digest iv us

Download Digest IV Us

Post on 21-Feb-2016

222 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

diges

TRANSCRIPT

DIGESTIVUSBlok 9Agus SalimNIM : 102010332Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida WacanaAlamat Korespondensi : Jalan Arjuna Utara no. 6, Jakarta Barat (11510)

PendahuluanSistem pencernaan terdiri atas saluran cerna, rongga mulut, esophagus, lambung, usus halus, usus besar, rectum, anus dan kelenjar yang terkait seperti kelenjar liur, hati dan pancreas. Fungsinya adalah mendapatkan molekul-molekul yang diperlukan dari makanan untuk pertahanan, pertumbuhan dan kebutuhan energy tubuh. Molekul besar seperti protein, lemak, karbohidrat kompleks dan asam nukleat dipecah menjadi molekul kecil yang mudah diabsorpsi melalui permukaan saluran cerna, kebanyakan di usus halus. Air, vitamin dan mineral juga diabsorpsi dari makanan. Selain itu, lapisan dalam saluran cerna merupakan sawar pelindung antara isi lumen saluran dan lingkungan internal tubuh.1 Langkah pertama dalam proses rumit yang dikenal sebagai pencernaan, terjadi di dalam mulut, tempat makanan dibasahi oleh liur dan digerus oleh gigi menjadi halus, liur juga mengawali pencernaan karbohidrat. Pencernaan berlanjut di dalam lambung dan usus halus, tempat makanan diabsorpsi. Absorpsi air terjadi di usus halus besar dan menyebabkan konsistensi isi halus menjadi setengah padat. Struktur saluran cerna terdiri dari 4 lapisan yaitu mukosa, submukosa, muskularis dan serosa. Masing-masing memiliki fungsi dan ciri-ciri yang berbeda. Saluran cerna tersebut juga memiliki pembuluh nadi dan pembuluh balik yang serupa dengan nama alat organ tersebut. Lalu pencernaan juga dipengaruhi oleh enzim-enzim dan saraf yang berhubungan.2

Struktur Sistem Pencernaan Secara MikroRongga mulutRongga mulut dilapisi epitel berlapis gepeng, berlapis tanduk atau tanpa lapisan tanduk, bergantung pada daerahnya. Lapisan tanduk melindungi mukosa mulut terhadap kerusakan selama mengunyah dan hanya terdapat gingiva dan palatum durum. Lamina propia daerah ini memiliki sejumlah papilla dan langsung melekat pada jaringan tulang. Epitel berlapis gepeng tanpa lapisan tanduk menutupi palatum mole, bibir, pipi dan dasar mulut. Lamina propia memiliki papilla, mirip dermis kulit dan menyatu dengan submukosa yang mengandung kelenjar liur kecil yang difus. Pada bibir, daerah peralihan epitel mulut yang tidak berlapis tanduk menjadi epitel kulit dapat dilihat.Palatum molle mengandung otot rangka, sejumlah besar kelenjar mukosa dan nodul limfoid dalam lapisan submukosanya.3LidahLidah adalah masa otot rangka yang ditutupi membrane dengan struktur yang bervariasi sesuai daerahnya. Serabut ototnya saling menyilang dalam 3 bidan, serabut ini berkelompok membentuk berkas dan biasanya dipisahkan oleh jaringan ikat. Karena jaringan lamina propria menyusup ke dalam celah-celah di antara berkas-berkas otot, membrane mukosanya melekat erat pada ototnya. Membrane mukosa permukaan bawah lidah itu licin. Permukaan dorsal lidah tampak tidak teratur, yang ditutupi di sebelah anterior oleh sejumlah besar tonjolan kecil yang disebut papilla. Sepertiga permukaan posterior lidha dipisahkan dari dua pertiga bagian anterior oleh batas berbentuk huruf V. Dibelakang batas ini, permukaan lidah memperlihatkan tonjolan-toonjolan kecil yang terdiri atas 2 jenis agregat limfoid kecil, kumpulan kecil nodul limfoid dan tonsil lingualis, tempat limfonoduli berkumpul di sekitar invaginasi.PapillaPapilla adalah peninggian epitel mulut dan lamina propia, dengan bentuk dan fungsi yang bervariasi. Ada 4 jenis papipa : Papila FiliformisPapilla Filiformis berbentuk kerucut memanjang, jumlahnya cukup banyak dan terdapat di seluruh permukaan lidah. Epitelnya yang tidak mengandung kuncup kecap, mempunyai lapisan tanduk. Papilla FungiformisPapilla fungiformis menyerupai cendawan karena memiliki tangkai sempit dan bagian atas yang melebar dengan permukaan licin. Papilla ini, yang mengandung sebaran kuncup kecap pada permukaan atasnya, tersebar tak merata di antara papilla filiformis. Papilla FoliataPapilla foliate kurang berkembang pada manusia. Papilla ini terdiri atas 2 atau lebih tonjolan dan alur parallel pada permukaan dorsolateral lidah dan mengandung banyak kuncup kecap. Papilla SirkumvalataPapilla sirkumvalata merupakan 7-12 papila bulat berukuran sangat besar dengan permukaan datar yang menonjol di atas papilla lain. Papilla ini tersebar di daerah V di bagian posterior lidah. Banyak kelenjar serosa mencurahkan isinya ke dalam alur yang mengelilingi tepian masing-masing papilla. Susunan alur demikian menjamin kesinambungan aliran cairan di atas sejumlah cukup besar kuncup kecap yang terdapat di sepanjang sisi papilla ini. Kelenjar tersebut juga menyekresi suatu lipase yang agaknya mencegah pembentukan lapisan hidrofobik di atas kuncup kecap yang dapat mengganggu fungsi kuncup kecap tersebut.

