edisi 19 februari 2012

Edisi 19 Februari 2012
Download Edisi 19 Februari 2012

Post on 25-Mar-2016

216 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Edisi 19 Ferubari 2012

TRANSCRIPT

  • Faktual - Transparan - Konsisten PENERBIT : CV. METROPOLIS

    Metropolis

    SambunganMinggu, 19 Februari 2012 2

    Pemekaran SimalungunDewan Pendidikan: Kabid

    Ratusan LSM Asing

    Lulusan SMK Bisa

    Revisi UU Ormas Atur

    Kisah TawonIcal Lirik Dahlan

    Kate Winslet

    Pimpinan Umum : Edy J. Harto Wakil Pimpinan Umum : Aswin DamanikPimpinan Perusahaan : H. Syamsul Rizal

    PIMPINAN REDAKSI: Andy Hutagalung, REDAKTUR PELAKSANA: Luhut MT Simanjuntak, KORDINATOR LIPUTAN: Manson Purba, ASS KORLIP: Junet Boang Manalu, REPORTER: Taman Haloho,Rivay Bakkara,Junet Boang Manalu, Restuni Purba, Mey Pasaribu, WH Butarbutar,Bima Pasaribu,Mangun S Dolok Batu Nanggar),Adelbert Damanik (Pematang Bandar). KABAG IKLAN: Edy Sucipto. KABAG PEMASARAN: Buyung Tanjung. KABAG KEUANGAN: H Syamsul Rizal. Administrasi:,- . ADMINISTRASI IKLAN: Suryani Nasution. LAY OUT/ARTISTIK: Tovan Sembiring. KUASA HUKUM: Sarles Gultom SH MH. STAF KANTOR: - . TARIF IKLAN : Hitam/Putih (B/W) Umum/Display Rp. 7.500/mm, kolom. Iklan keluarga Ucapan Selamat Rp. 3.500/mm kolom. Iklan Warna (full color) Rp. 15.000/mm kolom. Harga iklan ditambah PPN 10%. Harga eceran Rp. 2.000. Alamat Redaksi/Iklan/Pemasaran : Jln. Kartini No. 29C. Telp/Fax (0622) 295 20/ 700 488 Pematangsiantar. Rekening : Bank Mandiri Cabang Pematangsiantar AC : 107 -00-0618830-6. An CV. Metropolis.

    TAK HANYA DARI GOLKAR DAN PKS

    BAGI-BAGI BLACKBERRY JADI TRADISI DI PEMILIHAN KETUA PD

    BANYAK KADER PARPOL SUMBANG ANAS

    Kita sudah menyerahkan buku komplit persyaratan pemekaran. Setelah diperiksa beliau menyatakan sudah san-gat lengkap dan sudah tidak ada lagi masalah, kata Leo Jamaria menirukan ucapan Chairuman.

    Langkah berikutnya, sebut Leo Jamaria, Panitia Peme-karan menindaklanjutinya ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Dari pertemuan itu ditegaskan, pemerintah ti-dak ada masalah untuk mewu-judkan pemekaran Simalun-gun sepanjang dokumennya sudah lengkap.

    Artinya, kalau hak inisiatif DPR sudah dilakukan dan diteruskan ke Mendagri, maka oleh Depdagri akan diproses secepatnya, kata Leo Jamaria.

    BULAN JUNI PENENTUANLantas, jika semua sudah

    memenuhi persyaratan, lantas apa kendalanya?

    Masalahnya, karena pemer-intah sekarang masih morato-rium. Tapi kita sudah bicara dan diperkirakan bulan Juni 2012 ini pemekaran sudah maju. Ini saya kutip dari ket-erangan Ketua Komisi II yang kami jumpai baru-baru ini, jawab Leo Jamaria.

    Sekedar diketahui, keleng-kapan persyaratan pemek-aran Simalungun ini setelah awal Juni tahun 2011, Tim 11 dan Presidium Pemekaran mengadakan pertemuan di Gedung Majelis Ulama Indo-nesia (MUI) Simalunun untuk mematangkan persayaratan yang saat itu masih 90 persen terpenuhi, seperti pernah di-katakan Sekretaris Presidium Pemakaran, Iskandar Sinaga.

    Sementara itu, di tengah masyarakat mulai muncul riak-riak yang bernada mengancam akan memisahkan diri dari

    Kabupaten Simalungun jika pemekeran tidak diwujudkan.

