daya tarik migrasi kota surabaya - its institutional...

of 47/47
DAYA TARIK MIGRASI KOTA SURABAYA HANI LAKSONO 3608100057 Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember 2012 DOSEN PEMBIMBING Dr. Ir. Eko Budi Santoso, Lic. Rer. Reg

Post on 11-Feb-2018

223 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • DAYA TARIK MIGRASI KOTA SURABAYA

    HANI LAKSONO 3608100057

    P r o g r a m S t u d i P e r e n c a n a a n W i l a y a h d a n K o t a I n s t i t u t T e k n o l o g i S e p u l u h N o p e m b e r

    2 0 1 2

    DOSEN PEMBIMBING Dr. Ir. Eko Budi Santoso, Lic. Rer. Reg

  • OUTLINE

    1. BAB 1 PENDAHULUAN a. Latar Belakang b. Rumusan Permasalahan c. Tujuan d. Ruang Lingkup

    2. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 3. BAB 3 METODE PENELITIAN

    a. Pendekatan dan Jenis Penelitian

    b. Variabel Penelitian c. Populasi dan Sampel d. Metode Penelitian

    4. BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN a. Profil Kota Surabaya b. Analisis Statistik Deskriptif c. Analisis Skala Likert d. Analisis Korespondensi

    5. BAB 5 PENUTUP a. Simpulan b. Saran c. Kelemahan Studi

    P r o g r a m S t u d i P e r e n c a n a a n W i l a y a h d a n K o t a I n s t i t u t T e k n o l o g i S e p u l u h N o p e m b e r

  • LATAR BELAKANG Tabel

    Perkembangan dan Prediksi Penduduk Perkotaan dan Perdesaan di Jawa Timur

    No Tahun Jumlah Penduduk Perkotaan % Perdesaan % 1 1990 5.725.640 24,83 17.334.962 75,17

    2 1995 10.850.400 32,06 22.993.602 67,94

    3 2000 14.211.229 40,88 20.554.769 59,12

    4 2005 14.899.167 40,84 21.582.612 59,16

    5 2010 17.319.390 46,18 20.187.043 53,82

    6 2015 19.872.992 51,51 18.704.677 48,49

    7 2020 22.577.402 56,85 17.135.638 43,15

    8 2025 25.446.048 62,19 15.471.579 37,81

    9 2029 28.316.745 67,53 13.618.088 32,47

    0

    5000

    10000

    15000

    20000

    25000

    30000

    35000

    40000

    Gresik Sidoarjo Surabaya

    Jumlah Migrasi Masuk 2010

    Grafik Perbandingan Jumlah Migrasi Masuk di Kabupaten Gresik, Kabupaten

    Sidoarjo dan Kota Surabaya

    Menentukan kecenderungan

    hubungan antara karakteristik migran permanen dengan

    penarik migrasi berdasarkan preferensi migran

    Penarik Migrasi Masuk ke Kota Surabaya berdasarkan Kecenderungan Hubungannya dengan Karakteristik Migran

    Permanen

    Identifikasi Karakteristik

    Migran Masuk Permanen ke

    Kota Surabaya

    Analisis Penarik Migrasi Permanen Masuk ke Kota

    Surabaya Berdasarkan Preferensi Penduduk

    Migran

    Mengidentifikasi Penaril Migrasi Masuk ke Kota Surabaya berdasarkan Kecenderungan Hubungannya dengan Karakteristik

    Migran Permanen

    Apa saja Penarik Migrasi Masuk ke Kota Surabaya

    Kesenjangan Pembangunan Kota Surabaya dengan hinterland

    Migrasi Masuk ke Kota Surabaya

  • LANJUTAN... Ruang Lingkup a. Ruang lingkup wilayah pada penelitian ini difokuskan

    pada Kota Surabaya dengan unit analisis kelurahan sebanyak 163 kelurahan. Untuk keperluan pengumpulan data primer, hanya digunakan 6 kelurahan terpilih melalui proses sampling kombinasi dan sampling acak sistematis (Kel.Tambakrejo, Kel. Tembok Dukuh, Kel. Ketintang, Kel. Kemayoran, Kec. Sukomanunggal , Kec. Mojo).

    b. Ruang lingkup substansi pada penelitian ini mencakup faktor-faktor penarik migrasi permanen, karakteristik migran, analisis deskriptif, analisis skala likert, analisis korespondensi.

  • LANJUTAN...

    c. Pembahasan dalam penelitian ini mencakup identifikasi karakteristik migran permanen dan faktor penarik migrasi di Kota Surabaya tahun 2010 dengan menyebar kuesioner. Untuk mengatasi kesulitan pengumpulan data primer, maka ditentukan wilayah sampling menggunakan metode sampling kombinasi.

