dps 27 november 2012

Click here to load reader

Post on 10-Mar-2016

347 views

Category:

Documents

30 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

DPS 27 November 2012

TRANSCRIPT

  • C. 541

    C.1321

    ECERAN RP 2.500SELASA, 27 NOVEMBER 2012 - NOMOR 4.619 TAHUN KE - 15C. 1320

    C. 1349

    MEDIA KOMUNITAS MASYARAKAT BALI

    Genta InteraktifTopik: Saksi KasusPenarungan ResidenceMangkir.Silakan berkomentardi telepon (0361)2782445mulai pukul 09.00

    C. 1353

    Renon, DenPostTersangka kasus dugaan

    korupsi upah pungut pajakbumi dan bangunan (PBB) diBuleleng senilai Rp 11 milyar,Putu Bagiada, Senin (26/11)kemarin akhirnya duduk dikursi pesakitan PengadilanTipikor Denpasar. Pria berka-camata ini terlihat santai saatdiadili. Pada sidang perdana,mantan Bupati Buleleng initerlihat tabah. Sejumlah ang-gota keluarganya terlihat da-tang mensuport dan duduk dideretan depan kursi pengun-jung. Tidak banyak kata diaungkapkan, selain minta di-tahan di LP Singaraja. Pasal-nya, dalam sidang denganagenda dakwaan itu, majelishakim tipikor pimpinan IGABKomang Wijaya Adhi menge-luarkan penetapan supayaBagiada ditahan di LP Kerobo-

    Kapendam IX/UdayanaKolonel Arm. Wing Handokomenyebutkan hal itu Senin(26/11) kemarin saat men-

    kan.Selain permintaan

    keluarga, kuasa hu-kum terdakwa dari kan-tor Adnan Buyung Na-sution, juga menyam-paikan permohonansupaya Bagiada dita-han di LP Singaraja saja. Ala-sannya terdakwa Bagiada sa-ngat membutuhkan dukungandari keluarganya.

    Kami mengajukan permo-honan agar klien kami tetapditahan di Singaraja, ujarsalah seorang pengacara ter-dakwa.

    Permintaan saudara sayapertimbangan. Tapi sekarangtaati penetapan majelis hakim.Soal berobat, kapan pun terdak-wa boleh minta berobat, sayaberikan, jelas Wijaya Adhi.

    Majelis hakim berpendapat,memindahkan penahanan

    pendidikan militer (lat-sardik) bagi resimenmahasiswa (menwa)tentang bela negara diAula Rindam IX/Uda-yana, Kediri, Tabanan.

    Selain oknumtersebut, beberapa saksi jugakami mintai keterangan, ter-masuk tiga cewek kafe dan be-berapa saksi lainnya yangdiduga mengetahui dan bera-da di kafe (Kafe Citra) saat ke-jadian, tegas Wing Handoko.

    Dia menambahkan bahwaKopka Samuel masih bersta-tus sebagai saksi. Jika dalam

    Kereneng, DenPostSetelah ditangkap di tempat

    persembunyiannya di Vila IlhamBlok D No.51, Tangerang, Ban-ten, Dirut PT KIM, M. NashrunRadhi, langsung dijebloskan kesel Polda Bali. Saat diperiksa,Nashrun yang diburu sejak awalbulan ini mengaku, tidak me-menuhi panggilan polisi karena di-bohongi pengacaranya.

    Dia (tersangka) mengaku se-mua diberesin sama pengacara-nya sehingga tidak perlu memenu-hi panggilan polisi, padahal kamiterus memburunya.

    Kereneng, DenPostTekad tim Subdit I

    Reskrimsus Polda Bali sece-patnya mengungkap siapasaja yang terlibat kasus proyekPenarungan Residence,Mengwi, mengalami ham-batan. Pasalnya, dari bebera-pa saksi yang dipanggil, han-ya seorang yang mau me-menuhi panggilan polisi, se-dangkan yang lainnya tidakkooperatif alias mangkir.

    Kami sudah melayangkansurat panggilan. Ada bebera-pa saksi yang kami panggil,tapi hanya seorang yang da-tang, kata Kasubdit IReskrimsus Kompol Muham-mad Arif Sugiarto, Senin (26/11) kemarin.

    Berhubung surat panggilanpertama tidak diindahkan,maka pihaknya akan melayang-kan surat panggilan kedua.Selain itu, akan dilayangkan

    Soal Perkelahian Antar-Oknum TNI

    Serahkan Diri, Saksi Diperiksa di Denpom perkembangan selanjutnyaada indikasi keterlibatannyadalam kasus ini, maka status-nya dinaikkan ke penyidikansebagai saksi atau tersangka.

    Mengenai hasil otopsijenazah korban, Kolonel Wingmenyebutkan ada luka memardan robek pada bibir, pendara-han pada otak depan, lebampada perut kanan di dekat lam-bung, dan bintik-bintik mer-ah karena pendarahan di ke-palanya, yang diduga karenabenturan benda tumpul sete-lah terjatuh. Hal itulah yangdiduga sebagai penyebab ke-

    Tabanan, DenPostAnggota Rindam IX/Udayana Kopka

    Samuel Veoh, yang sempat menghilangseusai penemuan jenazah Kopka I GustiMade Swas Ariawan (bukan I GustiNgurah Suastika Atmaja) di halamanbelakang Kantor Bupati Tabanan, Minggu (25/11)lalu, akhirnya menyerahkan diri, lanjut diperik-sa di Denpom.

    dampingi Pangdam IX/Udaya-na Mayjen TNI Wisnu BawaTenaya seusai menyampaikankuliah umum latihan dasar

    matian korban yang bertugassebagai anggota GudmurahPaldam IX/Udayana di Belayu,Kecamatan Marga ini.

    Sedangkan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI WisnuBawa Tenaya menyebutkan,kasus perkelahian antar-oknum TNI yang berujungpada penganiayaan berat danmengakibatkan tewasnya Ko-pka I Gusti Made Swas Ari-awan sedang ditangani Den-pom untuk pengusutan danpenyelidikan.

    Bagiada Dijebloskan ke LP KerobokanBagiada, selain untukkeamanan, juga un-tuk memperlancarproses sidang.

    Terlepas dari per-mintaan pemindah-an penahanan itu,jaksa penuntut

    umum (JPU) I Wayan Suar-di dkk., menyatakan terdak-wa Bagiada diduga menilepuang upah pungut PBB se-kitar Rp 1,6 miliar.

    Yang menarik, dalamsidang Senin kemarin, limajaksa yang membacakandakwaan secara bergiliranmenyebutkan sejumlahnama. Kasus ini akan men-jadi tsunami di PemkabBuleleng. Nama itu lebih daritiga orang, selain NyomanPastika.

    Pemailit Hotel BKR NgakuDibohongi Pengacaranya

    Saksi Kasus PenarunganResidence Mangkir

    surat panggilan untuk saksi-saksi lainnya. Kita lihat sajananti, mudah-mudahan suratpanggilan kedua kami dipenu-hi oleh saksi-saksi itu. Kamiberharap mereka (saksi) koo-peratif agar proses penyelidi-kan kasus ini bisa cepat sele-sai, tambah Kompol Arif.

    Sayang mantan Kasa-treskrim Polresta Denpasar inienggan merinci saksi-saksiyang mangkir tersebut. Apala-gi kasusnya masih dalam pros-es penyelidikan. Kompol Arifberjanji, akan mengungkap ka-sus ini hingga tuntas.

    Di tempat terpisah, sumberDenPost menyebutkan, pihakpemegang saham proyek ituakan melakukan pendekatandengan warga di sekitarnyayang selama keberatan.

    Baca Bagiadadi Hal. 15

    Baca Soaldi Hal. 15

    Negara, DenPostKecelakaan maut terjadi

    Minggu (25/11) sore lalu diJalan Denpasar-Gilimanuk,Dusun Tembles, Penyaringan,Mendoyo, dan di Jalan Den-pasar-Gilimanuk Km 78-79,Rambut Siwi, Yehembang,Jembrana, Senin (26/11) ke-marin pukul 07.00.

    Kecelakaan di Tembles,Penyaringan, Mendoyo, terja-di antara truk nopol DR 8639AB yang dikemudikan Zainul

    Padli (29) dari Cakra Timur,Mataram, dengan mobil pick-up DK 9815 WI yang dikenda-rai Kadek Wirama (35) asalBanjar Pangkung LanguanMekar, Desa Yehsumbul, Ke-camatan Mendoyo, Jembrana.

    Menurut informasi, saatkejadian, mobil pick-up DK9815 WI melaju dari timurdengan kecepatan tinggi, pada-hal saat itu jalan basah danlicin karena hujan.

    Pengayah Pura Rambut SiwiTewas Tertabrak Truk

    DenPost/witariBARANG BUKTI - Polisi menunjukkan barang bukti sepe-da motor korban lakalantas di Rambut Siwi,Yehembang,Mendoyo, Senin (26/11) kemarin.

    Baca Pemailit di Hal. 15

    Kendati demikian, putrimantan Bupati Tabanan N.Adi Wiryatama ini belummau mengungkap identitaspria calon pendampinghidupnya nanti. Namun ka-bar yang beredar menyebut-kan bahwa calon suaminyaadalah seorang pengusahadari Jawa Tengah yang ber-domisili di Jakarta, dan be-berapa kali sudah berkun-jung ke Tabanan.

    Soal rencana (pernikah-

    Ketika Bupati Tabanan Bakal Menikah Tak Mau Ungkap Calon Suaminya, Tapi Sebut Tanggal 17

    an) saya itu sudah banyak yangtahu, cuma undangannya be-lum disebarkan. Undangannyananti menyusul untuk rekan-rekan wartawan, ujar Ekadengan wajah sumringah.

    Tapi dia berkelit ketika dide-sak tentang identitas calonsuaminya. Kalau mau datangbisa mulai tangga 11 (Desem-ber 2012). Untuk puncak aca-ranya berlangsung pada tang-gal 17, sedangkan pada tang-gal 18 kami selenggarakan aca-

    BARU kali ini Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryas-tuti mau mengungkapkan rencananya membuka lem-baran hidup baru, padahal kabarnya sudah santer dimasyarakat hingga di pedesaan. Dalam rangkaian jum-pa pers membahas puncak HUT ke-519 Kota Tabanan,Senin (26/11) kemarin, satu-satunya wanita bupati diBali ini mengaku, telah merencanakan acara perni-kahannya pada 17 Desember mendatang.

    ra rumah rakyat sebagai ungka-pan rasa syukur, terang Eka.

    Semua rangkaian upacarapernikahannya akan dilaksa-nakan di rumah asalnya diBanjar Tegeh, Desa Angseri,Kecamatan Baturiti, Tabanan.Saya belum mau dieksposdulu. Tunggu saja saatnyananti, kilahnya.

    Kepastian tentang rencanapernikahan Bupati tercantik diBali itu sekaligus menjawabteka-teki selama ini. Kabarrencana pernikahannya punsempat berembus sejak awaltahun, namun kemudian ber-lalu dan muncul kembali padapertengahan tahun. Namunsekarang rencana tersebuttelah pasti setelah yang pu-nya hajat mengungkapkanlangsung secara terbuka kepa-da wartawan. (gap)

    M. Nashrun

    Baca Saksidi Hal. 15

    Baca Pengayah di Hal. 15

    DenPost/suryawanTERTAWA LEPAS - Terdakwa Putu Bagiada (tengah) sempat tertawa lepas saat dikawal polisi bersenjata lengkapsesaat menjelang sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Senin (26/11) kemarin.

    DenPost/gagahRUMAH DUKA - Rumah duka di Banjar Sandan Pondok,Desa Sesandan, Tabanan.

    Ni Putu Eka Wiryastuti

    DenPost/suryawanJALUR HIJAU - Jalan masuk menuju proyek PenarunganResidence, Mengwi, yang berlokasi di jalur hijau.

  • DENPOST zzzzz SELASA, 27 NOVEMBER 20122 Metro Denpasar

    Kereneng, DenPostSesuai kebijakan pemerintah melalui Kementerian Pen-

    didikan dan Kebudayaan, mulai tahun pelajaran 2013/2014Kota Denpasar akan menerapkan kurikulum berbasis pende-katan sains. Perubahan kurikulum ini berlaku menyeluruhmulai dari kurikulum sekolah dasar (SD), sekolah menengahpertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), serta sekolahmenengah kejuruan (SMK) dengan menekankan aspek kogni-tif, afektif, psikomotorik melalui penilaian berbasis tes danportofolio saling melengkapi.

    Hal tersebut disampaikan Kabid Pendidikan MenengahDisdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Supartha, M.Pd., usaimembuka workshop review kurikulum SMA dan SMK KotaDenpasar, Senin (26/11) kemarin. Pelaksanaan workshop re-view kurikulum yang berlangsung empat hari hingga 30 No-vember di UPT Rumah Pintar Disdikpora Kota Denpasar, di-ikuti 80 peserta terdiri dari pengawas sekolah, tim TPK danwakasek kurikulum SMA/SMK negeri dan swasta se-KotaDenpasar.

    Menurut Supartha, perubahan kurikulum menekankanpembelajaran dengan pendekatan berbasis sains. Denganpendekatan berbasis sains atau kurikulum berbasis kontek-stual ini, siswa didorong lebih mampu dalam mengobservasi,bertanya, bernalar, dan mengomunikasikan atau mempresen-tasikan. Objek yang menjadi pembelajaran adalah fenomenaalam, sosial, seni, dan budaya secara menyeluruh, ujarnya.

    Wayan Supartha didampingi Kasi Kurikulum Bidang Dik-men, Ni Made Tirta Ariantini, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan,pendidikan merupakan suatu proses yang sangat strategisdalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga harus di-lakukan secara profesional. Oleh sebab itu, guru sebagai salahsatu pelaku pendidikan haruslah profesional.

