buku kur 13

Click here to load reader

Post on 27-Jul-2015

121 views

Category:

Education

4 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

1. Doc Iyus Rustandi 20141KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANDIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAHDIREKTORAT PSMA2013 2. Doc Iyus Rustandi 20142KATA PENGANTARRasa syukur kami panjatkan ke hadiran Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkatkemurahan-Nya naskah Pendukung pembelajaran Kurikulum 2013 ini dapat diselesaikan.Naskah ini kami beri judul Pembelajaran Berbasis Kompetensi Mata Pelajaran denganPendekatan Saintifik. Hal ini disesuaikan dengan tuntutan Kurikulum 2013 yangmenekankan pada pembelajaran dengan pendekatan ilmiah (saintifik) dan penilaianautentik.Pembelajaran adalah suatu kegiatan yang mengandung terjadinya proses penguasaanpengetahuan, keterampilan dan sikap oleh subjek yang sedang belajar. Pelaksanaanpembelajaran akan berjalan efektif apabila didahului dengan penyiapan rencanapelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dikembangkan oleh guru baik secara individualmaupun kelompok yang mengacu pada Silabus. Sehubungan hal tersebut, maka naskah inidisusun dalam rangka memenuhi kebutuhan guru yang terkait dengan pengembanganpersiapan pembelajaran.Semoga naskah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, untuk memfasilitasiguru secara individual dan kelompok dalam mengembangkan rencana pelaksanaanpembelajaran (RPP) dan melaksanakan pembelajaran dalam berbagai modus, strategi,dan model untuk muatan dan/atau mata pelajaran yang diampunya.Pada kesempatan ini kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semuapihak yang telah terlibat dalam penyusunan naskah ini, yang tidak dapat kami sebutkansatu persatu. Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas semua kebaikan dan jerih payahsaudara-saudara sekalian.Dalam penyusunan naskah ini, kami akui masih jauh dari sempurna. Untuk itu saran dankritik yang membangun kearah penyempurnaan naskah Pendukung pembelajaranKurikulum 2013 ini kami terima dengan tangan terbuka.Akhirnya, mudah-mudahan naskah ini dapat berguna dan membantu siapa saja yangmembaca dan membutuhkan khususnya guru mata pelajaran dalam upaya peningkatanmutu pendidikan melalui kegiatan pembelajaran. 3. Doc Iyus Rustandi 20143DAFTAR ISICOVER iKATAPENGANTAR. iiDAFTAR ISI iiiBAB I : PENDAHULUAN 1A. Latar Belakang..1B. Tujuan.2C. Ruang Lingkup 2D. Landasan Hukum . 3BAB II : PEMBELAJARAN KOMPETENSI 4A. Pendekatan Pembelajaran Saintifik .. 5B. Penilaian Autentik 19C. Penilaian Hasil Belajar 20BAB III : ANALISIS KOMPETENSI 22A. Prosedur Analisis .. 22B. Hasil Analisis Kompetensi Dasar.36BAB IV : PENUTUP.82DAFTAR PUSTAKALAMPIRAN: Contoh RPP 4. Doc Iyus Rustandi 20144BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangUndang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasional menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untukmewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktifmengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendaliandiri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,masyarakat, bangsa dan negara. Selanjutnya dalam rangka mencapai tujuan tersebut disusunstandar pendidikan nasional, terdiri atas: standar kompetensi lulusan, standar isi, standarproses, standar sarana prasarana, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standarpengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian.Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 65 Tahun 2013 tentang StandarProses disebutkan bahwa setiap pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyusunrencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) secara lengkap dan sistematis agar pembelajaranberlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi pesertadidik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa,kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik sertapsikologis peserta didik. Untuk itu setiap satuan pendidikan perlu melakukan perencanaanpembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran serta penilaian proses pembelajaran denganstrategi yang benar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas ketercapaian kompetensilulusan.Lampiran IV Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81A Tahun 2013 tentangImplementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran, menyebutkan bahwa Strategipembelajaran sangat diperlukan dalam menunjang terwujudnya seluruh kompetensi yangdimuat dalam Kurikulum 2013. Kurikulum memuat apa yang seharusnya diajarkan kepadapeserta didik, sedangkan pembelajaran merupakan cara bagaimana apa yang diajarkan bisadikuasai oleh peserta didik. Pelaksanaan pembelajaran didahului dengan penyiapan RPP yangdikembangkan oleh guru baik secara individual maupun kelompok yang mengacu pada Silabus.Sedangkan Strategi penilaian disiapkan untuk memfasilitasi guru dalam mengembangkanpendekatan, teknik dan instrumen penilaian hasil belajar dengan pendekatan autentik.Penilaian memungkinkan para pendidik mampu menerapkan program remedial bagi pesertadidik yang tergolong pebelajar