doa syafaat1

Download DOA SYAFAAT1

Post on 21-Jun-2015

473 views

Category:

Documents

17 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

BAB I PENTINGNYA BERDOA John Wesley mengatakan Allah tidak melakukan apapun di dunia kecuali memberikan jawaban doa.sebab itu perlu sekali kita mencari tahu mengapa berdoa itu penting. Ada pertanyaan yang sering muncul dalam pikiran manusia yakni Apakah Allah yang berdaulat dan maha kuasa itu memerlukan peran serta kita atau tidak? Apakah doa-doa kita diperlukan? Jika ya, mengapa? Doa-doa kita dapat membawa kebangunan rohani dan pemulihan. Doa kita juga dapat membawa kesembuhan, atau bahkan mengubah suatu Negara. E.M Bounds mengatakan Allah membentuk dunia ini dengan doa. Semakin banyak doa di dunia ini, semakin baiklah dunia ini, dan semakin kuatlah tentara-tentara Allah dalam berperang melawan iblis Doa orang-orang kudus merupakan persediaan kekayaan surgawi, yang olehnya Allah dapat melaksanakan karya besar-NYa di dunia ini. Hanya dengan doalah, kita akan menerima kehidupan dan kemakmuran Allah 1 Jadi pentingnya kita berdoa sangat berhubungan dengan rencana Allah mula-mula ketika Adam diciptakan Tuhan. Apakah yang menjadi tujuan Allah? Padamulanya Allah memberikan kepada Adam dan Hawa serta keturunan mereka kuasa untuk memerintah/memelihara seluruh ciptaan-Nya, Kej 1:26-28 Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."Artinya Allah tidak menyerahkan kepemilikan atas bumi, namun IA memebrikan tanggung jawab untuk mengaturnya kepada manusia. Dalam kej 2:15 TUHAN Allah mengambil manusia itu dan

menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Kata memelihara merupakan terjemahan dari kata shamar yang berarti Menjaga atau melindungi2. Adam adalah wakil Allah di dunia. Wakil artinya adalah seseorang yang menghadirkan kembali kehendak orang yang diwakilinya. Kita adalah mewakili Kristus dalam menyatakan kehendak-Nya di dunia. Sebab itu kita hendaknya senantiasa menghadirkan Dia kembali ketika kita berbicara dalam nama-Nya. Kita adalah gambaran/tselem atau bayangan dari wujud Allah. Karena itu1 2

Paul E. Billheimer, Destined for the Throne (fort Washington,Pa.:Christian literature Crusade, 1975)51. William Wilson, Old Testament Word Studies (Grand Rapid:Kregel Publications,1978),236

Adam adalah seorang yang sangat penting di bumi. Adam mewakili Allah, dan menyatakan kehendak-Nya dimuka bumi ini. Adam adalah pengurus dan pengelolah yang Allah tempatkan di bumi. Karena itu baik buruknya keadaan bumi semua bergantung kepada Adam dan keturunannya. Jika ular/ iblis sampai dapat kendali, itu pun disebabkan oleh ulah manusia sendiri. Dalam hubungannya dengan doa, kuasa yang diterima Adam sangat sempurna dan utuh sehingga ia, tidak hanya Allah, mampu memberikan kuasanya kepada orang lain! Dan kejatuhan manusia dengan mentaati apa yang iblis katakan membuat Adam tertipu dan menyerahkan kekuasaan itu kepada iblis. (Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran? (Rom 6:16). Karena itu ketika iblis mencobai Yesus ia mengatakan (Luk 4:6-7) Kata Iblis kepada-Nya: "Segala kuasa itu serta kemuliaannya akan kuberikan kepada-Mu, sebab semuanya itu telah diserahkan kepadaku dan aku memberikannya kepada siapa saja yang kukehendaki. Jadi jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu." Yesus juga menjuluki iblis sebagai penguasa dunia ini dan karena begitu sempurna dan utuh keputusan Allah untuk melakukan banyak hal dalam dunia melalui manusia, Ia harus menjelma menjadi manusia untuk merebut kembali kuasa yang telah diberikan Adam kepada iblis. Allah harus menjadi bagian dari umat manusia. Karena itulah untuk selama-lamanya , manusia akan menjadi penghubung Allah dalam hal otoritas dan perbuatan-perbuatannya dimuka bumi ini. Allah memilih, semenjak penciptaan , untuk bekerja di bumi melalaui manusia, dan tidak terpisah dari manusia. Allah selalu bekerja dengan pola itu. Bahkan Ia relamembayar harga untuk manusia. Walaupun Allah kita adalah yang berdaulat dan Mahakuasa. Karena itu dapat kita lihat bahwa: Allah dan manusia, walau apapun yang terjadi, tetap bekerja sama. Allah membutuhkan orang-orang yang setia. Allah membutuhkan sebuah bangsa supaya Ia dapat bekerja melaluinya. Allah membutuhkan para nabi. Allah membutuhkan para hakim. Allah membutuhkan juruselamat dalam wujud manusia. Allah membutuhkan tangan manusia untuk menyembuhkan, suara manusia untuk berbicara, dan kaki manusia untuk pergi Jadi Allah menginginkan kita berdoa agar kita kan Dia kebebasan untuk melakukan kehendaknya

