Contoh Makalah Bahasa Indonesia

Download Contoh Makalah Bahasa Indonesia

Post on 20-Nov-2014

69.474 views

Category:

Engineering

33 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

TRANSCRIPT

<ul><li> 1. KATA PENGANTAR Puji dan syukur Tim Penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat-Nya yang telah dilimpahkan kepada Tim Penulis sehingga Tim Penulis dapat menyelesaikan karya ilmiah yang berjudul Penulisan Karya Ilmiah yang merupakan salah satu tugas terstruktur Bahasa Indonesia pada semester dua. Dalamkaryailmiahinikamimembahasmengenaibagaimanamengidentifikasikan masalah tulisan, latar belakang, tujuan dan manfaat penulisan, mengindentifikasi kerangka teori, formulasi isi tulisan dan bagaimana membuat kesimpulan dan saran dalam karya ilmiah.Dalam menyelesaikan karya ilmiah ini, Tim Penulis telah banyak mendapat bantuan dan masukan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini Tim Penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada : 1. Ibu Nata Margareta, S.Pd selaku Dosen mata kuliah Bahasa Indonesia yang telah memberikan tugas mengenai karya ilmiah ini sehingga pengetahuan Tim Penulis dalam penulisan karya ilmiah makin bertambah dan hal itu sangat bermanfaat bagi penyusunan skripsi kami di kemudian hari. 2. Pihak-pihak yang tidak dapat Penulis sebutkan satu persatu yang telah turut membantu sehingga karya ilmiah ini dapat terselesaikan dengan baik dalam waktu yang tepat. Penulis menyadari bahwa penyusunan karya ilmiah ini masih jauh dari kesempurnaan, namun demikian telah memberikan manfaat bagi Tim Penulis. Akhir kata Tim Penulis berharap karya ilmiah ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Kritik dan saran yang bersifat menbangun akan Tim Penulis terima dengan senang hati.Pontianak, 28 Maret 2010Penulisi</li></ul><p> 2. DAFTAR ISI Kata PengantariDaftar IsiiiBAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang Masalah1B. Rumusan Masalah2C. Tujuan Penelitian3D. Manfaat Penelitian3BAB II KERANGKA TEORI5BAB III METODOLOGI PENELITIAN7BAB IV PEMBAHASAN A. Identifikasi Masalah Tulisan8B. Menulis Latar belakang Masalah9C. Menulis Tujuan Penulisan10D. Menulis Manfaat Tulisan10E. Kajian Teori10F. Formulasi Isi Tulisan121. Tahap Persiapan122. Tahap Pengorganisasian Data133. Tahap Mengolah Data144. Jenis Hubungan Data15G. Membuat kesimpulan dan Saran161. Pengertian Kesimpulan dan Saran162. Langkah-langkah Menyusun Kesimpulan dan Saran17BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan19B. Saran20DAFTAR PUSTAKAii 3. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Menulis laporan penelitian karya ilmiah acap kali menjadi masalah bagi seseorang yang sudah menyelesaikan proposal penelitian ilmiah, atau bahkan sudah melaksanakan penelitian. Berbagai alasan seperti kesibukan, sedikitnya waktu, tidak adanya biaya sering menjadi kambing hitam atas ketidakberdayaan kita menyelesaikan laporan hasil penelitian karya ilmiah. Akhirnya, setelah berbulan-bulan penelitian ilmiah dilaksanakan laporan hasilnya belum juga selesai. Banyak kasus, mahasiswa yang sudah menyelesaikan Ujian Negara masih bermasalah karena belum menyelesaikan skripsi atau tesisnya. Menyelesaikan laporan karya ilmiah terkait dengan kegiatan menulis. Seperti yang kita ketahui, menulis merupakan keterampilan berbahasa yang masih menjadi masalah di negeri kita. Keterampilan menulis memang tidak bisa lahir dengan serta merta. Diperlukan kolaborasi antara talenta manusia dengan wawasan kebahasaan. Talenta melahirkan semangat menulis, dan wawasan kebahasaan menjadi bekal untuk terampil menulis. Talenta saja tidak cukup, sebab sebagai sebuah skill, seperti halnya naik sepeda, kegiatan menulis perlu dilatih atau diasah. Semakin sering berlatih, maka kemampuan menulis akan semakin baik. Untuk sekedar naik sepeda, hanya diperlukan waktu sekitar satu bulan, dan untuk menjadi seorang atlet balap sepeda, diperlukan latihan bertahun-tahun. Sama halnya dengan belajar menulis. Untuk sekedar bisa menulis, dibutuhkan waktu beberapa bulan saja, tetapi untuk menjadi penulis yang handal, yang tulisan-tulisannya ditunggu oleh para pembaca, tentu dibutuhkan waktu latihan yang lebih lama lagi. Tulisan bersifat efektif bila didasarkan atas prinsip-prinsip yang sama dengan penyelidikan yang dilakukan sebelumya, yaitu kejelasan, ketetapan (bebas1 4. 