    Selain profesional, kata Supartha, guru juga harus berkar-akter. Disebutkan, ada empat prinsip-prinsip yang digunakandalam mengembangkan pendidikan karakter. Meliputi berkelan-jutan, melalui semua mata pelajaran, pengembangan diri danbudaya, dan satuan pendidikan yang telah ditetapkan padastandar isi. Selain itu, melalui nilai tidak diajarkan, tapidikembangkan melalui proses belajar. Proses pendidikan di-lakukan peserta didik secara aktif dan menyenangkan.

    Agenda workshop, ditambahkan Made Tirta Ariantini, meng-hadirkan narasumber Subdit Pembelajaran SMA/SMK Direk-torat Kemendikbud, Widyaiswara LPMP Provinsi Bali, penga-was SMA/SMK Provinsi Bali, dan fasilitator nasional yang adadi daerah. Dari agenda workshop ini, diharapkan Made TirtaAriantini, dapat meningkatkan kemampuan atau keterampilandalam penyusunan rencana pencapaian standar nasional pen-didikan. Lebih dari itu, mampu membuat program perencanaandan pelaksanaan pendidikan karakter, serta mengimplemen-tasikan pendidikan karakter. (123/*)

    Menanggapi hal itu,Kepala Dinas PerhubunganKota Denpasar, Gede Astika,mengakui kesulitan mencarisolusi untuk mengatasimasalah tersebut. Terus terangselama ini kami sudah berupayauntuk melakukan penertiban.Begitu ditertibkan, tidak berse-lang lama ada lagi yang parkir.Memang persoalannya adalah

    keterbatasan parkir.Memang kami agak ke-sulitan untuk mencarisolusinya. Saat ini kamitengah mengupayakanuntuk bisa meng-gunakan lahan kosongdi sebelah TerminalKargo, sebagaimanarencana dulu. Namun semua itumasih perlu proses yang cukuplama, jelasnya, saat dikonfirma-si Senin (26/11) kemarin.

    Meski terkesan disepelekansopir truk, namun Astika mem-bantah kalau pihaknya selamaini dikatakan tidak tegas. Begi-tu pun ketika ditanya kenapahanya berani menderek mobilpribadi, Astika langsung mene-

    pisnya. Sejauh ini, menurut As-tika, penertiban dilakukan se-cara bertahap. Dikatakannya,pihaknya mengupayakan agarparkir tidak di kedua sisi. Untuksaat ini petugas fokus agar tidakada truk yang parkir di barat jalan.Secara bertahap, penertibanakan lanjutkan di sisi timurjalan.

    Terkait derek truk, Astikamengatakan, hal itu tidak mu-ngkin dilakukan saat ini. Alasan-nya, Dishub hanya memiliki

    derek untuk kendaraankecil alias tidak mam-pu digunakan men-derek truk. Tindakantegas yang sudah kamilakukan selama ini ad-alah menggembok danmenggembosi ban ken-daraan. Bahkan beber-

    apa di antaranya kami sita su-rat-surat kendaraan dan pelaku-nya ada yang ditipiringkan. Ka-lau menderek truk, saat ini be-lum bisa dilakukan. Dereknyakan kecil, tidak bisa digunakanuntuk menderek truk, jelasn-ya.

    Apakah tidak ada patrolipetugas setiap harinya? Ataspertanyaan tersebut, Astika

    mengatakan, patroli tidak bisadilakukan setiap hari, mengin-gat beberapa staf ditugaskanuntuk memantau sejumlah ti-tik kerawanan macet di Den-pasar.

    Pantauan koran ini di ka-wasan Jalan Mehendrata ke-

    Lumintang, DenPostPeran kepala lingkungan

    (kaling) dan kepala dusun (ka-dus) sangatlah penting dalamperencanaan maupun pem-bangunan desa di Kota Den-pasar. Untuk itu, kedua apar-

    at ini hendaknya selalu berk-oordinasi dengan lembaga ter-kait guna menyamakan per-sepsi dalam memberi pelay-anan.

    Permintaan itu disampai-kan Wakil Walikota Denpasar,

    IGN Jaya Negara, saat mem-buka bimbingan teknis(Bimtek) kaling/kadus se-Ke-camatan Denpasar Utara, diruang pertemuan BadanKepegawaian, Pendidikan danPelatihan Kota Denpasar,Senin (26/11) kemarin. Pem-bukaan bimtek dihadiri Ket-ua Komis D DPRD Kota Den-pasar, I Wayan Sugiarta daninstansi terkait.

    Kami harapkan adanyapersamaan persepsi dalammemberikan pelayanan kepa-da masyarakat yang berpegan-gan pada moto sewaka dhar-ma, kata Jaya Negara.

    Jaya Negara mengemuka-kan, Kota Denpasar merupa-kan kota metropolitan yangmemiliki berbagai permasala-han perkotaan, sepertimasalah kependudukan,sampah, dan masalahkeamanan. Masalah keaman-an menjadi salah satu halyang harus mendapat per-hatian serius, mengingatKota Denpasar menjadi tu-juan wisatawan dan kaum

    urban dari berbagai kota ditanah air. Di samping,berkembangnya pemban-gunan di Kota Denpasar mem-bawa dampak tingginya kaumurban mengadu nasib yangjuga mempengaruhi adminis-trasi kependudukan.

    Jaya Negara mengharap-kan, penanganan administra-si kependudukan dilakukansecara arif dan bijaksana, ter-masuk dalam meningkatkankesejahteraan masyarakat.Kami minta pelaksanaanbimtek ini dapat mengoptimal-kan peran kaling/kadus dalampeningkatan kapasitas aparatdi Pemkot Denpasar, harapWawali Kota Denpasar.

    Plt. Camat Denpasar Utara,I Nyoman Lodra, S.E., M.Si.,di sel-sela pembukaan bimtek,mengungkapkan, kaling/ka-dus sebagai perangkat ter-depan dalam pelayananmasyarakat dituntut terusmeningkatkan kompetensiprofesionalismenya. Dalammemberikan pelayanan dapatdilaksanakan secara maksi-

    Dauh Puri, DenPostMenyusul turunnya Peratu-

    ran Menteri Tenaga Kerja danTransmigrasi terkait pengatu-ran penggunaan tenaga out-sourcing (tenaga lepas/tenagapenunjang), Pemkot Denpasarmelalui Disnakertransos saatini tengah melakukan penye-suaian. Pasalnya, dalam Per-aturan No. 19 tahun 2012 ter-tanggal 14 November 2012,sejumlah ketentuan baru dia-tur, termasuk pengetatanpenggunaan tenaga lepas. Halini diungkapkan Kepala Dis-nakertransos Kota Denpasar,Made Erwin Suryadarma, saatditemui di kantornya Senin(26/11) kemarin.

    Dikatakan Erwin, dalam ke-tentuan terbaru tersebut, han-ya lima jenis pekerjaan yangbisa menggunakan tenaga out-sourcing. Kelima bidang peker-jaan tersebut, yakni kebersi-han, katering, pengamanan,transportasi, dan jasa penun-jang pertambangan dan per-minyakan. Sebelumnya kantidak jelas pekerjaan apa saja

    yang boleh menggunakan ten-aga penunjang ini. Makanyadalam peraturan terbaru inisemuanya diperketat, bahkansampai perjanjian kerja antaraperusahaan yang meng-gunakan tenaga penunjang danperusahaan penyedia, diaturlebih detail, paparnya.

    Untuk pengurusan izin us-aha, lanjut Erwin, harus di-lakukan ke provinsi, namuntetap dengan rekomendasi Di-snakertransos kota/kabupat-en. Dikatakan Erwin, dalamperaturan tersebut juga dise-butkan semua perusahaanpenyedia jasa tenaga penun-jang harus berbentuk perse-roan terbatas (PT). Hal inilah,menurut Erwin, saat ini men-jadi salah satu kendala yangtengah dihadapi Pemkot. Meng-ingat dari 45 perusahaanpenyedia jasa tenaga penun-jang, hanya 32 yang berbentukPT.

    Kami masih berkonsultasidengan provinsi dan pusat.Soalnya ke-45 perusahaan inisudah mengantongi izin. Di

    Denpasar, baru 32 perusahaanyang berbentuk PT, sisanya 10merupakan koperasi dan 3 pe-rusahaan berbentuk CV. Kamiakan kaji dulu, apakah peru-sahaan yang tidak berbentukPT ini harus menyesuaikandengan peraturan baru, atautetap berlanjut sampai izin us-

    ahanya berakhir, jelasnya.Yang tidak kalah penting,

    kata Erwin, adalah segala hakdan kewajiban pekerja diatursecara jelas. Bahkan perusa-haan yang menggunakan jasapenunjang harus memiliki jam-inan perlindungan kerja. Ka-lau dilihat dari peraturan baruini, tenaga outsourcing itu sta-tusnya hampir sama dengankaryawan biasa. Merekamendapatkan sejumlah hak diluar gaji termasuk tunjanganhari raya (THR). Namun masakontraknya hanya dibatasi tigatahun, tapi bisa diperpanjang,paparnya.

    Jika perusahaan melakukanpelanggaran terhadap hak peker-ja, maka pekerja diperbolehkanmengajukan gugatan ke Peradi-lan Hubungan Industrial.

    Bila semua perusahaanharus berbentuk PT, bagaima-na dengan pemerintah yangjuga banyak menggunakan ten-aga out ourcing? Atas pertan-yaan tersebut, Erwin mengata-kan, selama ini pemerintahmemiliki aturan tersendiri ten-

    tang pengangkatan pegawai.Masing-maisng SKPD diper-bolehkan mengangkat tenagalepas, yang tentunya disesuai-kan dengan kebutuhan mas-ing-masing. Namun, setelahada peraturan baru ini, kamijuga menunggu keputusan pu-sat, apakah nanti ada keten-tuan lain yang berlaku bagi pe-merintahan jika ingin meng-gunakan jasa penunjang, ka-tanya.

    Hal itu dibenarkan KepalaSub Pemberitaan HumasPemkot Denpasar, Dewa GedeRai. Dikatakannya, pengangka-tan tenaga lepas dilakukankarena semata-mata untukmenutupi kekurangan pegawai.Kalau menunggu formasiperekrutan CPNS kan harusmenunggu cukup lama, sedan-gkan kebutuhan akan tenagacukup mendesak. Seperti diDinas Perhubungan, DinasKebersihan dan Pertamananserta di Dinas PU. Kalau tidaksegera dicarika tenaga, oepra-sional pekerjaan bisa tidakjalan, pungkasnya. (111)

    Ubung, DenPostSejumlah masyarakat men-

    geluhkan banyaknya warungkumuh menjamur di jalan pro-tokol, seperti Jl. Mahendrada-ta Utara, Jl. Gatot Subroto,dan jalan lainnya di Kota Den-pasar. Ironisnya, penindakanterhadap warung kumuh mau-pun PKL yang berjualan diatas trotoar setengah hati.

    Salah seorang warga Den-pasar Barat yang tinggal di Jl.Tangkuban Perahu, DenpasarBarat, Komang Ari Wijaya, Se-nin (26/11) kemarin, mengata-kan, banyak warung kumuh,PKL, dan pedagang bermobilmenjamur di jalan protokol.Namun, tidak ada penindakanserius yang dilakukan aparatdesa/lurah, kecamatan mau-pun instansi terkait. Apalagi,warung-warung kumuh yangberdiri di pinggir jalan, sepertidi Jl. Mahendradata (Jl. Kargo)tersebut sudah membayar up-eti, sehingga aparat tidak bera-ni mengambil tindakan. Sayaberharap aparat desa/lurah,

    Workshop Review Kurikulum SMA-SMK

    2013, Terapkan KurikulumBerbasis Pendekatan Sains

    kecamatan maupun instansiterkait saling bahu-membahudalam mengambil tindakan.Jangan saling lempar tanggungjawab, karena menjaga lingkun-gan supaya tetap bersih men-jadi tanggung jawab kita se-mua, kata Ari Wijaya.

    Menurutnya, menjamurnyawarung-warung kumuh di KotaDenpasar berdampak padapenilaian kebersihan dankeasrian, sehingga Denpasartak mendaparkan Piala Adipu-ra. Sebab, warung-warung ku-muh yang berjejer di pinggirjalan protokol tersebut mem-buat estetika Kota Denpasarkurang bagus. Apalagi Waliko-ta Denpasar, IB Rai Dhar-mawijaya Mantra, bersamaWwawali Jaya Negara sejaklama mencanangkan Den-pasar sebagai kota budaya danclean and green. Kenyataanyang ada belum sepenuhnyamasyarakat maupun aparatdesa/lurah dan kecamatanpeduli terhadap permasalah-an tersebut.

    Saya harapkan DinasTramtib dan Satpol PP KotaDenpasar sebagai polisinyapemerintah sekaligus penegakperaturan daerah (Perda)harus berani mengambil tin-dakan tegas. Jika ini dibiar-kan, lama kelamaan warungkumuh di Denpasar akan leb-ih banyak lagi, pintanya.

    Hal senada juga dilontarkanwarga Denpasar lainnya, IKetut Wasta. Menurutnya,pembersihan warung kumuh,PKL, pedagang buah, dan peda-gang bermobil yang berjualandi pinggir jalan protokol, diatas trotoar, telajakan tamanmaupun menggunakan badanjalan sudah seyogyanya diter-tibkan. Jangan lagi ada toler-ansi terhadap setiap pelang-garan karena akan berdamp-ak pada kebersihan lingkun-gan. Saya sering lewat di Jl.Mahendradata banyak warungkumuh maupun mobil parkirlanggar rambu tanda laranganparkir. Namun, tidak ada tin-dakan tegas dari instansi ter-

    kait, ucapnya.Sementara penjual barang

    bekas hotel di Jl. Mahendra-data, H. Mohamad Muntaka,asal Jember yang tinggal di Jl.Karya Makmur 12 Denpasarmangaku, lahan kosong yangdipakai tempat berjualan tidakmengontrak karena barangbekas hotel yang dijual itu ce-pat laku. Lahan kosong den-gan beratap terpal dipakaiberjualan karena tempatnyastrategis dan jalurnya ramai,sehingga barang yang dijualcepat laku.

