demokratisasi penataan kelembagaan desa · pdf filekepemimpinan dan demokrasi desa merupakan...

Click here to load reader

Post on 05-Feb-2018

220 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • Pokok Bahasan 6

    Demokratisasi Penataan Kelembagaan

    Desa

  • PB

    6.1

    Rencana Pembelajaran

    Demokrasi dan

    Kepemimpinan Desa

    Tujuan

    Setelah pembelajaran ini peserta diharapkan dapat:

    1 Menjelaskan tentang hakekat kelembagaan desa yang demokratis dan

    sistem kepemimpinan desa;

    2 Mengidentifikasi bentuk/sosok demokrasi desa yang tepat dengan

    konteks kekinian dan konteks lokal.

    3 Mengenal relasi yang demokratis dalam hubungan antara kepala desa,

    BPD, dan masyarakat.

    4 Mengenal expresi dan wahana ruang publik sebagai meanifestasi dari

    demokrasi deliberatif

    Waktu

    4 JP (180 menit)

    Metode

    Pemaparan, Tanya Jawab, Pemantulan (refleksi pengalaman peserta) dan

    Curah Pendapat.

    Media

    Bahan bacaan

    Alat Bantu

    Flipt Chart, spidol, laptop, dan infocus

    Pelatih

    Team Teaching

  • Proses Penyajian

    1. Menjelaskan pokok bahasan, sub pokok bahasan dan tujuan yang ingin

    dicapai bersama. Mengantar peserta memahami ruang lingkup pokok

    bahasan dengan Tanya-jawab:

    2. Bagaimana kondisi demokrasi desa dulu dan kini pasca UU Desa?

    Mengapa demikian?

    3. Menawarkan pilihan metode atau cara pembelajaran yang dianggap

    peserta paling menarik/effektif untuk mencapai tujuan pembelajaran.

    4. (Fasilitator/pendamping menjelaskan berbagai pilihan metode dengan

    menunjukkan kekurangan dan kelebihannya: curah pendapat, diskusi

    kelompok, studi pribadi.

    5. Memfasilitasi praktek pembelajaran peserta sesuai metode yang

    ditetapkan bersama.

    6. Memastikan fasilitasi praktek pembelajaran tetap berpusat pada tujuan

    pembahasan sub pokok bahasan dengan menawarkan pertanyaan-

    pertanyaan panduan.

    a. Adakah pengaruh demokrasi dan kepemimpinan desa?

    b. Bagaimana bentuk/sosok demokrasi desa yang tepat dengan

    konteks kekinian dan konteks lokal.

    c. Bagaimana strategi mendorong relasi yang demokratis dalam

    hubungan antara kepala desa, BPD, dan masyarakat.

    d. Bagaiman cara mendinamisir expresi dan wahana ruang publik

    sebagai meanifestasi dari demokrasi deliberatif di desa

    e. dst

    7. Memfasilitasi proses review hasil pembahasan sub pokok bahasan

    dengan memberikan kesempatan pada peserta untuk memaparkan

    temuannya.

    8. Berikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi, saling bertanya

    dan menjawab.

    9. Memberikan tanda (highlight) pada beberapa pendapat peserta yang

    dinilai relevan dengan tujuan yang ingin dicapai dan memperkaya

    dengan perspektif Undang-undang Desa.

    10. Memberikan kesempatan pada peserta untuk mengajukan pertanyaan:

    informative, klarifikasi.

    11. Tutup dengan menyampaikan hal-hal yang menarik dalam proses

    pembelajaran dan sampaikan terimakasih atas proses pembelajaran

    bersama.

  • PB

    6.2

    Rencana Pembelajaran

    Mengupayakan

    Kelengkapan Peraturan

    Desa dan Daerah

    Tujuan

    Setelah pembelajaran ini peserta diharapkan dapat:

    1. Menjelaskan pengertian dan kedudukan Peraturan di Desa;

    2. Menjelaskan kewenangan, fungsi dan cakupan materi Peraturan Desa;

    3. Menjelaskan Jenis-Jenis Peraturan Desa;

    4. Menjelaskan tahap dan tata cara penyusunan Peraturan di Desa;

    5. Mengemukakan Landasan Penyusunan Peraturan di Desa;

    6. Mengetahui kerangka peraturan di Desa.

    Waktu

    5 JP (225 menit)

    Metode

    Pemaparan, Diskusi pleno dan diskusi kelompok,Tanya jawab

    Media

    Bahan Bacaan, Handout

    Alat Bantu

    Flipt Chart, spidol, laptop, dan infocus

    Pelatih

    Team Teaching

  • Proses Penyajian

    Kegiatan 1: Konsep Peraturan Desa

    1. Memulai materi ini dengan mengingatkan kembali materi yang sudah

    dibahas pada sesi sebelumnya, kaitkan dengan judul materi yang akan

    dibahas yaitu Peraturan Desa, sampaikan tujuan, proses dan hasil yang

    ingin dicapai;

    2. Pandulah peserta melakukan curah pendapat untuk merumuskan bersama

    pengertian dan fungsi Peraturan di Desa;

    3. Pada saat penjelasan pelatih memberikan penegasan tentang pengertian

    Peraturan di Desa menurut UU No. 6 Tahun 2014;

    4. Mintalah 2 3 orang peserta untuk mengemukakan pemahamannya

    tentang kaidah penyusunan peraturan di desa;

    5. Lakukan penegasan tentang kaidah Penyusunan Peraturan di Desa;

    6. Selanjutnya pelatih menggali pemahamannya dengan menjelaskan

    landasan filosofis, yuridis dan landasan sosiologis;

    7. Buatlah Landasan penyusunan peraturan di Desa, kemudian meminta setiap

    peserta mencermati Lembar Naskah Peraturan di Desa (Peraturan Desa,

    Peraturan Bersama Kepala Desa, dan Peraturan Kepala Desa);

    8. Mintalah 2-3 orang peserta untuk menjelaskan Kerangka peraturan di Desa

    dimaksud.

