dokumen lelang ok lubuk

Upload: teknik-sipil-mania-unri

Post on 18-Jul-2015

123 views

Category:

Documents


0 download

TRANSCRIPT

DOKUMEN PENGADAAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI

Untuk Pengadaan Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA BIDANG SUMBER DAYA AIR WILAYAH SIAK ROKAN DINAS PEKERJAAN UMUM PROVINSI RIAU TAHUN ANGGARAN 2012

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

1

BAB I UMUM

A. B.

Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut : 1. Pekerjaan Konstruksi : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; Kontrak Pengadaan Barang/Jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu, berdasarkan harga satuan yang pasti dan tetap untuk setiap satuan/unsur pekerjaan spesifikasi teknis tertentu, yang volume pekerjaannya masih bersifat perkiraan sementara, sedangkan pembayarannya didasarkan pada hasil pengukuran bersama atas volume pekerjaan yang benar-benar telah dilaksanakan oleh penyedia barang/jasa. Harga Perkiraan Sendiri adalah hasil perhitungan seluruh volume pekerjaan dikalikan dengan Harga Satuan ditambah dengan seluruh beban pajak dan keuntungan; Harga Evaluasi Akhir adalah penyesuaian atau normalisasi harga terhadap harga penawaran dalam proses pengadaan barang/jasa dimana unsur preferensi harga telah diperhitungkan berdasarkan capaian TKDN dan status perusahaan; kerja sama usaha antar penyedia yang masingmasing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis; Lembar Data Pemilihan adalah data yang memuat ketentuan dan informasi yang spesifik sesuai dengan jenis pekerjaan antara lain meliputi penyusunan, penyampaian, pembukaan, kriteria dan tata cara penilaian dokumen penawaran, pengumuman pemenang, sanggahan dan sanggahan banding; Lembar Data Kualifikasi adalah data yang memuat ketentuan dan informasi yang spesifik sesuai dengan kualifikasi yang diperluakan penyedia barang/jasa antara lain dalam menyiapkan, mengisi, mengisi formulir isian kualifikasi dan melengkapi pakta integritas; Pengguna Anggaran adalah pejabat pemegang kewenangan pengguna anggaran pemerintah;

2. Kontrak Harga Satuan

:

3. HPS

:

4. HEA

:

5. Kemitraan/Kerjasama Operasi (KSO)

:

6. LDP

:

7. LDK

:

8. PA

:

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

2

9.

KPA

:

Kuasa Pengguna Anggaran adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD; Panitia Pengadaan adalah perangkat yang ditetapkan oleh Pengguna Anggaran berfungsi untuk melaksanakan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa; Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan; Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa adalah surat yang diterbitkan oleh PPK kepada penyedia barang/jasa untuk melaksanakan pekerjaan; Surat Perintah Mulai Kerja adalah surat yang diterbitkan oleh PPK kepada penyedia barang/jasa untuk memulai melaksanakan pekerjaan, jangka waktu penyelesaian, dan serah terima pekerjaan; Tingkat Komponen Dalam Negeri adalah besarnya komponen dalam negeri pada barang, jasa, dan gabungan barang dan jasa. Pra Rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kontrak adalah dokumen pra rencana penyelenggaraan keselamatan dan kesehatan kerja konstruksi bidang penyelenggaraan kontruksi yang dibuat oleh penyedia dalam mengajukan penawaran; Analisa Teknis Satuan Pekerjaan uraian perhitungan kebutuhan per satuan tenaga kerja bahan dan peralatan untuk mendapatkan satu satuan jenis pekerjaan tertentu; Analisa Harga Satuan Pekerjaan adalah Uraian perhitungan kebutuhan biaya tenaga kerja, bahan dan peralatan untuk mendapatkan harga satu satuan jenis pekerjaan tertentu; Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan pengadaan barang/jasa secara elektronik; Aplikasi perangkat lunak Sistem Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan pengadaan barang/jasa secara elektronik.

10. Panitia Pengadaan

:

11. PPK 12. SPPBJ

: :

13. SPMK

:

14. TKDN

:

15. Pra RK3K

:

16. ATSP

:

17. AHSP

:

18. LPSE

:

19. Aplikasi SPSE

:

C. D.

Pelelangan Umum dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. Pelelangan Umum ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

3

BAB II PENGUMUMAN PELELANGAN UMUM DENGAN PASCAKUALIFIKASI No : 10/PENG/SDA-SR/2012 Panitia Pengadaan Barang/Jasa Bidang Sumber Daya Air Wilayah Siak Rokan pada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau akan melaksanakan Pelelangan Umum dengan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut : 1. Paket Pekerjaan Nama Paket Pekerjaan Lingkup Pekerjaan Nilai Total HPS Sumber Pendanaan 2. Persyaratan Peserta Paket pengadaan persyaratan: Ijin Usaha Klasifikasi Kualifikasi ini terbuka untuk penyedia barang/jasa yang memenuhi : Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul : Pengamanan Tebing Sungai : Rp. 1.196.694.000,: APBD Prov. Riau Tahun Anggaran 2012

: Sertifikat Badan Usaha : Usaha Kecil : Persungaian Rawa dan Pantai termasuk perawatannya (22012)

Perusahaan yang akan mengikuti pengadaan barang/jasa terlebih dahulu melakukan registrasi pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). 3. Pelaksanaan Pengadaan Pengadaan barang/jasa dilaksanakan secara elektronik, dengan mengakses aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (Aplikasi SPSE) pada alamat website LPSE : http//:lpse.riau.go.id 4. Jadwal Pelaksanaan Pengadaan Jadwal pelaksanaan pengadaan dapat dilihat pada website http//:lpse.riau.go.id 5. Dokumen pengadaan diambil dalam bentuk softcopy melalui aplikasi SPSE.

Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian. Pekanbaru, Februari 2012 TTD, Panitia Pengadaan Barang/Jasa

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

4

BAB III INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP)

A. U M U M 1. LINGKUP PEKERJAAN 1.1. Panitia Pengadaan mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana tercantum dalam LDP. Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP, berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak.

1.2. 1.3.

2. SUMBER DANA 3. PESERTA

Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. 3.1. Pelelangan Umum penyedia pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha, kemitraan/KSO yang memenuhi kualifikasi. Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan/KSO, baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. Untuk nilai pekerjaan di bawah Rp. 100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah) maka kemitraan/KSO harus terdiri dari perusahaan nasional. Peserta kemitraan/KSO dilarang untuk Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi. mengubah

3.2.

3.3.

3.4. 3.5

Bagi Badan Usaha Jasa Konstruksi Asing yang mengikuti pelelangan harus memiliki bukti Ijin Perwakilan Jasa Konstruksi Asing dan melakukan kerja sama usaha dengan perusahaan nasional dalam bentuk kemitraan, subkontrak dan lain-lain, dalam hal terdapat perusahaan nasional yang memiliki kemampuan dibidang yang bersangkutan. Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut : a. berusaha mempengaruhi anggota Panitia Pengadaan dalam bentuk dan cara apapun, untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan, dan/atau peraturan perundang-undangan; b. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil Pelelangan Umum, sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil/ meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-

