cak maret 2015

Download CAK Maret 2015

Post on 21-Jul-2016

224 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Catatan Arek Kampus Edisi Maret 2015

TRANSCRIPT

  • E D I S I M A R E T 2 0 1 5K O R A N C I V I TA S A K A D E M I K A I T S

    I N S P I R A T I F . S O L U T I F . T E R P E R C A Y A

    CATATAN AREK KAMPUS

    Ada sekitar 20 anak-anak yang antusias mengikuti ke-giatan ABC (Aksi Belajar Ceria). Mereka tampak senang. Seolah tidak ada kesedihan yang mereka miliki. Satu diantara mereka ter-lihat sedang belajar membaca Al-Quran. Walau terbata-bata, anak itu tetap semangat mem-pelajarinya. Di sisi lain, ada juga anak-anak yang sedang asyik berbagi cerita dengan relawan pengajar.

    Setiap sabtu sore, Masjid Al-Mustofa, Medokan Semampir memang selalu ramai. Lalu lalang anak-anak sudah men-jadi hal biasa ditemui sore itu. Ruangan yang biasanya hanya dijadikan sebagai tempat ibadah (sholat) tersebut, kini oleh BPU (Badan Pelayanan Umat) JMMI disulap menjadi tempat belajar sekaligus bermain bagi anak-anak. Inilah salah satu kegiatan yang diadakan BPU.

    BPU merupakan Badan Semi Otonom JMMI ITS yang khusus bekerja di bidang sosial. Pada awalnya, BPU hanyalah sebuah divisi di bawah departemen Syiar, namun mengingat pro-gram kerja yang diemban terlalu besar, sehingga timbullah ide untuk menjadikan BPU sebagai BSO. Program kerja yang dimiliki BPU punya ciri khas tersendiri.

    BPU: IMPIKAN DESA BINAAN YANG MANDIRICATATAN FAUJI

    Kegiatan bersama binaan SUMBER: istimewa

    dan Teknik Informatika. Sebenarnya kalau dari pi-

    datonya pak rektor, harapannya semua jurusan ikut AUN. Tapi kita tidak bisa seperti itu. Kita harus bertahap karena persia-pannya butuh tenaga banyak. ITS sendiri memprioritaskan jurusan-jurusan yang kemarin mendapatkan penghargaan ki-nerja jurusan terbaik, ujar Dr. Nanik Suciati, ketua jurusan Teknik Informatika ITS.

    AUN sendiri merupakan jaringan perguruan tinggi se-ASEAN yang bertujuan untuk meningkatkan atau menya-

    makan kualitas standar univer-sitas di ASEAN.

    Salah satu tujuan kita untuk mengecek standar mutu kita untuk pelaksanaan proses pembelajaran apakah sepadan dengan negara-negara di dunia, salah satunya lewat AUN. Jadi kita tahu mutu kita seperti apa di kancah ASEAN. Kalau memang baik kita bisa PD (percaya di-ri-red). Kalau belum kita bisa tahu kurang baiknya itu dimana sehingga bisa diperbaiki, ujar wanita yang pernah menjadi pengurus JMMI tersebut.

    (Bersambung ke hal 11)

    MENUJU AEC, ITS IKUTI SERTIFIKASI AUNCATATAN ALFIAN NUR MUHAMMAD

    (Bersambung ke hal 11)

    11 bendera negara ASEAN dikibarkan di bundaran ITS SUMBER: istimewa

    JURUSAN ITS PESERTASERTIFIKASI AUN:

    - Statistika- Teknik Lingkungan

    - Teknik Industri- Teknik Informatika

    Hingga tak terasa saat ini kita telah tiga bulan memasuki tahun 2015 yang menandai dimulainya AEC. Berbagai persiapan telah dilakukan mulai dari tingkat pemerintah, swasta, hingga perguruan tinggi.

    Salah satu persiapan yang dilakukan berbagai perguruan tinggi termasuk ITS adalah dengan mengikuti AUN (ASEAN University Network). Hanya saja baru empat jurusan yang saat ini diajukan untuk mengikuti sertifikasi AUN, diantaranya adalah jurusan Statistika, Teknik Lingkungan, Teknik Industri,

    Selama beberapa waktu ke-marin, berbagai instansi gencar memberitakan tentang ASEAN Economic Community (AEC).