2dari kesalahan), dan kenalaran. Seperti halnya dengan sebuah percobaan, tulisan harus didasarkan atas organisasi yang mantap dan rapih: Organisasi yang baik merupakan kunci tulisan yang baik (Peterson 1980). Penulisan dan pikiran merupakan dua hal yang saling berkaitan: sebuah tulisan yang disusun dengan buruk sering mencerminkan percobaan yang kurang terorganisasi dengan latar belakang pikiran yang kacau. Sebaliknya, penyusunan tulisan dapat membantu penulis dalam pengertian masalah yang diselidikinya. Organisasi yang baik juga menimbulkan kesederhanaan. Percobaan ilmiah kerap sangat rumit, tetapi laporannya perlu ditulis dengan sederhana supaya dapat dibaca dan ditafsirkan dengan mudah oleh orang lain (spesialis maupun bukan spesialis).Menulis laporan hasil penelitian, tidak berbeda dengan menyusun tulisan ilmiah populer lainnya. Secara teknis, bedanya pada kerangka tulisan. Tulisan ilmiah hasil penelitian harus ditulis berdasarkan kerangka yang sudah baku. Kerangka laporan hasil penelitian terdiri atas, Pendahuluan, Kajian Teori, Metodologi Penelitian, Hasil Penelitian dan Pembahasan, serta Simpulan dan Saran, yang ditambah dengan lampiran-lampiran bukti hasil penelitian. Oleh karena itu, dalam karya ilmiah ini kami mengangkat masalah penulisan karya ilmiah. Tim Penulis mencoba menyusun suatu karya tulis mengenai bagaimana mengidentifikasikan masalah tulisan, latar belakang, tujuan dan manfaat penulisan, mengindentifikasi kerangka teori, formulasi isi tulisan dan bagaimana membuat kesimpulan dan saran dalam karya ilmiah.B. Rumusan Masalah Masalah yang akan dibahas dalam karya ilmiah ini adalah : 1. Bagaimana mengidentifikasi masalah tulisan? 2. Bagaimana menulis latar belakang? 3. Bagaimana menulis tujuan dan manfaat penulisan karya ilmiah? 4. Bagaimana mengidentifikasi kerangka teori dalam karya ilmiah? 5. Bagaimana memformulasikan isi tulisan? 6. Bagaimana membuat kesimpulan dan saran? 5. 3C. Tujuan Penelitian Tujuan dari penulisan karya ilmiah ini adalah untuk : 1. Mengetahui cara mengidentifikasi masalah tulisan. 2. Mengetahui cara menulis latar belakang masalah. 3. Mengetahui cara menulis tujuan dan manfaat penulisan karya ilmiah. 4. Mengetahui cara mengidentifikasi kerangka teori dalam karya ilmiah. 5. Mengetahui bagaimana memformulasikan isi tulisan. 6. Mengetahui cara membuat kesimpulan &amp; saran. D. Manfaat Penelitian 1. Ada banyak manfaat yang baik dari pembuatan karya ilmiah. Jika tidak ada manfaatnya maka tentu saja Sekolah atau instansi sejenisnya tidak akan menuntutnya. Beberapa manfaat antara lain :Melatih kreatifitas siswa dalam menuangkan gagasan pemikirannya (ide-idenya) tentang suatu kajian atau topik dari ilmu-ilmu yang sudah didalami. Di sini secara tidak langsung penulis juga dilatih untuk menerapkan kemampuan berpikir secaralogis-sistematis,kemampuanmembahasakan,kemampuanmenganalisis-kritik, dll. 2. Karya tulis itu, bukan hanya berguna bagi penulis saja tetapi juga sebagai bahan referensi ilmiah dan sumbangan pengetahuan bagi sekolah, bagi para pembaca tentang apa yang anda sumbangkan lewat ide penulis melalui karya ilmiah tersebut. 