FaringFaring yakni suatu rongga peralihan antara rongga mulut dan sistem pernapasan dan pencernaan, merupakan daerah komunikasi antara daerah hidung dan laring. Faring dilapisi epitel berlapis gepeng tak bertanduk yang berlanjut ke esophagus dan dilapisi oleh epitel bertingkat silindris bersilia dan sel goblet di daerah dekat rongga hidung. Faring mengandung tonsil. Mukosa faring juga memiliki banyak kelenjar liur mukosa kecil dalam lamina proprianya yang terdiri atas jaringan ikat padat. Otot konstriktor dan longitudinal di faring berada di luar lapisan ini.1GigiPada manusia dewasa, normalnya terdapat 32 gigi permanen. Gigi ini tersebar dalam 2 lengkung simetris bilateral di tulang maksila dan mandibular dengan 8 gigi di setiap kuadran yatu 2 incisivus, 1 kaninius, 2 premolar dan 3 molar tetap. Dua puluh dari gigi permanen ini berasal dari gigi desidua, sisanya tidak memiliki precursor drsidua.Setiap gigi terdiri atas bagian yang menonjol di atas gingiva, bagian mahkota dna satu atau lebih akar gigi di bawah gingiva yang menahan gigi pada kantung atau saku tulang yang disebut alveolus, satu untuk masing-masing gigi. Mahkota gigi ditutupi oleh email yang sangat keras dan akar gigi. Ditutupi oleh jaringan bermineral yaitu sementum. Kedua lapisan penutup ini bertemu di bagian serviks gigi. Bagian terbesar gigi terdiri atas materi berkapur lain yaitu dentin, yang mengelilingi ruang berisi jaringan ikat lunak yang dikenal sebagai rongga pulpa. Rongga pulpa memiliki bagian mahkota dan bagian akar yang meluas ke apeks dari radiks, tempat terdapatnya sebuah lubang yang memungkinkan pembuluh darah, pembuluh limfe dan saraf keluar masuk rongga pulpa. Ligamentum periondotal adalah jaringan ikat fibrosa dengan berkat serat kolagen yang tertanam di dalam sementum dan tulang alveolar yang menahan gigi dengan erat dalam saku tulangnya.Esophagus Bagian saluran cerna yang disebut esophagus merupakan saluran berotot yang berfungsi meneruskan makanan dari mulut ke lambung. Esophagus dilapisi epitel berlapis gepeng tanpa lapisan tanduk. Pada umumnya, lapisan-lapisannya sama dengan bagian saluran cerna lainnya. Di dalam submukosa, terdapat kelompok-kelompok kecil kelenjar pensekresi mukus yaitu kelenjar esophagus dengan secret yang memudahkan transport makanan dan melindungi mukosa esophagus. Di dalam lamina propria daerah dekat lambung, terdapat kelompok kelenjar yaitu kelenjar kardiak esophagus yang juga menyekresi mukus. Di bagian distal esophagus, lapisan muscular hanya terdiri atas sel-sel otot polos, di bagian tengah terdapat campuran sel otot polos dan otot rangka, dan di ujung