4. LARANGAN 4.1. KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME (KKN) PENYALAHGUNA AN DAN WEWENANG

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

5

undangan. c. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini. 4.2. Peserta yang menurut penilaian Panitia Pengadaan terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a. sanksi administratif, seperti digugurkan dari proses Pelelangan Umum atau pembatalan penetapan pemenang; b. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam; c. gugatan secara perdata; dan/atau d. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. 4.3. 5. LARANGAN PERTENTANGAN KEPENTINGAN 5.1. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Panitia Pengadaan kepada PA/KPA. Para pihak dalam melaksanakan tugas, fungsi dan perannya, dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. Peran ganda sebagaimana dimaksud pasal 5.1 antara lain meliputi: a. Seorang anggota Direksi atau Dewan Komisaris suatu Badan Usaha tidak boleh merangkap sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris pada Badan Usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama; b. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan perencana menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi atau menjadi konsultan pengawas untuk pekerjaan fisik yang direncanakannya, kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi; c. Penyedia yang telah ditunjuk sebagai konsultan pengawas menjadi Penyedia Pekerjaan Konstruksi untuk pekerjaan fisik yang diawasi, kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Terima Jadi (turn key contract) atau Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi; d. Pengurus koperasi pegawai dalam Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya, merangkap sebagai anggota Panitia Pengadaan atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan. 5.3. Afiliasi sebagaimana dimaksud pasal 5.1 adalah keterkaitan hubungan, baik antar peserta, maupun antara peserta dengan PPK dan/atau anggota Panitia Pengadaan yang antara lain meliputi : a. hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal; b. PPK dan/atau anggota Panitia Pengadaan, baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta;

5.2.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

6

c. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama. 5.4. Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau. Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia oleh tenaga Indonesia (produksi dalam negeri). Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku, tenaga ahli, dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan : a. pemilahan atau pembagian komponen harus benarbenar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor; b. komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan; c. pekerjaan pemasangan, pabrikasi, pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri; d. semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri, seperti jasa asuransi, angkutan, ekspedisi, perbankan, dan pemeliharaan; e. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia, disusun berdasarkan keperluan yang nyata, dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia; dan f. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis, jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran. 6.3. Pemberian preferensi harga terhadap penawaran peserta atas penggunaan produksi dalam negeri ditetapkan dalam LDP. Setiap peserta, baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan; Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang sama.

6. PENDAYAGUNAAN PRODUKSI DALAM NEGERI

6.1.

6.2.

7. SATU PENAWARAN TIAP PESERTA

7.1.

7.2.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

7

B. DOKUMEN PENGADAAN 8. PENGAMBILAN DOKUMEN PENGADAAN 8.1. Semua peserta wajib melakukan pendaftaran sebelum mengambil Dokumen Pengadaan; Peserta dapat mengambil Dokumen Pengadaan sesuai hari, tanggal, waktu dan tempat pengambilan yang ditentukan dalam pengumuman; Dokumen Pengadaan terdiri dari Dokumen Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi. Dokumen Pemilihan meliputi: a. b. c. d. e. Umum Pengumuman Pelelangan; Instruksi Kepada Peserta; Lembar Data Pemilihan; Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran; 2) Surat Kuasa; 3) Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO); 4) Dokumen Penawaran Teknis; 5) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN; 6) Jaminan Penawaran; Bentuk Surat Perjanjian; Syarat-Syarat Umum Kontrak; Syarat-Syarat Khusus Kontrak; Spesifikasi Teknis, KAK dan/atau Gambar; Daftar Kuantitas dan Harga; Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ; 2) SPMK; 3) Jaminan Sanggahan Banding; 4) Jaminan Pelaksanaan; 5) Jaminan Uang Muka; 6) Jaminan Pemeliharaan. 7) Formulir Pra RK3K;(apabila dipersyaratkan) 8) Daftar Barang yang diimpor;(apabila dipersyaratkan) 9) Analisa Teknis Satuan Pekerjaan;(apabila dipersyaratkan) 10) Analisa Harga Satuan Pekerjaan; Lembar Data Kualifikasi; Pakta Integritas; Formulir Isian Kualifikasi; Petunjuk Pengisian Formulir Isian Kualifikasi; Tata Cara Evaluasi Kualifikasi.

8.2.

9. ISI DOKUMEN PENGADAAN

9.1. 9.2.

f. g. h. i. j. k.

9.3.

Isi Dokumen Kualifikasi meliputi: a. b. c. d. e.

9.4.

Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi dokumen pengadaan. Kelalaian menyampaikan dokumen penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam dokumen pengadaan sepenuhnya merupakan resiko peserta.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

8

10. BAHASA DOKUMEN PENGADAAN 11. PEMBERIAN PENJELASAN

Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. 11.1. 11.2. Pemberian penjelasan dilakukan secara online melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi SPSE. Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. Apabila dipandang perlu, Panitia Pengadaan dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta masing - masing. Dalam pemberian penjelasan, Panitia Pengadaan melalui Aanwidjzer atau tim teknis yang ditunjuk, dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta. Apabila terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung, maka Panitia Pengadaan menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pengadaan, maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pengadaan awal. Peserta dapat mengunduh Addendum Dokumen Pengadaan yang diunggah Panitia Pengadaan Barang dan Jasa pada Aplikasi SPSE. Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran, Panitia Pengadaan dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan, berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. Pengumuman Addendum Dokumen Pengadaan dapat dilihat pada website LPSE paling lambat 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran.

11.3.

11.4.

11.5.

11.6.

11.7.

12. PERUBAHAN DOKUMEN PENGADAAN

12.1.

12.2. 12.3.

13. PERUBAHAN WAKTU

Panitia Pengadaan dapat melakukan perubahan pada setiap tahapan lelang dengan menyertakan alasan perubahan.

C. PENYIAPAN DOKUMEN PENAWARAN 14. BIAYA DALAM PENYIAPAN PENAWARAN 14.1. 14.2. Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. Panitia Pengadaan tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

9

15. BAHASA PENAWARAN

15.1. 15.2.

Semua Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia. Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran, maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia.

15.3.

16. DOKUMEN PENAWARAN

Dokumen Penawaran, meliputi: a. Surat penawaran yang didalamnya mencantumkan; 1) tanggal; 2) masa berlaku penawaran; 3) harga penawaran; 4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan; b. Hasil pemindaian (scan) Jaminan Penawaran asli; c. daftar kuantitas dan harga, d. hasil pemindaian surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (apabila ada); e. dokumen penawaran teknis: 1) metode pelaksanaan; 2) jadwal waktu pelaksanaan; 3) jenis, kapasitas, komposisi dan jumlah peralatan; 4) Spesifikasi teknis (apabila mengajukan spesifikasi yang berbeda dari yang ditetapkan); 5) daftar personil inti; 6) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan; f. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN; g. Data Kualifikasi; dan h. dokumen lain yang dipersyaratkan.

17. HARGA PENAWARAN

17.1. 17.2.

Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. Peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan. Biaya overhead dan keuntungan serta semua pajak, bea, retribusi, dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP. Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak.

17.3.

18. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN

18.1. 18.2.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

10

19. MASA BERLAKU 19.1. PENAWARAN DAN JANGKA 19.2. WAKTU PELAKSANAAN

Masa berlaku penawaran sebagaimana tercantum dalam LDP. Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan, sebelum akhir masa berlakunya penawaran, Panitia Pengadaan dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. Konfirmasi perpanjangan dapat dilakukan secara elektronik, peserta pengadaan dapat menyampaikan konfirmasi secara elektronik melalui email. Berkaitan dengan pasal 19.2. maka peserta dapat; a. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran; b. menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi.

19.3.

19.4.

Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.

20. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN 21. PAKTA INTEGRITAS

Dokumen Penawaran disampaikan dalam bentuk softcopy berupa file yang telah di enkripsi dianggap telah ditandatangani oleh peserta pengadaan. 21.1. Pakta Integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) termasuk penyalahgunaan wewenang dalam pengadaan pekerjaan konstruksi. Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE, maka penyedia barang/jasa dianggap telah menandatangani Pakta Integritas. Dalam hal penyedia melakukan kemitraan/KSO maka pakta integritas ditandatangani oleh seluruh perusahaan yang bermitra dan dimasukkan dalam dokumen penawaran (*.rhs). Pakta Integritas sebagaimana dimaksud angka 21.3. disampaikan dengan cara dipindai (scan). Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta Integritas dan Isian Data Kualifikasi dalam aplikasi SPSE. Pakta Integritas dan Formulir Isian Data Kualifikasi dianggap telah disetujui dan ditandatangani oleh peserta pengadaan. Peserta menyerahkan Jaminan Penawaran dalam mata uang penawaran sebagaimana tercantum dalam LDP. Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. diterbitkan oleh Bank Umum, perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan; b. Jaminan Penawaran dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan masa berlakunya tidak

21.2.