lambat dan program pengayaan bagi peserta didik yangtermasuk kategori pebelajar cepat.Pemerintah telah menetapkan pelaksanaan kurikulum 2013 secara terbatas pada 1.270 SMAdi 33 provinsi pada 295 kabupaten/kota mulai tahun pelajaran 2013/2014 untuk kelas X.Untuk mendukung implementasi pelaksanaan kurikulum tersebut pemerintah telah melatihguru inti dan guru sasaran serta menyediakan silabus, buku guru, dan buku siswa untuk matapelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Sejarah. Sedangkan untuk mata pelajaranlainnya diharapkan dapat memanfaatkan buku-buku yang ada (dari kurikulum 2006 dan bukusebelumnya) mulai menerapkan kurikulum 2013 mengacu pada silabus yang telah disediakan.Untuk menyiapkan kemampuan guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaransaintifik serta melakukan penilaiain autentik menggunakan silabus sebagai acuan, perlupenjabaran operasional antara lain dalam mengembangkan materi pembelajaran,mengembangkan langkah pembelajaran serta merancang dan melaksanakan penilaianautentik. Oleh karena itu diperlukan rambu-rambu yang bisa memfasilitasi guru secara 5. Doc Iyus Rustandi 2014individual dan kelompok dalam mengembangkan dan melaksanakan pembelajaran dalamberbagai modus, strategi, dan model untuk muatan dan/atau mata pelajaran yang diampunya.5B. TujuanSecara umum tujuan penulisan naskah ini adalah membantu guru mata pelajaran dalammengimplementasikan kurikulum 2013 dengan memafaatkan buku sumber yang ada. Secarakhusus naskah ini bertujuan:Memberikan rambu-rambu bagi guru dalam menganalisis kompetensi inti dan kompetensidasar1. Mengembangkan materi pembelajaran berdasarkan materi pokok dari silabus matapelajaran2. Mengembangkan kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik3. Mengembangkan indikator pencapaian dan penilaian4. Merancang penilaian otentikC. Ruang LingkupRuang lingkup buku ini terdiri atas:1. Penjelasan dan langkah-langkah pembelajaran saintifik2. Langkah-langkah analisis kompetensi;3. Penilaian otentik; dan4. Hasil analisis kompetensi untuk membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)D. Landasan Hukum1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional2. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang perubahan atas PeraturanPemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun 2013 tentang StandarKompetensi Lulusan4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 64 Tahun 2013 tentang Standar IsiPendidikan Dasar dan Menengah5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 65 Tahun 2013 tentang StandarProses6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 66 Tahun 2013 tentang StandarPenilaian7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 69 Tahun 2013 tentang KerangkaDasar dan Struktur Kurikulum SMA-MA8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81A tentang ImplementasiKurikulum9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor . Tentang Silabus 6. Doc Iyus Rustandi 20146BAB II. PEMBELAJARAN KOMPETENSIKurikulum 2013 adalah penyempurnaan kurikulum berbasis kompetensi yang telah dirintis sejaktahun 2004 melalui piloting beberapa sekolah, dan secara operasional dikembangkan menjadiKTSP sejak tahun 2006. Oleh karena itu pembelajaran kurikulum 2013 adalah pembelajarankompetensi dengan memperkuat proses pembelajaran dan penilaian otentik untuk mencapaikompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan. Penguatan proses pembelajaran dilakukanmelalui pendekatan saintifik, yaitu pembelajaran yang mendorong siswa peserta didik lebihmampu dalam mengamati, menanya, menalar, dan mengomunikasikan atau mempresentasikan.BAB IIPEMBELAJARAN KOMPETENSIPembelajaran kurikulum 2013 adalah pembelajaran kompetensi dengan memperkuat prosespembelajaran dan penilaian otentik untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan danketerampilan. Penguatan proses pembelajaran dilakukan melalui pendekatan saintifik, yaitupembelajaran yang mendorong siswa lebih mampu dalam mengobservasi, mengamati,bertanya/menanya, mencoba/mengumpulkan data, mengasosiasi/bernalar/menalar, danmengomunikasikan.Karakteristik pembelajaran pada setiap satuan pendidikan terkait erat pada StandarKompetensi Lulusan dan Standar Isi. Standar Kompetensi Lulusan memberikan kerangkakonseptual tentang sasaran pembelajaran yang harus dicapai. Standar Isi memberikan kerangkakonseptual tentang kegiatan belajaSesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan, sasaran pembelajaran mencakup pengembanganranah sikap kompetensi tersebut memiliki lintasan perolehan (proses psikologis) yang berbeda.Sikap diperoleh melalui aktivitas menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, danmengamalkan. Pengetahuan diperoleh melalui aktivitas mengingat, memahami, menerapkan,menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Keterampilan diperoleh melalui aktivitas mengamati,menanya, mencoba, menalar, menyaji, dan mencipta. Karakter sitik kompetensi besertaperbedaan lintasan perolehan turut serta mempengaruhi karakteristik standar proses. Untukmemperkuat pendekatan saintifik perlu diterapkan pembelajaran berbasispenyingkapa