    Berdasarkan data primer, dilakukan analisis deskriptif, analisis skala likert dan analisis korespondensi sehingga didapatkan faktor penarik migrasi di Kota Surabaya berdasarkan kecenderungan hubungannya dengan karakteristik migran.

    P r o g r a m S t u d i P e r e n c a n a a n W i l a y a h d a n K o t a I n s t i t u t T e k n o l o g i S e p u l u h N o p e m b e r

  • PETA ORIENTASI WILAYAH STUDI

  • BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

    Sintesa Tinjauan Teori

    P r o g r a m S t u d i P e r e n c a n a a n W i l a y a h d a n K o t a I n s t i t u t T e k n o l o g i S e p u l u h N o p e m b e r

    No Sumber Teori Variabel dari Teori Variabel yang digunakan

    1 Mengidentifikasi karakteristik penduduk migran permanen di Kota Surabaya Ravenstein, 1885 Jarak

    Asal Usia Tingkat

    pendidikan terakhir

    Jenis kelamin

    Desiar, 2003 Usia Tingkat Pendidikan

    Saefullah, 2008 Jenis kelamin

    Usia Effendi, 2008 Usia

    Status pernikahan

    Tingkat Pendidikan

    Status Pekerjaan

  • LANJUTAN...

    P r o g r a m S t u d i P e r e n c a n a a n W i l a y a h d a n K o t a I n s t i t u t T e k n o l o g i S e p u l u h N o p e m b e r

    No Sumber Teori Variabel dari Teori Variabel yang digunakan

    2 Menganalisis faktor penarik migrasi berdasarkan preferensi penduduk migran

    permanen di Kota Surabaya

    Ravenstein, 1885 Faktor ekonomi Hubungan kekeluargaan

    Kuantitas fasilitas kesehatan

    Kuantitas fasilitas

    pendidikan

    Kualitas fasilitas kesehatan

    Kualitas fasilitas pendidikan

    Kualitas lingkungan

    Kualitas pelayanan publik

    Upah

    Kesempatan kerja

    Biaya hidup

    Keterjangkauan jarak

    Jarak

    Liu, 1977 Kesejahteraan

    Kualitas hidup

    Cadwallader, 1992 Tenaga kerja

    Peluang kerja

    Kualitas hidup

    Tingkat pelayanan

    pemerintah

    Todaro, 2004 Upah

    Biaya

    Blair, 2009 Kualitas hidup

    Kompensasi perusahaan

    Peluang mendapatkan

    promosi

  • PENELITIAN TERDAHULU

    P r o g r a m S t u d i P e r e n c a n a a n W i l a y a h d a n K o t a I n s t i t u t T e k n o l o g i S e p u l u h N o p e m b e r

    Sumber Judul Tujuan Penelitian Metode Hasil

    Indi Djastuti (1996) Mobilitas Penduduk di Pulau

    Jawa

    Mengidentifikasi posisi relatif

    Pulau Jawa terhadap jaring-

    jaring migrasi nasional.

    Analisis statistik

    deskriptif

    Pulau Jawa merupaka daerah paling berkembang di

    Indonesia

    Variabel ketersediaan fasilitas merupakan determinan

    penting dalam migrasi

    Emalisa (2003) Pola dan Arus Migrasi di

    Indonesia

    Memaparkan pola dan Arus

    migrasi di

    Indonesia dan menelaah

    peranan modernisasi yang

    terjadi di kota-kota besar di

    Indonesia

    Analisis statistik

    deskriptif

    Pulau Jawa menjadi tujuan utama migran dari pulau-

    pulau lain

    Provinsi DKI Jakarta adalah provinsi yang paling

    banyak didatangi migran

    Rusman Desiar (2003) Dampak Migrasi Terhadap

    Pengangguran dan Sektor

    Informal di DKI Jakarta

    Menelaah dampak migrasi

    terhadap peningkatan

    pengangguran dan sektor

    informal

    Analisis statistik

    deskriptif dan analisis

    regresi logistik

    Migran masuk umumnya berusia muda

    Migran masuk berpengaruh positif terhadap

    peningkatan pengangguran dan sektor informal

    Peluang migran masuk dalam mendapatkan pekerjaan

    cukup besar daripada non-migran

    Nur Hidayah (2009) Studi Preferensi Migrasi

    Masyarakat Kota Semarang

    sebagai Akibat Perubahan Iklim

    Global

    Jangka Menengah

    Mengkaji preferensi

    masyarakat untuk melakukan

    migrasi dan bentuk adaptasi

    masyarakat Kota Semarang

    sebagai bentuk antisipasi

    dalam merespon kenaikan air

    laut.

    Analisis diskriminan

    dan analisis deskriptif

    kuantitatif

    Masyarakat di wilayah penelitian lebih memilih untuk

    bertahan di tempat tinggalnya sekarang karena merasa

    bahwa banjir yang terjadi belum terlalu mengganggu

    aktivitas sehari-hari.