21.3.

21.4. 22. PENGISIAN 22.1. DOKUMEN ISIAN KUALIFIKASI 22.2.

23. JAMINAN PENAWARAN

23.1. 23.2.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

11

kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP; c. nama peserta sama dengan nama yang tercantum dalam Jaminan Penawaran; d. besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang dari nilai nominal sebagaimana tercantum dalam LDP; e. besaran nilai Jaminan Penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf; f. nama Panitia Pengadaan yang menerima Jaminan Penawaran sama dengan nama Panitia Pengadaan yang mengadakan pelelangan; g. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelangkan; h. Jaminan Penawaran harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja, setelah surat pernyataan wanprestasi dari Panitia Pengadaan diterima oleh Penerbit Jaminan; i. Jaminan Penawaran atas nama perusahaan kemitraan (Kerja Sama Operasi/KSO) harus ditulis atas nama perusahaan kemitraan/KSO. 23.3. Jaminan penawaran asli disampaikan melalui pos tercatat/jasa pengiriman kepada Panitia Pengadaan dan sudah harus diterima sebelum batas akhir pemasukan penawaran. Jaminan Penawaran dari pemenang lelang akan dikembalikan setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. Jaminan Penawaran dari peserta yang tidak ditetapkan sebagai pemenang lelang akan dikembalikan setelah pengumuman pemenang lelang. Jaminan Penawaran akan disita apabila sebagai: a. peserta terlibat KKN; b. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 tidak bersedia menambah nilai Jaminan Pelaksanaan dalam hal harga penawarannya di bawah 80% HPS; c. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 setelah dilakukan evaluasi, tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi kualifikasi dengan alasan yang tidak dapat diterima; atau d. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri atau gagal tanda tangan kontrak.

23.4.

23.5.

23.6.

D. PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN 24. PENYAMPULAN DAN PENANDAAN SAMPUL PENAWARAN 24.1. Penyampulan Dokumen Penawaran menggunakan metode 1 (satu) file. 24.2. Dokumen penawaran terdiri dari: a. b. c. d. Penawaran administrasi; Penawaran teknis; Penawaran harga; dan Dokumen Isian Kualifikasi. dengan

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

12

24.3. File disandikan dengan Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO). 24.4. Peserta wajib mengetahui dan mengikuti ketentuan penggunaan APENDO yang tersedia pada aplikasi APENDO. 25. PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN 25.1. Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan ketentuan sebagai berikut: a. Pertama-tama, mengirimkan data kualifikasi melalui aplikasi SPSE; b. Dilanjutkan dengan mengunggah file penawaran terenkripsi (*.rhs) melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. 25.2. Peserta hanya dapat menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa melalui aplikasi SPSE. 25.3. Peserta dapat mengirim data kualifikasi dan mengunggah file penawaran secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. Data Kualifikasi dan File Penawaran terakhir akan menggantikan data dan file yang telah terkirim sebelumnya. 26. BATAS AKHIR WAKTU PEMASUKAN PENAWARAN 27. PENAWARAN TERLAMBAT Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi SPSE kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa paling lambar pada waktu yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa. Setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran, Aplikasi SPS akan menolak setiap penawaran yang akan dikirim.

E. PEMBUKAAN DAN EVALUASI PENAWARAN 28. PEMBUKAAN PENAWARAN 28.1. Pada tahap pembukaan penawaran, Panitia Pengadaan Barang dan Jasa mengunduh dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan APENDO sesuai waktu yang telah ditetapkan. Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi), Panitia Pengadaan Barang dan Jasa menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka. Selanjutnya Panitia Pengadaan Barang/Jasa menetapkan penawaran tidak memenuhi syarat. Apabila dapat dibuka, maka Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan. Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal. Penawaran masuk yang dimaksud butir 28.3 adalah dokumen penawaran yang berhasil dibuka dan lengkap, yang terdiri dari data kualifikasi dan penawaran administrasi, teknis dan harga sebagaimana dalam angka 24.2.

28.2.

28.3. 28.4.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

13

28.5.

Panitia Pengadaan Barang dan Jasa tidak boleh menggugurkan penawaran pada waktu pembukaan penawaran kecuali untuk file penawaran yang sudah dipastikan tidak dapat dibuka berdasarkan keterangan LPSE. Evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur. Sebelum evaluasi penawaran, dilakukan koreksi aritmatik dengan ketentuan: a. volume pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan; b. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan, maka dilakukan pembetulan, dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah; dan c. jenis pekerjaan 1. Yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. 2. Tidak ditawarkan atau menawarkan dibawah spesifikasi yang ditentukan, maka dilakukan klarifikasi menunjukkan jenis pekerjaan tersebut merupakan pekerjaan utama (major item) dan merupakan penyimpangan yang bersifat penting/pokok yang mempengaruhi lingkup, kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan maka dinyatakan dan penawaran tidak dilakukan evaluasi lebih lanjut.

29. EVALUASI PENAWARAN

29.1. 29.2.

29.3.

Hasil koreksi aritmatik dapat mengubah nilai penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula. Penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur. Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Panitia Pengadaan menyusun urutan dari penawaran terendah. Hasil koreksi aritmatik memasukkan hasil koreksi aritmatik pada aplikasi SPSE. Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Panitia Pengadaan untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran. Panitia Pengadaan melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. evaluasi administrasi; b. evaluasi teknis; dan c. evaluasi harga.

29.4. 29.5. 29.6. 29.7.

29.8.

29.9.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

14

29.10. Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. Panitia Pengadaan dilarang menambah, mengurangi, mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini; b. Panitia Pengadaan dan/atau peserta dilarang menambah, mengurangi, mengganti, dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran; c. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan antara lain disampaikan oleh penawar yang berhak, pada waktu yang telah ditentukan, untuk paket pekerjaan yang dilelangkan, memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan meliputi syarat administrasi, syarat teknis dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam dokumen pengadaan dan harga yang wajar dapat dipertanggungjawabkan tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat; d. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup, kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan; dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. e. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Panitia Pengadaan selama proses evaluasi; f. Panitia Pengadaan dilarang menggugurkan penawaran dengan alasan: 1) Ketidakikursertaan peserta dalam pemberian penjelasan; dan/atau 2) Kesalahan yang tidak substansial, misalnya surat penawaran tidak berkop perusahaan. g. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta, Panitia Pengadaan dan/atau PPK, dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta, maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam; 2) anggota panitia pengadaan dan/atau PPK yang terlibat persekongkolan diganti, dikenakan sanksi administrasi dan/atau pidana. 3) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada); dan 4) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2), maka pelelangan dinyatakan gagal.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

15

29.11. Evaluasi Administrasi: a. evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi; b. penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi, apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/dilengkapi (khusus untuk peserta yang tidak menyampaikan formulir TKDN, penawarannya tidak digugurkan dan nilai TKDN nya dianggap nol); 2) Surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP, dengan ketentuan; (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf; (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas, maka nilai yang di akui adalah nilai yang tertulis dalam angka; atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas, maka penawaran dinyatakan gugur; b) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP dengan ketentuan; (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf; (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas, maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka; atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas, maka penawaran dinyatakan gugur; c) bertanggal; 3) Jaminan Penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) diterbitkan oleh Bank Umum, perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan; b) Jaminan Penawaran dimulai sejak tanggal terakhir pemasukan penawaran dan masa berlakunya tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP; c) nama peserta sama dengan nama yang tercantum dalam Jaminan Penawaran; d) besaran nilai Jaminan Penawaran tidak kurang dari nilai sebagaimana tercantum dalam LDP;

