dosa dosa kampanye parpol

Click here to load reader

Download Dosa dosa kampanye parpol

Post on 29-Nov-2014

263 views

Category:

News & Politics

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Segala apa yg tertulis dlm pptx ini diambil dari internet, majalah al furqon, dan buletin al Islam, dll. Mhn maaf atas ketidaknyamanan gambar2 parpol anda. tdk ada unsur menjatuhkan, semua semata2 dakwah dan pendidikan politik. jika anda krg berkenan, ya abaikan aja. trimakasih.

TRANSCRIPT

  • 1. DOSA-DOSA KAMPANYE POLITIK PRAKTIS Dalam Timbangan Syariah Islam

2. KajianTematik Oleh: Abdul Aziz Siswanto, S.Th.I NIP 197704232009011009 PENYULUH AGAMA ISLAM KEC. CIOMAS KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BOGOR MT Al Muhajirin Perum Taman Pagelaran RW IX, Kel. Padasuka Rabu, 12 Maret 2014 3. 10 Parpol Besar Calon Peserta Pemilu 2014 4. Media kampanye dan peluang dosanya 1. Baliho, pamflet, brosur, billboard, dstriya 2. Buku putih-biografi balonpotensi dusta, manipulasi data, fakta dan sejarah 3. Sosmedpotensi dusta 4. Blusukanpotensi munafiq 5. Iklan mass mediapotensi dusta, menjatuhkan rival 6. Pawaigangguan sosial 7. Orasi ngompolsarat dusta, munafiq 8. Baksospotensi riya, sumah 9. Pencitraan dan pembunuhan karakterpotensi dusta 10. Klip, film, video, dstboros, tabdzir, dusta 11. Aksi Corat-coretvandalisme 5. Akibat Atribut Kampanye Mengganggu estetika dan keindahan jalan 6. Merusak pohon, mendholimi makhluk Allah 7. Mengganggu konsentrasi pengemudipotensi kecelakaan 8. Angkot kampanye Menghalangi pandangan pengguna jalan di belakangnya Potensi Kecelakaan 9. Rentan gambar-gambar lebay dan tidak mendidik 10. Potensi gambar mengumbar aurat Bahkan ada yg menggunakan gelar Hj. Namun tidak berjilbab 11. Beberapa Pelanggaran Syariat pada Kampanye Politik 1. Menerapkan sistem demokrasi Demos=rakyat Kratos=kekuatan/kekuasaan Kekuasaan rakyatdari rakyatoleh rakyatuntuk rakyat Dalam sistem demokrasi, maka kekuasaaan tertinggi ada di tangan rakyat, bahkan konon suara rakyat adalah suara tuhan 12. Kerancuan Sistem Demokrasi 1. Hukum dan undang-undang buatan manusia 2. Berdiri di atas partai dan perpecahan 3. Kebebasan yang melampaui batasdemokrasi liberal 4. Suara mayoritas adalah standar 1. Dalam Islam, standar kebenaran adalah kesesuaian dengan Alquran dan Sunah, sekalipun sedikit orangnya. 2. Dalam demokrasi, standarnya adalah aspirasi mayoritas, sehingga apabila mayoritas rakyat adalah orang yang rusak maka kebenaran versi mereka adalah sesuatu yang rusak pula 13. BEDA DEMOKRASI DAN ISLAM 14. 21. Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. dan Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akan memperoleh azab yang Amat pedih. (42: 21) 15. Perpecahan dan fanatisme Kelompok 16. Memuji diri sendiri 17. Pemborosan harta Seorang calon presiden butuh dana hingga Rp 3 triliun untuk mengikuti pemilihan presiden di Indonesia. Hal ini karena capres sudah harus bergerak sebelum rangkaian kampanye yang ditetapkan KPU. Dana yang dilaporkan ke KPU hanya Rp 300 miliar-Rp 500 miliar. Ini karena penghitungan dimulai sejak tahapan resmi KPU dimulai, kata Ketua Balitbang Partai Golkar Indra J Piliang di Jakarta, Sabtu (25/1). Dana triliunan rupiah itu digunakan untuk membiayai perjalanan sosialisasi, relawan, logistik partai, pertemuan dengan ormas, survei, dan iklan. Proporsi untuk iklan cukup banyak karena bisa menjangkau seluruh Indonesia. Hanya turun ke lapangan saja tidak akan efektif, ujar Indra. (kompas.com, 26/1). 18. Mengumbar janji palsu dan dusta 19. Mempermainkan dalil demi memenuhi ambisinya Penyimpangan makna 2:35 35. dan Kami berfirman: "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan- makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini[37], yang menyebabkan kamu Termasuk orang-orang yang zalim. [37] Pohon yang dilarang Allah mendekatinya tidak dapat dipastikan, sebab Al Quran dan Hadist tidak menerangkannya. ada yang menamakan pohon khuldi sebagaimana tersebut dalam surat Thaha ayat 120, tapi itu adalah nama yang diberikan syaitan. 20. Praktik suap/sogok yang sering terjadi 21. Money Politic MONEY POLITIK / POLITIK UANG secara umum adalah; Permainan uang dalam politik, selain beaya administrif pendaftaran dan ongkos kampanye (sesuai ketentuan KPU). Selanjutnya, money politik secara khusus dapat diartikan sebagai pembelian suara; yaitu suatu praktik pemberian atau janji hadiah dalam proses pemilu baik itu berupa uang, atau barang, atau sembako, atau jabatan tertentu kepada seorang yang memiliki hak pilih. 