun sangat bermafaat.

    Tunggu tips berikutnya ya,......

    Manusia memang tempat salah dan lupa. Tidak ada yang sempurna dalam hidup ini. Wajar jika Anda membuat kesalahan. Jangan men-jadi terlalu down dan jatuh serta putus asa. Jadikan kesalahan ini sebagai sebuah pelajaran yang berharga bagi Anda. Ini akan mendewasakan Anda dan membuat Anda menjadi jauh lebih kuat dan bijak dari sebelumnya.

    Minggu ini kesehatan Anda tidak bermasalah. Pertahankan terus pola hidup sehat ini. Perbanyak konsumsi air putih, sayur dan buah-buahan agar Anda tidak sampai

    konstipasi ya. Ayo terus jalani hidup sehat.

    Jika ada unek-unek tentang pasangan hendaknya Anda ungkapkan kepadanya, namun dengan cara yang halus. Jangan karena emosi sesaat maka akan mem-

    buat hubungan Anda memburuk. Semua masalah ada solusinya. Dengan bicara baik-baik akan segera menemukan solusi bersama demi kebaikan kedua belah pihak.Karier & Keuangan:Di minggu ini akan ada seseorang rival di tempat kerja yang sedikit mempersulit pekerjaan Anda. Kuncinya ada-lah Anda harus fokus dan tidak terganggu dengan gosip atau perkataan miring yang sengaja disebarkan untuk menghilangkan fokus Anda. buatkan checklist agar semua tugas Anda berjalan dengan lancar tanpa ada satupun yang terlewatkan. Anda harus tetap fokus dan semangat. Minggu ini hindari untuk mengeluarkan uang terlalu banyak. Tunda dulu keinginan Anda untuk berinvestasi. Minggu ini jelas bukan waktu

    yang tepat bagi Anda untuk memulai berinvestasi. Tunggu dulu momen yang pas agar semua berjalan sesuai dengan rencana. Perhitungkan betul semua baik dan buruknya bagi kelangsungan masa depan Anda.