    Seperti di Kecamatan Ujung Padang dan Bosar Maligas. Dari kedua kecamatan ini mulai mengembuskan isu akan menggabungkan diri ke Kabupaten Batubara jika pemekaran gagal.

    Demikian juga Kecamatan Siantar dan Kecamatan Tapian Dolok. Di tengah masyarakat mulai muncul wacana akan menggabungkan diri ke Kota Pematangsiantar kalau peme-karan tidak tercapai.

    Salah satu anggota Tim-11, Rasyidin Harahap yang dihubungi melalui telepon tidak menyangkal isu bernada mengancam yang datang dari masing-masing kecamatan dimaksud.

    Kita juga sudah dengar wacana ancaman dari keca-matan masing-masing yang mengatakan akan memisah-kan diri jika gagal. Sepertinya pemekaran Simalungun su-dah harga mati, desakan dari bawah mengisyaratkan ke kita harus bisa terwujud di tahun 2011 ini kata Rasyidin.

    Menurutnya, untuk Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Si-malungun sekarang ini dikenal sebagai satu-satunya Kabupat-en yang jumlah Kecamatannya paling banyak, mencapai 31 Kecamatan.

    Melihat kondisi ini, belum lagi daerahnya yang sangat luas, kata Rasyidin menjadi sangat layak Simalungun di-prioritaskan untuk secepatnya dimekarkan. Dengan demiki-an, pemerataan pembangunan akan mudah untuk dilak-sanakan.

    WARGA DOLOK BATU NANGGAR

    Permintaan pemekaran Sim-alungun tidak henti-hentinya

    bergulir. Mulai dari Bandar Masilam, Dolok Hataran, Jor-lang Hataran. Kli ini, desakan pemekaran muncul dari tokoh masyarakat Dolok Batu Nang-gar.

    Seharusnya Bupati Sim-alungun bekerja cepat untuk mewujudkan pemekaran Ka-bupaten Simalungun. Apa-lagi dirinya telah berungkali berjanji, baik melalui media maupun melalui pidato. Salah satu janji JR. Saragih pada saat itu adalah segera memekarkan Kabupaten Simalungun, ucap Halik khan, mantan Sekretaris Al washliyah, Kabupaten Sim-alungun kepada METROPO-LIS, Sabtu (18/2) sekira pukul 15.00 Wib. Dijelaskanya, Peme-karan Kabupaten Simalungun merupakan rencana yang telah lama diidam-idamkan ma-syarakat Simalungun, khusus-nya Simalungun Bawah.

    Apakah harapan itu telah tiada dan apakah janji peme-karan itu hanya sekedar di bibir JR. Saragih? Kita selaku masyarakat Simalungun ber-tanya kepada Bupati, sudah sejauh mana usaha dan upaya yang dilakukannya?

    Kalau masalah uang yang diserahkan kepada Panitia Pemekaran, itu hal yang wajar. Namun pertanyaan, apakah dengan uang itu ada jami-nan Kabupaten Simalungun akan dimekarkan? Kita san-gat pesimis kalau pemekaran Kabupaten Simalungun akan terwujud jika Kabupaten Sim-alungun masih dipimpin oleh JR. Saragih, kata Halik.

    Kita juga minta kepada anggota DPRD Simalungun agar mendesak JR.Saragih, se-hingga fungsi mereka sebagai penyambung lidah masyarakat benar-benar terwujud dan kita minta anggota DPRD, tam-bahnya.(hemris/boang)

    menyebabkan banyak anak dan orangtua tak bisa me-nyekolahkan anaknya karena biaya mahal yang disebabkan banyaknya pungutan liar yang terorganisir.

    Apa yang dilakukan se-jumlah kepala sekolah den-gan melakukan pungutan tersebut sudah tidak benar, sebab memberatkan orang tua murid. Bagaimana orang tidak mampu mau sekolah, kalau sekolah menjadi benalu, mengisap darah muridnya, terangnya.

    Guru dan kepala sekolah harus menyadari hal itu. Mer-eka adalah PNS dan telah mendapat bayaran yang begitu besar dari pemerintah.

    Para guru itu harus me-nyadari hal ini, sebab apa yang dilaksanakannya adalah tangungjawab moral. Jika pen-didikan bangsa dan anak maju, kita juga yang akan mera-sakannya, paparnya.