    Pendapatan yang rendah dan lokasi kerja yang terletak

    di wil.pesisir juga menjadi penyebab masyarakat

    melakukan migrasi

  • LANJUTAN...

    Sunyono (2007) Mobilitas Penduduk di Kota Surabaya: Motivasi, Faktor Pendorong dan Upaya Penanganannya

    Mengidentifikasi solusi penanganan dampak migrasi penduduk di Kota Surabaya

    Analisis deskriptif Faktor pendorong migrasi ke Surabaya lebih disebabkan oleh faktor ekonomi

    Untuk mencegah penduduk desa bermigrasi ke Kota Surabaya, perlu adanya kegiatan yang dapat meningkatkan perekenomia perdesaan seperti pelatihan ketrampilan usaha, pemberian lapangan usaha, pemberian modal dan pemberian serta pembinaan fasilitas pemasaran.

    P r o g r a m S t u d i P e r e n c a n a a n W i l a y a h d a n K o t a I n s t i t u t T e k n o l o g i S e p u l u h N o p e m b e r

  • BAB 3 METODE PENELITIAN

    1. Pendekatan Penelitian Pendekatan rasionalistik 2. Jenis Penelitian Deskriptif dan korelasi 3. Variabel Penelitian

    P r o g r a m S t u d i P e r e n c a n a a n W i l a y a h d a n K o t a I n s t i t u t T e k n o l o g i S e p u l u h N o p e m b e r

  • VARIABEL PENELITIAN No Aspek Variabel Definisi Operasional

    1 Karakteristik sosial individu

    Asal kota Kota asal dimana migran menetap sebelum bermigrasi permanen ke Kota Surabaya

    Usia Usia migran ketika bermigrasi permanen ke Kota Surabaya

    Tingkat pendidikan terakhir

    Tingkat pendidikan terkahir yang dienyam migran ketika bermigrasi permanen ke Kota Surabaya

    Jenis kelamin Jenis kelamin migran yang bermigrasi permanen ke Kota Surabaya

    2 Ekonomi Kesempatan kerja Kemudahan yang diharapkan migran permanen dalam memperoleh pekerjaan di Kota Surabaya

    Upah tenaga kerja Upah yang diharapkan migran ketika bekerja di Kota Surabaya

    Biaya hidup Biaya hidup yang akan ditanggung migran di Kota Surabaya

    Keterjangkau an

    Jarak Kota Surabaya dengan daerah asal migran

    Sosial Kuantitas fasilitas kesehatan

    Kelengkapan fasilitas kesehatan yang akan dinikmati oleh migran permanen di Kota Surabaya

    Kuantitas fasilitas pendidikan

    Kelengkapan fasilitas pendidikan yang akan dinikmati oleh migran permanen di Kota Surabaya

    Kualitas fasilitas kesehatan

    Kualitas fasilitas kesehatan yang akan dinikmati oleh migran permanen di Kota Surabaya

    Kualitas fasilitas pendidikan

    Kualitas fasilitas pendidikan yang akan dinikmati oleh migran permanen di Kota Surabaya

    Hubungan kekeluargaan

    Hubungan yang didasari ikatan darah, pernikahan.

    Pelayanan administrasi

    Kualitas pelayanan administrasi yang akan dinikmati oleh migran permanen di Kota Surabaya

    Lingkungan tempat tinggal

    Kualitas kondisi lingkungan (alam dan sosial) tempat tinggal yang akan ditempati migran permanen di Kota Surabaya

  • LANJUTAN...

    4. Populasi dan Sampel Populasi = Seluruh penduduk migran permanen di Kota

    Surabaya Pemilihan sampel menggunakan sampling kombinasi dan

    sampling acak sistematis Cluster sampling membuat blok/kluster berdasarkan batas administrasi kecamatan dan kelurahan di Kota Surabaya Stratified sampling membuat kelas/stratum berdasarkan sampel kelurahan terpilih

    Sehingga terdapat 3 jenis sampel, yaitu sampel kecamatan, sampel kelurahan dan sampel penduduk (menggunakan sampling acak sistematis) yang masing-masing diambil 20% dari jumlah populasi:

  • LANJUTAN...

    No Kecamatan Migran

    Masuk No Kecamatan

    Migran

    Masuk

    1 Lakarsantri 80 17 Tenggilis 1193

    2 Tambaksari 245 18 Mulyorejo 1232

    3 Bulak 256 19 Bubutan 1274

    4 Simokerto 367 20 Wonokromo 1304

    5 Dukuh Pakis 386 21 Gunung Anyar 1342

    6 Rungkut 402 22 Pabean Cantikan 1345

    7 Semampir 440 23 Tandes 1476

    8 Pakal 608 24 Sukomanunggal 1513

    9 Krembangan 648 25 Wonocolo 1663

    10 Sambikerep 659 26 Wiyung 1756

    11 Asemrowo 723 27 Benowo 1778

    12 Karangpilang 771 28 Kenjeran 1852

    13 Tegalsari 832 29 Gubeng 2055

    14 Gayungan 845 30 Sawahan 2835

    15 Genteng 869 31 Sukolilo 3807

    16 Jambangan 967

    Tabel Sampel Kecamatan

  • LANJUTAN...

