definis1 kmb

Download DEFINIS1 kmb

Post on 09-Oct-2015

48 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

MAKALAH KMB IGLAUKOMADosen Pengampu : Mardiono, PhD

Disusun Oleh:1. Wahyu Kristin(P17420213036)2. Wida Rafika Rusli(P17420213037)3. Yunita Wigatiningsih(P17420213038)4. Yoga Trilintang P(P17420213039)

Kelas :II A

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIAPOITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANGDIII KEPERAWATAN PURWOKERTO2014BAB IPENDAHULUAN

A. Latar BelakangGlaukoma adalah suatu penyakit dimana gambaran klinik yang lengkap ditandai oleh peninggian tekanan intraokuler, penggaungan dan degenerasi papil saraf optic serta defek lapang pandangan yang khas. Glaukoma adalah suatu penyakit dimana tekanan dari dalam bola mata meningkata sehingga terjadi kerusakan pada saraf saraf optikus dan menyebabkan penurunan fungsi penglihatan.Glaucoma disebabkan karena obstruksi aliran aqueous humor (terganggunya aliran cairan aqueous humor yang biasanya karena penyumbatan yang menghalangi keluarnya cairan dari bili anterior) sehingga menimbulkan menigkatan TIO.Bilik anterior dan bilik posterior mata terisi oleh cairan encer yang disebut humor aqueous. Dalam keadaan normal, cairan ini dihasilkan didalam bilik posterior, melewati pupil masuk ke dalam bilik anterior lalu mengalir dari mata melalui suatu saluran.Jika aliran cairan ini terganggu (biasanya karena penyumbatan yang menghalakeluarnya cairan dari bilik anterior), maka akan terjadi peningkatan tekanan.Peningkatan tekanan itraokuler akan mendorong perbatasan antara saraf optikus dan retina dibagian belakang mata. Akibatnya pasokan pembuluh darah ke saraf optikus berkurang sehingga sel-sel sarafnya mati.Karena saraf optikus mengalami kemunduran, maka akan terbentuk bintik buta pada lapang pandang mata. Yang pertama terkena adalah lapang pandang tepi, lalu diikuti oleh lapang pandang sentral.Untuk mendiagnosa glaucoma diperlukan pemeriksaan visus, keadaan pupil dan pemeriksaan segmen depan dengan biomikroskop. Kadanag-kadang digunakan alat-alat khusus yang membantu menentukan tekanan intraokuler yang tinggi, bagaimana klasifikasinya dan bagaimana perjalanan glaukomanya.Obat-obatan yang sering dipakai untuk glaucoma meliputi miotik, midriatik, beta adrenergik dan carbonic anhydrase inhibitor.Managemen terapi bedah dilakukan bila terapi pengobatan tidak berhasil dan terjadi penurunan lapang pandang dan fungsi penglihatan secara progresif. Terapi bedah bertujuan untuk menekan peningkatan TIO dan mencegah perkembangan penyait menjadi lebih buruk. Perlu dijelaskan bahwa penglihatan yang hilang tidak dapat dipulihkan secara sempuran, tapi kehilangan yang berlanjut dapat dicegah dan orang tersebut dapat beraktifitas bila pengobatannya terus-menerus.

B. Rumusan Masalah1. Apakah yang dimaksud glaukoma ?2. Apa penyebab glaukoma ?3. Apa saja klasifikasi glaukoma ?4. Bagaimana patofisiologi glaukoma itu ?5. Bagaimana gambaran klinis glaukoma ?6. Apa saja komplikasi dari glaukoma itu ?7. Apa pemeriksaan diagnostik penyakit Glaukoma?8. Bagaimana penatalaksanaan medis Glaukoma?9. Bagaimana cara pencegahan glaukoma ?