proksimal hanya terdapat sel-sel otot rangka. Hanya bagian esophagus yang terdapat di dalam rongga peritoneum yang ditutupi sserosa. Sisanya ditutupi selapis jaringan ikat longgar, adventisia yang menyatu dengan jaringna sekitar.LambungLambung seperti halnya usus halus adalah organ campuran eksokrin dan endokrin, yang mencerna makanan dan menyekresi hormone. Lambung merupakan bagian yang melebar dibagian yang melebar di saluran cerna, yang fungsi utamanya adalah melanjutkan pencernaan karbohidrat yang sudah dimulai di mulut, menambah cairan asam kepada makanan, mengubah makanan oleh kerja otot menjadi suatu masa kental (kimus) dan membantu dimulainya pencernaan protein oleh enzim pepsin. Lambung juga menghasilkan lipase lambung yang mencerna trigliserida dengan bantuan lipase lidah. Inspeksi umum memperlihatkan 4 daerah :kardiak, fundus, korpus dan pylorus. Karena struktur bagian fundus dan corpus identic secara mikroskopik, hanya 3 daerah yang dapat dikenali secara histologi. Mukosa dan submukosa lambung yang kosong memperlihatkan lipatan-lipatan memanjang yang dikenal sebagai rugae. Bila lambung terisi makanan, lipatan-lipatan ini akan melebar.KardiakKardiak adalah suatu pita melingkar yang sempit dengan batas antara esophagus dan lambung. Mukosanya mengandung kelenjar kardiak tubular simpleks atau bercabang. Bagian terminal kelenjar-kelenjar ini sering bergelung, dengan lumen yang besar. Kebanyakan sel sekresinya menghasilkan mukus dan lisozim, namun beberapa sel penghasil HCL juga dapat dijumpai. Struktur kelenjar ini mirip dengan kelenjar kardiak di bagian akhir esophagus.1,3Fundus dan korpusLamina propria fundus dan korpus dipenuhi kelenjar gaster tubular bercabang dan 3-7 buah kelenjar tersebut mencurahkan isinya ke dalam dasar foveola gastrika. Distribusi sel-sel epitel dalam kelenjar gastrik tidak merata. Bagian leher kelenjar mengandung sel-sel induk, sel mukus leher dan sel parietal, dasar kelenjar mengandung sel parietal, sel zymogen dan sel enteroendokrin.PylorusPylorus memiliki foveola gastrika dalam yaitu tempat muara kelenjar pylorus tubular bercabang. Dibandingkan dengan kelenjar di bagian kardia, kelenjar pylorus memiliki foveola yang lebih dalam dan bagian sekresi bergelung yang lebih pendek. Kelenjar ini menyekresi mukus dan cukup banyak enzim lisozim. Sel gastrin tersebar di antara sel-sel mukosa kelenjar pylorus. Gastrin merangsang sekresi asam oleh sel parietal di kelenjar gaster dan memiliki efek trofik pada mukosa gaster. Sel enteroendokrin sel D menyekresi somatostatin yang menghambat pembebasan hormone-hormon lain, termasuk gastrin.Usus Ha