concrete quality control training

Click here to load reader

Post on 12-Jul-2016

244 views

Category:

Documents

10 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

training QC

TRANSCRIPT

  • CONCRETE QUALITY CONTROL TRAININGPT. VARIA USAHA BETON - 2010

  • CONCRETEDAMAGE &REPAIRQISEVALUASIMUTUMIX DESIGNQUALITYPLANQCMATERI TRAINING

  • Beton dengan mutu 22.5 MpaBeton diluar bangunan, terlindung dari hujan dan terik matahari langsungJumlah beton yang akan dibuat 1000 3000 m3Jenis semen = OPCAgregat halus= alami Agregat kasar = batu pecahFaktor air semen maksimum ditetapkan= 0.60Slump ditetapkan antara= 60 100 mmUkuran agregat maksimum ditetapkan= 40 mmSusunan besar butir agregat halus masuk= Zone 2

    CONTOH & CARA PEMBUATAN MIX DESIGN

  • DATA MATERIAL

    MATERIALBERAT JENISRESAPANKADAR AIRPASIR A2.503.106.50PASIR B2.444.28.80BATU PECAH2.661.631.06

  • CARA PERHITUNGAN MIX DESIGN22.546.629.1OPC0.650.660-10040185308.33275ZONA 237BATU PECAHALAMI2.592.361866.67690.671176

    NOURAIANTABEL / GRAFIKNILAI123456

    7

    8910111213141516171819202122Kuat TEKAN yang disyaratkanDeviasi Standar (s)Nilai TAMBAH / margin (M)Kuat TEKAN rata - rata yang hendak dicapai (f'cr)Jenis semenJenis agregat kasarJenis agregat halusFaktor Air Semen

    Faktor Air Semen maksimumSlumpUkuran agregat maksimumKadar air bebasKadar semenKadar semen meksimumKadar semen minimumF.A.S yang disesuaikan Susunan besar butir agregat halusPersen bahan < 4.8mmBerat jenis relatif agregatBerat jenis betonKadar agregat gabunganKadar agregat haluskadar agregat kasarDitetapkanDiketahui

    1 + 3DitetapkanDitetapkanDitetapkanTabel 5Grafik III.1DitetapkanDitetapkanDitetapkanTabel 611 : 8DitetapkanDitetapkan/PBI

    Grafik Grafik

    Grafik II.319 - 12 1120 * 1720 21MpaMpaMpaMPa

    mmmmKg/m3Kg/m3Kg/m3Kg/m3

    %Kg/m3Kg/m3Kg/m3Kg/m3Kg/m3

  • Kuat TEKAN KarakteristikKuat TEKAN karakteristik sudah ditetapkan 22.5 Mpa pada umur 28 hari.Deviasi StandartDeviasi standart ditentukan dari besarnya volume beton yang akan dibuat, yaitu antara 1000-3000 m3, dari tabel nilai S dapat diambil 40 kg/cm2 = 4 Mpa (dapat diterima).

    VOLUME PEKERJAANSTANDART DEVIASI (S) kg/cm2UKURANSATUAN (m3)BAIK SEKALIBAIK CUKUPKECIL< 100045

  • 3.Nilai Tambah (Margin) Jika nilai tambah dihitung berdasarkan nilai deviasi standar yang dipilih, margin (M) dapat dihitung dengan rumus : M = k . S

    Dimana : M = Nilai tambah (Mpa) k = Konstanta (1.64) S = deviasi standar (Mpa)

    Nilai tambah (margin) dengan bagian cacat 5 %,k = 1.64. Jadi :

    M= 1.64 x S = 1.64 x 4 Mpa= 6.6 Mpa

  • 4. Kekuatan Rata-Rata Yang Hendak Dicapai fcr = fc+ M

    fcr= kuat TEKAN rata-rata (Mpa)fc = kuat tekan yang diisyaratkan / direncanakan (Mpa)M = nilai tambah (margin), Mpa = (22.5 + 6.6) Mpa = 29.1 Mpa 5. Jenis Semen Ditetapkan = OPC 6. Jenis Agregat Halus dan Kasar

    Jenis Agregat halus alami Agregat kasar batu pecah

  • 7. Faktor Air Semen 29.10.65

    JENIS SEMENJENIS AGREGAT KASARKEKUATAN TEKAN (N/mm2)UMUR (HARI)372891TYPE IALAMI20284048BATU PECAH23324554TYPE IIALAMI13183240BATU PECAH11263644