    9. Buatlah catatan penting dan kesimpulan dari hasil pembahasan.

    Kegiatan 2: Ruang Lingkup Peraturan Desa

    10. Memulai materi ini dengan mengingatkan kembali materi yang sudah

    dibahas pada kegiatan sebelumnya, kaitkan dengan judul materi yang akan

    dibahas, yaitu Jenis-Jenis Peraturan Desa, sampaikan tujuan, proses dan

    hasil yang ingin dicapai;

    11. Pandulah peserta melakukan curah pendapat untuk menyamakan persepsi

    tentang jenis-jenis Peraturan Desa;

    12. Berikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya, mengklariifikasi dan

    mendalami hal-hal yang perlu penjelasan lebih lanjut;

    13. Pelatih meminta peserta membentuk kelompok 5-7 orang per kelompok.

    Bagikan Lembar Kerja Kewenangan, Fungsi, dan Cakupan Materi kepada

    setiap kelompok;

    14. Pelatih meminta setiap kelompok melakukan diskusi sesuai lembar kerja

    dimaksud;

  • 15. Berikan kesempatan kepada kelompok untuk melakukan pembahasan dan

    merumuskan materi pokok untuk dipaparkan dalam pleno;

    16. Pelatih meminta wakil dari kelompok untuk menyampaikan hasil diskusinya;

    17. Pelatih meminta peserta dari kelompok lain untuk mengkritisi hasil kerja

    kelompok yang telah dipaparkan.

    18. Pelatih memberikan penegasan tentang kewenangan, fungsi, dan cakupan

    materi dari masing-masing jenis Peraturan di Desa.

    19. Buatlah catatan penting dan kesimpulan dari hasil pembahasan.

    Kegiatan 3: Memfasilitasi Penyusunan Peraturan Desa

    1. Memulai materi ini dengan mengingatkan kembali materi yang sudah

    dibahas pada kegiatan sebelumnya, kaitkan dengan judul materi yang akan

    dibahas yaitu Memfasilitasi Penyusunan Peraturan Desa, sampaikan

    tujuan, proses dan hasil yang ingin dicapai;

    2. Pelatih meminta salah seorang peserta untuk mengemukakan pendapatnya

    tentang proses dan tata cara penyusunan Peraturan di Desa;

    3. Mintalah peserta lain untuk memberikan penjelasan tambahan tentang

    proses dan tatacara penyusunan Peraturan di Desa;

    4. Pelatih menjelaskan bahwa pendapat yang telah diungkapkan tadi sebagai

    pengantar untuk diskusi kelompok merumuskan tatacara penyusunan

    Peraturan di Desa sesuai jenisnya;

    5. Pelatih meminta peserta membentuk kelompok 3-4 orang per kelompok.

    Bagikan kepada setiap kelompok Lembar Kerja Tatacara Penyusunan

    Peraturan di Desa;

    6. Berikan kesempatan kepada kelompok melakukan diskusi sesuai lembar

    kerja dimaksud;

    7. Selanjutnya setelah diskusi kelompok, mintalah wakil dari kelompok untuk

    mempresentasikan hasil diskusinya;

    8. Berikan kesempatan kepada 2-3 peserta untuk bertanya, mendalami, dan

    mengklariifikasi hal-hal yang membutuhkan perjelasan lebih lanjut;

    9. Buatlah catatan penting tetang proses penyusunan peraturan desa;

    10. Buatlah kesimpulan dari hasil pembahasan;

  • SPB

    6.3

    Rencana Pembelajaran

    Pembaruan Tata Kelola:

    Partisipasi dan

    Pengawasan Masyarakat

    Tujuan

    Setelah pembelajaran ini peserta diharapkan dapat:

    1. Menjelaskan konsep dasar partisipasi masyarakat dalam tata kelola desa.

    2. Menjelaskan cakupan partisipasi masyarakat dalam Musyawarah desa;

    3. Menjelaskan bentuk-bentuk pelembagaan partisipasi masyarakat dalam

    perencanaan pelaksanaan dan pengawasan Pembangunan

    Waktu

    5 JPL (225 menit)

    Metode

    Pemaparan, Diskusi pleno dan diskusi kelompok,Tanya jawab

    Media

    Bahan Bacaa , Handout

    Alat Bantu

    Flipt Chart, spidol, laptop, dan infocus

    Pelatih

    Team Teaching

  • Proses Penyajian

    1. Fasilitator menjelaskan tujuan dan proses yang hendak dicapai dalam

    Pokok Bahasan ini.

    2. Fasilitator membuka pertanyaan terbuka pada para peserta mengapa

    partisipasi dibutuhkan dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan

    pembangunan di desa?

    3. Fasilitator meminta peserta untuk berkelompok dan mendiskusikan apa

    yang sudah baik dan apa yang belum baik dalam kehidupan di desa

    terkait dengan partisipasi dan pengawasan pembangunan berbasis

    masyarakat?

    a. Bagaimana strategi pendamping desa untuk mendorong partisipasi

    publik dalam perencanaan, pelaksanaan dan pegawasan

    pembangunan di desa?

    b. Bagaimana strategi pendamping desa dalam menghidupkan

    musyawarah desa sebagai arena ruang publik masyarakat desa?

    4. Fasilitator mengajak tiap kelompok untuk memaparkan hasil diskusi

    kelompoknya dalam Pleno

    5. Fasilitator memberikan respons terhadap hasil diskusi kelompok dengan

    mengacu pada pengaturan yang ada di dalam UU Desa terkait dengan

    partisipasi da