    Kalau mencari tempat kedalam, otomatis tidak ada yangtahu saya jual barang bekashotel. Jika berjualan di ping-gir Jl. Mahendradata, otoma-tis barang yang dipajang cepatlaku, kata Muntaka, serayamengaku sudah ada dari salahsatu SMP memborong mejadan kursinya.

    Lain halnya dengan pemil-ik warung kopi Muhaitun asalBanyuwangi. Menurutnya, la-han yang ditempati untuk ber-

    jualan kopi dan makanan tidakmengontrak. Saya tidak men-gontrak lahan dan hanya isengmembangun warung. Jika di-gusur oleh pemiliknya terpak-sa pindah mencari tempatlain, aku Muhaitun.

    Hasil pantauan DenPostsepanjang Jl. Mahendradatasebelah kiri dari arah selatan,puluhan warung kopi dan ma-kan serta tenda menjualbarang bekas hotel kelihatankumuh dan dibiarkan berdiriseenaknya tanpa pernahmemikirkan kebersihanlingkungan. Ironisnya lagi,warung kecil milik Muhaituntersebut berisi sambunganPLN, padahal tidak layak huni.

    Kadis Tramtib dan SatpolPP Kota Denpasar, IB AlitWiradana, S.Sos., M.Si., keti-ka dikonfirmasi soal menja-murnya warung kumuh diDenpasar, mengatakan, pi-haknya terus melakukan pen-ertiban, baik warung kumuh,PKL, pedagang buah maupunpedagang bermobil yang ber-

    jualan menggunakan fasilitasumum. Namun, langkah yangdiambil tersebut tidak sertamerta dapat membersihkanwarung kumuh, PKL, pedagangbuah dan pedagang bermobilsekaligus.

    Pengawasan Lemah, Warung Kumuh Menjamur di Jl. Mahendradata

    DenPost/pasmaUPACARA PAMELASPAS - Walikota Denpasar, IB RaiDharmawijaya Mantra, menghadiri upacara pam-elaspas wantilan Pura Ulun Desa Padangsumbu, DesaPadangsambian Kelod, Kecamatan Denpasar Barat,Kamis (22/11).

    Dia menegaskan, pemilikwarung kumuh, PKL dan peda-gang bermobil yang memban-del berjualan di pinggir jalantidak lagi dibina, melainkanakan ditindak sekaligus dipros-es sesuai pelanggaran. (103)

    DenPost/putra sasmithaBUKA WORKSHOP - Kabid Pendidikan Menengah Dis-dikpora Kota Denpasar, Wayan Supatha, saat membu-ka workshop review kurikulum SMA/SMK se-Kota Den-pasar.

    DenPost/pasmaWARUNG KUMUH - Puluhan warung kopi, makana, dantenda menjual barang bekas hotel sepanjang Jl. Mahen-dradata yang dijadikan tempat mangkal para sopir trukterkesan kumuh dan dibiarkan berdiri tanpa ada tinda-kan dari instansi terkait.

    Terkait Truk Parkir di Jalan Mahendradata

    Kadishub Akui Kesulitan Cari SolusiDauh Puri, DenPost

    Dinas Perhubungan Kota Denpasar benar-be-nar kewalahan mengatasi masalah truk parkirsembarangan di kawasan Jalan Mahendradata(Jalan Raya Kargo). Berulang kali ditertibkan,namun persoalan serupa tak kunjung teratasi.Bahkan beberapa hari terakhir, semakin banyaktruk yang melanggar dan sopir truk seakan tidakmengindahkan lagi rambu dan marka pertandatidak boleh parkir.

    Genta InteraktifTopik: Parkir Truk di

    Mahendradata, KadishubSulit Cari Solusi

    Silakan berkomentardi telepon (0361) 2782445

    mulai pukul 10.00

    marin, beberapa truk masih ber-jejer di pinggir jalan. Sementaraitu sejumlah petugas Dishubjuga terlihat berkumpul di pe-rempatan Jalan Mahendradata-Pasar Batu Kandik, dan perti-gaan Jalan Cokroaminoto-JalanMahendradata. (111)

    DenPost/pasmaLANGGAR RAMBU LALIN - Sopir truk sarat muatan semenDR 8536 AA yang parkir melanggar rambu tanda laran-gan parkir di Jl. Mahendradata langsung diperingatkanpetugas Pengendalian dan Operasi (Dalops) Dinas Perhubun-gan Kota Denpasar, Senin (26/11) kemarin.

    Kecamatan Denut Gelar BimtekKaling dan Kadus Diminta Samakan Persepsi Beri Pelayanan

    mal yang selalu didasari motosewaka dharma. Dengan bimb-ingan teknis ini kami harap-kan kaling/kadus satu persep-si dalam memberikan pelayan-an, ujar Lodra.

    Lodra menjelaskan, melaluibimtek ini dapat mensingkro-nkan dan meningkatkan penge-tahuan serta keterampilan kal-ing/kadus. Dengan demikiandapat mewujudkan aparaturyang profesional dan sanggupmengemban amanah sebagaipelayanan masyarakat, sehing-ga terbentuk good governance.Lodra menambahkan, materiyang diberikan dalam bimtekmeliputi, clean and green (ber-sih dan hijau), tertib adminis-trasi kependudukan, bebas dariHIV/AIDS, menciptakan keter-tiban dan keamananmasyarakat, pemberdayaankaling/kadus dan penyempur-naan dalam penyusunan per-aturan desa. Bimtek yang ber-langsung dua hari diikuti 112peserta terdiri dari 79 kadus,23 kaling dan 10 peserta darikecamatan. (103/*)

    DenPost/pasmaTANDA PESERTA - Wakil Wali Kota Denpasar, IGN JayaNegara (tengah), didampingi Plt. Camat Denpasar Utara, INyoman Lodra, menyematkan tanda peserta kepada salahseorang kaling peserta bimtek, Senin (26/11) kemarin.

    Kemenakertrans Perketat Penggunaan Tenaga OutsourcingPenyedia Jasa Harus Berbentuk PT

    Erwin SuryadarmaDenPost/dok

  • DENPOST zzzzz SELASA, 27 NOVEMBER 2012 3

    U.1318 U.65

    SEJAK awal programJaminan Kesehatan BaliMandara (JKBM) me-mang sering menuaiprotes. Bahkan,masyarakat menilai lay-ananan JKBM terlalubirokrasi, sehinggamasyarakat enggan me-manfaatkan programkolaborasi Pemprov Balidengan Pemkab Badungitu.

    Terakhir justru data dikartu JKBM yang dibagi-bagikan mulai pekan laluitu kurang valid. Dalamkartu JKBM, hanya ter-cantum nama pemeganghak saja tanpa dilengka-pi dengan alamat. Pada-

    hal nama orang di Bali sering ada kesamaan, sehinggakartu JKBM ini cenderung salah sasaran, kata anggotaKomisi C DPRD Badung, Putu Alit Yandinata, SS.

    Politisi dari Desa Dauh Yeh Cani inipun menyebut-kan, beberapa kasus yang sudah terjadi di wilayahnya.Ketika ada rapat banjar dan dibagikan kartu JKBM beber-apa waktu lalu, ternyata ada warganya yang menerima lebihdari satu, karena namanya sama sementara alamat tidakada. Menurut Alit Yandinata, bisa jadi nama yang tercan-tum dalam kartu itu sama, tapi domisilinya berbeda. Kare-na namanya sama, maka satu orang menerima lebih darisatu kartu.

    Ditanya potensi letak kesalahannya, Alit memastikankesalahan terjadi saat penerbitan di provinsi. Karena un-tuk proses awal melalui kepala lingkungan, kepala desa/kelurahan sampai ke kecamatan. Dipastikan warga sudahmelengkapi data dirinya secara benar didukung dengankartu keluarga. Namun, ketika penerbitan kartu yang di-lakukan oleh provinsi, tidak dilengkapi dengan alamat.Karena tidak dilengkapi alamat inilah, maka kartu itu ber-peluang tertukar.

    Selain masalah kartu, katanya, yang paling penting men-yangkut pelayanan kesehatan bagi pemegang kartu JKBM.Pemegang kartu wajib mendapat pelayanan kesehatan.Selama ini, dia melihat, banyak warga yang ingin meng-gunakan fasilitas JKBM ditolak lantaran tak ada kamarkelas III. (edy)

    Wabup Sudikerta menekan-kan, bukti hak berupa sertifikatmerupakan sesuatu yang san-gat berharga dan penting. Apalagibagi masyarakat yang telahsukarela menyerahkan sebagi-an tanahnya untuk kepentinganumum. Namun perlu diketahuipenyelesaian sertifikat tersebutmelalui suatu proses dengandukungan dokumen dan bekas-bekas sebagai kelengkapan.Dalam penyelesaian dokumentersebut ada beberapa kendala

    yang ditemukan. Salah satunyatragedi kelabu Oktober 1999yang menghanguskan seluruhdokumen dan berkas-berkasyang sudah lengkap, sehinggamengakibatkan keterlambatandalam proses pensertifikatan,kata Sudikerta.

    Lebih lanjut dijelaskan,bagaimana pun kondisi yang adadalam pensertifikatan tanahsisa masyarakat yang diper-gunakan untuk kepentinganumum, merupakan tanggung

    jawab Pemkab Badung. Dalamrangka mempercepat penyelesa-ian sertifikat, sejak tahun 2004Pemkab Badung melaksanakanperjanjian kerja sama denganKantor Pertanahan Badungmelalui program Larasita. Disamping upaya percepatanpenyelesaian melalui langkah-langkah koordinasi dengan in-stansi terkait. Pemkab Badungselalu berkomitmen untukmemberikan pelayanan yang ter-baik kepada masyarakat. Untuktanah sisa masyarakat yang be-lum bersertifikat akan kami up-ayakan untuk menuntaskan-nya, tegas Sudikerta.

    Sementara Nyoman Sokamengatakan, sertifikat tanahsisa masyarakat yang diserah-kan sebanyak 18 bidang. Dimana 8 sertifikat merupakansertifikat sisa tanah yang terke-na proyek AMD jalur Tohpati-Juwet di Desa Bongkasa danAbiansemal. Serta 10 sertifikatdari pelebaran jalan di DesaTaman. Ditambahkan, sampaiNopember 2012 khusus untukjalan maupun pelebaran jalan

    telah dapat diselesaikan 603sertifikat. Terdiri dari, 333 bidangsertifikat AMD di Desa Taman,105 bidang di Desa Sangeh, 42bidang di Juwet, 19 bidang diDesa Pecatu, 29 bidang di DesaBuduk 70 bidang di Desa Car-angsari dan 5 bidang di DesaWerdhi Buana. Saat ini sedangdilaksanakan upaya percepatanpenyelesaian pensertifikatan

    Mangupura, DenPostKawasan Pura Taman Ayun, tahun 2013 mendatang akan

    mengalami perubahan yang luar biasa. Selain penataan ka-wasan pura dan sekitarnya, taman bencingah Puri AgengMengwi juga ditata. Taman tersebut, merupakan pendukungpertamanan yang berhubungan dengan titik nol catus pata agungdan Puri Ageng. Oleh karenanya, taman disesuaikan denganfilosofi dan sejarah sebagai kearifan lokal Mengwi.

    Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabu-paten Badung, Putu Eka Mer-thawan, Senin (26/11) menga-takan, dari filosofi yang digalidari kearifan lokal yang ada diMengwi, taman akan diberikannama Taman Kota BencingahPuri Ageng Mengwi akan diban-gun sebuah patung Bima Senasedang menghunus gada. Pen-empatan patung tersebut me-mang merupakan simbol yangberhubungan dengan Puri Agengdan masyarakat Mengwi.

    Patung kesatia Bima ini,akan berdiri di sebelah tengga-ra dari titik nol catus pata benc-ingah, menghadap ke arah bar-at laut. Direncanakan patung initingginya 4,5 sampai 5 meter diatas bataran yang tingginyakurang lebih 2 meter. Semuarancangan patung dan tamanini, akan dibuatkan DED-nyapada APBD induk 2013. Belumdapat kami tentukan berapaanggarannya, karena DED-nyabelum tersusun. Namun padaintinya konsep patungnya sep-erti itu, katanya.

    Sedangkan taman yang akandibuat mengitari patung, meru-pakan taman dengan konsepterbuka. Di mana dapat dijadi-kan tempat duduk-duduk, re-kreasi dan objek wisata baru danikon kawasan di bencingah PuriAgeng Mengwi dan kawasanPura Taman Ayun secara kese-luruhan. Sementara tiang ben-dera yang saat ini berdiri akandigeser ke belakang patung den-gan posisi yang melengkung ovalke belakang.

    Eka Merthawan menambah-kan, mengapa dijadikan objekwisata baru? Karena kawasanbencingah ini pada tahun 2013merupakan kawasan pedestri-an. Di mana hanya pejalan kakiyang dapat melintas menuju kePura Taman Ayun yang kini te-lah menjadi objek wisata den-gan predikat WBD tersebut.Dengan demikian, taman ini da-pat dijadikan ikon atau dapatdijadikan objek foto bagi pelan-cong yang menuju ke kawasanTaman Ayun dari arah barat.Kami berharap ini akan me-nambah cantik kawasan TamanAyun, pungkasnya. (108)

    Alit YandinataData JKBM Tak Valid

    Alit YandinataDenPost/edy

    Sudikerta Serahkan18 Sertifikat di Bongkasa

    Mangupura, DenPostWakil Bupati Badung, Drs. I Ketut Sudikerta

    menyerahkan sertifikat tanah sisa masyarakatyang terkena proyek ABRI Masuk Desa (AMD) dikantor Desa Bongkasa, Senin (26/11). Ada 18 ser-tifikat yang diserahkan kepada masyarakat DesaBongkasa, Desa Abiansemal dan Desa Taman.Hadir pada acara itu, Kabag Administrasi Pemer-intahan Umum, I Nyoman Soka; Camat Abianse-mal, IGN Jaya Saputra, Perbekel Bongkasa, Abi-ansemal dan Taman, serta masyarakat penerimasertifikat.

    tanah sisa masyarakat sebany-ak 27 bidang yakni 2 bidang diDesa Buduk, 7 bidang di Taman,4 bidang di Carangsari dan 14bidang di Bongkasa. Serta aset-aset Pemkab Badung, khusus-nya tanah-tanah SD denganlangkah-langkah koordinasi den-gan instansi terkait terutamapada pihak Kantor PertanahanBadung. (108/*)

    Abiansemal, DenPostMemperingati HUT ke-67

    PGRI yang juga Hari Guru,SMPN 3 Abiansemal mem-persembahkan kado yang is-timewa. Dalam upacara ben-dera memperingati Hari Guru,Senin (26/11) kemarin, siswa-siswi SMPN 3 Abiansemalmenyerahkan piala juaraumum Napak Tilas Margaranadan juara pertama lomba terse-but. Piala tersebut diterimaKepala SMPN 3 Abiansemal,Drs. I Wayan Sukadana, MM.