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

16

c.

d. e.

f.

e) besaran nilai Jaminan Penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf; f) nama Panitia Pengadaan yang menerima Jaminan Penawaran sama dengan nama Panitia Pengadaan yang mengadakan pelelangan; g) paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelangkan; h) Jaminan Penawaran harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai Jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja, setelah surat pernyataan wanprestasi dari Panitia Pengadaan diterima oleh Penerbit Jaminan; i) Jaminan Penawaran atas nama perusahaan kemitraan (Kerja Sama Operasi/KSO) harus ditulis atas nama perusahaan kemitraan/KSO; j) substansi dan keabsahan/keaslian Jaminan Penawaran telah dikonfirmasi dan diklarifikasi secara tertulis oleh Panitia Pengadaan kepada penerbit jaminan. Dalam hal penyedia barang/jasa hanya mengirimkan softcopy jaminan penawaran dan tidak mengirimkan jaminan penawaran asli, penyedia barang/jasa tersebut tidak dapat digugurkan dalam tahap evaluasi administrasi jika hasil konfirmasi kepada penerbit jaminan menyatakan bahwa jaminan tersebut dapat dicairkan; Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan namun tidak boleh mengubah substansi; peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis; apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi, maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis; apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi, maka pelelangan dinyatakan gagal;

29.12. Evaluasi Teknis: a. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan; b. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan: 1) Panitia Pengadaan menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam LDP; 2) penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap: a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan termasuk pengendalian terhadap risiko K3. Metoda pelaksanaan dilengkapi metode kerja untuk jenisjenis pekerjaan utama dan pekerjaan penunjang

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

17

atau pekerjaan sementara yang ikut menentukan keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan penawar untuk melaksanakan pekerjaan, misalnya; (1) Pembuatan saluran pengelak (deversion channel) (2) Pengeringan tempat pekerjaan (dewatering/unwatering) yang berat; (3) Pembuatan kontruksi pengaman (protection construction); (4) Pengatur lalu lintas (traffic management); Yang diteliti dalam evaluasi metode palaksana adalah tahapan dan cara pelaksanaan yang menggambarkan pelaksanaan pekerjaan dari awal sampai dengan akhir dan dapat dipertanggung jawabkan secara teknis. b) jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP; c) jenis, kapasitas, komposisi dan jumlah peralatan minimal yang disediakan untuk menghasilkan produksi alat yang dibutuhkan sebagaimana tercantum dalam LDP; d) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan; bagi penawar yang menyampaikan pesifikasi teknis yang berbeda dari yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan maka spesifikasi teknis tidak boleh kurang dari yang disyaratkan, dan bagi penawar yang tidak menyampaikan perubahan spesifikasi teknis dianggap sama dengan spesifikasi teknis yang dipersyaratkan; e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan; f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP; 3) Untuk menilai konsistensi dan kewajaran antara metode pelaksanaan, jadwal waktu pelaksanaan, penggunaan peralatan dan bahan (material konstruksi), tenaga kerja, maupun pencapaian produktivitas dan spesifikasi teknis, Panitia Pengadaan dapat Melakukan klarifikasi dengan menilai rincian/uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan untuk pekerjaan utama meliputi komponen tenaga kerja, peralatan, dan bahan (material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan yang perlu dinilai konsistensinya. Selanjutnya meneliti dan melakukan analisis terhadap uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan tersebut, apabila dinilai tidak konsisten dan/atau tidak wajar maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur teknis;Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

18

4) Panitia Pengadaan dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP; 5) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal- hal yang kurang jelas atau meragukan, Panitia Pengadaan melakukan klarifikasi dan konfirmasi dengan peserta. Dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran; Apabila dalam evaluasi menggunakan ambang batas unsur teknis yang dinilai, maka evaluasi teknis dilakukan dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis (perolehan nilai) yang ditetapkan dalam LDP. Penawaran dinyatakan lulus teknis apabila masing-masing unsur maupun nilai total keseluruhan unsur memenuhi ambang batas minimal sebagaimana tercantum dalam Dokumen Pengadaan. c. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga; d. apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 3 (tiga), maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga; e. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal; 29.13. Evaluasi Harga: a. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting, dengan ketentuan: 1) total harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) apabila total harga penawaran atau penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS, dinyatakan gugur; dan b) apabila semua harga penawaran atau penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS, pelelangan dinyatakan gagal; 2) harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS, dilakukan klarifikasi. Apabila setelah dilakukan klarifikasi ternyata harga satuan penawaran tersebut timpang, maka harga satuan penawaran timpang hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga; 3) mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya; b. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) Klarifikasi dalam hal penawaran Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) berbeda dibandingkanPekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

19

dengan perkiraan Panitia Pengadaan; 2) Klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS harus dilakukan dengan ketentuan: a) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang, harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS; dan; b) apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan, maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam; c. Memperhitungkan preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri (apabila memenuhi persyaratan diberlakukannya preferensi harga) dengan ketentuan Perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang disampaikan oleh peserta berdasarkan penilaian sendiri (self assessment), digunakan dalam evaluasi penawaran harga apabila pelelangan pekerjaan tersebut diberlakukan preferensi harga yaitu apabila memenuhi ketentuan: 1) Preferensi Harga untuk Barang/Jasa dalam negeri diberlakukan pada Pengadaan Barang/Jasa yang dibiayai rupiah murni tetapi hanya berlaku untuk Pengadaan Barang/Jasa bernilai diatas Rp.5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah) dan; 2) Preferensi Harga hanya diberikan kepada Barang/Jasa dalam negeri dengan TKDN lebih besar atau sama dengan 25% (dua puluh lima perseratus). Apabila peserta tidak menyampaikan formulir perhitungan TKDN maka peserta dianggap tidak menginginkan diberlakukan preferensi harga bagi penawarannya dan tidak menggugurkan. Ketentuan dan tata cara penghitungan TKDN merujuk pada ketentuan yang ditetapkan oleh Menteri yang membidangi urusan perindustrian dengan tetap berpedoman pada tata nilai Pengadaan Barang/Jasa sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010. 3) Rumus perhitungan sebagai berikut : ( HEA KP = = )

HP

=

Harga Evaluasi Akhir Koefisien Preferensi (Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dikali Preferensi tertinggi Barang/ Jasa). Harga Penawaran (Harga Penawaran yang memenuhi persyaratan lelang dan telah dievaluasi).

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

20

4) dalam hal terdapat 2 (dua) atau lebih penawaran dengan HEA yang sama, penawar dengan TKDN terbesar adalah sebagai pemenang; 5) pemberian Preferensi Harga tidak mengubah Harga Penawaran dan hanya digunakan oleh Panitia Pengadaan untuk keperluan perhitungan HEA guna menetapkan peringkat pemenang. d. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/ persekongkolan), maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam. e. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama, maka Panitia Pengadaan memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara. 29.14. Panitia Pengadaan menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada). 30. EVALUASI KUALIFIKASI 30.1. 30.2. 30.3. 30.4. Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada. Evaluasi kualifikasi dilakukan metode penilaian sistem gugur. dengan menggunakan

Tata cara evaluasi kualifikasi dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Dokumen Kualifikasi. Apabilasi calon pemenang lelang serta pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) tidak lulus evaluasi kualifikasi, maka dilakukan evaluasi kualifikasi terhadap penawar ranking berikutnya; Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus evaluasi kualifikasi, maka lelang dinyatakan gagal. Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen dan meminta salinannya. Panitia Pengadaan melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen, apabila diperlukan. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data, maka peserta digugurkan, badan usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam. Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi, maka lelang dinyatakan gagal.

