edisi 24 april 2013

Click here to load reader

Post on 06-Mar-2016

318 views

Category:

Documents

18 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Fakta Karawang ePaper

TRANSCRIPT

  • website : http://www.faktakarawang.comRedaksi dan Iklan : Jl. Ir. H. Juanda No. 62 Karawang | Telp. 0267 8490864 | Fax : 0267 8490867

    rabu, 24 aPrIL 2013 Terbit 16 Halaman

    @faktakrw

    Hu Fakta Karawang

    Ke Halaman 7

    Ke Halaman 7

    Ke Halaman 7

    Ke Halaman 7

    Ke Halaman 7

    Ke Halaman 7

    Ke Halaman 7

    Ke Halaman 7

    KARAWANG Untuk keseki-an kalinya di Bulan April, ratu-san Pahlawan Karya atau yang lebih dikenal dengan buruh, kembali mengepung Pemer-intah Daerah (Pemda) Kara-wang. Kali ini para buruh yang menggelar protes, tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Ka-

    bupaten Karawang. Mereka menggelar unjuk rasa di hala-man Pemkab Karawang, Sela-sa (23/4). Aksi tersebut dipicu karena pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh Manajemen PT. Sharp Semiconductor Indonesia

    LAGI, BURUH KEPUNG PEMDALAGI, BURUH KEPUNG PEMDA50 % Yang Dipecat, Asli KarawangBupati Tak Bertanggungjawab

    KARAWANG Menyikapi dugaan kasus calo proyek as-pirasi di internal DPRD Kara-wang, Ketua Fraksi Golkar Amanat Reformasi (GAR), H Warman, meminta kepada pihak yang mengetahui per-masalahan tersebut, agar bisa membukanya secara utuh. Ini mutlak perlu dilakukan agar permasalahan itu tidak men-jadi bola panas yang akan me-nyeret semua Anggota DPRD Karawang. Kalau hemat saya, permasalahan itu dibu-ka saja kepada publik, biar masyarakat tidak menebak-nebak siapa yang diduga men-jadi calo proyek aspirasi DPRD

    Karawang, ungkap Warman, Selasa (23/4).

    Dikatakannya, jika per-masalahan ini tidak diperjelas secara gamblang, dirinya kha-watir akan ada asumsi dari masyarakat jika semua anggota DPRD Karawang menjadi calo aspirasi. Akibat generalisir pe-nilaian masyarakat itu, maka citra DPRD Karawang, baik secara kelembagaan ataupun personal akan rusak. Ya kami (DPRD) tentunya tidak meng-inginkan karena ulah satu atau dua orang, yang kena semuan-ya. Makanya kami berharap permasalahan ini bisa dibuka secara jelas kepada publik, katanya.

    Dalam permasalahan

    ini, lanjut W a r -man, di- rinya m e n -g a k u sama sekali t idak

    F-GAR Ajak Buka-BukaanDewan Nyalo

    Sebaiknya Ngaku

    KARAWANG Soal dugaan anggota DPRD Karawang yang menjadi calo proyek, ditepis Partai Keadilan Sejahtra (PKS). Sebelumnya, oknum dewan dari PKS dan Demokrat justru disebut-sebut menjadi koordi-

    nator calo-nya. Demikian dika-takan Ketua Fraksi PKS DPRD Karawang, Karmin Amrullah, saat ditemui Fakta Karawang di Kantor DPD PKS, Selasa (23/4). Kami justru tidak tahu kalau ada anggota kami yang seperti itu. Saya coba tanyakan kepada semua anggota juga semua bilang tidak pernah terlibat, ujar Karmin kepada Fakta Karawang.

    Dituturkannya, setelah mendengar kabar keterliba-tan anggota DPRD dari Fraksi PKS yang diduga menjadi calo proyek, pihaknya langsung melakukan evaluasi. Pasal-nya, dikhawatirkan adanya anggota DPRD dari PKS yang melakukan hal tersebut di-luar pantauan Fraksi,jadi kami langsung evalusi. Takutnya

    ada yang diluar pantauan, tu-turnya. Namun, tegas Karmin, hasil evaluasi yang dilakukan tidak ditemukan adanya ang-gota DPRD dari Farksi PKS yang terlibat. Hasil evalusi tidak ada yang terlibat, tegas-nya.