  • I T S U P D AT E

    JADI PTN-BH, ITS PISAHKAN ASET

    SUMBER: bpp.its.ac.id

    Senin (16/2/2015), terseleng-garanya bimbingan teknis pen-gelolaan barang milik Negara yang ditujukan untuk member-ikan penjelasan arah kerja bagi petugas inventaris di lingkungan ITS. Bimbingan ini diselengga-rakan karena status ITS yang telah berubah dari PTN-BLU

    menjadi PTN-BH, dengan kepu-tusan SK yang keluar pada bulan oktober yang lalu. Tentu saja hal ini ditujukan untuk mening-katkan kualitas inventaris di lingkungan ITS. Kasubbag Inventaris dan Penghapusan, Rahmat Waspodo, menyadari bahwa pemisahan tersebut

    harus dilakukan. Pemisahan aset ITS semula dikelola oleh sistem informasi dan akuntansi (SIMAK) Badan Miliki Negara (BMN).

    Inventaris sekarang masih belum seperti yang kita hara-pkan, ujar Rahmat Waspodo selaku Kasubbag Inventaris dan Penghapusan.

    Dengan adanya pemisahan aset yang awalnya dikelola oleh SIMAK, kedepannya ITS akan lebih leluasa dalam mengelola asetnya.

    Jadi tidak harus mengikuti SIMAK BMN, namun tetap diawasi oleh kementerian keuangan, jawab Rahmat.

    Menghadapi berubahnya status menjadi PTN BH ,

    seluruh aset berupa bagunan , kendaraan dinas, mesin dan lain lain akan dipisahkan, tetapi berbeda perlakuan jika untuk aset tanah. Jika ingin mengelola tanah tetap harus berkoordi-nasi dengan KPKNL ( Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang ) Surabaya.

    Output dari acara ini adalah dengan terbitnya SK dari Kemenkeu sebagai modal awal sebuah PTN-BH. Pemisahan yang dilakukan akan diting-katkan dengan rencana selesai oktober 2016.

    Saya berharap pemisahan ini akan dilakukan dengan cepat dan seakurat mungkin,ujar Rahmat. (jcb/fzb)

    ITS KEMBALI BERPRESTASI DALAM OSN CATATAN DEO SIREGAR

    Dalam perlombaan OSN (Olimpiade Sains Nasional), ITS kembali berprestasi, dimana para penggawa adalah Achmad Rizal Firmany, Hariono dan Yulia Rachmawati, peserta OSN 2014. Ketiga sekawan tersebut berasal dari jurusan yang sama yaitu Teknik Kimia . ITS meraih juara 2 dengan karya mereka yang berjudul ZIF-8 (Ziolitic Immidaziolate Framework-8), dimana proses tersebut berino-vasi untuk penyimpanan bahan bakar hydrogen.

    Material ini berupa serbuk yang dimasukkan dalam kend-araan yang berbahan bakar hi-drogen, jelas Rizal. Material ini dapat mengoptimalkan penyer-apan bahan bakar hidrogen yang ada dalam tabung bahan bakar kendaraan. Material yang ditambahkan ke dalam tabung akan memaksimalkan penyerapan hidrogen yang berdampak pada massa tabung yang minimal. Sehingga tekanan pada kendaraan tersebut juga akan berkurang dan kendaraan akan bekerja dengan lebih baik. Bahan bakar hidrogen tidak akan menghasilkan polusi karena sisa pembakarannya

    berupa uap air, terang Rizal.Pada awalnya rizal dan

    kawan-kawanya melanjutkan perjuangan yang telah dilalui oleh para seniornya, Ide ini berawal dari sebuah PKM P ( Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian).