  • LANJUTAN...

    Tabel Sampel Kelurahan

    Tabel Sampel Penduduk

    No Kelurahan Perhitungan

    Jumlah Sampel

    Sampel

    Penduduk

    1 Tambakrejo 69 x 20% = 13,8 14

    2 Kemayoran 86 x 20% = 17,2 17

    3 Tembok Dukuh 135 x 20% = 27 27

    4 Sukomanunggal 199 x 20% = 39,8 40

    5 Ketintang 307 x 20% = 61,4 61

    6 Mojo 685 x 20% = 137 137

    Jumlah Sampel 296

    No

    Kec

    . Sim

    oker

    to

    Kec

    .

    Kre

    mba

    ngan

    Kec

    . Gay

    unga

    n

    Kec

    . Bub

    utan

    Kec

    .

    Suko

    man

    ungg

    al

    Kec

    . Gub

    eng

    1 Kapasan Dupak Dukuh

    Menanggal

    Tembok

    Dukuh

    Putat

    Gede

    Baratajaya

    2 Sidodadi Kemayoran Menanggal Bubutan Sono

    kwijenan

    Gubeng

    3 Simo

    kerto

    Krembangan Gayungan Gundih Simomulyo Pucang

    sewu

    4 Simo

    lawang

    Moro

    krembangan

    Ketintang Jepara Suko

    manunggal

    Mojo

    5 Tambak

    rejo

    Perak Barat - Alon-alon

    Contong

    Tanjung

    sari

    Airlangga

    6 - - - - - Kertajaya

  • LANJUTAN...

  • LANJUTAN... 5. Metode Penelitian a. Metode Pengumpulan Data

    No Data Teknik Sumber Data

    1 Kuantitas fasilitas pendidikan

    Survey primer dengan penyebaran kuesioner

    Penduduk migran permanen yang bertempat tinggal di wilayah sampel penelitian.

    2 Kuantitas fasilitas kesehatan

    3 Kualitas fasilitas pendidikan

    4 Kualitas fasilitas kesehatan

    5 Hubungan kekeluargaan

    6 Kualitas pelayanan administrasi

    7 Kualitas lingkungan

    8 Upah yang yang diharapkan

    9 Kesempatan kerja yang diharapkan

    10 Biaya hidup yang akan ditanggung

    11 Keterjangkauan Kota Surabaya dengan daerah asal

  • LANJUTAN...

    b. Metode Analisis Data

    No Sasaran Penelitian Teknik Output

    1 Mengidentifikasi

    karakteristik penduduk

    migran permanen di Kota

    Surabaya

    Analisis statistik

    deskriptif (tabulasi,

    diagram, grafik)

    Gambaran umum/karakteristik

    migran permanen yang masuk

    Kota Surabaya pada tahun

    2010

    2 Menganalisis faktor-faktor

    penarik migrasi

    berdasarkan preferensi

    penduduk migran

    permanen di Kota

    Surabaya

    Analisis skala likert Faktor-faktor penarik

    penduduk luar Kota Surabaya

    untuk masuk ke Kota

    Surabaya berdasarkan

    preferensi migran

    3 Menganalisis hubungan

    kecenderungan antara

    faktor penarik migrasi

    berdasarkan preferensi

    migran dengan

    karakteristik migran

    Analisis Crosstab dan

    Analisis

    korespondensi

    Kecenderungan hubungan

    antara karakteristik migran

    permanen dengan faktor-

    faktor penarik migrasi

    berdasarkan preferensi migran

  • BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

    Profil Kota Surabaya Analisis Deskriptif Analisis Skala Likert Analisis Korespondensi

  • PROFIL KOTA SURABAYA

    P r o g r a m S t u d i P e r e n c a n a a n W i l a y a h d a n K o t a I n s t i t u t T e k n o l o g i S e p u l u h N o p e m b e r

    Tahun 2007 2008 2009 2010

    Jumlah 2829552 2901707 2936540 2956069

    Pertumbuhan 0 72155 34833 19529

    Persentase 0 2,55% 1,20% 0,67%

    Pertumbuhan rata2 1,105%

    Tabel Perkembangan Penduduk Kota Surabaya 2007-2010

  • LANJUTAN...