    Untuk dapat mengetahui kejelasan kabar tersebut, PKS akan melakukan penyelidikan ke berbagai pihak. Dikhawat-irkan, adanya pihak yang tidak bertanggung jawab telah men-gatasnamakan PKS. Kami akan cek ke berbagai pihak. Mungkin ada orang yang men-gatasnamakan anggota DPRD dari PKS, ujar Karmin.

    Kendati demikian, ketika ter-bukti adanya anggota DPRD dari PKS yang terbukti menjadi oknum calo proyek, maka PKS tidak akan segan memberikan sanksi. Bahkan PKS tidak akan segan untuk memberhentikan

    PKS MENGELAK!Gerindra: Biar Hukum yang Buktikan

    Karmin amrullah

    KARAWANG Ombuds-man Republik Indonesia

    (RI) melayangkan surat kepada Bupati Ade

    Swara, dalam surat

    dengan nomor 0174/KL A/0842.2012/MKA-09/TIM.07/IV/2013 yang dikelu-arkan pada 18 April 2012 dan ditandatangani oleh ketua Ombudsman RI, Ganang Gir-

    indrawardana. Dimana da-lam surat tersebut Ombuds-man meminta klarifikasi dari Bupati Ade Swara tentang pungutan pajak Bea Perole-han Hak atas Tanah dan Ban-

    gunan (BPHTB) oleh Pemkab Karawang sebelum terbitnya Perda. Permintaan klarifikasi tersebut dilakukan oleh Om-

    Pertanyakan BPHTP,OmbudsmanSurati Bupati

    KARAWANG Maraknya tempat pemakaman mewah komersil yang akan diban-gun di Karawang seperti Al-Azhar Memorial Garden dan pemakaman mewah lainnya, akan berdampak luas. Pasal-nya, selain akan membuat jurang pemisah antara si kaya dan si miskin, keberadaan makam mewah juga tidak berdampak positif terhadap masyarakat lokal. Seperti dis-ampaikan Serikat Petani Kara-wang (SPETAK) yang meminta

    pembangunan pemakaman mewah untuk dihentikan.

    Pihaknya meminta kepada Pemkab Karawang agar be-rani membongkar dan mem-berhentikan semua aktifitas pembangunan pemakaman komersial yang ada di Kara-wang. Pasalnya, selain tidak memiliki dasar regulasi, pe-manfaatan lahan untuk peng-gunaan areal pemakaman komersil juga dinilai tidak

    STOP!! Pemakaman Mewah Al-Azhar

    Meski dunia Politik masih terbi-lang baru baginya, namun hal itu tak menyurutkan niatnya tempur di laga pencalonan legislatif. Ya, di-alah H. Edwan Sofyan. Lelaki yang berkiprah sebagai pengusaha bis-nis kuliner ini, sudah menyiapkan serangkaian amunisi untuk maju dalam pertarungan bursa legislatif. Pemilik RM Lebak Sari Indah ini mantap melenggang dibawah ken-daraan Partai Gerindra. Salah satu alasan memilih Gerindra, adalah so-sok sang Ketum, Prabowo Subiyan-to yang kerap kali menjadi inspira-tornya. Berikut kutipan wawancara Fakta dengan Edwan Sofyan.

    Fakta: Alasan apa yang mendasari Akang nyaleg?

    Berawal dari hati yang terusik karena melihat karawang yang notabene-nya mampu menjadi kota megapolitan. Tetapi sungguh ironis, karena kondisi masyarakat-nya belum kompeten untuk dijadi-kan masyarakat kota megapolitan.

    Itu dapat kita cermati dari garis kemiskinan yang masih tinggi, pen-didikan yang dibawah standari-

    sasi juga angka pengangguran yang tidak sedikit. Itulah yang membuat

    hati saya tergugah untuk melaku-kan perubahan.

    Fakta: Berarti menurut Akang, kondisi masyarakat karawang be-lum siap ke arah masyarakat mega-politan?