    Sukadana mengatakanbangga dengan prestasi yangdiraih siswa-siswinya yang te-lah mengikuti lomba napak ti-las Puputan Margarana yangtelah berlangsung, Sabtu (17/11) lalu.

    Anak-anak dengan seman-gat patriotisme yang tinggi me-nelusuri jejak-jejak pejuang ke-merdekaan sampai ke Puri Car-angsari, Petang. Kami bangga,karena mereka sebagai genera-si muda, telah mampu meraihprestasi. Karena penilaiannyasangat ketat dan dapatmencerminkan sikap pejuangdalam perjalannya menyusurijejak-jejak pejuang Bali, ujarn-ya bangga.

    Prestasi ini, tambahnya,akan dipakai dasar untuk mem-bangun prestasi yang lainnyadi SMPN 3 Abiansemal. Kare-na masih banyak kesempatandan potensi yang tersimpan disekolah. Selama ini, pembi-naan prestasi di bidang senidan budaya, akademik dan

    Kado Hari Guru di SMPN 3 AbiansemalRaih Juara Umum Napak Tilas Margarana

    Bencingah Puri AgengMengwi Segera Ditata

    Dilengkapi Patung Bima

    DenPost/sutrisnaBAKAL TAMAN Di lokasi pojok tenggara catus patabencingah Puri Ageng Mengwi ini, akan dibanguntaman kota dengan patung Bima Sena.

    olahraga selalu ditingkatkan.Hal itu suatu upaya, memberi-kan arti terhadap pendidikankarakter bagi anak didik.

    Selain itu, sekolah yangsatu-satunya bebas SPP, be-bas segala pungutan ini, jugasedang berbenah dalam sega-la hal, sehingga mampu ber-saing dengan sekolah-sekolahyang memiliki prestasi yanglebih baik. Dengan dukungansiswa-siswi yang semangat,guru-guru yang profesionaldan karyawan yang cekatan,kami berupaya dapat meraihprestasi yang terbaik, tegasSukadana.

    Sementara itu, juara umumnapak tilas Puputan Margara-na merupakan juara dari pe-nilai umum untuk semua ka-

    tagori, selain medapatkan jua-ra pertama untuk tingkat SMP.Dalam napak tilas yang dile-pas Kadisdikpora Badung,Ketut Widya Astika di PuspemBadung, (17/11) lalu, pe-nilaian terdiri dari keutuhantim yang berjumlah 11 orang,dengan cadangan 4 orang.Sebelum menelusuri, jejakpejuang dari Puspem menu-ju ke Bumbungan dan bera-khir di Puri Carangsari, timmenampilkan atraksinya. Se-lama dalam perjalanan, se-mangat patriot para pejuangyang bersemangat, disiplindan kekompakan menjadi pe-nilaiannya. Napak tilas bera-khir sekitar pukul 21.00, danpengumuman juara diumum-kan di Puri Carangsari. (108)

    DenPost/istSERTIFIKAT - Wabup Sudikerta menyeerahkan sertifikatsisa tanah kepada masyarakat di Bongkasa, Senin (26/11)kemarin.

    DenPost/sutrisnaJUARA UMUM Tim Napak Tilas SMPN 3 Abiansemalmenyerahkan piala bergilir juara umum kepada KepalaSekolah, Wayan Sukadana, pada apel Hari Guru, Senin(26/11) kemarin.

    Panitia Pengadaan Barang/jasa Unit Inna Grand BaliBeach sesuai SKM No. 20/SKM/PANPEL/IX/2012,akan melaksanakan Pelelangan Umum mengundangpenyedia barang/jasa untuk mengikuti PelelanganUmum dengan perincian sebagai berikut :

    1.Pengadaan barang untuk Pekerjaan Penga-daan dan Pemasangan 260 Unit DelagateMick dan 2 Set Sound system untuk RuangMeeting Agung Room Dengan HPS senilai Rp.1.867.786.000,- ( Satu Milyard Delapan Ra-tus Enam Puluh Tujuh Juta Tujuh RatusDelapan Puluh Enam Ribu Rupiah ) sudah ter-masuk PPN 10 %,

    2.Peserta Pengadaan Barang terdaftar sebagaianggota Kadin Kualifikasi M2 Sub Bidang TataSuara / Elektronik dan mempunyai surat keAgenan / Distributor dari Produsen Merk yangditawarkan.

    3.Menyerahkan Company Profile pada saatpendaftaran

    4.Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen pada :Tanggal : 29 s/d 30 Nopember 2012Pukul : 10.00 s/d 15.00 WitaTempat : Purchasing Inna Grand Bali

    Beach

    Demikian disampaikan untuk diketuhui.

    Denpasar, 23 Nopember 2012

    PANITIA PELELANGAN UMUM PENGADAANDAN PEMASANGAN 260 UNIT

    DELEGATE MIC DAN 2 SET SOUND SYSTEMUNTUK RUANG MEETING

    DI AGUNG ROOM INNA GRAND BALI BEACH

    PENGUMUMANNomor : 01/Ist /PPL/RMT/XI/2012

  • DENPOST zzzzz SELASA, 27 NOVEMBER 20124

    C.1339

    ADA perasaan khawatirmenghinggapi benak I KetutGolak, S.H., ketika dilantikmenjadi Direktur Utama PD(Perusahaan Daerah) Kabu-paten Badung, kurang daridua tahun lalu. Kekhawatirantersebut setelah melihat per-

    Nusa Dua, DenPostTokoh PDIP Nusa Dua, I

    Ketut Tama Tenaya, SS, M.Si., bersama keluarga besar PDIPNusa Dua, Minggu (25/11) lalu,melakukan pengibaran ben-dera PDIP raksasa.

    Hadir pada pengibaran ben-dera berukuran 10 X14 meterini, tokoh PDIP I Wayan LuwirWiana serta pengurus PAC danranting PDIP Nusa Dua sertapendukung PDIP.

    Tama Tenaya memaparkan,pemasangan bendera ini untukmengobarkan dan menggetar-kan semangat kader dan pen-dukung PDIP Nusa Dua. Sebe-lumnya memang telah dilak-sanakan pengisian KTA danpemberian bantuan serta ber-bagai kegiatan lainnya. Pen-

    ilaku masyarakat yang cen-derung ke swalayan untuk ber-belanja.

    Agar masyarakat tidakmeninggalkan pasar tradision-al, dia yakin salah satu lang-kah yang harus ditempuh yak-ni memberdayakan pasar.Memberdayakan pasar harusdilakukan lewat revitalisasipasar. Memberdayakan pasartidak sebatas secara fisik mem-bangun gedung, kios atau los,pedagang dan SDM PD Pasarjuga perlu diberdayakan, ka-tanya Senin (26/11) kemarin.

    Hingga saat ini baru satupasar yang direvitalisasi, yak-ni Pasar Beringkit. Di PasarBeringkit kini ada pasar hewandan pasar umum yang bukasetiap hari. Los pun diperban-yak. Pasar Hewan Beringkitditambah 34 los, di PasarUmum Beringkit dibangun 44los, Pasar Kapal 24 los, danPasar Nusa Dua 30 los. Se-mua los dibangun bekerjasama dengan para pedagang.Dengan penambahan los terse-

    but makin banyak pedagang.Itu berarti perekonomian disekitar pasar lebih menggeliat.Jadi, keberhasilan PD Pasarjangan hanya dilihat dari seto-ran ke kas daerah, tetapi PDPasar mampu menumbuhkanperekonomian masyarakat disekitar pasar itu berada yangtidak dapat dihitung denganneraca. Berapa banyak peda-gang canang, pedagang sayur,sembako dan pedagang lain-nya mampu menyekolahkananaknya. Untuk itu, revitalisasiini perlu mendapat dukungandari semua instansi terkait,katanya.

    Karena itulah, Golak akanberusaha memberdayakan se-luruh pasar tradisional yangada di bawah naungan PDPasar Badung. Lewat revital-isasi, pasar ditata hingga mem-buat pedagang dan pengun-jung nyaman dan aman untukberbelanja. Jangan sampaipedagangnya lebih bau daripa-da dagangannya, katanyasembari tertawa. (din)

    gibaran bendera raksasa inijuga untuk mengobarkan se-mangat para kader dalammenghadapi persiapan perhe-latan politik 2013 dan 2014. Diamengajak semua kader untukmulai mempersiapkan diri danbersama-sama menggolkanPDIP, baik di tingkat kabupat-en, provinsi maupun pusat.

    Selain itu, Tama Tenaya jugamengharapan agar semua Kad-er PDI P di Nusa Dua untuktetap solid dan kompak dalammendukung kader terbaiknyauntuk bertarung di 2013 mau-pun 2014.

    Selain acara pengibaranbendera raksasa, juga dilak-sanakan pemberian bantuankepada futsal keluarga Jimba-ran. Sekaligus peletakan batu

    pertama pembangunan poskoinduk di Lingkungan Biluk,Banjar Mumbul.

    Pantauan di lokasi, kaderdan massa PDIP terlihat penuhsemangat melakukan pengiba-ran bendera yang berlokasi disebelah barat pintu jalan tolNusa Dua-Benoa yang sedangdibangun.

    Kaling Mumbul, Wayan Suk-ses menyambut positif pemban-gunan posko PDIP di wilayah-nya yang diprakarsai oleh KetutTama Tenaya dan Wayan Lu-wir Wiana. Sukses yang jugakader PDIP ini memaparkanposko ini nantinya merupakantempat untuk konsolidasi danmenyiapkan berbagai langlahdalam menyikapi pileg maupunpilgub mendatang. (113)

    Mangupura, DenPostKisruh penerimaan CPNS di

    Badung, terus bergulir. Bah-kan, Senin (26/11) kemarin,Komisi A DPRD Badung yangmembidangi masalah apara-tur, menggelar rapat kerja den-gan Badan Kepegawaian Daer-ah (BKD). Dalam rapat kerjayang dipimpin Wakil KetuaDPRD, I Made Sunartha danKetua Komisi A, I Wayan Regepmeminta agar BKD segera ber-surat untuk meminta klari-fikasi ke Menpan terkait ma-teri daftar pengumuman kelu-lusan yang mengundang kon-troversi itu.

    Ditemui usai rapat kerja,Sunarta mengatakan, untuksementara lembaga Dewanmasih menganggap pengumu-man yang ditempel BKD Ba-dung itu masih asli dari Men-pan. Dewan tidak mengang-gap ada pengumuman lain,selain yang ditempel oleh

    BKD. Kalaupun ada websiteyang konon materinya berbe-da dengan yang diumumkanBKD, maka website itu bukanmerupakan pengumuan

    resmi. Sementara yang kamipakai acuan adalah pengumu-man yang ditempel oleh BKD,jelas Sunartha.

    Sementara Ketua Komisi A,Wayan Regep menilai, kisruhpengumuman CPNS di Ba-dung karena dipicu perbedaanantara pengumuman yangditempel BKD dengan websiteyang beredar yang juga dike-luarkan Menpan. Untuk itu-lah, Komisi A meminta agarBKD secepatnya mengirim su-rat minta klarifikasi ke Men-pan, mana yang akan dipakaiacuan. Apakah pengumumanyang dikirim melalui BKD atauwebsite itu. Kita perintahkanBKD secepatnya minta klari-fikasi ke Menpan soal perbe-daan ini, tegas Regep.

    Sependapat dengan Suna-rtha, Regep juga memandangpengumuman yang ditempelBKD itu adalah yang sah. Kare-na ketika diterima, daftar pen-

    gumuman itu masih tersegal.Karenanya, kalau sekarangpengumuman itu menuaiprotes, pihak Menpan harusbisa memberikan jawabanbagaimana bisa terjadi perbe-daan antara pengumumanyang dikirim ke BKD denganwebsite.

    Secara terpisah, KepalaBKD Badung, Oka Sukanadamenegaskan, pihaknya sudahdua kali mengirim surat keMenpan. Surat pertama No.800/7315.a/BKD Diklat ter-tanggal 19 November 2012,prihal pengumuman CPNStahun 2012. Surat keduaNo.800/7378/BKD Diklat ter-tanggal 23 November 2012,prihal mohon penelitian hasiltes CPNS tahun 2012. Sebe-lum rapat kerja dengan DPRD,kami sudah melakukan lang-kah-langkah untuk minta pen-jelasan dan klarifikasi, tegasSukanada. (102)

    Langkah cepat ini kamilakukan dalam menyikapikeluhan bau busuk limbahtersebut agar secepatnya bisadicarikan solusinya, katanya.Dia menambahkan, sesuai UUNo. 32 tahun 2009 tentangpengelolaan lingkungan, dite-gaskan tidak boleh membuanglimbah ke media lingkungan.Jika hal ini dilakukan, kataSudarsana, bisa dikenai sank-si denda atau kurungan se-lama tiga bulan. Kecualimereka mengelola dulu lim-bahnya sebelum dia buang.Setelah dikelola dan melewatibaku mutu baru boleh buangke media umum. Tentunya di-

    buktikan melalui tes labora-torium, ujarnya.