    Armaya menegaskan, pem-bina dan Dinas Pendidikan ha-rus aktif mengawasi pengutan liar tersebut. Jangan hanya dibelakang meja menunggu laporan. Apalagi dari awal mulai peluncuran DAK TA 2009 dan dana BOS 2012 itu sudah dinaikan dua kaliipat. Jadi pungli itu lebih tidak dibenarkan lagi, terangnya.

    Diakui Armaya, sesuai hasil monitoring yang mereka laku-kan, biaya dari dana BOS itu memang belum mencukupi.

    Idealnya untuk dana pen-didikan SMP sebesar Rp 1 juta per siswa. Hal inilah yang menjadi delema yang dihadapi sekolah. Di satu pihak mereka dilarang memungut biaya dis-ekolah namun di pihak lain, dana tidak mencukupi. Namun kita sangat menyayangkan, mengapa Pemko Siantar tidak mencukupi dana tersebut. Terlebih untuk infrastruktur

    di sekolah. Padahal itu telah diatur Undang Undang No 20 Tahun 2003, Tentang Pendidi-kan, jelasnya.

    Kebijakan kepala sekolah yang merapatkan hal itu ke komite, menurut Aramaya, sudah sangat bagus. Hanya saja pelaksanaannya, tidak memberatkan orangtua siswa.

    Harusnya peran komite untuk mencari bantuan dana keluar, yakni ke pengusaha dan alumni, bukan menetap-kan kepada orangtua siswa. Seandainya kepada orang tua siswa, itupun bagi yang mampu dan rela, haruslah sub-sidi silang. Mencari orang tua siswa yang mampu ataupun pengusaha, jelasnya.

    Satu yang sangat disesalkan Dewan Pendidikan Kota Sian-tar pada Dinas Pendidikan, ha-rusnya mereka memiliki data base pada sekolahsekolah yang kekurangan infrakstruk-tur dalam pengelokasian DAK. Nampaknya Dinas Pendidikan tidak memiliki itu, karena dalam pengelokasian dana DAK, ada beberapa sekolah yang dapat kucuran dana DAK berulang kali, paparnya

    Melihat temuan ini, dalam waktu dekat, Dewan Pendi-dikan Kota Siantar bersama Komite SMAN 4 Siantar, rencananya akan memberikan bantuan mobiler ke SMPN 13 Siantar, seperti bangku dan meja.

    Dewan Pendidikan juga sangat menyesalkan tindakan yang dibuat oleh Jhonson Tampubolon, selaku Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Ka-bid Dikdas) Disdik Pematang-siantar.

    Berarti Kabid Dikdas tidak mengetahui fungsi komite sekolah, yang membiarkan Pungli tersebut dilakukan di SMPN 13 Siantar itu, tuding-nya. (haloho)

    universitas, mengingat tugas utama para lulusan universitas ialah, mengembangkan ilmu pengetahuan melalui labo-ratarorium yang ada di kam-pus maupun di masyarakat.

    Sedangkan program vokasi akan bertugas untuk mencetak para spesialis.

    Bertempat di Gedung Vo-kasi, Kampus UI, Depok, dires-mikan pemindahan Laborato-rium Perbankan, CIMB Niaga di Vokasi UI.

    Laboratorium berupa bank mini ini dimaksudkan sebagai medium praktik nyata bagi para mahasiswa vokasi lintas disiplin.

    Kegiatan ini dibuka oleh Rektor UI, Gumilar R Somant-ri, dan Compliance, Corpo-rate Affairs Director, L Wulan Tumbelaka dan dihadiri oleh

    350 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan kary-awan vokasi UI.

    Gumilar, Jumat (17/2), menjelaskan, Universitas In-donesia semenjak tahun 2008 telah mengintegrasikan ber-bagai program diploma yang awalnya tersebar di fakultas.

    Hal ini dimaksudkan untuk mengembalikan marwah uni-versitas sebagai pabrik penge-tahuan (factory of knowledge) yang bertugas menghasil-kan riset-riset unggulan me-lalui tangan para ilmuwanya. Sedangkan program vokasi (kejuruan), harus mampu menjalankan fungsi menjadi pabrik keterampilan, yang akan menghasilkan tenaga kerja siap pakai, professional, dan m