  • 8. Faktor Air Semen Maksimum

    DESKRIPSIJUMLAH SEMEN MINIMUM DALAM 1 m3 BETON (kg)FASBeton didalam ruangan Bangunan :Keadaan keliling non korosifKeadaan keliling korosif, disebabkan oleh kondensasi atau uap korosifBeton diluar ruangan bangunan :Tidak terlindung dari hujan dan terik matahari langsungTerlindung dari hujan dan terik matahari langsung275325

    3252750.600.52

    0.600.60Beton yang masuk kedalam tanah :Mengalami keadaan basah dan kering berganti-gantiMendapat pengaruh sulfat alkali dari tanah atau air tanah 3253750.550.52Beton yang terus-menerus berhubungan dengan air :Air tawarAir laut2753750.570.52

  • 9. SLUMP Slump ditetapkan sesuai dengan kondisi pelaksanaan pekerjaan agar diperoleh beton yang mudah dituang dan dipadatkan atau dapat memenuhi syarat workability. Jika tidak ada data yang lalu, nilai slump dapat diambil dari Tabel 510. UKURAN AGREGAT MAKSIMUMDitetapkan = 40 mm

  • 11. Kadar Air BebasJika agragat halus dan agregat kasar yang dipakai dari jenis yang berbeda (alami dan batu pecah),banyaknya air yang diperlukan dengan menggunakan rumus : A = 0.67 W1 + 0.33 W2

    A = banyaknya air yang dibutuhkan (liter) / m3 beton W1 = banyaknya air yang dibutuhkan menurut agregat halus W2 = banyaknya air yang dibutuhkan menurut agregat kasar

  • 12. KADAR SEMEN Kadar semen = 185 : 0.60 = 308.33 kg/m

    13. KADAR SEMEN MAKSIMUMKadar semen maksimum tidak ditentukan jadi dapat diabaikan

  • 14. KADAR SEMEN MINIMUM

    DESKRIPSIJUMLAH SEMEN MINIMUM DALAM 1 m3 BETON (kg)FASBeton didalam ruangan Bangunan :Keadaan keliling non korosifKeadaan keliling korosif, disebabkan oleh kondensasi atau uap korosifBeton diluar ruangan bangunan :Tidak terlindung dari hujan dan terik matahari langsungTerlindung dari hujan dan terik matahari langsung275325

    3252750.600.52

    0.600.60Beton yang masuk kedalam tanah :Mengalami keadaan basah dan kering berganti-gantiMendapat pengaruh sulfat alkali dari tanah atau air tanah 3253750.550.52Beton yang terus-menerus berhubungan dengan air :Air tawarAir laut2753750.570.52

  • Dengan mencampur 36% pasir A dan 64% pasir B didapat pasir gabungan yang termasuk zone 215. SUSUNAN BESAR BUTIR AGREGAT HALUS

  • 16. PERSEN BAHAN LEBIH HALUS DARI 4,8 mm

    37Zone 1Zone 2Zone 3Zone 4

  • 17. BERAT JENIS RELATIF AGREGATBerat jenis agregat halus gabungan = (0.36x2.50) + (0.64x2.44) = 2.46

    Berat jenis agregat kasar = 2.66

    Berat Jenis relatif agregat gab. = (0.37x2.46) + (0.63x2.66) = 2.59

  • 18. BERAT JENIS BETON1852360

  • Berat Agg. Gabungan = Berat Jenis Beton Berat Semen Berat Air= 2.360 308.33 185 = 1866.67 kg/m319. KADAR AGREGAT GABUNGAN

  • 20. KADAR AGREGAT HALUS Kadar agregat halus = 0.37 x 1866.67 = 690.67 kg/m3

    21. KADAR AGREGAT KASARKadar agregat kasar = (1866.67 690.67) = 1.176 kg/m3

  • 22. KOREKSI PEMAKAIAN AGREGATsetiap 1 m:Semen Portland (OPC) = 308.33 kg Air = 185 kgAgregat halus =Pasir A = 0.36 x 690.67 = 248.64 kgPasir B = 0.64 x 690.67 = 442.03 kgAgregat kasar = 1176 kgmengkoreksi kadar air dalam agregat, sehingga didapat :Pasir A = (6.50 3.10) x 248.64/100 = 8.45kgPasir B = (8.80 4.20) x 442.03/100 = 20.33 kgKerikil = (1.06 1.63) x 1176/100 = -6.70 kgJadi banyaknya material yang diperlukan setiap 1 m adalah sebesar :Air = 185 8.45 20.33 + 6.70 = 162.92 kg Pasir A = 248.64 + 8.45 = 257.09 kg Pasir B = 442.03 + 20.33 = 462.36 kgKerikil = 1176 6.70 = 1169.30 Kg