    Karena pembuangan lim-bah ini mengakibatkan keru-sakan lingkungan yang akanjadi isu krusial ke depan. Se-lain itu, akan sangat berpen-garuh pada kualitas hidupmanusia dan ekosistem.

    Terkait limbah di Kuta ini,pihaknya akan memanggilpara pembuang limbah untukmendapat sosialisasi. Selainitu, dia juga menawarkan duaalternatif yaitu ikuti progran

    DSDP atau membuat insta-lasi penolahan air limbah(IPAL) sebelum dibuang kedrainase. Kami juga akanmelayangkan peringatan satu.Jika hingga peringatan duadan tiga tidak diindahkan,saluran pembuangan limbah-nya akan langsung ditutup.Ini saudah kami lakukan diLegian, tegas mantan KabagEkonomi Badung ini.

    Dia juga mengatakan, tidak ada toleransi. Karenapembuangan limbah ini ber-

    TEKAD Perbekel Ungasan, IWayan Sugita Putra, SE, M.Ap.,untuk mengembangkan budi-daya jamur di desanya memangsudah bulat. Walaupun beber-apa tantangan menghadang,seperti cuaca dan kebutuhanair, semua bisa diatasi secaraperlahan.

    Lokasi yang dibutuhkan un-tuk budidaya jamur ini tidaklahluas. Ada dua lokasi yang disiap-kan yaitu untuk pembibitanbertempat di kawasan Puri Ga-ding dengan luas lahan satuare. Sedangkan untuk pengem-bangan hingga panen berlokasidi Jalan Batu Pageh, Banjar Kel-od Ungasan dengan luas yangsama. Menariknya, hasil panenjamur desa Ungasan ini lebihringan dan kualitasnya lebihbagus dan tidak kalah saingdengan jamur lainnya.

    Menurut seorang pekerja,Irul, bahan pengembangan ja-mur ini terdiri dari serbuk ger-gaji kayu bisa dari abesia, sin-gon dan lain-lain yang ada di sekitar Ungasan. Serbuk ini bisadimanfaatkan daripada jadisampah. Irul menambahkan,untuk satu baglock ( semacamkantong bibit) bisa menghasil-kan sampai 4 lima kali tumbuhatau panen. Sekali tumbuhrata-rata hasilnya satu on,ujarnya.

    Bahan-bahan budidaya ja-mur ini, menurutnya, cukupsederhana yaitu, serbuk gerga-ji kayu dicampur dedak, kapursirih (pamor), ditambah gipsorganik. Dari pembentukan bib-it dibutuhkan waktu 40 harihingga panen. Kualitas ja-murnya jauh lebih bagus daridi tempat lain. Selain itu, kare-na panas jadi jauh lebih ringanbisa dibuktikan, ujar Iruldidamping tiga pekerja lainnyasambil menambahkan kalau

    pesan bibit silahkan hubungi08563888418. Pihaknya siapmelayani pesanan jamur curahdan bibit dengan harga bersa-ing. Bahkan, kalau pesannya kontinyu walaupun pesanribuan pasti dilayani.

    Sugita Putra menambahkan,jamur yang dikembangkan diUngasan tidak dimiliki desa laindi Kuta Selatan. Kenapa diabercocok tanam atau bertanijamur ini, karena jamur bany-ak dikonsumsi masyarakart ser-ta dibutuhkan pihak hotel danrestoran. Walaupun daerahyang panas kami berhasilmengembangkanya dengankualitas yang baik. Terbuktihasil panen kami selalu habisdipasarkan, ujar Sugita Putra.

    Ditambahkannya, sekarangsedang digodok kerja sama den-gan supermarket di kawasanUngasan. Jamur seperti ini,

    kata Sugita, biasanyadikembangkan di daerah lem-bab. Namun walaupun Un-gasan termasuk daerah panas,ternyata bisa dikembangkandengan baik. Tekniknya, kataSugita, pada pengaturan cuacasecara khusus. Karena itu, pi-haknya membangun tempatpengembangan jamur ini meng-gunakan gedek dan ada penyar-ingan cuaca di atasnya. Ini ber-tani, tapi tidak menguras tena-ga, imbuhnya. Target di Un-gasan, di samping panen jugaakan siap melayani penjualanbibit walaupun ribuan.

    Saat ini ada empat karyawanyang sudah selalu siap melay-ani pesanan dan sudah dimili-ki dua gudang. Satu mengolahbahan satunya bercocok tanam.Khusus untuk potensi ini akandisosialisikan ke warga di Un-gasan dan Bali umumnya. Kare-

    na jamur ini salah satu potensiyang sangat berfungsi di kon-sumsi setiap hari. Kita akancoba berikan informasi kemasyarakat yang berminat danbisa mengembangkannya, pa-par Sugita.

    Kini pihaknya rata-rata me-manen 2 - 5 kilo per seribu kan-tong bibit per hari. Kini totalada tiga ribuan bibit, imbuh-nya, serya berharap kepadapemerintah untuk mengontroldan memberikan bantuandana motivasi ke petani kedepannya. Juga membantuikut memasarkan segala ben-tuk jamur yang akan dibudi-dayakan di masyarakat. Sep-erti jamur tiram putih dan lagidua bulanan akan dikembang-kan jamur kuping. Jamur ininantinya juga akan dijadikan proses olahan makanan ringankhas Bali. (sug)

    Ketut GolakBerdayakan Pasar BLH Panggil Pembuang

    Limbah di KutaSudarsana: Ikut DSDP atau Buat IPAL

    Soal Kisruh CPNS BadungDPRD Minta BKD Lakukan Klarifikasi

    Wayan RegepDenPost/dok

    Kuta, DenPostBadan Lingkungan

    Hidup (BLH) Badung,Selasa (27/11) ini, akan

    memanggil para pem-buang limbah di drain-ase sepanjang kawasandepan Pura Desa Kuta.

    Hal itu diungkapkanKepala BLH Badung, I

    Ketut Sudarsana, ketikaditemui saat mendamp-

    ingi Komisi B DPRDBadung sidak ke ka-

    wasan Kuta, Senin (26/11) kemarin.

    muara di depan pura. Selainitu, juga agar tidak menjadikebiasaan untuk membuanglimbah sembarangan danmembudayakan hidup bersihdan sehat bagi masyarakat.Terlebih-lebih Kuta sebagaidestinasi pariwisata dunia.Langkah cepat BLH ini den-gan turun ke lokasi dan me-manggil pembuang limbah inisetelah sebelumnya BupatiBadung mengeluhkan bau taksedap di depan Pura DesaKuta (113)

    DenPost/sugikSIDAK - Kepala BLH Badung, Ketut Sudarsana bersama anggota DPRD Badung saatmelakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kuta, Senin kemarin.

    Ketut GolakDenPost/sudiana

    Bersama Kader PDIP Nusa DuaTama Tenaya Kibarkan

    Bendera Raksasa

    DenPost/sugikBENDERA RAKSASA - Tama Tenaya bersama kader dan PDIP Nusa Dua saat pengibaranbendera raksasa di Nusa Dua.

    Menengok Budidaya Jamur di Ungasan (2-habis)Lebih Ringan, Satu Bibit Bisa Panen Lima Kali

    DenPost/sugikKUALITAS - Perbekel Ungasan, Wayan Sugita Putra, saat menunjukkan hasil panenjamur yang dikembangkannya dengan kualitas bagus.

  • DENPOST zzzzz SELASA, 27 NOVEMBER 2012 5

    Keruk LumpurnyaMasyarakat tidak membu-

    tuhkan pelebaran Tukad Ba-dung seperti di Jakarta. Demikenyamanan dan kebersihan,bila memungkinkan untukobjek wisata, lumpurnya per-lu keruk secara berkala. Ping-girannya di beton permanenagar tahan lama dan tidaklongsor jika terjadi banjir.

    Jayanegara, Denpasar Masyarakat Ikut

    MemeliharaUntuk memelihara Tukad

    Badung tidak bisa hanya ber-harap pada pemerintah saja.Masyarakat juga harus turutmenjaga khususnya kebersi-han sungai dengan tidak mem-buang sampah kesungai.

    Wayan Suparya,Padangsambian

    Dampak Miras

    Tak henti hentinya kafemenjadi tempat orang mem-

    Dampak Miras Masuk KafeKAFE kini tumbuh bak jamur di musim hujan.

    Sekalipun kafe sudah sering disorot sebagai tempatyang rawan kriminal karena pengaruh minumankeras (miras), toh masyarakat yang gemar ke kafejuga tak surut. Untuk itu pemerintah diminta lebihtegas, sehingga keberadaan kafe dan miras ini taksampai mengganggu ketenangan warga. Itulah yangmuncul dalam Citra Bali yang disiarkan Radio Global96,5 FM, Senin (26/11) kemarin. Berikut laporan WatiAnanta dari Global FM Bali.

    buat dan mencari masalah.Salah satu penyebabnya ada-lah miras. Apakah miras adaaturannya? Kafe menjamur dimana mana . Dampak nega-tifnya lebih banyak daripositifnya. Pemerintah harusjeli melihat hal ini.

    Joni, Payangan

    Belum KayaSaat SD kita diajarkan pe-

    patah hemat pangkal kaya.Bertahun tahun hidup hematdan mengencangkan ikat ping-gang sampai sekarang belumjuga kaya.

    Sinda, Denpasar Telor dan Ayam

    Kita bingung mana duluantelor atau ayam. Seperti itulahpermasalahan yang terjadi dinegeri ini. Seperti korupsi, su-lit menemukan celah untukmemotong tindakan korupsitersebut.

    Gede Biasa,Denpasar

    Gorong-gorongPerbaiki Dulu

    Masukan kepada PUProvinsi Bali, jalan dari TegalTamu - Kerngetan tembus Pay-angan sedang diperbaiki. Sayausulkan sebelum perbaikan ini keutara, seharusnya tem-pat tempat rawan banjir diutara Kengetan, gorong gorongnya di perbaiki dulu.

    Santa, Ubud

    Berbagai CaraSemua orang ingin hidup

    sejahtera. Namun ada yangmelakukannya dengan ber-bagai macam cara. Ironisnyaorang orang yang berlakucurang tidak tersentuh hu-kum.

    Dengkek, Tabanan

    Perampingan ParpolSejak dulu banyak yang

    mengusulkan agar partaidirampingkan. Namun usulantersebut tidak pernah digubrisoleh penerintah dan justrukian bertambah.

    Kak Raka,Mengwi

    Jalan AlternatifKemacetan rutin terjadi tiap

    Jumat- Sabtu antara jam15.00 19.00 wita di daerahKuta sebelum Dewa Ruci. Sayausul agar jalan jalan kecilyang masih tanah diaspal un-tuk jalan alternative.

    Nyoman Stemen,Ubud

    Lumintang, DenPostKader Desa Peduli AIDS dan

    Narkoba (KDPAN), diharapkanmampu memberikan informa-si yang benar tentang risikoHIV/AIDS dan bahaya narko-ba kepada masyarakat. Pasal-nya, warga Denpasar sudahbanyak terjangkit virus HIV/AIDS dan terjerumus pemaka-ian barang laknat tersebut.

    Kita harapkan kader mam-pu memberikan penyuluhanterhadap masyarakat tentangbahaya HIV/AIDS, kata Ke-pala Dinas Kesehatan KotaDenpasar, dr. Luh Sri Armini,didampingi Sekretaris KPADKota Denpasar, Tri Iindarti , disel-sela lomba presentasi HIV/AIDS dan narkoba di ruangpertemuan Kantor camat Den-pasar Utara, Senin (26/11) ke-marin.

    Sri Armini mengungkap-kan, lomba presentasi bahayaHIV/AIDS selama empat haridi empat kecamatan se-KotaDenpasar serangkaian perin-gatan hari AIDS se-dunia yangjatuh, 1 Desember 2012.

    Menurut Sri Armini, pre-

    KDPAN Harus Mampu InformasikanBahaya HIV/AIDS

    sentasi KDPA yang dinilai me-liputi penguasaan materi,teknik komunikasi, interaksidengan audien, penampilanserta ketepatan waktu. Saat ini

    terdapat 645 KDPA yang terse-bar di 43 desa/kelurahan.Lomba ini juga berkaitan den-gan Hari Kesehatan Nasional(HKN) ke-48 dan Hari AIDS se-

    dunia.Diharapkan, melalui lomba

    presentasi ini kader mampumenyampaikan tentang ba-haya HIV/AIDS kepadamasyarakat secara berkelom-pok.

    Ni Wayan Purnami Ru-sadim, salah seorang pesertadari Desa Peguyangan Kajadalam presentasinya menyam-paikan data terkahir pengidapHIV/AIDS di Kota Denpasarsejak tahun 1987 sampaiMaret 2012 mencapai angka

    2.408 orang. Data yang di-sampaikan ini merupakandata yang dicatat, namun dilapangan masih banyakmasyarakat yang menyembu-nyikan penya-kitnya. Hal inibisa akan meledak seperti tragedi gunung es.

    Dia menghimbau kepadamasyarakat agar tetap meng-gunakan kondom saat ber-hubungan intim sehingga tidakmembawa dampak negatifpenyakit HIV/AIDS kepadaorang lain. (103)

    DenPost/PasmaPRESENTASI - Wayan Purnami Rusadi saat mempresenta-sikan ancaman HIV/AIDS di depan tiga dewan juri, di ru-ang pertemuan Kantor Camat Denpasar Utara, Senin (26/11) kemarin.

    Mangupura, DenPostRancangan Anggaran

    Pendapatan dan Belanja Dae-rah (RAPBD) Badung tahun2013, yang menembus angkaRp 2,8 triliun diharapkan bisameningkatkan kesejahteraanmasyarakat Badung. Jangansampai angka tersebut hanyasebatas wacana dan menjadiangka semu, sehingga terke-san hanya untuk gengsi saja.