    0

    500

    1000

    1500

    2000

    2500

    3000

    3500

    4000 Jumlah Migrasi Masuk Kota Surabaya Tahun 2010

    Jumlah Migrasi Masuk Kota Surabaya

  • LANJUTAN...

    0

    5

    10

    15

    20

    25

    30

    35

    40

    45

    Jumlah Migrasi Masuk per 1000 Penduduk

    Jumlah Migrasi Masuk per 1000 penduduk di Kota Surabaya Tahun 2010

  • LANJUTAN...

  • LANJUTAN...

    No Kecamatan Jumlah No Kecamatan Jumlah

    1 Tegalsari 3 17 Sawahan 0

    2 Genteng 3 18 Wonokromo 5

    3 Bubutan 0 19 Karangpilang 1

    4 Simokerto 1 20 Dukuh Pakis 1

    5 Pabean Cantikan 4 21 Wiyung 2

    6 Semampir 1 22 Wonocolo 2

    7 Krembangan 5 23 Gayungan 2

    8 Kenjeran 0 24 Jambangan 1

    9 Bulak 0 25 Tandes 1

    10 Tambaksari 2 26 Sukomanunggal 1

    11 Gubeng 6 27 Asemrowo 0

    12 Rungkut 0 28 Benowo 1

    13 Tenggilis 0 29 Lakarsantri 0

    14 Gunung Anyar 0 30 Pakal 1

    15 Sukolilo 6 31 Sambikerep 1

    16 Mulyorejo 2 Jumlah 52

    Jumlah Fasilitas Rumah Sakit di Kota Surabaya 2010

  • LANJUTAN...

  • LANJUTAN...

    No Kecamatan Jumlah No Kecamatan Jumlah

    1 Tegalsari 3 17 Sawahan 0

    2 Genteng 3 18 Wonokromo 9

    3 Bubutan 0 19 Karangpilang 0

    4 Simokerto 0 20 Dukuh Pakis 4

    5 Pabean Cantikan 1 21 Wiyung 0

    6 Semampir 0 22 Wonocolo 6

    7 Krembangan 1 23 Gayungan 7

    8 Kenjeran 0 24 Jambangan 0

    9 Bulak 0 25 Tandes 2

    10 Tambaksari 0 26 Sukomanunggal 2

    11 Gubeng 8 27 Asemrowo 1

    12 Rungkut 2 28 Benowo 1

    13 Tenggilis 0 29 Lakarsantri 2

    14 Gunung Anyar 1 30 Pakal 0

    15 Sukolilo 24 31 Sambikerep 0

    16 Mulyorejo 3 Jumlah 80

    Jumlah Fasilitas Perguruan Tinggi di Kota Surabaya 2010

  • LANJUTAN...

  • ANALISIS STATISTIK DESKRIPTIF

    49,7% 50,3%

    Laki-Laki

    Perempuan

    Jumlah Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

    Jumlah Responden Per Kelurahan Berdasarkan Jenis Kelamin

    0

    10

    20

    30

    40

    50

    60

    70

    80

    Laki-Laki

    Perempuan

  • LANJUTAN...

    1,35% 12,50%

    72,97%

    13,18%

    SD

    SMP

    SMA

    S1

    Jumlah Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan

    Jumlah Responden Per Kelurahan Berdasarkan Tingkat Pendidikan

    0

    20

    40

    60

    80

    100

    120

    SD

    SMP

    SMA

    S1

  • LANJUTAN...

    80,74%

    19,26% JATIM

    NON JATIM

    71,93%

    28,07% JAWA

    LUAR JAWA

    60,98%

    39,02% Jateng

    Jabar

    Jumlah Responden Berdasarkan Daerah Asal

    Proporsi Responden yang berasal dari Wilayah Non Jatim

    Proporsi Responden yang berasal dari Jateng dan Jabar

  • LANJUTAN...

    Usia Jumlah

    Responden

    L P Total

    Laki-laki Total

    Perempuan Jatim

    Non Jatim Jatim

    Non Jatim

    15-19 11 2 1 7 1 3 8

    20-24 36 16 1 13 6 17 19

    25-29 70 22 8 33 7 30 40

    30-34 65 26 7 29 3 33 32

    35-39 43 19 5 15 4 24 19

    40-44 24 15 2 6 1 17 7

    45-49 14 8 0 3 3 8 6

    50-54 15 3 1 8 3 4 11

    55-59 8 3 0 4 1 3 5

    60-64 4 3 0 0 1 3 1

    65-69 1 0 0 0 1 0 1

    70-74 3 2 0 1 0 2 1

    75-79 1 1 0 0 0 1 0

    80-84 1 1 0 0 0 1 0

    Jumlah Responden Berdasarkan Usia

  • ANALISIS SKALA LIKERT A1 A2 A3 A4 A5 A6 A7 Total_A

    Spearman'