30.5. 31. PEMBUKTIAN KUALIFIKASI 31.1.

31.2. 31.3. 31.4.

31.5.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

21

F.

PENETAPAN PEMENANG 32. PENETAPAN PEMENANG 32.1. Panitia Pengadaan membuat Surat Penetapan Pemenang berdasarkan BAHP untuk nilai sampai dengan Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah). Ketentuan mengenai kewenangan penetapan pemenang sebagaimana tercantum dalam LDP. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi membuat Surat Penetapan Pemenang untuk nilai diatas Rp. 100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah) Setelah mendapat usulan dari Panitia Pengadaan, dengan ketentuan: a. usulan penetapan pemenang ditembuskan kepada PPK dan APIP K/L/D/I; dan b. apabila Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi tidak setuju dengan usulan Panitia Pengadaan, maka Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi mengembalikan usulan tersebut dan memerintahkan evaluasi ulang atau menyatakan pelelangan gagal. Dalam hal peserta mengikuti beberapa paket pekerjaan yang dilelangkan oleh Panitia Pengadaan dalam waktu yang bersamaan, dan beberapa penawarannya terendah serta berdasarkan kemampuan menangani paket (SKP), akan ditetapkan sebagai calon pemenang oleh Panitia Pengadaan pada paket berdasarkan perhitungan kombinasi yang menguntungkan negara. Dalam hal peserta mengikuti beberapa paket pekerjaan yang dilelangkan oleh Panitia Pengadaan dalam waktu yang bersamaan, dan dalam penawarannya peserta mengajukan personil dan/atau peralatan yang sama, penawaran tidak dapat digugurkan. Apabila berdasarkan hasil evaluasi semua penawarannya terendah maka akan ditetapkan sebagai calon pemenang oleh Panitia Pengadaan pada paket berdasarkan perhitungan kombinasi yang menguntungkan negara.

33.2.

33.3.

33.4.

33. PENGUMUMAN PEMENANG

Panitia Pengadaan mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) kepada masyarakat di website sebagaimana tercantum dalam LDP dan papan pengumuman resmi yang memua sekurang-kurangnya: a. nama paket pekerjaan dan nilai total HPS; b. nama dan alamat penyedia; c. harga penawaran terkoreksi; d. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP); dan e. Hasil evaluasi pelelangan untuk seluruh peserta yang dievaluasi. 34.1. Peserta dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Panitia Pengadaan dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang, disertai bukti terjadinya penyimpangan, dengan tembusan kepada PPK, PA/KPA dan APIP Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau sebagaimana tercantum dalam LDP.

34. SANGGAHAN

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

22

34.2.

Sanggahan diajukan oleh peserta yang memasukkan penawaran baik secara sendiri-sendiri maupun bersamasama dengan peserta lain, ditanda tangani oleh : a. Direktur utama/pimpinan perusahaan; b. Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya; c. Kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan bukti otentik; atau d. Pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama.

34.3.

Sanggahan diajukan apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi : a. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan; b. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat; dan/atau c. penyalahgunaan wewenang oleh Panitia Pengadaan dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. Panitia Pengadaan wajib memberikan jawaban secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas semua sanggahan paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pengadaan menyatakan pelelangan gagal. Panitia

34.4.

34.5. 34.6.

Sanggahan yang disampaikan bukan dari peserta sebagaimana yang dimaksud dalam 34.2. atau disampaikan bukan kepada Pokja Panitia Pengadaan atau disampaikan dan diterima diluar masa sanggah, dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Panitia Pengadaan, dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP, paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan, dengan tembusan kepada PPK, Panitia Pengadaan, dan APIP Bidang Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau sebagaimana tercantum dalam LDP. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP, wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 15 (lima belas) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. Peserta yang akan melakukan sanggahan banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding sebesar sebagaimana tercantum dalam LDP dengan masa berlaku 20 (dua puluh) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding. Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Panitia Pengadaan.

35. SANGGAHAN BANDING

35.1.

35.2.

35.3.

35.4.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

23

35.5. 35.6.

Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan. Sanggahan banding yang disampaikan bukan dari peserta sebagaimana yang dimaksud dalam 35.2. atau disampaikan bukan kepada Menteri/Kepala Lembaga/ Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi atau disampaikan dan diterima oleh Menteri/ Kepala Lembaga/ Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi di luar masa sanggah banding, dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti sebagai pengaduan serta tidak menghentikan proses pelelangan.

G. PENUNJUKAN PEMENANG PENGADAAN 36. PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA 36.1. Panitia Pengadaan membuat dan mengunggah Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) ke dalam aplikasi SPSE dan menyampaikan kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). 36.2. PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku, dengan ketentuan: a. tidak ada sanggahan dari peserta; b. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar; atau c. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. 36.3. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut, dengan ketentuan: a. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Panitia Pengadaan, maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP; b. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Panitia Pengadaan, maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam; atau c. apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku, maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan. 36.4. Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri, maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat, selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. 36.5. Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri, maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

24

36.6. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang, apabila tidak ada sanggahan. 36.7. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijawab. 36.8. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak. 36.9. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. 37. KERAHASIAAN PROSES 37.1. Proses evaluasi Dokumen Penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh Panitia Pengadaan secara independen. 37.2. Informasi yang berhubungan dengan penelitian, evaluasi, klarifikasi, konfirmasi, dan usulan calon pemenang tidak boleh diberitahukan kepada peserta, atau orang lain yang tidak berkepentingan sampa keputusan pemenang diumumkan. 37.3. Setiap usaha peserta lelang mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan. 37.4. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Panitia Pengadaan bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. H. PELELANGAN GAGAL 38. PELELANGAN GAGAL 38.1. Panitia Pengadaan menyatakan pelelangan gagal, apabila: a. jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta; b. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. c. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat; d. harga Penawaran terendah terkoreksi lebih tinggi dari HPS; e. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar; f. sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar; atau g. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2, setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. 38.2. KPA sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal, apabila: a. KPA sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010; b. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Panitia Pengadaan dan/atau PPK ternyata benar;Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

25

c. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang; d. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar; e. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010; f. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan; atau g. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri. 38.3. Menteri/Kepala Lembaga/Pimpinan Daerah/Pimpinan Institusi selaku PA menyatakan pelelangan gagal, apabila: a. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan KPA, PPK dan/atau Panitia Pengadaan, ternyata benar; atau b. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan KPA, ternyata benar. 38.4. Setelah pelelangan dinyatakan gagal, maka Panitia Pengadaan memberitahukan kepada seluruh peserta. 38.5. Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal, maka Panitia Pengadaan atau Panitia Pengadaan lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya pelelangan gagal, menentukan langkah selanjutnya, yaitu melakukan: a. b. c. d. I. evaluasi ulang; penyampaian ulang Dokumen Penawaran; pelelangan ulang; atau penghentian proses pelelangan.

SURAT JAMINAN PELAKSANAAN 39. SURAT JAMINAN 39.1. Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai PELAKSANAAN berikut: a. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat); b. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP; c. nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan; d. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan; e. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf; f. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK yang menandatangan kontrak; g. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ; h. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

26

jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan; i. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO; dan j. memuat nama, alamat dan tanda tangan pihak penjamin. 39.2. Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan menolak untuk menandatangani Kontrak. atau tidak menerima keputusan penunjukan sebagai penyediabarang/jasa 39.3. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. J. PENANDATANGAN KONTRAK 40. PENANDATANGANAN KONTRAK 40.1. Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan Dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. Apabila salah satu pernyataan tersebut sudah tidak dipenuhi, maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. 40.2. Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan, dengan ketentuan: a. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi; atau b. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. 40.3. PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak, kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. 40.4. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. 40.5. PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi, bahasa, redaksional, angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. 40.6. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian, dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain, maka berlaku urutan sebagai berikut:

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

27

a. b. c. d. e. f. g. h. i.

adendum Surat Perjanjian (apabila ada); pokok perjanjian; surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga; syarat-syarat khusus kontrak; syarat-syarat umum kontrak; spesifikasi khusus; spesifikasi umum; gambar-gambar; dan dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan, SPPBJ, BAHP.