    Sekretaris Komisi C DPRD

    Menyoal RAPBD Badung 2013

    Angka Rp 2,8 T Jangan Hanya untuk GengsiBadung, Putu Parwata, me-ngakui, tingginya angka APBDmempresentasikan bahwa ki-nerja eksekutif sudah sangatmaksimal. Namun, angka yangtertuang dalam RAPBD ituseyogyanya mampu me-ningkatkan kesejahteraanmasyarakat melalui upaya-upaya peningkatan kualitas in-frastruktur dan pengembang-an usaha mikro, kecil dan me-nengah (UMKM). Struktur

    RAPBD Badung 2013sangat ideal. Belanjalangsung mencapai Rp1,372 triliun lebih, se-mentara belanja modalRp 864 miliar lebih. An-gka belanja modal yangtinggi, dinilai strategisdalam upaya pemba-ngunan infrastruktursehingga diharapkanmampu menggenjotpertumbuhan ekonomimasyarakat, kata poli-tisi PDIP dari Dalungini.

    P engembanganUMKM, kata pengusa-ha sukses ini, harusterus digalakkan. Pe-merintah harus mam-pu menggerakkan po-tensi-potensi yang adadi semua wilayah, kare-na hal itu yang sangatd i b u t u h k a nmasyarakat saat ini.Pembinaan UMKM di desa-desa, bisa dilakukan melaluiSKPD terkait atau programlangsung.

    Dikatakan, menggeliatnyaUMKM, akan memangkas ang-ka pengangguran di Badung.Dengan terpangkasnya angkapengangguran, otomatis ke-

    miskinan akan terpangkaspula. Pada intinya, besarananggaran harus menjadipemicu semangat pemerintahdalam menetapkan target-tar-get terukur khususnya dalammeningkatkan pertumbuhanekonomi, pengentasan pe-ngangguran dan kemiskinan.

    APBD tinggi jangan sam-pai jadi angka semu. Jus-tru dengan anggarantinggi, tanggung jawabpemerintah jadi lebih be-sar, tegasnya.

    Parwata me-ngungkapkan, dewanakan mengawal angkayang tertuang di RAPBD.Dengan demikian, angka-angka yang tertuang bisaberguna dan produktivi-tasnya maksimal sehing-ga dapat dirasakan benarmanfaatnya olehmasyarakat.

    Di sisi lain, RAPBDBadung memasang ang-ka defisit hingga Rp 300miliar. Angka cukup ting-gi tersebut dinilai Parwa-ta, merupakan sebuahoptimisme Dispenda Ba-dung akan adanya tam-bahan pendapatan diAPBD perubahan nanti.

    Optimisme tersebut cukupmendasar karena Badungakan menerapkan online sys-tem dalam penerimaan pajakdaerah. Ini sebuah keberani-an dan mengandung risiko se-hingga harus dilakukan den-gan sungguh-sungguh, katan-ya. (102)

    Moratorium Hotel di Kuta ENTAH beberapa kali diwacanakan, moratorium atau

    penghentian sementara pembangunan hotel di Kuta hinggakini belum juga dapat terealisasi. Hal itu dikarenakan se-makin banyaknya investor yang menanamkan modal dibidang pariwisata, sehingga penambahan hotel sulit puladibendung. Sedangkan tokoh masyarakat Kuta I Wayan Pus-panegara dan I Nyoman Graha Wicaksana menyebutkan agarmoratorium hotel ini diberlakukan saja untuk menghintarikelebihan kapasitas terhadap daya dukung Kuta. Sepertidiketahui di sejumlah tempat di Pecatu, Ungasan, Sawa-ngan, Kutuh, Canggu hingga Pererenan, sudah agak jenuhdengan pasilitas pariwisata terutama hotel, sehingga me-nimbulkan persaingan kurang sehat, di samping penataanjadi amburadul. Tapi khusus untuk Kuta, Legian, dan Semi-nyak, menurut tokoh Kuta, masih memungkinkan didirikanhotel sehingga menjadi kawasan terpadu, teratur, dan te-gorganisir.

    Tapi apa pun dalihnya, jumlah hotel di Kuta, terutamaBali, sangat berlebihan, karena setiap investor diberikankebebasan membangun alias tak ada kontrol ketat dari pe-merintah. Kejadiannya bisa kita lihat di lapangan saat ini, dimana hampir di setiap lokasi strategis seperti di pantai mau-pun perbukitan/lahan subur, berdiri hotel atau vila. Akibat-nya terjadilah pembabatan lahan hijau yang mengakibat-kan kawasan pertanian beralih fungsi menjadi hutan be-ton. Ujung-ujungnya petani semakin sulit mencari air un-tuk pengairan sehingga mereka terpaksa menjual sawahnyadaripada mati kelaparan di tengah gemerincing dolar.

    Jika ingin menjadi objek wisata teratur, Kuta perlumemikirkan daya dukung kawasan supaya tidak setiapjengkal lahan dibanguni hotel, karena kurang menguntung-kan bagi penataan lingkungan ke depan. Sekarang saja Kutasangat sumpek akibat pembangunan segala bentuk saranapariwisata yang kebablasan. Tak hanya itu serbuan pen-datang tak dapat dibendung, sehingga kawasan pemukimanjuga menjadi masalah tersendiri bagi Kuta. Begitu pun kon-disi lalu lintas, nyaris setiap hari terjadi kemacetan, terlebihmusim liburan tiba.

    Di bagian lain Kuta merupakan objek wisata internasion-al yang tak pernah sepi dari kunjungan turis, sehingga se-tiap saat mesti perlu berbenah jika tidak ingin ditinggalkandunia. Pembangunan hotel tetap harus dikontrol supaya tidakmenjadi bumerang bagi Kuta nanti, karena kedatangan in-vestor dari luar Bali pati terus mengalir. (*)

    DenPost/edy asriPutu Parwata

    Dijebloskan ke LP Kerobokan, Bagiada minta di Buleleng.- Gampang, kan masih ada alasan sakit mata.

    Saksi kasus Penarungan Residence mangkir.- Menyelamatkan rumah pesanan anggota DPRD.

    Bupati Tabanan bakal menikah. - Menikah atau tidak, tetap sebagai bupati tercantik di Bali.

  • DENPOST zzzzz SELASA, 27 NOVEMBER 20126

    C.1382

    Negara,DenPostDua Pansus DPRD Jembrana menggelar raker (rapat ker-

    ja) Senin (26/11) kemarin. Pansus C DPRD membahas ran-perda masalah menara/tower, sedangkan Pansus A terkaitRPJPD (rancangan pembangunan jangka panjang daerah)Senin (26/11) kemarin.

    Ketua Pansus C, Ketut Sudiasa, mengatakan pemasang-an menara/tower yang kian marak di Jembrana belakang-an ini memang harus diatur dengan baik, sehingga tidakbanyak yang ilegal/bodong. Jadi keberadaannya jelas danteratur serta memperhatikan estetika dan lingkungan,katanya dalam raker yang juga dihadiri Kadis HubkominfoPemkab Jembrana, IGN Putra Riyadhi dan Kabag Pemerin-tahan, Budiasa.

    Sudiasa juga mengatakan pihaknya sempat berkonsul-tasi dan berkoordinasi ke Kementrian Komunikasi dan In-formatika. Pihaknya mendapat hasil di antaranya berkenaandengan penyelenggaraan menara, Kementrian Kominfo ha-nya mengeluarkan ISR (izin stasiun radio). Sementara me-ngenai bangunan menara pengaturannya oleh daerah mela-lui perda. Aturan pokok penyelenggaraan menara agarmengikuti SKB, pembangunan menara jangan dimonopolioleh salah satu badan, apalagi akan diserahkan kepada pi-hak asing.

    Anggota Pansus C, IB Suarjana, kemarin juga mengharap-kan nantinya jangan sampai ada aturan yang multitafsirsehingga memicu tumbuhnya tower-tower liar di Jembra-na. Jarak dan bangunannya harus diatur, Jadi ketegasandan kejelasan harus ada, dan harus ditegaskan pasal demipasal, katanya.

    Kadis Hubkominfo, IGN Putra Riyadhi, mengatakan se-mua masukan akan diakomodir. Pasal demi pasal nantinyaakan disusun lebih jelas dan tegas lagi, baik masalah jarakmaupun ketinggian bangunan. Dengan demikian pemba-ngunan tower di Jembrana lebih tertata rapi sesuai esteti-ka dan etika. Masyarakat di sekitarnya pun lebih nyamandan aman serta memberikan kontribusi untuk peningka-tan PAD Jembrana.

    Di sisi lain, Ketua Pansus A, IB Susrama didampingiWakil Ketua DPRD Jembrana, Ketut Widastra beserta ang-gota mengharapkan RPJPD tepat sasaran dan target.Demikian juga agar disesuaikan dengan visi dan misi Bu-pati-Wakil Bupati Jembrana. Sehingga program-programyang dilaksanakan tidak hanya memaksimalkan pelayanankepada masyarakat, namun bagaimana agar mampu men-dongkrak PAD. Jadi yang diprioritaskan hendaknya penca-paian targetnya, jangan hanya normatif dan datar-datar saja,apalagi seperti program baru bangun tidur, kata anggotaPansus A, Nyoman Sutengsu Kusumayasa. (120)

    Negara, DenPostGuna mengantisipasi maraknya kasus keracunan ma-

    kanan pada siswa sekolah di Jembrana, Bidang Perlindu-ngan Konsumen, Dinas Perdagangan Pemkab Jembrana,sidak (inspeksi mendadak) ke kantin sekolah, baik SD, SMP,maupun SMA, Senin (26/11) kemarin. Sidak dipimpin KasiPerlindungan Konsumen, Dinas Perdagangan Pemkab Jem-brana, Gede Darmika.

    Sidak pertama kali menyasar kantin SMPN 2 Negara.Petugas menemukan produk makanan yang tidak berlabeldan tidak mencantumkan tanggal kadaluwarsa. Bahkanpetugas mengamankan produk makanan ringan bentuk milidi yang diindikasikan mengandung bahan berbahaya un-tuk selanjutnya diperiksa di BPOM Denpasar.

    Petugas juga melakukan sidak di kantin SD 3 dan SD 1Pengambengan. Di kantin ini petugas menemukan makan-an yang dibungkus dan dialasi dengan koran bekas. Petu-gas juga menemukan produk permen yang mirip dengankemasan rokok sehingga secara tidak langsung mengajar-kan siswa belajar merokok.

    Di SD 1 Pengambengan petugas dikejutkan dengan messekolah yang dijadikan kantin. Selain itu petugas juga me-nemukan lingkungan kantin yang jorok dan dekat denganWC serta tempat menjemur pakaian. Selain itu petugasjuga banyak mendapati bahan makanan yang tidak higienisserta penyajian yang tidak ditutup sehingga rentan terjang-kit kuman dan bakteri. Kami akan terus mengawasi kan-tin sekolah, sehingga makanan yang dijual benar-benarbersih dan aman untuk dikonsumsi, kata Darmika. (120)

    MENDEM PADAGINGAN - Bupati Bule-leng, Putu Agus Suradnyana, S.T., men-dem padagingan di Pura Meraja AgungPara Gotra Sentana Dalem Tarukan, DesaBebetin, Kecamatan Sawan, Senin (26/11) kemarin.

    Informasi yang dikumpulkanSenin (26/11) kemarin menye-butkan longsornya tanah per-bukitan itu seiring dengan hu-jan deras yang mengguyurwilayah Desa Pedawa sekitartiga jam. Ketika hujan belumbetul-betul reda, tiba-tiba adagemuruh dan tanah setinggikurang lebih 10 meter longsordi belakang rumah warga. Na-mun tidak sampai menyebab-kan kerusakan parah, hanya se-buah sanggah nganten yang ter-buat dari bambu milik NengahLampin (52) roboh akibat ter-jangan lonsor.

    Rumah Lampin selamatdalam musibah itu. Longsor juganyaris menimbun lima rumahwarga lainnya yakni milik Wa-yan Ratnata (30), Made Muki-yanto (45), Putu Mariasa (30),Wayan Sudiarsana (29) dan

    SISA LONGSOR - Warga membersihkan sisa-sisa longsor Senin (26/11) kemarin.

    Hujan Deras, Enam Rumahdi Pedawa Nyaris Tertimbun

    Singaraja, DenPostHujan deras yang mengguyur wilayah atas Bule-

    leng menyebabkan tanah perbukitan di wilayahDusun Ingsakan, Desa Pedawa, Kecamatan Ban-jar, longsor Minggu (25/11) sore. Enam rumahwarga nyaris tertimbun dalam persitiwa itu. Berun-tung longsor hanya mengenai tembok rumah.

    Wayan Yutana (30). Lampinmengatakan saat kejadian diasedang berada di dalam rumahbersama keluarganya. Dia bah-kan sama sekali tak menyang-ka bakal terjadi musibah tanahlongsor. Karena lagi hujan, wak-tu itu saya dan keluarga di dalamrumah. Saya tidak nyangka adalongsor. Untunglah semuanyaselamat. Hanya sanggah ngan-ten yang roboh, ucapnya.

    Kelian Banjar Dinas Ingsa-kan, I Made Sarjana, membenar-kan sedikitnya ada enam rumahwarga yang nyaris tertimbuntanah dalam musibah longortersebut. Di sini memang ra-wan longsor. Tapi tidak separahdi wilayah Pancasari, katanya.

    Musibah longor di wilayah-nya memang bukan kali perta-ma terjadi. Dulu pernah terjadiperistiwa longsor besar tahun

    1991. Waktu itu bahkanmenyebabkan seorang bayimeninggal. Tapi sejak itu, tidakada lagi musibah longor besar.Hanya setiap musim hujanmemang selalu saja ada long-

    sor, cuman tidak parah. Totalkerugian material akibatmusibah longor ini mencapaiRp 15 juta, katanya

    Kepala Badan PenggulanganDaerah, Putu Dana, mengata-

    kan masih akan mendata keru-gian material setelah musibahlongsor itu. Kami saat ini masihfokus untuk bergotong-royongmembersihkan sisa-sisa long-sor, katanya. (118)

    Bupati Artha Serahkan Beasiswakepada Ratusan Mahasiswa

    RAKER

    DPRD JembranaBahas Dua Ranperda

    RAPAT KERJA - Pansus C DPRD Jembrana ketika rapatkerja terkait ranperda menara/tower kemarin

    ANTISIPASI

    Dinas PerdaganganSidak Kantin Sekolah

    Negara, DenPostBupati Jembrana, Putu

    Artha, menyerahkan beasiswakepada 604 mahasiswa asalJembrana Senin (26/11) ke-marin. Penyerahan secarasimbolis oleh Bupati Jembra-na Putu Artha yang selanjut-nya akan ditransfer ke reken-ing pribadi masing-masingmahasiswa.