2

Dalam 1 Raja-raja 18 kita dapat melihat bagaimana Allah bekerja sama dengan manusia untuk Ia menyatakan kehendak-NYa. Dan sesudah beberapa lama, datanglah firman TUHAN kepada Elia dalam tahun yang ketiga: "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada Ahab, sebab Aku hendak memberi hujan ke atas muka bumi." (1Ki 18:1) setelah Tuhan melalui Elia mengatakan bahwa tidak akan turun hujan selama 3 tahun, sekarang Allah mengatakan hal yang berbeda, dimana Ia meminta Elia menyatakan diri kepada Ahab dan Tuhan akan memberikan air kepada bangsa itu. Kita dapat melihat hal itu sebagai inisiatif dari Allah. Namun pertanyaannya adalah mengapa Elia harus berdoa sampai tujuh kali agar hujan itu turun. Disinilah kita mnegerti bahwa meskipun Allah yang merencanakan tentang hujan itu namun Allah ingin kita bertekun dan mengerjakan tugas kita samapai tuntas. Hal lain yang kita dapat pelajari dari masalah Elia ini adalah Allah memilih untuk bekerja manusia. Andrew Murray mengatakan Pemberian Allah tidaklah dapat dipisahkan dari permintaan kita hanya dengan doa syafaatlah kuasa itu dapat diturunkan dari surga sehingga aqkan memampukan gereja menaklukan dunia.3 Daniel adalah contoh lain yang mengerti bahwa Allah membutuhkan peran serta manusia sebab itu ia berkata lalu aku mengarahkan perhatianku kepada Tuhan Allah untuk mencari Dia melalui doa dan permohonan, sambil berpuasa dan mengenakan kainkabung serta abu (Dan 9:3 NASB). Sekali lagi Paul E.Billheimer mengatakan: Daniel menyadari bahwa doa syafaat sangat penting dalam mewujudkan penggenapan nubuat. Allah yang membuat nubuat itu. Namun ketika tiba waktunya untuk menggenapkan nubuat itu Allah tidak dapat menggenapinya begitu saja diluar program doa yang ditetapkan-Nya. Ia mencari seseorang yang kepada-Nya Allah dapat menaruh beban doa itu dan seperti biasa Allah membuat keputusan di dalam surga. Seorang manusia telah dipanggil untuk melaksanakan keputusan itu dimuka bumi melalui doa syafaat dan iman.4 Allah perlu doa-doa kita. Meskipun keberadaan Allah utuh, bebas dan sama sekali tidak bergantung pada benda ciptaan-Nya (baca KIs 17:24-25) dan Allah memiliki semua sumber di dalam genggaman-Nya (Baca Maz 50:10-12). Namun Allah tetap membutuhkan doa-doa kita: dalam Yeh 22:30-31 NASB dikatakan: Dan Aku mencari ditengah-tengah mereka seorang yang hendak membangun tembok dan berdiri sebagai perantara untuk negeri itu dihadapanku, supaya jangan Kumusnahkan; tetapi AKu tidak menemuinya. Maka Aku mencurahkan geramKu atas mereka dan membinasakan mereka dengan apikemurkaanKu; kelakuan mereka kutimpakan atas kepala mereka, demikaianlah Firman Tuhan. Makna yang tersirat dalam ayat ini sangatlah mengejutkan. Kekudusan, integritas, serta kebenaran Allah yang tidak kenal kompromi itu mencegah Allah mentolerir dosa . setiap dosa harus3 4

Andrew Murray, The Ministry of Intercessory Prayer (Minneapolis:Bethany House Publishers,1981) 22,23. Paul E. Billheimer, Destined for the Throne (fort Washington,Pa.:Christian literature Crusade, 1975) 107

3

dihakimi. Namun dilain pihak Allah sangat mengasihi manusia kasih-Nya ingin menebus, memulihkan dan menunjukkan belaskasihan kepada kita. Alkitab menjelaskan bahwa Ia tidak senang akan kebinasaan orang-orang berdosa. (baca Yeh 33:11). Ayat ini menjelaskan .jika keadilanKu menuntut adanya penghakiman, kasih-Ku menghendaki pengampunan. Jika saja aku dapat menemukan manusia yang berseru kepadaku untuk menaruh belas kasihan kepada orang-orag ini, maka aku dapat menyelamatkan mereka. Sebab tidak kutemukan seorangpun maka aku terpaksa membinasakan mereka. Peter Wagner mengatakan: kita harus menyadari bahwa Allah berdaulat itu memiliki alas an-alasan-Nya sendiri untuk menciptakan dunia ini hingga banyak hal yang benar-benar menjadi kehendak-Nya bergantung kepada tindakan manusia. Allah membiarkan manusia membuat keputusankeputusan yang dapat megubah sejarah ketidak aktifan manusia tidak menghapus penebusan Allah, namun hal itu membuat penebusan itu tidak efektif bagi orang-orang yeng terhilang.5 Ini adalah sebuah tanggung jawab yang juga merupakan hak istimewa yang Allah berikan bagi kita semua Jack Hayford mengatakan Doa adalah kemitraan antara anak tebusan Allah dengan Allah sendiri. Anak itu bergandengan tangan dengan Allah untuk mewujudkan tujuan penebusan-NYa di muka bumi. Pertanyaan renungan. 1. menurut saudara seberapa besar kuasa Adam (umat manusia) dimuka bumi ini? Dalam hubungan dengan doa. Coba jelaskan kaitan keduanya? 2. Apa maksud Allah saat berkata menciptakan kita seturut gambar dan rupa Allah? 3. Dapatkah anda menggambarkan perasaan anda ketika anda disebut Allah sebagai mitra kerja-Nya?

5

C.Peter Wagner, Confronting the Powers (Ventura, Calif.:Regal Book