  • REFERENSI EVALUASI MUTU BETON YANG DIGUNAKAN DI INDONESIA

    Peraturan Beton Indonesia 1971 (PBI 71)Peraturan Beton 1989 (PB 89)American Concrete Institute (ACI)

    EVALUASI MUTU BETON

  • Kreteria Mutu Beton Menurut PBI 71 :Tidak boleh lebih dari 1 nilai diantara 20 nilai hasil pemeriksaan benda uji berturut-turut terjadi kurang dari bk.Tidak boleh satupun nilai rata-rata dari 4 hasil pemeriksaan benda uji berturut turut terjadi kurang dari ( + 0.82 s) Selisih antara nilai tertinggi dan terendah diantara 4 hasil pemeriksaan benda uji berturut - turut tidak boleh lebih besar dari 4.3 s.Dalam segala hal pemeriksaan 20 benda uji berturut turut harus memenuhi = ( - 1.64 s)

  • Nilai kuat tekan (kN)Nilai Tegangan (si) silinderNilai Tegangan (si) kubusRata 2 4 benda uji Rata 2 4 benda uji Dan seterusnya Tidak boleh lebih dari 1 diantara 20 benda uji berturut turut kurang dari bk Rata rata 4 benda uji berturut turut tidak boleh ada yang kurang dari (bk + 0,82 Sr)Selisih antara nilai tertinggi dan terendah diantara 4 benda uji berturut turut tidak boleh lebih besar dari 4.3SrNilai korelasi ke 28 HariKuat tekan karakteristik

  • 2. PERATURAN BETON 1989 (PB89)

    Tingkat kekuatan dari suatu mutu beton dikatakan dicapaidengan memuaskan bila kedua persyaratan berikut dipenuhi(Psl 4.7.2.3):

    Nilai rata-rata dari semua pasangan hasil uji yang masing-masing terdiri dari empat hasil uji kuat tekan tidak kurang dari (fc + 0.82 s).Tidak satupun dari hasil uji tekan (rata-rata dari dua silinder) mempunyai nilai dibawah 0.85 fc.

  • Tidak boleh satupun nilai rata-rata dari 2 benda uji kurang dari 0.85 fc Dan seterusnya Dan seterusnya Nilai dari kolom Vi tidak boleh kurang dari (fc + 0.82 s).

    Kuat tekan rata-rata berurutanStandart deviasi actualKuat tekan AktualNilai tegangan(Kg/cm)

  • AMERICAN CONCRETE INSTITUTE(ACI)Kuat tekan adalah hasil rata-rata dua silinder yang dibuat dari sampel beton yang sama dan dites pada umur 28 hari atau umur lain yang ditentukan.Setiap nilai rata-rata dari 3 uji kuat tekan yang berurutan. Mempunyai nilai yang sama atau lebih besar dari kuat tekan minimum Tidak ada nilai uji kuat tekan yang dihitung sebagai nilai rata-rata dari dua hasil uji contoh silinder mempunyai nilai dibawah nilai minimum melebihi fc-35 kg/cm2

  • Nilai kuat tekan (kN)Konversi ke-28 hariNilai kolom IV tidak boleh kurang dari fc-35 Kg/cm2(thirth req)Dan seterusnya Dan seterusnya Nilai kolom VI tidak boleh lebih kecil dari fc(Sec. Req)Nilai kuat tekan rata-rata2 benda uji(first req)Nilai kuat tekan karakteristik

  • CONCRETE DAMAGE AND REPAIR

  • SEGREGASI BETONSegregasi adalah terjadinya pemisahan agregat kasar dan halus serta pasta semen pada campuran beton.

    Segregasi mengurangi kekuatan, keawetan dan finishing permukaan beton akan jelek.

    Untuk mencegah segregasi : Beton harus diaduk secara rata, maka penting untuk memutar molen TM dg kecepatan cukup setidaknya 2 menit sebelum beton dituang. Tinggi penuangan tidak boleh lebih 1,5 meter Penggunaan vibrator harus benar (waktu getar 5 15 detik)

  • CURING CONCRETEPerawatan BetonCuring beton bermanfaat : Menguatkan