diabetes mellitus-case report

Download Diabetes Mellitus-case Report

Post on 07-Dec-2015

25 views

Category:

Documents

22 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Diabetes Mellitus

TRANSCRIPT

Diabetes mellitus

Diabetes mellitusCase Report Lia Putranti

Identitas PasienNama: Bp. AUsia: 51 thAlamat: KrendetanRM: 00195301Tanggal Masuk: 12 Oktober 2014Keluhan UtamaPasien datang ke RS karena kecelakaan lalu lintas, fraktur nasal dengan perlukaan di ekstremitas atas dan bawah, pasien dikonsulkan ke IPD dengan riwayat penyakit DMDiferensial DiagnosisDiabetes tipe 1Diabetes tipe 2Diabetes tipe lainToleransi glukosa tergangguAnamnesisKeluhan utamaPasien mudah lapar, mudah haus, dan sering pipisRiwayat penyakitDM tipe 2, hipertensiRiwayat penyakit keluargaDM tipe 2Riwayat personal sosialPerokok, riwayat obesitas tipe 2 dg BMI 31, th 2007 mengalami penurunan BB drastis, pola makan dg porsi besar, jarang olahraga. Menikah, pekerjaan PNS, konsumsi Glibenclamid Diferensial Diagnosis 2DM tipe 1DM tipe 2 Vital SignKU: sedang, cmTD: 150/90 mmHgN: 80 x/menitRR: 20 x/menitSuhu: 37 celciusPemeriksaan Fisik (Kepala)InspeksiSimetris (+), masa (+), post op reposisi nasal, pendarahan (-), sedikit edem, CA (-/-), SI (-/-)PalpasiNyeri tekan (+), edem (+), Pemeriksaan fisik (dada) InspeksiSimetri (+), retraksi (-), hematom (-), deformitas (-), masa (-)PalpasiNT (-), fraktus fremikus normal, masa (-)Perkusi , normalAuskultasiSuara vesikular pada lapang paruPemeriksaan fisik (abdomen)InspeksiSupel (-), simetri (-), hematom (-), stria (-), kelainan bentuk (-)AuskultasiSuara usus normal, suara bruitz (-)PalpasiNT (-), masa (-), pembesaran organ (-)PerkusiSuara timpani normalPemeriksaan fisik (ekstremitas)Deformitas (-), perlukaan (-), simetri (-), edema (-), kekuatan otot normalPemeriksaan tambahanTestResultReference IntervalHemoglobinN13,113,2 17LeukositH10,93,8 10,6HematokritN4540 52EritrositN54,4 5,9NetrofilH75,650 70LimfositL13,925 40MonositH9,22 8EosinofilN32 - 4Pemeriksaan tambahanTestResultReference IntervalGDSH25070 120UreumN4010 50CreatinineN0.80,6 1SGOTN450 50SGPTN400 50Asam UratN7.52 7TrigliseridaL5970 140CK-MBN20< 25Pemeriksaan Glukosa13 Okt 2014GDP 232, 2JPP 29314 Okt 2014GDP 130Diagnosis Kerja

DefinisiMenurut American Diabetes Association (ADA) 2010, DM merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanyaKlasifikasiDM tipe 1(kerusakan sel, defisiensi insulin absolut)DM tipe 2(bervariasi, mulai yang dominan resisten insulin disertai defisiensi insulin relatif sampai yang dominan defek sekresi insulin disertai resisten insulin)Tipe lain (defek genetik fungsi sel beta, defek genetik kerja insulin, endokrinopati,dll)Gestational diabetes mellitusPatofisiologi diabetes melitus tipe 1

Patofisiologi diabetes melitus tipe 1

Patofisiologi diabetes melitus tipe 2Resistensi insulin perifer karena tingginya asupan kalori, steroid, atau aktifitas fisik yg kurangSekresi insulin yang tidak adekuat dari sel beta pangkreasFaktor genetik

Patofisiologi diabetes melitus tipe 2

Kriteria diagnosis untuk diabetesA1C 6.5%, atauGula Darah Puasa126 mg/dL dg gejala klasikTTGO 200 mg/dLPasien dengan gejala klasik DM, dg Gula Darah Sewaktu 200 mg/dLGejala diabetes

Gejala klasikPoliuriaPolidipsiPolifagiBerat badan turun yang tidak dapat dijelaskan sebabnya

Pemeriksaan penyaring untuk diabetes asimtomatikPemeriksaan penyaring harus dilakukan pada seseorang yg overweight (BMI 25 kg/m2) dengan tambahan faktor resiko : Aktifitas fisik yang kurang Keturunan pertama penderita DMRas yang beresikoPerempuan yang melahirkan anak 4 kg, GDMHipertensi (140/90 mmHg)HDL 250 mg/dLPerempuan dengan sindrom polikistik ovariumA1C 5,7%Pemeriksaan penyaring untuk diabetes asimtomatikJika tidak ada kriteria resiko di atas, pemeriksaan harus dimulai pada usia 45 thJika hasil normal, gula darah harus dikontrol paling tidak setiap 3 thEvaluasi Komperhensif DM (Riwayat Penyakit)Usia dan onset DMPola makan, kebiasaan aktifitas fisik, status nutrisi, and riwayat berat badanRiwayat edukasi DMReview terapi yg sudah dijalani dan target pencapaian (rekaman A1C)Hasil dari monitoring glukosaIntensitas DKA, keparahanEpisode hipoglikemiRiwayat komplikasi diabetesEvaluasi komperhensif DM(Riwayat penyakit)Riwayat komplikasi:Microvascular : retinopaty, nephropathy, neuropathy (sensori, termasuk sejarah luka di kaki, disfungsi seksual)Macrovascular : CHD, penyakit cerebrovaskular, dan PADPemeriksaan fisikTinggi, berat, dan IMTTekanan darahPemeriksaan funduskopiPalpasi tiroidPemeriksaan kulit (acantosis nigrican dan bekas tempat penyuntikan insulin) dan px neurologisPemeriksaan ekstremitas bawah ataupun atasEvaluasi LaboratorisA1CGlukosa darah puasa dan 2 jam post pradialProfil lipid pada keadaan puasa (kolesterol total, HDL, LDL, dan TG)Kreatinin serum, albuminuria, keton, sedimen, dan protein pada urinPilar penatalaksanaan DMEdukasiTerapi gizi medisLatihan JasmaniIntervensi farmakologis

Edukasi pasien diabetesPerjalanan penyakit diabetesPengendalian dan pemantauan DMPenyulit DM dan resikoIntervensi farmakologis dan non farmakologisInteraksi antara asupan makanan, aktifitas fisik, obat hipoglikemia oral atau insulinCara pemantauan glukosa darahPerawatan kakiPerawatan Kaki

Terapi Gizi MedisPrinsip : Jadwal makan, jumlah, jenisPengaturan intake karbohidrat, lemak, protein, natrium, serat, pemanis alternatifKebutuhan Kalori

Karbohidrat45%-65% dari total asupan energyMakanan harus mengandung carbo terutama yg berserat tinggiSukrosa tdk boleh lebih dari 5% total asupan energyPemanis alternatif diperbolehkan asal tidak melebihi batas aman konsumsi harianMakan 3x sehari untuk distribusi asupan carbo dlm sehari, disertai makanan selinganLemak20-25% kebutuhan kaloriLemak jenuh