    s rho

    A1 Correlation Coefficient 1.000 .658** .811** .630** .120* .491** .488** .828**

    Sig. (2-tailed) . .000 .000 .000 .039 .000 .000 .000

    N 296 296 296 296 296 296 296 296

    A2 Correlation Coefficient .658** 1.000 .650** .832** .067 .343** .407** .776**

    Sig. (2-tailed) .000 . .000 .000 .252 .000 .000 .000

    N 296 296 296 296 296 296 296 296

    A3 Correlation Coefficient .811** .650** 1.000 .660** .123* .445** .443** .813**

    Sig. (2-tailed) .000 .000 . .000 .035 .000 .000 .000

    N 296 296 296 296 296 296 296 296

    A4 Correlation Coefficient .630** .832** .660** 1.000 .053 .367** .429** .786**

    Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 . .361 .000 .000 .000

    N 296 296 296 296 296 296 296 296

    A5 Correlation Coefficient .120* .067 .123* .053 1.000 .106 .151** .307**

    Sig. (2-tailed) .039 .252 .035 .361 . .069 .009 .000

    N 296 296 296 296 296 296 296 296

    A6 Correlation Coefficient .491** .343** .445** .367** .106 1.000 .751** .700**

    Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .069 . .000 .000

    N 296 296 296 296 296 296 296 296

    A7 Correlation Coefficient .488** .407** .443** .429** .151** .751** 1.000 .742**

    Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .009 .000 . .000

    N 296 296 296 296 296 296 296 296

    Total_A Correlation Coefficient .828** .776** .813** .786** .307** .700** .742** 1.000

    Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .

    Uji Validitas Pernyataan A

  • LANJUTAN...

    B1 B2 B3 B4 Total_B

    Spearman's rho B1 Correlation Coefficient 1.000 .745** .404** .182** .784**

    Sig. (2-tailed) . .000 .000 .002 .000

    N 296 296 296 296 296

    B2 Correlation Coefficient .745** 1.000 .412** .131* .762**

    Sig. (2-tailed) .000 . .000 .024 .000

    N 296 296 296 296 296

    B3 Correlation Coefficient .404** .412** 1.000 .194** .736**

    Sig. (2-tailed) .000 .000 . .001 .000

    N 296 296 296 296 296

    B4 Correlation Coefficient .182** .131* .194** 1.000 .531**

    Sig. (2-tailed) .002 .024 .001 . .000

    N 296 296 296 296 296

    Total_B Correlation Coefficient .784** .762** .736** .531** 1.000

    Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .

    N 296 296 296 296 296

    Cronbach's Alpha N of Items

    .771 11

    Uji Validitas Pernyataan B Uji Realibilitas

  • LANJUTAN...

    Pernyataan Kelurahan

    A1 A2 A3 A4 A5 A6 A7 B1 B2 B3 B4

    Tambakrejo 3,286 3,143 3,643 3,357 3,571 3,143 3,786 3,500 3,929 2,857 3,571

    Kemayoran 3,059 3,294 3,647 3,471 4,235 2,647 3,235 4,353 4,118 2,529 3,176

    Tembok Dukuh 3,074 3,370 3,296 3,333 4,111 2,889 3,000 3,926 4,037 2,407 3,111

    Sukomanunggal 2,900 3,000 2,950 3,150 4,050 3,275 3,675 3,925 3,900 2,675 3,425

    Ketintang 2,246 2,639 2,328 2,787 3,639 1,902 2,328 4,246 4,246 3,820 3,000

    Mojo 3,066 3,131 3,263 3,204 4,139 3,080 3,270 4,000 4,051 2,898 3,073

    Kota Surabaya 2,885 3,044 3,071 3,145 4,000 2,824 3,128 4,030 4,068 2,990 3,139

    Rerata Skor Jawaban Tingkat Pengaruh

    < 4,2 5,0 Sangat Mempengaruhi

    < 3,4 4,2 Mempengaruhi

    < 2,6 3,4 Cukup Mempengaruhi

    < 1,8 2,6 Tidak Mempengaruhi

    1,0 1,8 Sangat Tidak Mempengaruhi

    Klasifikasi Sikap Responden

    Rerata Skor Jawaban Setiap Pernyataan

  • ANALISIS KORESPONDENSI Hasil Analisis Crosstab

    No Karakteristik Migran Penarik Migrasi Hubungan 1 Usia Hubungan kekeluargaan Terkait 2 Usia Upah Terkait 3 Usia Kesempatan Kerja Terkait 4 Pendidikan Terakhir Hubungan keluarga Tidak Terkait 5 Pendidikan Terakhir Upah Tidak Terkait 6 Pendidikan Terakhir Kesempatan Kerja Tidak Terkait

    No Karakteristik

    Migran Penarik Migrasi Kecenderungan

    1 Usia Hubungan keluarga Migran berusia 30-39 tahun, 60-69 tahun dan 80-84 tahun cenderung dipengaruhi oleh hubungan keluarga