3. Sebagai tuntutan akademik bagi para akademisi yang ingin berpetualang terus dalam dunia pengetahuan dan pendidikan. Dengan hasil karya tulis, penulis dilatih secara khusus untuk terbiasa menulis atau mengolah sesuatu yang menjadi obyek tulisan ilmiah anda sehingga dapat mempermudah anda manakala melanjutkan studi-studi ilmiah dan untuk mencapai gelar-gelar ilmiah lainnya. 6. 44. Melatih berpikir tertib dan teratur karena menulis ilmiah harus mengikuti tata cara penulisan yang sudah ditentukan prosedur tertentu, metode dan teknik, aturan / kaidah standar, disajikan teratur, runtun dan tertib. 5. Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya. 7. BAB II KERANGKA TEORI A. http://www.akatiga.org/index.php/artikeldanopini/lainnya/128 Ditulis Oleh: Satjipto Rahardjo Dalam artikel ini dijelaskan Buku yang ditulis oleh sdr. Gunawan Wiradi ini menambah informasi dan wawasan bagi kita tentang seluk-beluk penulisan karya ilmiah yang sangat bermanfaat bagi komunitas akademis. Kelebihan dari tulisan ini adalah fokusnya kepada masalah etika, yaitu etika penulisan karya ilmiah. Etika penulisan adalah lebih daripada masalah teknis penulisan itu sendiri. Ia sudah bicara tentang apa yang seharusnya dilakukan dan yang tidak. Seseorang secara teknis, boleh telah menulis dengan cara yang benar, melainkan tetap ada resiko melanggar etika penulisan ilmiah. Etika lebih menyentuh hati daripada nalar pikiran.Melalui praktek menulis secara terus menerus, kualitas sebuah karya ilmiah dapat ditingkatkan.B. http://mgmp1.wordpress.com/2009/03/11/penulisan-karya-ilmiah-artikel-ilmiah/ Penulis Prof. Dr. Imam Suyitno, M.pd Dalam artikel ini Bapak Imam menjelaskan mengenai berbagai hal mengenai karya ilmiah yaitu seperti situasi menulis karya ilmiah, Tahap-tahap penulisan ilmiah, yang terdiri dari tahap pemilihan topik atau pokok bahasan, tahap pengumpulan informasi dan bahan, tahap evaluasi informasi dan bahan, tahap pengelolaan pokok-pokok Pikirandan terakhir tahap penulisan tahappenyuntingan. Yang kedua Keterampilan yang diperlukan dalam menulis ilmiah yaitu keterampilan bahasa, Keterampilan penyajian Keterampilan perwajahan. Ketiga yaitu Hal penting dalam penulisan ilmiah. Ciri Tulisan Ilmiah yaitu5 8. 6Empiris: informasi yang disampaikan bersifat faktual yang diperoleh berdasarkan hasil pengamatan, kajian pustaka, penelitian.Sistematis: adanya keteraturan, keterkaitan, dan ketergantungan antarbagianObjektif: bebas dari prasangkan perorangan/pribadi. Analitis: berusaha membeda-bedakan pokok soalnya ke dalam bagian yang lebih rinci. Verifikatif: mengandung kebenaran ilmiah yang dapat diuji. Terakhir yaitu macam-macam Karya Ilmiah yang terdiri dari Artikel ilmiah dan makalah ilmiah. 9. BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Alat Pengumpulan Data 1. Metode yang Digunakan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, suatu metode yang dapat memberikan gambaran suatu fenomena atau gejala dari suatu keadaan tertentu baik yang berupa keadaan sosial, sikap, pendapat, maupun cara yang meliputi berbagai aspek. Dengan metode deskriptif ini juga bisa diketahui perbedaan-perbedaan dan dapat menemukan sebab-sebab dari suatu akibat. 2. Pendekatan penelitian Dalam penelitian, pendekatan penelitian yang kami gunakan adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif mengutamakan kualitas data. Oleh karena itu, dalam penelitian kualitatif tidak digunakan analisis statistika. B.Teknik Pengumpulan Data Dalam penulisan karya ilmiah ini, untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan, kami mempergunakan metode studi pustaka. Metode studi pustaka atau literatur ini dilakukan dengan cara mendapatkan data atau informasi tertulis yang bersumber dari buku-buku, koran, dan berbagai artikel di internet yang menurut kami dapat mendukung penelitian ini.7 10. BAB IV PEMBAHASAN A. Mengidenfikasi Masalah Tulisan Setelah mendapatkan topik atau judul penelitian yang akan anda lakukan, hal selanjutnya yang dilakukan adalah merumuskan pertanyaan masalah penelitian tersebut. Setelah sumber diperoleh, dibuat rumusan masalah dan penelitian. Rumusan masalah dibuat dalam bentuk pertanyaan dan menggambarkan hubungan antar variabel yang akan diteliti. Pertanyaanpertanyaan dirumuskan secara tertulis. Oleh karena itu,perlu diperhatikan penggunaan bahasa yang baik agar tidak terjadi salah tafsir. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut : 1. Gunakan bahasa yang mudah dipahami. 2. Pilihlah kata-kata yang mengandung arti yang sama bagi semua orang. 3. Gunakan kalimat pendek yang tidak menyulitkan pemahaman Contoh rumusan pertanyaan penelitian dapat dilihat pada uraian berikut ini: Topik : Pribadi siswa yang tidak tenang Judul : pengaruh kepribadian siswa yang tidak tenang terhadap prestasi belajar Variabel : kepribadian siswa dan prestasi belajar Subjek/Populasi : Siswa Rumusan masalah : a. Faktor-faktor apakah yang melatarbelakangi timbulnya lepribadian yang tidak tenang? b. Apakah kepribadian yang tidak tenang berpengaruh terhadap prestasi belajar? c. Bagaimanakah cara menyikapi siswa yang memiliki kepribadian tidak tenang agar tidak mengganggu siswa yang lain?8 11. 9Pertanyaan-pertanyaan : a. Apakah ada faktor-faktor dari dalam yang berpengaruh terhadap kepribadian siswa? b. Apakah ada faktor-faktor dari luar yang berpengaruh terhadap kepribadian siswa (contoh : teman dan lingkungan sekitar)? c. Benarkah kepribadian tidak tenang sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar? d. Bagaimana sikap seorang guru jika menghadapi siswa yang memilliki kepribadian tidak tenang? Rumusan pertanyaan di atas, dapat dikembangkan ke dalam pertanyaanpertanyaan, seperti : angket atau kuesioner, atau pedoman wawancara. Teknik yang dipakai dalam sebuah penelitian sangat tergantung pada data yang ingin diperoleh. Misalnya, apabila data tersebut bersifat pribadi atau sensitif, maka teknik yang dipakai adalah wawancara. B. Menulis Latar Belakang Masalah Dalam latar belakang masalah, peneliti harus mengemukakan masalah alasan dipilihnya suatu masalah atau topik yang akan dijadikan bahan penelitian.Mengapamasalahituperluditelitidanapayangmelatarbelakanginya. Dalam latar belakang masalah dikemukakan juga faktafakta sementara yang diperoleh peneliti dari pengamatan dan studi kepustakaan. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan suatu masalah adalah sejauh mana urgensi dan manfaatnya dalam kehidupan seharihari bagi masyarakat. Selain aspek urgensi dan manfaat, peneliti juga mempertimbangkan aspek kepraktisan seperti fakta dan data yang dapat diperoleh, dana, dan tenaga. Dalam membuat latar belakang masalah, pertanyaan yang perlu ada dalam benak peneliti adalah kenapa masalah itu penting?. Untuk menjawab pertanyaan ini, peneliti akan memulainya dari sesuatu yang umum hingga pada akhirnya menyempit pada titik permasalahan. Contohnya, peneliti ingin 12. 10meneliti tentang pendidikan alternatif, maka peneliti akan memulai dari tingkat kemiskinan di Indonesia, kemudian menjelaskan HDI (Human Development Indeks) Indonesia, hingga pada akhirnya masuk pada keterkaitan antara kemiskinan dengan pendidikan berupa rendahnya akses pendidikan bagi masyarakat miskin, perlu juga menjelaskan data-data pendukung. C. Menulis Tujuan Tulisan Tujuan penelitian merupakan rumusan masalah dalam bentuk kalimat pernyataan. Contoh : Rumusan masalah : faktor-faktor apakah yang mempengaruhi tingkat kedisiplinan siswa SMU di Jakarta? Tujuan penelitian :ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kedisiplinan siswa SMU di Jakarta.Tujuan penelitian juga sangat berkaitan dengan kesimpulan. Bila masalah penelitian merupakan hal yang dipertanyakan dan tujuan penelitian merupaka...</p>