C. Tujuan1. Untuk mengetahui definisi glaukoma 2. Untuk mengetahui penyebab glaukoma 3. Untuk mengetahui klasifikasi glaukoma 4. Untuk mengetahui patofisiologi glaukoma 5. Untuk mengetahui gambaran klinis glaukoma 6. Untuk mengetahui komplikasi dari glaukoma 7. Untuk mengetahui pemeriksaan diagnostik penyakit Glaukoma8. Untuk mengetahui penatalaksanaan medis Glaukoma9. Untuk mengetahui cara pencegahan glaucoma

BAB IIIPEMBAHASANA. DEFINISIGlaukoma adalah suatu penyakit dimana gambaran klinik yang lengkap ditandai oleh peninggian tekanan intraokuler, penggaungan dan degenerasi papil saraf optic serta defek lapang pandangan yang khas (Ilyas, dkk, 1981).Glaukoma adalah suatu penyakit pada mata dimana terdapat peninggian tekanan intraokuler yang bila cukup lama dan tekanannya cukup tinggi dapat menyebabkan kerusakam anatomis dan fungsional yang disebabkan oleh penambahan pembentukan cairan atau hambatan pengeluaran cairan intraokuler.(Junadi, 1982)Glaukoma adalah suatu penyakit yang memberikan gambaran klinik yang berupa peninggian tekanan bola mata, penggaungan papil saraf optic dengan defek lapang pandangan mata.(Ilyas, 1985)Glaukoma adalah suatu penyakit dimana tekanan dari dalam bola mata meningkata sehingga terjadi kerusakan pada saraf saraf optikus dan menyebabkan penurunan fungsi penglihatan.Glaukoma akut adalah penyakit mata yang disebabkan oleh tekanan intraokuler yang meningkat mendadak sangat tinggi (Mansjoer, 1999)Glaukoma kronik adalah penyakit mata dengan gejala peningkatan tekanan bola mata sehingga terjadi kerusakan anatomi dan fungsi yang mata yang permanen (Mansjoer, 1999)Glaukoma adalah peningkatan tekanan intraokuler (lebih dari 20 mmHg) atau mencapai tekanan yang sangat tinggi (60-70 mmHg) sehingga menyebabkan saraf optikus mengalami degenerasi/kematian (Corwin, 2000)Glaucoma adalah kondisi yang ditandai oleh tekanan intraokuler tinggi (TIO) yang merusak saraf optik. (Nettina, Sandra, 2001)Glaukoma adalah suatu penyakit dimana tekanan didalam bola mata meningkat, sehingga terjadi kerusakan pada saraf optikus dan menyebabkan penurunan fungsi penglihatanGlaucoma merupakan keadaan meningkatnya tekanan intraokuler yang menyebabkan rasa nyeri pada mata, gangguan lapang penglihatan, gangguan visual seperti terlihat bayangan (halo) disekitar cahaya, mual, muntah, dan akghirnya kebutaan jika terjadi kerusakan pada nervous optikus (Brooker C, 2001) B. ETIOLOGIPenyebabnya tergantung dari klasifikasi glaukoma itu sendiri tetapi pada umumnya disebabkan karena obstruksi aliran aqueous humor (terganggunya aliran cairan aqueous humor yang biasanya karena penyumbatan yang menghalangi keluarnya cairan dari bili anterior) sehingga menimbulkan meningkatan TIO. Glaucoma dapat timbul mendadak akibat infeksi atau cidera. Dengan adanya sumbatan tersebut dapat meningkatkan TIO.

Faktor-faktor resiko dari glaukoma adalah (Bahtiar Latif,2009).1. Umur2. Riwayat anggota keluarga yang terkena glaucoma3. Tekanan bola mata /kelainan lensa4. Obat-obatan