40.7. Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan, yaitu: a. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli, terdiri dari: 1) kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia; dan 2) kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK; b. rangkap kontrak lainnya (apabilan diperlukan) tanpa dibubuhi materai. 40.8. Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar, yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 40.9. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 40.8, dapat menandatangani kontrak, sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani kontrak.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

28

BAB IV LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP)

A. LINGKUP PEKERJAAN

1.

Panitia Pengadaan: Panitia Pengadaan Barang/Jasa Bidang Sumber Daya Air Wilayah Siak - Rokan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau Alamat Panitia Pengadaan: Kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau Bidang Sumber Daya Air Jalan Riau No. 2, Pekanbaru Website: http//:lpse.riau.go.id Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

2.

3. 4.

5. 6. B. SUMBER DANA

Uraian singkat pekerjaan: Pengamanan Tebing Sungai Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: 180 (seratus delapan puluh) hari kalender.

Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan: Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau Tahun Anggaran 2012.

C. PENDAYAGUNA AN PRODUKSI DALAM NEGERI

Preferensi harga tidak diberikan terhadap penawaran peserta. Catatan : 1) Preferensi Harga untuk Barang/Jasa dalam negeri diberlakukan pada Pengadaan Barang/Jasa yang dibiayai rupiah murni tetapi hanya berlaku diatas Rp. 5.000.000.000.00,- (Lima Milyar) dan, 2) Preferensi Harga Negeri diberikan kepada Barang/Jasa dalam negeri dengan TKDN lebih besar atau sama dengan 25% (dua puluh lima perseratus). Apabila paket pekerjaan yang dilelangkan memenuhi ketentuan 1) dan 2) maka diberlakukan preferensi harga dan diisi diberikan.

D. PEMBERIAN PENJELASAN DOKUMEN PENGADAAN DAN PENINJAUAN LAPANGAN

1.

Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan pada: Lihat jadwal pengadaan dalam aplikasi SPSE.

2.

[Peninjauan lapangan (apabila diperlukan) akan dilaksanakan pada: Hari Tanggal Pukul Tempat : : : : ______________________ ______________________ ______________________ ______________________

E. DOKUMEN PENAWARAN

1.

Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan:

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

29

Daftar Personil Inti terlampir. 2. Daftar Peralatan Utama pelaksanaan pekerjaan: minimal yang diperlukan untuk

Daftar Peralatan Utama terlampir. 3. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan. Ketentuan yang harus dipenuhi: a. Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp 25.000.000.000,00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil, yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. b. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini. Catatan : 1. Bagian pekerjaan yang dapat disubkontrakkan : bukan merupakan pekerjaan utama; 2. Pekerjaan spesialis Sebagai pekerjaan utama adalah : Pengamanan Tebing Sungai 4. Uji mutu/teknis/fungsi diperlukan untuk: a. Bahan tidak ada. b. Alat tidak ada. F. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN G. MASA BERLAKUNYA PENAWARAN H. JAMINAN PENAWARAN 1. Mata uang yang digunakan Rupiah.

2.

Pembayaran dilakukan dengan cara angsuran (termijn)

Masa berlaku penawaran selama 60 (Enam Puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. 1. Besarnya Jaminan Penawaran 2 % x HPS atau sebesar : Rp. 23.933.880,- (Dua Puluh Tiga Juta Sembilan Ratus Tiga Puluh Tiga Ribu Delapan Ratus Delapan Puluh Rupiah) Masa berlakunya jaminan penawaran 60 (enam puluh) hari kalender. Jaminan Penawaran dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah.

2. 3. I. PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN

Lihat jadwal pengadaan dalam aplikasi SPSE.

J. BATAS AKHIR WAKTU PENYAMPAIAN PENAWARAN

Lihat jadwal pengadaan dalam aplikasi SPSE.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

30

K. PEMBUKAAN PENAWARAN L. AMBANG BATAS

Lihat jadwal pengadaan dalam aplikasi SPSE. 1. Ambang Batas Nilai Teknis : ___ 2. Unsur teknis yang dinilai ; a. metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan, bobot max%, min%; b. jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melampaui batas waktu, bobot max%, min%; c. jenis, kapasitas, komposisi dan jumlah peralatan minimal yang disediakan, bobot max%, min%; d. spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini, bobot max%, min%; e. personil inti yang akan ditempatkan secara penuh serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan, bobot max%, min%; f. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan, bobot max%, min%; g. Pra RK3K memenuhi persyaratan, max%, min%. Catatan : huruf d. Digunakan apabila mengajukan spesifikasi yang berbeda dari yang ditetapkan.

M. PENETAPAN PEMENANG N. SANGGAH, DAN 1. SANGGAHAN 2. BANDING

Penetapan Pemenang oleh Panitia Pengadaan Sanggah ditujukan kepada Panitia Pengadaan. Tembusan sanggahan ditujukan kepada : a. b. c. d. 3. PPK Kegiatan KPA, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PU Provinsi Riau. APIP Inspektorat Provinsi Riau Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi Selaku PA.

Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada : a. PPK Kegiatan b. Panitia Pengadaan c. APIP Inspektorat Provinsi Riau Jaminan Sanggah Banding ditujukan kepada Gubernur Riau Besarnya jaminan sanggahan banding Rp. 2.393.388,- (Dua Juta Tiga Ratus Sembilan Puluh Tiga Ribu Tiga Ratus Delapan Puluh Delapan Rupiah). Jaminan Sanggahan Banding dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah.

O. JAMINAN SANGGAHAN BANDING

1. 2. 3.

P. JAMINAN PELAKSANAAN

1. 2.

Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender sejak penandatanganan kontrak. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

31

DAFTAR PERALATAN MINIMUM YANG DIBUTUHKANNama Kegiatan : Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul : Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul : 2012 Kapasitas / Type Tahun Pembelian Kondisi (%) > 70% > 70% > 70% > 70% > 70% Jumlah 1 (satu) unit 1 (satu) unit 1 (satu) unit 1 (satu) unit 1 (satu) unit *) *) *) *) *) Ket.

Paket Pekerjaan

Tahun Anggaran No. 1 2 3 4 5 Nama Alat Alat Pancang Manual Mesin Las Concerette Mixer Concrette Vibrator Water Pump

*)

Jumlah Asli dan Photo copy bukti kepemilikan/invoice milik sendiri/sewa harus dapat ditunjukkan pada saat pembuktian kualifikasi.

DAYA AIR

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

32

DAFTAR PERSONIL MINIMUM YANG DIBUTUHKANNama Kegiatan : Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul : Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul : 2012 Jabatan Penanggung Jawab Teknis Pelaksana Pengawas Quantity Administrasi Logistik/Peralatan Juru Ukur Operator Komputer Tingkat Pendidikan D3 Sipil/STM D3 Sipil/STM D3 Sipil/STM D3/SMU D3/SMU STM Geodesi D1 Komputer Tahun Pengalaman 4 Tahun 3 Tahun 3 Tahun 3 Tahun 3 Tahun 3 Tahun 3 Tahun Ket. 1 Orang *) SKT *) 1 Orang 1 Orang *) 1 Orang *) 1 Orang *) 1 Orang *) 1 Orang *)

Paket Pekerjaan

Tahun Anggaran No. 1 2 3 4 5 6 7 Nama ................................. ................................. ................................. ................................. ................................. ................................. .................................

