dosa bahaya riba

Click here to load reader

Post on 08-Jun-2015

2.607 views

Category:

News & Politics

20 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

deskripsi bahaya riba

TRANSCRIPT

  • 1. CARA PERHITUNGAN BAGI HASIL PEMBIAYAANPADA KSPS BTM COMAL
    • Pada acara ;
  • Silaturrohim & Buka Bersama
  • KSP SYARIAH BTM COMAL
  • Dengan
  • JAMAAH MASJID AT-TAQWA KEBAGUSAN, AMPELGADING
  • Comal, 26 September 2008

2. QS. AL BAQARAH 275-276 3. 275.Orang-orang yang makan (mengambil) riba [174]tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila [175].keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka Berkata (berpendapat),Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba ,padahal Allah Telahmenghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. orang-orang yang Telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), Maka baginya apa yang Telah diambilnya dahulu [176](sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalahpenghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. 276.Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah [177].dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa [178]. 4. Sejarah Perkembangan Riba

  • Pertanyaan terhadap bunga dalam basis teoritis bukan barang baru.Platomenganggap bunga sebagai alat si kaya mengeksploitasi si miskin, danAristotelesmeyakini bahwa uang sebagai alat tukar yang tidak bertambah dengan bunga. DalamEnd of Economics(1991),Umar Vadillomengatakan bahwa sebagian orang Romawi, Seneca dan Cicero berargumentasi dengan keras terhadap praktik riba, dan di kalangan orang Kristen awal; Nysennas, Agustinus,dan Aquinas juga menolak bunga.
  • Larangan praktik riba terdapat dalam Taurat dan Injil. Tetapi kemudian banyak orang Yahudi mengartikan larangan ini hanya antara sesama orang Yahudi, tidak untuk orang Yahudi dengan non-Yahudi.
  • jika kamu meminjamkan uang kepada orang miskin dari golonganku, jangan seperti rentenir, kamu tidak boleh mengambil bunga darinya.
  • (injil berbahasa Inggris edisi revisi, Eksodus 22:25)
  • Kamu tidak boleh mengambil bunga dari setiap pinjaman uang kepada sesamamu, apakah dalam bentuk uang, makanan atau apa saja yang bisa diambil oleh bunga.
  • (Injil berbahasa Inggris edisi revisi , eutoronomi 23:19-20)

5. DOSA & BAHAYA RIBA

  • Dari Jabir radhiyallahu anhu beliau berkata, Rasulullah SAW bersabda,"Allah melaknat orang yang memakan (pemakai) riba, orang yang memberi riba, dua orang saksi dan pencatat (dalam transaksi riba), mereka sama saja" .
  • (HR. Muslim dan Ahmad)
  • Rasulullah shallahu alahi wasallam juga bersabda,"Jauhilah tujuh dosa besar yang membawa kepada kehancuran, lalu beliau sebutkan salah satunya adalah memakan riba.(HR. al-Bukhari dan Muslim).
  • "Dosa riba memiliki 72 pintu, dan yang paling ringan adalah seperti seseorang berzina dengan ibu kandungnya sendiri.
  • (Shahih, Silsilah Shahihah no.1871)

6. 7. Prof.Dr.Dr.Yusuf Qardhawi menulis: Sebanyak 300 ulama dan pakar ekonomi dunia Telah ijma tentang keharaman bunga bank(Mereka terdiri dari ahli fikih ahli ekonomi dan keuangan dunia Tak seorang pun yang membantahnya Saya benar-benar menyaksikan, bahwapara ahli ekonomi Islam,Justru lebih bersemangat dari ahli fikih sendiri Pernyataan Al-Qardhawi tentang Ijma tersebuttelah dikutip oleh Prof.Dr.Muhammad Ali Ash-Shobuni dalam bukuJarimat ar-Riba 8.

  • PRODUK PEMBIAYAAN
  • MURABAHAH
  • Adalah pembiayaan dengan prinsip jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati.
  • MUDHARABAH
  • Adalah pembiayaan atas dasar prinsip bagi hasil sesuai dengan kesepakatan.
  • MUSYARAKAH
  • Adalah pembiayaan dengan prinsip bagi hasil, yang porsinya disesuaikan dengan proporsi penyertaan.
  • IJARAH
  • Adalah pembiayaan berdasarkan prinsip sewa beli.

9. CARA PERHITUNGANBAGI HASIL PEMBIAYAANDI KSP SYARIAH BTM COMAL

  • MUSYARAKAH
  • Adalah pembiayaan atas dasar prinsip bagi hasil sesuai dengan kesepakatan.
  • Contoh:
  • Pak Kusnadi merupakan seorang pengusaha kelontong dengan rata-rata penjualan perhari Rp 200.000,-. Dari perolehan tersebut keuntungan rata-rata dari penjualan sebesar 10%.
  • Menjelang lebaran beliau butuh tambahan modal untuk memenuhi kebutuhan pasar yang meningkat pesat pada bulan tersebut, kemudian beliau mengajukan pembiayaan di BTM Comal sebesar Rp 3.000.000,- dengan jangka waktu 10 bulan dan kesepakatan nisbah bagi hasil adalah 75% : 25% (75% dari hasil menjadi bagian nasabah dan 25%nya menjadi bagian BTM Comal)
  • Berapa besar angka yang harus beliau bayarkan kepada BTM Comal setiap bulannya?

10.

  • Pertama, kita hitung besar angsuran pokok yang harus dibayarkan:
  • Besar pinjaman : Jangka waktu = Rp 3.000.000,- : 10 bulan
  • =Rp 300.000,-
  • Kemudian kita perhitungkan besar bagi hasilnya:
  • dari laporan keuangan nasabah diperoleh catatan penjualan harian:

11. Tgl Uang Masuk Tgl Uang Masuk 1 200,00016 200,0002 150,00017 250,0003 175,00018 175,0004 225,00019 200,0005 180,00020 160,0006 200,00021 200,0007 100,00022 200,0008 250,00023 185,0009 275,00024 225,00010 200,00025 200,00011 160,00026 260,00012 100,00027 200,00013 250,00028 205,00014 200,00029 225,00015 200,00030 225,0006,000,000 12. DATA SUMBER A. Modal BTM = Saldo Dana Milik BTM 3,000,000 B. Modal MITRA = Rata-rata uang masuk - Saldo Dana Milik BTM 3,000,000 C. TOTAL MODAL(A+B) / Rata-rata uang belanja 6,000,000D. Prosentase Modal Milik BTM 50% E. Prosentase Modal Milik MITRA 50% F. Laba Kotor = Laba Kotor hasil dari blangko 1 900,000G. Total Biaya H. Laba Bersih (F-G) 900,000 I. Plafond Awal 3,000,000J. Jangka Waktu Pembiayaan 10 K. Angsuran Pokok 300,000L. Kesepakatan Nisbah Bagi Hasil/Rugi Dana Milik BTM - BTM 25% - MITRA 75% M. Laba Bersih Dana Milik BTM (yang dibagi) 100% HASIL PERHITUNGAN BAGI HASIL/RUGI Laba Bersih = 15% dari Laba Bersih Usaha 450,000 Bagi Hasil Milik BTM 112,500 Bagi Hasil Milik MITRA 337,500 Total Angsuran Mitra = Angsuran Pokok + Bagi Hasil Milik BTM 412,500 13.

  • SEKIAN DAN TERIMA KASIH