C. KLASIFIKASIKlasifikasi glaucoma terdiri dari :1. Glaukoma PrimerGlaukoma Primer dikenal bentuk dewasa, infantil dan juvenil.a. Bentuk dewasa dikenal 2 bentuk yaitu :1) Glaucoma sudut terbuka (glaucoma simpleks)Glaucoma sudut terbuka adalah penyakit menahun yang berkembang terus dengan lambat, biasanya disebabkan oleh obstruksi pada jairngan trabekuler dan ditandai dengan sudut bilik mata depan yang terbuka. Glaucoma sudut terbuka merupakan jenis glaucoma kronik sederhana yang paling sering terjadi. Pada glaucoma jenis ini, aliran melalui kanal schlem mengecil. Namun sesuai dengan namanya, sudut antara iris dan kornea tempat dimana cairan humor aqueus mengalir tetap terbuka. Glaucoma sudut terbuka biasanya terjadi di kedua mata.Mulai timbulnya penyakit sangat lambat, kadang-kadang berkembang tanpa disadari penderita bahkan sampai mencapai tingkat lanjut (terjadi kehilangan penglihatannya) pasien tidak merasakan gejalanya.Glaucoma sudut terbuka sering terjadi setelah usia 35-40 tahun. penyakit ini cenderung diturunkan dan paling sering ditemukan pada penderita diabetes atau miopi.Macam-macam glaucoma sudut terbuka :a) Glaucoma berpigmen Glaucoma berpigmen adalah glaucoma sudut terbuka dimana pada pemeriksaan gontsokopi ditemukan pigmentasi yang nyata dan padat pada jalinan trabekulum. Kelainan ini terdapa pada orang dewasa muda.b) Glaucoma hipersekresiGlaucoma hipersekresi adalah suatu jenis glaucoma sudut terbuka dengan out flow facility yang normal. Kelainan ini terutama dijumpai pada wanita berumur antara 40-60 tahun dengan hiertensi sistemik yang neurogen2) Glaucoma sudut tertutupGlaucoma sudut tertutup adalah glaucoma primer yang ditandai dengan sudut bilik mata depan yang tertutup, bersifat bilateral dan herediter.Pada glaucoma sudut sempit dengan bilik mata depan yang sangat dangkal bila pupil melebar atau terjadi kontraksi iis akan menutup sudut bilik mata yang akan mengganggu pengaliran keluar cairan mataKadang-kadang penderita dengan kelainan ini akan ditemukan kornea berukuran lebih kecil daripada normal dan ditemukan kelainan reflaksi hipermetropi. Glaucoma sudut tertutup (sudut sempit,akut) disebabkan oleh terganggunya aliran akibat penutupan atau penyempitan sudut antara iris dan kornea, blockade pupil, iris pateu dan rubeosis iridis. Hal ini biasanya terjadi pada satu mata. Ketika sudut bilik mata depan emnyempit dan iris menonjol ke dalam bilik mata depan maka aliran cairan kea rah kandl schlemm menjadi terbatas.Macam-macam glaucoma sudut tertutup :a) Glaucoma sudut tertutup dengan hambatan pupil Glaucoma sudut tertutup dengan hambatan pupil adalah suatu glaucoma diamana ditemukan keadaan sudut bilik mata depan yang tertutup disertai hambatan pupil.b) Glaucoma sudut tertutup tanpa hambatan pupilGlaucoma sudut tertutup tanpa hambatan pupil adalah suatu glaucoma diamana ditemukan keadaan sudut bilik mata depan yang tertutup, bersifat bilateral dan herediter.

b. Glaukoma pada bayi/ infantile (glaukoma infantilis buftalmos)Buftalmos adalah pembesaran bola mata akibat peninggian penekanan intraokuler pada waktu anak dilahirkan sampai usia 3 tahun. peningkatan tekanan intra okuler terjadi akibat gangguan out flow yang disebabkan oleh :1) Pertumbuhan yang berlebihan jaringan mesoderm di sudut billik mata depan2) Deferensiasi yang tidak sempurana jaringan embrional disudut bilik mata depan3) Adanya membrane Barkan yang menutupi sudut bilik mata depan. c. Glaukoma pada anak (juvenil)Terjadinya pada usia lebih dari 2 tahun sampai 40 tahun. glaucoma jenis ini dapat terjadi pada :1) Sindrom axenfeld2) Sindrom marfan3) Sindrom marchesani4) Aniridia2. Glaucoma SekunderGlaucoma sekunder adalah glakoma yang dapat disebabkan atau dihubungkan dengan keadaan atau penyakit yang telah diderita sebelumnya atau pada saat itu (mata mengalami kerusakan).Penyebab glaucoma sekunder antara lain :a. Akibat infeksi b. Peradangan (Arthritis rematik, Arthritis rematik)c. Tumor :