    2 Usia Upah tenaga kerja Migran berusia 15-44 tahun cenderung dipengaruhi oleh upah tenaga kerja

    3 Usia Kesempatan Kerja Migran berusia 15-44 tahun cenderung dipengaruhi oleh kesempatan kerja

    Hubungan Antara Karakteristik Migran dan Faktor Penarik

  • BAB 5 PENUTUP Simpulan 1. Penduduk yang bermigrasi permanen ke Kota Surabaya pada

    tahun 2010 mempunyai karakteristik sebagai berikut: a) Proporsi jumlah penduduk migran permanen yang berjenis

    kelamin laki-laki dan perempuan hampir sama besar yaitu 49,7% dan 50,3%.

    b) Proporsi terbesar penduduk migran permanen hanya lulusan SMA yaitu sebesar 72,97%. Urutan kedua terbanyak yaitu lulusan S1 sebesar 13,18%. Penduduk migran yang lulusan SMP sebesar 12,5% dan lulusan SD sebesar 1,35%.

    c) Proporsi penduduk migran permanen terbesar berasal dari daerah Jawa Timur sebesar 80,74% dan berasal dari luar daerah Jawa Timur sebesar 19,26%.

    d) Proporsi penduduk migran permanen terbesar yaitu berumur 25-29 tahun dan 30-34 tahun sebesar 23,65% dan 21,96%.

  • LANJUTAN...

    2. Berdasarkan preferensi penduduk migran permanen, faktor-faktor penarik migrasi di Kota Surabaya yaitu hubungan kekeluargaan, upah tenaga kerja, dan kesempatan kerja.

    3. Terdapat 3 keterkaitan antara karakteristik penduduk migran dengan faktor penarik migrasi berdasarkan preferensi penduduk migran yaitu usia dengan hubungan kekeluargaan, usia dengan upah tenaga kerja, usia dengan kesempatan kerja. Masing-masing keterkaitan dijelaskan lebih detail sebagai berikut:

  • LANJUTAN...

    a) Usia dengan hubungan kekeluargaan Responden migran yang cenderung sangat terpengaruh dan

    cenderung terpengaruh oleh hubungan kekeluargaan berusia antara 30-39 tahun, 60-69 tahun dan 80-84 tahun. Terdapat kemungkinan bahwa 3 kelompok usia tersebut menikah dengan penduduk asli Kota Surabaya kemudian menetap atau mengikuti suami/keluarga yang bermigrasi ke Kota Surabaya.

    b) Usia dengan upah tenaga kerja Responden migran yang cenderung sangat terpengaruh dan

    cenderung terpengaruh oleh upah tenaga kerja memiliki usia produktif yaitu 15-44 tahun. Untuk usia di atas 50 tahun, migran cenderung tidak terpengaruh atau sangat tidak terpengaruh oleh faktor upah tenaga kerja.

  • LANJUTAN...

    c) Usia dengan kesempatan kerja Responden migran yang cenderung sangat terpengaruh dan

    cenderung terpengaruh oleh kesempatan kerja memiliki usia produktif yaitu 15-44 tahun. Untuk usia di atas 44 tahun, migran cenderung tidak terpengaruh atau sangat tidak terpengaruh oleh faktor kesempatan kerja.

  • LANJUTAN... Saran 1. Berdasarkan hasil penelitian, penarik migrasi masuk

    ke Kota Surabaya adalah upah tenaga kerja, kesempatan kerja dan hubungan keluarga. Pemerintah Kota Surabaya hendaknya memperluas peluang lapangan pekerjaan di sektor informal, mengingat sebagian besar karakteristik migran hanya lulusan Sekolah Menengah Atas.

    2. Penelitian mengenai identifikasi faktor penarik migrasi dapat dilakukan terhadap penduduk migran non-permanen maupun migran sirkuler.

  • LANJUTAN... Kelemahan Studi Kuesioner yang digunakan bersifat tertutup sehingga menutup

    kemungkinan untuk mengeksplorasi faktor-faktor migrasi masuk lebih luas lagi dari perspektif penduduk migran permanen.

  • DAFTAR PUSTAKA Anonim 2011. Setiap Hari Penduduk Surabaya Bertambah 203 Jiwa. Dinas Tenaga

    Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan. Diakses pada www.jatimprov.go.id Adisasmita, Rahardjo. 2008. Pengembangan Wilayah: Konsep dan Teori. Yogyakarta:

    Graha Ilmu Agresti, Alan. 2002. Categorical Data Analysis Second Edition. New Jersey: Wilye-

    Interscience Blair, John.P dan Carroll, Michael C. 2009. Local Economic Development: Analysis,

    Practices, and Globalization. California: SAGE Cadwallader, Martin. 1992. Migration and Residential Mobility: Macro and Micro

    Approaches. Wisconsin: The University of Wisconsin Press Darmawan, Gumgum. 2009. Aplikasi Analisis Korespondensi Untuk Melihat

    Perkembangan Pembangunan Wilayah di Kabupaten Sumedang. Seminar Nasional Matematika 2009. Yogyakarta.