22. Pada perkembangannya, money politik dianggap sebagai suatu praktik yang menciderai demokrasi di mana masyarakat sebagai pelaku utama demokrasi harus benar-benar berkedudukan merdeka; yaitu orang yang berhak menentukan pilihannya secara bebas termasuk dalam memilih wakil/pemimpinnya. Dengan adanya moneypolitik maka kebebasan yang menjadi ruh dan tujuan utama demokrasi menjadi terancam. 23. Dalam menanggapi kasus tsb, sebagai wujud dari tindakan untuk menyelamatkan asas dasar negara yang telah digagas oleh Ir.Soekarno lebih dari setengah abad silam, yaitu mufakat,atau bisa juga disebut demokrasi, dengan berlandaskan Pasal 1 ayat 1KUHP, maka diterbitkanlah undang undang baru untuk menjerat tindakan money politik. Di dalam KUHP (induk pidana umum) terdapat 5 pasal mengenai tindak pidana Kejahatan Terhadap Pelaksanaan Kewajiban dan Hak Kenegaraan yang ada hubungannya dengan pemilihan umum. Di sini saya akan mengutip 1 pasal terkait delik money politik yaitu pada Pasal 149 yang berbunyi; 24. ..menyuap atau berjanji menyuap seseorang agar jangan menggunakan haknya untuk memilih; diancam pidana penjara selama-lamanya 9 (sembilan) bulan atau denda Rp. 4.500 (empat ribu lima ratus rupiah. 25. Kemudian dari KUHP tsb, delik dirumuskan dan dikodifikasi ulang dalam undang undang khusus pemilu (UU Pemilu) 1999, dan diperbaharui lagi dalam UU Pemilu 2008 yang diterbitkan oleh Presiden SBY dalam lembar Negara Republik Indonesia Nomor 10. Berikut bunyi lengkapnya; 26. barang siapa pada waktu diselenggarakannya pemilihan umum menurut undang-undang ini dengan pemberian atau janji menyuap seseorang, baik supaya orang itu tidak menjalankan haknya untuk memilih maupun supaya ia menjalankan haknya dengan cara tertentu, dipidana dengan pidana hukuman penjara paling lama tiga tahun. Pidana itu dikenakan juga kepada pemilih yang menerima suap berupa pemberian atau janji berbuat sesuatu. Pasal 73 ayat 3 UU Pemilu No.3/1999. 27. pelaksana peserta atau petugas kampanye dilarang menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta pemilu Pasal 84, Ayat 1 Huruf J, UU Pemilu No.10 Tahun 2008. Delik money politik juga diatur dalam undang undang Pilkada Tahun 2004 dengan bunyi; 28. setiap orang yang dengan sengaja memberi atau menjanjikan uang atau materi lainnya kepada seseorang supaya tidak menggunakan hak pilihnya, atau memilih pasangan calon tertentu, atau menggunakan hak pilihnya dengan cara tertentu sehingga surat suaranya tidak sah, diancam dengan pidana penjara paling singkat 2 (dua) bulan dan /atau denda paling sedikit Rp satu juta rupiah (1.000.000) UU Pilkada No.32 Pasal 117 Tahun 2004. 29. Hukum Suap dalam Islam Dengan sangat jelas hukum dari suap adalah haram baik menurut Al-Quran, As-Sunnah & ijma. Haram bagi yang memberi maupun yang menerima. 30. Dalil dari Al Quran Allah Subhanahu wa Taalla berfirman: Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dgn jalan yang bathil & janganlah kamu membawa (urusan ) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda oranglain itu dgn (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.(QS. Al-Baqarah : 188) 31. Al-Haitsami rahimahullah menafsirkan dlm ayat suap Janganlah kalian ulurkan kepada hakim pemberian kalian, yaitu dgn cara mengambil muka & menyuap mereka, dgn harapan mereka akan memberikan hak orang lain kepada kalian, sedangkan kalian mengetahui hal itu tak halal bagi kalian, maksudnya adalah Allah Subhanahu wa Taalla melarang mengambil harta manusia dgn cara bathil, diantaranya dgn cara suap dapat mengatur (hukuman/sanksi) para hakim, & asal larangan adalah menunjukkah hukum haram sehingga suap hukumnya haram. 32. Dalil dari As-Sunnah : Abdullah bin Amr radhiyallahuanhu berkata, Rasulullah shalallahualaihi wasallam melaknat pemberi suap & penerimanya. (HR Bukhari Abu Dawud 3582, At Tirmidzi 1386, Ibnu Majah 2401, Ahmad 6689 & dishahihkan oleh Al-Albani dlm Misykat Al-Mashobih 3753) 33. Dalil dari Ijma Kesepakatan umat tentang haramnya suap secara global sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Qudamah, Ibnul Atsir & Shanani rahimahumullah 34. Konser Musik Kampanye Dan Madharatnya Konser musik dangdut: informasi politik tidak tersampaikan dengan baik, karena massa yang hadir justru lebih menikmati dan mengingat artis dangdutnya. 35. Jika harus memilih, maka..... 36. .........Alhamdulillah.........