    Mahasiswa mendapatkanbeasiswa masing-masing Rp 3juta untuk periode kedua. Bea-siswa tersebut merupakan lan-jutan program yang digulirkanPemkab Jembrana di bawahleading sector Dinas Pendidi-kan, Pariwisata, Olahraga danBudaya. Mahasiswa yangmendapat beasiswa ini syarat-nya harus IPK 3.

    Bupati Artha berharapdana yang diberikan bisa di-manfaatkan secara tepat danbijak untuk memenuhi kebu-tuhan kuliah. Bantuan terse-but juga diharapkan mampumengurangi beban para o-rangtua asal Jembrana yangumumnya menguliahkananak-anaknya keluar kota.

    Menurut Bupati, beasiswatersebut merupakan bentukperhatian pemerintah daerahyang memandang pendidikansebagai prioritas utama.Artha juga berpesan agar paramahasiswa mampu menjaganama baik daerah dan pulang

    nantinya dengan ilmu yangcukup sehingga bisa diman-faatkan untuk membangundaerah Jembrana.

    Kepala Bidang PendidikanMenengah Pemkab Jembrana,I Made Sudianta, mengatakanada 637 mahasiswa yangmemohon beasiswa, namunkarena persyaratan hanya 604yang dinyatakan lolos. Ada-pun total dana APBD yangdikucurkan untuk semesterkedua tahun 2012 menelandana Rp 1.812.000.000.

    Sudianta juga menjelaskanada perbedaan mekanisme

    pencairan beasiswa kali inidibandingkan tahun-tahunsebelumnya. Menurut dia,jika sebelumnya beasiswa di-cairkan dengan mekanismedana hibah, sekarang mestimelalui dewan pendidikanuntuk selanjutnya dikirim kerekening masing-masing ma-hasiswa. Selain itu dirinyajuga menyebut bahwa jumlahpenerima beasiswa maha-siswa Jembrana ini tiap tahunsenantiasa meningkat danmenandakan adanya pening-katan kualitas pendidikanmahasiswa itu sendiri. (120)

    SERAHKAN BEASISWA - Bupati Jembrana, Putu Artha,secara simbolis menyerahkan beasiswa mahasiswa ber-prestasi Senin (26/11) kemarin.

    Sidang Kasus Pembunuhan Temble

    Massa Mulai Marah,Polisi Kawal KetatBurik dan Pande

    Singaraja, DenPostSidang kasus pembunuhan

    berencana di Desa Petanda-kan, Kecamatan Buleleng,yang menewaskan Made Bude-yase alias Temble mulai mem-buat marah massa Desa Su-wug (asal korban Temble).Salah satu terdakwa, WayanSri Karya alias Burik punnyaris menjadi bulan-bulananmassa saat dibawa keluar ru-ang sidang Pengadilan NegeriSingaraja, Senin (26/11) ke-marin.

    Warga mulai gerah karenaBurik yang diduga menjadiotak pembunuhan tak kun-jung mengakui perbuatannya.Sejak awal persidangan, mas-sa sebenarnya sudah mulaiemosi. Biasanya merekaduduk dengan tertib saat me-nyaksikan sidang. Namun ke-marin massa lebih memilihberdiri. Belakangan saat paraterdakwa hendak dibawa ke-luar ruang sidang, massa yangbanyak berkumpul di pintu se-latan ruang sidang berusahamemukul Burik. BeruntungBurik dan Pande dikawal poli-si sehingga upaya itu lang-sung digagalkan polisi. Meskidemikian, warga masih me-neror Burik, sehingga dia lang-sung dibawa ke dalam mobiltahanan.

    Saat sidang berjalan, polisijuga sempat mengamankanseorang pengunjung sidangkarena mencoba mengajukaninterupsi saat sidang berjalan.Pengunjung sidang yang tidakdiketahui namanya itu gerahdengan sikap kuasa hukumPande dan Burik yang belummemastikan berapa banyaksaksi yang akan dibawa. Dalamsidang kemarin, hanya meng-agendakan saksi verbalisandari Polsek Sawan, yakni MadeWidiarsana, Ketut Budayana,dan Nengah Lama yang diha-dirkan JPU I Gede Wirya.

    Ketua Majelis Hakim, KetutSudira, memutuskan menun-da sidang sampai Kamis (29/11) pekan depan dengan agen-da menghadirkan NyomanSuasana sebagai saksi verba-lisan untuk terdakwa Pande,dan saksi adcharge yang diha-dirkan kuasa hukum Pandedan Burik. Untuk mengingat-kan, Temble diduga dibunuhBurik dengan cara disetrum disebuah areal penggilinganpadi di Desa Petandakan padapertengahan Mei lalu. Bela-kangan mayat Temble dibuang

    KAWAL KETAT Polisi kawal ketat Pande dan Burik un-tuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

    di Desa Jagaraga oleh JroWayan Ngarba alias Ayu danPande. Dalam menjalankanaksinya, Burik dibantu olehdua orang yakni Ayu dan Pan-de. Ketiganya didakwa pasal340 KUHP tentang pembunu-han berencana dengan anca-man hukuman maksimal hu-kuman mati. (118)

    DenPost/robin

    DenPost/robin

    DenPost/witari

    DenPost/robin

    DenPost/witri

  • DENPOST zzzzz SELASA, 27 NOVEMBER 2012 7

    C.1295

    Kadis Hutbun Karanga-sem, I Ketut Mudita, menga-takan gerakan penanamansatu miliar pohon di Karangas-em menyasar lahan seluas9.401 hektar. Gerakan pena-naman dilaksanakan di semuakecamatan meliputi reboisasi75 hektar dilaksanakan tigakelompok dengan 97.500 bibitpohon, hutan rakyat 900 hek-tar untuk 36 kelompok denganbibit 325.000 pohon, penghi-jauan lingkungan 2.801 hek-tar oleh 29 kelompok denganbibit 1,12 juta pohon, kebunbibit rakyat 5.625 hektar meli-batkan 45 kelompok denganbibit 1,125 juta pohon, rebois-asi hutan rakyat dan sem-padan pantai 33.076 pohondan kelapa genjah 12.000 po-hon. Jenis bibit disesuaikandengan potensi daerah seper-ti ampupu, sonokeling, ga-melina, albesia, mahoni, kaji-mas, mahoni dan camplung.Juga ada beberapa pohon

    Semarapura, DenPostPelayanan publik, penye-

    lenggaraan pemerintahan danadministrasi desa di Kabupa-ten Klungkung menjadi per-hatian Pemkab Padang Paria-man, Sumatera Barat. Buktin-ya, Senin (26/11) kemarin, Bu-pati Padang Pariaman, AliMukhni, berkunjung keKlungkung untuk mempelajarihal tersebut bersama seluruhcamat dan beberapa pimpinanSKPD lainnya.

    Bupati Padang Pariaman be-serta jajarannya diterima Bu-pati Klungkung, I Wayan Can-dra, di kediaman pribadi PuriCempaka. Hadir Wakil BupatiKlungkung, Tjokorda GedeAgung; Sekkab, Ketut Janapriaserta sejumlah SKPD terkaitlainnya.

    Bupati Padang Pariaman, AliMukhni, merupakan sahabatBupati Candra saat Lemhanasdan mengikuti perkuliahan Exe-cutive Education Trainning Pro-gramm di Universitas Hardvard,Amerika Serikat, beberapa wak-tu lalu. Dia pun mengaku da-tang ke Klungkung bersamarombongan untuk studi kom-paratif tentang pelayanan pub-lik yang dilaksanakan di Kabu-paten Klungkung. Di sampingjuga untuk melakukan studi ko-mperatif mengenai penyeleng-

    Semarapura, DenPostBupati Klungkung, I Wayan Candra, melantik calon per-

    bekel terpilih yang kedua kalinya I Kadek Sudarmawa diBalai Banjar Kayehan, Desa Dawan Kaler, Senin (26/11)kemarin. Pelantikan calon perbekel terpilih periode keduauntuk masa bakti 2012 - 2018 ini juga dihadiri Ketua DPRDKlungkung, AA Anom; Sekkab Klungkung, Ketut Janapria,unsur muspida, pejabat, tokoh masyarakat dan masyarakatDawan Kaler.

    Pelantikan Perbekel incumbent itu didasarkan Keputus-an Bupati Klungkung Nomor: 252 tahun 2012 yang ditetap-kan tanggal 19 oktober 2012, tentang pemberhentian Per-bekel Desa Dawan Kaler masa bakti tahun 2006 - 2012serta pengesahan calon perbekel terpilih menjadi PerbekelDesa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, Klungkung, BupatiCandra dalam sambutannya berharap kepada perbekel yangbaru dilantik untuk meningkatkan pengetahuan dan ke-mampuannya. Terutama dalam memahami peraturan pe-rundang-undangan yang mengatur penyelenggaraan peme-rintahan desa sehingga dapat melaksanakan tugas secaraoptimal.

    Bupati Candra juga mengimbau kepada perbekel agarmelanjutkan program yang sudah direncanakan dan dijalan-kan serta mengevaluasi kinerja yang sudah dilakukan se-belumnya. Di samping itu, Bupati Candra juga berpesanagar perbekel yang baru dilantik dapat mengkoordinasi ge-nerasi mudanya serta mengantisipasi keberadaan wargapendatang yang masuk ke desa. (119/*)

    Amlapura, DenPostSusah jika berhadapan dengan orang gila (orgil), walau

    tak ada salah bisa jadi sasaran amukannya. Seperti yangmenimpa I Nyoman Sendra (70). Kakek warga Dusun BatuMadeg, Desa Tista, Abang, Karangasem, itu sekarat akibatdihajar keponakan sekaligus menantunya sendiri, Senin(26/11) dini hari.

    Korban menderita luka parah pada kepala bagian bela-kang akibat dihantam patahan tangkai cangkul. Hingga ber-ita ini ditulis, pekak malang itu masih koma dalam perawa-tan intensif di RS Sanglah.

    Kerabat korban yang juga masih kakak pelaku, I Nyo-man Losin (58), mengatakan kejadiannya sekitar pukul03.00. Saat itu Losin sedang tertidur pulas di kamarnya.Petani ini mengaku tidak tahu bagimana peristiwa itu bisaterjadi, karena dia baru terbangun ketika korban sudahtergeletak tak berdaya. Saya bangun karena ada suara gaduhdi halaman rumah, katanya.

    Pelaku memukul kepala korban hanya satu kali. Namunkarena dilakukan dengan sekuat tenaga dan menyasar bagi-an vital dampaknya sangat parah. Pelaku langsung meng-hentikan aksinya ketika melihat Losin keluar kamar. Kamibiarkan dia berlalu, setelah itu kami segera berangkat kerumah sakit, jelas Losin.

    Ada dua versi terkait motif kasus tersebut. Versi perta-ma menyebutkan korban ngamuk karena mengalami gang-guan kejiwaan. Salah satunya yakni adik korban sendiri,meninggal setelah dianiaya pelaku. Pihak keluarga besarkorban curiga pelaku hanya berpura-pura gila.

    Pihak Polsek Abang sudah memeriksa sejumlah saksiguna mengungkap kejadian tersebut. Namun upaya meng-ungkap kronologis kejadian tak bisa dilakukan karena kon-disi kejiwaan pelaku yang dinilai tidak memungkinkan. Polisibelum bisa menyimpulkan kasus tersebut, untuk semen-tara motifnya lebih karena pelaku mengalami gangguan ke-jiwaan. Pelaku usai diperiksa langsung dikirim ke RSJ Bangli.

    Kasubag Humas Bag. Ops. Polres Karangasem, AKP MadeWartama, seizin Kapolres, AKBP Rudy Efendy, SIK, me-ngatakan, sejauh ini penyelidikan belum menemukan mo-tif lain di balik kasus tersebut. Pelaku memang diindikasi-kan mengidap gangguan kejiwaan yang dibuktikan dengankartu berobat RSJ yang dikantongi. Tapi semuanya masihdidalami, jelas Pahumas. (117)

    BIBIT POHON - Bupati Geredeg bersama Kadis Perikanan dan Kelautan Bali menanambibit pohon serangkaian gerakan penanaman satu miliar pohon di Jaba Pura PasarAgung Sibetan, Senin (26/11) kemarin.

    Gerakan Penanaman Satu Miliar Pohon

    Bupati Geredeg Serahkan2,7 Juta Bibit Penghijauan

    Bangli, DenPostKondisi sejumlah bangunan pemerintahan di Kabupa-

    ten Bangli sangat memprihatinkan. Selain umurnya yangrata-rata sudah tua, fisiknya juga sudah banyak rusak se-hingga perlu ada perbaikan.

    Kabag Humas Setda Bangli, Made Mahindra Putra, Se-nin (26/11) tidak menampik kondisi itu. Pejabat asal DesaKedisan, Kintamani, itu membenarkan kondisi fisik sejum-lah gedung pemerintahan di Bangli memang banyak rusak.Dia menyebutkan Kantor Dinas Koperasi, Kantor CatatanSipil, Kantor Disbudpar, Gedung DPRD termasuk gedungSekretariat Daerah rusak. Bangunan gedung ini rata-rataumurnya sudah tua sehingga perlu dilakukan perbaikan.Kondisi atap maupun temboknya rusak, katanya.