Jumlah *) Asli dan photocopy SKT Bidang Sipil Penanggungjawab Teknis dari Asosiasi profesi dan telah diregistrasi oleh LPJK harus dapat ditunjukkan pada saat pembuktian kualifikasi Asli dan photocopy Ijazah dan sertifikat kursus personil lainnya dapat ditunjukkan pada saat pembuktian kualifikasi.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

33

BAB V LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK)

A. LINGKUP KUALIFIKASI

1.

Nama Panitia Pengadaan Alamat Panitia Pengadaan Nama Paket Pekerjaan

:

Panitia Pengadaan Barang/Jasa Bidang Sumber Daya Air Wilayah Siak Rokan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau http//:lpse.riau.go.id Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

: :

B. PERSYARATAN KUALIFIKASI

1.

Peserta Kualifikasi badan usaha harus memiliki surat izin usaha jasa konstruksi yang masih berlaku dan diterbitkan oleh Pemerintah Kab/Kota tempat domisili penyedia jasa dan surat izin Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang sesuai dengan paket pekerjaan. Peserta kualifikasi Badan Usaha Jasa Konstruksi Asing harus memiliki bukti ijin Perwakilan Jasa Kontruksi Asing dan melakukan kerja sama usaha dengan perusahaan nasional dalam bentuk kemitraan, subkontrak dan lain lain, dalam hal terdapat perusahaan nasional yang memiliki kemampuan dibidang yang bersangkutan. memiliki pengalaman pada sub bidang yang sama dengan Kemampuan Dasar (KD) sebesar ........... memiliki Tenaga Ahli dengan kualifikasi keahlian serta harus memenuhi persyaratan sebagaimana tercantum dalam lampiran LDP; memiliki Tenaga Teknis dengan kualifikasi kemampuan serta harus memenuhi persyaratan sebagaimana tercantum dalam lampiran LDP; memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari Bank pemerintah/swasta sebesar Rp. 119.669.400,- (Seratus Sembilan Belas Juta Enam Ratus Enam Puluh Sembilan Ribu Empat Ratus Rupiah); memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas/peralatan/ perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini,

2.

3. 4.

5.

6.

7.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

34

BAB VI BENTUK DOKUMEN PENAWARAN

A. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA/KEMITRAAN (KSO)

CONTOH KOP PERUSAHAAN Nomor Lampiran : : ______,_____________20__

Kepada Yth Panitia Pengadaan Barang/Jasa Bidang Sumber Daya Air Wilayah Siak Rokan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau Di Pekanbaru Perihal Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor: 10/PENG/SDA-SR/2012 tanggal __ Februari 2012 dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pengadaan dan Berita Acara Pemberian Penjelasan [serta adendum Dokumen Pengadaan], dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul sebesar Rp_______________ (__________________________). Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ____ (________________) hari kalender hari kalender. Penawaran ini berlaku selama ____ (________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini. Sesuai dengan persyaratan, bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: 1. 2. 3. 4. 5. Hasil Pemindaian (Scan)/Jaminan Penawaran; Daftar Kuantitas dan Harga; [Surat Kuasa, apabila ada]; [Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi, apabila ada]; Dokumen penawaran teknis, terdiri dari : a. Metoda Pelaksanaan; b. Jadwal Waktu Pelaksanaan; c. Daftar Personil Inti; d. Jenis, kapasitas, komposisi, dan jumlah peralatan utama minimal yang dibutuhkan; e. Spesifikasi teknis; Data Kualifikasi yang dikirimkan melalui Aplikasi SPSE; Surat Keterangan Dukungan Keuangan Bank (10% Harga Perkiraan Sendiri). :

6. 7.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

35

Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini, maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ____________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] Materai Rp. 6.000,.......................... Jabatan

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

36

B. BENTUK SURAT KUASA CONTOH [Kop Surat Badan Usaha] SURAT KUASA Nomor : .................. Yang bertandatangan di bawah ini: Nama :.................. .................. Alamat Perusahaan :.................. .................. Jabatan :.....................................[DirekturUtama/Pimpinan Perusahaan] .................. [nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. ........ [No. Akta Notaris] tanggal .................. [tanggal penerbitan Akta] Notaris .................. [nama Notaris penerbit Akta] untuk pendirian beserta perubahannya (apabila ada), yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa, memberi kuasa kepada : Nama : .................................... *) Alamat : .................................... Jabatan : .................................... yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk: 1. ............. [Menandatangani Surat Penawaran,] 2. ............. [Menandatangani Pakta Integritas,] 3. ............. [Menandatangani Surat Perjanjian,] 4. ............. [Menandatangani Surat Sanggahan,] 5. ............. [Menandatangani Surat Sanggahan Banding.] 6. ............. [Dst. sesuai keperluan] Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. ................. , .................. 20..... Penerima Kuasa .................................................................... (nama dan jabatan) Pemberi Kuasa

(nama dan jabatan)

*) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

37

CONTOH 2 [Kop Surat Badan Usaha KSO] SURAT KUASA Nomor : .................. Yang bertandatangan di bawah ini: Nama Alamat Perusahaan Jabatan

:.................................... :.................................... :....................................[DirekturUtama/Pimpinan Perusahaan/Kepala Cabang/wakil kemitraan (KSO)] ..................nama PT/CV/Firma] Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama [perusahaan/kemitraan (KSO)] berdasarkan [Akta Notaris No. ...... [No. Akta Notaris] tanggal .................. [tanggal penerbitan Akta] Notaris.................. [nama Notaris penerbit Akta] beserta perubahannya (apabila ada) atau Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) No ......... tanggal .................. ], yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa, memberi kuasa kepada: Nama : .................................... Alamat : .................................... yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. Penerima Kuasa mewakili Pemberi Kuasa untuk: 1. .............. [Menandatangani Surat Penawaran,] 2. ............. [Menandatangani Pakta Integritas,] 3. ............. [Menandatangani Surat Perjanjian,] *) 4. ............. [Menandatangani Surat Sanggahan,] 5. ............. [Menandatangani Surat Sanggahan Banding.] 6. ............. [Dst. sesuai keperluan] Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. ................. , ..................20.... Penerima Kuasa Pemberi Kuasa

.......... (nama dan jabatan) *) untuk penandatanganan surat perjanjian, surat perjanjian KSO sudah disahkan oleh notaris

.......... (nama dan jabatan) kuasa ini dapat diberlakukan apabila

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

38

C. BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO)

CONTOH (Kertas Segel) SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN KERJA SAMA OPERASI (KSO) Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ________________ yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ________________ pada tanggal ________ 20__, maka kami: ______________________________ [nama peserta 1] ______________________________ [nama peserta 2] ______________________________ [nama peserta 3] ______________________________ [dan seterusnya] bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1. Secara bersama-sama: a. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ________________ b. Menunjuk ____________________________ [nama peserta 1] sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO. c. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang, wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. 2. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah: _______________ [nama peserta 1] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 2] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 3] sebesar _____ % (___________ persen) _________________________________ [dst] 3. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO, akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2. dalam hal pengeluaran, keuntungan, dan kerugian dari kemitraan/KSO. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak, kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas, masing-masing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini, termasuk hak untuk memeriksa keuangan, perintah pembelian, tanda terima, daftar peralatan dan tenaga kerja, perjanjian subkontrak, surat-menyurat, dan lain-lain. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada _________________________ [nama wakil peserta] dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana _________________________ [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani.

4.

5.

6.

7.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

39

8. 9.

Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ____ (_______) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama.

DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di _________ pada hari ______ tanggal _____ bulan _______, tahun _____________________ [Peserta 1] [Peserta 2]

(______________) [Peserta 3]

(______________) [dst]

(______________)

(______________)

Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerjasama Operasi harus dibuat diatas kertas segel

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

40

CONTOH [Kop Surat Badan Usaha] SURAT KUASA ( untuk menandatangani penawaran atas nama kemitraan) Nomor : ..........................