    Jelas. Kondisi masyarakat kita masih belum mumpuni ke arah situ. Lihat saja dengan bertumbuhannya pabrik-pabrik raksasa, tempat ni-aga yang besar, pusat perbelanjaan yang menjamur, tapi kebanyakan yang menempati posisi atas adalah orang-orang dari luar Karawang. Masyarakat Kara- w a n g mayoritas hanya bekerja seba-gai buruh, bu-kan sebagai p i m p i n a n . Di mata saya, kondisi sep-erti itu bu-kan semata-

    H. Edwan Sofyan, Maju Demi Karawang Megapolitan

    H. Edwar Sofyan

    Ombudsmanmemberikan waktu

    kepada BupatiKarawang paling lambat 14 hariterhitung sejak

    menerima permintaan klarifikasi ini.

    H. Warman

    PrOTES - ratusan karyawan PT. SHarP menggelar aksi di Kantor Pemkab Karawang. Mereka protes atas PHK sepihak yang dilakukan perusahaan.

    LIaNG LaHaT - Korban Pesawat Sukhoi Super Jet di-makamkan di alazhar Memorial Garden Ciampel.

    TAK hanya penampilannya saja yang menarik. Kecerdasan Hana Ikramina, juga sering banyak membuat mata terperanga. Ba-gaimana tidak, mengawali terjun sebagai penyiar radio, Hana, begitu dia akrab dis-apa semakin melejit kari-

    Hana IkraminaBermodal Fasih Bahasa Inggris

    "Tak Ada Yang Abadi, Ini Pasti Berlalu. Secercah

    semangat untuk pahlawan karya. Hidup buruh!!"

  • website : http://www.faktakarawang.comRedaksi dan Iklan : Jl. Ir. H. Juanda No. 62 Karawang | Telp. 0267 8490864 | Fax : 0267 8490867

    rabu, 24 aPrIL 2013 Terbit 16 Halaman

    @faktakrw

    Hu Fakta Karawang

    Ke Halaman 7

    Ke Halaman 7

    Ke Halaman 7

    Ke Halaman 7

    Ke Halaman 7

    Ke Halaman 7

    Ke Halaman 7

    Ke Halaman 7

    KARAWANG Untuk keseki-an kalinya di Bulan April, ratu-san Pahlawan Karya atau yang lebih dikenal dengan buruh, kembali mengepung Pemer-intah Daerah (Pemda) Kara-wang. Kali ini para buruh yang menggelar protes, tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Ka-

    bupaten Karawang. Mereka menggelar unjuk rasa di hala-man Pemkab Karawang, Sela-sa (23/4). Aksi tersebut dipicu karena pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh Manajemen PT. Sharp Semiconductor Indonesia

    LAGI, BURUH KEPUNG PEMDALAGI, BURUH KEPUNG PEMDA50 % Yang Dipecat, Asli KarawangBupati Tak Banggungjawab

    KARAWANG Menyikapi dugaan kasus calo proyek as-pirasi di internal DPRD Kara-wang, Ketua Fraksi Golkar Amanat Reformasi (GAR), H Warman, meminta kepada pihak yang mengetahui per-masalahan tersebut, agar bisa membukanya secara utuh. Ini mutlak perlu dilakukan agar permasalahan itu tidak men-jadi bola panas yang akan me-nyeret semua Anggota DPRD Karawang. Kalau hemat saya, permasalahan itu dibu-ka saja kepada publik, biar masyarakat tidak menebak-nebak siapa yang diduga men-jadi calo proyek aspirasi DPRD

    Karawang, ungkap Warman, Selasa (23/4).

    Dikatakannya, jika per-masalahan ini tidak diperjelas secara gamblang, dirinya kha-watir akan ada asumsi dari masyarakat jika semua anggota DPRD Karawang menjadi calo aspirasi. Akibat generalisir pe-nilaian masyarakat itu, maka citra DPRD Karawang, baik secara kelembagaan ataupun personal akan rusak. Ya kami (DPRD) tentunya tidak meng-inginkan karena ulah satu atau dua orang, yang kena semuan-ya. Makanya kami berharap permasalahan ini bisa dibuka secara jelas kepada publik, katanya.

    Dalam permasalahan

    ini, lanjut W a r -man, di- rinya m e n -g a k u sama sekali t idak

    F-GAR Ajak Buka-BukaanDewan Nyalo

    Sebaiknya Ngaku

    KARAWANG Soal dugaan anggota DPRD Karawang y