    Mengingat kondisi tersebut, idealnya setiap tahun harusdilakukan perbaikan gedung. Tetapi, kata dia, Pemkab Banglibelum mampu karena terbentur anggaran yang cukup be-sar. Seharusnya setiap tahun ada perbaikan kantor,khususnya kantor pelayanan publik, tetapi itu belum bisadilakukan karena masalah pendanaan, katanya.

    Sebelumnya di Kabupaten Bangli pernah ada rencanapembangunan pusat pemerintahan (puspem). Sesuai ren-cana itu, semua kantor pemerintahan di Bangli dipusat-kan dalam suatu areal. Rancangan induk puspem itu bah-kan sudah ada dan sudah disampaikan ke KementerianDalam Negeri. Tetapi karena alasan pendanaan yang tidakmencukupi, rencana itu kandas sampai sekarang. APBDjuga tidak bisa membiayai pembangunan sebesar itu,ujarnya panjang lebar. (dek)

    produksi seperti nangka, duri-an, cempaka dan kemiri, ka-tanya.

    Penyerahan bibit diawalidengan persembahyangan ber-sama di Pura Pasar Agung.Acara diakhiri dengan pena-naman bibit oleh BupatiGeredeg dan Kadis Perikanandan Kelautan Bali, WayanGunaja, di pura yang beradadi wilayah Desa Pakraman Si-betan tersebut. Puncak pe-nanaman satu miliar pohonakan dipusatkan di Desa Da-tah, Kecamatan Abang, 30November nanti.

    Bupati Geredeg menegas-kan gerakan penghijauan akanterus berlanjut mengingat se-lama ini kegiatan tersebutmenunjukkan hasil yang sig-nifikan. Namun untuk me-ngurangi lahan kritis yangmasih tinggi, sekitar 37.000hektar, tidak mungkindilakukan oleh PemkabKarangasem sendiri, melain-

    Amlapura, DenPostGerakan penanaman satu miliar pohon di Ka-

    rangasem ditandai dengan penyerahan 2,7 jutabibit pohon penghijauan di Pura Pasar Agung,Dusun Yeh Kori, Desa Jungutan, Bebandem, Se-nin (26/11) kemarin. Bibit penghijauan diberikankepada 118 kelompok tani penghijauan se-Karang-asem oleh Bupati Wayan Geredeg. Penyerahanbibit juga dihadiri anggota DPRD, Nengah Sumar-di, Forum Kominda, kepala SKPD dan perbekel.

    kan harus merupakan suatugerakan menyeluruh yangmenuntut partisipasi aktif se-mua pihak termasuk kalanganBUMN-BUMD.

    Bupati Geredeg juga meng-ajak partisipasi aktif

    masyarakat Karangasem.Setidaknya masyarakat bisamengembangkan hutanrakyat, menanami lahannyasendiri dengan pohon produk-si. Selain untuk penghijauan,maksinal dalam tujuh tahun

    kayunya sudah bernilai eko-nomis. Sami mangda ulati, ben-jangan mangde nenten dadospenonton (semua harus ulet, kedepan agar jangan hanya men-jadi penonton), tegasnya.(117)

    TUKAR CENDERAMATA - Bupati Klungkung, I Wayan Can-dra, tukar cenderamata dengan Bupati Padang Pariaman,Sumatera Barat, Ali Mukhni, Senin (26/11) kemarin.

    Bupati Padang Pariaman BerguruPelayanan Publik di Klungkung

    garaan pemerintahan dan ad-ministrasi di kecamatan.

    Selain itu, Ali Mukhni jugamengaku memilih KabupatenKlungkung sebagai objek studibanding, karena memiliki bebe-rapa kesamaan dengan kabu-paten yang dipimpinnya. Di an-taranya memiliki pantai sepan-jang 60 km, memiliki pelabuhankabupaten serta sama-samasedang mengerjakan proyek pel-abuhan.

    Bupati Candra dalam kesem-patan tersebut berharap mela-lui kegiatan itu hubungan ant-

    ara kedua daerah dapat lebihdipererat dan ditingkatkan.Jalinan hubungan tidak sam-pai di sini saja, namun hubung-an ini harus terus berlanjutsampai generasi berikutnya,ujar Candra.

    Selain itu, Bupati juga me-ngenalkan salah satu objekwisata yang dimiliki Kabupa-ten Klungkung yakni Nusa Peni-da serta menawarkan kepadarombongan untuk sekali-seka-li berkunjung ke lokasi yang me-miliki keindahan bawah lautnyatersebut. (119/*)

    SEREMONIAL

    LANTIK PERBEKEL - Bupati Klungkung, I Wayan Can-dra, melantik Perbekel Dawan Kaler, Dawan, KadekSudarmawa, Senin (26/11) kemarin.

    Bupati Candra LantikPerkebel Dawan Kaler

    KONDISI

    Kantor di Pemkab BangliMemprihatinkan

    PENGANIAYAAN

    Dihajar Menantu,Kakek Sekarat

    Semarapura, DenPostPolres Klungkung menyi-

    kapi persoalan pembangunangedung SMP Kertha Wisata diDesa Selat, Klungkung, yangditolak warga. Terutama ter-kait kasus perusakan yang di-laporkan Wakil Bendesa AdatSelat, Gusti Lanang Miura(67). Dari hasil penyelidikan,polisi tak menemukan unsurperusakan dalam kasus yangmelibatkan Nengah Merti (51)selaku terlapor. Kini pihakPolres mulai mengincar biangkerok atau provokator di ba-lik kasus tersebut. Pasalnya,kasus tersebut diindikasi adapenghasutan oleh oknum ter-tentu.

    Tidak adanya unsur peru-sakan dalam kasus rehab ge-dung SMP Kertha Wisata tersebut dibenarkan oleh Ka-satreskrim Polres Klungkung,AKP Nyoman Suparta, Senin(26/11) kemarin. DidampingiKasubag Humas PolresKlungkung, AKP NyomanSudanta, Suparta menjelas-kan secara rinci awal adanyalaporan kasus perusakan yangdilaporkan Gusti Lanang Mi-ura tersebut. Laporan terse-but kemudian ditarik ke Poles,karena dikhawatirkan menim-bulkan potensi orang banyak.

    Dalam kasus tersebut,Gusti Lanang Miura disebut-kan membawa lima orang sak-si, di antaranya mantan kepa-la desa adat dan bendesaadat, Nengah Buda termasuksalah seorang pekerja. Untukbukti-bukti Miura juga menye-rahkan surat keputusan kepa-da Kepala SMP Kertha Wisa-ta No. 425.11/3072/9/VII/2012/Disdikpora tertanggal 26Juli tahun 2012. Namun se-telah dilakukan penyidikanternyata laporan tersebut tidakada unsur perusakan sesuaiPasal 406 KUHP. Apalagi se-telah di penyidik, baik pelapor(Miura) maupun mantanbendesa adat, Nengah Buda,mengakui kalau bangunanyang dirusak tersebut meru-pakan aset milik PemkabKlungkung yang dibangun se-kitar tahun 1980 an. Dengandemikian, yang seharusnyakeberatan atas kasus tersebutadalah pihak Pemkab selakupemilik gedung.

    Selain itu, setelah penge-cekan di lapangan, petugasjuga tidak menemukan ada-nya tanda-tanda perusakan.Justru petugas melihat kalaugedung SMP tersebut hendakdirenovasi. Hal ini berdasar-kan adanya surat susunanpanitia pembangunan gedungSMP Kerta Wisata. Di TKP,petugas juga melihat sejum-lah bahan bangunan sepertirangka kap baja untuk renova-si. Adanya bukti-bukti terse-but, petugas tidak melihatunsur perusakan.

    Di lain pihak, kata Supar-ta, pihak penyidik juga menin-daklanjuti hasil penyelidikanpetugas dengan menyerahkanSP2P (surat pemberitahuan

    Kisruh Proyek Gedung SMP Kertha Wisata

    Polisi Tak TemukanUnsur Perusakan

    perkembangan hasil penyidi-kan) kepada pelapor tanggal 2November lalu. Sayangnya,kata Suparta, SP2P tersebuttidak diteruskan atau disam-paikan ke warga oleh pelapor.Hal itu menimbulkan citrakalau polisi tidak menindak-lanjuti persoalan tersebut.

    Persoalan tersebut menim-bulkan situasi kurang kon-dusif dengan digelarnya rapat-rapat. Seperti yang terjadidalam pertemuan di Desa Se-lat dipimpin Bendesa AdatSelat, Wayan Sudiarsa, Ming-gu (25/11) sore.

    Menurut Suparta, saat itusalah satu hasil dari perte-muan tersebut, warga inginmendatangi Mapolres Klung-kung untuk menanyakanperkembangan kasus perusa-kan tersebut. Hal itu pun dit-indaklanjuti dengan datangn-ya tiga orang parajuru yakniGusti Lanang Miura, GustiLanang Dwijaputra dan KetutSukarasa ke Mapolres kemar-in.

    Ya, tadi ada tiga orang yangdatang. Setelah dijelaskansecara detail oleh penyidikmereka mengaku plong, ujarSuparta. (119)

    DenPost/sriwiadnyana

    DenPost/sriwiadnyana

    DenPost/suastrawan

  • Denpost SELASA, 27 novEmbEr 20128

    Komentar mereka

    tim redaksi

    EKSPRESEKSPRESEKSPRES

    grafis : adi sudianggara

    grafis : adi sudianggara

    Putu Sukmadewi :

    Jadi InspirasiMENONTON tayangan anime, bagi Putu Sukmadewi, bukan

    tontonan yang membosankan. Karena tidak membosankan menonton anime menjadi kebiasaan untuknya. Menonton sesuatu yang bergerak seperti kartun atau anime adalah sesuatu yang sangat menyenangkan dan tidak membosankan. Begitu pula dengan saya. Sehingga ini men-jadi sebuah kebiasaan sampai sekarang, ujar Putu Sukmadewi.

    Siswi SMK Duta Bangsa Denpasar ini mengaku sudah doyan nonton anime sejak umur empat tahun. Ia mengatakan, jika dulu menonton anime hanya sekedar hiburan semata, tapi sekarang ia lebih menikmati tayangan anime dan mengambil pesan dibalik hasil karya animator negeri Sakura itu. Pesan-pesan itu menjadi inspirasi tersendiri bagi saya, ujarnya.

    Menurut Sukmadewi, anime adalah animasi panjang yang dibuat di Jepang (contoh: Naruto, One Piece, dll), sedangkan kartun adalah animasi yang dibuat di Amerika (contoh: Spongebob). Perlu diingat juga, bahwa anime bukan tontonan anak kecil. Di Jepang sendiri, anime itu khusus untuk orang dewasa (18 tahun keatas). Kesalah pahaman ini terkadang membuat saya agak kesal karena banyak yang asal men-judge, tanpa tau apa-apa soal anime, ujarnya. (naa)

    Anime sangat mem-bosankan bagi saya . Karena di anime hampir semua tokoh itu mirip, dan membuat saya tidak bisa membedakannya. Saya lebih memilih jalan-jalan dari pada saya harus me-nonton film anime,

    Anime itu kartun Jepang/manga yang sa-ngat populer di masya-rakat Indonesia, karena animasinya yang semakin keren dan menarik dili-hat, dan jalan ceritanya menarik untuk ditonton, (ncy)

    Swara Duta BangsaPelindung :Drs. Nyoman Gede Astina, M.Pd CHTPenanggung jawab :Pande Gede Mahendra Sila, S.Sn Pembina :Ni Made Ningsih S.Pd.Ketua redaksi :Fitria Pebri Evariyanti bendahara :ElizzaCantikaSekretaris :Karina Devireporter :Nency Lorenza , Taufiq Ismail, Nisa fadilah, Geriastuti, Trisna Anggreni, Eka Jayanti, Choirin Nurvika,Eva Meila, Diah Lestari, Rizka Melinda,Siti Nur Samsyah, Meila Dina Sari.Alamat redaksi :SMK Duta Bangsa Denpasar

    Nisa FadhilahSiswa SMK Duta Bangsa

    A.A.N. Bgs. Dana Brahmantya IswaraSiswa SMK Duta Bangsa

    FirmansyahSiswa SMK Duta Bangsa

    Menurut saya, anime itu merupakan suatu gam-baran tokoh-tokoh manga khas jepang. Saya sangat menyukai semua karakter di manga sweet lollipop dan semua karakter Uke di manga Yaoi. Karena mereka semua lucu-lucu, dan manis.

    Anime, Karya Kreatif Anak Negeri Sakura

    ANIMASI yang juga menjadi salah satu kekuatan soft power Jepang, memang menjadi andalan ekonomi dan bagian terpenting dari ekspor negeri tersebut. Ekspor anime Jepang me-nyumbang pemasukan sekitar 2,5 miliar dolar AS setiap tahunnya. Anime (baca: a-ni-me, bukan a-nim) adalah animasi khas Jepang, yang biasanya dicirikan melalui gambar-gambar berwarna-warni yang menampilkan tokoh-tokoh dalam berbagai macam lokasi dan cerita, yang ditujukan pada beragam jenis penonton. Anime dipengaruhi gaya gambar manga, komik khas Jepang.

    Anime pertama, seperti dikutip di Wiki-pedia yang mencapai kepopuleran yang luas Astro Boy karya Ozamu Tezuka pada tahun 1963. Sekarang anime sudah sangat berkembang jika dibandingkan dengan anime zaman dulu. Dengan grafik yang sudah berkembang sampai alur cerita yang lebih menarik dan seru.

    Masyarakat Jepang sangat antusias me-nonton anime dan membaca manga. Dari anak-anak sampai orang dewasa. Mereka menganggap, anime itu sebagai bagian dari kehidupan mereka. Hal ini yang membuat beberapa televisi kabel yang terkenal akan beberapa film kartunnya, seperti Cartoon Network dan Nickelodeon mengekspor kartunnya.

    Pembuat anime itu sendiri disebut ani-mator. Para Animator itu bekerja disebuah perusahaan media untuk memproduksi sebuah anime. Di dalam perusahaan itu, terdapat beberapa animator yang saling bekerja sama untuk menghasilkan sebuah anime yang berkua