Yang bertandatangan di bawah ini: Nama Alamat Perusahaan Jabatan : ______________________ : ______________________ : ______________________[Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan] _______________ [nama PT/CV/Firma]

dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. ___ [No. Akta Notaris] tanggal ____________ [tanggal penerbitan Akta] Notaris ______________ [nama Notaris penerbit Akta] beserta perubahannya, yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa, memberi kuasa kepada : Memberi kuasa kepada Nama Alamat Jabatan : ____________________ : ____________________ : ____________________

Yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa. Penerima Kuasa mewakili Pemberian Kuasa untuk menandatangani Surat Penawaran atas nama kemitraan ........................ untuk pekerjaan ........................................ Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain.

_________, _________20__ Penerima Kuasa, Pemberi Kuasa,

______________ (Nama dan Jabatan)

______________ (Nama dan Jabatan)

*) Surat Kuasa diberikan dari masing-masing penyedia/badan usaha anggota kemitraan kepada yang mewakili kemitraan.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

41

D. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNISDokumen Penawaran Teknis Menggunakan sistem gugur terhadap unsur teknis yang di evaluasi. 1. No. 1. METODE PELAKSANAAN Unsur Teknis Yang di Evaluasi Menggambarkan penguasaan penyelesaian pekerjaan dengan memperhitungkan peralatan dan tenaga yang digunakan serta waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tiap item pekerjaan (uraikan jenis peralatan dan jumlah tenaga yang digunakan serta lama waktu yang dibutuhkan) Tahapan dan cara pelaksanaan pekerjaan dari awal sampai akhir dapat dipertanggungjawabkan secara teknis (uraikan tiap item pekerjaan berkesinambungan dan dapat dilaksanakan) JADWAL WAKTU PELAKSANAAN Unsur Teknis Yang di Evaluasi Urutan dan tahapan item pekerjaan dibuat dengan lengkap sesuai daftar kuantitas dan harga, dan secara teknis dapat dilaksanakan Waktu Pelaksanaan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam dokumen pengadaan PERALATAN Unsur Teknis Yang di Evaluasi Jumlah peralatan minimum yang digunakan Jenis, kapasitas dan komposisi peralatan yang digunakan Point 1 dan 2 harus sesuai sebagaimana tercantum dalam lampiran LDP. SPESIFIKASI TEKNIS Unsur Teknis Yang di Evaluasi Spesifikasi Teknis yang diusulkan tidak kurang kualitasnya dengan ketentuan pada dokumen pengadaan. Menjamin pemenuhan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam dokumen pengadaan.

2.

2. No. 1. 2. 3. No. 1. 2. 3. 4. No. 1. 2.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

42

5. No. 1. 2. 3. 6.

PERSONIL INTI Unsur Teknis Yang di Evaluasi Personil inti yang akan ditempatkan secara penuh memenuhi syarat dan sesuai dengan ketentuan dalam dokumen pengadaan. Posisi dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi yang diajukan. Point 1 dan 2 harus sesuai sebagaimana tercantum dalam lampiran LDP.

Dokumen Penawaran TeknisDisarankan untuk membuat 2 (dua) folder Folder 1: Folder 2: Folder 3: Dokumen Administrasi (Surat Penawaran, Jaminan Penawaran/Scan) Dokumen Teknis (metode pelaksanaan, jadwal pelaksanaan, spesifikasi teknis, daftar peralatan, personil inti berikut ijazah dan surat keterangan terampil, pengalaman perusahaan) Dokumen lainnya (Pindaian/Scan Sertifikat Badan Usaha/SBU, pindaian/scan Ijin Usaha Jasa Konstruksi/IUJK, pindaian/scan TDP (Tanda Daftar Perusahaan)).

[Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut. Jika diperlukan, keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan] 1. Metoda pelaksanaan pekerjaan [diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan, tahapan dan cara pelaksanaan yang menggambarkan pelaksanaan pekerjaan dari awal sampai dengan akhir dan dapat dipertanggung jawabkan secara teknis]; 2. Jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan [tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP]; 3. jenis, kapasitas, komposisi dan jumlah peralatan minimal [sebagaimana tercantum dalam LDP untuk penyelesaian pekerjaan yang dilelangkan]; 4. spesifikasi teknis [apabila mengajukan spesifikasi yang berbeda dari yang ditetapkan]; 5. personil inti yang akan ditempatkan secara penuh [untuk penyelesaian pekerjaan yang dilelangkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP, serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan]; 6. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP]; dan 7. [Hal-hal lain yang dipersyaratkan] Catatan : Peralatan dan personil yang disampaikan dalam penawaran hanya untuk 1 (satu) paket pekerjaan yang dilelangkan, apabila memerlukan peralatan dan personil untuk paket pekerjaan lain harus dari peralatan dan personil yang berbeda.

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

43

E. BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Uraian Pekerjaan (1) Barang I. Material Langsung (bahan baku) 1 (A) 2 (A) 3 (A) 4 (A) 5 (A) 6 (A) 7 (A) 8 (A) 9 (A) 1 (B) 2 (B) 3 (B) 4 (B) 5 (B) 6 (B) 7 (B) 8 (B) 9 (B) 1 (C) 2 (C) 3 (C) 4 (C) 5 (C) 6 (C) 7 (C) 8 (C) 9 (C) 1 (D) 2 (D) 3 (D) 4 (D) 5 (D) 6 (D) 7 (D) 8 (D) 9 (D) 1 (E) 2 (E) 3 (E) 4 (E) 5 (E) 6 (E) 7 (E) 8 (E) 9 (E) 1 (G) 2 (G) 3 (G) 4 (G) 5 (G) 6 (G) 7 (G) 8 (G) 9 (G) Nilai Gabungan Barang/Jasa (Rp.) (2) (3) (4) (5) TKDN (6) (7)

II. Perlatan (Barang jadi) A. Sub Total Barang III. Manajemen Proyek dan Perekayasaan IV. Alat Kerja/Fasilitas Kerja V. Konstruksi dan Pabrikasi VI. Jasa Umum B. Sub Total Jasa C. Total Biaya (A + B)

*) diambil dari daftar inventarisasi barang yang diterbitkan Kementerian Perindustrian. **) dilakukan perhitungan sendiri (self assessment) Biaya Komponen Dalam Negeri (KDN) adalah biaya Material Langsung (Bahan Baku), Peralatan (Barang Jadi), Manajemen Proyek dan Perekayasaan, Alat Kerja /Fasilitas Kerja, Konstruksi dan Fabrikasi, dan Jasa lainnya dari dalam negeri. Formulasi Perhitungan:

Barang & Jasa (9E)

Pekerjaan Pembuatan Bangunan Turap Penahan Tebing Desa Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto Rohul

44

F.

BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI BANK CONTOH [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK Sebagai JAMINAN PENAWARAN No. _______________

Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ____________________ [nama bank] berkedudukan di _______________________ [alamat]. untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN

dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama Alamat : ________________________ [Panitia Pengadaan] : _______________________________________________ PENERIMA JAMINAN

selanjutnya disebut:

sejumlah uang Rp __________________________ (terbilang __________________________) sebagai Jaminan Penawaran dalam bentuk garansi bank, apabila: Nama Alamat : ________________________ [peserta pelelangan] : ________________________ YANG DIJAMIN

selanjutnya disebut:

ternyata sampai batas waktu yang ditentukan, namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini, lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan yaitu: a. b. menarik kembali penawarannya selama dilaksanakannya pelelangan atau sesudah dinyatakan sebagai pemenang; tidak: 1) menyerahkan Jaminan Pelaksanaan setelah ditunjuk sebagai pemenang; 2) menandatangani Kontrak; atau 3) hadir dalam klarifikasi dan/atau verifikasi sebagai calon pemenang; terlibat Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN);

c.

sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pengadaan yang diikuti oleh yang Dijamin. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender, dari tanggal _____________________ s.d. ____________________ . 2. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melamp