    Desiar, Rusman. 2003. Dampak Migrasi Terhadap Pengangguran dan Sektor Informal di DKI Jakarta. Tesis. Institut Pertanian Bogor

    Effendi, Tadjuddin Noer dkk. 2010. Assesing The Welfare of Migrant and Non-Migrant Housholds in Demographics, Social and Employment Characteristics in Meng, Xin dan Manning, Chris. (Ed). The Great Migration: Rural-Urban Migration in China and Indonesia. Cheltenham: Edward Elgar

  • LANJUTAN... Emalisa. 2003. Pola dan Arus Migrasi di Indonesia. Skripsi. Universitas Sumatera

    Utara. Faisal, Sanapiah. 1992. Format-format Penelitian Sosial. Jakarta: Rajawali Pers. JICA. 2009. The Study on Formulation of Spatial Planning for

    GERBANGKERTOSUSILA (GKS) Zone in East Java Province, the Republic of Indonesia. Value Planning International, Inc., Oriental Consultants Co., Ltd., Yachiyo Engineering Co., Ltd.

    Kuncoro, Mudrajad. 2006. Ekonomika Pembangunan: Teori, Masalah dan Kebijakan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN

    Mendenhall, William, et.al. 1986. Elementary Survey Sampling 3rd Edition. USA: PWS

    Mulyadi. 2003. Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Pembangunan. Jakarta: Raja Grafindo Persada

    Munir, Rozy. 1981. Dasar-Dasar Demografi. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI Nugroho, Iwan dan Dahuri, Rokhmin. Pembangunan Wilayah Perspektif Ekonomi,

    Sosial, dan Lingkungan. Jakarta: LP3ES Romdiati, Haning, et.al. 2004. Migrasi dan Permukiman Kumuh di Kota Surabaya.

    Jakarta: PPK-LIPI

  • LANJUTAN...

    Romdiati, Haning dan Noveria, Mita. 2004. Mobilitas Penduduk Antar Daerah dalam Rangka Tertib Pengendalian Migrasi Masuk ke DKI Jakarta. Disampaikan pada Semiloka tentang Migrasi. Jakarta

    RTRW Provinsi Jawa Timur 2010-2029 Saefullah, A.Djadja. 2008. Modernisasi Perdesaan: Dampak Mobilitas Penduduk.

    Bandung: AIPI Bandung Santoso, Singgih. 2010. Mastering SPSS 18. Jakarta: Elex Media Komputindo Sziraczki, Gyorgi dan Reerink, Annemarie. 2004. Transisi dari Sekoah Menuju Dunia

    Kerja di Indonesia. Jakarta: ILO Supranto. 2007. Teknik Sampling Untuk Survey dan Eksperimen. Jakarta: Rineka

    Cipta Todaro, Michael P., dan Smith, Stephen C. 2003. Pembangunan Ekonomi di Dunia

    Ketiga. Jakarta:Gelora Aksara Pratama Walpole, Ronald.E. 1993. Pengantar Statistika Edisi Ke-3. Jakarta: Gramedia

    Pustaka Utama Weeks, John R. 1989. Population: An Introduction to Concepts and Issues.

    California: Wadsworth Publishing Company

  • LANJUTAN...

    Widoyoko, Eko Putro. 2012. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

    Wuisman, J.J.J.M. 1996. Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI

    Yunus, Hadi Sabari. 2005. Manajemen Kota Perspektif Spasial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

    Yunus, Hadi Sabari. 2006. Megapolitan: Konsep, Problematika dan Prospek. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

    Yunus, Hadi Sabari. 2008. Dinamika Wilayah Peri Urban Determinan Masa Depan Kota. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

    PP RI No. 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang UU RI No 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup UU RI No. 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan

    Pembangunan Keluarga

  • SEKIAN

    TERIMA KASIH

    DAYA TARIK MIGRASI KOTA SURABAYAOUTLINELatar BelakangLanjutan...Lanjutan...Peta orientasi wilayah studiBAB 2TINJAUAN PUSTAKALanjutan...Penelitian TerdahuluLanjutan...BAB 3METODE PENELITIANVariabel penelitianLanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Bab 4hasil dan pembahasanProfil Kota surabayaLanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Analisis Statistik DeskriptifLanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Analisis Skala LikertLanjutan...Lanjutan...Analisis korespondensiBAB 5PENUTUPLanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Daftar pustakaLanjutan...Lanjutan...Lanjutan...Slide Number 47