    Awalnya kami mengirimkan proposal secara online, lalu untuk bidang PU ini diseleksi

    hingga sepuluh besar tingkat nasional dan lima diantaranya maju ke babak final di Jakarta, tutur Rizal. Saat mencapai tahap lima besar, setiap tim didanai sebesar 7.5 juta rupiah untuk melakukan penelitian

    Jalan perjuangan tidak semudah itu dalam kampus per-juangan ITS, setiap perjuangan akan selalu ada kendala, hanya

    ada 1 dosen pembimbing yang datang, bahkan saat penga-nugerahan juara Ujar rizal

    Pesan yang diberikan oleh rizal untuk mahasiswa ITS adalah selama ada kesempatan teruslah berkarya untuk mem-banggakan almamater. (jcb/fzb)

    Gedung rektorat ITS

    Urut dari kiri, Yulia Rachmawati, Achmad Rizal Firmanu, dan Hariono SUMBER: ITS Online

    CATATAN DEO SIREGAR

    2 C A K | M A R E T 2 0 1 5

  • I T S U P D AT E

    GMAIL (Gebyar Manarul ilmi) JMMI ITS 2015 kembali hadir dengan serangkaian acara. Seperti halnya Sabtu (21/02/2015) kemarin te-patnya di Pascasarjana ITS. GMAIL mempersembahkan acara seminar inspirasi dan keilmuan dengan tema Saatnya yang Muda yang Berkarya. Pembicara kali ini adalah Dr. Warsito, M.Eng dan dr. Gamal Albinsaid.

    Dr. Warsito yang merupakan penemu ECVT dan ECCT ini mengawali slide presentasi From Knowledge to Values sebagai motivasi bagaimana pentingnya mengembangkan ilmu agar bermanfaat bagi sekitar. Arti manfaat berarti ada kontribusi terhadap masyarakat yang sejatinya merupakan es-

    ensi dari dakwah. Bukti kese-riusan alumnus Teknik Kimia Universitas Shizuoka Jepang dalam dunia pengetahuan adalah hingga saat ini masih meneliti interaksi antara gelom-bang dan materi.

    Semua berawal dari per-samaan Laplace dan Poisson yang sering tercantum pada soal-soal ujian masuk perguruan tinggi. Bagaimana persamaan Laplace dan Poisson bisa digu-nakan untuk menyelamatkan nyawa manusia? Butuh waktu setidaknya 20 tahun untuk me-nemukan manfaat persamaan keduanya. Ada pun yang telah diketemukan yakni digitalisasi aktivitas otak yaitu brain to brain communication penjelas dari Doktor kelahiran Karanganyar mengenai gelombang dan

    materi.Pada akhir presentasi, la-

    ki-laki kelahiran 15 Mei 1967 berpesan kepada kawula muda yakni Temukan apa yang men-jadi passion anda dan senangi itu.

    Usai presentasi mengenai dunia Laplace dan Poisson, materi selanjutnya dari dr. Gamal Albinsaid yang kembali memberikan motivasi. Laki-laki kelahiran 1989 ini merupakan CEO dari Indonesia Medika dan menjalankan klinik asur-ansi sampah di daerah Malang, Jawa Timur. Peraih penghargaan Internasional untuk kategori pemuda, The HRH Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneur dari Kerajaan Inggris pada 31 Januari 2014 lalu memberikan gambaran men-genai passion yakni Konsep untuk menemukan passion dari dalam diri diantaranya pleasure (kesenangan), strength (bidang yang dikuasai) dan meaning (makna).

    Kedua presentasi ditutup dengan sesi tanya jawab dari peserta. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya yang mengacungkan tangan saat sesi tersebut baru dimulai. Peserta

    seminar kali ini bukan hanya berasal dari ITS saja, ada juga peserta dari luar kampus ITS. Sebut saja salah satu peserta dari UNS Solo, meski tidak muda lagi, beliau yang merupakan seorang guru dan sedang menempuh kuliah S3 bersemangat datang untuk mengikuti seminar ini. Tak ketinggalan seorang siswa SMA yang juga turut datang. Beragamnya peserta seminar kali ini semakin menambah semaraknya acara.

    Pada akhir acara, kedua pemateri menyampaikan pe-sannya kepada pemuda bahwa Sejatinya semangat jiwa muda ditandai dengan kemampuan intelektual yang meng-global, jiwa nasionalisme yang kuat, serta didukung oleh spiritual